cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBASIS OUTDOOR STUDY TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ni Putu Dharmayanti; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe TPS berbasis Outdoor Study dengan yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas V SDN 1 Sumerta Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN 1 Sumerta Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017 berjumlah 102 orang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik sampel kelompok. Untuk menyetarakan kelompok sampel digunakan teknik matching. Setelah melakukan uji kesetaraan ditentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan dilakukan pengundian didapatkan siswa kelas VC SD Negeri 1 Sumerta berjumlah 32 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VA SD Negeri 1 Sumerta berjumlah 32 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes jenis objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis statistik inferensial (uji-t). berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 3,74 dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 62 diperoleh nilai ttab = 2,00, thit = 3,74 > ttab = 2,00. Perhitungan nilai rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe TPS berbasis Outdoor Study ( = 88,18) > dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional ( = 79,69). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe TPS berbasis Outdoor Study berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Negeri 1 Sumerta Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Think Pair Share, Outdoor Study, Kompetensi Pengetahuan IPA. This study aimed to determine the significant difference of science knowledge competence between students who are taught using cooperative learning model of TPS based on Outdoor Study with conventionally learned in grade V student SDN 1 Sumerta Denpasar Timur Lesson Year 2016/2017. This type of research was a quasi-experimental research with non-equivalent research design. The population of this study were all students of class V in SDN 1 Sumerta Denpasar Timur Lesson Year 2016/2017 amounted to 102 people. Determination of sample in this research is done by group sample technique. To match the sample group used matching technique. After conducting the equality test, the experimental group and control group were selected by the students. The result was the students of VCD SD Negeri 1 Sumerta class of 32 students as the experimental group and the students of VA SD Negeri 1 Sumerta class were 32 students as the control group. Data collection method in this research was test method. Data collected by instruments in the form of objective test (Multiple Choice Test). The collected data were analyzed using inferential statistical analysis method (t-test). Based on result of data analysis, obtained tarithmetic = 3,74 with significance level 5% and dk = 62 obtained value ttable = 2,00, so tarithmetic = 3,74> ttable = 2,00. The calculation of the average score of students who follow the learning using cooperative learning model TPS-based Outdoor Study (= 88.18)> with students who conventionally learned (= 79.69). Thus, the conclusion of this research is the implementation of cooperative learning model of TPS based on Outdoor Study has an effect on science knowledge competence of grade V students of SD Negeri 1 Sumerta Kecamatan Denpasar Timur Lesson Year 2016/2017.keyword : think pair share, outdoor study, science knowledge competence.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBANTUAN BONEKA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V ., I Gede Fajar Dian Mahendra; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sosial tipe role playing berbantuan media boneka tangan dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus I Kecamatan Kubutambahan yang berjulah 95 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 8 Kubutambahan dan siswa kelas V SD Negeri 2 Bukti. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar penilaian unjuk kerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sosial tipe role playing berbantuan media boneka tangan dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 6,75 dan ttab sebesar 2,02. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran sosial tipe role playing berbantuan media boneka tangan berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa.Kata Kunci : model pembelajaran role playing, keterampilan berbicara, boneka tangan The purpose of this research was to know the defference between the speaking skill of students that was taught using social learning model of role playing assisted by puppets and those who were taught with convensional learning model at fifth grade Elementary School of Gugus I Kubutambahan sub-district in academic year of 2016/2017. This research was a quasi experimental within a post test only control group design. The total of population in this research was 95 students. The sample of this research were SDN 8 Kubutambahan and SDN 2 Bukti. In collecting the data, the writter used an assessment of performance. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic. The results show that the defference between the speaking skill of students that was taught using social learning model of role playing assisted by puppets and those who were taught with convensional learning model within 6,75 score of t-count and 2,02 score of t-tab. It meant that t-count is bigger than t-tab. Besed on the result of this research it can be concluded that role playing learning model assisted by puppets influence of students’ speaking skillskeyword : role playing learning model, speaking skills, puppets
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA Kelas V SD ., I Ketut Dedi Agung Susanto Putra; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Media Peta Pikiran dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Media Peta Pikiran. Rancangan penelitian menggunakan “post-test only control group design” dengan analisis data uji-t. Populasi penelitian ini yaitu siswa yang ada di Gugus II Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2016/2017 sejumlah 157 siswa. Sampel Diambil menggunakan teknil random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Peta Pikiran dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Peta Pikiran dengan perhitungan thitung = 3,35 > ttabel = 1,99 dengan signifikasi < 0,05. Rata-rata hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Peta Pikiran lebih tinggi daripada kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Peta Pikiran 24,16>20,28. Hal ini menunjukkan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Media Peta pikiran berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : basil belajar, inkuiri terbimbing, media peta pikiran. This study aims to determine the difference between IPA learning outcomes between groups of students who were taught using a guided Inquiry learning model Mind Media Map with a group of students who were not taught by using instructional model of Guided Inquiry. The study design used "post-test only control group design" with t-test data analysis. The population of this study are students in Gugus II District Banjar 2016/2017 lessons a number of 157 students. Sample Taken using teknil random sampling. The results showed that there was a significant difference of science learning outcomes between groups of students who were studied with the guided Inquiry learning model assisted Mind Map and groups of students who were not learned by using the guided inquiry-based Inquiry learning model with thitung = 3,35> ttabel = 1.99 with signifikasion < 0,05. The average learning outcomes of the students group that were taught by the guided inquiry-based Inquiry learning model was higher than the group of students who were not taught by the mind-assisted Inquiry learning model Mind Map 24,16> 20,28. This shows the instructional model of Guided Inquiry through Media The mind map has a significant effect on the science learning outcomes.keyword : guided inquiry, learning outcomes, mind map media.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Lingkungan Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas V Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring ., I Dewa Gede Wianjana Putra; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10712

Abstract

Abstrak Rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar merupakan suatu permasalahan yang memerlukan solusi dari faktor penyebab permasalahan yang ditemukan. Pada observasi awal ditemukan bahwa rata-rata hasil belajar IPA siswa berada pada rentang skor 40-64 sehingga masih ada pada kategori rendah. Rendahnya hasil belajar IPA siswa diduga dikarenakan oleh strategi dan model pembelajaran yang diterapkan terlalu berpusat kepada guru, sehingga siswa kurang aktif dan kegiatan pembelajaran menjadi pasif. Dari permasalahan tersebut, penelitian ini mencoba mengeksperimenkan model pembelajaran discovery learning berbasis lingkunganyang bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran discovery learning berbasis lingkungan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2016/2017 di SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 7 kelas dengan siswa 224 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 3 Tampaksiring dengan jumlah siswa 40 orang dan kelas V SD N 6 Tampaksiring dengan jumlah siswa 38 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes yaitu tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 9.86 dan ttab sebesar 2,00. Ini berarti, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat diksimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran discovery learning berbasis lingkungan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2016/2017 di SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring. Kata Kunci : discovery learning berbasis lingkungan Abstcak The low learning outcomes of science students of grade V at SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar is a problem that requires a solution of the factors that cause the problems found. In the early observation it was found that the average of students' science learning outcomes was in the range of score 40-64 so it still exist in low category. The low learning outcomes of student science are thought to be due to the strategy and the applied learning model is too centered on the teacher, so the students are less active and the learning activities become passive. From this problem, this research tries to experiment with learning environmentally based discovery learning model to know the significant effect of environment-based discovery learning model on science learning outcomes in grade V students in the even semester of academic year 2016/2017 at SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring. This research is a quasi experiment with post test only control group design. The population of this research is class V at SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar year 2016/2017 class of 7 classes with 224 students. The sample of this research is class V SD N 3 Tampaksiring with 40 students and grade V SD N 6 Tampaksiring with 38 students, determined by random sampling technique. This research data collected by test method that is objective test. The data obtained were analyzed in two stages, namely descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that the tcount of 9.86 and ttab of 2.00. This means, tcount is greater than ttab. Based on the results of this study, it can be concluded that there is a significant effect of learning model of environment-based discovery learning on science learning outcomes in grade V students in the even semester of the academic year 2016/2017 at SD Gugus II Kecamatan Tampaksiring. keyword : environmental-based discovery learning
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V ., Ni Made Yulia Dewi; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning bermuatan Pendidikan Karakter terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus IX Abiansemal Badung Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan Rancangan Kelompok Non-ekuivalen. Seluruh siswa kelas V SD Gugus IX Abiansemal Badung yang berjumlah 211 siswa dijadikan populasi penelitian. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik sampel kelompok dan disetarakan dengan teknik matching, sehingga diperoleh kelas V SD No. 5 Darmasaba sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD No. 6 Darmasaba sebagai kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 31 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes, kemudian dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan analisis data, diperoleh thitung = 3,937, sedangkan dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 31+31-2=60 diperoleh ttabel = 2,000, sehingga t_hitung = 3,937 > t_(tabel(α=0,05,60))= 2,000, maka H0 ditolak. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada siswa kelas V SD Gugus IX Abiansemal Badung Tahun Ajaran 2016/2017. Demikian pula rerata hasil belajar IPA kelompok eksperimen X ̅=80,23 > X ̅=70,82 rerata hasil belajar IPA kelompok kontrol. Berdasarkan hasil uji t dan perbedaan rerata kedua kelompok, maka dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning bermuatan Pendidikan Karakter berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus IX Abiansemal Badung Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : problem based learning, karakter, ipa. This study aims to know the effect of Problem Based Learning Model Contains Character Education towards science learning outcomes grade 5th grade students of Gugus IX Abiansemal Badung academic year 2016/2017. This study was an experiment which used quasy experiment design - The Nonequivalent Control Group Design. All of grade 5th students of Gugus IX Abiansemal Badung which the number of the students were 211 were being the population. The sample of this study is determined by group sampling technique and used matching to make the student equivalent, so that obtained the student of 5th grade SD Number. 5 Darmasaba as the experiment group and the student of 5th grade SD Number 6 Darmasaba as the control group which each group fill by 31 students. Data of Science learning outcomes were collected by test methods, and then analyzed using t-test. By analyzing the data, it was found that tcount = 3,937 and with 5% of significance level and dk = 31 + 31 – 2 = 60, it was found that ttable = 2,000, so tcount = 3,937 > ttable = 2,000, then H0 rejected and Ha accepted. That means there is a significant difference of Science outcomes experiment group and control group in fifth grade of Gugus IX Abiansemal Badung academic year 2016/2017. As well as the average value of experiment group X ̅=80,23 > X ̅=70,82 the average value of control group. Then, based on t test and the difference of average value of both group, it can be concluded that the application of Problem Based Learning Model Contains Character Education indeed affects the Science learning outcomes grade 5th students of Gugus IX Abiansemal Badung academic year 2016/2017. keyword : problem based learning, character, science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN POLYA BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD ., Kadek Ayu Wisaka Dewi; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Polya berbantuan media visual dan siswa yang mengikuti pembelajaran bukan dengan menggunakan model pembelajaran Polya berbantuan media visual pada siswa kelas V SD di Gugus II Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus II Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng yang berjumlah 138 orang. Sampel penelitian ini yaitu 27 siswa kelas V SD Negeri 1 Penarukan sebagai kelompok kontrol dan 31 siswa kelas V SD Negeri 4 Penarukan sebagai kelas eksperimen yang dipilih dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar Matematika siswa yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Rata-rata hasil belajar Matematika kelompok eksperimen (14,12) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (9,59). Hasil perhitungan uji-t, thitung = 4,87 dan ttab = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Polya berbantuan media visual dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran bukan dengan menggunakan model pembelajaran Polya berbantuan media visual pada siswa kelas V SD di Gugus II Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Polya, media visual, hasil belajar This research aims to determine the differences in learning outcomes between students who took mathematics using Polya teaching style which supported by visual aid media and students who took the lesson without Polya teaching style which supported by visual aid media in fifth grade students in Cluster II District of Buleleng. This research is classified as quasi experiment. The population of this research were 138 students of elementary school grade V in Cluster II Village Penarukan District of Buleleng. The sample was 27 students of class V SDN 1 Penarukan as the control group and 31 students of class V SDN 4 Penarukan as the experimental group were selected by random sampling technique. The collected data were the students’ result of learning Mathematics that the data were analyzed using descriptive statistics and t-test. The results of the mean of the experimental group (14,12) was higher than the students of control group (9,59). Based on uji-t counting shown that thitung = 4,87 and ttable = 2,00. This means value>t table, so that it can be interpreted that there is a significant difference in learning outcomes between student who take Mathematics teaching and learning model Polya media aided visual students who take learning with not model Polya media aided visual in fifth grade students in Cluster II Village Penarukan District of Buleleng in the academic year 2016/2017. keyword : Polya, media visual, the learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN AUDIO VISUAL TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS KELAS V ., Ni Putu Candra Kusumayanti; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa kelas V yang mengikuti pembejaran dengan model Problem Based Learning berbantuan media audio visual dengan siswa yang siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang yang dikumpulkan berupa nilai penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yang dianalisis dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 4,02 dan dengan taraf signifikansi 5% dengan dk = 75 diperoleh harga ttabel = 2,00. Oleh karena thitung = 4,02 > ttabel = 2,00 maka H0 yang menyatakan tidak terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui model Problem Based Learning berbantuan media audio visual dengan kelas siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017 ditolak, dan rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS yang mengikuti pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audio visual yaitu 82,43 dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, yaitu 70,11. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audio terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Problem Based Learning, audio visual, kompetensi pengetahuan IPS This study aims to determine the significant differences in the mastery of the competence of IPS knowledge between students of class V who followed the chase with the model of Problem Based Learning aided audio visual media with students who follow the conventional learning in SD Gugus Tuanku Imam Bonjol West Denpasar Academic Year 2016/2017. This research is a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The population in this study is all students of class V in SD Gugus Tuanku Imam Bonjol West Denpasar Academic Year 2016/2017. Sample determination was done by random sampling technique. Data collection method in this research is test method. The data collected in the form of mastery of the competence of IPS knowledge that is analyzed by t-test. Based on the analysis result obtained tcount = 4.02 and with 5% significance level with dk = 75 obtained ttable price = 2.00. Therefore thitung = 4.02> ttabel = 2.00 then H0 which states there is no significant difference in mastering the competence of IPS knowledge between students who are taught through the model of Problem Based Learning aided audio visual media with class of students who learned through conventional learning in SD Gugus Tuanku Imam Bonjol Denpasar Barat Academic Year 2016/2017 was rejected, and the average of competency of IPS knowledge that followed the learning of Problem Based Learning with audio visual media that is 82,43 and students who follow conventional learning, that is 70,11. Thus, it can be concluded there is the influence of learning model Problem Based Learning assisted audio media on the mastery of the competence of knowledge IPS students of grade V SD Tuanku Imam Bonjol West Denpasar Academic Year 2016/2017.keyword : Problem Based Learning, Audio Visual, Knowledge Competence of Social Sciences
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Meida Dwi Sana Tiballa; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa kelas V yang mendapat perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan peta pikiran dan siswa kelas V yang tidak mendapat perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan peta pikiran. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng. Sebanyak 32 orang siswa kelas kelas V SDN 3 Kaliuntu dilibatkan sebagai kelompok eksperimen dan 28 orang siswa kelas V SDN 1 Kaliuntu dilibatkan sebagai kelompok kontrol. Kedua kelompok memiliki kesetaraan hasil belajar IPA sebelum diberikan perlakuan. Kesetaraan ini diuji dengan Uji Anava Satu Jalur terhadap hasil ujian akhir semester sebelum perlakuan dilaksanakan. Sementara kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan Peta Pikiran, akan tetapi mendapatkan pembelajaran yang biasanya dilaksanakan oleh guru. Setelah perlakuan kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol dites hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alamnya dengan menggunakan tes hasil belajar buatan peneliti. Data hasil tes dianalisis dengan Uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan Peta Pikiran dan siswa yang tidak mendapat Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan Peta Pikiran. Kata Kunci : Model make a match, hasil belajar, IPA This study aims to determine the difference of science learning outcomes between grade V students who received treatment with cooperative learning model type of make a match aided mind map and grade V students who are not treated with cooperative learning model type make a match assisted mind map. This research type is quasi experiment research with non-equivalent design posttest only control group design. Samples were taken by random sampling technique. The population of this research is all students of grade V SD in Gugus X Buleleng District. A total of 32 students of class V SDN 3 Kaliuntu were involved as experimental group and 28 students of grade V SDN 1 Kaliuntu were involved as control group. Both groups had equality of science learning outcomes before treatment was administered. This equality is tested by Anava Path Test against the final exam result before the treatment is done. While the control group did not get the Cooperative Learning Model Type Make A Match Mind Map Therapy, but get the learning that is usually carried out by the teacher. After the experimental group treatment and control group tested the result of study of Natural Sciences by using the result of research test made by the researcher. The test result data was analyzed by t-Test. The result of the analysis shows that there are significant differences of science learning outcomes between students who received treatment model of Cooperative Learning Type Make A Match Assisted Mind Maps and students who did not get Cooperative Learning Model Type Make A Match Assisted Mind Map.keyword : make a match, learning outcomes, sains
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR ., Ni Made Firma Janayanti; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10719

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) mengetahui pengaruh perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talking stick dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick. (2) mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang motivasi berpestasinya tinggi dengan siswa yang mempunyai motivasi berprestasinya rendah. (3) mengetahui pengaruh interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus I Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 8 Banyuning sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 28 orang dan siswa kelas V SDN 6 Banyuning sebagai kelas kontrol yang berjumlah 28 orang. Data dikumpulkan dengan tes dan kuesioner buatan peneliti. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Anava Dua Jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick. (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah. (3) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dan Motivasi berprestasi berpengaruh terhadap hasil belajar IPS.Kata Kunci : kooperatif tipe Talking Stick, motivasi berprestasi dan hasil belajar IPS The purpose of this research are: (1) to know the difference effect of IPS learning result between group of students is taught by cooperative learning model Talking stick type and group of students which is not learned by cooperative learning model Talking Stick type. (2) to know the difference IPS learning result between students who has high achievement motivation and students who has low achievement motivation. (3) to know the difference of interaction effect between Talking Stick type cooperative learning model and achievement motivation about IPS learning result. Type of this research is a quasi-experimental study with a non-equivalent design posttest only control group design. The population of this research is all of students in class V SD Gugus I Buleleng District. The sample of this research is the students of class V SDN 8 Banyuning as an experiment class which is amounted to 28 people and students of class V SDN 6 Banyuning as a control class which amounted to 28 people. The data were collected with the tests and questionnaires made by researcher. The data were collected by analyzed using Two Path Anava test. The results showed (1) there was a significant difference of IPS learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model Talking Stick type and students who were not taught by cooperative learning model Talking Stick type. (2) there ware a significant difference of IPS learning result between students who have high achievement motivation and students who have low achievement motivation. (3) there ware significant interaction effect between Talking Stick type cooperative learning model and achievement motivation toward IPS learning result. The conclusion of those result is that the cooperative learning model Talking Stick type and achievement motivation affect the results of IPS learning.keyword : cooperative type Talking Stick, achievement motivation and IPS learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V ., Ni Kadek Dian Pusparini; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Teams Games Tournamen (TGT) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvesional pada siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy exsperiment)dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design yang dilaksanakan dalam delapan kali perlakuan dan satu kali post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus XKecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari SD N 1 Kaliuntu, SD N 2 Kaliuntu, SD N 3 Kaliuntu, SD Katolik Karya dengan jumlah siswa 115 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu cluster sampling dengan teknik undian. Sampel penelitian yaitu 28 orang siswa kelas V SD Negeri 1 Kaliuntu sebagai kelompok eksperimen dan 32 orang siswa kelas V SD Negeri 3 Kaliuntu sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tes yaitu tes objektif pilihan ganda. Dari hasil analisis data, rata-rata kelompok eksperimen 22,5 dan kelompok kontrol 17,31.Hasil penelitian menunjukkan bahwahasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung5,23 > ttabel2,021) dengan taraf signifikan 5%, hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournamen (TGT) dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Teams Games Tournament, hasil belajar The research is to find out the significant difference of IPS learning result between groups of students who were taught by Teams GamesTournament (TGT) model learning and groups of students who were taught by conventional learning model in grade V elementary students in Buleleng District Buleleng Regency in academic year 2016 / 2017. The research is quasi experiment with non-equivalent posttest only control group design which conducted in eight treatments and one posttest. The research population is all students of class V SD in Gugus X Buleleng District Buleleng Regency in academic year 2016/2017, consist of SD N 1 Kaliuntu, SD N 2 Kaliuntu, SD N 3 Kaliuntu, and SD Katolik Karya with 115 students. The sampling is random sampling technique that is cluster sampling with lottery technique. The sample of research is 28 students of grade V of SD Negeri 1 Kaliuntu as experiment group and 32 students of class V SD Negeri 3 Kaliuntu as control group. The data collection in this research is done by test that is multiple choice objective test. The result of the data analysis, the average experimental group was 22.5 and the control group was 17.31. The result of the research shows that the result of t-test analysis ( analisis uji–t) is t-hitung bigger than ttabel (thitung5,23 > ttabel2,021) with 5% significant level, this means there is significant difference of IPS learning result between student which is taught by cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT ) with students who were taught by conventional learning model in grade V of elementary school in Gugus X Buleleng district Buleleng Regency in academic year 2016/2017.keyword : Teams Games Tournament, learning result

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue