cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V DI SD GUGUS II KECAMATAN MENDOYO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Made Meita Purnama_mahasiswa Sari; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Discovry Learning dan siswa bukan dengan model pembelajran discovery learning pada kelas V di Gugus II Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus II Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 152 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 1 Pergung yang berjumlah 23 orang, SD Negeri 3 Tegalcangkring yang berjumlah 17 orang, kelas V SD Negeri Delodbrawah yang berjumlah 23 orang dan SD Negeri 2 Pergung 16 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk obyektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar matematika kelompok kontrol, hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar Matematika siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Discovry Learning dan siswa bukan dengan model pembelajaran Discovry Learning. Kata Kunci : model pembelajaran Discovery Learning, hasil belajar Matematika This research aims to know the difference in results between students learning mathstudents who follow learning with model Discovry Learning and students not by model Discovery Learning in class V in Cluster II Sub Mendoyo years 2016/2017 lessons. The population of this research was a class V in Cluster II Sub Mendoyo 2016/2017 lesson that year totaled 152 people. The sample of this research that is classV SD Negeri 1 Pergung that add up to 23 people, SD Negeri 3 Tegalcangkring that add up to 17 people, class V SD Negeri Delodbrawah that add up to 23 people and SD Negeri 2 Pergung 16 people. Data results gathered with students learning mathtest objective-shaped instrument. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Results of the study showed that the average score results of the experimental group was learning math 12.91 larger than average score results learn math control group is 10.76 This proves that there is a difference of the results between students learning math students who follow learning with model Discovry Learning and students not by model Discovry Learning.keyword : Discovery Learning l model, Mathematics learning outcomes
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Penilaian Kinerja Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017. ., Ayu Candra Dewi Arinata; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10832

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model problem based learning berbasis penilaian kinerja dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-ekuivalen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 652 siswa kelas IV SD Gugus Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Barat. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 83 siswa yang terdiri dari siswa kelas IVB SD Negeri 12 Padangsambian sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 40 siswa dan siswa kelas IVC SD Negeri 9 Padangsambian sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 43 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes bentuk pilihan ganda dimana data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 8,85. Nilai tersebut kemudian dibandingkan dengan nilai ttabel dengan dk 81 pada taraf signifikansi 5% sehingga diperoleh ttabel = 2,000, karena thitung = 8,85 > ttabel (ɑ = 0,05, 81) = 2,000 maka H0 ditolak atau H1 diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbasis penilaian kinerja dengan rerata, X ̅ = 83,3 > X ̅ = 74,53 pada siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional sehingga, dapat disimpulkan bahwa model problem based learning berbasis penilaian kinerja berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Kecamatan Denpasar Barat.Kata Kunci : problem based learning, kinerja, IPA ABSTRACT This research aims to know the significant difference of competency knowledge science group of students are taught with the model of problem based learning performance assessment and the student group taught with conventionally at grade IV in SD Gugus Kapten Kompyang Sujana West Denpasar Subdistrict in academic year 2016/2017. This research is a kind of quasi experimental research with non-equivalent. The rate of population used in this research is 652 grade IV in SD Gugus Kapten Kompyang Sujana West Denpasar Subdistrict. While the rate of sample in this research is 83 students comprising students of class IVB SD State 12 Padangsambian as a group of 40 students experiment and grade IVC SD State 9 Padangsambian as a control group of 43 students. Data collection is done by the method of tests with multiple choice tests form where the data obtained were analyzed using t-test analysis. Based on the results of the analysis of the test-t obtained tcount = 8,85. The price is then compared with the price of ttabel with 81 and 5% significan level so that the retrieved prices ttable = 2.000, because prices thitung = ttable > 8,85 ( = 0.05, 81) = 2.000 then H0, and H1 rejected or accepted, (X ) ̅ = 83,3 > X ̅ = 74,53. This means there is a significant difference the science competency knowledge of group students which are taught by the model of problem based learning with assessment-based and the group of student wich are taught conventionally. Thus, it can be concluded that the problem based learning with assessment-based is influential to the science competency knowledge of students grade IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana west Denpasar district.keyword : Problem Based Learning, Performance, Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV ., Putu Chan Wisjayani Dadri; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan Non-equivalen Group Design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi berjumlah 246 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling. Sampel penelitian berjumlah 62 orang siswa yaitu 32 orang siswa dari kelas IV SD No. 2 Sading yang menjadi kelompok eksperimen dan 30 orang siswa dari kelas IV SD No. 3 Sading yang menjadi kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif. Kemudian data dianalisis dengan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji t diperoleh bahwa thitung = 3,666 < ttabel = 2,000 dengan rata-rata nilai kelompok eksperimen 81,38 dan rata-rata kelompok kontrol 70,27. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Gugus III Mengwi Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : NHT, hasil belajar matematika. This research aimed to determine significant differences in math learning outcome students who thought by using Numbered Head Togeether model and students who konvensionalin the fourth graders elementary school group III Mengwi District Lesson Year 2016/2017. This research was a quasi-experimental design using "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were fourth grade students in elementary school group III Mengwi District Lesson Year 2016/2017. Total amount of population are 246 students. Determination of the sample is done by purposive random sampling technique. Total amount of experiment sample are 62 students, there are 32 students from class IV SD No. 2 Sading which become experiment group and 30 students from class IV SD No. 3 Sading which become control group. Mathematics learning outcomes data collected by instruments such as multiple choice tests. Then the data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences in math learning outcome students that thought by using Numbered Head Togeether model and students who konvensional. This is evident from the results of t-test analysis found thitung = 3,666> ttabel = 2,000with an average value acquisition experimental group 81,38 average value of the control group 70,27. So, it can be concluded that the Numbered Head Togeether model affects on math learning outcome of the fourth grader in elementary school group III Mengwi District Lesson Year 2016/2017.keyword : NHT, math learning outcome.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Audio-Visual Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017 ., Ni Luh Bella Amanda Sari; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10834

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual di kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan kelompok non-ekuivalen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat yang berjumlah 652 orang siswa. Sampel penelitian ditetapkan 2 kelas yang terdiri dari 86 orang siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 11,05 dan ttabel = 2,000 pada taraf signifikansi 5% (ɑ = 0,05) dengan dk = 43 + 43 – 2 = 84. Oleh karena thitung = 11,05 > 2,000 ttabel (ɑ = 0,05) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual di kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat. Nilai rerata juga menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual X ̅_1 = 83,45 > 74,61 X ̅_2 nilai rerata kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audio-visual berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : inkuiri terbimbing, audio-visual, IPA ABSTRACT This study aims to find out whether there are significant differences of competency knowledge science groups of students are taught learning guided inquiry interactions using model-assisted audio-visual media and a group of students aren’t taught learning guided inquiry interactions using model-assisted audio-visual media grade IV in SD Gugus Kapten Kompyang Sujana West Denpasar in academic year 2016/2017. This kind of this research is quasi experiment research with a non-equivalent group design. The population of this research is the whole grade IV in the SD Gugus Kapten Kompyang Sujana West Denpasar of 652 students. Sample research assigned two class of 86 students are determined by random sampling technique. Data collection is done by the method of test. The test used is the test of objective multiple choice form. The data obtained were analyzed using t-test analysis. Based on the results of the analysis of the obtained tcount = 11,05 and ttable = 2,000 at 5% significance level (ɑ = 0.05) and dk = 43 + 43 – 2 = 84. Therefore tcount 11,05 > 2,000 ttable then H0 is rejected or H1 is accepted. This proves that there is a significant difference of competency knowledge science groups of students are taught learning inkuiri social interactions using model-assisted audio-visual media and a group of students who are taught using conventional learning in grade IV SD Gugus Kapten Kompyang Sujana West Denpasar. The average value also pointed out that the competence of the students knowledge are taught learning inkuiri social interactions using model-assisted audio-visual media X ̅_1 = 83,45 > 74,61 X ̅_2 average competence of the knowledge of science groups of students who are taught using conventional learning. Thus it can be concluded that the model of learning inkuiri social interactions using the media audio-visual effect on the competence of the knowledge science grade IV in SD Gugus Kapten Kompyang Sujana West Denpasar.keyword : guided inquiry, audio-visual, knowledge of science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBASIS CONCEPT SONG TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS BUDI UTOMO DENPASAR TIMUR TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Ni Kadek Sri Astuti; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran talking stick berbasis concept song dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain kelompok Non-Ekuivalen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur yang berjumlah 315 siswa. Sampel diambil dengan teknik acak kelompok. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 1 Kesiman dan siswa kelas V SDN 2 Kesiman. Data tentang kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrument berupa tes pilihan ganda. Tes kompetensi pengetahuan IPA diberikan pada saat posttest secara tertulis. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Melalui uji hipotesis diperoleh thitung =5,000 > ttabel=2,000 dengan dk = 62 dan taraf signfikansi 5%. selanjutnya berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata gain skor kelompok eksperimen =0,52> =0,27 kelompok kontrol, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick berbasis concept song berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Budi Utomo Denpasar Timur Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : talking stick, concept song, kompetensi pengetahuan IPA The aim of this research was to know significance differences of science competence between students who learned by talking stick learning model based on concept song and students who learned by conventional learning in grade V students of SD Gugus Budi Utomo, Denpasar Timur, year 2016/2017. This research was quasi experimental, with Non-Equivalent group design. The population of this research was all students in grade V of SD Gugus Budi Utomo, Denpasar Timur, that consisted of 315 students. The sample was taken by scrambled group. The sample of this research was students in class VA SDN 1 Kesiman and students in class V SDN 2 Kesiman. The data about students science competence gathered using objectives instrument. The test of science competence was given in the post-test. After that by using hypothesis test, it was found that (tcount =5,000 > ttable=2,000) with 5 % significance degree and dk=62. It was found that the average gains score of experiment groups =0,52 > =0,27 controlling group, the conclusion from that result was talking stick learning model based on concept song has significance influenced with students science competence in grade V SD Gugus Budi Utomo, Denpasar Timur, year 2016/2017.keyword : talking stick, concept song, knowledge competence of Natural Science
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING MELALUI KARYAWISATA TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS V ., Kadek Sri Meiyani; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan Model Quantum Teaching Melalui Karyawisata dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada tema ekosistem siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen semu (Rancangan Kelompok Non-ekiuvalen). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaraan 2016/2017 yang berjumlah 359 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah SD Negeri 3 Kesiman dan SD Negeri 7 Kesiman. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dianalisis dengan uji-t. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara siswa kelas V di SD Gugus Dewi Sartika Tahun Pelajaran 2016/2017 yang mengikuti pembelajaran menggunakan Model Quantum Teaching Melalui Karyawisata dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada tema ekosistem (thitung = 3,476 > ttabel = 2,000) dengan dk = 86 dan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Rerata penguasaan pengetahuan IPS yang mengikuti pembelajaran menggunakan Model Quantum Teaching Melalui Karyawisata (X ̅= 81,46 > X ̅= 75,76) siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Model Quantum Teaching Melalui Karyawisata berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Gugus Dewi Sartika Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model quantum teaching, karyawisata, kompetensi pengetahuan IPS This research aimed to explain significant difference of social competency knowledge between a groups of student which is taught Quantum Teaching model through study tour and a groups of student which is taught conventional learning with ecosystem theme grade V students Gugus Dewi Sartika year of study 2016/2017. This research is experimental research which used apparent experiment design (non-equivalent group plan) as the research plan. The population of this research are all grade V students in SD Negeri Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur year of study 2016/2017. The sample is determined by using ransom sampling technique. Test method is used as the method of collecting the data. The data which are collected are the competency understanding result of social knowledge competency and t-test. The Analysis of data shows there is a significant difference of social competency knowledge between a groups of student which is taught Quantum Teaching model through study tour and a groups of student which is taught conventional learning with ecosystem theme (tcount = 3,476 > ttable = 2,000) with dk = 86 and significant level = 5% (α = 0,05). The average of social knowledge student which is learnt Quantum Teaching model through study tour ( = 81,46 > = 75,76) the student which is learnt conventional learning. Hence, it could be concluded that Quantum Teaching model through study tour has significant influence with the social competency knowledge of SD Negeri Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur year of study 2016/2017 students.keyword : quantum teaching model, study tour, social knowledge competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBEREAD HEADS TOGETHER BERBANTUAN MEDIA VISUAL TIGA DIMENSI TEHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 DALUNG TAHUN 2016/2017 ., Igst Ayu Agung Windha Laksmi Dewi; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10837

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk megetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan media visual tiga dimensi dengan kelompok siswa dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus 1 Dalung. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian non-equivalent control group desaign. Sampel ditentukan dengan rumus random sampling dengan mengacak kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VB SD No. 1 Dalung sebagai kelompok eksperimen dan kelas VA SD No. 2 Dalung sebagai kelompok kontrol, dengan jumblah masing – masing kelompok sebanyak 42 siswa pada kelompok eksperimen dan 32 siswa pada kelompok kontrol. Hasil Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen tes objektif berjumblah 30 butir tes yang telah divalidasi data di analis dengan Uji-t. Analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan media visual tiga dimensi dengan kelompok siswa yang dibelajarakn melalui pembelajaran konvensional pada kelas V SD Gugus 1 Dalung hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung = 4,45 > ttabel = 2,000. Reratan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eksperimen = 80,22 > = 72,06 kelompok kontrol. Dapat disimpulkan model pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan media visual tiga dimensi berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus 1 Dalung. Kata – kata kunci : Numbered Heads Together, media visual tiga dimensi, kompetensi pengetahuan IPA. Kata Kunci : pengaruh model Numbered Heads Together media visual tiga dimensi kompetensi pengetahuan IPA ABSTRACT The aim of this research is to know the significant difference of science knowledge competence among student group that is learned through the learning model of Numbered Heads Together with visual aid of three dimension with student group using conventional learning model in grade V SD Gugus 1 Dalung. This type of research is a pseudo-experiment using a non-equivalent control group design study desaign. The sample is determined by the random sampling formula by randomizing the class. The sample in this research is VB SD No. 1 Dalung as experiment group and VA VA elementary school. 2 Dalung as a control group, with each group consisting of 42 students in the experimental group and 32 students in the control group. Results Data knowledge knowledge competence was collected with an objective test instrument consisting of 30 test items that have validated data in analyst with t-test. The analysis shows that there is a significant difference of science knowledge competence between the students group that is learned through the learning model of Numbered Heads Together with visual aid of three dimensional media with the group of students who are studied through conventional learning in Grade V SD Gugus 1 Dalung it is proved by tcount = 4,45 > ttabele = 2,000. Science knowledge competency competency of experimental group student = 80,22> = 72,06 control group. It can be concluded that the learning model of Numbered Heads Together with visual aid of three dimensions influences the knowledge competence of science students of grade V SD Gugus 1 Dalung. Keywords: Numbered Heads Together, three dimensional visual media, science knowledge competence keyword : The influence of Numbered Heads Together model of visual media of three dimensions of knowledge science competence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA VISUALTERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS IV KECAMATAN SAWAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Made Yosi Rosiana; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10838

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS secara signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 174 orang siswa. Sampel pada penelitian ini dipilih secara acak dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sebanyak 44 orang siswa kelas V terpilih sebagai sampel penelitian. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data hasil belajar IPS dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan terhadap hasil belajar IPS antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media visual dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru dengan nilai thitung 4,33 dan nilai ttab 2,02, dengan demikian maka thitung>ttab. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan media visual berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Numbered Head Together, media visual, hasil belajar, IPS. The issue in this research was the low learning result of students in social science. This research aimed to find out the significant difference of the social since learning result between of students taugth by Numbered Head Together learning model aided by visual media and the student taught by teacher-centered learning on the 5th grade of elementary school student in cluster IV Sawan district academic year 2016/2017. The research design used in this research was post-test only control group design. The population of this research was 174 5th grade elementary school students. The sample of this research was randomly selected by using simple random sampling technique. 44 5th grade elementary school students were selected as the sample. The data of social science learning result was collected by using method test. The data was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics by t-test technique. The research result indicated that there is a significant differnece of social science learning result between the 5th grade students taught by Number Head Together aided by visual media learning model and the 5th grade students taught by teacher-centered learning with the value of tarithmatic 4.33 > ttable 2.02. Based on this finding, it can be councluded that number head together aided by visual media learning model affected possitively towards the 5th grade students’ learning result in social sciencein cluster IV of Sawan district.keyword : Numbered Head Together, visual media, learning result, social sience.
Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping Berbasis Karakter Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV SD Gugus Lodtunduh Kecamatan Ubud Tahun Ajaran 2016/2017 ., Desak Made Ayu Sri Anggreni; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang sgnifikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model mind mapping berbasis karakter dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas IV SD Gugus Lodtunduh Kecamatan Ubud tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Sampel penelitian diperoleh dengan cara random sampling dan diperoleh Kelas IV SD Negeri 3 Lodtunduh sebagai kelompok eksperimen dan Kelas IV SD Negeri 4 Lodtunduh sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar IPS dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPS pada kelompok eksperimen yaitu 76,32 dan rata-rata penguasaan hasil belajar IPS pada kelompok kontrol yaitu 68,59. Setelah rata-rata skor diuji dengan uji t, diperoleh t hitung yaitu 4,18. t hitung tersebut dibandingkan dengan t tabel pada taraf signifikansi 5% dan dk 34+32-2 = 64 diperoleh t tabel 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian, diperoleh t hitung > t tabel yaitu 4,18> 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaranmind mapping berbasis karakter dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model mind mapping berbasis karakter berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Gugus Lodtunduh.Kata Kunci : mind mapping, karakter, IPS This study aims to determine the significant differences in learning outcomes IPS students who dibelajarkan by using mind mapping model based on character and students who were taught by conventional learning in class IV Lodtunduh Cluster Ubud district year 2016/2017 School. This research is a quasi-experimental research with nonequivalent control group design. The sample was obtained by random sampling and obtained by Class IV SD Negeri 3 Lodtunduh as experiment group and Class IV SD Negeri 4 Lodtunduh as control group. The data collected were IPS learning result data and analyzed using t test. The results obtained showed that the average learning outcomes of IPS in the experimental group that is 76.32 and the average mastery of IPS learning outcomes in the control group that is 68.59. After the average score tested with t test, obtained t arithmetic that is 4.18. T arithmetic compared with t table at 5% significance level and dk 34 + 32-2 = 64 obtained t table 2,000. Based on the test criteria, obtained t count> t table that is 4.18> 2,000, then Ho is rejected and Ha accepted. So it can be concluded that there are significant differences in IPS learning outcomes between groups of students who were taught by mind mapping model based on character and groups of students who were taught by conventional learning. Thus it can be concluded that mind mapping model based on character influences the learning outcomes IPS student grade IV SD Lodtunduh cluster. keyword : mind mapping, character, IPS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LETKOL WISNU DENPASAR UTARA ., Ida Ayu Made Udiani; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran two stay two stray melalui Permainan Tradisional dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasy experiment)dengan rancangan penelitian Non-equivalent Control Design.populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelasV SD Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah populasi 335 Siswa sampel penelitian ini berjumlah 85 siswa yaitu 44 orang siswa kelas V SD Negeri 1 Peguyangan yang menjadi kelompok ekperimen dan 41 orang siswa kelas V SD Negeri 10 Peguyangan yang menjadi kelompok kontrol. Pemilihan sampel dalam penelitian menggunakan teknik random sampling. Data kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan menggunakan metode tes yang kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata kelompok ekperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (77 > 56, 58), berdasarkan hasil analisis uji t dengan derajat kebebasan (dk = 44 + 41 – 2 = 83) dan pada taraf signifikan 5 % diperoleh thitung>ttabel thitung= 8,04> ttabel (α = 0,05, 83) = 2,000 maka Ho ditolak atau Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model Pembelajaran two stay two stray melalui permainan tradisional dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melaui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model Pembelajaran two stay two stray, Permainan Tradisional, kompetensi pengetahuan IPA The study aimed to know a significant difference of knowledge is between the groups of students who through the learning model two stay two stray through the game Traditional with a group of students who through of the conventional on the student's grade V of Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara in academic year 2016/2017. What kind of this research is research experiment's (quasy experiment) with the research Non-equivalent Control Design.populasi of this research are all students grade V of Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara in academic year 2016/2017.with the population of 335 students a sample of this study were 85 students, which is 44 students a class V from SD Negeri 1 Peguyangan the group ekperimen and 41 of the student's grade V from SD Negeri 10 Peguyangan the control group. Selection of samples in the study using a random sampling. Data of knowledge of science students collected using test method which is then analyzed using uji-t. The results showed the averag. This research result indicates the average value of the ekperimen higher than the average value of the control group (77 >, 56,58), based on the results of the T with degrees of freedom (dk = 44 + 41 – 2 = 83) and the first significant 5 % by thitung>ttabel thitung, = 8,04 > ttabel (α = 0, 05, 83), 2,000 the Ho was rejected or Ha. Thus it can be concluded that there are significant differences of knowledge is between the groups of students who dibelajarkan through the Learning TSTS Through A Traditional with a group of students who through of the conventional on the student's grade V of Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara in academic year 2016/2017.keyword : The Learning two stay two stray, through a traditional, competency of the knowledge of science

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue