cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., I Wayan Pradnya Setiawan; ., I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran learning cycle 5e berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V SD semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. yang berjumlah 90 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t sampel independen). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 9,855 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) =1,684, hal ini berarti bahwa thitung > ttabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5e berbantuan mind mapping dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 22,8 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 15,318. Hal ini berarti penerapan model pembelajaran learning cycle 5e berbantuan mind mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : hasil belajar matematika, learning cycle 5e, mind mapping. This study aimed to know the difference in the results of significant mathematics learning achivement between students who are learn through learning cycle 5E model with mind mapping and students who are learn through conventional models. The research is quasi experimental research using non-equivalent design post-test only control group design. The population of this study is all students of class V in even semester of the year of Study 2016/2017 in Gugus VII, Buleleng Subdistrict, Buleleng District which consists of 90 students. The sample of the research is the V students of SD Negeri 2 Banjar Bali and the V grade students of SD Negeri 1 Kampung Kajanan. Sampling technique used in this study is random sampling technique. Data were collected by multiple choice learning test instruments and were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (independent sample T-test). Based on the data analysis, it is found that tcount = 9,855 and ttable (at significance level 5%) = 1,684. This means that tcount> ttable. So that, it can be said that there are significant differences between group of students who are taught by learning cycle 5E model with mind mapping with groups of students who are taught by conventional learning model. From the average of the count, it is known that the experiment group average is 22,8 and the control group average is 15,318. This means the implementation of learning cycle learning model 5E with mind mapping have a positive effect on the students' mathematics learning outcomes in grade V of the even semester academic year of 2016/2017 in Buleleng District Buleleng VIIkeyword : mathematics learning achivement, learning cycle model 5e, mind mapping
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbantuan Media Gambar Terhadap Hasil Belajar IPS Kelas V ., I Pt Agus Santika Yasa; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPS siswa yang tidak di belajarkan tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS di SDN Gugus I Kecamatan Pekutatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, populasi penelitian siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 127 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 1 Pulukan yang berjumlah 25 siswa dan siswa kelas V SDN 3 Pulukan yang berjumlah 24 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai t = 4,51 berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Jadi model pembelajaran TPS berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa dengan model pembelajaran TPS lebih baik hasil belajar dari pada model pembelajaran yang tidak menggunakan model pembelajaran TPS. Kata Kunci : Hasil Belajar, Model TPS. This study aims to determine the significant differences in learning outcomes of IPS students who learn to use cooperative learning model type TPS assisted media images of learning outcomes IPS students who are not in learning does not use cooperative learning model type TPS in SDN Gugus I District Pekutatan. The type of this research is quasi-experimental research, research population of class V students in Cluster I Pekutatan Sub District Year 2016/2017 Lessons which amounted to 127 students. The sample of this research is class V SDN 1 Pulukan which amounted to 25 students and students of grade V SDN 3 Pulukan which amounted to 24 students. Learning result data is collected by using multiple choice test. The data obtained were analyzed using statistical analysis technique that is t-test. The results showed that t = 4.51 means there is a significant difference. So the TPS learning model has an effect on the students' learning result of IPS with the learning model of TPS better the learning outcomes than the learning model that does not use the TPS learning modelkeyword : Learning outcomes, TPS model.
PENGARUH TEORI KONTRUKTIVISME MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SUMBER DAYA ALAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY PADA SISWA KELAS V SDN 1 KAMPUNG BARU KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG ., I Putu Adhi Suarjana Putra; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran PBL berbantuan media gambar sumber daya alam melalui lesson study dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional siswa SD kelas IV SD N 1 Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Gugus VI Kecamatan Buleleng yang berjumlah 81 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SDN 1 Kampung Baru yang berjumlah 30 siswa dan siswa kelas IV SDN 5 Kampung Baru yang berjumlah 24 siswa. Metode dalam pengumpulan data dengan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran PBL dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, dengan thit= 21,60 > ttab= 2,000 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran PBL melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar IPA. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran PBL melalui lesson study untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan mampu mengatasi kendala-kendala dalam mengajar.Kata Kunci : Kata-kata kunci: hasil belajar, media, model PBL. This study is aimed at investigating the significance difference of Science learning outcome among groups of students who is taught by using natural resources pictures assisted PBL model trough lesson study and the group of students taught by using conventional model on 4th grade students in SD N 1 Kampung Baru, Buleleng District, Bulelelng Regency. The population of this research is the whole students who are in grade IV in elementary school in cluster VI of Buleleng District who are 81 students in total. The samples are the 30 students of 6th grade students of SD N 1 Kampung Baru and 24 students of 6th grade students of SD N 5 Kampung Baru. The result of the learning process is collected by using a multiple choice test. The data gathered is analyzed by the help of descriptive-statistic analysis technique and inferential statistic T-test that managed with polled variants formula. The result of the study shows that there is a significant different on the student’s science learning outcome between the group of students taught by using PBL learning model and the one taught by using conventional model which shown by tcalculated 21,60 > ttable 2,000. Based on the result of the present study, PBL learning model through lesson study gives positive impact on the students’ science achievement. The improvement in science learning process can be done nicely by using PBL model of learning through lesson study and it is also able to solve the teaching’s obstacles. keyword : difference, resources pictures, PBL model.
PENGARUH MODEL ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENGONTROL MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP SD TRIAMERTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Gede Yuda Sastrawan; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10844

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model ARCS terhadap hasil belajar IPA dengan mengontrol motivasi berprestasi pada siswa kelas V SD Triamerta. Penelitian ini menggunakan penelitian quasi experiment dengan desain Single Factor Independent Gruoups Design With Use of Covariate. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 53 siswa. Sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan random sampling. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar IPA dan non tes untuk motivasi berprestasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan ANAKOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model ARCS dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (diperoleh Fhitung = 127,126 dan α
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS SRIKANDI KECAMATAN DENPASAR TIMUR TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Luh Nopita Windiani; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model model discovery learning berbasis lingkungan dengan yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur Tahun Pelajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur yang berjumlah 364 orang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA SDN 10 Sumerta dengan jumlah 32 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 8 Sumerta dengan jumlah 36 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung= 6,020 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 66 diperoleh nilai ttabel = 2,000 sehingga thitung = 6,020 > ttabel = 2,000. Berdasarkan kriteria pengujian, maka ho ditolak dan Ha diterima. Adapun nilai rata-rata gain skor kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarkan dengan model discovery learning berbasis lingkungan adalah 0,502, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 0,213. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model discovery learning berbasis lingkungan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Srikandi Kecamatan Denpasar Timur Tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : discovery learning, kompetensi pengetahuan IPA This study supposed to determine the significant differences of science group competencies that applied by environmental based of discovery learning models that taught by using conventional learning model in fourth grades Elementary School Srikandi District Denpasar East In school year 2016/2017. The design of this research was quasi experimental research with nonequivalent control group design. The population of this research was all the fourth grade students of SD Srikandi District of East Denpasar that need 364 people. Samples were taken with purposive sampling technique. The sample in this research was the students of grade IVA SDN 10 Sumerta with the number of 32 students as experimental group and fourth grade students of SDN 8 Sumerta with 36 students as control group. Datas collection were done by using test method in multiple choice form.The datas obtained were analyzed by using the t-test. The results of the data analysis obtain tvalue = 6,020 while at the level of significance of 5% and dk = 66 results ttable = 2,000 so tvalue = 6,020> ttable = 2,000. Base on the test criteria it can be conclude that Ho is refuse and Ha is receive. The average value gain score of science knowledge in the group that taught by environmental-based discovery learning model is 0,502, while the group that is taught by conventional learning is 0,213. Based on these results can be concluded that found the influence of environmental based of discovery learning models of student science knowledge competency in fourth grade Elementary School Srikandi District East Denpasar Year undergraduate year 2016/2017.keyword : discovery learning, science knowledge competency
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD DI GUGUS III KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Septian Dwi Mahardika; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional di SD gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di gugus III Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 101 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 dan 2 Padangbulia yang berjumlah 37 orang dan siswa kelas V SD Negeri 1 dan 2 Silangjana yang berjumlah 31 orang. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes essay. Data dinalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran STAD dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pebelajaran STAD, dengan perhitungan thitung = 2,55 > ttabel = 2,42 dengan signifikansi < 0,05. Rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran STAD adalah 68,54 lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional yaitu 31,06. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Matematika kelas V SD di Gugus III Kabupaten BulelengKata Kunci : STAD, Hasil belajar, Matematika This study aims to know the difference of math learning outcomes between groups of students who are taught with STAD model and group of students who are taught by conventional learning model In grade V of elementary school in Gugus III Buleleng Sub District year 2016/2017 lesson. This type of research is a quasi experiment. The population of this research consists of Grade V Elementary School in Gugus III of Buleleng regency, which is 101 students in academic 2016/2017. The sample of this research were tauht in 4 school which is class V SD Negeri 1 Padangbulia and SD N 2 Padangbulia amount to 35 students and class V SD Negeri 1 Silangjana and SD 2 Silangjana amount to 31 students. Data collection techniques use essay tests. Data were analyzed using t-test. The results showed that there were differences of Math learning outcomes between groups of students who were taught by using STAD model and group of students who were not learned by using STAD, with tcount = 2,55 > ttable = 2,42 with significance < 0,05. The average score of math learning outcomes of the group of students who were studied with STAD model was 68.54 higher than the group of students who were not studied with conventional learning model that is 31,06. This proves that the STAD model has significant effect on the learning outcomes of math Class V SD in Buleleng regencykeyword : STAD, Learning, Math
PENGARUH MODEL PEMBELAJAARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V SD GUGUS 3 KUTA UTARA BADUNG ., Putu Arya Mirah Indrani; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antar siswa kelas v di Sd Gugus 3 Kuta Utara tahun ajaran 2016/2017 yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Group InvestigationI berbantuan media lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvesional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (non equivalent group desain). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Sd Gugus 3 Kuta utara Badung Tahun Ajaran 2016/2017. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling yang terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan pada setiap anggota populasi menggunakan rumus uji-t. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai kemampuan berpikir kritis IPA yang dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan dk=78 dengan taraf signifikansi 5% diperoleh t-hit 3,22>2,000 hal itu berarti Ho ditolak dan Ha diterima yang menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa kelas V di Gugus 3 Kuta utara yang mengikuti pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Adapun rata-rata kemampuan berpikir kritis IPA yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media lingkungan, yaitu 80,46 dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 75,43. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh Model Pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan media lingkungan terhadap kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelas V SD gugus 3 Kuta Utara Badung tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : GI, lingkungan, berpikir kritis IPA. This study aims to difference the effect of critical science thinking skills among class students in Sd Gugus 3 Kuta Utara academic year 2016/2017 which follows learning using cooperative learning model Type Investigation Group assisted environmental media and students who follow conventional learning. This research is a quasi-experimental research (non equivalent group design). The population in this study is all students of class V in Sd Gugus 3 Kuta north Badung School Year 2016/2017. Determination of the sample was done by random sampling technique which was first conducted equality test on every member of the population using t-test formula. Data collection method in this research is test method. Data collected in the form of value of critical thinking ability of IPA analyzed by t-test. The result of research based on data analysis show dk = 78 with significance level 5% obtained t-hit 3,22> 2,000 it means Ho rejected and Ha accepted that there is significant difference of critical science skill among class V students in Gugus 3 North Kuta, which follows the learning using cooperative type Group InvestigationI learning model assisted by environmental media and students who follow conventional learning. The average critical science skills that follow cooperative learning type Group Investigation assisted environmental media, namely 80.46 and students who follow the conventional learning is 75.43. Thus, it can be concluded that there is influence of cooperative learning model type Group Investigation assisted by environmental media toward critical thinking skill of grade V SD SD 3 student of North Kuta Badung in academic year 2016/2017.keyword : GI, environmental, critical thinking ability of IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V GUGUS III KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Tria Rossyta Dewi; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt yang berjumlah 162 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional yaitu 16,17 > 14,60. Dari hasil uji-t menggunakan program SPSS 18.0 for Windows diperoleh hasil t hitung = 2,764 > t tabel = 2,021, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Role Playing, Hasil belajar, IPS This study aims to determine the effect of cooperative learning model Role Playing type of learning outcomes IPS grade V elementary school in Gugus III District Seririt Lesson Year 2016/2017. This research is a quasi experimental research using post-test only control group design. The population of this study is the students of grade V of elementary school in Gugus III of Seririt District, which amounted to 162 people. The sample of this research is determined by random sampling technique. Research data collected by test method. The data obtained were analyzed in two stages, namely by descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis through t-test. The results showed that the average score of the group of students who were taught by cooperative learning model type Role Playing with group of students who were taught by conventional learning model that is 16,17> 14,60. From the t-test results using SPSS 18.0 for Windows program obtained t count = 2.764> t table = 2.021, So it can be concluded that learning using cooperative learning model of Role Playing type influence on learning result of IPS student of class V in Gugus III of Seririt District of academic year 2016/2017.keyword : Role Playing, learning outcomes, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Mas Agus Asta Muhamad; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10875

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD ., Ni Putu Krisna Dewi; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran snowball throwing terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 6 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 3 Sanggalangit dengan jumlah siswa 34 orang dan kelas V SDN 3 Gerokgak dengan jumlah siswa 36 orang, yang ditentukan dengan random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran snowball throwing dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran snowball throwing. Dilihat dari rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajara snowball throwing dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran snowbal throwing yaitu 20,9 > 18,6. Adanya perbedaan hasil belajar IPA menandakan model pembelajaran snowball throwing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Snowball Throwing , hasil belajar,IPA This research aimed to determine the effect of snowball throwing model to the science learning.The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade elementary school students in cluster IV Gerokgak district, Buleleng regerency, in 2016/2017 school year which consists of 6 classes. The sample of this research were fifth grade students in SDN 3 Saggalangit which consisted of 34 students and fifth grade students in SDN 3 Gerokgak which consisted of 36 students, involved by random sampling technique. Data collected by the test method. Data were analyzed using two steps, by descriptive statistics and inferential statistic through t-test. The result of the analyses showed that there were differences of the science learning result among group students that learned with snowball throwing model and group students that not learned with snowball throwing model. Judging from the average score of a group of students that learned with snowball throwing model larger than the group of students that not learned with snowball throwing model, amount 20,9 > 18,6. Based on the result, can be concluded that snowball throwing model influence the science learning result in fifth grade cluster IV Gerokgak distric, Buleleng regency, in 2016/2017 school year.keyword : Snowball Throwing, learning outcomes

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue