cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERBALIK (RECIPROCAL TEACHING) BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEMESTER II SD GUGUS I GUSTI KETUT JELANTIK ., I Komang Agus Sethiawan; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Terbalik (reciprocal teaching) berbantuan media grafis dengan kelas yang dibelajarkan secara konvensinal pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ketut Jelantik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Non Equvalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ketut Jelantik. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas V SD N 17 Dangin Puri sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan kelas V SD N 28 Dangin Puri sebagai kelas kontrol yang berjumlah 32 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Analisis data menggunakan metode statistik uji-t. Hasil pengujian menunjukan ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Terbalik (reciprocal teaching) berbantuan media grafis dengan kelas yang dibelajarkan secara konvensinal. Hal tersebut dapat dibuktikan dari perolehan nilai rata-rata kelas eksperimen X ̅ = 72,56 > X ̅ = 68,53 pada kelas kontrol dan berdasarkan kreteria pengujian thitung = 2,4 > ttabel = 2,000 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Terbalik (reciprocal teaching) berbantuan media grafis berpengaruh terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ketut Jelantik Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Terbalik (reciprocal teaching), media grafis, Hasil Belajar IPS This research aimed at knowing the significantly different in reading competency between groups of students’ learning by using reciprocal teaching helped by graphic media with students who involved in conventional learning in grade V of Elementary school students at SD Gugus I Gusti Ketut Jelantik. Type of this study was experimental research used quasi experimental design. The subjects of this research were grade V of Elementary school students at SD Gugus I Gusti Ketut Jelantik. Sample were taken randomly namely, and te result is grade V of Elementary school students at V SD N 17 Dangin Puri as an experimental class with number of the students of each group were 32 students, and grade V of Elementary school students at V SD N 28 Dangin Puri as controlled class with with number of the students of each group were 32 students. The technique used in collecting the data in this research was objective test. Statistical analysis used to test the research hypothesis was test of different mean (t-test). The analysis showed that there was the significantly different in social study achievement between the students’ learning by using reciprocal teaching helped by graphic media with the students who involved in conventional learning. It was be evidenced with the average score reached in eksperimental class was X ̅ = 72,56 > X ̅ = 68,53 in control class and building on testing criteria that value = 2,4 > table = 2,000 and the result is H0 was ignore and Ha was accept . Based on the result, it can be concluded that the used of reciprocal teaching helped by graphic media influenced the students social study achievement in grade V of Elementary school students at SD Gugus I Gusti Ketut Jelantik. keyword : reciprocal teaching, graphic media, social study achievement.
MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Winda Pratiwi; ., Dr. I Wayan Rinda Suardika,S.Pd, M.Si; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional berbantuan media visual pada kelas V Sekolah Dasar Gugus I Dalung Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus I Dalung Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014 sebanyak 490 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA dengan menggunakan tes objektif berbentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan uji-t.Berdasarkan hasil uji-t didapat thitung = 3,74 dan ttabel dengan dk = 78 pada taraf signifikansi 5% = 1,99. Dari kriteria pengujian thitung > ttabel = 3,74 > 1,99 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional berbantuan media visual. Rerata hasil belajar IPA kelas eksperimen lebih besar dari siswa kelas kontrol = 76,71 > 70,97. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus I Dalung Kuta Utara Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM), pembelajaran konvensional, media visual, hasil belajar IPA The aimed of this study was to determine whether there was a significant differences in sains learning outcomes between students who followed Sains Teknologi Masyarakat (STM) model assisted visual media with students who took conventional learning assisted visual media in fifth grade of Sekolah Dasar Gugus I Dalung North Kuta academic year 2013/2014. This study was a quasi experimental research with Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were the fifth grade students of Sekolah Dasar Gugus I Dalung North Kuta academic year 2013/2014 which consisted of 490 students. The samples of this study were determined by means of random sampling technique.The data taken from the result of the sains learning process were collected by multiple choice. The data were analyzed by using t-test. Based on the result of the t-test was found tobs = 3,74 and ttab with degrees of freedom 78 with significance level of 5% = 1,99. From the criteria of examination was tobs > ttab = 3,74 > 1,99 so that Ho was rejected and Ha was accepted.The result of study showed that the significant differences in sains learning outcomes between students who followed Sains Teknologi Masyarakat (STM) model assisted visual media with students who took conventional learning assisted visual media.The average scores of sains learning in experiment class more than control class = 76,71 > 70,97. Based on these results it can be concluded that the Sains Teknologi Masyarakat (STM) model assisted visual media influenced the sains learning outcomes of the fifth grade students of Sekolah Dasar Gugus I Dalung North Kuta Academic Year 2013/2014.keyword : Sains Teknologi Masyarakat Model, Contextual teaching and learning, visual media, sains learning outcomes
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORD SQUARE BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V GUGUS BUDI UTOMO DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Luh Putu Sukandheni; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3211

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Word Square Berbasis Lingkungan dengan pembelajaran konvensional kelas V Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan Quasi experiment design (desain eksperimen semu) dengan jenis Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling dengan matching yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen yaitu kelas V SD N 1 Kesiman yang berjumlah 35 orang dan kelompok kontrol yaitu kelas V SD N 8 Kesiman yang berjumlah 35 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes jenis objektif bentuk soal pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan, dianalisis dengan teknik analisis uji t. Dari hasil analisis uji t diperoleh thit = 3,03 sedangkan ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5% dan X ̅1 = 0,82 sedangkan X ̅2 = 0,55. Terlihat bahwa thitung > ttabel (3,03 > 2,00) yang berarti dalam penelitian ini terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe word square berbasis lingkungan dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada Kelas V Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Word Square Berbasis Lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA pada kelas V Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Word Square Berbasis Lingkungan, Hasil Belajar IPA This study aims to determine the significant differences in Natural Science learning outcomes between students that learned using the Cooperative Type Word Square Model Based on Environment with students that learned using the conventional learning in fifth grade of Budi Utomo Groups Denpasar Timur academic year 2013/2014. This study is used quasi experiment design with type of nonequivalent control group. The population in this study is a fifth grade elementary school students of Budi Utomo Groups Denpasar Timur. The samples in this study conducted by random sampling technique with matching were randomized class to determine the experimental group and the control group. The experimental group is fifth grade students in SD N 1 Kesiman as many as 35 students and a control group is fifth grade students in SD N 8 Kesiman as a many as 35 students. Data collection methods used in this study is an objective type test are multiple choice question form. The collected data were analyzed by t-test analysis techniques. From the analysis results t-test obtained tcount = 3,03 while ttable = 2,00 at a significance level of 5% and X ̅1 = 0,82 while the X ̅2 = 0,55. Seen that tcount > ttable (3,03 > 2,00), which means that in this study there were significant differences in Natural Science learning outcomes between students that learned using the Cooperative Type Word Square Model Based on Environment with students that learned using the conventional learning in fifth grade of Budi Utomo Groups Denpasar Timur academic year 2013/2014. Thus it can be concluded that the application of Quantum Learning Model Based Multimedia positive effect on student learning outcomes Natural Science in fifth grade of Budi Utomo Groups Denpasar Timur academic year 2013/2014.keyword : cooperative type word square model based on environment, natural science learning outcomes.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIP TIPE GRAMMAR BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V GUGUS 1 ABIANSEMAL ., Ni Komang Eny Kencana Wati; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3212

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan menulis karangan narasi antara siswa kelas V gugus 1 Abiansemal yang yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe Grammar berbantuan media gambar seri dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group design. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 1 Abiansemal yang berjumlah 185 orang. Melalui teknik random sampling didapat 2 kelas yang masing-masing yang terdiri dari 31 dan 38 siswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menulis karangan narasi antara siswa kelas V gugus 1 Abiansemal yang dibelajarkan dengan model kooperatif tipe grammar berbantuan media gambar seri dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (nilai thitung = 7,06 dan ttabel = 2,00) jadi thitung > ttabel. ). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil menulis karangan narasi antara model pembelajaran kooperatif tipe grammar berbantuan media gambar seri dengan model pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata hasil menulis karangan narasi siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe grammar berbantuan media gambar seri lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil menulis karangan narasi siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (83,7 > 57,3). Kata Kunci : Kooperatif Tipe Grammar, Hasil Menulis Karangan Narasi This research aimed to determine the significant differences of the writing narrative achievement by the students who are learned grammar type cooperative model aided by sequence pictures to the students who are learned using conventional learning model of the fifth grade elementary school students cluster 1 Abiansemal. This research was a quasi experimental research design with nonequivalent control group design. The populations in this study were all fifth grade students in cluster 1 Abiansemal totaled 185 students. The research sample was collected by random sampling technique which two classes and each class consist of 31 students and 38 students as the sample. These results indicated that there were significant differences between the students who are learned grammar type cooperative model aided by sequence pictures to the students who are learned using conventional learning model of the fifth grade elementary school students cluster 1 Abiansemal (tcount = =7,06 and ttabel = 2,00) so, tcount > ttabel. ) .Therefore, Ho was refused and Ha was accepted. This meant that there were significant differences result by the students who are learned narrative writing grammar type cooperative model aided by sequence pictures to the students who are learned using conventional learning model. The average result of the students who are learned grammar type cooperative model aided by sequence pictures was higher than the result of students who are learned narrative writing using conventional learning model (83,7 > 57,3).keyword : Grammar type cooperative, The result of narrative writing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY BERBASIS KONTRUKTIVIS DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS BUDI UTOMO DENPASAR TIMUR ., Ni Putu Anik Yasmira Eka Dewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. (1) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, (2) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur,.(3). perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Two stay Two Stray berbasis kontruktivis dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, dan (4) interaksi antara model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan non equivalent control group design, dengan rancangan analisis faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, yang yang berjumlah 311 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 64 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan angket motivasi belajar dan tes hasil belajar yang dianalisis dengan statistik uji Anava AB, dan uji F’ Scheffe. Hasil penelitian diperoleh: (1). Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis Kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran Konvensional (FA=74.46 taraf signifikan 0,05); (2). terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi. (F’=16.12 taraf signifikan 0,05); (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah. (F’=84,73 taraf signifikan 0,05); (4). terdapat interaksi antara model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray Berbasis Kontruktivis dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA. (FAB =26.39 taraf signifikan 0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray berbasis kontruktivis dan motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar timur . Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif Two Stay Two Stray Berbasis Kontruktivis, pembelajaran konvensional, motivasi belajar , hasil belajar IPA This study aimed to determine (1) the significant differences of science learning outcomes between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, (2) the significant differences of students science learning outcomes who have high learning motivation between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, (3) the significance differences of students science learning outcomes who had low learning motivation between students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning, and (4) the effect of interaction between learning by Two Stay Two Stray contruktivis based and learning motivation to students science learning outcomes in fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. This study was a quasi experimental with non-equivalent control group design, with a 2x2 factorial analysis design. The population of the study was all students in the fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur, which amounted to 311 students. The sample was 64 students. The data was gathered by creative thinking test and test result which were statistically analyzed by anava AB, and F’Scheffe test. The result obtained: (1). there is significant effect of science learning outcomes of students treated by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning (FA = 74.46 and the significant level 0.05); (2) there is significant effect of science learning outcomes of students treated by by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning with high learning motivation (F’=.16.12 at significant level of 0.05); (3) there is significant effect of science learning outcomes of students treated by by Two Stay Two Stray contruktivis based and conventional learning with low learning motivation (F’=.84,73 at significant level 0.05); (4) there is significant effect of interaction between by Two Stay Two Stray contruktivis based and learning motivation to science learning outcomes of the students (FAB=.26.39 at significant level of 0.05. Thus, it can be concluded that Two Stay Two Stray contruktivis based effect and learning motivation on science learning outcomes of the students in fifth grade SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur. keyword : Two Stay Two Stray contruktivis basis, conventional learning, learning motivation, science learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW (THINK TALK WRITE) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN KEDIRI, TABANAN TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Putu Yeni Sugiarti; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3220

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW (THINK TALK WRITE) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KECAMATAN KEDIRI, TABANAN TAHUN AJARAN 2013/2014 Oleh Ni Luh Putu Yeni Sugiarti, NIM. 1011031120 Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri dan yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri,Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian TTW (Think Talk Write). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus 1 Kecamatan Kediri,Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 232 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik random sampling yang diacak adalah kelasnya untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan hasil pengundian yaitu siswa kelas VE SD Negeri 1 Kaba-kaba sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan siswa kelas VK SD Negeri 2 Kaba-kaba sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 35 orang siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis Esay. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 5,07 ≥ ttab = 2,000 pada taraf signifikansi 5%. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa Indonesia antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajara TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri dan yang dibelajarkan secara konvensional, dan dilihat dari nilai rata-rata kelompok eksperimen = 84,17 > = 77,52 pada kelompok kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri berpengaruh terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus 1 Kecamatan Kediri,Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata kunci: TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri, hasil belajar bahasa Indonesia. Kata Kunci : Kata kunci: TTW (Think Talk Write) berbantuan media gambar berseri, hasil belajar bahasa Indonesia. THE INFLUENCE OF TTW (THINK TALK WRITE) LEARNING MODEL ASSISTED WITH SERIES OF IMAGES MEDIA TOWARDS WRITING SKILLS OF INDONESIAN FIFTH GRADE STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL CLUSTER 1 SUB-DISTRICT KEDIRI, TABANAN ACADEMIC YEAR 2013/2014 BY: Ni Luh Putu Yeni Sugiarti, Nim: 1011031120 ELEMENTARY SCHOOL EDUCATION DEPARTMENT ABSTRAK This study aims to determine significant differences in learning outcomes among Indonesian students that learned to use TTW learning model (Think Talk Write) assisted with series of images and learned conventionally in fifth grade elementary school students cluster 1 sub-district of Kediri, Tabanan Academic Year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research with TTW (Think Talk Write) design research. The study population was all students in the fifth grade in elementary school Cluster 1 sub-district of Kediri, Tabanan Academic Year 2013/2014, which amounts to 232 people. The samples in this study conducted by random sampling technique were randomized class to determine the experimental group and the control group with the results of the draw that VE grade students of SD Negeri 1 Kaba-kaba as an experimental group numbering 32 students and VK grade students of SD Negeri 2 Kaba-kaba as a control group numbering 35 students. Methods of data collection in this study using the test method essay. Collected data were analyzed using methods of inferential statistical analysis (t-test). Based on the analysis of the data, Obtained ≥ tabs hit = 5.07 = 2.000 at significance level of 5%. So it can be interpreted that there are significant differences outcomes in learning Indonesian language by students that learned TTW (Think Talk Write) learning media assisted with series of images and those who use conventionally learning model, and the views of the average value of the experimental group = 84.17> = 77.52 in the control group. It can be concluded that the application of learning models TTW (Think Talk Write) media-assisted with series of images takes effect on learning outcomes Indonesian language for fifth grade elementary school students cluster 1 sub-district of Kediri, Tabanan Academic Year 2013/2014. Keywords: TTW (Think Talk Write) media-assisted radiant image, the result of learning Indonesian Language. keyword : Keywords: TTW (Think Talk Write) media-assisted radiant image, the result of learning Indonesian Language.
PENGARUH STRATEGI TOK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS V SD NEGERI PADANGBAI* ., I Kadek Dwi Andika Wirawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis cerpen antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Strategi TOK (Tiru Olah Kembangkan) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional di kelas V SD Negeri Padangbai Tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Negeri Padangbai tahun pelajaran 2013/2014, yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah populasi 74 siswa. Instrumen yang akan digunakan untuk mengukur hasil belajar adalah tes kemampuan menulis cerpen siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t untuk menguji hipótesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis cerpen siswa antara kelompok siswa yang dibelajar dengan strategi TOK dan kelompok siswa yang dibelajar dengan model pembelajaran konvensional. Besarnya thitung adalah 4,479 sedangkan ttabel dengan db = 74 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,379. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (4,479>2,379) sehingga H0 ditolak dan H¬1 diterima. Dengan demikian, strategi TOK berpengaruh terhadap kemampuan menulis cerpen siswa yang diperoleh pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di SD Negeri Padangbai.Kata Kunci : Strategi TOK, Cerpen, Kemampuan Menulis This research aimed at knowing the significant difference on the students’ short story writing skills between the students who were taught by TOK strategy and the students who were taught by conventional teaching strategy on the fifth grade students of SD Negeri Padangbai in the academic year 2013/2014. This study was a semi-experiment research which post test only control group design. The populations of this study were all of the fifth grade elementary students of SD Negeri Padangbai in the academic years 2013/2014, in which consists of 2 classes which were 74 students. The instrument was the short story writing competency’s test and the data analysis used statistic descriptive and statistic inferential by using t test to examine the hypothesis. The results of this study show that there were significant differences on students’ writing competency between the group who was taught by TOK strategy and the group who was taught by using conventional teaching strategy. The tcount was 4,479 while ttable with db=74 and the 5% significance standard was 2,379. It meant tcount was bigger than ttable (4,479 >2,379) so that H0 was rejected, and H1 was accepted. Therefore, TOK strategy has a significant effect on the fifth grade students’ writing competency at SD Negeri Padangbai in the academic year 2013/2014keyword : TOK Strategy, Short Story, Writing Competency
PENGARUH METODE HILL CLIMBING (PENDAKIAN BUKIT) BERBANTUAN LKS TERSTRUKTUR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 KARANGASEM TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Aurora; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill Climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus I Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 3 Seraya Tengah sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V di Sekolah Dasar No. 1 Seraya Tengah sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata skor hasil belajar matematika yang dicapai kelas eksperimen adalah 23,25 atau 77,5% dengan kategori tinggi. Sementara rata-rata skor yang dicapai kelas kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 18,50 atau 61,7% dengan kategori cukup. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelas yang dibelajarkan dengan metode Hill climbing (Pendakian Bukit) berbantuan LKS terstruktur dengan kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Metode Hill Climbing (Pendakian Bukit), LKS terstruktur, hasil belajar This study aimed at knowing the differences in math learning outcomes between the Math class which was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method on the fifth grade students of SD Gugus I Karangasem. This study was a quasi experimental study. The population was the fifth grade students of SD No. 3 Seraya Tengah as the experiment group and the fifth grade students of SD No. 1 Seraya Tengah as the control group. The data was collected through the test’s outcomes which were analyzed descriptive statistically and t-test. The result of the study shows that the average score of Math learning outcomes on the experiment class was 23,25 or 77,5% with high category. While the average score of control group which was taught by conventional method was 18,50 of 61,7% with adequate category .Based on the hypothesis’ test, it can be concluded that there were significant differences between the class who was taught by Hill Climbing method with structured worksheet with the class which was taught by conventional method.keyword : Hill Climbing Method, Structured Worksheet, Students’ Learning Outcomes
MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON-EXAMPLES BERBASIS LINGKUNGAN BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS KAPTEN JAPA ., Ni Nyoman Purna Dewi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Examples Non-Examples berbasis lingkungan dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain eksperimen “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA pada ranah kognitif. Data dikumpulkan melalui metode tes, yaitu tes hasil belajar IPA dengan bentuk objektif tipe pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA dianalisis menggunakan statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 6,343 > ttab (α= 0,05, 65) = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Examples Non-Examples berbasis lingkungan dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Dengan perbedaan nilai rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen sebesar 74,75 dan nilai rata-rata kelompok kontrol sebesar 70,50 serta hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Examples Non-Examples berbasis lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus Kapten Japa Denpasar Utara.Kata Kunci : model pembelajaran Examples Non-Examples, lingkungan, hasil belajar This study aims to determine significant differences in science learning outcomes between students who learned with the learning model Examples Non - Examples -based environment with that learned through conventional teaching in the Elementary School fifth grade students Force Captain Japa North Denpasar . This research is a quasi experimental study with experimental design " Nonequivalent Control Group Design " . The population in this study were all fifth grade students of SD Negeri Force Captain Japa North Denpasar . Determination of the samples was done by using random sampling . The data collected is the result of learning in cognitive science . The data collected through testing method , namely the science achievement test with objective type multiple-choice form of the ordinary. Science learning outcomes data were analyzed using statistical t-test . Based on the analysis of data , obtained thit = 6.343 > ttab ( α = 0.05 , 65 ) = 2.000 , then Ho is rejected and Ha accepted . So it can be interpreted that there are significant differences between students' science learning outcomes are learned with the learning model Examples Non - Examples -based environment with that learned through conventional learning . With the difference in the average value of science learning outcomes for the experimental group 74.75 and the average value of the control group was 70.50 and the t-test results showed a significant difference , it can be concluded that the application of the learning model based Examples Non - Examples effect on the environment science learning outcomes elementary School fifth grade students Force Captain Japa North Denpasar keyword : learning model Examples Non - Examples , environment , learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS BUDAYA LOKAL BERBANTUAN MEDIA REALITA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS KOMPYANG SUJANA ., Luh Ayu Purnawati; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus Kompyang Sujana. Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalen control group design. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA yang berupa nilai kognitif dengan materi Cahaya. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dalam bentuk tes objektif. Data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 88, diperoleh ttabel sebesar 1,90 dan thitung sebesar 3,05. Sehingga thitung > ttabel dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sains berbasis budaya lokal berbantuan media realita lebih dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (57,45 > 47,81). Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Sehingga, Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal Berbantuan Media Realita berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Kompyang Sujana tahun ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Sains Berbasis Budaya Lokal, Media Realita, hasil belajar IPA, pembelajaran konvensional This study aimed to determine significant differences of learning result of science subject between students use models Science-Based Local Culture Learning Media Reality Assisted by students who take conventional learning on fifth grade of elementary students in Gugus Kompyang Sujana. This study design is quasi-experimental design with control group design nonequivalen. The population in this study is all of fifth grade of elementary students in Gugus Kompyang Sujana Denpasar Utara. Sample was taken by using purposive sampling technique. The data collected was the result of science learning, which is the cognitive value.The research instrument was using by the result of test in objective tests. Data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences in learning result between students that learned science using models Science-Based Local Culture Learning Media Reality Assisted by students who take conventional learning. Hypothesis testing is performed at a significance level of 5% with df = 88, obtained ttable = 1.90 and tvalue 3.05. So tvalue > ttable. Therefore, Ho is rejected and Ha accepted. Average science learning result fifth grade students that learned to use a model science-based local culture learning media reality assisted that learned more than students using the conventional learning (57.45> 47.81). As the result, it can be concluded that there are significant differences in science learning result between students who learned with model-based science local culture learning media reality assisted by students who take conventional learning. Therefore, Model-Based Science Local Culture Learning Media Reality Assisted affects to the science learning result of fifth grade elementary school students Gugus Kompyang Sujana academic year 2013/2014. keyword : Science-Based Learning Model Assisted Local Culture, Media Reality, science learning result, conventional learning

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue