cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTUAN RELAKSASI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V DI GUGUS 6 KECAMATAN SAWAN I Gde Wawan Sudatha, Dsk. Wiwin Maya Genitri, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.895

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model experiential learning berbantuan relaksasi dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction) pada siswa kelas V di gugus 6 Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas V di Gugus 6 Kecamatan Sawan berjumlah 185 orang. Sedangkan jumlah sampel penelitian 81 orang siswa. Data tentang motivasi siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk angket/kuesioner. Data yang sudah diperoleh setelah memberikan tes kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan analisis data, siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model experiential learning berbantuan relaksasi nilai rata-ratanya 118,86. Sedangakn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model direct instruction (pembelajaran langsung) nilai rata-ratanya 102,75. Berdasarkan hasil perhitungungan uji-t diperoleh hasil hitungung lebih besar dari hasil tabelel, yaitu 7,12 lebih besar dari hasil hitungung tabelel 1,9904, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi belajar siswa kelas V semester II antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model experiential learning berbantuan relaksasi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model direct instruction (pembelajaran langsung). Hal ini berarti model experiential learning berbantuan relaksasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa mata pelajaran PKn pada siswa kelas V di Gugus 6 Kecamatan Sawan. Oleh karena itu disarankan agar dalam setiap pembelajaran PKn menggunkan model experiential learning berbantuan relaksasi yang disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan.   Kata-kata kunci: experiential learning, PKn, relaksasi
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL DAPAT MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA KELAS IVA ., Ni Made Suwitri; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7100

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPA siswa melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audiovisual pada tema Cita-citaku. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SD Negeri 1 Peguyangan yang terdiri dari 45 siswa. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPA siswa melalui penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audiovisual. Data keaktifan siswa dikumpulkan melalui pengamatan/observasi, sedangkan data kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan melalui metode tes. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa keaktifan pada siklus I skor rata-rata siswa adalah 35,55%. Kemudian pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata keaktifan siswa menjadi 93,33%. Sedangkan untuk kompetensi pengetahuan IPA siswa pada siklus I skor rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa adalah 55,55%, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa menjadi 91,11%. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan keaktifan dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVA SD Negeri 1 Peguyangan tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : saintifik, audiovisual, keaktifan, kompetensi IPA This classroom action research aimed to enhance students’ activeness and competence in science through some scientific approaches with audiovisual media on the theme of Cita-citaku. This research was conducted in two cycles. The subject in this research were IVA students of SD Negeri 1 Peguyangan Denpasar Utara which consisted of 45 students. The object of in this research were the activeness and the competence in science knowledge through the implementation of scientific approach aided audiovisual media. The data of students’ activeness were collected through observation, and the data of students’ competence were collected through test method. The data collection was analyzed through descriptive quantitative analysis method. The results of this study stated that activeness in cycle I score liveliness average student is 35,55%. The was a raising in cycle II for students’ activeness were 93,33%. In science knowledge the average score for cycle I was 55,55%, meanwhile in cycle II the raising was 91,11%. It can be concluded that the application of scientific approach with audiovisual media aid can increase the activeness and competence of science knowledge to IVA students in SD Negeri 1 Peguyangan Denpasar Utara in academic year 2015/2016.keyword : scientific, audiovisual, activeness, science competence
PENGARUH PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS PERMAINAN EDUKATIF SING TO REMEMBER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD GUGUS LETKOL WISNU ., Anak Agung Ayu Shinta Dewi; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik berbasis permainan edukatif sing to remember dengan siswa yang mengikuti pembelajaran tematik konvensional di SD Gugus Letkol Wisnu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Dengan sampel penelitian adalah SD N 6 Peguyangan sebagai kelas eksperimen dan SD N 12 Peguyangan sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan tes. Data hasil tes tersebut kemudian dianalisis menggunakan uji t. Dari hasil analisis dengan menggunakan uji t diperoleh thit = 4,06, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk = (30+30) -2 =58 adalah 2,00, sehingga nilai thit > ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik berbasis permainan edukatif sing to remember dengan siswa yang mengikuti pembelajaran tematik konvensional di SD Gugus Letkol Wisnu. Kata Kunci : pembelajaran tematik berbasis permainan edukatif sing to remember, hasil belajar IPS This study aims to determine whether there are significant differences results of social studies between students who take thematic educational games sing to remember learning-based with students who take conventional thematic of learning in SD Gugus Letkol Wisnu. This study uses a nonequivalent control group design research. With a research sample SD N 6 Peguyangan as a experimental class and SD N 12 Peguyangan as the control class. Collecting data in this study by test, after. The test data were analyzed using t tests. From the analysis results obtained by using the t test thit = 4.06, while ttabel at significance level of 5% with dk = (30 +30) -2 = 58 is 2.00, so the value of thit > ttabel, then Ho is rejected and Ha accepted. This it can be said that there are significant differences social studies learning outcomes between students who take thematic educational games sing to remember with students who take conventional thematic of learning in SD Gugus Letkol Wisnu.keyword : thematic educational games sing to remember learning-based, of social studies learning outcomes results.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Dewa Ayu Pamella; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran snowball throwing dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Ubud Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 228 orang. Sampel penelitian berjumlah 111 siswa, dipilih dengan teknik random sampling. Data hasil pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes pemahaman konsep, sedangkan data motivasi belajar siswa dikumpulkan melalui kuisioner motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan anava dua jalur dilanjutkan dengan uji t-scheffe. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran snowball throwing dan konvensional (Fhitung= 13.02 > Ftabel = 4,08), Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep IPA (Fhitung= 86,40 > Ftabel = 4,08), Ketiga, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran berbeda (thitung= 9,12 > ttabel = 2,000), Keempat, terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran berbeda (thitung= 4,02 > ttabel = 2,000).Kata Kunci : snowball throwing, motivasi belajar, pemahaman konsep IPA This study aimed at describing the influence of snowball throwing teaching model and learning motivation on students understanding of science concepts.This research is a quasi-experiment.The study population was all students in the fourth grade in elementary cluster Ubud, Gianyar regency academic year 2013/2014 which amounted to 228 students. The sample was 111 students, selected by random sampling technique. The data of students understanding of science concepts collected by the instrument understanding concept test , while the data of students motivation collected through learning motivation questionnaires. Data analysis techniques using descriptive statistical analysis and ANOVA followed two paths with Scheffe's t-test. Based on data analysis, the result are: First, there are differences in understanding science concepts significantly between students who take learning using snowball throwing learning models and conventional (Fvalue = 13.02 >Ftable = 4,08) Second, there is an effect of the interaction between the model of learning and motivation to students understanding science concepts (Fvalue= 86,40 >Ftable = 4,08) Third, there are differences in students understanding science concepts on students who have high motivation that learned using different learning models (t value= 9,12 > t table = 2,000) fourth, there are differences in students understanding science concepts on students who have low motivation that learned using different learning models (t value= 4,12 > t table = 2,000).keyword : snowball throwing, motivation, students understanding science concepts
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS YOS SUDARSO DENPASAR SELATAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Putu Melistyana Dewi; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri berbantuan media konkret terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian adalah rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan yang berjumlah 301 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VA SD Negeri 12 Sanur yang berjumlah 38 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SD Negeri 10 Sanur yang berjumlah 32 orang sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif tipe pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan menggunakan uji-t. Berdaskan hasil analis uji-t didapat thitung=6,695 dan ttabel= 2,000 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 68. Oleh karena thitung 6,695 > ttabel 2,000 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran inkuiri berbantuan media konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Rata-rata kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan siswa kelompok kontrol (80,55>69,67). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, media konkret, kompetensi pengetahuan IPA This research was aimed to determine the effect of inquiry learning model in concrete media aid to science knowledge competence of grade V students of SD Negeri Gugus Yos Sudarso South Denpasar in the academic year 2016/2017. This type of research is a quasi experiment with research design is a non-equivalent group design. The population in this research is all the students of grade V SD Negeri Gugus Yos Sudarso South Denpasar which amounts to 301 people. The sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is VA class SD Negeri 12 Sanur which amounts to 38 people as experimental group and VB SD Negeri 10 Sanur class which amounted to 32 people as control group. The data collection is done by using the test method in the form of objective test of normal double choice type. The data obtained were analyzed using t-test. Based on the result of t-test analysts obtained t-count = 6.695 and t-table = 2,000 at the significance level of 5% with dk = 68. Therefore t-count 6.695> t-table 2,000 then H0 rejected and Ha accepted. So it can be stated that there are significant differences in science knowledge competence between groups of students who are taught through inquiry learning model with concrete media assisted with groups of students who learned through conventional learning. The average knowledge competence of science obtained between experimental group is higher than control group students (80,55> 69,67). So it can be concluded that the instructional model inquiry counseled concrete media influence on science knowledge competence of grade 5 students of SD Negeri Gugus Yos Sudarso Denpasar Selatan Lesson Year 2016/2017.keyword : inquiry learning model, concrete media, science knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS III SD I Wyn. Suwatra, Kd. Tia Lestari, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.752

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPS siswa pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri di Desa Tejakula tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah 175 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Tejakula dengan jumlah 23 siswa dan SD Negeri 2 Tejakula dengan jumlah 24 siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS. Bentuk tes hasil belajar IPS yang digunakan adalah esai. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran word square dengan mean (M) = 29 termasuk dalam kategori tinggi, (2) hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan mean (M) = 22,22 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPS siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran word square dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thitung=4,19 ; ttabel=2,02 sehingga thitung > ttabel). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran word square berpengaruh untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa.   Kata kunci: pembelajaran word square, pembelajaran konvensional, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NATURE OF SCIENCE (NOS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS I KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Made Novia Hartini; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Nature of Science (NOS) dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di gugus I Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian Non Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas IV SD di Gugus 1 Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 113 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling sehingga diperoleh sampel yaitu SD N 2 Kalianget dan SD N 3 Kalianget. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai thit > ttabel (5,222 > 2,048). Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran NOS dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran NOS berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Kata Kunci : pembelajaran, pemahaman konsep IPA, Nature of Science This study aimed to analyze the differences between students' understanding of science concepts were studied by using Nature of Science (NOS) learning model and students who learn by using conventional learning model in the fourth grade students of elementary school in cluster 1 of Seririt district in the academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research using non-equivalent post-test only control group design. The study population was all students fourth grade in cluster 1 of Seririt district in academic year 2013/2014, amounting to 113 students. Samples were taken by random sampling in order to obtain a sample that SD N 2 Kalianget and SD N 3 Kalianget. The understanding of science concepts data collected by using a expanded multiple-choice test. The data was analyzed busing descriptive and inferential statistics ie t-test. Based on the analysis of data obtained that value of thit > ttabel (5.222> 2.048). This result shows that there are differences in understanding science concepts significantly between group of students who learned using the NOS learning model and the conventional learning model. Thus, the NOS learning model gives positive effect on students' understanding of science concepts keyword : learning, understanding of science concepts, Nature of Science
MODEL PEMBELAJARAN VAK BERBASIS OPEN-ENDED BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR ., I Made Yugiana; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended dan yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Srikandi berjumlah 578 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD No 2 Sumerta berjumlah 33 siswa dan kelas V SD No. 13 Kesiman berjumlah 30 siswa. Data mengenai hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended dan yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014, hal ini dapat dibuktikan thitung = 2,62 > ttabel (α = 0.05, 61) = 2,00, dengan nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended = 74,62 dan yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional = 68,67. Dengan demikian dapat disimpulkan Model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended berpengaruh terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK), Open-Ended dan Hasil Belajar Matematika The aim of this study is to determine the significant difference in mathematics learning outcomes between students group that learned through Visual Auditory Kinesthetic (VAK) learning model based on Open-Ended and students group that learned through Conventional learning fifth grade elementary school in East Denpasar Srikandi cluster of the Academic Year 2013/2014. This research was a quasi-experimental research design Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all fifth grade students of elementary school Srikandi cluster totaling 578 students. The samples in this study were fifth grade elementary school students No 2 Sumerta Who totaled 33 students and fifth grade elementary school students No 13 Kesiman Who totaled 30 students. The Mathematics learning outcome data were collected using an essay test. The data then analized using t-test statistical technique. The results showed there were significant differences in mathematics learning outcome students group that learned through Visual Auditory Kinesthetic (VAK) learning model based on Open-Ended and that learned through conventional learning fifth grade elementary school in East Denpasar Srikandi cluster of the Academic Year 2013/2014. This can be proved tcalculate = 2.62 > ttable (α = 0.05, 61) = 2.00, with an average value of mathematics learning outcome of students that learned through VAK learning model based Open-Ended = 74,62 and students that learned through Conventional learning = 68,67. It can be concluded that Visual Auditory Kinesthetic (VAK) learning model based on Open-Ended affect on Students mathematics Learning outcomes fifth grade elementary school in East Denpasar Srikandi cluster of the Academic Year 2013/2014.keyword : Visual Auditory Kinesthetic Learning Model (VAK), Open-Ended and Mathematics Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS III KECAMATAN BUSUNGBIU KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Putu Yudha Budiarti; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3070

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas IV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLIS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di gugus III Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian adalah kelas IV di Gugus III Kecamatan Busungbiu yang berjumlah 147 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan perhitungan uji-t diperoleh thitung sebesar 29,305 sedangkan ttabel dengan db = 33 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,0357. Hal ini berarti bahwa thitung lebih besar daripada ttabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLIS dan kelompok siswa yang yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III. Dengan demikian, model pembelajaran CLIS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus III Kecamatan Busungbiu,Kabupaten Buleleng pada tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Hasil belajar IPA, Model Pembelajaran CLIS Problem of this research was students low natural science learning result in fourth grade. This research was purposed to know the difference of natural science learning result between the group of student who was taught by using CLIS teaching model and the group of student who was taught by conventional teaching model in the fourth grade students of elementary school in cluster three of Buleleng district, Buleleng regency in 2013/2014 school year. This research type was a quasi experiment with nonequivalent posttest only control group design. This research population was fourth grade in cluster three of Busungbiu district which consisted of 147 students. The sample of this research was choosen by random sampling technique. The data of natural science learning result were collected by using double helix test that was analyzed by descriptive statistics analysis and inferential statistics that was t-test. Based on t-test calculation is obtained tcount equal to 29,305 while ttable with db= 33 and level of significance 5% is 2,0357. That meant tcount is bigger than ttable. The result indicated that there was difference of natural science learning result between group of student who were taught by using CLIS teaching model and group of student who were taught by using conventional teaching model. Thus, can concluded that CLIS teaching model have an effect to the natural science learning result of fourth grade students of elementary school in cluster three of Busungbiu district, Buleleng regency in 2013/2014 school year. keyword : CLIS Teaching Model, Natural Science Learning Result
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN IPA DAN SIKAP SPIRITUAL SISWA PADA TEMA CITA-CITAKU KELAS IV SDN 1 GIANYAR ., Diyah Komala Dewi; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7552

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA, dan sikap spiritual siswa melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 1 Gianyar tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 39 siswa yang terdiri dari 27 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan non tes. Instrumen untuk mengumpulkan data hasil belajar pengetahuan IPA siswa berbentuk tes objektif dan instrumen untuk mengumpulkan data sikap spiritual siswa berbentuk angket. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai persentase rata-rata hasil belajar pengetahuan IPA meningkat sebesar 12,44 dari = 70,76% pada siklus I menjadi = 83,20% pada siklus II, (2) ketuntasan klasikal hasil belajar pengetahuan IPA meningkat sebesar 17,95% yakni 69,23 % pada siklus I menjadi rata-rata 87,18 % pada siklus II, (3) nilai persentase rata-rata sikap spiritual meningkat sebesar 5,81% yakni dari = 80,30% pada siklus I menjadi =86,11% pada siklus II, (4) ketuntasan klasikal sikap spiritual siswa meningkat sebesar 12,82%,yakni dari 74,36% pada siklus I menjadi 87,18% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan IPA dan sikap spiritual siswa pada tema cita-citaku kelas IV SDN 1 Gianyar. Kata Kunci : saintifik, portofolio, hasil belajar IPA, sikap spiritual. This classroom action research aimed to improve the learning outcomes of science knowledge and improve the spiritual attitude of the student through the application of scientific approach based on portofolio assessment. The subjects of this study were the fourth grade students of SDN 1 Gianyar academy year 2015/2016 which amount 39 people consist of 27 male students and 12 female students. The method to collect the data which used in this study was test method that was result of the learning process and non test that was questioner. The data which analyzed by descriptive quantitative analysis method and descriptive qualitative analysis. The result of this study showed that (1) the percentage of the average value of the science knowledge increased 12,44 from x Ì… = 70,76 in the cycle I became x Ì… = 83,20 in the cycle II, (2) the classical completeness of the learning outcomes of the science knowledge increased 17,95% from 69,23 % in the first cycle to 87,18% in the second cycle, (3) the percentage of the average value of the student spiritual atitude increased 5,81% from x Ì… = 80,30% in the cycle I became x Ì… = 86,11% in the cycle II,(4) the classical completeness of the learning outcomes of the student spiritual atitude increased 12,82% from 74,36 % in the first cycle to 87,18% in the second cycle. Based on the result of this research it can be conclude that the application of the scientific approach based on portofolio assessment can improve the learning outcomes of science knowledge and spiritual attitude of students on the theme cita-citaku of fourth grade students in SDN 1 Gianyar.keyword : scientific, portofolio,learning outcomes of science, spiritual attitude

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue