cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE BERPENGARUH BERBANTUAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD GUGUS BUDI UTOMO ., I Kadek Putra Jaya; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran picture and picture dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain yaitu “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014 dari 8 sekolah dasar dan 13 kelas yang berjumlah 453 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling yaitu siswa kelas Vb SD N 6 Kesiman yang berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD N 8 Kesiman sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 orang. Data kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA siswa di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Tes kemampuan berpikir kreatif siswa diberikan pada saat post test secara tertulis. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa berdasarkan hasil analisis uji-t diketahui terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran picture and picture dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014, dengan nilai rata - rata kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol (79,29>74,06) dan hasil analisis uji-t diketahui thitung = 2,02 > ttabel (α = 0.05, 61) = 2.00. Dengan demikian disimpulkan bahwa model pembelajaran picture and picture berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajara IPA siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Picture and Picture, kemampuan berpikir kreatif siswa This study aims to determine significant differences creative thinking ability of students that learned through learning models picture and picture with the students that learned using conventional learning in fifth grade elementary school students Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014 . The research is a quasi experimental design that is " Nonequivalent Control Group Design " . The study population was all students of class V SD Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014 of 8 primary schools and 13 classes totaling 453 students. Samples were taken with a random sampling technique ie Vb elementary grade students Kesiman N 6 of 33 people as the experimental class and fifth grade students of SD N 8 Kesiman as control classes totaling 30 people . Data creative thinking ability of students in science learning of students in the experimental class and the control class collected using essay tests . Tests students' ability to think creatively is given at the time of post-test in writing . Data were analyzed using t-test . The results of this study indicate that based on the results of t-test analysis is known there are significant differences in the students' creative thinking ability of students learning science that learned through learning models picture and picture with the students that learned using conventional learning in fifth grade elementary school students Force Budi Utomo East Denpasar 2013/2014 school year , with a value - average experimental group is higher than control group ( 79.29 > 74.06 ) and the results of t-test analysis is known t = 2.02 > t table ( α = 0:05 , 61 ) = 2:00 . Thus concluded that the learning model picture and picture effect on creative thinking ability of students in fifth grade science students pembelajara SD Force Budi Utomo East Denpasar Academic Year 2013/2014keyword : creative thinking ability of students
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA KONGKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS I KUTA BADUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., GM Putra Aristyadharma; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4418

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap Hasil Belajar siswa kelas V SDN Gugus I Kuta tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN Gugus I Kuta tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan random sampling melalui teknik undian. Sampel pada penelitian ini hanya melibatkan 2 kelas yaitu kelas Vb SDN 2 Kuta dan Kelas V SDN 5 Kuta. Data yang dikumpulkan adalah nilai Hasil belajar pada mata pelajaran IPA dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan terhadap hasil belajar siswa antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran NHT (Numbered Head Together) berbantuan Media Kongkret dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 5,88 > ttabel = 2,000) pada taraf signifikan 5% dan db = 75, di mana rata-rata Hasil belajar IPA kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT (Number Head together) berbantuan Media Kongkret lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (75,50>62,25). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran NHT (Numbered Head Together) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Hasil belajar siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Kata Kunci : Kata-kata kunci : Model Pembelajaran NHT, Media Kongkret, Hasil Belajar, dan IPA ABSTRACT This study aims to determine a significant difference to student learning outcomes SDN Force first grade school year 2013/2014 Kuta. This study was a quasi-experimental study (quasi-experimental) with a study design that is used is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students of class V SDN Kuta Force I 2013/2014 school year. Samples were taken with a random sampling technique through a lottery. The sample in this study involves only two classes, namely class Vb SDN 2 and Class V Kuta Kuta SDN 5. The data collected is the value of learning outcomes in science subjects with cognitive score (post-test). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences on student learning outcomes between students who learned with NHT using learning model (Numbered Head Together) aided Media concrete with students who learned with using conventional learning model (t = 5.88> t table = 2.000) at significance level of 5% and db = 75, where the average results of the fifth grade science learning learning model learned with NHT (Number Head together) aided Media concrete higher than students who learned with the conventional model (75.50> 62.25 ). It can be concluded that the learning model NHT (Numbered Head Together) and a significant positive effect on student learning outcomes fifth grade elementary Cluster 1 Kuta keyword : Key words: NHT Model Learning, Media concrete, Learning Outcomes, and IPA
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Bermedia Lingkungan Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Prestasi Belajar ., Ni Made Wiryani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4419

Abstract

Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif dua siklus yang bertujuan untuk (1) untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Devision) bermedia lingkungan pada mata pelajaran PKn Siswa Kelas V Semester I Tahun Pelajaran 2013/2014 di SD No 8 Banjar, (2) untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Devision) bermedia lingkungan pada mata pelajaran PKn Siswa Kelas V Semester I Tahun Pelajaran 2013/2014 di SD No 8 Banjar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD No 8 Banjar Semester I Tahun Ajaran 2013/2014. Data penelitian tentang keaktifan dan prestasi belajar PKn diperoleh dengan menggunakan metode observasi dan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat peningkatan keaktifan belajar siswa sebesar 9,78%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan skor keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 70,27% dan pada siklus II diperoleh siklus sebesar 80,05%, (2) terdapat peningkatan prestasi belajar siswa sebesar 14,55% setelah penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Devision) bermedia lingkungan pada mata pelajaran PKn Siswa Kelas V Semester I Tahun Pelajaran 2013/2014 di SD No 8 Banjar. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan skor prestasi belajar siswa pada siklus I sebesar 81,16% dan pada siklus II diperoleh siklus sebesar 95,71%. Kata Kunci : pembelajaran, kooperatif, lingkungan, keaktifan, prestasi The study design was a collaborative action research aimed at two cycles ( 1 ) to determine the student's learning activity increased after the implementation of cooperative learning model type STAD on the subjects of media environment Civics Student Class V Semester Academic Year 2013 / 2014 SD No. 8 Banjar , ( 2 ) to determine the increase in student achievement after the implementation of cooperative learning model type STAD on the subjects of media environment Civics student Class V Semester Academic Year 2013/2014 in SD No. 8 Banjar .The research subjects were students of class V SD No. 8 Banjar Semester Academic Year 2013/2014 . Research data on activity and learning achievement Civics obtained by using the method of observation and testing methods . Data were analyzed using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis method . Results showed ( 1 ) there is an increase in students' learning activity by 9.78 % . It can be seen from the increase in the student activity score first cycle of 70.27 % and the second cycle by cycle obtained 80.05 % , ( 2 ) there is an increase in student achievement by 14.55 % after the application of cooperative learning model type STAD on the subjects of media environment Civics. It can be seen from the increase in student achievement scores on the first cycle of 81.16 % and the second cycle by cycle obtained 95.71 % .keyword : learning, cooperative, environment, activity, achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP TO GROUP EXCHANGE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS II TAMPAKSIRING ., Putu Eka Yulistiana Dewi; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Disain yang digunakan yaitu Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah SD Gugus II Tampaksiring. Adapun sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu SDN 1 Tampaksiring sebagai kelas eksperiment dan SDN 6 Tampaksiring sebagai kelas kontrol yang di ambil dengan teknik Random Sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan uji-t. Hasil dari analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dari hasil uji hipotesis diperoleh thitung sebesar 5,086, sedangkan nilai ttabel adalah 2,00. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa thitung > ttabel (5,086>2,00). Berdasarkan perbedaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarakan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group To Group Exchange (GGE) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.Kata Kunci : GGE,gambar, Hasil belajar, dan IPS This study aims to determine significant differences between studens’s lerarning outcomes IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014. This research includes experimental studies. Design used is Non Equivalent Control Group Design. Population in this study is SD Gugus II Tampaksiring. The sample used in this study is SDN 1 Tampaksiring as the experimental class and the clas control is SDN 6 Tampaksiring as the control class taken with random sampling technique. Methods used to collect the data is a test. Analytical technique used is the t-test. Result of data analysis showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned IPS through coopertive learning model Group To Group (GGE) aided drawing media with students that learned through cooperative learning STAD. Of hypothesis test results obtained tcount of 5,086, while the table is the value of t 2,00. Of these calculations can be seen that tcount > ttable (5,086>2,00). Based on these differences can be concluded that there is a significant effect of learning outcomes between student that learned IPS that learned through learning model cooverative types of media assisted Group To Group (GGE) images with the student that learnid through STAD cooverative learning model in grade IV SD Gugus II Tampaksiring, Gianyar 2013/2014.keyword : GGE,image, learning achievement and IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRIPT DENGAN SIKLUS ACE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI GUGUS VIII KECAMATAN SUKASADA ., I Komang Muliawan; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4431

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Desa Kayuputih Melaka tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD N 5 Kayuputih Melaka dengan jumlah 20 siswa dan SD N 1 Kayuputih Melaka dengan jumlah 21 siswa. Data yang dikumpulkan adalah pengetahuan tentang bangun datar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil peneitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan belajar siswa yang dibelajarkan dengan model Kooperatif tipe script dengan siklus ACE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe script dengan siklus ACE adalah 23,46, sedangkan skor rata-rata (M) pada hasil belajar matematika dengan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 18,81. Hal ini menujukkan bahwa hasil belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe script dengan siklus ACE lebih baik dibandingkan model pembelajaran konvensional siswa kelas V gugus VIII kecamatan Sukasada. Kata Kunci : Model pembelajaran Kooperatif Tipe Script, Siklus ACE, Hasil Belajar Matematika Siswa. This research is a quasi-experimental design with non-equivalent post-test only control group design. The study population was all students in the fifth grade primary school in the village of Melaka Kayuputih 2013/2014 school year. Samples were students of class V SD N 5 Kayuputih Melaka with 20 students and the number of SD N 1 Kayuputih Melaka by the number of 21 students. The data collected is knowledge of flat wake. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics namely t-test. The results indicate that there is a difference peneitian learning ability of students who learned with Cooperative models of type script with ACE cycle and the group of students who learned with conventional learning model with the value of the learning of mathematics by using cooperative learning model script with ACE cycle is 23.46, while the scores mean (M) on mathematics learning outcomes using conventional learning model is 18.81. This shows that learning outcomes using cooperative learning model script with ACE cycle better than conventional learning model class V student group VIII Sukasadadistricts. keyword : Cooperative Learning Model Script Type, Cycle ACE, Mathematics Student Learning Outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V GUGUS XV KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Putu Citra Arni Kusumaningrum; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4532

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian post-test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah kelas V semester ganjil di Gugus XV Kecamatan Buleleng. Sebanyak 49 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan menggunakan tes pilihan ganda dan data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar IPA. Data analisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t.Hal ini dapat dilihat dari hasil rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding rerata kelompok kontrol (eksperimen=22,96 > kontrol=18,21) dan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t dengan t_hitung lebih besar dari pada t_tabel yaitu 3,65 > 2,0665. Dengan demikaian, kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, dengan kata lain terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester ganjil di Gugus XV Kecamatan Buleleng. Kata Kunci : Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament, hasil belajar Abstract This study aims to determine the significant difference of the science learning outcomes between students who learned by using cooperative learning model team games tournament and students who learned with conventional learning models. This study was a quasi-experimental study (quasi-experimental) which design with a post-test only control group design. The population of this was V grade students first semester in XV Clustert of Buleleng Discrict. A total of 49 students were selected as the sample was determined by random sampling technique. The data collection method used is the method using a test with multiple-choice tests and the data that was collected is the outcomes of science learning data. The analysis data using descriptive statistics and inferential statistics that test-t. It can be seen from the results of the experimental group mean is higher than the mean of the control group (experimental = 22.96> control = 18.21) and the results of the hypothesis by using the test-t with t_value greater than t_table ie 3.65> 2.0665. Therefore, the group of students who take learning with cooperative learning model team tournament games showed better results than the students who take learning with conventional learning models, in other words there is the influence of application of cooperative learning model team tournament games toward science learning outcomes of V grade students in XV Cluster of Buleleng District. keyword : Cooperative Learning Model Type Team Games Tournament, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI (GRUOP INVESTIGATION) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKN KELAS III SEMESTER GANJILDI GUGUS IV DESA BANJAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Retno Prasetiyani; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4533

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) berbantuan media gambar, (2) mendeskripsikan hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran secara Konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran Konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan Non equivalen ost-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas III semester ganjil di desa Banjar, kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Sebanyak 51 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar PKn dengan bentuk tes hasil belajar PKn dalam bentuk tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media gambar dan siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional. Hal ini dilihat dari hasil rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding rerata kelompok kontrol (eksperimen= 23,26 > control = 18,24) dan hasil uji hipotesi dengan menggunakan uji-t dengan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 1,95146 > 1,67109. Dengan demikian, kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe GI berbantuan media gambar menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Group Investigation, hasil belajar Abstract This study aims to(1) describe the learning outcomes of students participating in learning PKN cooperative learning model GI(Group investigation) assisted image media, (2) describe the learning outcomes of students who take PKN conventional learning, (3) determine differences in GI-aided cooperative media images with students who take conventional learning. This study is a quasi-experimental study (quasi-experimental) with a study design that used non-equivalent ost-test only control group design. The study population was a third class of odd semester at Banjar village, Banjar sub district, Buleleng regency. as many as 51 students selected as the sample was determined by random sampling technique. data collected is the result of learning with shapes PKN, PKN achievement test used was a multiple-choice test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics namely t-test. The results showed that, there are differences in learning outcomes between students who learn by learning cooperative learning model GI-aided drawing media and students who studied with conventional learning strategies. it is seen from the results of the experiment group mean is higher than the mean of the control group (experimental =23.26>control =18.24) and the results of hypothesis testing using t-test with a calculated table is greater than 1.95146>1.67109 thus, a group of students who learned with learning using cooperative learning model GI-assisted media images showed better learning outcomes than the group of students who learned with using conventional learning strategies. keyword : Group investigation , saint study result
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas III SD Negeri 4 Banjar Semester I Tahun Pelajaran 2014/2015 ., Made Suri Ardani; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada siswa kelas III SD Negeri 4 Banjar tahun pelajaran 2014/2015 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe think pair share. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 4 Banjar pada semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitiann analisis data daat disimpulkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas III SD Negeri 4 Banjar semester I tahun pelajaran 2014/2015. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata hasil belajar pada siklus I 61,39 dengan kategori sedang dan siklus II 69,17 dengan kategori tinggi. Daya serap siklus I 61% dan siklus II 69%. Ketuntasan belajar siklus I 78,57% dan siklus II 88,89%. Hal ini terbukti telah melampaui dari yang diharapkan yaitu rata-rata 56 dengan kategori tinggi, daya serap 56%, dan ketuntasan klasikal 85%. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe think pair share, hasil belajar IPA This study was aimed at finding out the improvement in science learning achievement of the third grade students at SD Negeri 4 Banjar in the 2014/2015 academic year after implementing think pair share cooperative learning model. This study was a classroom action research with two cycles. The subjects were the third grade students of SD Negeri 4 Banjar in the odd semester of the 2014/2015 academic year. Test method was used to collect data on learning achievement and analyzed descriptive-qualitatively. Based on the results and data analysis it can be concluded that the implementation of think pair share cooperative learning model could improve the science learning achievement of the third grade students of SD Negeri 4 Banjar in the first semester in the 2014/205 academic year. This is shown by the average score in learning achievement of 61.39 in cycle I ( falling into medium category) and 69% in cycle II. The completeness level of learning was 78.57% in cycle I and became 88.89% in cycle II. This has proven to exceed the expected average of 56 (falling into high category, absorption level of 56%, and classical completeness level of learning of 85%.keyword : think pair share cooperative learning model, science learning achievement
PEMBELAJARAN BERBASIS OTAK BERBANTUAN MEDIA VISUAL BERPENGARUH TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS 2 MENGWI BADUNG ., I Gede Widyantara; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan menulis deskripsi antara siswa kelas V SD Gugus 2 Mengwi Badung yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran berbasis otak (brain based learning) berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus 2 Mengwi Badung yang berjumlah 265 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 2 Buduk sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VB SD N 1 Buduk sebagai kelompok kontrol. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan instrumen tes keterampilan menulis deskripsi berupa tes esai. Hasil tes selanjutnya dianalisis dengan menggunakan pengujian statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis deskripsi antara siswa kelompok eksperimen dan siswa kelompok kontrol. Ini dapat dilihat dari hasil uji-t, dengan thitung > ttabel. Rata-rata keterampilan menulis deskripsi kelompok eksperimen lebih dari rata-rata keterampilan menulis deskripsi kontrol yaitu 81,08 > 70,97. Hal ini berarti penerapan pembelajaran berbasis otak (brain based learning) berbantuan media visual berpengaruh terhadap keterampilan menulis deskripsi Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus 2 Mengwi Badung tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : pembelajaran berbasis otak, menulis deskripsi This study aims to determine significant differences between the description writing skills fifth grade elementary school students Force 2 Mengwi Badung that learned to use brain -based learning aided visual media with students that learned conventionall . This research was a quasi-experimental research design with nonequivalent control group design. The population of this research is class V Force 2 Mengwi Badung totaling 265 people. The sample was fifth grade students of SD N 2 Buduk as the experimental group and VB grade students of SD N 1 Buduk as a control group. The data was collected using a test instrument of writing skills in the form of an essay test description. The test results were then analyzed using t-test statistical testing. The results showed that there are significant differences between the students' skills of writing a description of the experimental group and control group students. It can be seen from the results of the t-test, with t count > t table. Average writing skills description of the experimental group over the average control description writing skills ie 81.08 > 70.97. This means the application of brain -based learning aided visual media affects writing skills descriptions Indonesian fifth grade elementary school students Force 2 Mengwi Badung academic year 2013/2014.keyword : braind based learning , writing descriptions
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DENGAN SETTING NHT BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS VIII ABIANSEMAL ., I Nyoman Jana Santhika; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Solving dengan setting NHT dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus VIII Abiansemal Tahun Pelajaran 2013/2014 sebanyak 222 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. yang diacak adalah kelas. Dari hasil pengundian diperoleh siswa kelas V SD No 4 Sibangkaja sebagai kelompok eksperimen sebanyak 33 orang siswa dan kelas V SD No 3 Sibangkaja sebagai kelompok kontrol sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes yakni tes hasil belajar IPA Berupa tes obyektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Solving dengan setting NHT dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus VIII Abiansemal Tahun Pelajaran 2013/2014. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 4,605 > ttabel 2,00 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Solving dengan setting NHT yaitu 80,036 dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 69,67. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Problem Solving dengan setting NHT berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus VIII Abiansemal Tahun Pelajaran 2013/2014Kata Kunci : model Problem Solving dengan setting NHT, konvensional, hasil belajar IPA. The purposed of this research was to know the significant of the result of studying science between students who studied by problem solving with settingnumbered head together (NHT) model and students who studied by conventional learning of the fifth grade students of Gugus VIII elementary school Abiansemal academic year 2013/2014. This kind of research was Quasi Experimental that used Nonequivalent Control Group Design plan. The research subjects were 222 students of the fifth grade students of Gugus VIII elementary school Abiansemal in academic year 2013/2014. The samples were taken by random sampling technique. This result was taken from the test that consist od four optionals. The data that had collected was analyzed by Uji-t. The results of the research show that there are significant different of studying science between the group of students who learn by problem solving with setting numbered head together (NHT) model and group students who learn by conventional learning of the fifth grade students of Gugus VIII elementary school Abiansemal in academic year 2013/2014. That is shown by t(count) 4,605 > t(table) 2.00 and it is supported by the different average score which is reached between students who study by problem solving with setting numbered head together (NHT) model that is 80,036 and the students who study by conventional learning is 69,67 so, Ha is accepted. That mean the implementation of problem solving with setting numbered head together (NHT) model could influence to the studying result of the fifth grade students of Gugus VIII elementary school Abiansemal in academic year 2013/2014.keyword : Problem solving with setting numbered head together (NHT) model, conventional, science studying result.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue