cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA FLIP CHART TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD Ni Wy. Arini, Kt. Suriani, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.723

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media flip chart, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media flip chart dan siswa yang belajar model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 243 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling. Sampel yang diambil adalah 63 orang. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes, selanjutnya dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi data dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media flip chart berada pada kategori tinggi, (2) dengan model pembelajaran konvensional berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media flip chart dan yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan thitung 39,11>ttabel 1,671. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media flip chart berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa SD.   Kata kunci: model NHT, media flip chart
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP MINAT BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD Desi Mulyantini, Ni Luh; Suranata, Kadek; Margunayasa, I Gede
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i1.17023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran two stay two stray terhadap minat belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus II Kecamatan Tejakula Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis peneltian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan post tes only control grup desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa di Gugus II Kecamatan Tejakula, Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 157 siswa. Sampel penelitian ini yaitu di SD N 1 Les sebagai kelas eksperimen dan di SD N 2 Les sebagai kelas kontrol yang berjumlah 52 siswa. Data minat belajar dikumpulkan menggunakan instrumen skala minat belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu melalui uji-t. Hasil analisis menunjukan rata-rata skor minat belajar IPA yang menggunakan model pembelajaran two stay two stray sebesar 104,6, sedangkan rata-rata skor minat belajar IPA yang tidak menggunakan model pembelajaran two stay two stray sebesar 58,4. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung = 79,11 lebih besar dari ttabel = 2,021 ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap model pembelajaran two stay two stray. Dihitung menggunakan rumus d dari Cohen’s mendapatkan hasil sebesar 1,06 yang berarti effect size tinggi. Ini berarti terdapat pergaruh yang signifikan dengan menggunakan model pembelajaran two stay two stray terhadap minat belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus II Kecamatan Tejakula Tahun Pelajaran 2018/2019. Jadi model pembelajaran two stay two stray berpengaruh terhadap minat belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus II Kecamatan Tejakula Tahun Pelajaran 2018/2019. Kata Kunci : minat belajar, IPA, two stay two stray This study aims to determine the effect of the model of learning two stay two stray on the interest in learning science in fourth grade students in Cluster II in Tejakula Subdistrict Academic Year 2018/2019. This type of research includes a quasi-experimental study that uses a post test only control design group. The populatian of this study were all students in Cluster II in Tejakula Subdistrict, 2018/2019 Academic Year, totaling 157 students. The sample of this study is in SD N 1 Les as an exsperimental class and SD N 2 Les as a control class totaling 52 students. Learning interest data was collected using an instrument of interest in learning science. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics through t-test. The results of the analysis showed that the avarage score of science learning interest using the two stay two stray learning model was 104,6, while the average science learning interest score that did not use the two stay two stray learning model was 58,4. That results of testing the hypothesis using the t-test shows that tcount = 79,11 is greater than ttable = 2,021 which means that there is a significant influence on the two stay two stray learning model. Calculated using the formula d from Cohen’s gets result of 1,06 which means high effect size. This means that there is a significant influence by using the model of learning two stay two stray on the interest in learning science for fourt grade students in Cluster II in Tejakula Subdistrict 2018/2019 Academic Year. So the model of learning two stay two stray influences the interst in learning science in for fourt grade students in Cluster II in Tejakula Subdistrict 2018/2019 Academic Year. keyword : interest in learning, science, two stay two stray
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR SISWA ., Gede Elga Pranata; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan sikap sosial antara kelompok siswa yang dibelajarkan model Group Investigation dan siswa dengan model konvensional; (2) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Group Investigation dan kelompok siswa dengan model konvensional; dan (3) untuk mengetahui perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa secara bersama-sama antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dengan kelompok siswa dengan model konvensional. Jenis penelitian adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian digunakan siswa kelas VA dan VB di SDN 1 Semarapura Klod. Data sikap sosial dikumpulkan dengan kuesioner dan data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah MANOVA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap sosial antara siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dan kelompok siswa model konvensional (P < 0,05); (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dan kelompok siswa dengan model konvensional (P < 0,05); (3) terdapat perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa secara bersama-sama antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Group Investigation dan kelompok siswa dengan model konvensional (P < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Group Investigation berpengaruh terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Klungkung tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : Model GI, Sikap Sosial, Hasil Belajar This study aims to: (1) know the social attitude difference between groups of students that learned model of Group Investigation and students with conventional models; (2) know the difference between the results of IPS studies between group of students that learned with learning model Group Investigation and groups of students with conventional models; and (3) to know differences in social attitudes and student learning outcomes IPS studies jointly between groups of students that learned with Group Investigation model with a group of students with the conventional model. This type of research is a quasi experimental. This study population are class V SD Cluster IV Klungkung District of the academic year 2014/2015. The research sample used VA and VB grade students at SDN 1 Semarapura Klod. Data were collected by questionnaire social attitudes and social studies student outcome data collected by the test. Data analysis technique used is MANOVA. The results showed that: (1) there are differences in social attitudes among students that learned with Group Investigation model and the conventional model student group (P
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR I Md. Suarjana, Maria Ni L. Esty W., Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1489

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan mengenai kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Sekolah Dasar Katolik Karya Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVa dan siswa kelas IVb di Sekolah Dasar Katolik Karya. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah non equivalent post-test only control group design. Data hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji hipotesis (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh thitung = 6,240 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga hasil yang diperoleh signifikan.   Kata kunci: MMP, kemampuan pemecahan masalah matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GAME OF QUESTION CARDS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Putu Asri Riani Setiawati; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7507

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah yang ditemukan yakni rendahnya hasil belajar matematika. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game of Question Cards terhadap hasil belajar matematika. (2) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game of Question Cards terhadap hasil belajar matematika setelah kovariabel kemampuan pemecahan masalah dikendalikan. (3) Untuk mengetahui pengaruh kovariabel kemampuan pemecahan masalah terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus X Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 78 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SDN 1 Kaliuntu yang berjumlah 29 orang dan siswa kelas IV SDN 2 Kaliuntu yang berjumlah 17 orang. Data dikumpulkan dengan tes pilihan ganda untuk hasil belajar dan tes uraian untuk kemampuan pemecahan masalah. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Anakova. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh model pembelajaran Game of Question Cards terhadap hasil belajar matematika (Fhitung=134,767 dengan sig
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS CONTROVERSIAL ISSUES BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS II MENGWI KABUPATEN BADUNG ., Ni Made Winursiti; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kontekstual berbasis controversial issues dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD di Gugus II Mengwi Kabupaten Badung. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus II Mengwi Kabupaten Badung sebanyak 275 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan melalui tes objektif bentuk pilihan ganda biasa dan nilai afektif menggunakan lembar observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 4,49 dan ttabel dengan dk = 73 pada taraf signifikansi 5% = 2,000. Dari kriteria pengujian thitung > ttabel = 4,49 > 2,000 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kontekstual berbasis controversial issues dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Rerata hasil belajar IPS kelas eksperimen yang dibelajarkan melalui pembelajaran kontekstual berbasis controversial issues lebih dari siswa kelas kontrol yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional = 79,75 > 70,46. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis controversial issues berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus II Mengwi Kabupaten Badung.Kata Kunci : Pembelajaran kontekstual, controversial issues, hasil belajar IPS The aimed of this study was to determine whether there was a significant differences in social learning outcomes between students who followed contextual teaching and learning based on controversial issues with students who took conventional learning in fifth grade of SD Gugus II Mengwi Badung Regency. This study was a quasi experimental research with Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were the fifth grade students of SD Gugus II Mengwi Badung Regency which consisted of 275 students. The samples of this study were determined by means of random sampling technique.The data taken from the result of the social learning process, which is merging between cognitive and affective scores. The cognitive scores were collected by multiple choice test item and the affective were using observation sheet developed which is accordance with the character. The data were analyzed by using t-test. Based on the result of the t-test was found tobs = 4,49 and ttab with degrees of freedom 73 with significance level of 5% = 2,000. From the criteria of examination was tobs > ttab = 4,49 > 2,000 so that H0 was rejected and Ha was accepted.The result of study showed that the significant differences in social learning outcomes between students who followed contextual teaching and learning based on controversial issues with students who took conventional learning. The average scores of social learning in experiment class which followed contextual teaching and learning based on controversial issues more than control class who took conventional learning = 79,45 > 70,46. Based on these results it can be concluded that the contextual teaching and learning based on controversial issues influenced the social learning outcomes of the fifth grade students of SD Gugus II Mengwi Badung Regency.keyword : Contextual teaching and learning, controversial issues, social learning outcomes
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA KELAS IV DI SDN 5 SANUR DALAM KEGIATAN MENCOBA PEMBELAJARAN TEMA CITA-CITAKU DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA KURIKULUM 2013 ., Ni Made Trisnayanti; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVA dan IVB SDN 5 Sanur. Objek penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam mencoba dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mencoba dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk memperoleh data kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajaran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, wawancara dilakukan untuk memperoleh data kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajaran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba pembelajran tema Cita-Citaku dengan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013, dokumentasi digunakan untuk melengkapi data observasi. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba yaitu sudah mendekati indikator (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa kelas IV di SDN 5 Sanur dalam kegiatan mencoba adalah faktor intern dan faktor ekstern. Kata Kunci : kemampuan siswa, mencoba, pendekatan saintifik, dan kurikulum 2013. This research aims to describe (1) the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku to scientific approaches in the curriculum of 2013 (2) factors that influence the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku with scientific approach on the curriculum of 2013. The design of this research is a descriptive qualitative. The subject of this study are grade the IVA and IVB SDN 5 Sanur. The object of this research is the ability of the students in the scientific approach to try with the curriculum of 2013, and the factors that affect the ability of the students in the scientific approach to try with the curriculum of 2013. Data collection techniques used are observation, interview and documentation. The observation is done to obtain data on the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try learning theme scientific approach with themes Cita-Citaku on the curriculum of 2013, an interview is conducted to obtain data ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try learning theme scientific approach with themes Cita-Citaku on the curriculum of 2013 and the factors that affect the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try pembelajran themes Cita-Citaku to scientific approaches in the curriculum of 2013, the documentation used to complement the data of observation. Further data analysis was done with three stages, namely the reduction of the data, the presentation of the data, and draw conclusions. The results showed (1) the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN tried that already approaches the indicator (2) factors that influence the ability of grade IV in Sanur in activity 5 SDN try internal factors and factors are external. keyword : Ability students, scientific approach try, and the curriculum is 2013.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., I Wayan Budianta; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing dengan kelompok siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan desain non-equivalen control group design dengan sampel berjumlah 49 orang. Pengumpulan data hasil belajar siswa menggunakan metode tes dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing berada pada kategori tinggi, yaitu dengan M = 21,40 (2) hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan konvensional berada pada kategori sedang, yaitu dengan M = 17,25 (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem, hasil analisis uji-t diperoleh (thitung = 3,29 > ttabel = 2,021). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangsem Tahun Pelajaran 2016/2017Kata Kunci : Hasil belajar IPA, Snowball Throwing This experiment aimed to determine differences in student learning outcomes between groups of student that used cooperative learning model type Snowball Throwing with groups of students who do not use the model of cooperative learning type Snowball Throwing on science subjects V grade students SD Gugus III Sidemen District Karangasem Regency Lessons 2016/2017. This research is quasi experiment, with non-equivalent control group design design with 49 samples. Data collection of student learning outcomes using test methods with multiple choice test-shaped instruments one correct answer. The data obtained were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis techniques with t-test techniques. The results of the study found that: (1) the learning outcomes of the students 'IPA after learning with the cooperative learning model of Snowball Throwing type are in the high category, that is M = 21,40 (2) the students' learning outcomes that are not learned by cooperative learning model of Snowball Throwing Is in the moderate category, ie with M = 17,25 (3) there is a significant difference of science learning outcomes between groups of students who are taught using cooperative learning model type Snowball Throwing and groups of students who are not taught using cooperative learning model of Snowball Throwing type V SD Gugus III Sidemen Sub-district of Karangasem Regency, the result of t-test analysis is obtained (thitung = 3,29> ttable = 2,021). So it can be concluded that the model of cooperative learning type Snowball Throwing have a positive effect on science learning outcomes of students of grade V SD Gugus III Sidemen District Karangsem District Lesson Year 2016/2017keyword : science learning outcomes, Snowball Throwing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SEMESTER II SD NO. 1 BAKTISERAGA I Gd. Margunayasa, Gst. A. Md. Atiek M., Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1281

Abstract

AbstrakPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbedaan  pemahaman  konsep  antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model  reciprocal teaching  berbantuan  mind mapping  dan  kelompok  siswa  yang  belajar  menggunakan  model  pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPA siswa Kelas IV Semester II SD No. 1 Baktiseraga Tahun  Pelajaran  2012/2013.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  eksperimen  semu dengan  rancangan  ?Non-Equivalent  Post-Test  Only  Control  Group  Design?.  Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SD No. 1 Baktiseraga tahun pelajaran 2012/2013 dengan  jumlah  55  orang.  Sampel  penelitian  ini  diambil  dengan  teknik  cluster  samplingdan diperoleh kelas IVa SD No.1 Baktiseraga sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVb  SD  No.1  Baktiseraga  sebagai  kelompok  kontrol.  Data  yang  dikumpulkan  dalam penelitian  ini  adalah  pemahaman  konsep  IPA  yang  dikumpulkan  melalui  metode  tesdengan  instrumen  tes  essay.  Data  dianalisis  dengan  menggunakan  analisis  statistik deskriptif  dan  statistik  inferensial  (uji?t).  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran reciprocal teaching  berbantuan  mind mapping  dan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata untuk siswa yang  belajar  menggunakan  model  pembelajaran  reciprocal  teaching  berbantuan  mind mapping  sebesar 35,17 sedangkan untuk kelompok konvensional sebesar 27,04. Hal ini menunjukkan  bahwa  pemahaman  konsep  IPA  siswa  yang  diajar  dengan  model pembelajaran  reciprocal teaching  berbantuan  mind mapping  lebih baik dari pemahaman konsep  IPA  siswa  yang  diajar  dengan  model  pembelajaran  konvensional.  Ini  berartimodel  pembelajaran  reciprocal  teaching  berbantuan  mind  mapping  berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa di SD No. 1 Baktiseraga.Kata?kata kunci: reciprocal teaching, mind mapping, pemahaman konsep IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ELICIT CONFRONT IDENTIFY RESOLVE REINFORCE (ECIRR) BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS SINGAKERTA TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Made Yuniartha Kusuma; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Elicit Confront Identify Resolve Reinforce (ECIRR) berbantuan media audiovisual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Singakerta. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah 6 kelas IV di Gugus Singakerta yang berjumlah 161 orang siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N4 Singakerta yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD N6 Singakerta yang berjumlah 40 orang sebagai kelompok kontrol. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data hasil belajar Matematika siswa yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dengan uji-t terhadap hipotesis yang diajukan dalam penelitian menunjukkan, thit = 10,800 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5% dan dk = 68) = 2,000. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Elicit Confront Identify Resolve Reinforce (ECIRR) berbantuan media audiovisual dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (thit = 10,800 > ttabel = 2,000). Nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata kelompok kontrol ( =0,57 > =0,03). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Elicit Confront Identify Resolve Reinforce (ECIRR) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Gugus Singakerta. Kata Kunci : Model pembelajaran Elicit Confront Identify Resolve Reinforce (ECIRR), hasil belajar, Matematika This study aims to determine significant differences in learning outcomes between students that learned matematic using learning model Elicit Confront Identify Resolve Reinforce (ECIRR) and students that learned using the conventional teaching fifth grade elementary school students Cluster Gugus Singakerta. This research is a quasi-experimental research design Nonequivalent with Control Group Design. The study population was 6 class IV Cluster IV in Gugus Singakerta totaling 161 students. Sampling using random sampling. The sample of this study are students of class IV SD N4 Singakerta totaling 30 people as the experimental group and fifth grade students of elementary school N6 Singakerta totaling 40 people as a control group. The data analyzed in this study are the result of data gathered students learn science through achievement test. Data were analyzed using t-test. Based on the analysis of data by t-test of the hypothesis proposed in the study showed, thit = 10,800 and ttable (at the 5% significance level and dk = 68) = 2,000. This means that there are significant differences between the learning outcomes of students that learned science through the Elicit Confront Identify Resolve Reinforce (ECIRR) learning model and students that learned through conventional teaching (thit = 10,800 > ttable = 2,000). The average value of the experimental group was higher than the average value of the control group ( =0,57 > =0,03). It can be concluded that the application of learning models with Elicit Confront Identify Resolve Reinforce (ECIRR) affect student learning outcomes fifth grade elementary science cluster IV Gugus Singakerta.keyword : Elicit Confront Identify Resolve Reinforce (ECIRR), learning outcomes, matematic

Page 2 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue