cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI BAHASA INDONESIA I.B. Surya Manuaba, Ni Nym. Muliani, I Kt. Adnyana Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1205

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan menulis deskripsi pada  mata  pelajaran bahasa Indonesia antara siswa  yang dibelajarkan melalui pendekatan  pembelajaran  CTL  berbantuan  media  gambar  seri  dengan  siswa  yang dibelajarkan  melalui  pembelajaran  konvensional  pada  siswa  kelas  V  SD  Gugus  I Kecamatan  Gianyar.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  eksperimen  semu  dengan rancangan  penelitian  Nonequivalent  Control  Group  Desain.  Populasi  dalam  penelitian  ini adalah  siswa  kelas  V  SD  Gugus  I  Kecamatan  Gianyar.  Sampel  diambil  dengan  Random Sampling.  Data  keterampilan  menulis  deskripsi  yang  meliputi  aspek  kognitif,dikumpulkan melalui  tes  hasil  belajar  bentuk  essay,  kemudian  dianalisis  dengan  uji-t.  Nilai  rata-rata deskripsi  pada  kelas  eksperimen  dan  kontrol  adalah   82,34  >  76,33.Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  terdapat  perbedaan  yang  signifikan  keterampilan  menulis  deskripsi pada  pelajaran  bahasa  Indonesia  antara  siswa  yang  dibelajarkan   melalui  model pembelajaran CTL  berbantuan media  gambar seri dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional dengan hasil thitung lebih besar dari ttabelyaitu 5,56 > 2,00. Dapat disimpulkan  bahwa  terdapat  perbedaan  yang  signifikan  keterampilan  menulis  deskripsi pada  mata  pelajaran  bahasa  Indonesia  antara  siswa  yang  dibelajarkan  menggunakan pendekatan  pembelajaran  Contextual  Teaching  and  Learning  (CTL)  berbantuan  media gambar  seri  dengan  siswa  yang  dibelajarkan  menggunakan  pembelajaran  konvensional kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Gianyar.Kata Kunci : Pendekatan CTL bermedia gambar seri, Keterampilan menulis deskripsi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SEMESTER GANJIL GUGUS VI KECAMATAN BANJAR ., Kadek Hendi Sutanto; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan prestasi belajar Matematika antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik dan model Pembelajaran Konvensional. Penelitian ini tergolong jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian the post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 124 orang. Sampel penelitian diambil melalui teknik simple random sampling. Sampel penelitian yang diperoleh adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Kayuputih dan SD Negeri 3 Kayuputih yang berjumlah 19 dan 37. Instrumen penelitian adalah tes prestasi belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Konvensional {sig.2,31)}. Kata Kunci : Pembelajaran Matematika Realistik, Pembelajaran Konvensional, Prestasi Belajar Matematika. This study aimed at analyzing the difference between of mathematics learning achievement student who learned with Realistic Mathematics Learning Model and Conventional Learning Model. The research was quasi experiment by the the post-test only control group design. Research population was the students at grade IV of VI group Elementary School in Banjar district, Buleleng regency on academic year 2013/2014 that consists of 124 people. The sample of this study was SD Negeri 2 Kayuputih and SD Negeri 3 Kayuputih that consists of 19 and 37. Research instrument is achievement learning test. The data were analyzed by descriptive statistics and T-test. The results showed that there was significant effect of Realistic Mathematics Learning Model toward mathematics learning achievement student grede 4 semesters 1 in Banjar districts of Buleleng regency on 2013/2014 studied years. {sig.2,31)}.keyword : Realistic Mathematics Learning Model, Conventional Learning Model, Mathematics Learning Achievement.
IMPLEMENTASI PBL BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV ., Ni Luh Putu Lindya Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Negeri 19 Pemecutan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN 19 Pemecutan pada tema cita-citaku kelas IV semester II tahun ajaran 2015/2016, yaitu antara bulan Februari sampai bulan Maret tahun 2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN 19 Pemecutan yang terdiri dari 37 siswa. Pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes berbentuk esai dan data keaktifan belajar menggunakan metode non tes yaitu dengan rubrik penilaian keaktifan belajar. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan keaktifan belajar dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dari siklus I ke siklus II dengan rincian sebagai berikut: (1) Rata-rata kelas keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 75,60% atau 28 siswa dari 37 siswa dan pada siklus II menjadi 84,74% atau 31 siswa dari 37 siswa mendapat nilai minimal 80 (Aktif) dengan peningkatan sebesar 9,14%; (2) Rata-rata kelas penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa pada siklus I sebesar 16,22% atau 6 siswa dari 37 siswa dan pada siklus II menjadi 62,16% atau 23 siswa dari 37 siswa dengan peningkatan sebesar 45,94%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi model problem based learning berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan keaktifan dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Negeri 19 Pemecutan Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : model problem based learning,keaktifan belajar,penguasaan kompetensi pengetahuan IPS This research aims to investigate the implementation of problem based learning models assisted by audiovisual media to enhance the activity and competence mastery of knowledge social learning fourth grade students of SD Negeri 19 Pemecutan the Academic Year 2015/2016. This research is a classroom action research (PTK) held at SDN 19 Pemecutan on the theme of my ideals fourth grade second semester of the 2015/2016 academic year, between February and March 2016. The subject of this study is the fourth grade students at SDN 19 Pemecutan which consists of 37 students. The data collection social learning knowledge mastery of competencies in this study using the test method description and data-shaped learning activeness using non-test method is by learning activeness assessment rubric. Data were analyzed with descriptive statistical analysis techniques both quantitative and qualitative descriptive. The results showed that an increase in activity and competence mastery of knowledge social learning from the first cycle to the second cycle with the details as follows: (1) Mean grade activeness of students in the first cycle of 75,60% or 28 students out of 37 students and the cycle II became 84,74% or 31 students out of 37 students minimum scored 80 (active) with an increase of 9,14%; (2) The mean grade IPS students' mastery of competencies of knowledge in the first cycle of 16.22% or 6 students from 37 students and the second cycle into 62.16% or 23 students out of 37 students with an increase of 45.94%. It can be concluded that the implementation of the model problem based learning assisted by audiovisual media can enhance the activity of IPS knowledge and mastery of competencies fourth grade students of SD Negeri 19 acceleration in the school year 2015/2016.keyword : problem based learning models, activity of learning, competency mastery of knowledge social learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV ., Sang Made Sugiarta; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media lingkungan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Barat yang berjumlah 546 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVC SDN 5 Padangsambian dengan jumlah 38 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 17 Padangsambian dengan jumlah 38 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitnung = 5,628 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 74 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung = 5,628 > ttabel = 2,000. Berdasarkan kriterian pengujian, maka ho ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media lingkungan adalah 86,86, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 77,81. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media lingkungan terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Kecamatan Denpasar Barat Tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Think Talk Write, lingkungan, kompetensi, pengetahua, IPA This study aims to determine the significant differences in the mastery of science knowledge competence of groups of students who are taught by the learning model of Think Talk Write assisted by environmental media with groups of students who are taught by conventional learning model in fourth grade students SD Gugus I Gusti Ngurah Rai West Denpasar Sub-district Lesson Year 2016 / 2017. The design of this research is a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research is all fourth graders of SD Gugus I Gusti Ngurah Rai District of West Denpasar, amounting to 546 people. Samples were taken by random sampling technique. The sample in this research is the students of grade IVC SDN 5 Padangsambian with the number of 38 students as experimental group and fourth grade students SDN 17 Padangsambian with 38 students as control group. The data were collected using the test method in the form of a standard multiple-choice objective test. The data obtained were analyzed using the t-test. The result of data analysis obtained thitnung = 5,628 while at 5% significance level and dk = 74 obtained ttable value = 2,000 so thitung = 5,628> ttable = 2,000. Based on the test criteria, ho is rejected and Ha accepted. The average score of science knowledge competence in the group that was studied with Think Talk Write model of environmental media aid was 86.86, while in the group taught by conventional learning was 77.81. Based on these results can be concluded that there is influence of learning model Think Talk Write assisted environmental media on the mastery of science knowledge competence of fourth grade students SD Gugus I Gusti Ngurah Rai District West Denpasar Lesson 2016/2017. keyword : Think Talk Write, environment, competence, knowledge, science
PENERAPAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 4 SUWUG KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Komang Agus Artawan; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3873

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar yang ditunjukkan dari prestasi belajar Pendidikan Matematika Realistik pada siswa kelas V SD N.4 Suwug, setelah digunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia. Penelitian ini dirancang dengan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN 4 Suwug yang berjumlah 23 orang siswa yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Pada siklus I menunjukkan aktivitas belajar siswa sebesar 69.74, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 73.13.Pada siklus I menunjukkan hasil belajar siswa sebesar 56.52 sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 70.43. Kata Kunci : PMRI, Aktivitas, dan Hasil Belajar. The purpose of this study was to determine the increase in activity and learning outcomes of learning achievements demonstrated Realistic Mathematics Education in fifth grade elementary school students Suwug n.4, after the approach used Indonesian Realistic Mathematics Education. This study was designed with the classroom action research conducted in two cycles. Subjects were fifth grade students of SDN 4 Suwug totaling 23 students consisting of 11 male students and 12 female students. In the first cycle shows students' learning activity by 69.74, while in the second cycle increased to 73.13.Pada cycle I shows the results of student learning at 56.52, while in the second cycle increased to 70.43. keyword : PMRI, Activities, and Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MURDER BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS IV KECAMATAN TABANAN Kd. Suranata, Ni Md. Ariningsih, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.846

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model kooperatif tipe MURDER berbantuan LKS dengan yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 129 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD No. 2 Denbantas yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas V SD No. 8 Dajan Peken yang berjumlah 20 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe MURDER berbantuan LKS dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional (t = 3,29; p < 0,05). Skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 23,15 dan skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 17,85, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe MURDER berbantuan LKS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Tabanan.   Kata kunci: MURDER, hasil belajar IPA  
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PQRST TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG Dw. Nym. Sudana, Ni Kd. Herna Yunita, Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.859

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan Strategi Pembelajaran PQRST (Preview, Question, Read, State, Test) dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2012/2013 di Sekolah Dasar Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah kelas V tahun pelajaran 2012/2013 di Sekolah Dasar Gugus V Kecamatan Buleleng. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA dalam ranah kognitif. Tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda dan uraian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan Uji-t untuk mengukur perbedaan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan strategi pembelajaran PQRST dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan strategi pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI tahun pelajaran 2012/2013 di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng (thitung = 4,76 > ttabel = 2,045). Kelompok siswa yang belajar menggunakan strategi PQRST menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan strategi pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa stratagi pembelajaran PQRST berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V tahun pelajaran 2012/1013 di Sekolah Dasar gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.   Kata-kata kunci: strategi PQRST, strategi konvensional,  hasil belajar IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Nyoman Trisna Udiyani; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7012

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA siswa kelas IVA SDN 1 Padangsambian tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis eksperimen, dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVA SDN 1 Padangsambian tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 1 Padangsambian yang berjumlah 47 siswa yang terdiri dari 23 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Data tentang kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan metode tes. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah IPA siswa yaitu dari persentase rata-rata kemampuan pemecahan masalah IPA siswa sebesar 71,44% yang tergolong sedang pada siklus I, menjadi 82,16% yang tergolong tinggi pada siklus II, dan (2) terjadi peningkatan kompetensi pengetahuan IPA siswa yaitu dari persentase rata-rata sebesar 73,30% yang tergolong sedang dengan ketuntasan belajar 65,96% pada siklus I, meningkat menjadi 83,18% yang tergolong kategori tinggi dengan ketuntasan belajar 89,36% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berbasis eksperimen dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVA SDN 1 Padangsambian tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pembelajaran inkuiri berbasis eksperimen, kemampuan pemecahan masalah, kompetensi pengetahuan IPA This classroom action research aimed to: (1) improve problem solving ability of science for the IVA grade students of SDN 1 Padangsambian in the academic year 2015/2016 after the application of inquiry learning model based on experiment, and (2) improve knowledge competencies of science for IVA grade students of SDN 1 Padangsambian in the academic year 2015/2016 after the application of inquiry learning model based on experiment. The research performed in 2 cycles. The subjects of this research were the IVA grade students of SDN 1 Padangsambian in total 47 persons consisting of 23 male students and 24 female students. Data on the problem solving ability and knowledge competencies of science were collected by the test method. The data were analyzed using statistic descriptive technique and descriptive quantitative. The result of the research show that :(1) an increase the presentage of the problem solving ability of science from the presentage 71,44% with medium categories in first cycle become 82,16% with high categories in second cycle and (2) an increase in the presentage of the knowledge kompetences of science from the presentage 73,30% with medium categories and mastery learning reach the percentage 65,96% in first cycle become 83,18% with high categories and mastery learning reach the percentage 89,36% in second cycle. Based on the research it can be concluded that the application of a inquiry learning model based on experiment can improve problem solving ability and knowledge competencies of science for IVA grade students of SDN 1 Padangsambian academic year 2015/2016.keyword : inquiry learning based experiment, problem solving ability, knowledge competencies of science
MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI ., I Made Ery Wibawa; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelas yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran STM dengan kelas yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Srikandi berjumlah 581 siswa dari SD. Sampel diambil dengan teknik random sampling terdiri dari 33 siswa di SD N 10 Sumerta dan 30 siswa di SD 5 Sumerta. Data mengenai hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelas yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran STM dengan kelas yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014, hal ini dapat dibuktikan thitung = 2,68 > ttabel (α = 0.05, 61) = 2,00, dengan nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran STM 79 dan kelas yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional 73,2. Dengan demikian dapat disimpulkan Model pembelajaran STM berpengaruh terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran STM, Hasil Belajar The purpose of this research were determined an significant existance of difference of IPA learning outcome among class that has been learned through STM learning model and convensional learning model, in 5th class of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur on 2013/2014 academic year. This study were quasi-experimental research which design as nonequivalent control group design. The population of this research were all of 5th grade student in SD Gugus Srikandi Denpasar Timur with 581 number of respondent. Sample were choosed by random sampling technique and consisted of 33 number of student in SD N 10 Sumerta, 30 number of student in SD N 5 Sumerta. The data of this research were analyzed by t-test statistics technique. The reselut of this study showed that a significant difference of IPA learning outcome among class that has been learned through STM learning model and convensional learning model, in 5th class of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur on 2013/2014 academic year, this result were proofed that t-test = 2,68 > t-table (α = 0.05, 61) = 2,00, with average value of IPA learning outcome that has been learned through STM learning model were 79 and 73,2 for class that has been learned through convensional learning model. So, it could been conclude that STM learning model having an affect toward IPA learning outcome on 5th grade student of SD Gugus Srikandi Denpasar Timur on 2013/2014 academic year. keyword : Sains Technology Society Learning Model and IPA Learning Outcomes
PENGARUH METODE HILL CLIMBING (PENDAKIAN BUKIT) BERBANTUAN LKS TERSTRUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Aurora; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill Climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus I Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 3 Seraya Tengah sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 1 Seraya Tengah sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata skor hasil belajar matematika yang dicapai kelas eksperimen adalah 23,25 atau 77,5% dengan kategori tinggi. Sementara rata-rata skor yang dicapai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 18,50 atau 61,7% dengan kategori cukup. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Metode Hill Climbing (Pendakian Bukit), LKS terstruktur, hasil belajar This study aimed at knowing the differences in math learning outcomes between the Math class which was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method on the fifth grade students of SD Gugus I Karangasem. This study was a quasi experimental study. The population was the fifth grade students of SD No. 3 Seraya Tengah as the experiment group and the fifth grade students of SD No. 1 Seraya Tengah as the control group. The data was collected through the test’s outcomes which were analyzed descriptive statistically and t-test. The result of the study shows that the average score of Math learning outcomes on the experiment class was 23,25 or 77,5% with high category. While the average score of control group which was taught by conventional method was 18,50 of 61,7% with adequate category .Based on the hypothesis’ test, it can be concluded that there were significant differences between the class who was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method.keyword : Hill Climbing Method, Structured Worksheet, Students’ Learning Outcomes

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue