cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
Pengaruh Model Integrated Berbantu Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Krisdiyanti, Dewi; Nuroso, Harto; Reffiane, Fine
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i2.17559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran integrated berbantu mind mapping terhadap hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Tlogosari Wetan 01 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis kuantitatif dengan desain penelitian adalah Quasi Eksperimental Design dengan bentuk Nonequivalent Group Pretest Posttest Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Pada penelitian ini diperoleh rata-rata nilai pretest 67,89 sedangkan rata-rata nilai posttest sebesar 81,26. Berdasarkan analisis data pada perhitungan uji regresi linier sederhana hasil penelitian menunjukkan model integrated berbantu mind map memiliki pengaruh dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Tlogosari Wetan 01 Semarang sebesar 0,035%. Kata kunci: hasil belajar, integrated, mind mapping
PENDEKATAN PEMBELAJARAN SOMATIC AUDITORY VISUAL AND INTELLECTUAL (SAVI) BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NO.1 KUTA Ni Nym. Ganing, Ni Pt. Natih Nena L., I Km. Ngr. Wiyasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1553

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran Somatic Auditory Visual and Intellectual (SAVI) dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Nomor 1 Kuta, Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV di SD Nomor 1 Kuta. Untuk pemilihan sampel dalam penelitian ini digunakan Teknik pengambilan sampel Cluster Sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dengan taraf signifikansi 5 %. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Somatic Auditory Visual and Intellectual (SAVI) dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional (thitung 7,197 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran Somatic Auditory Visual and Intellectual (SAVI) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar Nomor 1 Kuta, Kabupaten Badung Tahun Pelajaran 2013/2014.   Kata kunci: Pendekatan SAVI, IPA SD, Hasil Belajar   Abstract This research aims to know the difference between science learning outcomes of students who are taught with learning approach of Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) and students who are taught with conventional learning approaches on a grade IV of elementary school No. 1 Kuta, Badung Regency. This research is experimental research programmed (Quasy Experiment), research design used was a non equivalent control group design. The population of this research are all grade 4  student in the elementary school No. 1 Kuta. For the selection of the sample in this study used techniques of sampling cluster sampling. The collected document is the value of a science learning outcomes in the classroom experiments as well as in the control class was collected with the use of multiple choice  with 5% taraf signifikasi. The data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences of learning outcomes for science students who are taught by using the conventional approach to learning (thitung 7,197 > ttabel = 2,000). Thus, it can be concluded that the approach of learning Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) effect significantly to science learning students in the elementary school No. 1 Kuta, Badung Regency academic year 2013/2014.   Key words: SAVI Approach, the elementary school science learning, the results of learning
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SISWA KELAS III SD ., Ni Wayan Yunita Dewi; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7523

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa kelas III SD Negeri 5 Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan menerapkan model pembelajaran Think Talk Write. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 5 Belimbing, yang berjumlah 14 orang. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis karangan siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes menulis karangan. Data dianalisis untuk menghitung mean dan persentase mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase rata-rata keterampilan menulis karangan siswa kelas III SD Negeri 5 Belimbing. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan persentase rata-rata keterampilan menulis karangan siswa secara klasikal, yaitu dari pra siklus sebesar 62,64% (kategori rendah) menjadi 76,42% (kategori sedang) pada siklus I dan meningkat menjadi 82,14% (kategori tinggi) pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 19,50% dari pra siklus hingga siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa kelas III SD Negeri 5 Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : TTW, gambar seri, menulis karangan The purpose of this reserch was improve writing skills of third grade students in SD Negeri 5 Belimbing, Pupuan, Tabanan, in the 2015/2016 academic years, by applying “Think Talk Write” learning model. This research was action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation, and reflection. The subjects of this reserch were third grade students of SD Negeri 5 Belimbing that consist of 14 students. The object of this research was the students' writing skills. The data collection was done by writing test method. The data were analyzed to calculate mean and mean percentage. The results showed that an increase in the mean percentage of writing skills of third grade students in SD Negeri 5 Belimbing. It can be seen from the increase in mean percentage of writing skills of the students in the classical style, that were from pre-cycle of 62.64% (lower category) to 76.42% (medium category) in the first cycle and increased to 82.14% ( high category) in the second cycle, there were 19.50% increase from the pre cycle to cycle II. Based on these results, it can be concluded that the application of “Think Talk Write” learning model can improved writing skills of third grade students in SD Negeri 5 Belimbing, Pupuan, Tabanan in the 2015/2016 academic years.keyword : TTW, image series, writing essays
PENGARUH MODEL DRTA TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN LITERAL PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS III SUKAWATI ., I Made Sucitayana; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pemahaman literal pada mata pelajaran bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Directed Reading Thingking Activity (DRTA) dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD yang berjumlah 196 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 3 Batuan sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 2 Batuan Kaler sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 69 orang siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah data nilai keterampilan membaca pemahaman literal. Nilai post-test dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda biasa sedangkan nilai keterampilan membaca dikumpulkan melalui rubrik penilaian keterampilan membaca. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pemahaman literal antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran DRTA dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung = 2.65 dan ttabel(α = 0.05, 67) = 2.00. Berdasarkan kriteria pengujian thitung> ttabel (2.65>2.00) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata nilai keterampilan membaca pemahaman literal yang diperoleh antara kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok control (77.47>72.59). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran DRTA berpengaruh terhadap keterampilan membaca pemahaman literal siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Sukawati.Kata Kunci : pembelajaran DRTA, pemahaman literal, bahasa Indonesia, pembelajaran konvensional The aimed of this study was to determine whether there was a significant differences in literal reading comprehension skills between students who followed Directed Reading Thingking Activity (DRTA) model and students who took conventional learning in fifth grade of SD Gugus II Isukawati District academic year 2013/2014.This study was a quasi experimental research with Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were all of the fifth grade students of SD consisted of 196 students. The samples of this study were the class V of SD Negeri 3 Batuan as experimental group and class V of SD Negeri 2 Batuan Kaler as control group consisted of 69 students. The samples of this study were determined by means of random sampling technique. The data taken were the result of the literal reading comprehension skills. The post-test value were collected by multiple choice test item and the reading skills were using rubric assessment sheet of the reading skill. The data were analyzed by using t-test. Result of the study show that there was a significant differences in literal reading comprehension skills between students who followed DRTA model with students who took conventional learning. Based on the result of the t-test was found tcount= 2.65 and ttable (α = 0.05, 67) =2,00. From the criteria of examination was tcount> ttable (2,65> 2,00) so that H0 was rejected of the experimental higher than control group (77,33> 70,35). It can be concluded that there was significant determine of DRTA learning model with comprehension reading skills of students at fifith grade elementary school at Gugus III Sukawati District.keyword : DRTA, literal comprehension, bahasa Indonesia,conventional learning
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN DENGAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD LABORATORIUM UNDIKSHA ., Ni Luh Sadewi Widyani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, serta pengawasan proses pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Variabel perencanaan pembelajaran serta penilaian proses dan hasil pembelajaran diukur dengan lembar studi dokumentasi, variabel pelaksanaan pembelajaran diukur dengan lembar observasi, sedangkan variabel pengawasan proses pembelajaran diukur dengan lembar kuesioner. Sampel penelitian berjumlah 4 orang pendidik di SD Laboratorium Undiksha. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa besarnya kesenjangan implementasi Kurikulum 2013 di SD Laboratorium Undiksha berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran adalah sebesar 17,90%, pelaksanaan pembelajaran sebesar 12,11%, penilaian proses dan hasil pembelajaran sebesar 6,67%, serta pengawasan proses pembelajaran sebesar 10,95%. Kesenjangan tersebut secara umum disebabkan karena sulitnya merubah mindset warga satuan pendidikan, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik.Kata Kunci : diskrepansi, Kurikulum 2013, Permendikbud No. 65 Tahun 2013 This research aimed to determine how large the discrepancy between the ideal condition and the implementation of 2013 curriculum in teaching and learning process at SD Laboratorium Undiksha reviewed from the lesson plan, teaching learning process, assessment and learning outcomes, and the monitoring of learning process. This study was evaluative research which apply discrepancy model. Measurement of the program effectiveness was done by comparing the ideal conditions, based on Permendikbud No. 65 of 2013, with the real conditions on the implementation of 2013 Curriculum at SD Laboratorium Undiksha. Lesson plan, assessment process, and learning outcomes variable, were measured by the study documentation sheets. Meanwhile, the teaching and learning process variable was measured by observation sheets, and the monitoring of learning process variable was measured by questionnaire. Sample of the study consisted of 4 teachers of SD Laboratorium Undiksha. The scores form for all variables were analyzed using the Wilcoxon’s signed rank test. The sign difference and score difference were calculated with a predetermined standard. The result of the analysis showed that the large of discrepancy between ideal conditions (based on Permendikbud No. 65 of 2013) and the implementation of 2013 Curriculum at SD Laboratorium Undiksha in terms of lesson plan is 17,90%, teaching and learning process is 12,11%, assessment and learning outcomes is 6,67%, and the monitoring of learning process is 10,95%. The discrepancy is generally due to the difficulty in changing the mindset of most education staff, tardiness of the books’ distribution, and uneven training programs for educators.keyword : discrepancy, Curriculum 2013, Permendikbud No. 65 of 2013
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI IPS ., I Gst Ngr Nym Arimbawa; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Problem Based Learning berbantuan media Audio Visual dengan kelompok yang dibelajarkan konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Letda Made Putra. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Letda Made Putra yang berjumlah 413 siswa. Sampel penelitian di SDN 23 Dangin Puri terdapat 32 siswa dan di SDN 18 Dangin Puri terdapat 33 siswa. Jadi ditetapkan 65 siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dengan jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 4,476 dan ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = n1 + n2 – 2 = (32+33-2) =63. Oleh karena thitung 4,476 > ttabel 2,000 maka H0 di tolak. Hal ini membuktikan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi IPS kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Audio Visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvesional pada kelas IV SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2016/2017. Nilai rerata juga menunjukkan bahwa penguasaan kompetensi IPS kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan media Audio Visual X = 78,97 > X = 69,48 rerata penguasaan kompetensi IPS kelompok siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Audio Visual berpengaruh terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS Siswa Kelas IV SD Gugus Letda Made Putra Tahun Pelajaran 2016/2017Kata Kunci : Problem Based Learning, audio visual, penguasaan kompetensi IPS This study aims to improve in the mastery of the competence of IPS knowledge between students who were taught by Problem Based Learning model assisted by Audio Visual media and students who were taught by conventional learning in fourth grade students of SD GugusLetda Made Putra. This type of research is quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research was all of the fourth grade students of SD GugusLetda Made Putra which amounts 413 students. The sampling this research was determined by 65 students with random sampling technique. The data were collected by the test method with objective type of multiple choice form. The data were obtained by analyzed using uji-t. Based on data analysis, obtained thit = 4,476 and ttab = 2,000 at 5% significance level with dk = n1 + n2 -2 = (32 + 33 -2) = 63. Therefore, thit = 4,476 >ttab 2,000 then H0 was rejected. This prove showed there were significant differences between mastery of the competence of IPS knowledge between students who were taught by Problem Based Learning model assisted by Audio Visual media and students who were taught by conventional learning in fourth grade students of SD GugusLetda Made Putra in academic year 2016/2017. The average score also showed that mastery of the competence of IPS knowledge between students who were taught by Problem Based Learning model assisted by Audio Visual media and average of students who were taught by conventional learning X = 78,97> X= 69,48. So, it can be concluded that the Problem Based Learning model has an effect on the IPS knowledge competence in fourth grade students of SD GugusLetda Made Putra in academic year 2016/2017keyword : Problem Based Learning, Audio Visual, Mastery of IPS Knowledge Competency
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS TERHADAP HASIL BELAJAR PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN PADA SISWA KELAS V SD I Km. Ngrh Wiyasa, Dsk. Md. Juniari, I Wyn. Rinda Suardika,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1326

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan yang signifikan hasil belajar perkalian dan pembagian pecahan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional kelas V SDN Gugus 5 Puhu Gianyar Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasiexsperiment). Desain penelitian ini menggunakan “Nonequivalent Control Group Design”.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Gugus 5 Puhu Gianyar dengan jumlah populasi 96 siswa. Sampel diambil dengan teknikrandomsampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar Perkalian dan Pembagian Pecahan di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dengan menggunakan tes objektif. Data dianalisis menggunakan uji t-tes dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan hasil belajar perkalian dan pembagian pecahan pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional(thitung = 2,116> ttabel = 1,67).Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar perkalian dan pembagian pecahan pada siswa kelas V SDN Gugus 5 Puhu Gianyar Tahun Pelajaran 2012/2013.   Kata Kunci: Perkalian dan pembagian pecahan, model pembelajaran kooperatif tipe TPS, hasil belajar
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD ., Ni Nyoman Mariani; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan Realistic Mathematics Education berbantuan media konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 17 Dauh Puri tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini siswa kelas V SD Negeri 17 Dauh Puri tahun ajaran 2013/2014 berjumlah 107 siswa yang tersebar pada 3 kelas. Sampel dipilih melalui teknik random sampling, diperoleh kelas eksperimen adalah kelas VB dan kelas kontrol kelas VC. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Adapun nilai rata-rata post-test pada kelas eksperimen sebesar 75,93, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 66,48. Berdasarkan hasil pengujian data post-test siswa diperoleh data dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Berdasarkan hal tersebut, maka data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Kriteria pengujian jika thitung > ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima dengan derajat kebebasan dk = n1 + n2 – 2 dan  = 0,05. Hasil analisis menunjukkan thitung = 3,16 dan ttabel = 2,00 untuk dk = 69 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (3,16 > 2,00) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education berbantuan media konkret terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 17 Dauh Puri tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Realistic Mathematics Education berbantuan media konkret, hasil belajar matematika. This study aims to determine whether there is a significant difference in learning outcomes between students who take mathematics learning using the Realistic Mathematics Education approach to media-aided concrete with students who take conventional learning in 5th grade of SD Negeri 17 Dauh Puri year 2013/2014. This study was a quasi experimental used non-equivalent control group design. Populations in this study are 107 students, which are divided in 3 different classes. The samples are chosen by random sampling technique, obtainable experimental class is class VB and control class is class VC. Test method were applied as collecting data method. The average scores for the post-test in the experimental class is 75,93 while the control class is 66,48. Based on the result of students post-test data, experimental class and control class had been distributed normally and have a homogeneous variance. Under these conditions, the data were analyzed using the t-test. The criteria of examination was "if thitung > ttabel so that H0 is rejected and Ha is received by degrees of freedom df = n1 + n2 – 2 and α = 0,05. The results of t-test analysis showed equal to 3,16 and the t-table is equal to 2,00 for dk = 69 with a significance level of 5%. Based on the criteria of examination, thitung > ttabel (3,16 > 2,00) so that H0 was rejected and Ha was received. Based on these results it can be concluded that there is significant Realistic Mathematics Education approach to media-aided concrete to the mathematics learning outcomes students in 5th grade of SD Negeri 17 Dauh Puri year 2013/2014.keyword : Realistic Mathematics Education approach to media-aided concrete, mathematics learning outcomes.
PENERAPAN STRATEGI TTW UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM MUATAN MATERI BAHASA INDONESIA ., Ni Luh Gede Yuni Artini; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui strategi think talk write, (2) meningkatkan keterampilan berbicara dalam muatan materi Bahasa Indonesia siswa melalui strategi think talk write. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek terteliti siswa kelas IIIC SDN 2 Ubung tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 26 siswa. Tindakan dilakukan dalam dua siklus. Siklus I terdiri atas 4 pertemuan dan siklus II terdiri atas 4 pertemuan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, sedangkan data keterampilan berbicara siswa dikumpulkan dengan tes (lisan). Data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : melalui penerapan strategi think talk write (TTW) dapat meningkatkan keaktifan dan keterampilan berbicara dalam muatan materi Bahasa Indonesia pada siswa kelas IIIC SDN 2 Ubung tahun pelajaran 2015/2016. Keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,5% yang berada pada rentangan 65-79 dengan kriteria cukup aktif, pada siklus II yakni keaktifan belajar siswa sebesar 86,66% dengan rentangan 80-89 dengan kriteria aktif, keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebesar 72,57% yang berada pada rentangan 65-79 dengan kriteria sedang, pada siklus II keterampilan berbicara siswa sebesar 80,65% yang berada pada rentangan 80-89 dengan kriteria tinggi dan mencapai ketuntasan 88% sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan sudah tercapai. Kata Kunci : strategi Think Talk Write, keaktifan belajar, dan keterampilan berbicara. This research aims to (1) enhance the activity of student learning through think talk write strategy, (2) improve speaking skills in a material charge indonesian students through think talk write strategy. This type of research is the classroom action research (PTK) with the subject the subjects of third grade elementary students SD N 2 Ubung the school year 2015/2016, totaling was 26 people.the action was conducted in two cycles. First cycle consisted of for time meetings and the second cycle consists of for time meetings. Each cycle consists of planning, implementation, observation and reflection. Studens “ learning activeness Data was collected using observation sheets, while the data collected by the students” speaking skills tes (lisan). The collected data were analyzed by descriptive statistics and quatitative descriptive. The results showed that : through the implementation of the strategy think talk write (TTW) can enhance the activity, and speaking skills in charge of indonesian material in class 3th C SDN 2 Ubung the academic year 2015/2016. Activeness of studens in the firs cycle of 72,5% which is in the range of 65-79 with the criteria fairly active, the second cycle of the students “learning activeness of 86,66% with a range of 80-89 with active criteria, the speaking skills of students in the first cycle amounting to 72,57% who are in the 65-79 range with the criteria being, in the second cycle students “ speaking skills by 80,65% who are in the 80-89 range with high criteria and achieve, mastery 88% arccoding two the indicators of success set has been reached keyword : strategy think talk write, learning activity, and speaking skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY ( TSTS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA Kecamatan Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014 ., Komang Astri Mahyuni; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 8 Padangsambian, Kecamatan Denpasar barat tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian Nonequivalet Control Group Desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 8 Padangsambian yang terdiri dari tiga kelas yaitu kelas VA, kelas VB dan kelas VC dengan jumlah 124 siswa. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Setelah dirandom terpilih kelas VA sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dan kelas VC sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data yang digunakan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian adalah t-test. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 8 Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat tahun ajaran 2013/2014. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung lebih dari ttabel yaitu sebesar 6,336 > 2,000 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih dari pada kelas kontrol yaitu sebesar 78,50 > 70,58. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 8 Padangsambian, Kecamatan Denpasar barat tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS), Prestasi Belajar, dan IPA. This study aims to determine the differences in achievement between students learning science get a bunch of learning using cooperative learning model two stay two stray (TSTS) with students who received conventional learning in the fifth grade students of SD Negeri 8 Padangsambian, west of Denpasar District of academic year 2013/2014. This research is a quasi experimental study using a research design Nonequivalet Control Group Desaign. The population in this study were fifth grade students of SD Negeri 8 Padangsambian which consists of three classes, namely class VA, class VB and VC class by the number of 124 students. Sample selection technique used is random sampling technique. After a randomized classroom VA selected as the experimental class using cooperative learning model two stay two stray (TSTS) and VC class as class control using conventional learning models. Data collection techniques used multiple-choice objective test. Analysis of the data used to analyze the research data is the t- test. The results showed that there were significant differences in science learning outcomes of students who learned with Cooperative learning model using two stay two stray Type (TSTS) with students who learned with conventional learning to science learning achievement Elementary School fifth grade students 8 Padangsambian , District of West Denpasar academic year 2013/2014. This is evidenced by the results of t over ttable is equal to 6.336 > 2.000 with an average value of the acquisition of learning outcomes experimental class more than the control class in the amount of 78.50 > 70.58. Thus the use of cooperative learning model two stay two stray (TSTS) effect on science learning outcomes Elementary School fifth grade students Padangsambian 8 , west of Denpasar District of academic year 2013/2014keyword : Cooperative Learning Model Type two stay two stray ( TSTS ), Achievement, and IPA

Page 4 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue