cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL RESIK (REALISTIK SETTING KOPERATIF) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VI SEMESTER I SD NO 6 PANJI KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Komang Adi Suryanata; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan kualitas pengelolaan pembelajaran yang dilakukan guru saat melaksanakan pembelajaran yang dalam perancangannya menggunakan model pembelajaran RESIK (Realistik Setting Kooperatif), serta mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika setelah penerapan pembelajaran kooperatif model RESIK. Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian ini adalah kelas VI semester I SD NO 6 Panji kecamatan Sukasada, kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2014/2015. Jumlah siswa yang menjadi subjek penelitian adalah 14 orang, dengan rincian 6 perempuan dan 8 laki-laki. Objek penelitian ini adalah hasil belajar hasil belajar Matematika siswa setelah penerapan model pembelajaran RESIK (Realistik Setting Kooperatif). Data yang dikumpulkan menggunakan metode tes dengan instrumen pengumpulan datanya menggunakan lembar tes essay. Tes essay ini mengungkapkan tentang penguasaan siswa terhadap pelajaran Matematika yang mereka peroleh. Data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data hasil belajar siswa, diproleh bahwa hasil belajar Matematika siswa mengalami peningkatan dari siklus ke siklus berikutnya. Tingkat hasil belajar siswa kelas VI Semester I SD NO 6 Panji pada siklus I sebesar 67,5% kemudian meningkat pada siklus II menjadi sebesar 80,71%. Sedangkan ketuntasan belajar pada siklus II sebesar 92,85%. Hasil belajar siswa secara individu pada siklus II sudah mencapai target atau indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas.Jadi, terdapat peningkatan hasil belajar Matematika setelah penerapan pembelajaran kooperatif model RESIK.Kata Kunci : model pembelajaran RESIK, hasil belajar Matematika This study aims to investigate the tendency of learning management quality which is conducted by teachers in learning process in which RESIK (Cooperative Setting Realistic) learning model is applied. This study also aims to find out the improvement of students’ mathematics achievement after RESIK learning model is applied. This is a Classroom Based Action Research. The subject of the study is students of grade 6 semester 1 of SD NO 6 Panji Sukasada Sub-regency, Buleleng Regency in the academic year 2014/2015. The number of students that are used as the subject of study is 14 students which consist of 6 girls and 8 boys. The object of the study is the students’ mathematics achievement after RESIK (Cooperative Setting Realistic) learning model is applied during the learning process. The collection of the data is using essay type test. This is essay test mean that knowledge of students in Mathematics leason that students given. The data are analyzed by using quantitative descriptive analysis method. Based on the result of data analysis, the students’ mathematics achievement is improving from one cycle to the next cycle. The percentage of students’ achievement in cycle 1 of grade 6 Semester 1 SD NO 6 Panji is 67.5% and then it is improving to 80.71% in cycle 2. On the other hand, the percentage of students who pass the grade is 92.85%. The students’ achievement individually during the cycle 2 is already reaching the target or indicator of success of this classroom action research. So, there is an improvement upon the students’ mathematics achievement after the application of RESIK cooperative learning model.keyword : RESIK Learning Model, Students’ Mathematics Achievement
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Mekar Bhuana Badung Tahun Ajaran 2014/2015 ., Ni Made Suastiti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4538

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing siswa kelas IV SD Negeri 4 Mekar Bhuana Abiansemal Badung. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan model PTK yang dirancang oleh Kurt Lewin. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 4 Mekar Bhuana sebanyak 15 orang yang terdiri dari, 8 orang siswa perempuan dan 7 orang siswa laki-laki. Data tentang hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes yang dilaksanakan pada akhir setiap siklus. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang sudah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar IPA sebesar 14,95%. Rata-rata hasil belajar yang diperoleh pada siklus I sebesar 65,55 sedangkan siklus II sebesar 80,55. Terjadi pula peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 27,00% yang diperoleh dari siklus I sebesar 60% kategori “sedang” sedangkan pada siklus II sebesar 87,00% kategori “tinggi”. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, disimpulkan terjadi peningkatan hasil belajar IPA melalui pendekatan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas IV SD Negeri 4 Mekar Bhuana Abiansemal Badung.Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hasil belajar IPA . Abstract This research aims to increase the result of the learning science through the application of guided inquiry learning model for students on fourth grade SD Negeri 4 Mekar Bhuana Abiansemal Badung. This kind of research is a classroom action research consisting of two cycles. This research carried out by using the model of action research, designed by Arikunto. Every cycles consisting of planning stage, implementation of the action, observation/evaluation and reflection. The subject of the research is all for the fourth grade students of SD Negeri 4 Mekar Bhuana as much as 15 person, consisting of 8 female students and 7 male students. Data about the science learning result was collected by test metode that was implemented at the end of every cycle. The data that was collected, analyzed by using quantitative descriptive analysis which has been determined before. The result showed an increase in science learning result as much as 14,95%. Average learning obtained on the first cycle as much as 65,55, then on second cycle as much as 80,55. There was also an increase in classical completeness as much as 27,00% that was get from first cycle as much as 60% “medium” category, then on the second cycle as much as 87,00% “high” category. Based on the results of the research that has been conducted, was concluded an increase the result of the learning science through the application of guided inquiry learning model on fourth grade students of SD Negeri 4 Mekar Bhuana Abiansemal Badung.keyword : the application of guided inquiry learning model and the result of the learning science.
Penerapan Model Pembelajaran Accelerated Learning dalam Pola Lesson Study untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas III Semester I di SDN 3 Sambangan Kecamatan Sukasada Tahun Ajaran 2014/2015 ., Made Cahyani; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan kualitas pengelolaan pembelajaran yang dilakukan guru saat melaksanakan pembelajaran, yang dalam perancangannya menggunakan model pembelajaran Accelerated Learning dalam pola Lesson Study serta mengetahui peningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas III semester I di SD N 3 Sambangan Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2014/2015 setelah menerapkan model pembelajaran Accelerated Learning dalam pola Lesson Study. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah 27 orang siswa Kelas III Semester I SDN 3 Sambangan tahun pelajaran 2014/2015. Data tentang hasil belajar siswa menggunakan tes hasil belajar. Hasil penelitian dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar Matematika siswa mengalami peningkatan dari siklus ke siklus berikutnya. Persentase tingkat hasil belajar siswa yang ditunjukkan pada refleksi siklus I baru mencapai 65,19% dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 62,97%. Dari data hasil tes belajar siswa siklus I penelitian belum sesuai dengan kategori yang di inginkan. Hal ini disebabkan karena persentase nilai rata-rata klasikal masih di bawah 70% yakni baru mencapai 65,19%. Jumlah siswa yang tuntas sebesar 62,96% dan 37,04% dari jumlah seluruh siswa kelas III Semester I SDN 3 Sambangan memperoleh nilai di bawah KKM yang ditentukan atau belum tuntas.Kata Kunci : Accelerated Learning, hasil belajar This study aims to investigate the tendency of learning management quality which is conducted by teachers in learning process in which Accelerated Learning Model is applied in the form of Lesson Study. This study also aims to find out the improvement of students’ mathematics achievement of Grade 3 semester 1 of SDN 3 Sambangan Sukasada Sub-regency in the academic year 2014/2015 after the application of Accelerated Learning Model in the form of Lesson Study. This is a Classroom Based Action Research which is designed into two cycles. The subject of the study is 27 students of Grade 3 semester 1 of SDN 3 Sambangan in the academic year 2014/2015. The data obtained from the result of learning test. The data obtained is analyzed by using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The result of the study shows that the students’ mathematics achievement is improving from one cycle to the next cycle. The percentage of students’ achievement that is shown in the reflection of the first cycle only reach 65.19% with 62.97% classical learning passing grade. From the data of students’ achievement in the first cycle, the study is still far beyond the category that is expected. It is caused by the percentage of classical mean score is still below 70% that is only reaching 65.19%. The percentage of students who pass the passing grade is 62.96% and the rest 30.04% of total number of students cannot pass the passing grade.keyword : Accelerated Learning, Students’ Achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DAN YANG KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV DI SD WONGAYA GEDE TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., I Nengah Indra Pramana; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari perbedaan hasil belajar matematika antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization dan kelas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas IV SD di Wongaya Gede tahun pelajaran 2012-2013. Sampel diambil dengan cara random sampling dengan sampel penelitian yaitu 21 siswa di SD 1 Wongaya Gede sebagai kelas eksperimen dan 20 orang sisa di SD 4 Wongaya Gede sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor hasil belajar matematika pada kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization adalah 22,000 yang berkategori sangat tinggi, sedangkan pada kelas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 19,600 yang berkategori tinggi.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe Team-Assisted Individualization, konvensional, dan hasil belajar. This study aimed to explore the differences in learning outcomes between the mathematics classroom learning with cooperative learning model Team-Assisted Individualization and classroom learning with conventional learning models. This study was a quasi-experimental study (quasi experiment) with a research design that is used is Post Test Only Control Group Design. The population in this study is the fourth grade in the 2012-2013 school year Wongaya Gede. Samples were taken by means of random sampling with a sample of 21 students in elementary school is 1 Wongaya Gede as the experimental class and 20 in the rest of the SD 4 Wongaya Gede as the control class. The results showed the average score on the mathematics learning outcomes classroom learning with cooperative learning model Team-Assisted Individualization is 22,000 categorized very high, whereas in classroom learning with conventional learning models are categorized high 19,600.keyword : cooperative learning model Team-Assisted Individualization, conventional, and learning outcomes.
PENGARUH PENDEKATAN MASALAH TERBUKA (OPEN-ENDED) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS VII KEC. TEJAKULA, KAB. BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Komang Pariasa; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Matematika siswa pada kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended), untuk mengetahui hasil belajar Matematika siswa pada kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, dan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa dengan menggunakan tes yang sama antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD segugus VII Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik cluster sampling dan diperolah SD No.2 Madenan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 26 orang siswa dan SD No. 1 Madenan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 21 orang siswa. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil belajar Matematika antara siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Open-Ended (masalah terbuka) berada pada kategori tinggi, yaitu 41,54 pada rentangan 35 ≤ X ≤ 45 dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaraan konvensional berada pada kategori sedang, yaitu 31,85 pada rentangan 25 ≤ X ≤ 35. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 28,82 dan t tabel = 2,02 untuk db = n1 + n2 = 26 + 21 = 47 dengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti pendekatan Open-Ended (masalah terbuka) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika.Kata Kunci : pendekatan Open-Ended, hasil belajar This study aims to determine the differenced the proceeds of the mathematies student to group experiences wich follow the learning by open-ended, for known of proceeds learning mathematies to follow by convensional and to known the significant different of proceeds of mathematies use by same tast between student wich follow learning by the open-ended by student and to follow learning by convensional. This research as quasi experiences by the desain post test only group desain. The population of research is the elementary student of five classes the same bunch of sevens he “Tejakula district”, Buleleng recency the year of two thousand thirteen unil two thousand fourteens. The sample waved by the cluster sampling and getted by elementary school number two “Madenan” as experiences group by amounts twenty six students and elementary school number one “ Madenan” as control group amounts twenty one students. From this analyzed used by analyzed statistics descriptive and inferential statistics test. The research getted has significant different learning mathematic between student with the students use open-ended has hight catagori has fourty one, fivety four in creditor 35 ≤ X ≤ 45 and student use convensional research in middle catagori thirty one, eighty five in creditor 25 ≤ X ≤ 35 this analyzed showed = 28,82 and 2,02 for db = n1 + n2 = 26 + 21 = 47 by significant stage 5% by the cretiria test, because tarithematic > ttable so H0 refused and Ha accived. That means the neared by open-ended has influence the mathematic proceeds learnings. keyword : neared of open-ended, proceeds lernings
Pengaruh Model Kooperatif GI (Group Investigation) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran IPA ., I Ketut Budiastra; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., I Nyoman Arcana,SST., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, 2) deskripsi keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation), 3) pengaruh yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2013/2014 di SD di gugus VII Kecamatan Tejakula. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus VII Kecamatan Tejakula Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 88 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berpikir kritis berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional cenderung sedang, dengan mean 32,05, 2) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) cenderung tinggi, dengan mean 41,7, 3) terdapat pengaruh yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan thit > ttab (thit = 28,82 > ttab = 45). Kata Kunci : GI (Group Investigation), berpikir kritis This study aims to determine: 1) description of critical thinking skills in science teaching students who learned with conventional learning, 2) description of critical thinking skills in science teaching students who learned with GI (Group Investigation), 3) significant influence in the skill critical thinking in science learning among groups of students who learned with GI (Group Investigation) with a group of students who learned with conventional learning the fifth grade students in the academic year 2013/2014 in primary schools in the cluster VII of Tejakula district. This research is a quasi-experimental research design and using post-test only control group design . The subjects were all fifth grade students in elementary group Tejakula District VII Academic Year 2013/2014 which amounts to 88 people. Sampling technique is random sampling technique, but is randomized class. Data were collected with a critical thinking test instruments in the form of multiple description. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). Results of this study found that: 1) critical thinking skills scores in science teaching on students who take lessons with conventional learning tend to be low, with a mean of 32,05, 2) score of critical thinking skills in science teaching on students who take learning to the GI (Group Investigation) tend to be high, with a mean of 41,7, 3) there are significant influence in critical thinking skills among the group of students who learned with the GI (Group Investigation) with a group of students who learned with conventional learning, with tarithematic > ttable (tarithematict = 28,82> ttable = 45). keyword : GI (Group Investigation), critical thinking
PENERAPAN STRATEGI DIRECT READING ACTIVITY (DRA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 KAMPUNG BARU ., I Gede Ary Suastawan; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4813

Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa setelah menerapkan strategi Direct Reading Activity (DRA) di kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Kampung Baru Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Kampung Baru Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2013/2014 sebanyak 17 orang dengan 8 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Pengumpulan data kemampuan membaca pemahaman menggunakan metode tes dengan instrumen seperangkat hasil tes. Data tentang kemampuan membaca pemahaman siswa dikumpulkan dengan metode tes kemampuan membaca pemahaman yang berupa tes objektif. Data yang didapatkan dari tes selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV semester 1 Sekolah Dasar Negeri 2 Kampung Baru Tahun Ajaran 2013/2014 dapat ditingkatkan melalui penerapan strategi DRA. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I mencapai 70,59% yang termasuk kategori cukup baik dan tingkat ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus II mencapai 88,23% yang termasuk kategori sangat baik. Tingkat ketuntasan belajar secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 17,65%. Kata Kunci : Strategi DRA, kemampuan membaca pemahaman. This study aims to determine the improvement of students' reading comprehension ability after applying the strategy of Direct Reading Activity (DRA) in the fourth grade Elementary School 2 Kampung Baru Buleleng Buleleng District Academic Year 2013/2014. This type of research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects were fourth graders Public Elementary School 2 Kampung Baru Buleleng Buleleng District Academic Year 2013/2014 as many as 17 people with 8 boys and 9 girls. Reading comprehension ability of data collection using the test method with a set of test instruments. Data on students' reading comprehension ability was collected with reading comprehension ability of the test method in the form of an objective test. The data obtained from the tests were then analyzed with descriptive-quantitative technique. The results showed that the ability of reading comprehension fourth grade students semesters 1 Elementary School 2 Kampung Baru 2013/2014 school year can be enhanced through the implementation of the DRA strategy. It can be seen from the level of mastery learning in the classical in the first cycle reaches 70.59%, which is quite good, including the category and level of mastery learning in the classical cycle II reached 88.23%, which includes the excellent category. The level of mastery learning in the classical an increase of 17.65%.keyword : DRA strategy, reading comprehension ability
PENERAPANAN METODE PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI ., Putu Ngurah Dwija Palguna; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4814

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis narasi siswa kelas III semester genap SDN 6 Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015 setelah penerapanan metode picture and picture berbantuan media gambar berseri. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dengan mencermati kegiatan proses pembelajaran, dan menemukan permasalahan yang terdapat baik dari perencanaan, proses dan hasil pembelajaran. Dari permasalahan tersebut, kemudian diberikan suatu tindakan sebagai upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes penugasan hasil belajar data dianalisis secara deskriptif penelitian ini dilakukan di SDN 6 Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 6 Kubutambahan Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng dengan jumlah siswa 30 orang yang terdiri dari 14 siswa putra dan 16 siswa putri. Rancangan penelitian ini dilakukan dalam bentuk siklus-siklus. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/ evaluasi, dan refleksi. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil-hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa " penerapanan metode picture and picture berbantuan media gambar berseri dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi mata pelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas III semester genap SDN 6 Kubutambahan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Hal ini dapat dibuktikan pada siklus I keterampilan menulis narasi bahasa indonesia siswa yang dicapai siswa rata-rata kelas sebesar 65 dengan katagori sedang sedangkan KB 70% meningkat ke siklus II keterampilan menulis narasi siswa yang dicapai siswa rata-rata kelas sebesar 77 dengan katagori tinggi, sedangkan KB yang dicapai pada siklus II sebesar 90%. Kata Kunci : metode picture and picture, gambar berseri, keterampilan menulis. The purpose of this study was to identify the improvement of narrative writing skill of third grade students in odd semester of SD N 6 Kubutambahan, Kubutambahan district, Buleleng regency, in academic year 2014/2015 after the implementation of picture and picture method assisted by picture series media. This study was classroom action based research. The study was done by watching teaching learning process, and finding the problems occur whether in planning, process, and the learning outcomes. The problems were given a treatment as an effort to improve the learning quality. The data of students’ learning outcomes were obtained by using achievement test method. The data were analyzed descriptively. The study was done at SD N 6 Kubutambahan, Kubutambahan district, Buleleng regency. The subject of the study was student class III of SD N 6 Kubutambahan, Kubutambahan district, Buleleng regency with the number of students were 30 students consisted of 14 male students and 16 female students. The research design was done in the form of cycles. Each cycle consisted of planning, implementation, observation/evaluation, and reflection. Based on the data analysis and the discussion of findings, it can be concluded that “the implementation of picture and picture method assisted by picture series media improved narrative writing skill of Bahasa Indonesia subject of student class III in odd semester of SD N 6 Kubutambahan, Kubutambahan district, Buleleng regency, in academic year 2014/2015. It can be proved on cycle I, in which the average of students’ narrative writing skill was 65 which are categorized as moderate category, while KB was 70% improved to the cycle II, in which the average of students’ narrative writing skill was 77 with high category and KB was 90%. keyword : implementation of picture and picture, picture series media, narrative writing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Dwi Suarnaya; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester ganjil di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 256 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 3 Anturan yang berjumlah 36 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 3 Kalibubuk yang berjumlah 34 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,94 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha dan kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 22,11 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 15,38, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran tandur, hasil belajar IPA This research purpose were to know the differences of science’s learning result between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha and students who learnt using conventional learning model in grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014. The type of this research was a quasi experiment. Population of this research was grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014 which amounts to 256 students. The sample of this study was fifth grade students in SD Negeri 3 Anturan amounting to 36 students as experimental class and fifth grade students of SD Negeri 3 Kalibubuk amounting to 34 people as the control class. Science students learning outcome data were collected with a multiple choice test instrument. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained t arithmetic = 5,94 dan ttable (at the 5% significance level) = 2,000. That mean tarithmetic > ttable so it can be interpreted that there is there are differences in learning outcomes IPA between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha and students who learnt using conventional learning model. Viewed from the results of the calculation of average science learning outcomes experimental group was 22.11 higher than the average results of science learning control group was 15.38, so it can be concluded that the application of tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha influence on students' learning outcomes in science’s in grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014. keyword : tandur learning model, science’s learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD ., I Wayan Oviyana; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI di Gugus Ubud Kabupaten Gianyar. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 25 orang siswa kelas VI SD N 4 Ubud sebagai kelompok eksperimen dan 20 orang siswa kelas VI SD N 5 Ubud sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas VI di Gugus Ubud Kabupaten Gianyar (thitung = 5,166 > ttabel = 2,00). Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPA.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know the significant differences between students result in science who learnt by cooperative learning model type Jigsaw II and students who learnt using conventional learning model in the sixth grade students in Cluster Ubud, Gianyar regency. The type of this research was a quasi experiment by using post-test only control group design. The sample of this study was grade sixth of SD N 4 Ubud consisted of 25 students as an experimental group and 20 students grade sixth of SD N 5 Ubud as an control group selected through random sampling method. Data collected by using multiple choice test. Then, data analysis used inferential statistic (t-test). The result of this research is there is a significant difference students result in science between students who learnt by cooperative learning model type Jigsaw II and students who learnt using conventional learning model in the sixth grade students in Cluster Ubud, Gianyar regency (tarithmetic = 5,166 > ttable= 2,00). The result showed that cooperative learning model type Jigsaw II better than conventional learning model in students result science.keyword : cooperative learning model type Jigsaw II, conventional learning model, students result in science

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue