cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 315 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2017): Juli" : 315 Documents clear
PENGARUH MODEL TIME TOKEN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 3 KALIUNTU ., Kadek Erawati; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Time Token terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V Tahun Pelajaran 2016/2017 SD Negeri 3 Kalintu. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian one shot case study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan penilaian unjuk kerja untuk keterampilan berbicara. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan dua tahap yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial, uji t (t-test). Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Time Token terhadap keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V Tahun Pelajaran 2016/2017 SD Negeri 3 Kaliuntu. Dengan thitung =18,42 dan ttabel = 2,034 signifikan pada p
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE (TSTS) BERBANTUAN PETA PIKIRAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY ., Cici Fitrayatun Karlina; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan model pembelajaran two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study siswa kelas V di SDN 2 Paket Agung Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD 1 dan 2 Paket Agung Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng dengan jumlah 82 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 82 siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study dengan kelompok siswa yang tidak mendapatkan perlakuan (thitung= 3,65 >ttabel= 1,99). Melalui perbedaan tersebut, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran two stay two stray berbantuan peta pikiran melalui lesson study berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Kata Kunci: Model Two Stay Two Stray, Peta Pikiran, Hasil Belajar IPA, Lesson Study This research interd to describe the difference between IPA learning results of students who got the treatment using a model of learning two stay two stray assisted mind map through lesson study with students who didn't get the treatment model of learning two stay two stray assisted mind map through lesson study fifth grader in SD Paket Agung sub district of Buleleng Regency of Buleleng.This type of research is a research experiment with posttest only control group design. The population of this research is the entire fifth grade SD students Paket Agung sub district of Buleleng Regency of Buleleng with amounted of 82 students. Samples taken by way of random sampling which amounted to 82 students.Student learning outcomes data collected using a multiple choice test with one correct answer. The data were analyzed using descriptive statistics and statistics inferensial i.e. test-t. The results showed that there is a significant difference between the IPA learning results of students who follow learning model with two stay two stray assisted mind map through lesson study with a group of students who do not get treatment (thit =3.65 >ttab = 1.99).Through these differences, it can be said that the model of learning two stay two stray assisted mind map through lesson study positive results against influential learn IPA.keyword : Keywords: Model Two Stay Two Stray, Mind Map, Science Learning Outcome, Lesson Study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER (LT) BERBANTUAN POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V ., I Kadek Darma Yoga Andika Wirayana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe learning together (LT) berbantuan media power point dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus Sriwijaya yang berjumlah 114 siswa. Sampel penelitian menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan intrumen tes pilihan ganda. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial Uji-t dengan bantuan SPSS 16 for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa angka signifikansi (sig) lebih kecil dari α atau α lebih besar dari pada signitikansi (sig), yaitu 0.000 < 0.05. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe learning together (LT) berbantuan media power point dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : hasil belajar IPS, learning together, power point. This study aims to determine the difference IPS learning outcomes between students who follow the learning with cooperative learning model type learning together (LT) with media power points and students who follow the learning with conventional learning model. The type of this research is quasi experimental research with post-test only control group design. The population of this research is the students of grade V SD Gugus Sriwijaya, which amounted to 114 students. The sample of the research used random sampling technique. IPS learning result data is collected with multiple choice test instruments. Analytical techniques used are descriptive statistical analysis and inferential statistics Test-t help SPSS 16 for Windows. The results of the analysis show that the significance (sig) is smaller than α or α is greater than the significance (sig), 0.000
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN PERMAINAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., I Wayan Alit Mahendra; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SAVI berbantuan permainan dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan model pembelajaran SAVI pada siswa kelas V SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-equivalent post-test only control group design Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu kelas V SDN 2 Banjar Tegal dan kelas V SDN 1 Banjar Tegal. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t separated varians. Hal itu ditunjukkan oleh nilai thitung (7,07) > ttabel (2,01) yang diuji pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan sebesar 41. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran SAVI dan kelompok siswa yang dibelajarkan bukan dengan model pembelajaran SAVI. Temuan yang diperoleh yaitu, pembelajaran menggunakan model SAVI berbantuan permainan membuat siswa menjadi aktif dan senang dalam belajar. Kata Kunci : Hasil belajar, IPA, Permainan, SAVI This study aims to determine the significant difference of science learning outcomes between groups of students who were taught by SAVI learning model assisted games and groups of students who were taught not with SAVI learning model in grade V SD students in District XIII Buleleng District. This type of research is a quasi-experimental research. The research design used in this study is non-equivalent post-test only control group design. The population of this study is all students of grade V of elementary school in Buleleng District Buleleng District XIII Buleleng Lesson Year 2016/2017. Sampling using random sampling technique. The research sample is class V SDN 2 Banjar Tegal and class V SDN 1 Banjar Tegal. The data of IPA learning outcomes were collected using objective tests. Data were analyzed by using t-test separated variance. This is indicated by the value of tcount (7.07)> ttable (2.01) tested at 5% significance level with degrees of freedom of 41. The results of this study indicate that there are differences in learning outcomes between the groups of students who were taught by using the model of learning SAVI and the group of students who were taught not by the SAVI learning model. The findings were that learning using the SAVI model with the game helps students become active and happy in learning.keyword : Science learning outcomes, Game, SAVI
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., Ni Komang Tri Virgawati; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) dan siswa yang dibelajarakan dengan model pembelajaran konvensioanal. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 128 siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster sampling. Dari hasil random diperoleh SD Negeri 8 Penyaringan sebagai kelas eksperimen, dengan jumlah siswa 20 siswa dan SD Negeri 9 Penyaringan sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 15 siswa. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode tes dan instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar, yang berjumlah 30 butir soal. Data dianalisis mengunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Skor rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 24,95 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 15,73. Selain itu, analisis data menggunakan uji-t diperoleh thitung = 8,23 lebih besar dibandingkan dengan ttabel = 2,034 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2016/2017Kata Kunci : Hasil Belajar, IOC, IPS. This research aims to know the significant differences of social science achievement between students who learned with the model of cooperative learning type of Inside Outside Circle (IOC) and students who learned with conventional learning model. This type of research was quasi experimental research. This research population is grade V in Cluster III year lesson 2016/2017 in Mendoyo Sub-district, Jembrana regency of 128 students. Research samples taken with the technique of cluster sampling. From the results of the random State SD Negeri 8 Penyaringan as experiments class with 20 students and number of students of the SD Negeri 9 Penyaringan as the control class with the number of students is 15 students. Research data obtained using test methods and instruments used are the test results of the study, which numbered 30-reserved. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statisticl (test-t). The results showed there is a difference between learning achievement social science experiments class and control class. The average score for a experiment class is 24,95 while for the control class is 15,73. Besides that, data analysis used uji-t that is obtained tvalue = 8,23 is bigger than ttable=2,034 at 5% of significant level. Thus the learning model cooperative type of Inside Outside Circle (IOC) a positive effect against the achievement of social science grade in Cluster III year lesson 2016/2017 in Mendoyo Sub-district, Jembrana regency.keyword : achievement, IOC, social science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) BERBASIS MASALAH SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V ., Ni Putu Dessy Putriani; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbasis masalah sosial dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Karangasem yang berjumlah 236 orang. Data hasil belajar PKn dikumpulkan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbasis masalah sosial dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan thitung = 5,55 dengan db = 51 dan signifikansi 5% adalah 2,01. Rata-rata hasil belajar PKn kelompok ekperimen adalah 20,19 lebih besar dari rata-rata hasil belajar PKn kelompok kontrol sebesar 13,81. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbasis masalah sosial berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : hasil belajar, masalah sosial, VCT This purpose of this research is to know the significant differences of learning outcomes of Civics among students who follow the learning with Value Clarification Technique learning model (VCT) based on social problems with conventional learning model in grade V SD students in Gugus V Kecamatan Karangasem. This type of research is a quasi-experimental research. The population of this research is all students of class V SD in Gugus V Kecamatan Karangasem which amounted to 236 people. Civic learning outcomes were collected using objective tests. The data obtained were analyzed using the t-test. The results this study indicate that there was a difference of learning outcomes of Civics between groups of students who were taught by Value Clarification Technique learning model (VCT) based on social problems and groups of students who were taught by conventional learning model with thitung = 5,55 with db = 51 and significance 5% is 2,01. The average learning outcomes of the experimental group PKN is 20.19 greater than the average of the control group's CMS learning outcomes of 13.81. The significant difference indicates that the learning model of Value Clarification Technique (VCT) based on social problems has a positive effect on students' learning outcomes compared to conventional learning.keyword : learning outcomes, social problems, VCT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC BERBANTUAN MEDIA CERITA DONGENG TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS III SD ., I Md Agus Yogi m; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10888

Abstract

Masih rendahnya hasil belajar bahasa Indonesia siswa SD kelas III di gugus XIII kecamatan Buleleng menjadi permasalahan yang perlu dicari faktor penyebab dan pemecahannya. Temuan awal bahwa dari 120 siswa kelas III SD yang ada di gugus XIII Kecamatan Buleleng, terdapat 85 siswa yang masih di bawah KKM. Rendahnya hasil belajar ini diduga karena model pembelajaran yang diterapkan guru cenderung kurang mengaktifkan peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba mengeksperimenkan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan media cerita dongeng yang bertujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD di Gugus XIII Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas III SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng, yang berjumlah 120 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas III SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal dengan jumlah siswa masing-masing 24 dan 21 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 2.14 dan ttab sebesar 2,00. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CIRC berbantuan media cerita dongeng dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran bukan CIRC berbantuan media cerita dongeng.Kata Kunci : model, circ, media,dongeg, hasil belajar bahasa indoesia The low learning outcomes of Indonesian students of elementary school class III in cluster XIII Buleleng district become a problem that need to look for factors causing and solving it. Preliminary findings that of 120 students of third grade elementary school in Buleleng District XIII, there are 85 students who are still under KKM. The low learning outcomes are suspected because the instructional model applied by the teacher tends to be less activate the learners. Therefore, this research tries to experiment the CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) learning model with fairy tale media which aims to know its effect on the result of learning Indonesian in third grade students in Buleleng District XIII. This type of research is quasi experimental research with post test design only control group design. The population of this research is class III SD in Buleleng District XIII District, which amounts to 120 people. The sample of this study is class III SD Negeri 1 and 3 Banjar Tegal with the number of students each 24 and 21 people, determined by random sampling technique. Instrument in this research that is result of learning test. The data obtained were analyzed by descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results showed that the value of t count of 2.14 and ttab of 2.00. That is, there is a significant effect of learning outcomes of Indonesian between groups of students who were taught by CIRC-aided learning model of fairy tale media and groups of students who were taught by learning models instead of CIRC-assisted media stories fairy tales.keyword : Model, circ, media, fairy tale, learning result indonesian language
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS II KECAMATAN KUBUTAMBAHAN ., I Gusti Ayu Kade Dewi Puspita Sari; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Course Review Horay dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan penelitian semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Posttest Only Control Group Design.Jumlah populasi siswa kelas IV di Gugus II Kecamatan Kubutambahan adalah 224 siswa, sedangkan jumlah sampel adalah 74 siswa yang dipilih secara random kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Diperoleh data rata-rata hasil belajar IPA di kelas eksperimen yaitu = 20,93 dan kelas kontrol = 13,459. Selanjutnya data yang diperoleh dari analisis uji-t. dari hasil analisis uji-t diperoleh thit = 9,9 Sedangkan ttabel untuk db = 72 (db = n1 +n2 – 2 ) dengan taraf signifikan 5 % menunjukkan ttabel = 1,980 berarti, hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan anatara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh positif penerapan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus II Kecamatan Kubutambahan. Kata Kunci : Course Review Horay, Hasil Belajar, Ilmu Pengetahuan Alam The purpose of this research is to know the significant differences of the result science study among students who used Course Review Horay model and those students who studied with conventional model of the four grades elementary in Gugus II, Kubutambahan subdistrict in the school year 2016/2017. The type of this research is quasi experiment with the research program that used is Nonequivalent Posttest Only Control Group Design.The total population of the students in Gugus II, Kubutambahan Subdistrict are 224 students, and for the sample are 74 students which have been chosen in random class. The data collection is done by test method and observation. The average data of the science study result in experiment class are = 20,93 and control class = 13,459. Next for the data that obtained from experiment-t. From experiment-t obtained thit = 9,9 while ttabelfor db = 72 (db = n1 +n2 – 2 ) with significant level 5% that showed ttabel = 1,980 which mean, the result of this experiment there is a significant differences of the science study result among those students who used cooperative type Course Review Horay and those who studied with conventional model. There is a positive influence to the application of cooperative learning model Course Review Horay toward science study result of students in four grade elementary in Gugus II, Kubutambahan subdistrictkeyword : Course Review Horay, Study Result, Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SD ., Rizal Ardiansyah; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem Solving dengan kelompok siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajran Problem Solving. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD N di Gugus III Kecamatan Pekutatan dan sampel penelitian adalah siswa kelas V SD N 2 Medewi sebagai kelompok eksperimen dan SD N 2 Pulukan sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrument tes hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Solving dengan perolehan hasil analisis (t=4,08 dan Sig.(2-tailed)=0,000) deangan kelompok siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran Problem Solving. Jadi, model pembelajaran Problem Solving berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Problem Solving, hasil belajar, IPA This research aims to know the significant difference between the students science achievements who were taught through Problem Solving learning model with groups of students who were taught without the use of Problem Solving learning model. This research is an artificial experiments that use of non-equivalent design post test only control group design. The population of this research were the entire class V elementary school in Pekutatan Subdistrict III Cluster and the research samples were the entire class V sutudents in SD N 2 Medewi as the experimental group and the entire class V sudents in SD N 2 Pulukan as the control group . The data collection were using a test method by applying instrument of science study results. The data analysis were conducted by using t-test. The results of the research shows that there is significant difference toward the science achievements between students taught using Problem Solving learning model which has analysis results as t= 4.08 and Sig.(2-tailed)= 0.000, and students taught without the use of Problem Solving learning model. Thus, the Problem Solving learning model affects significantly the results of the science achievments.keyword : Problem Solving, the results of the study, natural sciences.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI SDN GUGUS I KECAMATAN SAWAN ., I Gusti Ayu Witari; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di SDN Gugus I Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Gugus I Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 107 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan cara undian. Sampel pada penelitian ini hanya melibatkan 2 kelas yaitu siswa kelas IV SD Negeri 1 Lemukih yang terpilih sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Sekumpul yang terpilih sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 6,25 > ttabel 1,68) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD N Gugus I Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Numbered Head Together (NHT) , hasil belajar This research aims to determine the significant differences of science learning outcomes among the group of students that learned with cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) and group of students that learned with conventional learning models to students fourth grade in cluster I Sawan district in the academic year 2016/2017. This research is a quasi-experimental with non-equivalent posttest only control group design. The population was all students in fourth grade in cluster I Sawan district in the school year 2016/2017, amounting to 107 students. Sampling using random sampling technique by lottery. The sample in this study involves only two classes, namely the fourth grade students of SDN 1 Lemukih who were selected as the experimental group and the fourth grade students of SDN 1 Sekumpul who were selected as the control group. Science learning outcome data were collected using an objective test of multiple choice form. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The result of this research shows that the result of t-test analysis obtained tcount is bigger than ttable (tcount=6,25 > ttable=1,68) this means that there are significant differences of science learning outcomes among yhe group of students that learned with cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) and group of students that learned with conventional learning models. It can be concluded that the learning model Numbered Head Together (NHT) has positive and significant effect on science learning outcomes students in fourth grade in cluster I Sawan district in the school year 2016/2017keyword : Numbered Head Together (NHT), learning outcomes

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue