Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
1,354 Documents
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA CERITA KAIN CELEMEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA LISAN PADA ANAK TK NEGERI PEMBINA SINGARAJA
., Ria Anggun Trisyani;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Nice Maylani Asril, S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3158
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa lisan setelah diterapkan metode bercerita berbantuan media cerita kain celemek pada anak kelompok B2 semester II di TK Negeri Pembina Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak kelompk B2 semester II di TK Negeri Pembina Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan bahasa lisan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumennn berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif.Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan bahasa lisan dengan penerapan metode bercerita berbantuan media cerita kain celemek pada siklus I sebesar 71,3% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,3% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan bahasa lisan sebesar 14% pada anak kelompok B2 TK Negeri Pembina Singaraja.Kata Kunci : metode bercerita, media cerita kain celemek, kemampuan bahasa lisan This research aimed to know the improvement of oral language skill after applying story telling method assisted by story cloth apron to the children at B2 group in Taman Kanak-kanak/TK (Kidergarten) Negeri Pembina Singaraja. This research classroom action research which is consists of two cycles. The subject in this research is 15 childrens at B2 group in TK Negeri Pembina Singaraja academic year 2013/2014. The data about oral language skill is collected by observation method by utilizing instrument in the form of observation format sheet. The data colleted will analyzed by using descriptive statistical analysis method and quantitative statistical analysis method. The results of data analysis showed that there are increasing skill in oral language of children at B2 TK Pembina Singaraja after applying story telling method assisted by story cloth apron at the first cycle of 71.3 % in average category and the second cycle was increased to 85.3 % in high category. So there is 14% of incresing of oral languange skill at the children of B2 group TK Negeri Pembina Singaraja academic year 2013/2014.keyword : storytelling method, story cloth apron, oral language skill
PENERAPAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA KARTU ANGKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN
., Putu Desy Wulandari;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3159
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan setelah diterapkan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media kartu angka. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 orang anak TK Saiwa Dharma pada kelompok B2 semester genap Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan mengenal lambang bilangan dikumpulkan menggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok B2 setelah diterapkan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media kartu angka pada siklus I sebesar 72,3% yang berada pada katagori sedang kemudian pada siklus II menjadi 82,65% tergolong pada katagori tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan anak setelah diterapkan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media kartu angka sebesar 10,35%.Kata Kunci : Model Pembelajaran Numbered Head Together , Media kartu angka, Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan This research is aimed to know the development of students’ ability of recognize numbers by applying Numbered Head Together learning method using the media card numbers. This research was a classroom action research which was conducted in two cycles. The subjects of the study are 15 kindergarten students in class B2 in the second semester in the academic year of 2013/2014. The data was collected by using observation method. The instrument used was in form of observation form. The data collected were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive. Results of the data analysis showed that the average score of students’ knowing the recognize numbers ability of B2 group increased after implementing Numbered Head Together learning method with assist the media card numbers from 72,3% in the first cycle in which it is categorized as moderate category into 82,65% in the second cycle in which it is categoried as high category. In conclusion, there is an increase of students’ recognize numbers ability after implementing Numbered Head Together learning method aided by the media card numbers that is 10,35%. It is categorized as relatively high category.keyword : Numbered Head Together learning method, the media card numbers, Ability of Recognize Numbers
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI MELALUI KEGIATAN MOZAIK BERBANTUAN BAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK TK KEMALA BHAYANGKARI 4 GIANYAR
., Ni Wayan Devi Ginantari;
., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si;
., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3160
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan perkembangan motorik halus anak setelah diterapkannya metode demonstrasi melalui kegiatan mozaik berbantuan bahan alam di Kelompok B TK Kemala Bhayangkari 4 Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK Kemala Bhayangkari 4 Gianyar tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 22 orang. Data perkembangan motorik halus dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes (wawancara/percakapan) dengan instrumen lembar wawancara dan observasi dengan dengan minstrumen lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada siklus I diketahui pencapaian perkembangan motorik halus sebesar 55,18% dengan kategori rendah. Sedangkan pada siklus II pencapaian perkembangan motorik halus sebesar 88,81% dengan kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi melalui kegiatan mozaik berbantuan bahan alam dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak kelompok B TK Kemala Bhayangkari 4 Gianyar.Kata Kunci : metode demonstrasi, kegiatan mozaik berbantuan bahan alam, perkembangan motorik halus This study aims to increase of soft motoric development after the implementation of demonstration method through mosaic supported by natural materials in group B of TK Kemala Bhayangkari 4 Gianyar in academic year 2013/2014. This study is classroom action research (CAR). Subjects in this study was 22 kindergarten children in group B of TK Kemala Bhayangkari 4 Gianyar in academic year 2013/2014 there are 22 children. Soft motoric development data were collected using non-test methods (interviews/conversations) with the questionnaires and observation instruments. Data were analyzed using statistical descriptive analysis and descriptive quantitative analysis methods. The result of the study in the first cycle was found that the soft motoric development achievement was 55,18% with low category. While in the second cycle the soft motoric development achievement was 88,81% with high category. This it can be concluded that by applying the demonstration method through mosaic supported by natural materials can improve soft motoric development of childrent in group B of TK Kemala Bhayangkari 4 Gianyar.keyword : Demonstration method, mosaic supported by natural materials, soft motoric development.
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA PAPAN FLANNEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN PADA ANAK KELOMPOK A PAUD BINTANG MANDIRI JIMBARAN
., Ni Kadek Ayu Windari;
., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd;
., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3161
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa lisan anak melalui penerapan metode bercerita berbantuan media papan flannel pada anak kelompok A semester II PAUD Bintang Mandiri School Jimbaran Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok A semester II PAUD Bintang Mandiri School Jimbaran tahun pelajaran 2013/2014. Data kemampuan berbahasa lisan dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes (wawancara/percakapan) dengan instrumen lembar wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis pada siklus I diketahui pencapaian kemampuan berbahasa lisan sebesar 68,4% dengan kategori sedang. Sedangkan pada siklus II pencapaian kemampuan berbahasa lisan sebesar 85,15% dengan kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan metode bercerita berbantuan media papan flannel dapat meningkatkan kemampuan berbahasa lisan pada anak kelompok A semester II PAUD Bintang Mandiri School Jimbaran Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : metode bercerita, media papan flannel, kemempuan berbahasa lisan. This study aims to determine increasing of the abilities in spoken language of children through the implementation the story telling method assisted media flannel board of the group A second semester of PAUD Bintang Mandiri School Jimbaran in academic year 2013/2014.This study is an action research or classroom action research. The subjects in this study were children in group A second semester of PAUD Bintang Mandiri School Jimbaran in academic year 2013/2014. The data of abilities was collected by using non-test method (interviews/conversations) with the conversations instruments. The obtained data was analysied by using descriptive statistical analysis quantitative. In the first cycle, the achievement of the abilities in spoken language of 68,4% in the middle category. While in the second cycle the achievement of the abilities in spoken language of 85,15% in the high category. Therefore, it can be concluded that by applying the story telling method assisted media flannel board can improve the spoken language abilities of children group A second semester of PAUD Bintang Mandiri School Jimbaran in academic year 2013/2014.keyword : story telling method, media flannel board and the abilities in spoken language.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE-A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF (BENTUK,WARNA, UKURAN DAN POLA) PADA ANAK KELOMPOK B SEMESTER II TK GANESHA DENPASAR TAHUN AJARAN 2013/2014
., Made Vina Arie Paramita;
., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd;
., Drs. I Made Suara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3163
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif (bentuk, warna, ukuran dan pola) saat diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe ¬make-a match pada anak kelompok B semester 2 TK Ganesha Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus tindakan. Subjek penelitian adalah 15 orang anak kelompok B semester 2 TK Ganesha Denpasar. Data penelitian tentang kemampuan kognitif dikumpulkan menggunakan metode observasi dan metode wawancara dengan instrumen lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif, metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make-a match mencapai 10.2%. Pada siklus I sebesar 70.5% yang berada pada kriteria sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80.7% tergolong kriteria tinggi. Dengan demikian terjadi peningkatan kemampuan kognitif pada anak 10.2%.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make-a match dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak kelompok B TK Ganesha Denpasar.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make-A Match, Kemampuan Kognitif. This research aimed to determine the increase of cognitive ability (shape, color, size and pattern) when the implementation of cooperative learning type make-a match group B in the second semester of the child TK Ganesha Denpasar. This research is classroom action research (CAR) conducted two cycles of action. Subjects were 15 children in group B the second semester of TK Ganesha Denpasar. Data collected research on cognitive abilities using the methods of observation and interviews with the observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistical analysis methods, methods of qualitative and descriptive analysis of quantitative descriptive analysis. The results of the data analysis showed that an increase in cognitive abilities of the application of cooperative learning model make-a match reaches 10.2%. In the first cycle of 70.5% which is the criteria is experiencing an increase in cycle II to 80.7% classified as high criteria. Thus an increase in cognitive ability in children 10.2%.It can be concluded that the application of cooperative learning type make-a match can improve cognitive abilities group B in TK Ganesha Denpasar.keyword : Model of Cooperative Learning Make-A Match, Kognitive Abilities.
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS BERBANTUAN MEDIA GAMBAR MELALUI KEGIATAN MENCOCOK UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS DI TK
., Ni Luh Ami Yestiari;
., Drs. Gede Raga, M.Si;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3164
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus anak setelah diterapkan metode pemberian tugas berbantuan media gambar melalui kegiatan mencocok pada anak kelompok A tahun pelajaran 2013/2014 di TK Widya Kumara Singaraja.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 10 orang anak TK pada Kelompok A Tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang perkembangan motorik halus dikumpulkan dengan teknik observasi,wawancara dan cacatan dokumen. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif.Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada siklus I sebesar 67,50% yang berada pada kategori sedang. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 80,83% yang berada pada kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan adanya peningkatan sebesar 13,33% dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak pada kelompok A tahun pelajaran 2013/2014 di TK Widya Kumara Singaraja setelah menggunakan media gambar melalui kegiatan mencoocok.Kata Kunci : metode pemberian tugas, media gambar, kegiatan mencocok, perkembangan motorik halus This study aims to determine the improvement of soft motor development of children, as applied to media -aided method of administration tasks through pin images on a group of children of the school in year 2013 to 2014 at TK Widya Kumara Singaraja . This type of study is classroom action research was conducted in two cycles research subjects were 10 childrens in group A childhood school in year 2013 to 2014. Research data on soft motor development were collected by observations, interviews , documents and records . Data were analyzed using descriptive statistical method and quantitative descriptive analysis method .Results of the analysis showed that an increase in soft motor development in the first cycle of 67.50% is in the category of being . The two cycles increase to 80.83% which is at the high category . So, we can conclude an increase of 13.33% in improving soft motor development in childrens in group A subjects 2013 to 2014 in TK Widya Kumara Singaraja after using media images pin through . keyword : media-added method, media images, task through pin images, soft motor development
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI MELALUI KEGIATAN MELIPAT KERTAS (ORIGAMI) UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK TK KEMALA BHAYANGKARI 1 DENPASAR
., Ni Kadek Novia Purnamasari;
., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke;
., Drs. I Made Suara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3165
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus melalui kegiatan melipat kertas (origami) dengan menerapkan metode demonstrasi pada anak kelompok B TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar, Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan ke dalam dua siklus. Subjek penelitian ini berjumlah 19 orang anak kelompok B, TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar semester 2 Tahun Ajaran 2013/2014. Data penelitian tentang perkembangan motorik halus dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi dan metode wawancara dengan instrumen berupa lembar format percakapan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik halus dengan penerapan metode demonstrasi pada siklus I sebesar 44,73% yang berada pada kategori sangat rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,31% tergolong pada kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa pada kelompok B TK Kemala Bhayangkari 1 Denpasar terjadi peningkatan perkembangan motorik halus anak sebesar 39,58%. Kata Kunci : metode demonstrasi, melipat kertas (origami), perkembangan motorik halus This study aims to determine the improvement of fine motor development through paper folding activities (origami) by applying demonstration method on group B Kindergarten children of Kemala Bhayangkari 1 Denpasar, North District of Denpasar Utara, Academic Year 2013 / 2014. This study is a Class Action Research (PTK) which is implemented in two cycles. The subjects of this research is as many as 19 children of second semester in group B at Kemala Bhayangkari Kindergarten 1 Denpasar, Academic Year 2013 / 2014. The research data on fine motor development were collected by using the observation method which the instrument in the form of observation format sheets and interviews method in the the form of a conversation format sheets. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. The results of the data analysis showed that an increase in fine motor development through the application of demonstration method on the first cycle of 44.73% which is in the category of very low then it turns out to 84.31% on the second cycles, it belongs to the higher category. After all, it can be concluded that there is a significant development on fine motor of group B Kemala Bhayangkari 1 Denpasar Kindergarten for children stood at 39.58%.keyword : Demonstration Methods, Paper Folding (origami), Fine Motor Development
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SAINS DALAM MENCAMPUR WARNA MELALUI PENERAPAN METODE EKSPERIMEN PADA ANAK KELOMPOK B DI TK TITI DHARMA DENPASAR
., I Gusti Ayu Inten Anggreni;
., Drs. I Made Suara, M.Pd;
., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3167
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif sains dalam kegiatan mencampur warna melalui penerapan metode eksperimen pada anak kelompok B di TK Titi Dharma Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 28 orang anak TK pada kelompok B3 Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang kemampuan kognitif sains dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif sains dalam mencampur warna dengan penerapan metode eksperimen pada siklus I sebesar 40,85% yang berada pada kategori sangat rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 91,07% tergolong pada kategori sangat tinggi. Jadi terjadi peningkatan kemampuan kognitif sains dalam mencampur warna pada anak sebesar 40%. Disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan kognitif sains dalam mencampur warna pada anak kelas B3 di TK Titi Dharma Denpasar Tahun Pelajaran 2013/2014. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata persentase kemampuan kognitif sains dalam mencampur warna pada siklus I sebesar 40,85% menjadi sebesar 91,07% pada siklus II yang berada pada kategori sangat tinggi.Kata Kunci : eksperimen, mencampur warna, kognitif sains This study aimed at knowing the development of science cognitive ability in mixing color activities through the implementation of experiment method to the B group students of Titi Dharma Kindergarten Denpasar in academic year 2013/2014. The type of this study is Classroom Action Research which is conducted in two cycles. The subject of this study was 28 students of kindergarten in B3 group, second semester in academic year 2013/2014. The research data about science cognitive ability was gathered by observation method with observation sheet instrument. The result data research was analyzed by using descriptive statistic and quantitative statistic analysis. The result of data analysis showed that there is an increase in science cognitive ability in mixing color by the implementation of experiment method in cycle I as big as 40.85% categorized as very low and develop in cycle II into 91.07% categorized as very high. In conclusion, there is an increase of students’ science cognitive ability in mixing color on children by 40%. It was concluded that the application of the expremental method can improve the cognitive of science abilities trough color blending on children in B3 class of Titi Dharma kindergarten Denpasar, academic year 2013/2014. It can be seen from the increasing average percentage of science in cognitive abilities through color blending on cycle as many as I 40,85% and 91,07% on II cycle which was very high. keyword : experimental, mix colors, cognitive science
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA WADAH TELUR UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B TK DHARMAPATNI DENPASAR
., Dewi Fransiska Reti Raya;
., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3168
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif konsep bilangan melalui penerapan metode demonstrasi berbantuan media wadah telur pada anak kelompok B semester II TK Dharmapatni Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Dharmapatni Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 18 orang. Data perkembangan kognitif konsep bilangan dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes (pengamatan) dengan instrument lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Pada siklus I diketahui pencapaian perkembangan kognitif sebesar 50,38% dengan kategori sangat rendah. Sedangkan pada siklus II pencapaian perkembangan kognitif sebesar 82,5% dengan kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode demonstrasi berbantuan media wadah telur dapat meningkatkan perkembangan kognitif konsep bilangan pada anak kelompok B semester II TK Dharmapatni Denpasar Barat tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : metode demonstrasi, media wadah telur, perkembangan kognitif This study aims to determine the increase in the cognitive development of number concepts of children through the implementation the demonstration method assisted media place of egg on the group B second half of TK Dharmapatni west of Denpasar academic year 2013/2014. This study is an action research or classroom action research. Subjects in this study were children in group B1 TK Dharmapatni west of Denpasar academic year 2013/2014 as much 18 people. The cognitive development of number concepts of data collected using non-test methods (observation) with the instrument sheet of observation. Data obtained in the analysis by using descriptive statistical analysis quantitative. Data analysis is done by comparing the results of the first cycle and second cycle. In the first cycle, if can know the achievement of cognitive development at 50,38% with very low category. While in the second cycle the achievement of cognitive development of 82,5% with high category. It can be concluded that by applying the demonstration method and the media place of egg can improve the cognitive development of number concepts of children group B second half of TK Dharmapatni west of Denpasar academic year 2013/2014.keyword : demonstration method, media place of egg and cognitive development
PENERAPAN METODE BERCAKAP-CAKAP BERBANTUAN MEDIA KOTAK ALPHABET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA LISAN ANAK KELOMPOK B SEMESTER II TK LAKSANA KUMARA DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014
., Putu Linda Asmara Dewi;
., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd;
., Drs. Made Putra, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v2i1.3169
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa lisan anak melalui penerapan metode bercakap-cakap berbantuan media kotak alphabet anak kelompok B semester II TK Laksana Kumara Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah 27 orang anak, 14 anak perempuan dan 13 anak laki-laki TK kelompok B semester II tahun pelajaran 2013/2014. Data kemampuan berbahasa lisan dikumpulkan menggunakan metode non tes (wawancara/percakapan) dengan instrumen lembar wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil dari siklus I dan siklus II. Hasil pada siklus I diketahui pencapaian kemampuan berbahasa lisan sebesar 39,07% dengan kategori sangat rendah. Sedangkan pada siklus II pencapaian kemampuan berbahasa lisan sebesar 96,22% dengan kategori sangat tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode bercakap-cakap dan media kotak alphabet dapat meningkatkan kemampuan berbahasa lisan anak kelompok B semester II TK Laksana Kumara Denpasar sebesar 57,15%.Kata Kunci : metode bercakap-cakap, media kotak alphabet, kemampuan berbahasa lisan This research was aimed to improve children’s oral speaking skill through the implementation of conversation method assisted with alphabet box media for children on B group upon II semester TK Laksana Kumara Denpasar on the academic year 2013/2014. This research is Action Class Research which is conducted in 2 cycle. The subject of this research is 27 children, 14 are female and the rest are male in a group B II semester academic year 2013/2014. Oral speaking skill data was collected by using non-test method (interview/conversation) through interview and observatin sheet as an instrument. The data obtained was analyzed by using analysis statistics descriptive quantitative technique. The data analysis conducted by comparing the result of cycle I and II. The result of cycle I stated that the oral speaking skill achievement was 39.07 % which is categorize as low achievement. Furthermore, on the cycle II, the oral speaking skill achievement was 96.22 % which is categorize as very high achievement. Thereby, it can be concluded that with the implementation of conversation method and alphabet box media is able to improve children’s oeal speaking skill group B children II semester TK Laksana Kumara Denpasar reaching 57.15%.keyword : conversation method, alphabet box media, oral speaking skill