Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
1,354 Documents
PENERAPAN MODEL EXPLICIT INSTRUCTION MELALUI KEGIATAN BERMAIN WARNA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS
Yulia, Ni Kadek Hari
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.995
Anak usia dini merupakan fase kehidupan yang unik dengan karakteristik khas, baik secara fisik, psikis, sosial dan moral. Motorik halus merupakan salah satu perkembangan pada anak yang harus mendapat stimulasi agar dapat berkembang optimal. Permasalahan yang ditemukan pada kelompok Bermain Gayatri, yaitu masih sangat rendahnya perkembangan motorik halus yang menyebabkan pencapaian perkembangan anak belum berjalan maksimal. Perlu dilakukan strategis dengan penerapan model-model pembelajaran. Dalam penelitian ini model pembelajaran explicit instruction sangat cocok diterapkan di Kelompok Bermain melalui kegiatan bermain warna yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan melibatkan 15 orang anak Kelompok Bermain Gayatri Denpasar Utara pada Semester II Tahun pelajaran 2012/2013. Data dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrumen berupa format observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada anak setelah diterapkannya model pembelajaran explicit instruction melalui kegiatan bermain warna. Pada siklus I perkembangan motorik halus sebesar 55,44 % yang berada pada kriteria rendah mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 88,75 % tergolong kriteria tinggi.
PENERAPAN MODEL EXPLICIT INSTRUCTION MELALUI KEGIATAN BERMAIN WARNA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS
Yulia, Ni Kadek Hari
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.996
Anak usia dini merupakan fase kehidupan yang unik dengan karakteristik khas, baik secara fisik, psikis, sosial dan moral. Motorik halus merupakan salah satu perkembangan pada anak yang harus mendapat stimulasi agar dapat berkembang optimal. Permasalahan yang ditemukan pada kelompok Bermain Gayatri, yaitu masih sangat rendahnya perkembangan motorik halus yang menyebabkan pencapaian perkembangan anak belum berjalan maksimal. Perlu dilakukan strategis dengan penerapan model-model pembelajaran. Dalam penelitian ini model pembelajaran explicit instruction sangat cocok diterapkan di Kelompok Bermain melalui kegiatan bermain warna yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan melibatkan 15 orang anak Kelompok Bermain Gayatri Denpasar Utara pada Semester II Tahun pelajaran 2012/2013. Data dikumpulkan melalui metode observasi dengan instrumen berupa format observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada anak setelah diterapkannya model pembelajaran explicit instruction melalui kegiatan bermain warna. Pada siklus I perkembangan motorik halus sebesar 55,44 % yang berada pada kriteria rendah mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 88,75 % tergolong kriteria tinggi.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI MELALUI KEGIATAN SENI TARI BERBANTUAN MEDIA AUDIO CASSETTE TAPE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK
Astini, Ni Ketut
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.997
Keterampilan motorik kasar merupakan salah satu aspek perkembangan di Taman Kanak-Kanak. Keterampilan motorik kasar merupakan keterampilan gerak tubuh secara harmonis dan sangat berperan untuk mencapai keseimbangan yang menunjang gerak anak. Salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar anak adalah seni tari. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik kasar anak Taman Kanak-kanak pada kelompok B setelah penerapan metode demonstrasi melalui kegiatan seni tari berbantuan media audio cassette tape pada semester II di Taman Kanak-kanak Titi Dharma Denpasar Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini melibatkan 20 orang anak Taman Kanak-kanak Titi Dharma Denpasar, yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Data penelitian tindakan kelas dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen lembar format observasi. Hasil data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan motorik kasar dengan penerapan metode demonstrasi melalui kegiatan seni tari. Pada siklus I keterampilan motorik kasar sebesar 62,05% yang berada pada kategori rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 90,25% tergolong pada kategori sangat tinggi. Dari data hasil penelitian siklus I ke siklus II peningkatan keterampilan motorik kasar anak sebesar 27,75%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN KARTU GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF
Dewi, Ni Km Ayu Trisna
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.998
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif melalui penerapan model pembelajaran make a match berbantuan kartu gambar pada anak kelompok A semester II Tahun Ajaran 2012/2013 di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Badung. Jens penelitin ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak Taman Kanak-kanak pada kelompok A Semester II Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah 20 dengan 11 orang anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Data penelitian tentang perkembangan kemampuan kognitif anak dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan meode analisis deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bawa terjadi peningkatan perkembangan kemampuan kognitif anak dengan penerapan model pembelajaran make a match berbantuan kartu gambar pada siklus I sebesar 45,90% yang berada pada kategori sangat rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi sebesar 93,50 % tergolong pada kategori sangat tinggi. Jadi terjadi peningkatan perkembangan kemampuan kognitif anak sebesar 47,60%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA LISAN
Septiyaningsih, Ni Komang
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.999
Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berumur 4-5 tahun dengan jumlah anak 24 orang pada Taman Kanak-kanak Tunas Gama School kelompok A semester II tahun pelajaran 2012/2013. Data tentang keterampilan berbahasa lisan anak dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembaran observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbahasa lisan setelah menerapkan model pembelajaran role playing berbantuan media gambar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan keterampilan berbahasa lisan berbantuan media gambar sebesar 42,01%. Dilihat berdasarkan analisis pada siklus I sebesar : 47,05% berada pada kategori sangat rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 89,15% berada pada kategori tinggi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA
Surastini, Ni Luh Ari
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.1000
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan anak dalam menirukan kalimat sederhana melalui model pembelajaran artikulasi berbantuan media kartu gambar pada anak kelompok B semester II di TK Widya Maha Gangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 30 dengan 15 orang anak laki-laki dan 15 anak perempuan. Data penelitian tentang perkembangan kemampuan menirukan kalimat sederhana anak dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskritiptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan menirukan kalimat sederhana dalam pengembangan kemampuan bahasa dengan penerapan model pembelajaran artikulasi pada siklus I sebesar 50,57% yang berada pada kategori sangat rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 93,83% tergolong pada kategori sangat tinggi. Jadi terjadi peningkatan perkembangan kemampuan menirukan kalimat sederhana sebesar 46,26%.
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA KONKRIT MELALUI KEGIATAN FINGER PAINTING UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL
Risanti, Ni Made Nita
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.1001
Salah satu aspek perkembangan Taman Kanak-kanak yang diteliti adalah perkembangan sosial emosional yang merupakan suatu perasaan atau pikiran seseorang berinteraksi dengan lingkungannya. Perkembangan sosial emosional dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode pemberian tugas berbantuan media konkrit melalui kegiatan finger painting. Penelitian ini melibatkan anak kelompok A Taman Kanak-kanak Ganesha Denpasar Selatan semester II tahun ajaran 2012/2013, yang berjumlah 10 anak dengan 6 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Metode observasi adalah metode atau cara-cara yang menganalisis dan mengadakan pencatatan secara sistematis mengenai tingkah laku dengan melihat atau mengamati individu atau kelompok secara langsung. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya peningkatan perkembangan sosial emosional anak kelompok A melalui kegiatan finger painting berbantuan media konkrit pada siklus I sebesar 55,5% pada kategori rendah dan meningkat pada siklus II menjadi 81,9 % berada pada kategori tinggi. Dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 26,4%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN
Megawati, Ni Made Pande;
Suarni, Ni Ketut;
Sulastri, Made
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.1040
Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-Kanak Widhya Brata Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung, dengan meneliti anak pada Kelompok A pada semester II Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 20 orang anak. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa lisan anak dengan menerapkan model pembelajaran talking stick berbantuan media gambar berseri. Data kemampuan berbahasa lisan anak dianalisis menggunakan metode observasi. Data kemudian dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbahasa lisan dengan penerapan metode talking stick berbantuan media gambar berseri. Pada siklus I kemampuan berbahasa lisan anak sebesar 55 % yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,5 % tergolong pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan Kemampuan berbahasa lisan anak sebesar 27,5 %.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN MEDIA KARTU ANGKA BERGAMBAR DAPAT MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF
Parwati, Ni Nyoman;
Parmiti, Desak Putu;
Jampel, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.1041
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, peningkatan kemampuan kognitif anak didik setelah penerapan model pembelajaran picture and picture berbantuan media kartu angka bergambar kelompok B semester II tahun pelajaran 2012/2013 TK Widya Brata Mengwi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 orang Anak TK ada Kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis menunjukan rata-rata persentase perkembangan kognitif anak kelompok B semester II di TK Widya Brata Mengwi pada siklus I sebesar 53,00% berada pada kategori sangat rendah dan rata-rata persentase perkembangan kognitif anak kelompok B semester II di TK Widya Brata Mengwi pada siklus II 93,00% berada pada kategori sangat tinggi ini menunjukan adanya peningkatan rata-rata persentase perkembangan kognitif anak dari siklus I ke siklus II sebesar 40% dan berada pada kategori aktif.
PENERAPAN MODEL NUMBER HEAD TOGETHER DENGAN MEDIA DADU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN
Apriliani, Ni Wyn;
Agung, A.A.GD.;
Kristiantari, MG.Rini
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v1i1.1044
Perkembangan anak usia dini sangat penting dan perlu dikembangkan dalam pendidikan anak usia dini. Salah satu aspek yang perlu dikembangkan adalah kemampuan mengenal konsep bilangan. Dalam pengembangan aspek tersebut memerlukan strategi dan model pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan anak kelompok A di Taman Kanak-kanak Saraswati 1 Denpasar, setelah menerapkan model Number Head Together dengan media dadu. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian adalah 23 anak Taman Kanak-kanak pada kelompok A Semester II tahun pelajaran 2012/2013. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan anak kelompok A dengan media dadu. Pada siklus I menunjukkan sebesar 59,24% dan masih tergolong dalam kategori rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 85,06% berada pada kategori sangat tinggi.