cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Nyoman Desi Wijayanti; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11015

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Non-equivalen Post test Only Group Control Design. Populasi dari penelitan ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus I Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 5 sekolah. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas SD Negeri 1 Tegallalang dan SD Negeri 5 Tegallalang yang diambil menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan melalui instrument tes hasil belajar dengan bentuk tes objektif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deksriptif dan statistik inferensial (uji-t) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar (thitung = 9,424 sedangkan ttabel = 1,980 sehingga thitung > ttabel). Adanya perbedaan terseut menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : talking stick, audio visual, IPS The purpose of this research is to know the difference of IPS learning outcomes between groups of students who are taught with cooperative learning model Talking Stick type assisted by audio visual media and students who are taught by conventional learning. This type of research is a quasi-experimental research with Non-equivalen Post test design of Only Group Control Design. The population of this research is the entire class V in SD Gugus I District Tegallalang, Gianyar Regency Year 2016/2017 Lessons as many as 5 schools. The sample in this research is the students of SD Negeri 1 Tegallalang and SD Negeri 5 Tegallalang which is taken using random sampling technique. Student learning outcomes data were collected through the learning result test instrument with objective test form. The data obtained were then analyzed using descriptive and inferential statistical techniques (t-test) with a significance level of 5%. The results showed that there were significant differences in IPS learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model of talking stick type supported by audio visual media with students who were taught by conventional learning on IPS subjects of V grade Elementary School in Gugus I, Tegallalang Sub-district, Gianyar Regency Thitung = 9,424 while ttable = 1,980 so thitung> ttabel). The existence of the difference shows that cooperative learning model Talking Stick type assisted audio visual media have an effect on the learning result of IPS of elementary school students of class V in Gugus I of Tegallalang District of Gianyar Regency in academic yearkeyword : talking stick, audio visual, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP CO-OP BERORIENTASI LITERASI SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV DI SD PANCASARI Nym. Kusmariyatni, Kdk. Leni, I. G. N Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1350

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsi hasil belajar IPA siswa kelas IV yang mengikuti pembelajaran dengan model Kooperatif tipe Co-Op Co-Op berorientasi literasi sains, 2) mendeskripsi hasil belajar IPA siswa kelas IV yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional, dan 3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Co-Op Co-Op berorientasi literasi sains dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional siswa kelas IV di SD Pancasari Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/20013. Penelitian ini adalah penelitian quarsi ekperimen berdesain post- test only control group desains. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV di SD Pancasari. Sampel penelitian dipilih dengan teknik kelas random sampling. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas IV SD 1 No  Pancasari yang berjumlah 31 siswa sebagai kelompok ekperimen dan SD No 3 Pancasari yang berjumlah 30 siswa sebagai kelompok kontrol. Data hasi belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistic deskritif dan statistic inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) hasil belajar IPA kelompok ekperimen memiliki skor rata-rata sebesar 17,70 dengan kategori tinggi, 2) hasil belajar IPA kelompok control memiliki skor rata-rata sebesar 15,27 dengan kategori sedang dan, 3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe Co-Op Co-Op berorientasi literasi sains dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional.   Kata kunci: Co-Op Co-Op, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V DI DESA PENARUKAN KELAS V DI DESA PENARUKAN ., Putu Agus Kuswandana; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V di Desa Penarukan. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Desa Penarukan khusunya siswa kelas V yang berjumlah 109 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SD No. 5 Penarukan dan SD No. 3 Penarukan sebanyak 44 orang yang diambil secara random. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V pada semester 1 tahun pelajaran 2013/2014 SD di Desa Penarukan. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 11,84 > ttabel 2,021. Skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC yaitu 17,42 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 13,91 yang berada pada kategori sedang. Hal itu berarti model pembelajaran kooperatif tipe CIRC berpengaruh terhadap hasil belajar IPS Siswa SD di Desa Penarukan daripada model konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran CIRC, hasil belajar This research aims to determine the differences of social studies learning outcomes between students who were used the cooperative learning CIRC model and students who were used conventional learning models in grade V elementary school in the Penarukan village. This research was kind of quasi-experimental study with post test only control group design. This study used all students in the Penarukan village especially grade V students totaling 109 students , while the sample is SD No. 5 Penarukan and SD No. 3 Penarukan there are 44 students taken at random . Data collected on students learning outcomes with the test metod. Data were analyzed using descriptive analysis techniques and t-test. The result of study showed that there was a significant differences students learning outcomes between students who were used cooperative learning CIRC model and a students who were used conventional models at grade V semester 1 in lesson 2013/2014 elementary school in the Penarukan village. It showed that 11.84 t hitung > t tabel 2.021 . The mean score obtained by the students who were used cooperative learning CIRC model is 17.42 which is at the high category and students who used conventional models is 13.91 which is at the middle category . That means cooperative learning CIRC model showed effect on learning outcomes than conventional models.keyword : cooperative learning CIRC, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA REALIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Budiasih; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) berbantuan media realia (real thing) pada siswa kelas V semester genap Sekolah Dasar Negeri 3 Selat Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Selat sebanyak 27 orang. Model pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan berbantuan media Realia mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Selat. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 67,5 dengan kategori cukup. Pada siklus II rata-rata hasil belajar meningkat 12,6% menjadi 80,1 dengan kategori baik. Dengan demikian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media Realia dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V semester genap Sekolah Dasar Negeri 3 Selat Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : IPA, model pembelajaran kooperatif NHT, media realia, hasil belajar. This study aims to determine the increase science learning outcomes by implementing cooperative learning model numbered head together (NHT) media aided real thing in the second semester of fifth grade students of State Elementary School 3 Strait Sukasada District of Buleleng in the academic year 2015/2016. The subjects were fifth grade students of State Elementary School Strait as many as 27 people. Data collection methods used in this study is the test method. Data were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results showed that the application of cooperative learning model NHT with media aided Realia able to improve student learning outcomes in science subjects in class V Elementary School 3 Strait. The results showed the average student learning outcomes in the first cycle is 67.5 with enough categories. In the second cycle the average learning result increased by 12.6% to 80.1 with both categories. Thus the implementation of cooperative learning model NHT aided Realia media can improve learning outcomes fifth grade science students of State Elementary School second semester 3 Strait Sukasada District of Buleleng in the academic year 2015/2016.keyword : IPA, cooperative learning model NHT, real thing media, learning outcomes.
PENGARUH PENDEKATAN MASALAH TERBUKA (OPEN-ENDED) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS VII KEC. TEJAKULA, KAB. BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Komang Pariasa; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Matematika siswa pada kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended), untuk mengetahui hasil belajar Matematika siswa pada kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, dan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa dengan menggunakan tes yang sama antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD segugus VII Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik cluster sampling dan diperolah SD No.2 Madenan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 26 orang siswa dan SD No. 1 Madenan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 21 orang siswa. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil belajar Matematika antara siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Open-Ended (masalah terbuka) berada pada kategori tinggi, yaitu 41,54 pada rentangan 35 ≤ X ≤ 45 dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaraan konvensional berada pada kategori sedang, yaitu 31,85 pada rentangan 25 ≤ X ≤ 35. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 28,82 dan t tabel = 2,02 untuk db = n1 + n2 = 26 + 21 = 47 dengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti pendekatan Open-Ended (masalah terbuka) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika.Kata Kunci : pendekatan Open-Ended, hasil belajar This study aims to determine the differenced the proceeds of the mathematies student to group experiences wich follow the learning by open-ended, for known of proceeds learning mathematies to follow by convensional and to known the significant different of proceeds of mathematies use by same tast between student wich follow learning by the open-ended by student and to follow learning by convensional. This research as quasi experiences by the desain post test only group desain. The population of research is the elementary student of five classes the same bunch of sevens he “Tejakula district”, Buleleng recency the year of two thousand thirteen unil two thousand fourteens. The sample waved by the cluster sampling and getted by elementary school number two “Madenan” as experiences group by amounts twenty six students and elementary school number one “ Madenan” as control group amounts twenty one students. From this analyzed used by analyzed statistics descriptive and inferential statistics test. The research getted has significant different learning mathematic between student with the students use open-ended has hight catagori has fourty one, fivety four in creditor 35 ≤ X ≤ 45 and student use convensional research in middle catagori thirty one, eighty five in creditor 25 ≤ X ≤ 35 this analyzed showed = 28,82 and 2,02 for db = n1 + n2 = 26 + 21 = 47 by significant stage 5% by the cretiria test, because tarithematic > ttable so H0 refused and Ha accived. That means the neared by open-ended has influence the mathematic proceeds learnings. keyword : neared of open-ended, proceeds lernings
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV ., Putu Chan Wisjayani Dadri; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan Non-equivalen Group Design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi berjumlah 246 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling. Sampel penelitian berjumlah 62 orang siswa yaitu 32 orang siswa dari kelas IV SD No. 2 Sading yang menjadi kelompok eksperimen dan 30 orang siswa dari kelas IV SD No. 3 Sading yang menjadi kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif. Kemudian data dianalisis dengan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji t diperoleh bahwa thitung = 3,666 < ttabel = 2,000 dengan rata-rata nilai kelompok eksperimen 81,38 dan rata-rata kelompok kontrol 70,27. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : NHT, hasil belajar matematika. This research aimed to determine significant differences in math learning outcome students who thought by using Numbered Head Togeether model and students who konvensionalin the fourth graders elementary school group III Mengwi District Lesson Year 2016/2017. This research was a quasi-experimental design using "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were fourth grade students in elementary school group III Mengwi District Lesson Year 2016/2017. Total amount of population are 246 students. Determination of the sample is done by purposive random sampling technique. Total amount of experiment sample are 62 students, there are 32 students from class IV SD No. 2 Sading which become experiment group and 30 students from class IV SD No. 3 Sading which become control group. Mathematics learning outcomes data collected by instruments such as multiple choice tests. Then the data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences in math learning outcome students that thought by using Numbered Head Togeether model and students who konvensional. This is evident from the results of t-test analysis found thitung = 3,666> ttabel = 2,000with an average value acquisition experimental group 81,38 average value of the control group 70,27. So, it can be concluded that the Numbered Head Togeether model affects on math learning outcome of the fourth grader in elementary school group III Mengwi District Lesson Year 2016/2017.keyword : NHT, math learning outcome.
PENERAPAN METODE PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW ) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD Ni Wyn. Arini, L. Eva Yulianti, I. Nym. Wirya
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.928

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan keterampilan membaca siswa dengan menerapkan metode PQ4R di kelas IV SD No. 1 Sari Mekar Tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus secara berdaur yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri No.1 Sari Mekar. Objek penelitian ini adalah keterampilan membaca siswa kelas IV semester I SD No. 1 Sari Mekar Tahun ajaran 2012/2013. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa skor rata-rata keterampilan membaca yang diperoleh siswa pada siklus I adalah 66,16. Setelah diadakan perbaikan pada siklus II skor rata-rata hasil belajar membaca siswa sebesar 80,16. Ini berarti terjadi peningkatan  keterampilan membaca  siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 17,33.   Kata kunci: Metode PQ4R, Keterampilan membaca, Bahasa Indonesia
MODEL PEMBELAJARAN BCCT BERBANTUAN MEDIA MANIPULATIF BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Ida Ayu Emadwiastini; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran BCCT berbantuan media manipulatif dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus 1 Kuta Utara berjumlah 441 siswa yang tersebar pada 6 sekolah. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar matematika dengan metode tes dan observasi yang merupakan penggabungan nilai kognitif dan afektif. Nilai kognitif dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda biasa sedangkan nilai afektif dikumpulkan melalui lembar observasi sesuai dengan karakter yang dikembangkan. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran BCCT berbantuan media manipulatif dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat pada hasil analisis uji-t diperoleh bahwa thitung 5,194 > ttabel=2,000 dan derajat kebebasan (dk=40+39-2=77) dengan taraf signifikansi 5%. Rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran BCCT berbantuan media manipulatif lebih dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (78,80>73,45). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran BCCT berbantuan media manipulatif berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Utara. Kata Kunci : Model BCCT, Hasil Belajar,Media Manipulatif. This study aims to find out whether significant difference of mathematic learning result between the students who applied with teaching and learning model of BCCT helped with manipulative media with the one who applied and conventional teaching and learning. This study was quasy experiment research with noneqivalent control group design. Populations in this study were fifth graders in SD Gugus 1 Kuta Utara amounted to 441 students spread in 6 schools. Sample was taken in random sampling technique. Data have been collected that was learning result of mathematica with test method and observation which it is merger of cognitive and affective value. Cognitive value was collected by using learning result test in the form of multichoice and affective value was collected through observational sheet as according with character developed. Data analyzed collected with t-test. The result showed that there were significant differences of mathematica learning result between the students who applied with teaching and learning model of BCCT helped with manipulative media and the one who applied with conventional teaching and learning. It can be viewed at the analysis result of t-test obtained tcalculate 5,194 > t-table=2,00 with degree of freedom (df=40+39-2=77) with significancy level 5%. The mean of mathematic learning result at the fifth graders who was applied with teaching and learning model of BCCT helped with manipulative media (78,80>73,45). Thus it can be concluded that teaching and learning model of BCCT helped by manipulated media have affect toward learning result of mathematic at the fifth graders of SD Gugus 1 North Kuta. keyword : Model BCCT, Learning Result, Manipulative Media
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PROSEDURAL DAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Wayan Wirantini; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7119

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan prosedural melalui penerapan model project based learning tema cita-citaku siswa kelas IVA SDN 1 Pemecutan tahun 2016 dan (2) meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA melalui penerapan model project based learning tema cita-citaku siswa kelas IVA SDN 1 Pemecutan tahun 2016. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 1 Pemecutan yang berjumlah 34 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Data pengetahuan prosedural dikumpulkan dengan menggunakan tes subjektif (essay) sedangkan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda biasa. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata pengetahuan prosedural meningkat 0,21 dari rata-rata 3,11 pada siklus I menjadi rata-rata 3,32 pada siklus II. Ketercapaian pada siklus I mencapai 47,05% siswa yang mendapat nilai minimal 3,18 (B+) kemudian meningkat pada siklus II menjadi 85,29%. (2) skor rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa pada siklus I diperoleh rata-rata 3,16, kemudian meningkat 0,31 menjadi rata-rata 3,47 pada siklus II. Ketercapaian pada siklus I 52,94% siswa yang mendapat nilai minimal 3,18 (B+) kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 88,23%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model project based learning dapat meningkatkan pengetahuan prosedural dan penguasaan kompetensi pengetahuan IPA pada tema cita-citaku siswa kelas IVA SDN 1 Pemecutan. Kata Kunci : model project based learning, pengetahuan prosedural, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA This classroom action research aims to (1) improve procedural knowledge through the application of the model project based learning on student?s goals in grader IVA SDN 1 Pemecutan 2016 and (2) improve the mastery of competencies knowledge of science through the application of the model project based learning on student?s goals in grade IVA grade SDN 1 Pemecutan 2016. Subjects in this study were 34 students at SDN 1 Pemecutan in grade IVA. Data collection methods used in this study is the test method. Data was collected using a procedural knowledge of the subjective test (essay) while the data of IPA knowledge mastery of competencies collected using the usual multiple choice objective test. Furthermore, the data were analyzed by using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis. The results of this study indicate that (1) the average score of procedural knowledge increased to 0.21 from an average of 3.11 in the first cycle to an average of 3.32 in the second cycle. Achievement of the first cycle reaches 47.05% of students who received a minimum value of 3.18 (B +) increased in the second cycle into 85.29%. (2) The average score of students' science knowledge mastery of competencies in the cycle I gained an average of 3.16, 0.31 and then increased to an average of 3.47 in the second cycle. Achievement of 52.94% on the first cycle students who scored a minimum of 3.18 (B +) and then increased in the second cycle into 88.23%. Based on these results it can be concluded that the application of the model project based learning can improve procedural knowledge and mastery of competencies IPA knowledge on the theme of my ideals IVA grade students at SDN 1 Pemecutan.keyword : project-based learning model, procedural knowledge, competency mastery of knowledge.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS ., Ni Putu Dinda Paramita; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa kelas V SDN Gugus Budi Utomo Denpasar Timur yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbasis asesmen portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gugus Budi Utomo Denpasar Timur yang berjumlah 313 orang siswa. Sampel pada penelitian ini berjumlah 84 orang siswa, 42 orang siswa kelas VA SD Negeri 1 Kesiman sebagai kelas eksperimen dan 42 orang siswa kelas V SD Negeri 5 Kesiman sebagai kelas kontrol. Penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dilakukan dengan metode tes dan instrumen yang digunakan adalah tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung sebesar 3,53 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk= 82 diperoleh ttabel sebesar 2,00, karena thitung > ttabel (3,53 > 2,00) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbasis asesmen portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yang diperoleh kelas eksperimen yaitu 78,79 dan kelas kontrol yaitu 71,17. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay berbasis asesmen portofolio berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SDN Gugus Budi Utomo Denpasar Timur.Kata Kunci : course review horay, asesmen portofolio, kompetensi pengetahuan IPS This study aimed to determine the significant differences in the mastery of the competence of social science knowledge between the fifth grade students of SDN Gugus Budi Utomo East Denpasar, which is taught by cooperative learning model of the course review horay type based on portfolio assessment and students who are taught by conventional learning model. This research was a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population in this study was the elementary students of class V SDN Gugus Budi Utomo East Denpasar, numbered to 313 students. The sample in this study were 84 students, 42 students of class VA SD Negeri 1 Kesiman as the experimental class and 42 students of class V SD negeri 5 Kesiman as the control class. The determination of the experimental class and the control class in this research was using random sampling technique. The data collection of the mastery of social science knowledge competence was done by the test method and the instrument used was multiple choice test. The data which obtained were analyzed by using the t-test. Based on the results of t-test analysis, it was obtained tcount 3.53 meanwhile at 5% significance level and dk = 82 the results of ttable was 2.00, because tcount >ttable (3.53 > 2.00) then Ho is rejected and Ha accepted. This is proves that there was a significant difference in the mastery of the competence of social science knowledge between students who was taught by cooperative learning model of the course review horay type based on portfolio assessment and the students who were taught by conventional learning. The average value of the mastery of the competence of social science knowledge which was obtained by the experimental class is 78.79 and the control class is 71.17. Thus, it can be concluded that the application of the cooperative learning model of the course review horay type based on portfolio assessment affects the mastery of the competence of social science knowledge of the students in class V SDN Gugus Budi East Denpasar.keyword : course review horay, portfolio assessment, competence social science knowledge

Page 37 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue