cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR SISWA ., Gusti Ayu Made Septina Witari Dewi; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran TANDUR terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari minat belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sekolah dasar Gugus XV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 236. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol, dipilih dengan teknik Random Sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu ?Non equivalent Post-test Only Control Grup Design?. Data dikumpulkan dengan tes minat belajar dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis varians dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Scheffe. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TANDUR dengan model pembelajaran konvensional (Fhit >Ftab, Fhit = 47,38 dan Ftab = 4,00). Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA ( FABhit >Ftab, FABhit = 293,46 dan Ftab = 4,00). Ketiga, terdapat perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang memiliki minat belajar tinggi, yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TANDUR dengan model pembelajaran konvensional (Fhit>Ftab, Fhit = 288,34 dan Ftab = 3,74). Keempat, terdapat perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang memiliki minat belajar rendah, yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kovensional dengan model pembelajaran TANDUR (Fhit>Ftab, Fhit= 52,50 dan Ftab= 3,74).Kata Kunci : model pembelajaran TANDUR, hasil belajar IPA, minat belajar This study intended to describe the effect of the TANDUR learning model in learning science outcome in terms of students?interest. This study was a quasi-experiment . The population in this study were all fifth grade elementary school students cluster XV Buleleng amount of 236. The sample consisted of two experimental classes and two control classes, selected by random sampling technique. The study design used was "Non Equivalent Post-test Only Control Group Design ". The data collected by test learning and achievement test . The data obtained were analyzed using analysis of variance followed by two lines and Scheffe test. Based on the analysis of thedata, showed the following results. First, there were differences between students learning outcomes who learned science using TANDUR model learning and conventional learning models (Fhit>Ftab, Fhit=47.38 and Ftab= 4.00). Second, there was the effect of the interaction between the model of learning and learning interested toward science learning out comes ( FABhit>Ftab, FABhit=293.46 and Ftab=4.00 ). Third, there were differences in science learning outcomes for students who have high learning interest that learned using TANDUR and conventional learning models (Fhit>Ftab, Fhit = 288.34 and Ftab = 3.74). Fourth, there were differences in science learning outcomes for students who have low learning interest, that learned using the conventional learning model and TANDUR learning model (Fhit>Ftab, Fhit=52.50 and Ftab=3.74).keyword : TANDUR learning model, science learning outcomes, learning interest
IMPLEMENTASI TEKNIK TSTS PADA PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS SISWA KELAS IV SD NO. 4 TEGALLINGGAH Pt. Nanci Riastini, Kd. Agus Suantara, Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.792

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk  memaparkan peningkatan motivasi dan aktivitas belajar siswa kelas IV semester II di SD No. 4 Tegallinggah tahun pelajaran 2012/2013 pada pembelajaran IPA setelah implementasi teknik Two StayTwo Stray (TSTS). Subjek penelitian ini sebanyak 12 orang siswa kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus. Tiap siklus melalui empat tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan metode kuisioner dan metode observasi. Data motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan kuesioner, sedangkan data aktivitas belajar dikumpulkan dengan lembar observasi. Data dianalisis untuk memperoleh persentase rata-rata motivasi dan aktivitas belajar yang kemudian dikonversikan pada PAP skala lima. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) terjadi peningkatan motivasi belajar IPA sebesar 71,2% (kategori sedang) pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 82,3% pada siklus II (kategori tinggi). Ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar sebesar 11,1% dari siklus I ke siklus II, 2) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa sebesar 71% (kategori cukup aktif) pada siklus I meningkat menjadi 82,2% (kategori aktif) pada siklus II. Ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa sebesar 11,2%.     Kata kunci : Teknik Two StayTwo Stray (TSTS), motivasi belajar, dan aktivitas belajar
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PROYEK TERHADAP PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DI GUGUS III DESA MAMBANG ., Ni Made Nur Sintadevi; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6188

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran matematika antara kelompok siswa yang belajar mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus III Desa Mambang Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 6 kelas dengan siswa 132 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 1 Mambang dengan jumlah siswa 22 orang dan kelas IV SD No. 2 Bantas dengan jumlah siswa 20 orang, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes kemampuan pemecahan masalah. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 4,065 dan ttab sebesar 2,21. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan pendekatan pembelajaran saintifik terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SD di Gugus III Desa Mambang Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan.Kata Kunci : saintifik, pemecahan masalah, konvensional The purpose of this study was to determine whether there is a significant difference in students problem-solving abilities in mathematics between groups of students who are learning to follow scientific learning and a group of students who take the conventional learning in the Elementary School IV grade students in Cluster III Mambang Village District of Selemadeg Timur, Tabanan Regency. This study is a quasi experimental design with post-test only group control design. Population of the study was the IV grade elementary school in Cluster III Mambang Village Districts of Selemadeg Timur Tabanan Regency in the academic year 2014/2015. That consists of 6 classes with the total of 132 students. This research sample is class IV SD No. 1 Mambang the number of students 22 and class IV SD No. 2 Bantas the number of students 20 people which is determined by simple random sampling technique. Instrument on this research that tests problem solving abilities. The data obtained were analyzed in two stages: analysis of descriptive statistics and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that there are significant differences between the groups problem-solving ability are teaching students in the scientific approach and a group of students that learned with conventional learning. With the tcount of 4,065 and ttab of 2.21 means tcount is greater than ttab. Based on these results, it can be said that there is signifikan it could be argued that there is significant influence of scientific learning approach to problrm solving ability of students in the IV grade group III Mambang village district of selemadeg timur tabanan regency.keyword : scientific, problem solving, covensional
PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBASIS REACT BERBANTUAN BAHAN AJAR BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Gusti Ngurah Bagus Tirtayadnya; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan kontekstual berbasis REACT berbantuan bahan ajar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus III Abiansemal tahun 2013/2014. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen semu dengan nonequivalent control group design. Populasi yang digunakan seluruh siswa kelas V Sekolah Dasar gugus III Abiansemal. Penentuan Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas V SD No 1 Bongkasa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No 2 Bongkasa sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes objektif pilihan ganda dan observasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan kontekstual berbasis REACT berbantuan bahan ajar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Ini dapat dilihat dari hasil analisis data yakni thit > ttab yaitu 4,103 > 2,00. Rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol yaitu 67,81 > 58,13. Hal ini berarti penerapan pendekatan kontekstual berbasis REACT berbantuan bahan ajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD gugus III Abiansemal tahun 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan kontekstual berbasis REACT , bahan ajar, hasil belajar IPS This study aimed to determine significant differences of social studies learning outcomes between students who learned by contextual approach based REACT assisted teaching materials and the students who learned by conventional learning in the fifth grade elementary Cluster III Abiansemal 2013/2014. The research used a quasi-experimental with a nonequivalent control group design. The population used throughout Elementary School fifth grade students in Cluster III Abiansemal. Determination of the sample was determined by random sampling technique and fifth grade elementary school students number 1 Bongkasa as the experimental group and fifth grade elementary school students number 2 Bongkasa as a control group. The data collection technique used is multiple choice objective tests and observation. The data were analyzed using t-test. These results indicate there are significant differences of social studies learning outcomes between students who learned by contextual approach based REACT assisted teaching materials and the students who learned by conventional learning. It can be seen from the results of the data analysis is tvelue > tcv ie 4.103 > 2.00. The average of learning outcomes social studies experimental group is higher than control group ie 67.81 > 58.13. This means the application of a contextual approach based REACT assisted by teaching materials affect the learning outcome of social studies fifth grade elementary school students in Cluster III Abiansemal 2013/2014keyword : contextual approach based REACT, teaching materials, social studies learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN’S LEARNING IN SCIENCE BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS LETDA KAJENG, DENPASAR UTARA ., Pande Nyoman Tri Tresna Dewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model Children?s Learning In Science berbantuan media powerpoint dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus Letda Kajeng Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2013/2014, sebanyak 359 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA yang dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda biasa dan dianalisis menggunakan analisis statistik parametrik (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Children?s Learning In Science berbantuan media powerpoint dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil uji- t dengan db = 64 dan taraf signifikansi 5% diperoleh thitung=3,83 dan ttabel=2,000. Berdasarkan kriteria pengujian thitung> ttabel (3,83>2,000) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Children?s Learning In Science berbantuan media powerpoint lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (82,25>77,49). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Children?s Learning In Science berbantuan media powerpoint berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri gugus Letda Kajeng Denpasar Utara tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : CLIS, hasil belajar, powerpoint This study aims to determine significant differences of science learning outcomes between students that learned by implementing Children?s Learning In Science media powerpoint with students who learned with the conventional learning in fifth grade SD gugus Letda Kajeng North Denpasar of academic year 2013/2014. This research was a quasi experimental study with research design that is used is Non Equivalent Control Group Design. The population in this research were all students of fifth grade in SD gugus Letda Kajeng North Denpasar of academic year 2013/2014 totaling 359 students. Samples were taken with a random sampling technique. Science learning outcomes data collected by multiple choice test instrument and analysis of the analyzed using parametric statistical analysis t-test. The results showed that there were significant differences of science learning outcomes between students that learned through implementing CLIS media powerpoint with students who learned with conventional learning. Based on the t-test results obbained tvalue = 3,83 and ttable at db= 64 and the 5% significance level = 2,000. Based on the testing criteria that tvalue> ttable (3,83>2,000), then Ho is rejected and Ha accepted. The average of science students outcomes between students who learned with CLIS media powerpoint higher than students who learned with conventional learning (82,25>77,49). It can be concluded that the CLIS media powerpoint significant influence against the outcomes of science studies fifth grade students in SD gugus Letda Kajeng of North Denpasar of academic year 2013/2014. keyword : CLIS, powerpoint,outcomes learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TPS BERBANTUAN MEDIA PERMAINAN PUZZEL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., Ni Kadek Susi Oktapiani; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe think pair square berbantuan media permainan puzzle dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Gugus X Kecamatan Buleleng dan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV Gugus X Kecamatan Buleleng dan Kabupaten Buleleng yang berjumlah 79 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 1 Kaliuntu yang berjumlah 29 orang dan siswa kelas IV SDN 2 Kaliuntu yang berjumlah 17 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes isian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe think pair square berbantuan media permainan puzzle dan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok ekperimen adalah 17,03 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol sebesar 5,58. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran model pembelajaran kooperatif tipe think pair square berbantuan media permainan puzzle berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Think Pair Square, Hasil belajar IPA, Puzzle This study aims to determine differences in learning outcomes between students who take science learning with cooperative learning model Think Pair square puzzle game media aided and students following the study with conventional learning models grade four cluster X district of Buleleng of Buleleng regency Academic Year 2015/2016. The study was quasi-experimental research. Even semester was class of four grade student in Elementary School of cluster X of Buleleng district and Buleleng regency totaling to 79 students. The study sample were four grade student in SDN 1 Kaliuntu totaling 29 students and four grade student of SDN 2 Kaliuntu totaling 17 students. The result of this study collected by using field test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics, namely t-test. The results of this study indicate that there was differences in science learning outcomes significantly between students who take lessons with contextual learning model and students who take learning with conventional learning models on four grade. Comparison of the results of the calculation of the average results of science learning experiment group was 17.03 higher than the average science learning outcomes for the control group 5.58. The existence of a significant difference suggests that cooperative learning model Think Pair Square media aided puzzle game affect student science learning outcomes compared with conventional learning models. keyword : Think Pair Square,science learning outcomes, Puzzle
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV DI SD GUGUS X KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., I Putu Andi Budi Arsana; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11031

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan peta konsep terhadap hasil belajar IPS pada siswa SD Negeri 3 Kaliuntu. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment) menggunakan desain penelitian posttest only with non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus X Kecamatan Buleleng yang berjumlah 118 orang. Sampel penelitian ini ditentukan menggunakan random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda yang berjumlah 25 butir. Data yang diperoleh, dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji-t dan diperkuat hasil analisis independent sample Test (t-test) berbantuan SPSS 18.0 for windows. Dari hasil analisis data, rata-rata kelompok eksperimen 19,84 dan kelompok kontrol 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 4,19 > ttabel 2,021) dengan taraf signifikan 5%, hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jadi dari hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan peta konsep lebih baik daripada pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Kooperatif tipe STAD, hasil belajar IPS This research aims to determine the influence of cooperative learning model type STAD assisted concept map approaches to IPS study in students learning outcomes in fourth grade students in elementary school of 3 kaliuntu. This research uses quasi experiment research (Quasi experiment) using design research posttest only with non equivalent control group design. The population of this research is the whole fourth grade in the Gugus X Buleleng district is totalling 118 people. The research sample is determined using random sampling. Results of the study data collected with multiple choice tests-shaped instrument that add up to 25 grains. The data obtained, analyzed using descriptive statistics and analysis test-t and the result strengthened with analysis independent sample Test (t-test) using SPSS 18.0 for windows. The result of the data analysis, the average experimental group was 19,84 and the control group was 17. The result of the research shows that the result of t-test analysis ( analisis uji–t) is t-hitung bigger than ttabel (thitung 4,19 > ttabel 2,021) with 5% significant level, this means there is significant difference of IPS learning result between student which is taught by cooperative learning model STAD assisted concept mapping with students who were taught by conventional learning model in fourth grade of elementary school in Gugus X Buleleng district Buleleng Regency in academic year 2016/2017. So from the results obtained, it can be concluded that cooperative learning model type STAD assisted concept maps better than conventional learning.keyword : Cooperative type STAD, learning results, IPS
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIOTERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN IPS DENGAN MENGONTROL SIKAP ILMIAH SISWA KELAS IV GUGUS LETDA KAJENG KECAMATAN DENPASAR UTARA ., I Gusti Agung Ayu Padma Dewi; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Drs. I Ketut Gading,M.Psi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5638

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengontrol sikap ilmiah siswa kelas IV SD Gugus Letda Kajeng Kecamatan Denpasar Utara. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Gugus Letda Kajeng Kecamatan Denpasar Utara yang terdiri dari 6 sekolah yang total populasinya berjumlah 380 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh 2 sekolah yaitu sekolah kontrol dan sekolah eksperimen. Penyetaraan sampel dilakukan dengan sistem matching, sehingga diperoleh 34 siswa kelompok kontrol dan 34 siswa kelompok eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan rubrik untuk keterampilan IPS dan untuk sikap ilmiah menggunakan kuisioner skala Likert. Data dianalisis menggunakan analisis kovarian. Berdasarkan hasil analisis kovarian diperoleh Fhitung = 4,450 dan Ftabel(1,65:0,05) = 3,23 yang berarti Fhitung > Ftabel maka H0 yang berbunyi tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar keterampilan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengontrol sikap ilmiah siswa, ditolak. Berdasarkan koefisien determinasi diketahui bahwa 11,1% variasi yang terjadi pada hasil belajar keterampilan IPS disebabkan oleh pengaruh sikap ilmiah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio terhadap hasil belajar keterampilan IPS dengan mengontrol sikap ilmiah siswa kelas IV SD Gugus Letda Kajeng Kecamatan Denpasar Utara. Kata Kunci : pendekatan saintifik, asesmen portofolio, hasil belajar keterampilan ips, sikap ilmiah Abstract The research was aimed to know the significant difference of IPS result between students which was learned through scientific approach and students which was learned through scientific approach based portofolio assessment by controlling scientific behavior the students of class IV SD Gugus Letda Kajeng Kecamatan Denpasar Utara.The kind of this research was quasi experiment with non equivalent control group design. Subject of this research was students of class IV Gugus Letda Kajeng regrency Denpasar Utara. That consist of 6 schools which amount population was 380 students. This sample decision used random sampling technique, so could be gained 2 schools which were controlled school and experiment school. Sampel equivalency was done by matching system, so could be gained 34 students group controlled and 34 experiment students group. Data collected method used rubric for IPS skill and questioner skala Likert behavior. Data was analysed by covarian analysis. The data analyzed by using covariant aanalys. Based on the result of covariance analyze obtained Fhitung = 4,450 and Ftabel(1,65:0,05) = 3,23 its meaning Fcalculate > Ftabel hence H0 that sound there is no significant difference of learning result of social science between the student group who was teached with scientific approach with the student who was teached with scientific approach based on assessment portofolio by to control spiritual attitude is rejected. Based determination coefeicient known that 11,1% variation was occurred on the learning result caused by the effect of scientific attitude. Based on the result can be conduded that there is effect of significant scientific apporoach based on assement portofolio toward learning result of social science by control grade IV student?s scientific attitude of elementary school of cluster of Letda Kajeng subdistrict of north Denpasar. keyword : scientific approach, portofolio assessment, ips skill result, scientific behavior.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS VI KECAMATAN BANJAR I G. A. Tri Agustiana, Ike Rasmianti, Gd. Raga,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1370

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran metode pembelajaran problem posing dan siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus VI Kecamatan Banjar. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian ?non-equivalent posttest only control group design?. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV di gugus VI kecamatan Banjar yang terdiri dari 6 sekolah. Pengambilan sampel ditentukan mengunakan teknik random sampling dengan sampel penelitian 27 orang siswa kelas IV di SD N Banyuseri sebagai kelas eksperimen dan 38 orang siswa kelas IV di SD N 3 Kayuputih sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini didapatkan dari metode tes. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian pada tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran problem posing sebesar 73,76. Sedangkan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional sebesar 62,05. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukkan thitung>ttabel (thitung=3,03>ttabel=2,00). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran problem posing dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, metode problem posing berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD di gugus VI Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2012/2013.     Kata-kata kunci : problem posing, kemampuan pemecahan masalah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BRAIN BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SEKOLAH DASAR ., Ni Komang Ayu Lestari; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menyimak antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Brain Based Learning (BBL) berbantuan media audio dan kelompok siswa yang dibelajaran dengan model pembelajaran langsung pada siswa kelas V Gugus II Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di Gugus II Kecamatan Selat. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 3 Amerta Bhuana dan kelas V SD N 2 Amerta Bhuana. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni dengan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan (uji-t).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menyimak yang signifikan antara kelompk siswa yang dibelajarkan dengan BBL berbantuan media audio dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model langsung. Hal ini ditunjukan dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung>ttabel). Nilaithitung = 11,54, sedangkan nilaittabel = 2,021, dan rata- rata keterampilan menyimakkelopok eksperimen (13,54) lebih besar dari rata-rata (8) kelompok kontrol. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran BBL berbantuan media audio berpengaruh terhadap keterampilan menyimak siswa kelas V di gugus II Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : BBL, keterampilan menyimak, media audio This research aimed to determine the differences between group of students listening skills that learned by the learning model Brain Based Learning (BBL) , assisted by the audio media and group of students who learned by direct Insrtuction model in class V Cluster II Selat District, Karangasem Regency in academic year 2015/2016. This research included quasi-experimental research. The design was used non-equivalent posttest only control group design. The population of the study was the whole class V in Cluster II Selat District, and the sample was class V SD N 3 Amerta Bhuana and class V SD N 2 Amerta Bhuana. The mothod collection was used by test method. The collected data were analyzed of t-test. The results of this study indicate that there were significant differences in listening skills among groups of students that learned by learning model BBL, assisted by audio media and a group of students who learned by direct learning model with tarithmetic greater than ttable (tarithmetic> ttable).It is shown by the taccount (11,54) > ttable (2,021) and average of exsperimental group (13,54) higher than average of control group (8). This means learning model application BBL , assisted by audio media was influence on listening skills class V students in Cluster II Selat District, Karangasem Regecy in academic year 2015/2016.keyword : BBL, listening skills, audio media

Page 38 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue