cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
STRATEGI PEER LESSONS BERBANTUAN PICTURE AND PICTURE BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., I Gusti Ayu Riani Wisesa; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signiifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi peer lessons berbantuan picture and picture dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 21 Pemecutan Denpasar Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi yang dilibatkan adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 21 Pemecutan Denpasar Utara yang berjumlah 102 orang siswa. Sampel penelitian berjumlah 74 orang siswa yaitu 37 orang siswa dari kelas VA yang menjadi kelompok eksperimen dan 37 orang siswa dari kelas VB yang menjadi kelompok kontrol. Sampel penelitian diperoleh dengan teknik sampel jenuh. Data yang dikumpulkan adalah data tentang hasil belajar IPS siswa pada aspek kognitif dengan teknik tes. Data hasil belajar IPS aspek kognitif dikumpulkan menggunakan metode tes jenis objektif (Multiple Choise Test) kemudian data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan strategi peer lessons berbantuan picture and picture lebih dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (71,09>60,18). Hasil analisis uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi peer lessons berbantuan picture and picture dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung=5,30:ttabel=2,000). Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penerapan strategi peer lessons berbantuan picture and picture terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri 21 Pemecutan Denpasar Utara.Kata Kunci : peer lessons, hasil belajar This experiment aims to determine the significant in social learning outcomes between students who thought by using peer lessons strategy through picture and picture with student who thought by using conventional learning in the fifth grade of SD Negeri 21 Pemecutan Denpasar Utara. The experiment is a quasi experiment with experiment design which using a Non-Equivalent Control Group Design. Population involved was all of the students in the fifth grade of SD Negeri 21 Pemecutan Denpasar Utara amount 102 students. The experiment sample amount 74 students, there are 37 students from class VA which become experiment group and 37 students from VB which become control group. The experiment sample was getting by saturation sample technique. Data were collected using social learning outcomes test on cognitive aspect. Data were collected by multiple choise test, then analyzed using t-test. The average of social learning outcomes students who thought by using peer lessons strategy through picture and picture is more than students who thought by using conventional learning (71,09>60,18). The results indicate that there are significant differences in social learning outcomes between students who thought by using peer lessons strategy through picture and picture with students who thought by using conventional learning (thitung=5,30:ttabel=2,000). Conclusions of this experiment that there are effect of the application of peer lessons strategy through picture and picture on social learning outcomes in the fifth grade of SD Negeri 21 Pemecutan Denpasar Utara.keyword : Peer lessons, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS LETDA KAJENG, DENPASAR UTARA ., Pande Nyoman Tri Tresna Dewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Children’s Learning In Science berbantuan media powerpoint dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014, sebanyak 359 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA yang dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda biasa dan dianalisis menggunakan analisis statistik parametrik (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Children’s Learning In Science berbantuan media powerpoint dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji- t dengan db = 64 dan taraf signifikansi 5% diperoleh thitung=3,83 dan ttabel=2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung> ttabel (3,83>2,000) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Children’s Learning In Science berbantuan media powerpoint lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (82,25>77,49). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Children’s Learning In Science berbantuan media powerpoint berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri gugus Letda Kajeng Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : CLIS, hasil belajar, powerpoint This study aims to determine significant differences of science learning outcomes between students that learned by implementing Children’s Learning In Science media powerpoint with students who learned with the conventional learning in fifth grade SD gugus Letda Kajeng North Denpasar of academic year 2013/2014. This research was a quasi experimental study with research design that is used is Non Equivalent Control Group Design. The population in this research were all students of fifth grade in SD gugus Letda Kajeng North Denpasar of academic year 2013/2014 totaling 359 students. Samples were taken with a random sampling technique. Science learning outcomes data collected by multiple choice test instrument and analysis of the analyzed using parametric statistical analysis t-test. The results showed that there were significant differences of science learning outcomes between students that learned through implementing CLIS media powerpoint with students who learned with conventional learning. Based on the t-test results obbained tvalue = 3,83 and ttable at db= 64 and the 5% significance level = 2,000. Based on the testing criteria that tvalue> ttable (3,83>2,000), then Ho is rejected and Ha accepted. The average of science students outcomes between students who learned with CLIS media powerpoint higher than students who learned with conventional learning (82,25>77,49). It can be concluded that the CLIS media powerpoint significant influence against the outcomes of science studies fifth grade students in SD gugus Letda Kajeng of North Denpasar of academic year 2013/2014. keyword : CLIS, powerpoint,outcomes learning
Pengaruh Penerapan Model Quantum Learning Berbasis Entrepreneur Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Gugus I Kuta Selatan ., Ni Wayan Eka Sri Wahyuni; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signiifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model quantum learning berbasis entrepreneur dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus I Kuta Selatan Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Selatan tahun pelajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang merupakan nilai kognitif. Nilai kognitif yang dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji t. Rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model quantum learning berbasis entrepreneur lebih besar dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (79,14>74,27). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model quantum learning berbasis entrepreneur dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 4,03 : ttabel=2,000). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Quantum Learning berbasis Entrepreneur berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS Siswa kelas V SD Gugus I Kuta Selatan.Kata Kunci : Quantum learning berbasis entrepreneur, hasil belajar IPS This study aims to determine the differences is a significant in IPS learning outcomes between students taught by using quantum learning model, learning based on entrepreneur assisted with students taught by using conventional learning on V grade elementary students of Force I South Kuta Selatan academic year 2012/2013. This study was a quasi experimental with the study design used was Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all of V grade elementary students of Force I South Kuta Selatan academic year 2012/2013. Sample was taken by using random sampling technique. The data collected is the result of social learning, which is merging cognitive. Cognitive scores were collected using the test results to learn in regular multiple choice. The data was analyzed by t-test. On the average the IPS learning outcomes of V grade students taught by using quantum learning model, learning based on entrepreneur is more than students taught by using conventional learning (79,14>74,27). The result of study shows that there are significant differences in IPS leraning output between students taught by using quantum learning model, learning based on entrepreneur with students taught by using conventional learning (thitung = 4,03 : ttabel=2,000). It can be concluded that quantum learning model, learning based on entrepreneur significantly influences toward IPS learning outcomes on V grade elementary students of Force I South Kuta Selatan.keyword : Quantum Learning model, IPS learning outcomes, learning entrepreneur
PENGARUH MODEL BRAIN BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS LETDA KAJENG ., Ni Kadek Meriani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Brain Based Learning berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara yang terdiri dari 359 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS yang berupa nilai kognitif. Nilai kognitif yang dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Brain Based Learning berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 3,407 dan ttabel pada taraf signifikansi 5% = 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (3,407 > 2,000) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model Brain Based Learning berbantuan media grafis lebih dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (75,142 > 65,5). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Brain Based Learning berbantuan media grafis berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPS Siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara.Kata Kunci : Model Brain Based Learning, hasil belajar IPS, media grafis, pembelajaran konvensional This study purposed to determine the significant differences in social learning outcomes between students taught by using brain based learning model graphic media assisted with students that studied by using conventional learning on fifth grade of elementary students in Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara. This study was a quasi experimental with the study design used was Nonequivalent Control Group Design. The population in this study is all of fifth grade of elementary students in Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara which consisted of 359 students. Sample was taken by using random sampling technique. The data collected was the result of social learning, which is the cognitive value. Cognitive scores that collected was by using the result of test in regular multiple choice. The data was analyzed by using t-test. The result of study shows that there are significant differences in social learning output between students taught by using brain based learning model graphic media assisted with students taught by using conventional learning. Based on the t-test results obtained tvalue = 3,407, at a significance level of 5% ttable = 2,00 is obtained. Based on the testing criteria tvalue > ttable (3,407 > 2,000) so H0 denied and Ha be accepted. On the average the social learning outcomes of fifth grade students taught by using brain based learning model graphic media assisted is more than students taught by using conventional learning (75,142 > 65,5). It can be concluded that brain based learning model graphic media assisted significantly influences toward social learning outcomes on fifth grade of elementary students in Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara.keyword : Brain Based Learning Model, social learning outcomes, graphic media, conventional learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS HYPNOTEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KUTA UTARA ., Putu Diantari; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem based learning berbasis hypnoteaching dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa SD Gugus I Kuta Utara sebanyak 488 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar Matematika meliputi aspek kognitif yang digabungkan dengan aspek afektif. Nilai kognitif didapat dari tes hasil belajar bentuk pilihan ganda biasa dan nilai afektif didapat melalui lembar observasi berupa nilai karakter. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem based learning berbasis hypnoteaching dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Dibuktikan dari hasil analisis diperoleh thitung = 2,25 > ttabel = 2,000 dengan dk= 71 dan taraf signifikan 5%. Dengan nilai rata-rata kelas eksperimen yang dibelajarkan melalui model problem based learning berbasis hypnoteaching lebih dari kelas kontrol yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional yaitu : 80,3 > 77,23. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning berbasis hypnoteaching berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus I Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Hypnoteaching, Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar Matematika. The purpose of this research is to know about significant differences about the outcomes of math between students who taught by problem based learning model based of hypnoteaching with the students who taught by conventional learning in grade five at primary school of Gugus 1 Kuta Utara 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental study (quasi experiment) with the design of the study was Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students in grade five at primary school of Gugus 1 Kuta Utara which consist of 488 students. The sample used a random sampling technique. The data were collected is cognitive scores (post-test) of math to combine with character scores. The cognitive scores got from test with the multiple choice items and the character scores got from observation sheet . The obtained data were analyzed by t-test. The results shows that there are significant differences in learning outcomes of math between students who taught by problem based learning model based of hypnoteaching with the students who taught by conventional learning. It is can be proved through the analysis of outcome got tcalculate = 2,25 > ttable with degree of freedom (df=71) with significancy level 5%. Obtained an average of outcomes of math between students who taught by problem based learning model based of hypnoteaching is more than average of outcomes the students who taught by conventional learning such as : 80,3 > 77,23 . Thus, it can concluded that problem based learning model based of hypnoteaching has an effect toward the result of math study in grade five of primary school at Gugus 1 Kuta Utara 2013/2014 academic year. keyword : Problem Based Learning Model Based of Hypnoteaching, conventional learning , math outcomes.
PENGARUH MODEL POE DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Ni Wayan Cahyani; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3104

Abstract

Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai rendanya hasil belajar IPA yang ditunjukan dengan rata-rata 76,32%. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang menggunakan model POE dan kelompok siswa yang menggunakan model konvensional, (2) Pengaruh interaksi model pembjaran dengan minat belajar, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa mengikuti model POE dan model konvensional pada siswa yang memilkii minat belajar tinggi, (4) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model POE dan model konvensionalpada siswa yang memiliki minat rendah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus VI Kecamatan Tegallalang yang berjumlah 106 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling yakni berjumlah 72 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes objektif dan data minat belajar dikumpulkan dengan kuesioner minat belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis anava 2 jalur. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model POE dan model konvensional, (2) terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dengan minat belajar, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara model POE dan model konvensional pada kelompok siswa minat tinggi, (4) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara model POE dan model konvensional pada siswa minat rendah. Disimpulkan bahwa model pembelajaran POE dan minat belajar memberikan pengaruh signifikan yang terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : Model POE, Minat Belajar, Hasil Belajar IPA The research that about low science result studenst so that the purpose of this research was to recognize (1) the differences science result between students who were taught by POE learning model and the students who were taught by conventional learning model, (2) interaction impact between learning model and interest in learning, (3) the differences science result of students who had high interest in learning by POE learning of convensionl learning model , (4) the differences science result of students who had low interest in learning with the convensional learning model. This research is a quasi experimental research using post test design only with non equivalent control group design. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Gugus VI Kecamatan Tegallalang, with the total 106 students. The samples were determined by using random sampling technique with the total 72 students. In collecting the data, the writer uses objective test and questionnaire. The objective test was used to collect the result of study and the questionnaire was used to collect the interest in learning data. The data were analysed using an ANAVA two section. The result of this research showed that : (1) there were the differences science result between the students that taught by POE learning model and impact students that taught by conventional learning model, (2) there were interaction between learning model and interest in learning through science result. 3) The student which is in high interest in learning group, there were differences science result between the students that taught with POE learning model and those that taught by conventional learning model, 4) The student which is in low interest in learning group, there were differences between the students that taught by POE learning model and those that taught by conventional learning model. In this research POE learning model and interest in learning can be considered to be significant in science resultkeyword : POE learning models, Science Results, Interest in Learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POE DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Juniari; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional berdasarkan tingkat motivasi belajar pada siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 170 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDK Karya kelas A dan B, SD No.3 Kaliuntu dan SD No.4 Kaliuntu. Penelitian ini menggunakan rancangan post test only control group design. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode kuesioner dan metode tes dengan instrumen kuesioner motivasi belajar dan tes hasil belajar berupa tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial ANAVA dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran POE dan motivasi belajar, (3) pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dan (4) pada siswa yang memiliki motivasi rendah terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran POE dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Model Pembelajaran POE, Motivasi Belajar This research have a purpose to find out the differences in learning result of natural science program learning between the student with the POE learning model and the students who followed the learning with the Conventional learning model based on the motivation learning level for the student at five grade of Elementary School in the ten group on the districts and regency of Buleleng on 2013/2014. The study was quasi-experimental research. The population of this research is the five grade of Elementary School in the ten group on the districts and regency of Buleleng on 2013/2014 which amounts to 170 people. The sample of this experiment that is the fifth grade of Katolik Karya Elementary School in A and B class, Elementary School No.3 and No.4 Kaliuntu. This research use posttest only control group design program. The data was collected using questionnaire and test method with motivation questionnaire instrument learning and achievement test be in the form of multiple-choice test. The data obtained were analyzed with descriptive statistic analysis techniques and inferential statistics namely ANAVA Two Way. The result of this research shows that; (1) there are significant differences in natural science program learning between the student and the POE learning model and the stdents who followed the learning with convensional learning model, (2) there are significant interaction effect between POE learning model and motivation learning model, (3) the student who have the high motivation learning there are significant differences about natural science program learning between the student who follow the POE learning model and the students who followed the learning with the convensional learning model, and (4) the student who have a low quality there aresignificant differences student learning out comes between the student who follow the POE learning model and the students who followed the learning with the convensional learning model.keyword : science learning outcomes, POE learning model, learning motivation
MODEL RECIPROCAL TEACHING (PEMBELAJARAN TIMBAL BALIK) BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS MAYOR METRA ., I Dewa Ayu Sudametri Dewi; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran timbal balik dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara yang berjumlah 332 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 29 Pemecutan yang berjumlah 36 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 18 Pemecutan yang berjumlah 34 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar jenis tes objektif bentuk pilihan ganda biasa kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran timbal balik dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari hasil analisis yang diperoleh thitung=4,75 > ttabel=2,00 (dengan db = n1 + n2 - 2 (36 + 34 - 2 = 68 dan taraf signifikansi adalah 5%) dan didukung dengan perbedaan rata-rata hasil belajar Matematika siswa kelas V antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu (X ̅ =73,89 > X ̅ =60,06). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran timbal balik berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Gugus Mayor Metra Denpasar Utara. Kata Kunci : Model pembelajaran terbalik, hasil belajar Matematika This study aims to determine the differences is a significant in mathematics learning outcomes between students taught by using reciprocal teaching model with students taught by using conventional learning on V grade elementary school students of Force Maj. Metra North Denpasar Academic Year 2013/2014. This research is a quasi experimental research or experimental Quasy the research design used was Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students of class V SD Force Maj. Metra North Denpasar Academic Year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. Mathematics learning outcomes data collection carried out by the method of test is Mathematics achievement test , an objective type multiple choice test and then the data were analyzed using the usual statistical analysis uj - t. The average value of the results of learning mathematics fifth grade students that learned using reciprocal teaching model that learned more than students using the conventional learning (73.89 > 60.06). The result of this study shows that there are significant differences in learning outcomes between students' mathematics that learned using reciprocal teaching model to students that learned using conventional learning (of thitung=4,75 : ttabel=2,00). It can be concluded that reciprocal teaching model have a significant effect on learning outcomes of students' fifth grade elementary mathematics Force Maj. Metra North Denpasar.keyword : reciprocal teaching model, mathematics learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V ., Donnie Weda Dharmawan; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai keterampilan berbicara antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran role playing dan siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas V SD Gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng yang berjumlah 184 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling (undian). Data keterampilan berbicara siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi berupa rubrik penilaian. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji t-polled varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan nilai keterampilan berbicara antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran role playing dan siswa yang belajar dengan metode pembelajaran konvensional (thitung = 8,19 dan ttabel = 2). Siswa yang mengikuti pembelajaran pembelajaran dengan model role playing memperoleh rata-rata nilai keterampilan berbicara yaitu = 83,80 berada pada kategori sangat baik. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memperoleh rata-rata nilai 60,08 berada pada kategori cukup. Jadi model pembelajaran role playing berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa.Kata Kunci : role playing, keterampilan berbicara The purpose of this research was to recognize the differences between the students that taught with role playing learning model and those that taught with conventional learning model. This research was a quasi experimental research using post test design only with non equivalent control group design. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Gugus VI Kecamatan Buleleng, with the total 184 students. The samples were determined by using random sampling technique. In collecting the data, the writter uses observation sheet, which had some indicators on it. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic. The result of this research showed that there were the differences between the students taught with role playing learning model and taught with conventional model learning (tarithmetic = 8.19 ; ttable = 2). The average score of the students taught with role playing model learning is 83.80 it is considered to be excellent. Whereas those taught with conventional learning model is 60.08 it is considered to be enough category. In this research role playing model learning can be considered to be significant in developing student speak skills.keyword : role playing, speak skill
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V ., Komang Tariani; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3114

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (2) deskripsi pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan (3) perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh SD kelas V di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2013/2014, dengan jumlah populasi 206 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling melalui teknik undian, tetapi yang diundi adalah kelas. Dari hasil undian, diperoleh kelas V dari SD N 5 Bungkulan dan SD N 6 Bungkulan sebagai sampel penelitian. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) pemahaman konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional cenderung rendah dengan rata-rata skor = 11, (2) pemahaman konsep IPA siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing cenderung tinggi dengan rata-rata skor = 32,08, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (thitung = 16,20 > ttabel = 2,00). Hal ini berarti model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam pemahaman konsep IPA di kelas V SD. Kata Kunci : Kata kunci: inkuiri terbimbing, pemahaman konsep, IPA. Abstract This present research was aimed to know: (1) the description of students’ Sains Concept comprehension who were taught by Conventional Learning Model, (2) the description of students’ Sains Concept comprehension who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model, (3) the significant different between students who were by Conventional Learning Model and students who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model. The research design for this research was quasi-experimental research with post-test only control group design. The research population was all fifth grade students in Cluster IV Sawan district in Academic Year 2013/2014, which consisted of 206 students. The sample was taken by using random sampling design through class lottery. The sampling result was fifth grade students of SD N 5 Bungkulan and fifth grade students of SD N 6 Bungkulan became the sample of this research. The instrument used for collecting data was Sains Comprehension Test. The obtained data was analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The results of this research were: (1) Students’ Sains Concept Comprehension who were taught by using conventional learning model tended to show low score with the score was 11, (2) Students’ Sains Concept Comprehension who were taugh by using Inkuiri Terbimbing learning model tended to show high score with the score was 32.08, and (3) there was a significant different between who were by Conventional Learning Model and students who were taught by Inkuiri Terbimbing Learning Model (tscore = 16.20 > ttable = 2.00). It indicated that Inkuiri Terbimbing Learning Model was better than Conventional Learning Model for Fifth Grade Students’ Sains Concept Comprehension of Eelementary School.keyword : Key words: Inkuiri Terbimbing, conceptual comprehension, Science

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue