cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 1,354 Documents
PENERAPAN METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA WAYANG FLANEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK ., Cokorda Istri Ratih Komala Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7618

Abstract

Penelitaian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara setelah penerapan metode bercerita melalui media wayang flanel pada anak kelompok B4 di TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B4 semester II TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar yang berjumlah 15 orang terdiri dari 3 orang anak perempuan dan 12 orang anak laki-laki. Objek penelitian adalah kemampuan berbicara anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakakukan dengan metode observasi. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata persentase kemampuan berbicara anak kelompok B4 di TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar sebesar 20%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata persentase Kemampuan Berbicara anak pada siklus I 65,00% dengan kriteria sedang menjadi sebesar 85,00% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bercerita menggunakan media wayang flanel mampu meningkatkan Kemampuan Berbicara anak kelompok B4 TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : metode bercerita, wayang flanel, berbicara This study aimed to increase the speaking ability after the application of the story telling method through media flannel puppets for the children in group B4 of Kindergarten Kemala Bhayangkari 1 Denpasar. This type of research was a classroom action research (CAR) conducted using two cycles. The subject in this study was the group B4 of Kindergarten Kemala Bhayangkari 1 Denpasar. amounting 15 children, consisting of 3 female children and 12 male children. The object of this research was speaking ability for child. The data collection of this research was conducted observation. The data method analysis used descriptive statistical analysis method and quantitative descriptive analysis method. The results showed that an increase in speaking ability of group B4 of 20%. It can be seen from increase in the average percentage of the speaking ability of children in cycle I was 65,00% with the criteria being amounted to 85,00% in the second cycle II which was on high criteria. It can be concluded that the implementation of the storytelling method using media flannel able to improve speaking ability of children group B4 at Kindergarten Kemala Bhyangkari 1 Denpasar academic year 2015/2016.keyword : storytelling, puppet flannel, the speaking ability
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA FLIP CHART UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN ANAK KELOMPOK B3 PAUD KUSUMA 2 DENPASAR ., Ni Made Ayu Julia Martha; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa lisan melalui penerapan model pembelajaran talking stick berbantuan media flip chart pada anak kelompok B3 semester II PAUD Kusuma 2 Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus tindakan. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B3 semester II PAUD Kusuma 2 Denpasar, yang berjumlah 18 orang yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Data penelitian tentang kemampuan berbahasa lisan dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa lisan anak pada kelompok B3 semester II PAUD Kusuma 2 Denpasar meningkat setelah diterapkan model pembelajaran talking stick = 18.55%. Hal ini diketahui dari rata-rata persentase kemampuan berbahasa lisan anak siklus I = 65.72% menjadi = 84.27% pada siklus II yang berada pada katagori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan kemampuan berbahasa lisan anak kelompok B3 semester II PAUD Kusuma 2 Denpasar. Kata Kunci : model pembelajaran talking stick, media flip chart, kemampuan berbahasa lisan. This study aims to improve oral language skill trought the application of talking stick learning model with flip chart assistance for children in group B3 second semester PAUD Kusuma 2 Denpasar. This study is typically a Classroom Action Research (CAR) which is conducted in two cycles. Subjek on this study were children group B3 second semester PAUD Kusuma 2 Denpasar, amounting to 18 people consisting of 6 male and 12 female. Data research on oral language skills are collected using the method of observation by observation sheet instruments. Data were analyzed using analysis statistic method and quantitative descriptive analysis method. The result showed that there was an increase after applied models talking stick = 18.55%. It is know from in crease in the average percentage oral language skill of children in cycle I = 65.72% was in creased = 84.27% in cycle II which is at a high category. Thus it can be concluded that the application of learning models talking stick can improve chldren?s oral language skill group B3 second semester PAUD Kusuma 2 Denpasar.keyword : talking stick learning model, flip chart media, oral language skill.
PENARAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU MORAL ., Yosephine Priscilia Putri Rosari; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Didith Pramunditya Ambara, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan perilaku moral pada anak kelompok B di TK Kecubung Desa Patas Kecamatan Gerokgak melalui media buku cerita bergambar. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus. Subjek pada penelitian ini berjumlah 11 orang anak yang terdiri dari 6 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Variabel pada penelitian ini adalah perkembangan perilaku moral dan untuk mengumpulkan data tentang variabel tersebut digunakan metode observasi dengan menggunakan instrumen lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan perilaku moral melalui kegiatan bercerita pada anak kelompok B TK Kecubung Desa Patas Kecamatan Gerokgak Tahun ajaran 2013/2014. Hal ini terlihat dari rata-rata persen kemampuan nilai-nilai moral pada siklus I sebesar 63,60% yang berada pada kategori rendah. Rata-rata kemampuan nilai-nilai moral pada siklus II meningkat menjadi 83,60% yang berada pada kategori tinggi, ini menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 20,00%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa melalui metode bercerita berbantuan dengan media buku cerita bergambar dapat meningkatkan perilaku moral pada anak usia dini. Kata Kunci : Kata kunci: perkembangan moral, bercerita buku cerita bergambar This study aims to determine the increase progress of moral behavior in children in TK Kecubung Desa Patas Kecamatan Gerokgak through the picture books media . The design of this study is action research by using two cycles . Subjects in this study a total of 11 children consisting of 6 girls and 5 boys . Variable in this study is the progress of moral behavior and to collect data on the variables used observational methods using instruments observation sheet . Collected data were analyzed with descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method . The results showed that an increase in moral behavior through storytelling activities for children TK Kecubung Desa Patas Kecamatan Gerokgak in academic year 2013/2014 . This can be seen from the average percent capability of moral values in the first cycle of 63.60 % which is at the low category . The average ability of moral values in the second cycle increased to 83.60 % which is at the high category , this indicates an increase from cycle I to cycle II of 20.00 % . It can be concluded that through storytelling aided by the picture books media can improve moral behavior in early childhood. keyword : moral development, story telling, picture books
PENGARUH METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL ANAK KELOMPOK B PADA TAMAN KANAK-KANAK ., Ni Putu Alit Sariati; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd.; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i1.15195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap kemampuan sosial anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus IV Kecamatan Melaya Tahun Ajaran 2017/2018 dengan anak yang menggunakan metode konvensional. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post te s only control grup desain. populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok B di gugus IV Kecamatan Melaya Tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 223 anak. Sampel penelitian ini yaitu TK Kumara Bina Graha I Manistutu yang berjumlah 20 anak dan TK Karya Semadi Tukadaya yang berjumlah 21anak. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Data kemampuan sosial dikumpulkan menggunakan instrumen kemampuan sosial. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan sosial antara anak yang menggunakan metode pembelajaran bercerita dengan anak yang menggunakan metode konvensional dengan thit = 29,774 > ttab 2,042 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata anak yang menggunakan metode bercerita yaitu 28,00 dan skor rata-rata anak yang menggunakan metode konvensional yaitu 16,10. Dengan demikian metode bercerita sangat berpengaruh dengan kemampuan sosial anak. Perbaikan yang dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode bercerita terhadap kemampuan sosial anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran dikelas. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemmapuan sosial anak anatara anak yang mendapat pembelajaran menggunakan metode bercerita dengan menggunakan metode konvensional terhadap kemampuan sosial anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Gugus IV Cendrawasih Kecamatan Melaye Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci : kemampuan sosial, metode bercerita,TK This study aims to determine the effect of the method of telling the social ability of group B children in Kindergarten Gugus IV Village Melaya District School Year 2017/2018 with children using conventional methods. This type of research is a quasi-experimental study with post te s only control group design. the population of this study is the entire group B in cluster IV District Melaya 2017/2018 lesson year which amounted to 223 children. The sample of this research is TK Kumara Bina Graha I Manistutu which amounted to 20 children and TK Karya Semadi Tukadaya which amounted to 21anak. The method used in data collection is the observation sheet. Social skills data are collected using social capacity instruments. The data obtained were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis technique, t-test. The results showed that there are differences in social ability between children using the method of learning to tell stories with children using conventional methods with thit = 29.774> ttab 2.042 this means there are significant differences. This can be seen from the average score of children using the storytelling method is 28.00 and the average score of children using the conventional method is 16.10. Thus the storytelling method is very influential with the social skills of children. Improvements made in the learning process by using the method of telling the social ability of children in overcoming obstacles in the process of learning in class. So it can be concluded that there are significant differences in social kemmapuan children anatara children who received learning using the method of storytelling by using conventional methods of social skills of group B children in Kindergarten IV Cendrawasih District Melaye Year Academic Year 2017/2018.keyword : ocial skills, telling methods, kindergarten
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN MEDIA PAPAN PLANEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN ANAK TK KEMALA BHAYANGKARI TABANAN ., I Ketut Juni Wismawan; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa lisan setelah menerapkan model Picture and Picture dengan media papan planel pada anak kelompok B TK Kemala Bhayangkari Tabanan, Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah 25 anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Data tentang Kemampuan Berbahasa dikumpulkan dengan metode observasi. Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskritiptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan Kemampuan Berbahasa anak kelompok B dengan media papan planel pada siklus I sebesar 59,29% pada kategori rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 84,50% berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan Kemampuan berbahasa dengan media papan planel sebesar 25,21%.Kata Kunci : model Picture and Picture, kemampuan berbahasa lisan, media papan planel This study aims to determine the increase in oral proficiency after applying the model Picture and Picture with the media on the planel board kindergarten children in group B Kemala Bhayangkari Tabanan, Semester II, Academic Year 2013/2014. This research is an action research conducted in two cycles. Subjects were 25 kindergarten children in group B II Semester Academic Year 2013/2014. Speak collected data on the ability of the method of observation. The data were then analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative analysis methods deskritiptif. The results of the data analysis showed that an increase in the child Language Skills medium group B with planel board on the first cycle of 59.29% in the low category and the second cycle increased to 84.50% in the high category. So an increase in the ability of media planel board by 25.21%keyword : Picture and Picture models, oral language skills, media planel board
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP KEMAMPUAN BEKERJASAMA KELOMPOK A DI TAMAN KANAK-KANAK GUGUS VI KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2017/2018 ., Ni Luh Putu Suciani; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran make a match terhadap kemampuan bekerjasama kelompok A di Taman Kanak-kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan penelitian post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelompok A TK di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 217. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 anak. Data hasil kemampuan kerjasama dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 2,317 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk=30 diperoleh nilai ttabel = 1,891 sehingga thitung = 2,317 > ttabel = 1,891. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak, ini berarti hipotesis H1 diterima yang menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan kerjasama anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran make a match dan kelompok anak yang tidak dibelajarkan dengan metode konvensional anak Kelompok A di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018. Adapun nilai rata-rata kemampuan kerjasama pada kelompok yang dibelajarakan dengan metode pembelajaran make a match adalah 28, sedangkan nilai rata-rata pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode konvensional adalah 26. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan kerjasama anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran make a match dan kelompok anak yang tidak dibelajarkan dengan metode konvensional pada anak Kelompok A di Taman Kanak-Kanak Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2017/2018.Kata Kunci : anak, kemampuan kerjasama,metode make a match This study aims to determine the contribution of leadership, work motivation, work climate and job satisfaction to the commitment of laboratory employees in Undiksha. This research is an "ex-post facto" research with a large sample of 47 people. Data were collected with questionnaires and documents. Data analysis was performed by simple regression, multiple regression, and partial correlation. The results showed that: 1) there was a significant contribution between leadership to the commitment of laboratory employees in Undiksha with a correlation coefficient of 0.748 and effective contribution of 24.37%. 2) there is a significant contribution between the motivation of work towards the commitment of laboratory workers in Undiksha. with a correlation coefficient of 0.604 and effective contribution of 13.91%. 3) there is a significant contribution between the working climate to the commitment of laboratory workers in Undiksha with a correlation coefficient of 0.692 and effective contribution of 20.59%. 4) there is a significant contribution between job satisfaction to the commitment of Laboratory employees in Undiksha with correlation coefficient of 0.664 and effective contribution of 20.44%. 5) jointly, there is a significant contribution between leadership, work motivation, work climate, and job satisfaction on the commitment of laboratory employees in Undiksha with a coefficient of double correlation of 0.891 and its contribution of 79.3% to the commitment of laboratory employees in Undiksha. keyword : leadership, work motivation, work climate, job satisfaction, employee commitment
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA KARTU HURUF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF Maylita, Desak Putu Reza
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v1i1.984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak setelah diterapkan model pembelajaran make a match berbantuan media kartu huruf pada kelompok B3 semester II di taman Kanak-Kanak Kumara Jaya Denpasar Selatan tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 14 orang Anak Taman Kanak-Kanak Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan kemampuan kognitif pada siklus I sebesar 61,56% (rendah), pada siklus II kemampuan kognitif menjadi 88,39% (aktif). Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan kemampuan kognitif dengan penerapan model pembelajaran make a match dan media kartu huruf sebesar 26,83%.
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA WAYANG KERTAS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK KELOMPOK A ., Ni Wayan Kiki Handayani; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak khususnya kemampuan menyimak dengan penerapan metode bercerita berbantuan media wayang kertas terhadap anak kelompok A semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Widya Kumara Banjar Jawa Singaraja. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A berjumlah 15 anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Data penelitian tentang kemampuan menyimak dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan dua metode analisis data yaitu metode analisis statistik deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan presentase rata-rata pengembangan kemampuan menyimak anak pada siklus I sebesar 65,08% dengan kriteria sedang, menjadi 80,20% dengan kriteria tinggi pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 15,12%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa metode bercerita berbantuan media wayang kertas dapat meningkatkan kemampuan bahasa khususnya kemampuan menyimak pada anak kelompok A Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Widya Kumara Banjar Jawa Singaraja. Kata Kunci : metode bercerita, media wayang kertas, kemampuan bahasa This study aims to improve children's language skills, especially listening skills with the adoption of media-aided storytelling paper puppets to children in group A the second semester in the academic year 2015/2016 in kindergarten Widya Kumara Banjar Jawa Singaraja. This research is a classroom action research is conducted in two cycles. The subjects were children in group A total 15 children consisting of 9 boys and 6 girls. Data collected research on listening skills through observation with an instrument such as the observation sheet. The data were analyzed using two methods of data analysis is the method of descriptive statistics and quantitative analysis. The results showed an increase in the average percentage of the development of listening skills of children in the first cycle of 65.08% with moderate criteria, being 80.20% with a high criteria in the second cycle, an increase of 15.12%. Based on the research that has been done can be concluded that the method of storytelling aided paper puppet media can improve their language skills, especially listening skills in children in group A Semester II Academic Year 2015/2016 in kindergarten Widya Kumara Banjar Jawa Singarajakeyword : Keywords : storytelling method, puppet paper, language skills
PENERAPAN METODE BERMAIN BERBANTUAN MEDIA KOTAK BERWARNA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK ., Ni Kadek Lia Ariani; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 Tahun di TK Widya Dharma Sawan Tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 dengan jumlah 20 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan instrument lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Siklus I dilakukan dengan 12 kali pertemuan. Hasilnya rata-rata persentase kemampuan motorik kasar anak sebesar 67,18% yang berada pada kategori sedang. Sedangkan siklus II dilaksanakan dalam 8 kali pertemuan dengan hasil rata-rata persentase kemampuan motorik kasar anak mengalami peningkatan menjadi sebesar 84,37% masuk kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain berbantuan media kotak berwarna dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B1 TK Widya Dharma Kecamatan Sawan dari kategori sedang meningkat menjadi kategori tinggi. Kata Kunci : metode bermain, media kotak berwarna, kemampuan motorik kasar anak This research aimed to find out the improvement gross motor skills of children aged 5 to 6 years of TK Widya Dharma Sawan in the academic 2014/2015. This research was classroom action research (PTK) implemented during two cycles. Subject in this research was 20 children at group B1. Data collection method used in this research was observation method with instrument such as observation sheet. Data were analyzed by using descriptive analysis and quantitative descriptive analysis technique. Cycle I with used 12 confluenced. The result percentage average was gross motor of children wich was 67,18% as a medium category. In the second cycle does in 8 confluenced which the result percentage average of the gross motor skills of children increased to 84,37% as a high category. So, the implementation of active play method could be increased the gross motor skills children at group B1 in Widya Dharma Kindergarten, Sawan district from medium category become the high category.keyword : method to play an active application box colour media, at to improve gross motor skills
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE-A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF (BENTUK,WARNA, UKURAN DAN POLA) PADA ANAK KELOMPOK B SEMESTER II TK GANESHA DENPASAR TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Made Vina Arie Paramita; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif (bentuk, warna, ukuran dan pola) saat diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe ¬make-a match pada anak kelompok B semester 2 TK Ganesha Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus tindakan. Subjek penelitian adalah 15 orang anak kelompok B semester 2 TK Ganesha Denpasar. Data penelitian tentang kemampuan kognitif dikumpulkan menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan instrumen lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif, metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make-a match mencapai 10.2%. Pada siklus I sebesar 70.5% yang berada pada kriteria sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80.7% tergolong kriteria tinggi. Dengan demikian terjadi peningkatan kemampuan kognitif pada anak 10.2%.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make-a match dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak kelompok B TK Ganesha Denpasar.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make-A Match, Kemampuan Kognitif. This research aimed to determine the increase of cognitive ability (shape, color, size and pattern) when the implementation of cooperative learning type make-a match group B in the second semester of the child TK Ganesha Denpasar. This research is classroom action research (CAR) conducted two cycles of action. Subjects were 15 children in group B the second semester of TK Ganesha Denpasar. Data collected research on cognitive abilities using the methods of observation and interviews with the observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistical analysis methods, methods of qualitative and descriptive analysis of quantitative descriptive analysis. The results of the data analysis showed that an increase in cognitive abilities of the application of cooperative learning model make-a match reaches 10.2%. In the first cycle of 70.5% which is the criteria is experiencing an increase in cycle II to 80.7% classified as high criteria. Thus an increase in cognitive ability in children 10.2%.It can be concluded that the application of cooperative learning type make-a match can improve cognitive abilities group B in TK Ganesha Denpasar.keyword : Model of Cooperative Learning Make-A Match, Kognitive Abilities.

Page 42 of 136 | Total Record : 1354


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli More Issue