Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
1,354 Documents
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN BERBANTUAN MEDIA BONEKA TANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK B SEMESTER II TK KUMARA ADI 1 DENPASAR
., Ni Wayan Sukertini;
., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum;
., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.5000
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara melalui metode bermain peran berbantuan media boneka tangan pada anak kelompok B semester II TK Kumara Adi 1 Denpasar tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Kumara Adi 1 Denpasar berjumlah 16 anak yang terdiri dari 4 anak putri dan 12 anak putra. Data penelitian kemampuan berbicara dilakukan melalui metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata persentase kemampuan berbicara anak meningkat dari 61% pada siklus I dengan kriteria rendah menjadi sebesar 82,81% pada siklus II dengan kriteria tinggi. Dengan demikian terjadi peningkatan kemampuan berbicara pada anak mencapai 21,81%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok B semester II TK Kumara Adi 1 Denpasar tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : Metode Bermain Peran, Media Boneka Tangan, Kemampuan Berbicara This research aimed to determine the improving of speaking ability through role play method with puppet to the child of group B in second semester of TK Kumara Adi 1 Denpasar in academic year 2014/2015. This researh was Classroom Action Research (CAR). The subjects of the study were 16 pupils of group B in second semester of TK Kumara Adi 1 Denpasar consisted of 4 girls and 12 boys. The data of spesking ability conducted with observation method with observation sheet as instrument of this research. The result of this research was analyzed by using statistic analysis descriptive method and quantitative descriptive analysis. The result showed that average of speaking ability percentage improved from 61% in cycle I categorized as low criteria became 82,81% in cycle II and categorized as high criteria. As result, the speaking ability of the pupils improved 21,81%. Based on this research that has been done, it can be concluded that role playing learning method can improve speaking ability on group B children on second semester at TK Kumara Adi 1 Denpasar school year 2014/2015. keyword : Role playing method, puppet, and speking ability
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK
., Ni Luh Putu Karina Dewi;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Drs. Gede Raga, M.Si
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3122
Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan bahasa anak taman kanak-kanak kelompok B di TK Buana Sutha Nugraha kecamatan Selemadeg dengan menerapkan model pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) dengan media lingkungan sekitar. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah 22 anak yang berusia 5-6 tahun kelompok B semester II tahun pelajaran 2013/2014. Hasil penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perkembangan bahasa dengan penerapan model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning)dengan menggunakan media lingkungan sekitar pada siklus I sebesar 61,5% yang berada pada katagori rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,18% yang berada pada katagori tinggi.Kata Kunci : model pembelajaran CTL, media lingkungan sekitar, perkembangan bahasa This study was done in order to determine the increase in language development of kindergarten children in kindergarten group Buana Sutha Nugraha Selemadeg districts by applying learning model CTL ( Contextual Teaching And Learning ) with the media environment . Classroom action research was conducted in two cycles with the research subjects were 22 children aged 5-6 years group B the second semester of academic year 2013/2014 . The results of this study were collected by using the method of observation . Data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method . The results showed an increase in the development of language learning model with the application of CTL ( Contextual Teaching and Learning ) by using the media environment in the first cycle was 61.5 % which is at the low category and an increase in cycle II to 84.18 % which is at higher categorykeyword : learning model CTL , the media environment , the development of language
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK KELOMPOK B DI PAUD GUGUS ANGGREK KECAMATAN KUTA UTARA TAHUN PELAJARAN 2017/2018
., Luh Putu Ria Kurniawati;
., Luh Ayu Tirtayani, S.Psi.,M.Psi.;
., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v6i1.15185
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan menyimak pada anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) menggunakan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara yang berjumlah 552 orang. Sampel ditentukan secara random. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Pradnyandari III Kecamatan Kuta Utara berjumlah 26 anak sebagai kelompok eksperimen dan anak kelompok B4 TK Tiara Kasih Kecamatan Kuta Utara berjumlah 25 anak sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode non tes (observasi). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil analisis diperoleh thitung = 4,52 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 49 diperoleh nilai ttabel = 2,02 sehingga thitung = 4,52 > ttabel = 2,02. Maka diperoleh nilai thitung 4,52 > ttabel 2,02. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak. Maka terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyimak antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bercerita dengan kelompok anak yang tidak dibelajarkan melalui metode bercerita. Adapun nilai rata-rata kemampuan menyimak anak yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (82,35 > 73,12). Maka dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berpengaruh terhadap kemampuan menyimak anak kelompok B di PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Tahun Ajaran 2017/2018. Kata Kunci : anak usia dini, metode bercerita, kemampuan menyimak This study aims to determine the effect of the method of telling the ability to listen to children group B in PAUD Gugus Anggrek Kecamatan Kuta Utara Lesson Year 2017/2018. This research is a quasi experimental research using nonequivalent control group design. The population in this study all the children of group B in PAUD Anggrek District North Kuta, which amounted to 552 people. The sample is determined randomly. The sample in this research is the children of group B2 TK Pradnyandari III North Kuta District amounted to 26 children as experimental group and children group B4 TK Tiara Kasih Kecamatan Kuta Utara amounted to 25 children as control group. Data collection was done by non test method (observation). The data obtained were analyzed using t-test analysis. The results obtained t calculation = 4.52 while at the level of significance of 5% with dk = 49 obtained ttable value = 2.02 so thitung = 4.52> ttabel = 2.02. Then obtained value t count> ttabel. Based on the test criteria, then H0 is rejected. Then there is a significant difference in listening ability between groups of children who are taught through the method of telling stories with groups of children who are not learned through the method of telling. The mean value of children's listening ability obtained between the experimental group was higher than the control group (82.35> 73.12). Then it can be concluded that the storytelling method influences the ability of listening to the group B children in PAUD Anggrek Orchid North Kuta District Academic Year 2017/2018.keyword : early childhood, story telling method, listening ability
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SAINS MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA KELOMPOK A DI TK SANDHY PUTRA SINGARAJA
., Ni Made Windhi Prastika Dewi;
., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7707
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan sains tentang pencampuran warna melalui penerapan metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan proses belajar mengajar dimana siswa diberikan kesempatan untuk mengalami dan membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri mengenai suatu objek. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus, Subjek dalam penelitian ini adalah kelompok A semester II TK sandhy Putra Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Data kemampuan sains tentang pencampuran warna dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan sains tentang pencampuran warna dengan penerapan metode eksperimen, hasil penerapan pada siklus I sebesar 65,83 % yang berada pada kriteria sedang, dan hasil pada siklus II sebesar 85 % tergolong kriteria tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan sains tentang pencampuran warna pada anak sebesar 19,17 %. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Pencampuran Warna, Metode Eksperimen, Kemampuan Sains This Study was aimed to know the ability of science improvement about color mixing through the implementation of experimental method. Experimental method is a learning process where students are given the opportunity to experience and prove and draw their own conclusions about an object. This Study is classroom Action Research (PTK). The subjects of this study was a group A of second semester at TK Sandhy Putra Singaraja in academic year 2015/2016. The science capability datas of mixing the colours were collected by using the observation method through sheet observation form as the instrument. Datas were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and quantitative statistical analysis techniques. The result showed that there was science ability improvement of colur mixing capabilities through the implementation of the experimental method in the firs cycle of 65,83 % which was in the medium criteria had an increasement in the second cycle to be 85 %, it was high criteria. Thus, there was science ability improvement of color mixing in the children of 19,17 %.keyword : Color Mixing, Experimental Methods, Science Capabilities
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN PERMAINAN KARTU HURUF UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK KELOMPOK B TK MAS KUMARA DENPASAR
., Ni Putu Wita Kumala Dewi;
., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3140
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa setelah menerapkan model snowball throwing dengan permainan kartu huruf pada anak kelompok B TK Mas Kumara Denpasar, semester II tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 anak TK pada kelompok B semester II tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang peningkatan perkembangan bahasa menggunakan model snowball throwing dengan instrument berupa lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriftif dan metode analisis deskriftif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan bahasa anak kelompok B dengan media kartu huruf pada siklus I sebesar 60,62% pada kategori rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 84,06% berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan berbahasa dengan media kartu huruf sebesar 23,44%. Kata Kunci : model snowball throwing, kemampuan berbahasa, permainan kartu huruf This study aims to determine the improvement of language skills after applying the model of snowball throwing the card game letters on kindergarten children in group B Mas Kumara Denpasar, the second semester of academic year 2013/2014. This research is an action research conducted in two cycles. Subjects were 20 kindergarten children in group B the second semester of academic year 2013/2014. Research data on the increase in language development using a model instrument in the form of snowball throwing with the observation sheet. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of the data analysis showed that an increase in the development of children's language media group B with letter cards on the first cycle of 60.62% in the low category and the second cycle increased to 84.06% in the high category. So an increase in the ability to speak with the media card letters of 23.44% keyword : model of snowball throwing, language skills, letter card games
PENGARUH ACTIVE LISTENING MELALUI STORY TELLING TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK KELOMPOK A
., Ni Putu Dewi Trisnawati;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons.;
., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v6i2.15281
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan yang menggunakan active listening melalui story telling dengan anak yang menggunakan model pembelajaran langsung direct instruction terhadap kemampuan menyimak anak kelompok A di Taman Kanak-kanak Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu, populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok A di gugus II Kecamatan Buleleng Tahun 2017/2018 yang berjumlah 248 anak. Sampel penelitian ini yaitu TK Shaiwa Dharma yang berjumlah 20 anak dan TK Kemala Bhayangkari yang berjumlah 20 anak. Data kemampuan menyimak dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes yaitu dengan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampua menyimak antara siswa yang menggunakan model pembelajaran actice listening dengan siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran active listening dengan thit = 32,409 > ttab 2,042 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran active listening melalui story telling berpengaruh terhadap kemampuan menyimak. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran active listening yaitu 27,85 dan skor rata-rata siswa yang menggunakan model pembelajaran direct instruction yaitu 16,15. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran active listening untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran di kelas. Kata Kunci : bercerita, active listening, kemampuan menyimak This study aims to determine the significant influence using story telling method with children using direct instruction model to the ability of listening to group A children in Kugas II Buleleng District School of the School Year 2017/2018. This type of research is a quasi-experimental study, the population of this study is the entire group A in cluster II Buleleng District Year 2017/2018 which amounted to 248 children. The sample of this research is TK Shaiwa Dharma which amounted to 20 children and Kemala Bhayangkari Kindergarten which amounted to 20 children. The listening ability data was collected by using non test method with observation. The data obtained were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis technique, t-test. The result of research shows that there is difference of listening ability between students using actice listening learning model with students who do not use active listening learning model with thit = 32,409 > ttab 2,042 this means there is significant difference. Based on the results of analysis data model of active listening learning through story telling influence on the ability to listen. This can be seen from the average score of students using active listening learning model that is 27.85 and the average score of students using direct instruction model that is 16.15. Improvement is done in the learning process by using active listening learning model to improve the ability to listen to children in overcoming obstacles in the process of learning in class.keyword : story telling, listening ability, active listening
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA KANTUNG CERITA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK PADA ANAK KELOMPOK B
., Ni Made Rian Pratiwi;
., Dr. I Ketut Gading,M.Psi;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7766
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak pada anak kelompok B semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Dharma Bhakti Sambangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Penelitian dilaksanakan pada semester II tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini akan dilaksanaan di kelompok B2 TK Dharma Bhakti Sambangan. Subjek penelitian ini berjumlah 12 orang anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media kantung cerita dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak pada siklus I sebesar 75,9% yang berada pada kategori sedang menjadi sebesar 93,3% pada siklus II yang berada pada kategori sangat tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan menyimak pada anak sebesar 17,4%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penerapan metode bercerita berbantuan media kantung cerita dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak kelompok B semester II Tahun ajaran 2015/2016 di TK Dharma Bhakti Sambangan.Kata Kunci : kemampuan menyimak, media kantung cerita, metode bercerita. This study aims to improve the listening skill of B group students in the second semester in academic year 2015/2016 of TK Dharma Bhakti Sambangan. This research is a classroom action research with two cycles. The experiment was conducted in the second semester of the school year 2015/2016. This research will be implemented on the group B2 TK Dharma Bhakti Sambangan. Subjects of this study were 12 children. This study is an action research within two cycles. Data collection method used is observation with observation sheet instruments. Data were analyzed with descriptive statistic. The result of the study showed that using story telling method with story pocked media could improve the students listening skill in cycle I for 75,9% in category average and 93,3% in cycle II with category excellent. There was an improvement of students listening skill for 17,4%. The conclusion of the study is using story telling method with story pocket media can improve the students ability in listening of B group in the second semester in academic year 2015/2016 of TK Dharma Bhakti Sambangan.keyword : listening skill, story pocket media, story telling.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI COOKING CLASS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK
., Luh Putu Juniyanasari;
., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v3i1.5883
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus pada anak TK kelompok B setelah penerapan pembelajaran kontekstual melalui cooking class. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitan ini adalah 24 orang anak di kelompok B PAUD ABC Singaraja semester II tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian tindakan kelas ini dikumpulkan melalui metode observasi menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata persentase keterampilan motorik halus adalah 69,79% berada pada katagori sedang, sedangkan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 80,99% dengan katagori tinggi, hal tersebut menandakan bahwa terdapat peningkatan rata-rata persentase keterampilan motorik halus pada anak kelompok B PAUD ABC Singaraja pada siklus I dan siklus II sebesar 11,2%. Jadi penerapan pembelajaran kontekstual melalui cooking class dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak kelompok B PAUD ABC Singaraja semester II tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : pembelajaran kontekstual, cooking class, keterampilan motorik halus This Research aimed to know the fine motor skills increasing at group B kindergarten after implementing of contextual teaching dan learning by cooking class. This research was designed of Classroom Action Reaserach. The subjects of this research were 24 children at group B in Singaraja ABC kindergarten the second semester of academic year 2014/2015. This action research data was used observation method with observations form. The data analysis was used statistic descriptive analysis and quantitative statistic descriptive analysis. This research was conducted with 2 cycles. The result of this research was to showed the first cycle it was percentage of fine motor skills, which was 59,33% and categorized as low. There was an increased in cycle II which was 80,25% and categorized as high, it was indicated the fine motor skills mean increased first cycle and second cycle at group B children in Singaraja ABC kindergarten of 20,29%. So the implementation of contextual teaching dan learning by cooking class activities could be increased the fine motor skills at group B children in Singaraja ABC kindergarten the second semester of academic year 2014/2015.keyword : contextual teaching dan learning, cooking class, fine motoric skill
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN MEDIA PAPAN PINTAR UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF
., Ni Kadek Nelly Paspiani;
., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd;
., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3156
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak dalam hal pemahaman lambang bilangan setelah penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Students Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan media papan pintar pada anak kelompok B1 Semester II TK Bayu Kumdhala Bubunan tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan subjek sebanyak 12 orang. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif anak dalam hal pemahaman lambang bilangan dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan media papan pintar. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata persen perkembangan kognitif anak pada siklus I sebesar 61,89% yang berada pada kategori rendah, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 81,53% yang berada pada kategori tinggi. Ini menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 19,65%. Kata Kunci : papan pintar, model pembelajaran kooperatif tipe STAD, perkembangan kognitif The purpose of this research was to increase the children's cognitive development in terms of understanding the epitome of numbers after the implementation of cooperative learning model of Students Teams Achievement Divisions ( STAD ) type by using smart boards media to the B1 group of children during the second semester in TK Bayu Kumdhala Bubunan in the academic year 2013/2014. This research was an action research that was conducted in two cycles and the subjects of this research are twelve students . The data of the research of cognitive development was obtained by using observation method. The data were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method . The results of this study showed that there was increasing in cognitive development of children in terms of understanding the epitome of numbers by applying Cooperative learning model of Student Teams Achievement Divisions ( STAD ) type by using smart board media. It can be seen by the average percent of children's cognitive development in the first cycle was 61.89 % which is exist in the low category. While in the second cycle, it increased to 81.53 % which is exist in the high category . It showed there was increasing from cycle I into the cycle II was 19.65 % .keyword : smart boards, cooperative learning model of STAD type, cognitive development
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK A TK HANDAYANI I DENPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2018/2019
., Indah Prawoko;
., Dr. Maria Goreti Rini Kristiantari,M.Pd;
., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 7, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v7i1.18745
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode bermain peran terhadap peningkatan keterampilan berbicara pada anak kelompok A TK Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain ekperimen yang digunakan adalah one group pretest-posttest. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Sampling Jenuh karena dalam penelitian ini semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini dilakukan karena jumlah populasi relatif kecil, yaitu kurang dari 30 orang. Jadi, sampel dalam penelitian ini adalah sama dengan populasinya yaitu anak Kelompok A TK Handayani I Denpasar Barat dengan jumlah anak sebanyak 25 anak. Data keterampilan anak dikumpulkan dengan instrument non test. Analisis dalam penelitian ini menunjukkan uji t. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 30,80 sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 86,36. hasil dari analisis data yang diperoleh dari nilai thitung yaitu sebesar 73,97. pada ttabel dengan kriteria signifikasi 5% dengan dk=24 yang menunjukkan nilai ttabel 2,064 berdasarkan hasil dari analisis tersebut, maka keterampilan berbicara anak menunjukkan nilai thitung 73,97 > ttabel 2,064. maka dapat disimpulkan bahwa yaitu terdapat pengaruh signifikan metode bermain peran terhadap keterampilan berbicara pada anak kelompok A TK Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019. berdasarkan hasil dari simpulan penelitian tersebut maka dapat disarankan kepada peneliti lain agar dapat menggunakan metode pembelajaran yang yang meningkatkan keterampilan berbicara pada anak. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran berpengaruh terhadap keterampilan berbicara kelompok A TK. Handayani I Denpasar Barat Tahun Ajaran 2018/2019.Kata Kunci : metode bermain peran, peningkatan keterampilan This study discusses the importance of learning methods to play a role in improving speaking skills in group A Denpasar Barat Handayani I Kindergarten Academic Year 2018/2019. The type of research used was pre-experiment with the experimental design used was one group of pretest-posttest. The sampling technique used in this study is Saturated Sampling because in this study all research members were used as samples. This is done because the number of participation is relatively small, which is less than 30 people. So, the sample in this study is the same as the population of children in Group A of Denpasar Barat Handayani I Kindergarten with 25 children. Child skills data are collected with non-test instruments through collection, scores. the results of this study show the average pretest value of 30.80 while the posttest average value is 86.36. the results of data analysis obtained from the value of tcount which is equal to 73.97. in t table with 5% significance criteria with dk = 24 which shows 2.0t ttable value based on the results of the analysis, then the children's speaking skills assess the tcount> t table. So it can be denied that this is the method that is played. Play kindergarten towards speaking skills in group children. Handayani I TK Denpasar Barat Academic Year 2018/2019. Based on the results of the conclusions of this study, it can be approved for other researchers to be able to use learning methods that improve speaking skills in children.keyword : method of role playing, improvement of speaking skills