cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN ASESMEN KINERJA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., Gusti Ayu Made Taria Dewi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7264

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah penerapan model Problem Based Learning berbantuan asesmen kinerja pada siswa kelas V SD Negeri 2 Sudimara Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan tiap siklus adalah empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 18 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase hasil belajar IPA. Berdasarkan hasil tes, pada siklus I rata-rata hasil belajar IPA siswa sebesar 71,17% (kategori cukup tinggi). Selanjutnya, pada siklus II hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan. Rata-rata hasil belajar IPA siswa pada siklus II sebesar 84,94% (kategori tinggi). Peningkatan hasil belajar IPA siswa dari siklus I ke siklus II adalah 13,77%. Jadi, hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan asesmen kinerja dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 2 Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Kata kunci: problem based learning, asesmen kinerja, hasil belajar IPA. This research aimed to improve science learning outcome after application Problem Based Learning model assisted performance assessment of the fifth grade student of elementary school number 2 Sudimara, Tabanan Districts, Tabanan Regency in academic year 2015/2016. This research is classroom action research, which is conducted in two cycles. Each cycle consists of planning phase, conducting treatment, observation and evaluation, as well as reflection. The treatment is conducted in four meetings. The subject of this research are the eighteen students of fifth grade. The object of this research is the improvement of science learning outcome. The data of this research is collected by testing method. The data is analyzed by quantitative descriptive statistic method. The result of this research showed that there was an improvement the science learning outcome. Based on the result test of the first cycle, the average of the students science learning outcome was 71,17% (quite high category). Next on the second cycles, the students science learning outcome was improved. The average of the students science learning outcome on the second cycles was 84,94% (high category). The improvement of science learning outcome from the first cycle until second cycle 13,77%. Therefore, the result of this research showed that the application Problem Based Learning Model assisted performance assessment can improve students science learning outcome of the fifth grade elementary school number 2 Sudimara, Tabanan Districts, Tabanan Regency in academic year 2015/2016.keyword : Keyword: problem based learning, performance assessment, science learning outcome.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Kadek Mita Irmayanti; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10795

Abstract

PPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa kelas V SD yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dengan siswa kelas V SD yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabuapten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan desain penelitian non equivalen post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada yang berjumlah 113 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling sehingga diperoleh siswa kelas V SD Negeri 5 Selat sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Selat sebagai kelas kontrol. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan metode tes dan instrumen tes hasil belajar IPS. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 4,76 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti thit > ttab, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran koopertif tipe Group Investigation (GI) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha dengan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha. dengan demikian penerapan model pembelajaran koopertif tipe Group Investigation (GI) berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Group Investigation, Hasil Belajar, IPS This research aims to find out whether there is significant difference in the fifth grade students’ achievement on IPS course between those who are thought using Group Investigation (GI) type of Cooperative Learning based on Tri Kaya Parisudha, a local wisdom, and those who are not thought using using Group Investigation (GI) type of Cooperative Learning based on Tri Kaya Parisudha in Cluster VII, Sukasada district, Buleleng regency in the academic year 2016/2017. This present study belongs to quasi experimental research. The research design was non equivalen post-test only control group design. The population of this present study was 113 fifth grade students in Cluster VII, Sukasada district. The sampling technique was random sampling in which the fifth students of SD Negeri 5 Selat was chosen as experimental group and the fifth students of SD Negeri 2 Selat as control group. The data were collected by test method and test instrument on IPS learning result. And the data were analyzed by using descriptive stratistics and inferential analysis. The result shows that t hit=4.76 and ttab (on significant value of 5%) = 2.00. It means that thit > ttab. Therefore, it can be concluded that there is significant difference on IPS course between those who are thought using Group Investigation (GI) type of Cooperative Learning based on Tri Kaya Parisudha, a local wisdom, and those who are not thought using using Group Investigation (GI) type of Cooperative Learning based on Tri Kaya Parisudha in Cluster VII, Sukasada district, Buleleng regency.keyword : Grop Investigation, Learning Results, IPS
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DENGAN MEDIA FLASH CD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEMESTER I SD NEGERI 6 SUKAWATI ., Dewa Gede Oka Sudewa; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan motivasi belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 dan (2) meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri 6 Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 dengan menerapkan model pembelajaran Creative Problem Solving.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 6 Sukawati tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 18 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa dan (2) tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar Matematika siswa meningkat. Pada siklus I, persentase rata-rata motivasi belajar sebesar 75,62%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II persentase rata-rata motivasi belajar siswa mencapai 81,85% dan (2) hasil belajar Matematika siswa meningkat dimana persentase tingkat hasil belajar siswa pada siklus I baru mencapai 74,33% dan ketuntasan belajar secara klasikal menjadi 86,78%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II ternyata persentase rata-rata hasil belajar siswa mencapai 86,78% dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 88,88%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan Implementasi Model Pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Flash CD dapat meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika pada Pada Siswa Kelas V Semester I SD Negeri 6 Sukawati. Kata Kunci : model pembelajaran Creative Problem Solving dengan Media Flash CD,motivasi belajar matematika, dan hasil belajar matematika This study aims to: (1) to improve students motivations in studying math in grade V SDN 6 Sukawati in academic year 2014/2015 in the application of Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media, (2) to improve math learning outcome in grade V SDN 6 Sukawati in academic year 2014/2015 in the application of Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media. This research is a classroom action research was conducted in two cycles. The subject is 18 students grade V SDN 6 Sukawati in the academic year 2014/2015. Data collection in this study was conducted by (1) questionnaire to determine students' motivation, (2) test to determine students' mathematics learning outcomes. In this study, data analysis was conducted using quantitative descriptive analysis. The results show that (1) students motivationin in studying improve. In cycle I the percentage of students motivation 75, 62% and in the end of cycle II the percentage improve to 81,85 %, (2) outcomes of learning mathematics where the percentage of students increased level of student learning outcomes in the first cycle reaches 74.25% and mastery learning classically be 77.78%, after the second cycle executed action turns the average percentage of student learning outcomes reached 83.25% and mastery learning classical reaches 88.88%. Based on these results it can be concluded that with the implementation of Creative Problem Solving Model Learning with Flash Media CD can increase Motivation and Learning Outcomes in Mathematics in the Grade of Elementary School V Semester 6 Sukawati. keyword : Creative Problem Solving Learning Model with Flash CD Media, Math Motivation and Math Learning Outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD KELAS IV PADA GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG Md. Sulastri, Nym. Triyanti Ariani, Ndara T. Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.877

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi hasil belajar IPS pada kelompok siswa eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Advance organizer, (2) deskripsi hasil belajar IPS pada kelompok siswa kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, dan (3) perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Advance Organizer dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SD kelas IV pada gugus VIII kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah Kelas IV pada SD No. 1 Paket Agung dan SD No. 2 Paket Agung. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes pilihan ganda. Hasil penelitian secara umum menunjukkan (1) Deskripsi hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Advance Organizer cenderung tinggi dengan rata-rata 22,17, (2) Deskripsi data hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional cenderung rendah dengan rata-rata 15,10). (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Advance Organizer dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, di mana nilai rata-rata hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Advance Organizer lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional diketahui bahwa thit > ttab (thit = 2,21 > ttab = 1,699 ).Kata kunci: advance organizer, hasil belajar ips
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PEMBELAJARAN INKUIRI DAPAT MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA ., Gusti Ayu Desy Anggarini; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB semester II di SD Negeri 11 Pemecutan Denpasar setelah diterapkan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran inkuiri. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IVB sebanyak 44 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dan 1 kali tes. Data mengenai aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan data tentang penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini dikonversikan ke dalam PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap siklus I skor rata-rata aktivitas belajar IPA siswa yaitu 67,72 dan skor rata-rata persen aktivitas belajar IPA siswa adalah 67,72% yang berada pada kategori cukup aktif. Sedangkan persentase rata-rata skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa pada siklus I yaitu 69% dan ketuntasan klaksikal adalah 36,36% yang berada pada kategori sedang. Pada siklus II skor rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 81,70 dengan rata-rata persen 81,70%yang berada pada kategori aktif. Sedangkan untuk penguasaan kompetensi pengetahuan IPA, pada siklus II adalah 87% dan ketuntasan klasikal adalah 90,90% yang berada pada kategori tinggi. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis pembelajaran Inkuiri berbantuan lingkungan sekolah dapat meningkatkan aktivitas dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVB SDN 11 Pemecutan tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : Saintifik, Inkuiri, aktivitas, Pengetahuan IPA. This study aims to increase the activity of learning and mastery of competencies knowledge IVB grade science students in the second semester of State Elementary School 11 Pemecutan Denpasar after applied scientific approach based inquiry learning. This research is a classroom action research subject is class IVB as many as 44 students. This study was conducted in two cycles and each cycle consisting of 2 meetings and 1 time test. Data on students' learning activities are collected by using observation and data sheets on the mastery of knowledge competency Natural Sciences students collected using objective tests. This study uses data analysis techniques are descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. The results of this evaluation criterion is converted into a scale of 5. The results show on the stage of the first cycle an average score of Natural Sciences learning activities of students is 67.72 and the average score per cent of learning activities of students of Natural Sciences is 67.72% which in the category quite active. While the average percentage score of knowledge mastery of competencies Natural Sciences students in the first cycle is 69% and the thoroughness klaksikal is 36.36% which is the medium category. In the second cycle, the average score of student activity is 81.70 percent with an average of 81.70%, which are in the active category. As for competence mastery of knowledge of Natural Sciences, the second cycle was 87% and 90.90% classical completeness is located in the high category. It shows that the application of the scientific approach to inquiry-based learning environment aided schools can increase the activity of knowledge and mastery of competencies Natural Sciences IVB grade students of State Elementary School 11 Pemecutan the academic year 2015/2016 keyword : Scientific, Inquiry, activity, Science knowledge
PENGARUH PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS PERMAINAN EDUKATIF SING TO REMEMBER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD GUGUS LETKOL WISNU ., Anak Agung Ayu Shinta Dewi; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik berbasis permainan edukatif sing to remember dengan siswa yang mengikuti pembelajaran tematik konvensional di SD Gugus Letkol Wisnu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Dengan sampel penelitian adalah SD N 6 Peguyangan sebagai kelas eksperimen dan SD N 12 Peguyangan sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan tes. Data hasil tes tersebut kemudian dianalisis menggunakan uji t. Dari hasil analisis dengan menggunakan uji t diperoleh thit = 4,06, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan dk = (30+30) -2 =58 adalah 2,00, sehingga nilai thit > ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran tematik berbasis permainan edukatif sing to remember dengan siswa yang mengikuti pembelajaran tematik konvensional di SD Gugus Letkol Wisnu. Kata Kunci : pembelajaran tematik berbasis permainan edukatif sing to remember, hasil belajar IPS This study aims to determine whether there are significant differences results of social studies between students who take thematic educational games sing to remember learning-based with students who take conventional thematic of learning in SD Gugus Letkol Wisnu. This study uses a nonequivalent control group design research. With a research sample SD N 6 Peguyangan as a experimental class and SD N 12 Peguyangan as the control class. Collecting data in this study by test, after. The test data were analyzed using t tests. From the analysis results obtained by using the t test thit = 4.06, while ttabel at significance level of 5% with dk = (30 +30) -2 = 58 is 2.00, so the value of thit > ttabel, then Ho is rejected and Ha accepted. This it can be said that there are significant differences social studies learning outcomes between students who take thematic educational games sing to remember with students who take conventional thematic of learning in SD Gugus Letkol Wisnu.keyword : thematic educational games sing to remember learning-based, of social studies learning outcomes results.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN TEKNIK KNOW-WANT-LEARN (KWL) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Luh Widyawati; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tembuku Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus III tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 227 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling, pengundian didapatkan kelas V SD N 1 Yangapi sebagai kelas eksperimen dan SD N 6 Yangapi sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL pada kategori sangat tinggi (rata-rata sebesar 14,82), (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi (rata-rata sebesar 12,54), (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung = 2,904>ttabel = 2,000). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan teknik KWL berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : kooperatif dengan teknik know-want-learn (KWL), konvensional, hasil belajar IPA. The study aimed to determine the difference between the science learning outcomes of students who learned with the cooperative learning model with KWL technique of the group of students who learned with the conventional model of learning in the fifth grade of elementary school students in Cluster III, Tembuku district in Academic Year 2013/2014. This study is a quasi experimental study with the design of a post-test only control group design .The population was fifth grade students in elementary school Cluster III in academic year 2013/2014 with 227 students. Samples were taken by using random sampling, the draw got grade fifth of SD N 1 Yangapi as the classroom experiments and SD N 6 Yangapi as the control class. Science learning outcomes data were collected using a multiple-choice test one correct answer. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics ( t-test). The results found that: (1) science learning outcomes of students who take cooperative learning model with KWL technique in the category of very high (average of 14.82), (2) science learning outcomes of students who take conventional learning at the high category ( average of 12.54), (3) there are significant differences between the learning outcomes of students who take science learning with cooperative learning KWL technique with students who take learning with conventional learning models (tcalculate = 2.904 > ttable = 2.000). The existence of a significant difference suggests that learning using cooperative learning model with KWL technique affected science learning outcomes compared with conventional learning models.keyword : cooperative with know-want-learn (KWL) technique, conventional, science learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran TTW Berbasis Tri Hita Karana Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPS ., I Wayan Astra Indrawan; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbasis Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Yos Sudarso Kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasy experimental design) dengan rancangan yang digunakan adalah “rancangan kelompok non-ekuivalen”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Yos Sudarso yang berjumlah 294 siswa. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dengan mengundi kelas-kelas yang setara, sehingga diperoleh sampel SDN 5 Sanur sebagai kelompok eksperimen dan SDN 6 Sanur sebagai kelompok kontrol. Kompetensi Pengetahuan IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa yang kemudian dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 74,89 dan kelompok kontrol yaitu 66,79. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh thitung = 4,29 dan pada taraf signifikansi 5% (dk = 85) didapat ttabel = 2,00. Dengan kriteria pengujian thitung > ttabel (4,29 > 2,00) maka H0 ditolak. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran TTW berbasis Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus Yos Sudarso Kecamatan Denpasar Selatan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TTW berbasis Tri Hita Karana berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan IPS pada siswa kelas V SD Gugus Yos Sudarso Kecamatan Denpasar Selatan tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model pembelajaran TTW, Tri Hita Karana, kompetensi pengetahuan IPS This study aimed to determine the significant differences in competence of social knowledge between groups of students who learned through Think Talk Write (TTW) learning model based on Tri Hita Karana with a group of students that learned through conventional learning at elementary fifth grade students cluster Yos Sudarso, South Denpasar District. This research is quasy experimental design with the design used is "non-equivalent group design". The population in this study is all students of class V SD Gugus Yos Sudarso, amounting to 294 students. Samples were taken by random sampling technique by drawing equivalent classes, so that the sample of SDN 5 Sanur as the experiment group and SDN 6 Sanur as the control group. Competence of social knowledge is collected by using test usual multiple choice and then analyzed by t-test. Based on the results obtained by analysis of the average value of experimental group is 74.89 and control group is 66.79. Based on the t-test results obtained by tcount = 4.29 and at the level of significance 5% (dk = 85) obtained ttable = 2.00. By testing criteria tcount > ttable (4.29 > 2.00) then H0 is rejected. This means that there is a significant difference in competence of social knowledge between groups of students who learned through TTW learning model based on Tri Hita Karana with the group of students who learned through conventional learning at elementary fifth grade students clusters Yos Sudarso, South Denpasar district. It can be concluded that the implementation of TTW learning model based on Tri Hita Karana has effect on the competence of social knowledge students elementary fifth grade cluster Yos Sudarso, South Denpasar district academic year 2016/2017.keyword : TTW learning model, Tri Hita Karana, competence of social knowledge
PENGARUH PENDEKATAN CTL BERBANTUAN PENILAIAN KINERJA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 SANGSIT Ni Wyn. Rati, Nym. Riska Yulistya Dewi,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.732

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan CTL berbantuan penilaian kinerja dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung pada siswa kelas V SD Negeri 1 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Sangsit, tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 81 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA SD Negeri 1 Sangsit yang berjumlah 41 orang dan siswa kelas VB SD Negeri 1 Sangsit yang berjumlah 40 orang. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 49,40. Sedangkan, pemahaman konsep IPA siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 43,08. Terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan CTL berbantuan penilaian kinerja dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung (thitung > ttabel, thitung = 5,544 dan ttabel = 1,980). Dengan demikian, pendekatan CTL berbantuan penilaian kinerja berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa.   Kata-kata kunci: pendekatan CTL, penilaian kinerja, pemahaman konsep IPA
Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Dian Cahyani, Sisvina; Khoiri, Nur; Sari Setianingsih3, Eka
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v7i2.17496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran creative problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SD N Pandeanlamper 01 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang digunakan adalah pretest-posttest control group design.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD N Pandeanlamper 01 Semarang tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data yaitu (1) wawancara (2) Dokumentasi (3) Tes dan (4) Observasi. Analisis Data menggunakan uji normalitas awal, uji normalitas akhir, uji homogenitas awal, uji homogenitas akhir, dan uji hipotesis (uji-t dua sampel). Uji normalitas awal dan akhir digunakan untuk mengetahui kelas tersebut berdistribusi normal atau tidak. Uji homogenitas awal dan akhir digunakan untuk mengetahui kelas tersebut mempunyai varian sama dan bersifat homogen atau tidak. Uji hipotesis  menggunakan uji t dua sampel. Hasil pengujian hipotesis pada hasil tes menunjukkan bahwa thitung 2,1323 dan ttabel 2,02269 dengan taraf signifikan 5%. Karena thitung > ttabel yaitu 2,1323 > 2,02269 sehingga H0 ditolak. Karena H0 ditolak, maka kesimpulannya yaitu kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Sehingga model pembelajaran creative problem solving berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SD N Pandeanlamper 01 Semarang. Kata Kunci : model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) ,kemampuan pemecahan masalah matematis.

Page 27 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue