cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
Penerapan Metode Demonstrasi dengan Menggunakan Media Gambar Berseri untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/ 2013 ., Ni Komang Sukerti; ., I Gusti Ayu Tri Agustiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis narasi siswa setelah penerapan metode Demonstrasi dengan menggunakan media gambar berseri untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 3 Dencarik yang terdiri dari 16 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, dan (2) tes. Data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Demonstrasi dengan menggunakan media gambar berseri untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Keterampilan menulis narasi siswa meningkat dari siklus I sebesar 64,0% ke siklus II sebesar 72,5% dari kriteria sedang menjadi tinggi. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi dengan menggunakan media gambar berseri untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas V Semester 1 SDN 3 Dencarik Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata Kunci : Kata kunci : metode demonstrasi, media gambar seri, dan keterampilan menulis. This study aims to determine the improvement of students' narrative writing skills demonstration after the application of the method using radiant image media to improve the skills of writing narrative fifth grade students at SDN 3 Semester 1 Dencarik Gugus Banjar, Buleleng Academic Year 2012/2013. This research is claasroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were fifth grade students of SD N 3 Dencarik which consists of 16 people. Data in this study was conducted using (1) observation, and (2) test . Data were analyzed using descriptive quantitative. The results showed that the application of the method of demonstration by using media images beamed to improve the skills of writing narrative fifth grade students at SDN 3 Dencarik Gugus Banjar, Buleleng Academic Year 2012/2013. Narrative writing skills of students increased from the first cycle of 64.0 % to 72.5 % for the second cycle of the criteria was to be high. The final results of this study indicate that the application of the method of demonstration by using media images beamed to improve the skills of writing narrative fifth grade students at SDN 3 Dencarik Gugus Banjar, Buleleng Academic Year 2012/2013.keyword : demonstration methode, radiant image media, narrative writing skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY (CRH) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS IV KECAMATAN BULELENG ., Ni Made Marteni Dewi; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar kognitif IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional di kelas V SD Tahun pelajaran 2013/2014 di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SDN 1 Alasangker dan kelas VSDN 3 Alasangker. Sampel ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisi menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Course Review Horay (CRH) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Berdasarkan hasil uji-t, diperoleh t hitung sebesar 4,46, sedangkan t tabel dengan db = 37 pada taraf signifikansi 5% adalah 1,74. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel. Disamping itu, rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran CRH (21,92) lebih tinggi daripada rata-rata skor kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (15,2). Dengan demikian, model pembelajaran CRH berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus IV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : Model CRH, Hasil Belajar The research aims to determine the existence of significant differences in the cognitive science of learning outcomes between students who learn to follow the group cooperative learning model Course Review Horay (CRH) with a groups of students who learn to follow the conventional model of learning 5th grade elementary school academic year 2013/2014 in cluster IV on Buleleng District. The design of this reseach is Quasi Eksperimen with post test only control group design. Population of this research is all in 5th grade elementary school in cluster 4 Buleleng district. The sample of this research is 5th SDN 1 Alasangker and 5th SDN 3 Alasangker. Sample determin by using simple random sampling. Learning outcomes data were collected using a multiple-choice test answer correct. Data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical t-test. The results showed there are significant diffrences on learning outcomes of natural science between students who are learning to follow the model of the Course Review Horay (CRH) cooperative learning type with students who are learning to follow the conventional of learning in 5th grade elementary school academic year 2013/2014 in cluster IV on Buleleng District. Based on the results of the test-t, with tcount amount 4,46 and ttable with db = 37 at signifikan level 5% is 1,74. The calculation results show that tcount is greater from ttable. Beside that, average science achievement scores of between students who learning models CRH (21,92) higher than the average score of the group of student who studied with conventional learning models (15,2). The consclusion, learning model CRH have influence on science learning outcome student of 5th grade elementary school academic year 2013/2014 in cluster IV on Buleleng District.keyword : Model CRH, learning outcomes
PENERAPAN MODEL HEURISTIC VEE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 14 DAUH PURI, DENPASAR BARAT ., Ni Wayan Astiti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4126

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran Heuristic Vee siswa kelas V SD Negeri 14 Dauh Puri, Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Desain penelitian adalah penelitian tindakan kelas model Gowin. Subjek penelitian adalah sebanyak 40 orang siswa kelas V SD Negeri 14 Dauh Puri Semester genap Tahun Ajaran 2013/2014. Data penelitian tentang hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan persentase hasil belajar pada siklus I sebesar 60,88 % berada pada kriteria sedang mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 70,38 % tergolong pada kriteria tinggi Tahun Ajaran 2013/2014. Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Heuristic Vee dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 14 Dauh Puri, Denpasar Barat. Kata Kunci : Model Pembelajaran Heuristic Vee ,hasil belajar This study aims to find out the improvement of learning result of sains through application of teaching-learning model of Heuristic Vee at the student grade V of elementary school Negeri 14 Dauh Puri, Denpasar Barat in academic year of 2013 / 2014. This study was applied class action research that it has been conducted in two cycles. Research design was class action research by model of Gowin. Subject in this study were the student grade V of elementary school Negeri 14 Dauh Puri even semester in academic year of 2013/2014 by number of samples were 40 students. Research data on learning result was collected by using test method. Data then analyzed with quantitative descriptive. The data analyzed result showed procentage of learning result at first cycle is 60,88% in moderat category, then it experience improvement at second cyle become 70,38% in high category. So. It can ben concluded that teaching-learning model of Heuristic Vee can improve the learning result of sains in the student grade V of elementary school Negeri 14 Dauh Puri, Denpasar Barat in academic year of 2013/2014. keyword : Learning Model Of Heuristic Vee , Learning Result
PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJARIPA SISWA KELAS V ., I Komang Budi Hendrawan; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IX Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2013/2014 antara yang belajar dengan model self-directed learning berbantuan peta konsep dan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain post test only with non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus IX Kecamatan Kintamani. Subjek penelitian ini diambil dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata (M) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen adalah 23,13 tergolong kriteria sangat tinggi, rata-rata (M) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol adalah 17,38 tergolong kriteria sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa kelas V SD di gugus IX Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2013/2014 antara yang belajar dengan model self-directed learning berbantuan peta konsep dan model konvensional. Kata Kunci : self-directed learning, hasil belajar, IPA This researc purpose ror to know the different learning result of natural science in V grade studens in elementary school IX gugus Kintamani subdistrict academic year 2013/2014 between learning by the model of self-directed learning helped cencept maps and konventional model. The kind of this research quasi eksperimental reaserch by design of post test only with non equivalent control group design. This research population is all the V grade studens in IX gugus Kintamani subdistrict. The subject of this research taken by random sampling technique. In data method collecting is using test method. Instrument data collecting using the result of learning test in form choise test. The collecting of data afterward analyzed by using descriptif statistics analysis and imnferential statistics. Based on data analysis result average score natural science studens learning eksperimental group are 23,13 clasified very high criteria, average score natural science studens learning group control is 17,38 clasified medium criteria. Thus can concluded that consist a highly sigificance differencenatural science result learning studen grade V elementary school in IX gugus Kintamani subdistrict academic year 2013/2014. Between whose learning by self-directed learning model helped concept maps and konventional model.keyword : self-directed learning, study result, natural science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS BUDAYA LOKAL BERBANTUAN MEDIA REALITA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS KOMPYANG SUJANA ., Luh Ayu Purnawati; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus Kompyang Sujana. Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalen control group design. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA yang berupa nilai kognitif dengan materi Cahaya. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dalam bentuk tes objektif. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 88, diperoleh ttabel sebesar 1,90 dan thitung sebesar 3,05. Sehingga thitung > ttabel dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sains berbasis budaya lokal berbantuan media realita lebih dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (57,45 > 47,81). Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Sehingga, Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal, Media Realita, hasil belajar IPA, pembelajaran konvensional This study aimed to determine significant differences of learning result of science subject between students use models Science-Based Local Culture Learning Media Reality Assisted by students who take conventional learning on fifth grade of elementary students in Gugus Kompyang Sujana. This study design is quasi-experimental design with control group design nonequivalen. The population in this study is all of fifth grade of elementary students in Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara. Sample was taken by using purposive sampling technique. The data collected was the result of science learning, which is the cognitive value.The research instrument was using by the result of test in objective tests. Data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences in learning result between students that learned science using models Science-Based Local Culture Learning Media Reality Assisted by students who take conventional learning. Hypothesis testing is performed at a significance level of 5% with df = 88, obtained ttable = 1.90 and tvalue 3.05. So tvalue > ttable. Therefore, Ho is rejected and Ha accepted. Average science learning result fifth grade students that learned to use a model science-based local culture learning media reality assisted that learned more than students using the conventional learning (57.45> 47.81). As the result, it can be concluded that there are significant differences in science learning result between students who learned with model-based science local culture learning media reality assisted by students who take conventional learning. Therefore, Model-Based Science Local Culture Learning Media Reality Assisted affects to the science learning result of fifth grade elementary school students Gugus Kompyang Sujana academic year 2013/2014. keyword : Science-Based Learning Model Assisted Local Culture, Media Reality, science learning result, conventional learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELECTUAL (SAVI) BERBANTUAN BAHAN AJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS RADEN AJENG KARTINI ., Ni Putu Dita Wisna Wati; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SAVI berbantuan bahan ajar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Raden Ajeng Kartini Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Raden Ajeng Kartini yang berjumlah 531 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VB SD Negeri 19 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 41 orang siswa dan siswa kelas VA SD Negeri 27 Pemecutan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 42 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 4,95 > ttab = 1,990 pada taraf signifikansi 5% dan dk=81. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SAVI berbantuan bahan ajar dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata hasil belajar IPS juga menunjukkan bahwa kelompok eksperimen = 82,21 > = 72,30 pada kelompok kontrol. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI berbantuan bahan ajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus Raden Ajeng Kartini Kecamatan Denpasar Barat.Kata Kunci : model pembelajaran SAVI berbantuan bahan ajar, pembelajaran konvensional, hasil belajar IPS This research was aimed to know the significant differences of social science learning result between students who were taught by using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) learning model assisted instructional materials with students who learned with the conventional learning in fifth grade SD Gugus Raden Ajeng Kartini West Denpasar District of academic year 2013/2014. Kind of this research was a quasi-experimental study with research design that used is Non Equivalent Control Group Design. The population in this research were all students of fifth grade in SD Gugus Raden Ajeng Kartini West Denpasar District of academic year 2013/2014 as many as 531 students. The samples was selected by using random sampling technique where some classes were randomized to determine the eksperimental group and control group. After randoming those classes, 41 fifth grade students of SD Negeri 19 Pemecutan were determined as eksperimental group and 42 fifth grade students of SD Negeri 27 Pemecutan were determined as control group. The data in this research was collected by giving objective test in the form of multiple choice to the eksperimental and control group. The collected data was analyzed by using statistic descriptive analysis and infertial statistic (t-test). The result of data analysis showed that tcount = 4,95 > ttable = 1,990 with 5% significance level and degree of freedom is 81. The finding reveald that, there is a significant effect on social science learning result between students who were taught by using Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) learning model assisted instructional materials with students who learned with the conventional learning, and mean score of eksperimental group also showed = 82,21, it is bigger than the mean score of control group which was = 72,30. Therefore, it can be conclude that Somatic Auditory Visual Intelectual (SAVI) learning model assisted instructional materials has obvious effect toward social science learning result of fifth grade students at SD Gugus Raden Ajeng Kartini West Denpasar District.keyword : SAVI learning model assisted instructional materials, conventional learning, and social science learning result
Pendekatan Komunikatif Berpengaruh Terhadap Keterampilan Berbicara Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Gugus VI Kecamatan Gianyar ., Luh Farmita; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara mata pelajaran bahasa Indonesia siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan komunikatif dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Gianyar pada Tahun Ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 5 kelas dengan 151 orang siswa. Sampel penelitian sebanyak 2 kelas dengan 64 orang siswa yang ditentukan dengan random sampling. Data tentang keterampilan berbicara dikumpulkan menggunakan rubrik penilaian. Berdasarkan taraf signifikan 5% dan dk =62 (thitung=3,227 > ttabel = 2,000), menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan komunikatif dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Ini berarti, pendekatan komunikatif berpengaruh terhadap keterampilan berbicara mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V Gugus VI Kecamatan Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014Kata Kunci : pendekatan komunikatif, bahasa indonesia, keterampilan berbicara A research is conducted to know the significant differences between skill speaking Indonesian languageof student’s which used communicative approachment with student’s used convencional teaching of the fifth grade students cluster VI Kecamatan Gianyar in academic year 2013/2014. A research used designed as non equivalent group control. Population of this research focused on the students grade V Cluster VI Kecamatan Gianyar in academic year 2013/2014 with have 5 classes of 532 student’s. The sample of research is 2 class with 64 student were taken with a random sampling technique. The data about students skill of speaking is collected with rubric assessment. The research shows significant 5% dan db=62 (thitung=3,227 > ttabel = 2,000), shows significant differences between skill speaking of student’s which used communicative approachment with student’s used convencional teaching of the fifth grade students cluster VI Kecamatan Gianyar in academic year 2013/2014. , Thus, it can be concluding that communicative approachment effect on skill speaking Indonesian language of the fifth grade students cluster VI Kecamatan Gianyar in academic year 2013/2014.keyword : communicative approachment, Indonesian language, skill of speaking
MODEL PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING BERBASIS PENILAIAN KINERJA BERPENGARUH TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN BAHASA INDONESIA SISWA SD KELAS V ., I Wayan Wirasa; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesiaantara kelompok yang mengikuti pembelajaran Mastery Learning berbasis penilaian kinerja dengan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara yang terdiri dari 7 SD Negeri dengan jumlah siswa keseluruhan adalah 333 orang siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VB SD Negeri 1 Peguyangan yang berjumlah 40 orang siswa dan siswa kelas V SD Negeri 12 Peguyangan yang berjumlah 36 orang siswa. Data keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia siswa diperoleh dengan instrument tes keterampilan berbicara yang dilengkapi rubrik penilaian, kemudian dianalisis menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 10,82  ttabel =2,000pada taraf signifikansi 5% dan dk = 74, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil dari post-test diketahui bahwa rata-rata nilai keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia kelompok eksperimen adalah 77,33 dan kelompok kontrol adalah 56,76. Hal ini berarti rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata nilai kelompok kontrol. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia pada pelajaran Bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran Mastery Learning berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus letkol Wisnu Denpasar Utara.Kata Kunci : Model pembelajaran mastery learning, penilaian kinerja, Pembelajaran konvensional, keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia This study aims to determine the differences of Indonesian comprehension reading skills between student swho followed mastery learning model based performance assessment with students who followed the conventional learning at fifth grade elementary school at SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar District, 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental study with Non-Equivalent Control Group Design.The population of this research were all students at fifth grade at SD Gugus Letkol Wisnu North Denpasar District in 2013/2014 academic year consist of 7 elementary schools with 333 students. The samples of this research were VB grade students of SD Negeri 1 Peguyangan with 40 students and the fifth grade students of SD Negeri 12 Peguyangan with 36 students. The comprehension reading skills data obtained by the reading skills test instrument equipped assessment rubric, then the data was analyzed by t-test. Based on the data analysis, obtained tcount = 10.82  ttable = 2.00 at 5% significance level and df = 74, so H0 is rejected and Ha accepted. The results of the post-test known that the average value of the Indonesian comprehension reading skills at experimental group speaking skills was 77.33 and the Indonesian comprehension reading skills at control group was 56.76. This means that the average value of the experimental group higher than the average value of the control group. It can be concluded that there are significant differences of Indonesian comprehension reading skills between students who followed the mastery learning model based performance assessment with students who followed the conventional learning at fifth grade elementary school students at SD Gugus Letkol Wisnu, North Denpasar.keyword : Mastery learning model, performance assessment, conventional learning, Indonesian comprehension reading skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER I SDN 9 PADANGSAMBIAN ., Kadek Saridewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2445

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif berbasis keterampilan proses sains dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD N 9 Padang Sambian. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan eksperimen Nonrandomized Control Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD N 9 Padang Sambian. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VA dan siswa kelas VD dengan jumlah 90 siswa. Sampel dipilih dengan tehnik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan melalui tes obyektif berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif berbasis keterampilan proses sains dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD N 9 Padang Sambian (nilai thit = 3,79 dan ttabel = 2,000) jadi thitung > ttabel. ). Nilai rata-rata hasil belajar IPA yang dicapai oleh kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif berbasis keterampilan proses sains (69,79) lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata hasil belajar IPA yang dicapai kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (60,84). Dengan demikian model pembelajaran generatif berbasis keterampilan proses sains berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester 1 SD N 9 Padang Sambian. Kata Kunci : Model Pembelajaran Generatif Berbasis Keterampilan Proses Sains dan Hasil belajar IPA. The purpose of this study was to determine the significant differences between the science learning outcomes of students who learned with the model-based generative learning science process skills with students who learned with conventional learning in the fifth grade students of SD N 9 Padang Sambian.This study is an experimental research with experimental design nonrandomized control group pretest-posttest design. The population is all fifth grade students in SD N 9 Padang Sambian. Samples were students of class VA and VD by the number of students was 90 students. The sample was selected by random sampling technique. The data of learning outcomes science student collected through multiple choice objective test. The data collected were analyzed using t-test statistical analysis. The results showed that there were significant differences in science learning outcomes between students who learned with the model-based generative learning science process skills with students who learned with conventional learning in the fifth grade students of SD N 9 Padang Sambian (tcount value = 3.79 and t table = 2.000) so tcount > ttable. The average value of science learning outcomes are achieved by a group of students who learned with the model-based generative learning science process skills (69.79) is higher than the average value of science learning outcomes are achieved group of students who learned with conventional learning (60, 84). Thus the generative learning model based science process skills affect learning outcomes IPA semester one of fifth grade students of SD N 9 Padang Sambian. keyword : Generative Learning Model Based Science Process Skills and Science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP TO GROUP EXCHANGE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS II TAMPAKSIRING ., Putu Eka Yulistiana Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Disain yang digunakan yaitu Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah SD Gugus II Tampaksiring. Adapun sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu SDN 1 Tampaksiring sebagai kelas eksperiment dan SDN 6 Tampaksiring sebagai kelas kontrol yang di ambil dengan teknik Random Sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan uji-t. Hasil dari analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dari hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 5,086, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (5,086>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : GGE,gambar, Hasil belajar, dan IPS This study aims to determine significant differences between studens’s lerarning outcomes IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014. This research includes experimental studies. Design used is Non Equivalent Control Group Design. Population in this study is SD Gugus II Tampaksiring. The sample used in this study is SDN 1 Tampaksiring as the experimental class and the clas control is SDN 6 Tampaksiring as the control class taken with random sampling technique. Methods used to collect the data is a test. Analytical technique used is the t-test. Result of data analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned IPS through coopertive learning model Group To Group (GGE) aided drawing media with students that learned through cooperative learning STAD. Of hypothesis test results obtained tcount of 5,086, while the table is the value of t 2,00. Of these calculations can be seen that tcount > ttable (5,086>2,00). Based on these differences can be concluded that there is a significant effect of learning outcomes between student that learned IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014.keyword : GGE,image, learning achievement and IPS.

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue