cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN PETA PIKIRAN DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Made Dwi Kartika; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan peta pikiran terhadap hasil belajar IPA sebelum dan setelah mengontrol motivasi berprestasi siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 182 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Pegayaman dan siswa kelas V SD Negeri 3 Gitgit. Data motivasi berprestasi dikumpulkan dengan instrurmen berupa kuesioner dan data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan intrumen tes pilihan ganda. Teknik analisis yang digunakan adalah Uji-t sampel independen dan Anakova satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan peta pikiran terhadap hasil belajar IPA sebelum mengontrol motivasi berprestasi siswa (thitung = 9,353 dan signifikansi 0,000
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD Ni Md. Setuti, Ni Wyn. Juniasih, I Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.788

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media konkret dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada  siswa kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus V, sampel penelitian adalah SD N 3 Pupuan dan SD N 4 Pupuan. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dengan instrument tes hasil belajar IPA dan analisis menggunakan uji-t tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media konkret dan model pembelajaran konvensional. Hal ini diketahui dari hasil analisis hipotesis dengan uji-t, thitung > ttabel (thitung =3,26>ttabel=2,000 dan skor rata-rata siswa yang belajar dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media konkret lebih tinggi yaitu 15,72, sedangkan skor rata-rata siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional yaitu 12,22.  Jadi, model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media konkret berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: think talk write , media konkret, konvensional, hasil belajar
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV SDN 1 SANGSIT ., Kadek Agus Mahendra; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit yang berjumlah 70 orang. Semua populasi menjadi sampel penelitian. Data keterampilan berbicara siswa dikumpulkan dengan metode tes lisan (performance). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t) dibantu dengan menggunakan SPSS-PC 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor yang diperoleh kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri adalah 81,41 lebih besar daripada rata-rata skor kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, yaitu sebesar 69,11. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa thitung = 5,97 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,7676. Hal ini berarti thitung > ttabel. Dengan demikian pendekatan saintifik berbantuan media gambar berseri berpengaruh positif terhadap keterampilan berbicara pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : pendekatan saintifik, gambar berseri, keterampilan berbicara This study aimed at investigating the difference upon speaking skill of students taught using scietific approach through picture series and those taught using conventional teaching on the sixth grade students of SD Negeri 1 Sangsit. This study was quasi experimental using nonequivalent post-test only control group design. The population of this study was all of the sixth grade students of SD Negeri 1 Sangsit consisted of 70 students. All of population determined as the sample. Students’ speaking skill data were collected using performace (speaking performance) method. The data were analyzed using descriptive statistical analyzed and inferential statistic (t-test) is assisted by using SPPS-PC Statistic 16.0 for windows. The result showed that the mean score of study taught using scientific approach through picture series was 81,41 higher than those tauhgt using conventional teaching was 69,11. further, the result also showed that tobs > 5,97 and ttable (on significant value 5%) = 1,7676 it meant that tobs > ttable . In conclution, scientific approach throuh picture series have effect on speaking skill of the sixth grade students of SD N 1 Sangsit in Sawan subdistrict Buleleng regency in the academic year 2015/2016.keyword : scientific approach, picture series, speaking skill
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif SAVI Berbantuan Media Konkret terhadap Hasil Belajar IPA SD ., Ni Kadek Ariasih; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1882

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif somatis, auditori, visual, intelektual berbantuan media konkret dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SDN 4 Tonja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan “Nonequivalent kontrol group design”. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 4 Tonja Tahun Ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 93 orang siswa dan terbagi ke dalam dua kelas yaitu kelas VA dan kelas VB. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif pilihan ganda biasa dan data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik statistik t-test (uji-t). Berdasarkan taraf signifikansi 5% dan dk= 91 diperoleh hasil (thitung= 34,02 > ttabel = 2,000). Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif somatis, auditori, visual, intelektual berbantuan media konkret dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata untuk kelompok eksperimen adalah 79,60 dan nilai rata-rata kelompok kontrol adalah 61,71. Dengan demikian, dapat dikatakan model pembelajaran kooperatif somatis, auditori, visual, intelektual berbantuan media konkret berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 4 Tonja. Maka dapat direkomendasikan model pembelajaran kooperatif somatis, auditori, visual, intelektual berbantuan media konkret pada pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.Kata Kunci : Kata-kata kunci : Kooperatif Tipe SAVI , Media Konkret, Hasil Belajar Abstract The purpose of this study was to determine significant difference science learning outcomes of students that learned through cooperative learning model somatic, auditory, visual, intellectual aided concrete media with students that learned through conventional teaching fifth grade students four public elementary school Tonja . This study was quasi-experimental study with a draft " Nonequivalent kontrol group design". The subjects were all students in fifth grade students four public elementary school Tonja Academic Year 2013/2014 consists of 93 students and divided into two classes , namely VA and VB classes . Science learning outcomes data was collected by instruments in the form of multiple choice objective test regular and these data were analyzed by using t - test statistiks ( t-test ) . Based on the 5% significance level and df = 91 obtained results (t = 34.02 > table = 2.000). This shows there are significant differences between the learning outcomes of students that learned science through cooperative learning model somatic , auditory, visual , intellectual aided concrete media with students that learned through conventional learning . The average value for the experimental group was 79.60 and the average value of the kontrol group was 61.71 . Thus, it can be said cooperative learning model somatic, auditory, visual, media -assisted concrete intellectual influence on science learning outcomes fifth grade students four public elementary school Tonja. It can be recommended cooperative learning model somatic, auditory, visual, intellectual aided concrete media on science learning in elementary school. keyword : Key words : Cooperative Type SAVI , Concrete Media, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BANDURA TERHADAP KINERJA ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS IX KECAMATAN BULELENG ., Luh Ade Sri Lestari; ., Drs. Made Sumantri; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3096

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa. Hal ini dilihat dari rata-rata capaian siswa antara 66 hingga 76,dengan KKM 70. Jika di konversi ke PAP skala lima, nilai siswa tersebut tergolong baik dan cukup. Selain itu, pembelajaran IPA yang dialami siswa, jarang melibatkan kinerja ilmiah. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan: (1) kinerja ilmiah antara siswa yang belajar dengan penerapan model pembelajaran Bandura dan konvensional, (2) hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan penerapan model pembelajaran Bandura dan konvensional, (3) kinerja ilmiah dan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan penerapan model pembelajaran Bandura dan konvensional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD di gugus IX kecamatan Buleleng sebanyak 207 siswa. Sampel penelitian ini antara lain kelas IVA dan IVB SD No. 1 Astina. Data yang digunakan adalah data post-test kinerja ilmiah dan hasil belajar IPA siswa. Data kinerja ilmiah dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi sedangkan data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t dan Manova. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan: (1) kinerja ilmiah antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Bandura dan konvensional dengan signifikansi 0,47
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR INDONESIA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Eva Paramita; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia (keterampilan membaca) yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Introduction dan konvensional pada siswa kelas V di Gugus IX Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung..Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 3 Darmasaba yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas V SDN 6 Darmasaba yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data test yaitu tes objektif berjual 40 butir.. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis tatistic deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil keterampilan berbicara yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran Problem Based Introduction dan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional (ttabel = 2,03 > thitung = 4,31). Perbandingan hasil perhitungan rata-rata hasil keterampilan membaca Bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Introduction adalah 22,22 lebih besar dari rata-rata hasil keterampilan membaca Bahasa Indonesia siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 20,59. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran Problem Based Introduction berpengaruh terhadap keterampilan membaca Bahasa Indonesia siswa kelas V semester genap di Gugus IX Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Problem Based Introduction, keterampilan membaca This research aims to know the difference between the results of learning Bahasa Indonesia (reading) dibelajarkan skills with Problem-Based learning model Introduction and conventional on the students of class V in Cluster IX Sub-districts Abiansemal Badung district..types of this research is a research experiment pseudo . A sample of this research are the students in grade 5 at SDN 3 Darmasaba which numbered 27 people and students in grade 5 at SDN 6 Darmasaba which numbered 22 people. Data Collection in this research using the methods of data collection test is the test the objective of selling and 40 bullet.. The data collected were analyzed using descriptive tatistic analysis and inferential statistics (test-t). The results of this study found that there was a difference in the skills of speaking that significant between groups of children who follow the teaching Problem Based Introduction and students who follow the teaching of conventional learning model (ttable = 2.03 > tvalue = 4,31). Comparison of the results of the calculation of the average results of the Indonesian language reading skills students who follow the teaching learning model Problem Based Introduction is 22,22 is greater than the average results of the Indonesian language reading skills students who follow the conventional teaching models is 20,59. This means that the implementation of Problem-Based learning model Introduction affect reading skills Bahasa Indonesia students in grade 5 semesters fulfilled in Cluster IX Sub-districts Abiansemal Badung district years 2015/2016 lessonskeyword : Problem Based Introduction, reading skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SRL BERBANTUAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Luh Putu Eka Wulandari; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL berbantuan media video pembelajaran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan bukan model pembelajaran SRL pada siswa kelas V semester II di Gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN 1 Kampung Baru dan kelas V SDN 5 Kampung Baru. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SRL berbantuan media video pembelajaran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan bukan model pembelajaran SRL pada siswa kelas V semester II di Gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thit = 6,18 > ttab = 2,00. Dengan demikian, model pembelajaran SRL berbantuan media video pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : hasil belajar, SRL, dan video pembelajaran The aim of this study was to determine the differences of science learning outcomes between students group that learned by SRL learning model aided by video learning media and student groups that do not learned by SRL learning model in the fifth grade students of the second semester in cluster VI of Buleleng District, Buleleng Regency in the academic year 2016/2017. The population of this study was a group of fifth grade students of Elementary School in cluster VI of Buleleng district in Buleleng regency in the academic year 2015/2016. The Samples of this study were fifth grade of Elementary School number 1 Kampung Baru and fifth grade student of Elementary School number 5 Kampung Baru. The data collection instrument in this study was a description text. Data analysis technique used is descriptive statistics and t-test. The results showed that there were differences in science learning outcomes between student groups that learned SRL learning model -aided by video learning media and student groups that do not learned by SRL learning model in the fifth grade students of the second semester in cluster VI of Buleleng district, Buleleng regency in the academic year 2016/2017. The hypothesis test results showed that thit 6.18 > ttab = 2.00. Thus, SRL learning model-aided by video learning media influenced on science learning outcomes of fifth grade students of elementary school, cluster VI of Buleleng district in Buleleng Regency in the academic year 2016/2017.keyword : Learning outcomes, SRL, and learning video
PENGARUH MODEL THINK-TALK-WRITE BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR SAINS SISWA KELAS IV SD DI GUGUS V KECAMATAN BULELENG ., Made Candra Dwi Putra; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain Non Equivalent Pos test Only Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Gugus V. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh SD No. 1 Nagasepaha sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 31 orang siswa dan SD No. 1 Petandakan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 27 orang siswa. Data hasil belajar Sains siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diproleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil belajar sains antara siswa yang belajar dengan manggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha berada pada kategori sangat tinggi yaitu 22,29 pada rentangan 20,25 27 dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi, yaitu 19,00 pada rentangan 15,75 20,25. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 2, 963 dan t tabel = 2,000 untuk db = 56 dengan taraf signifikansi 5% . Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif Tipe Think Talk Write berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Sains.Kata Kunci : think talk write, hasil belajar This study aims to determine the significant different of proceeds of sains use between student wich follow learning by the think talk write model based on local wisdom tri kaya parisudha and to follow learning by convensional. This research as quasi experiences by the desain Non Equivalent Pos test Only. The population of research is the elementary student of four classes the same bunch of five. The sample waved by the simple random sampling and getted by elementary school number one “Nagesepaha” as experiences group by amounts thrty students and elementary school number one “ Petandakan” as control group amounts twenty seven students. From this analyzed used by analyzed statistics descriptive and inferential statistics test. The research getted has significant different learning sains between student with think write model based on local wisdom tri kaya parisudha has very hight catagori has 22,29 creditor 20,25 27 and student use convensional research in hight catagori 19,00 in creditor 15,75 20,25 this analyzed showed = 2,963 and 2,000 for db = 56 by significant stage 5% by the cretiria test, because t arithematic > t table so H0 refused and Ha accived. That means the think talk write model based on local wisdom tri kaya parisudha influence the sains proceeds learnings.keyword : think talk write, proceeds lernings
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ECIRR TERHADAP PEMAHAMAAN KONSEP IPA SISWA SD KELAS IV DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAAN 2012/2013 Ndara T. Renda, Ni. L. Sri Ismayanti, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1366

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1), mengetahui deskripsi Pemahaman Konsep IPA  yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (2) mengetahui deskripsi Pemahaman Konsep IPA  pada kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran ECIRR, dan (3) mengetahui pengaruh model pembelajaran ECIRR terhadap Pemahaman Konsep IPA  pada siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD gugus VI kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain Post-test Only Control Design. Sampel penelitian ini berjumlah 31 orang di SD No. 1 Kampung Baru sebagai kelompok eksperimen dan SD No. 2 Kampung Baru yang berjumlah 28 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem Simple Random Sampling. Data tentang kemampuan pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tipe tes uraian. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional sebagian besar skor siswa cenderung rendah. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan bahwa Mo < Md < M atau (14,25 < 16,5 < 22,07), (2) pemahamaan konsep IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran ECIRR sebagian besar skor siswa cenderung tinggi. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan bahwa Mo > Md > M atau (36,2  >34,32,72 > 30,32), dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan model ECIRR terhadap pemahamaan konsep IPA  siswa diketahui bahwa thitung > ttabel (51,5 > 2,00). Dari rata-rata pemahamaan konsep IPA diketahui siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ECIRR lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional.   Kata kunci: ECIRR, konvensional,pemahamaan konsep IPA  
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Luh Eva Oktarianti; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7400

Abstract

Tujuan dari penelitian eksperimen semu adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional pada siswa SD kelas V di Gugus VIII Kecamatan Abiansemal tahun pelajaran 2015/2016. Desain penelitian menggunakan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus VIII Kecamatan Abiansemal tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No.1 Sibanggede yang berjumlah 25 orang dan siswa kelas V SD No.4 Sibanggede yang berjumlah 24 orang. Instrumen penelitian berupa lembar tes hasil belajar IPA. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan perbedaan yang signifikan. Rata-rata hitung yang diperoleh kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan media audio visual adalah 24,5 berada pada kategori tinggi, sedangkan rata-rata hitung kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan konvensional, yaitu sebesar 22,08 berada pada kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa SD kelas V di Gugus VIII Kecamatan Abiansemal.Kata Kunci : Hasil belajar, media audio visual, pendekatan saintifik The aim of this quasi-experimental research were differences of science achievement between groups of students that learned with the scientific approach to media-assisted audio visual with groups of students that learned with conventional approaches to fifth grade elementary school students in the District VIII Cluster Abiansemal in the academic year 2015/2016. The study design using non-equivalent post-test only control group design. The study population of this entire fifth grade elementary school students in the District VIII Cluster Abiansemal in the academic year 2014/2015. The samples of this research was fifth grade elementary students in SD No. 1 Sibanggede by involving 25 students and fifth grade students of SD No. 4 Sibanggede by involving 24 students. The instrument of this research is science achievement test. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. Based on the analysis, they found significant differences. Arithmetic average obtained by the student group that learned to use a scientific approach to media-assisted audio visual is 24.5 at the high category, while the average count groups of students that learned using the conventional approach, which amounted to 22.08 in high category, so as to concluded that the application of the scientific approach aided drawing media influence on learning outcomes of students' reading comprehension skills of fifth grade in VIII Force District of Abiansemal.keyword : Results of study, audio visual media, scientific approach

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue