cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STARTER EKSPERIMENT APPROACH TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS ., Ni Kadek Indrayati; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3226

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini mengenai rendahnya keterampilan proses sains siswa kelas V SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SEA dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen/eksperimen semu dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng berjumlah 280 orang dari 11 kelas. Jumlah sampel penelitian 46 orang siswa. Data tentang keterampilan proses sains siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk tes esay. Data yang sudah diperoleh setelah memberikan tes kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa thitung = 4,091 dan ttabel = 2,000 (taraf signifikasi 5%). Hal ini berati thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Starter Eksperiment Approach (SEA) dan kelompok siswa yang dibelajarakan menggunakan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hasil post-test keterampilan proses sains, diketahui bahwa kelompok eksperimen berada pada kategori sangat tinggi dengan M = 23,13 dan kelompok kontrol berada pada kategori tinggi dengan M = 18,30. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Starter Eksperiment Approach (SEA) berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : starter eksperiment approach, keterampilan proses sains The problem in this research was about the low science process skills student in grade V Elementary School. This research aimed at investigating differences of science process skills between students taught with Starter Eksperiment Approach (SEA) and those taught with conventional learning model at grade V Elementary School Gugus I KecamatanBuleleng. This research is categorized as Quasi Experimental, post-test only control group design which population was all the students at grade V Elementary School Gugus I KecamatanBulelengKabupatenBuleleng, with total number of 280 students. Sample research is 46 students. The data was collected through science process skills test and analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic, t-test. The result showed t value= 4,091 and t table = 2,000 (significance level 5%). It showed t value > t table, which could be interpreted as a significant difference between students taught with Starter Experiment Approach (SEA) and those taught with conventional learning model. From the average post test results, it could be recognized that experiment group was categorized as high, with M = 23,13 and control group as well, with M = 18,30. To sum up, the implementation of Starter Experiment Approach (SEA) positively influenced the science process skills of 5th graders at Elementary School Gugus I KecamatanBuleleng in Academic Year 2013/2014.keyword : starter experiment approach (SEA), science process skills
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kuantum Berbantuan Multimedia Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas V Gugus Teuku Umar Denpasar Barat ., Ni Luh Made Candra Sukasari; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kuantum berbantuan multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus Teuku Umar Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan Quasi experiment design (desain eksperimen semu) dengan jenis Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus Teuku Umar Denpasar Barat. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen yaitu kelas V SD N 13 Dauh Puri yang berjumlah 46 orang dan kelompok kontrol yaitu kelas V SD N 12 Dauh Puri yang berjumlah 46 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes jenis objektif bentuk soal pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan, dianalisis dengan teknik analisis uji t. Dari hasil analisis uji t diperoleh thit =4,27 sedangkan ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dan X ̅1 = 77,41 sedangkan X ̅2 = 68,91. Terlihat bahwa thitung > ttabel (4,27 > 2,00) yang berarti dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kuantum berbantuan multimedia dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa Kelas V Gugus Teuku Umar Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kuantum Berbantuan Multimedia berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V Gugus Teuku Umar Denpasar Barat Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kuantum, Multimedia, Hasil Belajar PKn. This study aims to determine the significant differences in Civic learning outcomes between students that learned through the quantum learning model assisted multimedia with students that learned through the conventional learning in fifth grade of Teuku Umar Groups Denpasar Barat academic year 2013/2014. This study is used quasi experiment design with type of nonequivalent control group. The population in this study is a fifth grade elementary school students of Teuku Umar Groups Denpasar Barat. The samples in this study conducted by random sampling technique were randomized class to determine the experimental group and the control group. The experimental group is fifth grade students in SD N 13 Dauh Puri as many as 46 students and a control group is fifth grade students in SD N 12 Dauh Puri as a many as 46 students. Data collection methods used in this study is an objective type test are multiple choice question form. The collected data were analyzed by t-test analysis techniques. From the analysis results t-test obtained tcount = 4,27 while ttable = 2,00 at a significance level of 5% and X ̅1 = 77,41 while the X ̅2 = 68,91. Seen that tcount > ttable (4,27 > 2,00), which means that in this study there were significant differences in Civics learning outcomes between students that learned through the quantum learning model assisted multimedia with students that learned through the conventional learning in fifth grade of Teuku Umar Groups Denpasar Barat academic year 2013/2014. Thus it can be concluded that the application of Quantum Learning Model Assisted Multimedia positive effect on student learning outcomes Civics in fifth grade of Teuku Umar Groups Denpasar Barat academic year 2013/2014.keyword : quantum learning model, multimedia, civic learning outcomes.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) BERBANTUAN GAMBAR BERSERI BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS ., Ni Kadek Veri Yanti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPS antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan gambar berseri dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kedonganan Kuta. Penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan rancangan penelitian “Nonequivalent Control Group Desain”. Populasi pada penelitian ini adalah Kelas V SD Gugus IV Kedonganan Kuta yang terdiri dari 229 orang siswa. Sampel penelitiannya adalah SDN 2 Kedonganan sebagai kelompok eksperimen sebanyak 39 orang siswa dan SDN 4 Kedonganan sebagai kelompok kontrol sebanyak 40 orang siswa yang diperoleh melalui teknik random sampling. Data prestasi belajar IPS diperoleh menggunakan instrumen tes yaitu tes objektif berbentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan taraf signifikan 5% dan dk=77, diperoleh thitung = 3,82 dan ttabel =2,000 sehingga (thitung > ttabel) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPS antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan gambar berseri dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kedonganan Kuta. Dapat disimpulkan, model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan gambar berseri berpengaruh terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas V SD Gugus IV Kedonganan Kuta.Kata Kunci : group investigation, gambar berseri, prestasi belajar IPS. A research is conducted to know the significant differences between learning achievement social sciences of student’s which used cooperative learning type group investigation (GI) assisted radiant image with student’s used convencional teaching of the fifth grade students cluster IV Kedonganan Kuta. A research is quasi experimental with designed as non equivalent group control. Population of research is fifth grade cluster IV Kedonganan Utara with 229 student’s. The sample of research is SDN 2 Kedonganan as an experimental class a total of 39 student’s and SDN 4 Kedonganan as an control class a total of 40 student’s obtained through random sampling technique. Learning achievement data using a test instrument is an objective test with multiple choice. The data analized with t-test. Based significant 5% and dk=77, obtained thitung = 3,82 and ttabel =2,000 so that (thitung > ttabel) then H0 disapproved dan Ha received. So, there are significant differences between learning achievement social sciences of student’s which used cooperative learning type group investigation (GI) assisted radiant image with student’s used convencional teaching of the fifth grade students cluster IV Kedonganan Kuta. It can be concluded cooperative learning type group investigation (GI) assisted radiant image effect on learning achievement social sciences of the fifth grade students cluster IV Kedonganan Kuta.keyword : group investigation, radiant image, achievement social sciences
MODEL PEMBELAJARAN TEAM QUIZ BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., Ni Putu Sukma Srijayanti; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Team Quiz berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Utara tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Utara sebanyak 170 siswa. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar IPS dalam bentuk objektif tipe pilihan ganda biasa dengan empat options. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung > ttabel (4.02 > 2.000), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Team Quiz berbantuan media gambar lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar IPS yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (80,53 > 68,13). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Quiz berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Kuta Utara tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran Team Quiz, media gambar, dan hasil belajar IPS This study is aims to determining significant differences in the learning performances between Social Science students who learn with Team Quiz media images assisted-learning models and students who learn with conventional learning on the fifth grader of SD Gugus IV North Kuta District in 2013/2014 academic year. This research was a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The population in this study was all 170 students of the fifth grader of SD Gugus IV North Kuta District. Samples were taken with a purposive sampling technique. The data was collected by test method. The test used was the social science test results in the form of regular multiple choices with four options. The data were analyzed using t-test analysis. Based on the t-test analysis result obtained tcount> ttable (4,02 > 2,000), therefore Ho is reject and Ha is accepted. The results showed that the average score result of social science students who learn with Team Quiz media images assisted-learning models is higher than the average results of social science students who learned with conventional learning (80,53 > 68,13). It can be concluded that the Team Quiz media images assisted-learning models was affecting the results of social science learning on the fifth grader of SD Gugus IV North Kuta District in 2013/2014 academic year.keyword : Team Quiz learning model, media images, social science result.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALLY) BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SD GUGUS I KECAMATAN PETANG BADUNG ., Pande Wayan Eka Putra; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individually) berbantuan media PowerPoint dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Petang Badung. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Noneqivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Petang Badung yang berjumlah 178 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan hasil SD N 2 Getasan sebagai kelompok eksperimen dan SD N 1 Getasan sebagai kelompok kontrol. Dengan teknik matching diperoleh jumlah tiap kelompok sampel yaitu 30 orang. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar PKn yang didapat dengan menggunakan metode tes jenis objektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh t hitung = 4,06 dan t tabel α = 2,000 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 58. Ini berarti t hitung > t tabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (71,00>60,25). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individually) berbantuan media PowerPoint berpengaruh terhadap hasil belajar PKn kelas V SD Gugus I Kecamatan Petang Badung.Kata Kunci : kooperatif tipe TAI, Konvensional, PowerPoint, hasil belajar, PKn Abstract This study aims to determine the significant differences of civic education learning outcomes between students that learned through by implementing TAI (Team Assisted Individually) cooperative learning model assisted PowerPoint with students who learned through conventional learning in fifth grade SD Gugus I district Petang Badung. This is a quasi-experimental study with a research design that is used is Non-Equivalent Control Group Design. The population in this research were all students of fifth grade in SD Gugus I Petang District Badung totaling 178 peoples. Samples were taken with a random sampling technique with result is the class V of SD Negeri 2 Getasan as the experimental group and class V of SD Negeri 1 Getasan as a control group, with the technique acquired to matching the number of samples for each group of 30 people. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferensial statistics using the t-test. Based on the results obtained by t-test analysis tcount = 4,06 at the 5% significance level and dk=58, and ttable(α = 0.05, 58) = 2.000. this means t tcount > ttable then Ha accepted and H0 is rejected. So it can be interpreted that there are significant differences in the result of the learning outcomes of students in the class experiment and control group. Average scores abtained by students in the experimental group was higher than in the control group (71,00>60,25). It can be concluded that the TAI cooperative learning model assisted PowerPoint significant influence againts the civic education learning outcomes on fifth grade students in SD Gugus I District of Petang Badung. keyword : Cooperative TAI, Conventional, PowerPoint, learning outcomes, and civic education
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR DI DESA ALASANGKER ., Ni Luh Putu Murtita Santiana; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Alasangker. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. dan sampel diambil dengan teknik random sampling sebanyak 50 orang secara undian. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika. Data yang diperoleh dianalisi dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil belajar matematika siswa diperoleh hasil t hitung sebesar 3,88 sedangkan t tabel dengan db = n1 + n2 – 2 = 48 pada taraf signifikan 5% adalah 2,011 Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel (3,88 > 2,011). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : NHT, hasil belajar This study was aimed at finding out the significant difference in mathematics learning achievement between the fifth grade students who learned through Number Head Together type Cooperative Learning (NHT) and those through conventional learning model at the elementary school in Alasangker village. This study used posttest only control group quasi experiment design with a sample of 50 students selected by lottery. The data about learning achievement were collected by administering a mathematics learning achievement test. The data that had been collected were analyzed with descriptive statistical analysis and the inferential statistics of t-test. The results showed that there was a significant difference in mathematics learning achievement between the group of fifth grade students who learned through picture media-aided Number Head Together type Cooperative Learning (NHT) and that of those who learned through conventional learning model in the elementary school in Alasangker village, Buleleng District, Buleleng Regency. The difference was shown by the scores of the students’ mathematics learning achievement in which it was obtained that tobs. = 3.88 while ttab.with df = n1 + n2 – 2 = 48 at 5% level of significance is 2.011. The result shows that tobs. is greater than ttab. (3.88 > 2.011). The significant difference indicates that NHT type cooperative learning model has a positive effect upon the students’ mathematics learning achievement when compared with conventional learning model. keyword : NHT, learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., I Putu Ariadi; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah populasi 110 siswa. Sampel penelitian ini adalah SD No. 1 Belega yang berjumlah 40 orang siswa dan SD No. 2 Belega yang berjumlah 40 orang siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh ( > ) dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) yaitu 21,47 yang berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 16,9 yang berada pada kategori cukup. Ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar. Jadi, model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA.Kata Kunci : Abstrack This study aimed to determine differ This research is purposed to determine the differences in the science learning result which significantly between the groups who take cooperative learning method; Group Investigation and the groups who take conventional learning method. The type of this research is Quasi Experiment. The populations of this research are all IV grade elementary school students in Belega village, Gianyar years of academic 2013/2014 with population 110 students. The sample of this research was Elementary School 1 Belega by total 40 students and Elementary School 2 Belega by total 40 students. Sample was taken by using random sampling. Data that was gathered in this research is the result of science learning. The science learning test form that used in this research was multiple choices. Data was analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic. The result of the learning shows that is a significant different of science learning result between student group who take Group Investigation and student group who take conventional learning. This fact indicated by ( Rumus ) and supported by the difference of average score obtained between students that take Group Investigation, that is 21,47 that can be placed in good category than students that take conventional learning that obtain 16,9 that can be placed in enough category. It is mean there are a significant different of student learning result between the students that used Cooperative learning method than the students that used conventional learning in IV grade elementary school students in Belega village. Summary, cooperative learning method; Group Investigation are influenced to the result in science learning.keyword : learning model (GI), science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD No. 2 TUBAN ., I Ketut Catur Adiguna; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3482

Abstract

Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran accelerated learning mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD No. 2 Tuban. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No. 2 Tuban yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VA yang jumlah siswanya 35 dan kelas VB yang jumlah siswanya 33. Analisis data yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian adalah uji –t. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran accelerated learning mind mapping dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD No. 2 Tuban. Hal tersebut terbukti dengan hasil thitung lebih dari pada ttabel yaitu 2,13 > 2,000 dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas Kontrol yaitu sebesar 79,33 > 72,71 Dengan demikian model pembelajaran accelerated learning mind mapping memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 2 Tuban tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran accelerated learning mind mapping, pembelajaran Konvensional, hasil belajar IPA This study was aimed to determine significant differences science learning outcomes of students who take accelerated learning mind mapping learning with students who take conventional learning in class V SD No.2 Tuban. This research is a quasi experimental research or Quasi-Experiment with using design Nonequivalent Control Group Design. The samples in this study were all students of class V SD No.. 2 Tuban which consists of two classes, namely the number of students VA class 35 and class 33 VB that number of students. Analysis of the data used to analyze the results of the study are the t-test. Based on the results of the data analysis of this study concluded that there are significant differences in science learning outcomes of students who take accelerated learning mind mapping learning with students who take conventional teaching fifth grade elementary school student No. 2 Tuban. This is proved by the results of t over the ttable ie 2.13> 2.000 with an average acquisition value of learning science class experiment results higher than the control class that is equal to 79.33> 72.71 Thus the accelerated learning model of learning mind mapping gives significant effect on the results of the fifth grade students learn science elementary No. 2 Tuban academicyear2013/2014. keyword : accelerated learning model learning mind mapping, Conventional learning, learning outcomes IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Gusti Ayu Putu Intan Kusuma Dewi; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Experientialdan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas V SD No.5 Kapal tahun pelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD No.5 Kapal yang banyaknya 91 orang siswa. Setelah disetarakan dan diundi sampel dalam penelitian ini adalah Kelas VB sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 31 dan Kelas VC sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 30. Jenis penelitian menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Data tentang hasil belajar konsep pengukuran dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data analisis dengan t-test melalui tahapan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Experientialdan siswa yang dibelajrkan dengan pembelajaran konvensional ( thitung= 5,433>ttabel = 2,000 ) dengan db = 59 ( ∑n-2 = 61 – 2 = 59 ) dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Experientialberpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA Kelas V SD No. 5 Kapal Tahun Pelajaran 2013/2014Kata Kunci : Model Pembelajaran Experiential , hasil belajar IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through learning model Experiential with students that learned through conventional teaching in fifth grade of SD No.5 Kapal year 2013/2014 . The study population was all students in the fifth grade which are contains91 students. After synchronized and samples drawn in this study was 5th B grade as experimental group which are contains 31 students and 5th C grade as a control group which are contains 30 students. Types of research are using quasi-experimental or quasi-experimental . The study design used is Non- Equivalent Control Group Design . Data on study results was collected with instruments measuring the concept of a multiple choice test . This data analysis was by t - test with stage test for normality and homogeneity tests . The results showed , there was a significant differences between students who take lessons with Experiential learning model with students who take conventional learning ( of t = 5.433> t table = 2.000 ) with db = 59 ( Σn - 2 = 61-2 = 59 ) and significance level of 5 % . It can be concluded that the learning model Experiential was significantly affect science learning outcomes in fifth grade of SD No. 5 Kapal year 2013/2014.keyword : Learning models Experiential , learning outcomes IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DENGAN STRATEGI KONFLIK KOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD NEGERI GUGUS I GUSTI NGURAH RAI DENPASAR TIMUT TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ida Bagus Gede Eka Winata; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3484

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generative dengan strategi konflik kognitifdengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi yang dipakai adalah seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar gugus I Gusti Ngurah Rai. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling dandiperoleh siswa kelas V SD No 1 penatih yang berjumlah 33 siswa sebagai kelompok Kontrol dan siswa kelas V SD No 2 Penatih yang berjumlah 40 siswa sebagai kelompok eksperimen. Data hasil belajar IPA siswa kelas V dikumpulkan dengan instrument tes dan non tes. Tes yang digunakan berbentuk pilihan ganda biasa dengan jumlah soal 35 dan non tes yang digunakan adalah observasi untuk mendapatkan nilai afektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif (uji-t).Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generative dengan strategi konflik kognitifdengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yakni thit sebesar 4,247 dan ttabpada taraf signifikansi 5 % dan db = 71 sebesar2,00 karena thit >ttab, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran generative dengan strategi konflik kognitifberpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD gugus I Gusti Nurah Rai tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran generative dengan strategi konflik kognitif , hasil belajar IPA This study aims to determine significant differences between groups of science learning outcomes of students who learned with generative learning model with cognitive conflict strategy with a group of students who learned with conventional learning . This type of research is quasi- experimental design with a nonequivalent control group design . The population used is the entire fifth grade elementary school student groups I Gusti Ngurah Rai . Determination of the samples was done by purposive random sampling technique and fifth grade elementary school students earned the No. 1 Penatih , amounting to 33 students as a control group and fifth grade students of elementary school No. 2 Penatih totaling 40 students as the experimental group . IPA student learning outcomes data collected by the fifth grade tests and non- test instruments . The tests used commonly in the form of multiple choice questions with the number 35 and the non- test was used to obtain the value of affective observation . The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis ( t-test ) . These results indicate there are significant differences between the groups of science learning outcomes of students who learned with generative learning model with cognitive conflict strategy with a group of students who learned with conventional learning . It can be seen from the results of the data analysis and ttab thit of 4.247 at significance level of 5 % and db = 71 at 2.00 because thit > ttab , then H0 is rejected and Ha accepted . Therefore it can be concluded that the application of generative learning model with cognitive conflict strategy affects the outcome of the fifth grade students learn science elementary group I Gusti Rai Nurah academic year 2013/2014. keyword : generative learning model with cognitive conflict strategy, learning outcomes IPA

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue