cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
MODEL BRAIN BASED LEARNING (BBL) BERNUANSA LINGKUNGAN SEKITAR BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Wayan Ardiani; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model brain based learning (BBL) bernuansa lingkungan sekitar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD gugus IV Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 270 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, dan yang diacak adalah kelas sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas V SD Negeri 2 Batubulan Kangin dengan 44 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 1 Batubulan Kangin dengan 43 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes hasil belajar IPA dengan bentuk tes pilihan ganda biasa. Data hasil belajar IPA yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model brain based learning (BBL) bernuansa lingkungan sekitar lebih tinggi daripada rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional (77,02 > 70,09). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 3,208 > ttab (α= 0,05, 85) = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model Brain Based Learning (BBL) bernuansa lingkungan sekitar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2013/2014. Hal ini juga didukung dari nilai N-gain yang diperoleh, yaitu N-gain kelompok eksperimen berada pada kategori sedang, sedangkan N-gain kelompok kontrol berada pada kategori rendah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model brain based learning (BBL) bernuansa lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD gugus IV Kecamatan Sukawati tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model Brain Based Learning, lingkungan sekitar, hasil belajar IPA This study was aimed to determining the significance difference in learning outcomes between students that learned science through models of brain based learning (BBL) with nuanced of the surrounding environment with students that learned through conventional teaching in fifth class’s students of elementary school 4th cluster of Sukawati subdistrict 2013/2014 academic year.This research was type of a quasi experimental research designed with nonequivqlent control group design. The object of the research was fifth class students of elementary school 4th cluster subdistrict of Sukawati 2013/2014 academic year as many 270 student. Determination of the samples was done by random sampling technique, and that randomized were classes, with the result that was got two classes, the fifth grade students of SD Negeri 2 Batubulan Kangin as the experimental group with 44 students, and the fifth grade students of SD Negeri 1 Batubulan Kangin as the control group with 43 students.The results showed that the average of student’s learning outcames that learned through models of brain based learning(BBL) with nuanced of the surrounding environment gained higher score than students learned through conventional teaching method (77,02 > 70,09). The collected data were analyzed using t-test statistical analysis. Based on the result of t-test was found tobs = 3.208 > ttab (α= 0,05, 85) =2.000, so Ho was rejected and Ha was accepted. This proves that there were significance difference between learning outcomes through models of brain based learning (BBL) with nuanced of the surrounding environment with students that learned through conventional teaching in fifth class, students of elementary school 4th cluster of Sukawati subdistrict 2013/2014 academic year. This result was also supported by N-gain score, that was N-gain of the experimental class in medium category while N-gain of control class in low category. Thus, it can concluded that the application of the Brain Based Learning model with nuanced of the surrounding environment affects the science learning outcomes in the fifth class students of elementary school 4th cluster of Sukawati Subdistrict 2013/2014 academic year.keyword : Brain Based Learning model, the environment, science learning outcomes
Pengaruh Pendekatan Saintifik Berbasis Asesmen Portofolio Terhadap Hasil Belajar PKn Ditinjau Dari Mengasosiasi Pada Tema Peradaban Sejarah Indonesia Siswa Kelas V SDN 6 Ubung. ., Kadek Ayu Novita Sari; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Made Suara, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengasosiasi secara induktif dan kelompok yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengasosiasi secara deduktif pada siswa kelas V tema “Peradaban Sejarah Indonesia” di SDN 6 Ubung. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan Desain Prates-Pascates Kelompok Statis (The Static Group Prestest-Postest Design). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V A dan V B yang berjumlah 60 orang. Sampel penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes pilihan ganda. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian diperoleh thitung= 2,13 > ttabel = 2,00 dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 58. Hal ini berarti thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengasosiasi secara induktif memperoleh rata-rata skor hasil belajar yaitu x ̅ = 81,90. Sedangkan siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengasosiasi secara deduktif memperoleh skor hasil belajar x ̅ =76,63. Jadi hipotesis yang menyebutkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan saintifik berbasis asesmen portofolio dengan mengasosiasi secara induktif kelas V SDN 6 Ubung diterima.Kata Kunci : Pendekatan saintifik, portofolio, mengasosiasi, induktif, deduktif This study aimed to know the significant differences of Civic learning outcomes between a group taught by scientific approach based assessment portofolio with deductive association and another group taught scientific approach based assessment portofolio with inductive association towards the fifth grade of SDN 6 Ubung with the theme “Peradaban Sejarah Indonesia”. The type of the research is pre-experiment research designed using pre-test design- posttest design- static posttest group (The Static Group Prestest-Postest Design). The population of this research is the students in class V A and V B which has the 60 students in total. The research sample used sampling jenuh technique. The results of the data were collected by using multiple choice test instruments. The data were analyzed by descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results showed that t count= 52.13 and t table (at a significance level of 5%) = 2.00. It meant that t count > t table, it could be concluded that there were significant differences between students Civic learning outcomes taught using scientific approach based portofolio assessment in terms of association inductively obtain an average score = 81.90. Whereas students who took lessons with a scientific approach based assessment portfolios by using the deductive association learning outcomes has scored 76.63. Therefore the hypothesis of scientific approach in terms of learning association inductively and scientific approach in terms of learning association deductively influence students Civic learning outcomes towards the fifth grade students of SDN 6 Ubung was accepted.keyword : scientific approach, portfolio, association, inductive, deductive
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SEKOLAH DASAR KELAS V ., Ni Made Diantari; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa sekolah dasar kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design dan sampel sebanyak 51 orang yang diambil secara simple random sampling. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan melalui instrument tes hasil belajar dengan bentuk tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya (thitung = 2,791 dan ttabel = 2,010 sehingga thitung > ttabel). Adanya perbedaan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan Peta Konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : kooperatif, student teams achievement divisions, peta konsep, hasil belajar. This study aimed to determine the difference of social science learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model Student Teams Achievement Divisions (STAD) assisted concept maps and students taught by conventional learning model of V grade elementary school students in Cluster V District Melaya academic year 2016/2017. This research is classified as quasi experiment with non-equivalent design of posttest only control group design and 51 samples taken by simple random sampling. Social science students' learning outcomes students were collected through test result learning instrument with objective test form. The students obtained were analyzed using descriptive analysis technique and inferential statistic (t-test). The results showed that there were significant differences in social science learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model Student Teams Achievement Divisions (STAD) assisted with concept maps and students who were taught by conventional learning model on social science subjects of elementary school class V in Cluster V District Melaya (thitung = 2,791 and ttable = 2.010 so thitung> ttable). The existence of the difference shows that the cooperative learning model of Student Teams Achievement Divisions (STAD) assisted Concept Map influences the learning outcomes of social science of Elementary School Grade V in Cluster V District Melaya in academic year 2016/2017.keyword : cooperative, student teams achievement divisions, concept maps, learning outcomes.
PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DENGAN MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN GUGUS 6 MENGWI DB. Kt. Ngr. Semara Putra, Ni Km. Sri Polih, I Wyn. Rinda Suardika,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1317

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan yang signifikan hasil belajarIPA siswa yang belajar melalui Pendekatan Keterampilan Proses dengan Memanfaatkan Lingkungan sekolah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SDN Gugus 6 Mengwi. Jenis eksperimen ini merupakan Quasi Experimental Design dengan rancangan “Nonequivalent Control Group Design”.Populasi dari penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN Gugus 6 Mengwi dengan jumlah populasi 193 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling dengan jumlah 63 siswa terdiri dari dua sekolah yaitu Siswa Kelas IV SDN 2 Kapal sebagai kelas eksperimen dan Siswa Kelas IV SDN 3Kapal sebagai kelas kontrol.Data hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji-t. Dari hasil analisis uji-tpada taraf signifikan 5% dan dk = 61 diperoleh thitung = 5.834 > ttabel = 2.00. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajarIPA siswa yang belajar melalui Pendekatan Keterampilan Proses dengan Memanfaatkan Lingkungan Sekolah dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SDN Gugus 6 Mengwi. Berdasarkan tes akhir pembelajaran (post test) diketahui bahwa rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol (79 > 70.5).Dengan demikiandisimpulkan bahwapendekatan keterampilan proses dengan memanfaatkan lingkungan sekolah berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Gugus 6 Mengwi.   Kata-kata kunci : Pendekatan Keterampilan Proses, Lingkungan Sekolah, Hasil Belajar IPA
PENGARUH MODEL VCT BERLANDASKAN KONSEP TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH AFEKTIF SISWA KELAS V DI SD GUGUS III KECAMATAN SERIRIT KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., ANAK AGUNG ISTRI RAI MARTA DEWI; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ranah afektif pada pembelajaran PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Value Clarification Technique (VCT) berlandaskan konsep Tri Kaya Parisudha dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pengajaran langsung (direct instruction) pada siswa kelas V semester ganjil SD Gugus III Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 129 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Seririt dengan jumlah 24 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN 3 Seririt dengan jumlah 29 orang sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar ranah afektif dikumpulkan dengan menggunakan angket/kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Value Clarification Technique (VCT) berlandaskan konsep Tri Kaya Parisudha dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pengajaran langsung (direct instruction). Hal ini ditunjukkan oleh t hitung > ttabel, t hitung = 6,602, dan ttabel = 1,671 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh siswa yang dibelajarkan menggunakan model Value Clarification Technique (VCT) berlandaskan konsep Tri Kaya Parisudha, yaitu 121 yang berada pada kategori tinggi dan model pengajaran langsung (direct instruction), yaitu 109,12 yang berada pada kategori sedang.Kata Kunci : VCT, tri kaya parisudha, hasil belajar afektif This study aimed to investigate the difference on the affective of students’ learning outcomes between a group of students who were taught by Value Clarification Technique (VCT) Model with the base of Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using Direct Instruction Model of the fifth grade elementary school students in Gugus III in Seririt district in Buleleng Regency academic year 2013/2014. This study was designed as a quasi-experimental research. The population of this study were 129 fifth grade elementary school students Gugus III in Seririt disctrict, Buleleng regency in academic year 2013/2014. The samples of this study were 24 fith grade students in SDN 1 Seririt as the experimental group, while the 29 students as the control group. The data in the form of affective learning outcomes was collected by using questionnare. The data collection was analyzed by descriptive statistic analysis technique and inferential statistics (t-test). The result of the study showed that there was difference on the students’ affective leaning outcomes between a group of students taught by using Value Clarification Technique (VCT) Model with the base of Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using Direct Instruction Model. It was shown by to, > tcv. to = 6,602 and tcv = 1,671 and it was supported by the difference of mean score of students who were taught by using Value Clarification Technique (VCT) Model with the base of Tri Kaya Parisudha was 121 in the high level, while Direct Instruction Model was in the medium level.keyword : VCT, tri kaya parisudha, affective learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN IOC DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V ., Ni Putu Windra Novemie; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7329

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa kelas V. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe IOC terhadap hasil belajar IPA sebelum mengontrol motivasi berprestasi, (2) Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe IOC terhadap hasil belajar IPA setelah mengontrol motivasi berprestasi, (3) Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kerinci, Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2015/2016. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN Gugus IV Kerinci Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Dari hasil undian diperoleh SD Negeri 1 Tuwed sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 19 orang dan SD Negeri 2 Candikusuma sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 21 orang. Data dikumpulkan dengan metode tes dan metode kuesioner. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji Anakova 1 jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe IOC terhadap hasil belajar IPA sebelum mengontrol motivasi berprestasi (F = 74,727, dengan Sig. = 0,000 < 0,05); (2) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe IOC terhadap hasil belajar IPA setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 21,840, dengan Sig. = 0,000 < 0,05); (3) terdapat pengaruh motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA (F = 87,713dengan Sig. = 0,000 < 0,05).Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe IOC, motivasi berprestasi, dan hasil belajar IPA The problem of this research was the science learning achievement of the fifth grade students. So, the aims of this research were (1) to determine the significant effect of cooperative learning model with IOC types of science learning achievement before controlling the achievement motivation, (2) to determine the significant effect of cooperative learning model with IOC types of science learning achievement after controlling the achievement motivation, (3) to determine a significant effect of achievement motivation toward the science learning achievement of the fifth grade students in Cluster IV of Kerinci of Jembrana district in Academic Year 2015/2016. The design of the study was a non-equivalent post-test only control group design. The population in this study was a fifth grade students at Cluster IV of Kerinci of Jembrana district in academic year 2015/2016. Samples were taken by random sampling technique. The lottery results obtained that the SD Negeri 1 Tuwed as the experimental class with the number of students 19 and SD Negeri 2 Candikusuma as the control class with the number of students 21 peoples. The data were collected using tests and questionnaires methods. The collected data were analyzed with one way Anacova. The results showed that (1) there is a significant effect of cooperative learning model with IOC types of science learning achievement before controlling the achievement motivation (F = 74.727, with Sig. = 0.000
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN TABANAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Gst Ag Md Chandra m; ., Ida Bagus Gede Surya Abadi, SE., M.Pd; ., Drs. Made Putra, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10809

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional di SD Gugus III Kecamatan Tabanan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus III Kecamatan Tabanan Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 142 orang. Cara menentukan sampel yaitu dengan sampling purposive. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPA siswa. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan uji prasyarat analisis. Analisis statistik deskriptif yaitu menghitung mean, standar deviasi dan varians. Sedangkan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas sebaran data dan homogenitas varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual memiliki mean =81.1 termasuk dalam kategori baik, (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memiliki mean = 66.1 termasuk dalam kategori cukup, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 115.77 > ttabel = 2,000). Siswa yang belajar menggunakan pendekatan pembelajaran kontekstual bebantuan media visual menunjukkan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Sehingga pendekatan pembelajaran kontekstual berbantuan media visual memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V.Kata Kunci : Pendekatan kontekstual,media visual, hasil belajar ABSTRACT This study aims to determine the difference of science learning result of students who were taught using contextual teaching approaches assisted visual media with students who were taught using conventional learning in SD Gugus III Kecamatan Tabanan. This research type is quasi experiment (quasi experiment) with design of Nonequivalent control group design. Population in this research is all student of class V in SD Gugus III Sub District Tabanan Lesson Year 2016/2017 which amounted to 142 people. How to determine the sample is by purposive sampling. Data collection in this research is done by test method. The test method is used to collect data of students' science learning outcomes. Data analysis methods used are descriptive statistical analysis and prerequisite analysis test. Descriptive statistical analysis ie calculate mean, standard deviation and variance. While the prerequisite analysis test is the normality test of data distribution and homogeneity of variance. The result of the research shows that (1) the learning result of science students who follow the contextual visual assisted learning approach have mean = 81.1 included in the good category, (2) the learning result of students who follow the conventional learning have mean = 66.1 included in enough category, (3 ) There is a significant difference of science learning result between students who follow contextual teaching-assisted teaching approach with students who follow conventional learning (t count = 115.77> t table = 2,000). Students who learn to use contextual learning approaches with visual media show higher learning result than students learning to use conventional learning. So that contextual teaching approaches assisted visual media give influence to science learning result of class V student. keyword : Contextual approach, visual media, learning result
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR PKN KELAS IV SD NEGERI 3 SEBATU, GIANYAR ., Ex Putu Jaya; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division ( STAD ) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 3 Sebatu Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013/2014 terdiri atas 52 siswa. Setelah dilakukan uji kesetaraan sampel sebanyak 46 siswa dipilih sebagai sampel. Dengan teknik random sampling diperoleh siswa kelas Iva sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas Ivb sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn dikumpulkan melalui tes objektif yang terdiri dari 20 butir soal,dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran Kooperatif tipe STAD dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran Konvensional, dengan thitung sebesar 6,068 dan ttabel sebesar 2,00. Berdasarkan analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar PKn di kelas IV SD Negeri 3 Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten GianyarKata Kunci : Pembelajaran Kooperatif, STAD, hasil belajar, PKn The porpuse of this study is wanted to know the difference of PKn Learning Outcome between students following Cooperative Learning model of student teams achievement division ( STAD ) type and student following conventional model. This study was experiment research with post-test only control group design. The population of this study was all of students in fourthgrade of SD Negeri 3 Sebatu at Tegallalang district, Gianyar Regency on academic year 2013/2014, consisted of 52 person. After being done the sample equivalence test, 46 students were selected to be sample. By using sampling random technique, students in class of Iva as the experimental group and student in class IVb as the control group. PKn Learning outcome data was obtained by objective tes consisted of 20 items, and then was analyzed by using descriptive and inferential statistic. The result of this study show that there is significance difference of learning outcome between student following cooperative learning model of STAD type and student following conventional model, with tobs 6,068 dan ttab 2,00. Based on the result, can be concluded that learning cooperative model of STAD type give an effect to the PKn learning outcome in fourth grade of SD Negeri 3 Sebatu at Tegallalang district, Gianyar regencykeyword : Cooperative learning, STAD, learning outcome, PKn
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V DI SD 7 DATAH I Gd. Margunayasa, Ni L. Orin Budiartini, I Nyoman Arcana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.891

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis  IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Inquiri Terbimbing dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Negeri 7 Datah pada semester genap di Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan pada siswa kelas V SD di Desa Datah Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan rancangan non equivalent post test only control group design dan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Negeri 7 Datah terdiri dari 2 kelas. Jumlah keseluruhan populasi adalah 40 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah  data kemampuan berpikir kritis. Data dikumpulkan dengan memberikan tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk tes uraian sebanyak 10 butir soal dengan indeks reliabilitas sangat tinggi yaitu 0,54. Data yang diperoleh dianalisis mengunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara penerapan model pembelajaran Inquiri Terbimbing dengan pembelajaran konvensional (thitung = 9,91>ttabel = 2,024). Rata-rata skor kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti model pembelajaran Inquiri Terbimbing=33,65 lebih tinggi dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional=22,45. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Inquiri Terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis  siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 7 Datah Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem.     Kata-kata kunci: pembelajaran inquiri terbimbing, kemampuan berpikir kritis
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA ., Ida Ayu Agung Dwi Maha Dewi; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7096

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IVC di sekolah dasar 2 Dangin Puri Tahun Ajaran 2015/2016 melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis problem based learning; dan (2) meningkatkan kompetensi pengetahuan siswa kelas IVC SDN 2 Dangin Puri Tahun Ajaran 2015/2016 melalui penerapan pendekatan saintik berbasis problem based learning. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IVC SDN 2 Dangin puri yang berjumlah 40 orang siswa yang terdiri dari 22 orang siswa laki-laki dan 18 orang siswa perempuan. Data tentang kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan siswa dikumpulkan menggunakan metode tes. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa yaitu dari nilai rata-rata kelas sebesar 78,42 dengan ketuntasan belajar 57,5% pada siklus I meningkat menjadi 87,37 dengan ketuntasan belajar 87,5% pada siklus II; dan (2) terjadi peningkatan kompetensi pengetahuan siswa yaitu dari nilai rata-rata 79,47 dengan ketuntasan belajar 60% siklus I menjadi 87,1 pada siklus II dengan ketuntasan belajar telah mencapai 92,5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis problem based learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IVC SDN 2 Dangin Puri. Kata Kunci : saintifik, problem based learning, pemecahan masalah, pengetahuan The classroom research aimed : (1) improve problem-solving ability IVC grade students of SDN 2 Dangin Puri (Primary School) academic year 2015-2016 trough the implementation of scientific approach based on problem based learning; and (2) improve knowledge competency of science IVC grade students of SDN 2 Dangin Puri (Primary School) academic year 2015/2016 through the implementation of scientific approach based on problem based learning. The classroom action research was conducted in two cycles. The reaserch subjects are the students of IVC grade SDN 2 Dangin Puri (Primary School) in total 40 students, consisting 22 male and 18 female. Data on problem solving ability and knowledge competence were collected using test method. The collected data were analyzed using descriptive statistics and qualitative descriptive. The results of the research showed that: (1) an improvement problem-solving abilities, the value average of all students 78.42 with 57.5% learning completeness in the first cycle, increased to 87.37 with learning completeness 87.5% in the second cycle ; and (2) an improvement in the knowledge competence, the average value of all students 79.47 with 60% learning completeness in the first cycle to average value of all students 87.1 in the second cycle with completeness learning has reached 92.5%. Based on these results it can be concluded that impementation of a scientific approach based on problem based learning can improve the problem-solving ability and knowledge competence of science IVC grade students at SDN 2 Dangin Puri. keyword : scientific approach, problem based learning, problem-solving ability, knowledge competency

Page 41 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue