cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 240 Documents clear
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MATEMATIKA TEMA CITA-CITAKU DITINJAU DARI CARA BERTANYA GURU PADA SISWA KELAS IV SD GUGUS BUDI UTOMO TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ni Wayan Mika Safitri; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan Saintifik menggunakan pertanyaan memotivasi dengan pertanyaan menguji tema Cita-Citaku pada siswa kelas IV SD Gugus Budi Utomo kecamatan Denpasar Timur. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu “The Static Group Pretest-Postest Design”.Populasi adalah siswa kelas IV SD Gugus Budi Utomo berjumlah 328 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling diperoleh SDN 1 Kesiman berjumlah 33 siswa sebagai kelompok eksperimen 1 dan SDN 2 Kesiman berjumlah 37 siswa sebagai kelompok eksperimen 2. Data hasil belajar pengetahuan matematika dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa yang dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh rata-rata kelompok eksperimen 1=72.73 dan kelompok eksperimen 2=55.87. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung= 4.05 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% =1.66, dengan kriteria pengujian thitung>ttabel (4.05>1.66) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan Saintifik menggunakan pertanyaan memotivasi dengan pertanyaan menguji. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Saintifik menggunakan pertanyaan memotivasi berpengaruh terhadap hasil belajar pengetahuan matematika tema Cita-Citaku siswa kelas IV SD Gugus Budi Utomo tahun ajaran 2014/2015.Kata Kunci : pendekatan Saintifik, memotivasi, menguji, hasil belajar pengetahuan matematika This research purpose were to know the significant difference of math learning outcomes between students’ group who learned through scientific approach by using motivation question with testing question on the theme of “Cita-Citaku” in the fourth grade at SD Gugus Budi Utomo East Denpasar. This research was a pre-experimental design with “The Static Group Pretest-Postest Design”. The population was all of fourth grade students at SD Gugus Budi Utomo totaling 328 students. The sample was determined by random sampling technique to obtain samples SDN 1 Kesiman with 33 students as research group 1 and SDN 2 Kesiman with 37 students as research group 2. The data about math learning outcomes were collected by using an objective test regular multiple choices and analyzed by t-test. According to the result of analysis, the mean research group 1=72.73 and research group 2=55.87. According to the result of t-test was got tcount=4.05 and ttable at significance level of 5%=1.66, by testing criterion thitung> ttabel (4.05>1.66) so H0 was rejected and Ha was accepted. The results means that there are significant differences of math learning outcomes between students’ group who learned through scientific approach by using motivation question with testing question. Based on data concluded that the implementation of scientific approach using motivation question effected the math learning outcomes theme of “Cita-Citaku” in the fourth grade students at SD Gugus Budi Utomo East Denpasar in the academic year of 2014/2015.keyword : scientific approach, motivation, testing, math learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA HIDDEN CHART TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS IV KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Nyoman Andy Widya Putra; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5819

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran TGT berbantuan media hidden chart dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh SD kelas IV yang ada di Gugus IV Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post test only with control group design. Sampel penelitiannya yaitu 20 orang siswa kelas IV SD 4 Sukasada sebagai kelompok eksperimen dan 19 orang siswa SD 3 Sukasada sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem random sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan desain non equivalent post test only with control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media hidden chart dan yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan t-hitung 2,04 > t-tabel 2,02 (dengan taraf signifikan 5%). Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran TGT berbantuan media hidden chart berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran TGT, media hidden chart, hasil belajar ABSTRACT This research aimed at finding out the difference of the science learning result of the students who learnt through TGT with hidden chart media and ones who learnt through the conventional method. This research was quasi-experimental, by using non equivalent post test only with control group design. The sample was 20 students of the fourth grade of SD 4 Sukasada as the experiment group and 19 students of SD 3 Sukasada as the control group, which were chosen through random sampling technique. The result of the research shows that there is a difference between the result of science learning of the students who learnt through TGT with hidden chart media and ones through the conventional model, with t-distributions 2.04 > t-table 2.02 (with significance level of 5%). This shows that the TGT with hidden chart media has significance effect on science learning result if it is compared with the ones who used the conventional learning model.keyword : TGT learning model, hidden chart media, learning result.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPS TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IV DITINJAU DARI KARAKTERISTIK PERTANYAAN GURU DI SD NEGERI 28 DANGIN PURI ., Dewa Ayu Desi Oka Ratningsih; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan memotivasi dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan menguji siswa kelompok IV SD Negeri 28 Dangin Puri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan the static group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 28 Dangin Puri yang berjumlah 98 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 63 orang yang ditentukan menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Jenis tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa dengan empat pilihanan jawaban. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung = 1,08 dan dengan taraf signifikansi 5% dan dk = n1 + n2 – 2 diperoleh ttabel = 2,000. Sehingga Ho diterima. Ini berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar pengetahuan IPS antara kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik menggunakan pertanyaan memotivasi dengan kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik dengan pertanyaan menguji. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh pendekatan saintifik terhadap hasil belajar pengetahuan IPS siswa kelas IV ditinjau dari karakteristik pertanyaan guru di SD Negeri 28 Dangin Puri. Kata Kunci : pendekatan saintifik, pertanyaan memotivasi, pertanyaan menguji, hasil belajar pengetahuan IPS This research have a purpose to find out the significant different of student’s social science achievement between students who teach by scientific approach using motivating questions with students who teach by scientific approach using examining question in fourth grade of SD Negeri 28 DanginPuri This research is an experiment design with the static group pretest-postest design. The populations of this research are ninety seven of fourth grade students of SD Negeri 28 DanginPuri. The sample of this research are 58 students which done by random sampling technique. Data collection method used is the method of testing. According to data analysis there are thitung = 1,08 with 5% significance standard and dk = n1 + n2 – 2 ontainable ttabel = 2,000. With the result that Ho accepted. This means there is no significant difference between the learning outcome of knowledge IPS group that learned through scientific approaches used to motivate questions with the group that learned through scientific approach using test questions. keyword : scientific approach , motivating questions, examine questions, social science achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NATURE OF SCIENCE (NOS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS I KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Made Novia Hartini; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Nature of Science (NOS) dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di gugus I Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian Non Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas IV SD di Gugus 1 Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 113 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling sehingga diperoleh sampel yaitu SD N 2 Kalianget dan SD N 3 Kalianget. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai thit > ttabel (5,222 > 2,048). Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran NOS dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran NOS berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Kata Kunci : pembelajaran, pemahaman konsep IPA, Nature of Science This study aimed to analyze the differences between students' understanding of science concepts were studied by using Nature of Science (NOS) learning model and students who learn by using conventional learning model in the fourth grade students of elementary school in cluster 1 of Seririt district in the academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research using non-equivalent post-test only control group design. The study population was all students fourth grade in cluster 1 of Seririt district in academic year 2013/2014, amounting to 113 students. Samples were taken by random sampling in order to obtain a sample that SD N 2 Kalianget and SD N 3 Kalianget. The understanding of science concepts data collected by using a expanded multiple-choice test. The data was analyzed busing descriptive and inferential statistics ie t-test. Based on the analysis of data obtained that value of thit > ttabel (5.222> 2.048). This result shows that there are differences in understanding science concepts significantly between group of students who learned using the NOS learning model and the conventional learning model. Thus, the NOS learning model gives positive effect on students' understanding of science concepts keyword : learning, understanding of science concepts, Nature of Science
PENERAPAN MEDIA CERITA TRADISIONAL DAERAH BALI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA KELAS II SD ., Ni Ketut Yantiningsih; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5175

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia dengan menerapkan media cerita tradisional daerah Bali pada siswa kelas II tahun pelajaran 2014/2015 di SD Negeri 3 Patas, Kecamatan Gerokgak. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II di SD Negeri 3 Patas tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara Bahasa Indonesia. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase keterampilan berbicara Bahasa Indonesia pada siswa kelas II di SD Negeri 3 Patas. Pada siklus I, keterampilan berbicara pertemuan I diperoleh persentase sebesar 54,25%, persentase pertemuan II adalah 62,87%, dan persentase pertemuan III adalah 68,31%. Persentase keterampilan berbicara yang diperoleh di siklus I berada pada kategori kurang. Pada siklus II, persentase keterampilan berbicara pertemuan I diperoleh sebesar 75,37%, persentase pertemuan II diperoleh 79,50%, dan persentase pertemuan III adalah 86,37%. Persentase keterampilan berbicara yang diperoleh di siklus II berada pada kategori baik. Selisih persentase pertemuan I siklus I dan pertemuan III siklus II adalah 32,12%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media cerita tradisional daerah Bali dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas II tahun pelajaran 2014/2015 di SD Negeri 3 Patas, Kecamatan Gerokgak.Kata Kunci : Media, cerita tradisional daerah Bali, keterampilan berbicara Abstract This research was purposed to improve speaking skill for Indonesian by applying Balinesse folklore as a media in the 2nd grade students of SD Negeri 3 Patas in the year of 2014/2015 at district of Gerokgak. This research was a classroom based action research which was conducted in two cycles. Action, observation an evaluation as well as reflections. The action in every cycle was conducted in three meeting. The research subject were the 2nd grade students of SD Negeri 3 Patas in the year of 2014/2015 that has 29 students. The object of the research was speaking skill of Indonesian. The data collection of the research was done by using observation method. Data was analyzed by using descriptive statistical analysis technique. The result of the result show that there was improvement of percentage in the speaking skill of Indonesian in the 2nd grade students of SD Negeri 3 Patas in the year of 2014/2015. In the cycle I, speaking skill from the first meeting obtained 54,25%, in the second meeting obtained 62,87%, and in the third meeting 68,31%. The speaking skill in the cycle I was in the low category in the cycle II, in the first meeting was 75,37%. The percentage of the cycle II was 75,50% and the percentage of the third meering was 86,37%. Percentage of speaking skill in the cycle II was in the good category. The percentage range between the first meeting in the cycle I and in the third meeting in cycle II was 32,12%. Based on the result of the research could be concluded that the implementation of the Balinese folklore was able to improve the speaking skill students of 2nd grade SD Negeri 3 Patas in the year of 2014/2015 at Gerokgak district.keyword : Media, Balinese folklore, speaking skill
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV SDN 1 SANGSIT ., Kadek Agus Mahendra; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit yang berjumlah 70 orang. Semua populasi menjadi sampel penelitian. Data keterampilan berbicara siswa dikumpulkan dengan metode tes lisan (performance). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t) dibantu dengan menggunakan SPSS-PC 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor yang diperoleh kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri adalah 81,41 lebih besar daripada rata-rata skor kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, yaitu sebesar 69,11. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa thitung = 5,97 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,7676. Hal ini berarti thitung > ttabel. Dengan demikian pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri berpengaruh positif terhadap keterampilan berbicara pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, gambar berseri, keterampilan berbicara This study aimed at investigating the difference upon speaking skill of students taught using scietific approach through picture series and those taught using conventional teaching on the sixth grade students of SD Negeri 1 Sangsit. This study was quasi experimental using nonequivalent post-test only control group design. The population of this study was all of the sixth grade students of SD Negeri 1 Sangsit consisted of 70 students. All of population determined as the sample. Students’ speaking skill data were collected using performace (speaking performance) method. The data were analyzed using descriptive statistical analyzed and inferential statistic (t-test) is assisted by using SPPS-PC Statistic 16.0 for windows. The result showed that the mean score of study taught using scientific approach through picture series was 81,41 higher than those tauhgt using conventional teaching was 69,11. further, the result also showed that tobs > 5,97 and ttable (on significant value 5%) = 1,7676 it meant that tobs > ttable . In conclution, scientific approach throuh picture series have effect on speaking skill of the sixth grade students of SD N 1 Sangsit in Sawan subdistrict Buleleng regency in the academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, picture series, speaking skill
PENGARUH MODEL THINK-TALK-WRITE BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR SAINS SISWA KELAS IV SD DI GUGUS V KECAMATAN BULELENG ., Made Candra Dwi Putra; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain Non Equivalent Pos test Only Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Gugus V. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh SD No. 1 Nagasepaha sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 31 orang siswa dan SD No. 1 Petandakan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 27 orang siswa. Data hasil belajar Sains siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diproleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil belajar sains antara siswa yang belajar dengan manggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha berada pada kategori sangat tinggi yaitu 22,29 pada rentangan 20,25 27 dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi, yaitu 19,00 pada rentangan 15,75 20,25. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 2, 963 dan t tabel = 2,000 untuk db = 56 dengan taraf signifikansi 5% . Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif Tipe Think Talk Write berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Sains.Kata Kunci : think talk write, hasil belajar This study aims to determine the significant different of proceeds of sains use between student wich follow learning by the think talk write model based on local wisdom tri kaya parisudha and to follow learning by convensional. This research as quasi experiences by the desain Non Equivalent Pos test Only. The population of research is the elementary student of four classes the same bunch of five. The sample waved by the simple random sampling and getted by elementary school number one “Nagesepaha” as experiences group by amounts thrty students and elementary school number one “ Petandakan” as control group amounts twenty seven students. From this analyzed used by analyzed statistics descriptive and inferential statistics test. The research getted has significant different learning sains between student with think write model based on local wisdom tri kaya parisudha has very hight catagori has 22,29 creditor 20,25 27 and student use convensional research in hight catagori 19,00 in creditor 15,75 20,25 this analyzed showed = 2,963 and 2,000 for db = 56 by significant stage 5% by the cretiria test, because t arithematic > t table so H0 refused and Ha accived. That means the think talk write model based on local wisdom tri kaya parisudha influence the sains proceeds learnings.keyword : think talk write, proceeds lernings
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS REINFORCEMENT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER II SD GUGUS I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2013/2014 ., I Wayan Reji Yasa; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis reinforcement dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sd gugus I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD gugus letkol wisnu yang berjumlah 440 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas V SD 1 Penatih sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan kelas VB SD 2 Penatih sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa dengan jumlah soal 30. Analisis data menggunakan metode statistik uji-t. Hasil pengujian menunjukan ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis reinforcement dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dibuktikan dari perolehan nilai rata-rata kelas eksperimen X Ì… = 55.81 > X Ì… = 47,67 pada kelas kontrol dan berdasarkan kreteria pengujian thitung = 2,371> ttabel = 2,00 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran pendekatan pembelajaran kontekstual berbasis reinforcementIPA pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : pendekatan pembelajaran kontekstual, berbasis reinforcement, hasil belajar IPA This study aims to determine significant differences in science learning outcomes between students who learned with using contextual-based reinforcement learning approach and students who learned with conventional learning in class V sd group I Gusti Ngurah Rai academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research design with Non-Equivalent Control Group research Design.Populasi in this study were fifth grade students of elementary Lieutenant Colonel Vishnu groups totaling 440 students. The samples in this study conducted by random sampling technique were randomized class to determine the experimental class and the control class with the results of the draw are fifth grade students of SD 1 Penatih as an experimental class numbering 32 students and class 2 SD VB Penatih as control classes totaling 30 students. Data collection methods used in this study using the test in the form of multiple choice objective test with the usual number of about 30. Analysis of the data using t-test statistical method. The test results showed no significant difference in learning outcomes between students that learned IPA using contextual learning model-based reinforcement learning approach and students who learned with conventional learning. This can be evidenced from the acquisition of the average value of the experimental class X Ì… = 55.81> X Ì… = 47.67 based on grade control and testing criteria of t = 2.371> table = 2.00 so H0 is rejected and Ha accepted. It can be concluded that the model-based learning approach to contextual learning in class V reinforcementIPA SD Force I Gusti Ngurah Rai academic year 2013/2014.keyword : contextual learning approach, based reinforcement, learning outcomes IPA
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV GUGUS I KECAMATAN JEMBRANA ., Ni Made Sintya Novita Dewi; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model discovery learning dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan eksperimen posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di gugus I Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 146 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri 1 Perancak yang berjumlah 27 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD Negeri 1 Sangkaragung yang berjumlah 24 orang sebagai kelompok kontrol. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket motivasi belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar IPA antara kelompok yang dibelajarkan dengan menggunakan model discovery learning dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Perbandingan hasil peritungan rata-rata motivasi belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model discovery learning adalah 117,38 berada pada kategori sangat tinggi lebih besar dari rata-rata motivasi belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung adalah 98,5 berada pada kategori tinggi. Kata Kunci : model discoveri learning, motivasi belajar This study aims to determine the differences in motivation to learn science between group which was learned by using discovery learning model and the group of students which was learned by using direct instructional model. This study was a quasi-experimental research with experimental posttest only controls group design. The population of this study was a fourth grade elementary student in cluster I Jembrana district in the academic year 2014/2015 with the amount of 146 students. The sample of this study was taken by simple random sampling technique. The sample of this study were fourth grade students in SDN 1 Perancak with 27 students as an experimental group and fourth grade students in SDN 1 Sangkaragung with 24 students as the control group. The data of this study was collected using learning motivation questionnaire. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results of this study indicate that there were differences in motivation to learn science between group which was learned by using discovery learning model and the group of students which was learned by using direct instructional model. The comparison of the results of the calculation average of students’ motivation in learning science who took discovery learning model was 117,38 in very high category was greater than the average of students’ motivation in learning science who take direct learning model was 98,5 in the high category. keyword : discovery learning model, learning motivation
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V SEMESTER I SD GUGUS IV KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Dewa Ayu Putu Armita Pratami; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas V Semester I Gugus IV Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yaitu Non Equivalent Post Test Only Control Group Desisgn. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus IV Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 183 orang. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penilitian ini yaitu kelas V SD Negeri 5 Sukasada yang berjumlah 26 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas V SD Negeri 1 Sukasada yang berjumlah 24 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil keterampilan berbicara siswa dikumpulkan dengan metode tes yaitu tes keterampilan berbicara yang dinilai dengan rubrik penilaian kinerja. Data keterampilan berbicara dianalisis menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa thit = 9,11 > ttab = 2,021 dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan saintifik berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Didukung oleh adanya perbedan nilai rata-rata kedua kelas, yaitu kelas eksperimen = 19,62 > = 14,88 kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji-t dan didukung oleh perbedaan nilai rata-rata kedua kelas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan saintifik berbasis penilaian kinerja terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V semester I SD Gugus IV Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, penilaian kinerja,dan keterampilan berbicara This study aimed to know the differences of speaking skills students who joined the learning process by using scientific aproach based on performance assesment and students who joined the learning process by using conventional learning at the first semester of grade five in Gugus IV Sukasada District in academic year 2015/2016. The design of this research was a quasi experiment that is Non Equivalent Post Test Only Control Group Desisgn.The population of this study was 183 students at the first semester of grade five in Gugus IV Sukasada District in academic year 2015/2016. The sample of this study is selected using random sampling techniques. The sample of this study was 26 students of grade five at SD No. 5 Sukasada as the experimental class and 24 students of grade five at SD No. 1 Sukasada as control class. The data of speaking skills were collected by using method test which is skill of speaking test then are assessed with performance assessment rubric. The data of speaking test were analyzed by using statistical analysis t-test. The result of data analysis is showed thit = 9,11 > ttab = 2,021 therefore there are significant differences between the skills of speaking by the studens who take scientific approach based on performance assessment with students who take conventional learning. That is supported by differences in the average value ofthe two classes, that isi experimental class = 19,62 > = 14,88 control class. Based on the result of t-test and supported by differences in the average value f the two classes it can be concluded that there is an effect scientific approach based on performance assessment speaking skills at the first semester of grade five in Gugus IV Sukasada District in academic year 2015/2016. keyword : scientific approach, performance assessment, and speaking skills

Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue