cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2016): Juli" : 55 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Made Wisnu Puthra; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7650

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar IPA setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe word square. (2) mengetahui peningkatan hasil belajar setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe word square. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Tukadmungga yang berjumlah 16 siswa. Untuk pengumpulan data menggunakan lembaran observasi keaktifan belajar dan soal pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terjadi peningkatan nilai rata-rata keaktifan belajar IPA siswa dari prasiklus sebesar 60,78 kategori kurang aktif menjadi 68,77 dengan kategori cukup aktif pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 80,24 dengan kategori aktif. (2) terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa dari prasiklus sebesar 54,37 dengan kategori sangat rendah, terjadi peningkatan pada siklus I sebesar 68,43 dengan kategori sedang dan dilanjutkan pada siklus II menjadi 82,5 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe word square dikatakan berhasil karena penelitian ini sudah mencapai kriteria keberhasilan yang sudah ditentukan sebelumnya yaitu 80 dengan kategori baik. Kata Kunci : Word square, Keaktifan Belajar, Hasil Belajar, IPA The aims of this research (1) to determine the increase in activity of learning science after the implementation of cooperative learning model word square. (2) to increase learning outcomes after the implementation of cooperative learning model word square. This research is a classroom action research was conducted in two cycles consist of planning, action, evaluation and reflection. The subjects were students of class V SDN 2 Tukadmungga totaling 16 students. For data collection using observation sheet activity of learning and multiple choice questions. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results showed (1) an increase in the average value of the students' learning activeness IPA prasiklus of 60.78 into 68.77 is less active categories with category quite active in the first cycle and the second cycle increased to 80.24 with the active category. (2) an increase in the average value of student learning science outcomes pracycle at 54.37 with very low category, there was an increase in the first cycle of 68.43 with category and continued in the second cycle becomes 82.5 with the high category. Based on the results of research conducted with the implementation of cooperative learning model word square is successful because this research has reached the success criteria is predetermined that 80 good category. keyword : Word square, activeness Learning, Learning Outcomes, Science
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., I Kadek Nova Kurnia Tustyana; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas V dalam mata pelajaran IPA pada penerapan metode demonstrasi berbantuan media gambar; (2) Meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui penerapan metode demonstrasi berbantuan media gambar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam bentuk siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Nomor 6 Benoa Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung tahun pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 25 orang siswa. Objek dari penelitian ini yaitu aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Data aktivitas belajar dikumpulkan menggunakan instrumen berbentuk lembar observasi dan data hasil belajar menggunakan tes soal pilihan ganda. Hasil penelitian pada siklus I menunjukan nilai rata-rata aktivitas belajar siswa yaitu 71,2 kategori cukup aktif, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu 71,4 kategori sedang. Namun, hasil ini belum mencapai kriteria keberhasilan. Selanjutnya, pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata aktivitas belajar siswa yaitu 80,39 kategori aktif, kualitas peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 0,31 kategori sedang. Sedangkan, nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu 81,6, kualitas peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 0,35 kategori sedang. Hasil pelaksanaan tindakan siklus II telah mencapai kriteria keberhasilan penelitian. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Terjadi peningkatan aktivitas belajar saat diterapkannya metode demonstrasi berbantuan media gambar. (2) Terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan metode demonstrasi berbantuan media gambar. Kata Kunci : aktivitas belajar, demonstrasi, hasil belajar This study aims to: (1) improve the activity of students of class V in Science on the application of media-assisted method of demonstration images, (2) improve students learning outcomes in Science subjects though the application of media-assisted method of demonstration images. This study is a classroom action research. Implementation of this research was conducted in the form of a cycle. The subjects of this study were students of class V in elementary school number 6 Benoa districts of Kuta Selatan regency of Badung academic year 2015/2016, total of 25 students. The object of this study is learning activity and students learning outcomes. Method of data collected was an instrument worksheet observation and multiple-choice.The result of cycle I showed the average value students learning activity 71,2 enough active category, while the average value students learning is 71,4 medium category. But, the result has not reached success criteria. Further, the result of cycle II occur enhancement the average value students learning activity is 80,39 active category. Quality improving students learning activeness from cycle I and cycle II of 0,31 medium category. While, the average value students learning outcomes is 81,6, quality improving students learning outcomes from cycle I and cycle II of 0,35 medium category. The result implementation of cycle II has achieved success criteria research. Based on data analysis, can be conclude as follows: (1) an enhancement in learning activity when the implementation of media-assisted method of demonstration images. (2) An enhancement in students learning outcomes after application of media-assisted method of demonstration image.keyword : learning activity, demonstration, learning outcomes
DESKRIPSI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU KELAS IV SD NEGERI 3 PENARUKAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Agung Ayu Kade Rwi Utami; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7652

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan kemampuan guru dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas IV SD Negeri 3 Penarukan, (2) mendeskripsikan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas IV SD Negeri 3 Penarukan, (3) mendeskripsikan kemampuan guru dalam mengevaluasi hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 3 Penarukan, dan (4) mendeskripsikan kemampuan guru dalam memahami peserta didik di kelas SD Negeri 3 Penarukan. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) guru kelas IV dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran sudah tampak menggunakan format KTSP sesuai dengan unsur yang dipersyaratkan dalam Standar Proses KTSP (Permendiknas No. 41 Tahun 2007) walaupun masih tampak ada kekurangan dalam menyusun RPP, (2) guru dalam melaksanakan pembelajaran sudah tampak sesuai Standar Proses dan 8 keterampilan mengajar walaupun masih tampak ada kekurangan dalam pelaksanaan mengajar di kelas IV SD Negeri 3 Penarukan, (3) guru dalam mengevaluasi hasil belajar siswa, secara keseluruhan sudah tampak dilakukan oleh guru kelas IV SD Negeri 3 Penarukan, dan (4) guru kelas IV sudah tampak memahami peserta didik walaupun masih ada kekurangan-kekurangan yang belum tampak guru lakukan untuk dapat memahami peserta didik kelas IV SD Negeri 3 Penarukan. Kata Kunci : Kompetensi, Pedagogik, Guru kelas IV This study aimed to describe, (1) the ability of teachers in designing lesson plan, (2) the ability of teachers in implementing the learning, (3) the ability of teachers to evaluate student learning outcomes, and (4) the ability of teachers to understand learners. This research was conducted in the fourth grade of SD Negeri 3 Penarukan. The data collection method used in this research observation, interviews, questionnaires, and document research. Data analysis technique used is data collection, data reduction, data display, and verification / conclusion.The results of this study indicate that (1) the teacher has designed a lesson plan in accordance with the required elements in the Standard Process Permendiknas however, contents and some components have not reflected the component in question, (2) teachers in implementing the learning in class IV SD Negeri 3 Penarukan class IV have not looked apply all the basic skills teaching, (3) in terms of the ability of teachers to evaluate student learning, the teacher has gone through an evaluation from selecting questions to draw up a program of follow-up and (4) teachers are learners will understand, however, there are still other things that had to do to be able to understand the teacher learners.keyword : Competence, Pedagogic, Grade IV Teacher
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD ., Km Arik Indrawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SD 2 Penarukan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus terdiri dari 5 kali pertemuan yaitu 4 kali pembelajaran dan 1 kali tes. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD 2 Penarukan yang berjumlah 20 siswa. Subjek belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran IPA. Objek pada penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa pada ranah kognitif dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan melalui tes tertulis berbentuk objektif yang terdiri dari 20 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase hasil belajar IPA siswa pada siklus I yaitu 72% yang berada pada kriteria sedang. Sedangkan pada siklus II rata-rata persentase hasil belajar siswa meningkat mencapai 85% yang berada pada kategori tinggi dalam pedoman konversi PAP skala lima tentang tingkatan hasil belajar. Berdasarkan hasi penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD 2 Penarukan Kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : STAD, hasil belajar IPA This research was aimed to find out the average of student’s result in science learning at fourth grade of SD 2 Penarukan by the implementation of cooperative learning model type STAD. This research was the classroom action research with two cycles, each cycles consist with five meeting, four for learning and once for doing test. The subject of this research was all students at fourth grade of SD 2 Penarukan that consist of 20 students. The objects of this research were student’s result in science learning at cognitive and cooperative learning model type STAD. Data of student’s learning in science was collected by using test method that was objective test consisting with 20 questions. The results of this research indicate that the average percentage of student’s result in science learning at first cycle is 72% which is in medium criteria. At second cycle the average percentage of student’s result in science learning increases to 85% which is in high category based on PAP five scales. According to the results of this research, concluded that there is average of student’s result in science learning by the implementation of cooperative learning model type STAD at fourth grade of SD 2 Penarukan Buleleng district Buleleng regency in academic year 2015/2016.keyword : STAD, the result in science learning
ANALISIS GAYA BELAJAR BAHASA INDONESIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SD GUGUS VI KECAMATAN BULELENG ., Kadek Ayu Partiwi; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7675

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) gaya belajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia dan (2) dampak gaya belajar terhadap hasil belajar bahasa Indonesia pada siswa kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun 2015/2016. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV pada SD Gugus VI kecamatan Buleleng dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV semester genap di SD Negeri 2 Kampung Baru, SD Negeri 3 Kampung Baru, dan SD Negeri 7 Kampung Baru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian kecenderungan gaya belajar ini menunjukkan bahwa (1) Deskripsi kecenderungan gaya belajar visual dengan jumlah responden 41 dengan persentase 63,07%, kecenderungan gaya belajar auditorial dengan jumlah responden 11 dengan persentase 16,93%, dan kecenderungan gaya belajar kinestetik dengan jumlah responden 13 dengan persentase 20,00 %. Hasil penelitian dampak gaya belajar terhadap hasil belajar menunjukkan bahwa (2) Deskripsi hasil belajar dengan gaya belajar visual masuk ke dalam kategori sangat baik dengan rata-rata 77 (skor maksimal 100), gaya belajar auditorial masuk ke dalam kategori baik dengan rata-rata 74 (skor maksimal 100), dan gaya belajar kinestetik masuk ke dalam kategori baik dengan rata-rata 75 (skor maksimal 100). Dengan demikian gaya belajar yang di terapkan di kelas IV lebih cenderung ke dalam gaya belajar visual dengan jumlah responden sebanyak 41 dan memperoleh hasil belajar dengan kategori sangat tinggi yaitu dengan rata-rata 77 Kata Kunci : Gaya Belajar, Hasil Belajar Bahasa Indonesia. This research is a descriptive study that aims to identify: 1 learning styles in learning Indonesian and (2) the impact of learning styles on learning outcomes Indonesian in the fourth grade students in elementary Cluster VI District of Buleleng Year 2015/2016. The study population was the fourth grade students in elementary Cluster VI Buleleng districts and sample of this research is the fourth grade students in the second semester of SD Negeri 2 Kampung Baru, Kampung Baru SD Negeri 3, and SD Negeri 7 Kampung Baru. The method used to collect data for this study were questionnaires and documentation. Data analysis techniques used in this research is descriptive analysis technique that is performed to test the low score of the questionnaire that was disis respondents. Descriptive analyzes conducted on the average value of the mean, median and mode. the tendency of visual learning style with the number of respondents 41 with the percentage 63.07%, the tendency of auditory learning styles with the number of respondents 11 and the percentage of 16.93%, and the tendency of kinesthetic learning style with the number of respondents 13 with the percentage 20.00%. The results of the impact study learning styles on learning results show that (2) Description of learning outcomes with a visual learning style into the excellent category with an average of 77 (the maximum score of 100), learning styles auditory fit into either category with an average of 74 (maximum score of 100), and kinesthetic learning style fit into either category with an average of 75 (the maximum score of 100). Thus style of learning is applied in the fourth grade are more likely into the visual learning style by the number of respondents was 41 and obtained the learning outcomes by category is as high as the average of 77. keyword : Learning Styles, Learning Outcomes Indonesian.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN PENILAIAN PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA ., Ni Made Sri Ayu Lestari; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL dan penilaian proyek terhadap kemampuan berpikir kritis IPA. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di gugus II Kecamatan Abang tahun pelajaran 2015/2016 dan sampel penelitian sebanyak 82 siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes. Teknik analisis data menggunakan anava dua jalur dan uji-t. Berdasakan hasil analisis data, diperoleh: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model PBL dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan sig.0,041
PENERAPAN MODEL CLIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Trisna Kurniasih; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN 2 Yehsumbul setelah penerapan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Yehsumbul tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 28 orang. Objek penelitian adalah hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis untuk memperoleh nilai rata-rata kelas dan ketuntasan belajar secara klasikal Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan terhadap hasil belajar IPA siswa. Sebelum tindakan, nilai rata-rata kelas sebesar 68 dan ketuntasan belajar sebesar 32,14%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan menjadi 71 dan ketuntasan belajar sebesar 57,14%. Pada siklus II, terjadi peningkatan nilai rata-rata kelas sebesar 83,21 dan ketuntasan belajar 100% Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 2 Yehsumbul.Kata Kunci : Kata kunci: children learning in science (CLIS), hasil belajar IPA The aim of this study is to know the improvement of students’ science achievements of fifth grade students in SDN 2 Yeh Sumbul after applying Children Learning In Science model. This classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were 28 fifth grade students in academic year 2015/2016. The object of this study was students’ science achievements. Multiple choices tests were conducted for collecting data. The data obtained are analyzed to obtain the value of the average grade and mastery learning classical. The results showed an increase of the IPA student learning outcomes. Before the action, the average value of 68 and a grade of 32.14% completeness study. After the action on the first cycle, the value of the average grade has increased to 71 and complete learn by 57.14%. In the second cycle, an increase in the value of the average grade of 83.21 and 100% completeness study Based on these results, it can be concluded that the application of learning models Children Learning In Science (CLIS) can improve learning outcomes fifth grade science students at SDN 2 Yehsumbul. study shows that there are significant improvements toward the students’ science achievements. Before the actions were conducted, the average percentage of students’ science achievements was 68%. It increased after conducting the first cycle becoming 71% and increased up to 82.2% in the second cycle. Based on these result, it can be concluded that the application of Children Learning In Science improved significantly the students’ science achievements of fifth grade students in SDN 2 Yeh Sumbul.keyword : Keywords: children learning in science (CLIS), students’ science achievements
PENGARUH TEKNIK KANCING GEMERINCING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Putu Suandika; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7688

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik kancing gemerincing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 1 Tegallalang dan kelas IV SDN 5 Tegallalang, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik kancing gemerincing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 25,91 > ttabel 2,00. Adanya perbedaan hasil belajar IPA menandakan teknik kancing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : teknik kancing gemerincing, hasil belajar This research purpose is to know the significant differences of science achievement between students who using kancing gemerincing technique in the 4th grade of the elementary school in Cluster I of Tegallalang District in year 2015/2016. This research is a quasy experimental research by design post test only control group design. The population this research is 4th grade elementary school in Cluster I Tegallalang District in year 2015/2016. The sample is 4th grade of SD N 1 Tegallalang and 4th grade of SD N 5 Tegallalang, by using simple random sampling technique. The data are collected by test method. The instrument of this research is science achievement test. The data of this research is collected by using two techniques, there are descriptive statistical analysis and inferential statistic i.e. t-test. The result of the analysis shows that there are significant differences of science between students who using kancing gemerincing technique and conventional teaching model, with value of ttcount = 25,91 > ttable = 2,00. Therefore, it can be concluded that kancing gemerincing technique has influent on science achievement of students 4th grade elementary school in Cluster I Tegallalang District in year 2015/2016.keyword : kancing gemerincing technique, achievement learning
PENERAPAN TEKNIK MENCARI PASANGAN (MAKE A MATCH) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., I Ketut Sapta Mahadi; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (make a match) siswa kelas V di SD No. 7 Banyuning Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/ 2016. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam siklus-siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester genap SD No. 7 Banyuning Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 20 orang. Data hasil belajar diperoleh dengan menggunakan metode tes dengan instrumen tes objektif. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dengan persentase hasil belajar sebesar 77,25% dengan kriteria sedang dan pada siklus II sebesar 80,5% dengan kriteria tinggi. Ketuntasan Klasikal Hasil Belajar pada siklus I sebesar 100% dan pada siklus II sebesar 100%. Dengan demikian peningkatan persentase hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 3,25% dan peningkatan Ketuntasan Klasikal Hasil Belajar sebesar 10,85%. Ini berarti bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (make a match) dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V di SD No. 7 Banyuning Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/ 2016.Kata Kunci : Kata kunci : Make a Match, Hasil Belajar IPS, Kelas V This study aims to determine students' learning outcome IPS through the implementation of cooperative learning model partner-search techniques (make a match) fifth grade students in elementary school No. 7 Banyuning Buleleng in the academic year 2015 / 2016. This research is a classroom action research conducted in cycles. The subjects of this study is the second semester of fifth grade students of SD No. 7 Banyuning in the school year 2015/2016 as many as 20 people. Learning outcomes data obtained using the test method with an objective test instruments. Furthermore, the data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that (1) an increase in student learning outcomes in the first cycle with a percentage of 77.25% of learning outcomes with the criteria being and the second cycle of 80.5% with high criteria. Exhaustiveness Classical Learning Outcomes in the first cycle of 100% and the second cycle of 100%. Thus the increase in the percentage of student learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 3.25% and an increase Classical Mastery Learning Outcomes of 10.85%. This means that with the application of cooperative learning techniques looking for a partner (make a match) can improve learning outcomes IPS fifth grade students in elementary school No. 7 Banyuning Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : Keyword : Make a Match, IPS Learning Outcomes Class V
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ., I Gede Parwata Setiawan; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7690

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk membuat disain pengembangan pembelajaran berbasis otak, meengetahui validitas dan efektivitas dari model pembelajaran berbasis otak (brain-based learning) dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas IV SD N 8 Banyuning. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE yang terdiri dari analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil uji validitas, rata-rata skor dari ahli pengembangan pembelajaran dan ahli isi adalah 4,5 dan 3,75 yang menunjukan model yang dikembangkan memiliki kriteria layak atau valid. Analisis hasil tes kemampuan pemecahan masalah siswa menunjukan 89,2 % siswa memperoleh hasil di atas KKM yang menunjukan model yang dikembangkan efektif sebagai model pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan dapat diterima sebagai model pembelajaran dan diharapkan bisa diterapkan dalam pembelajaran di sekolah oleh guru.Kata Kunci : kemampuan berpikir kritis, model pembelajaran berbasis otak, This development research was aimed to make the design of the development of brain-based learning, to know validity and effectiveness of the brain based learning model in mathematics teaching to improve critical thinking skills in the second semester of the students in claas IV SD N 8 Banyuning. The development model used is a model ADDIE comprising analyze, design, development, implementation, and evaluation. Data analysis technique used is descriptive qualitative data analysis techniques and quantitative. Based on the validity of the test results, the average scores of instructional development experts and expert contents are 4.5 and 3.75 that show the models developed have proper or valid criteria. Analysis of the test results of students' problem solving ability showed 89,2% of students obtaining the above results that show KKM effective model developed as a learning model. Based on these results it can be concluded that the learning model developed can be accepted as a model of learning and expected to be applied in teaching in schools by teachers.keyword : brain-based learning models, critical thinking skills.

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue