cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Komang Dina Yanti; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 136. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD N 2 Pemaron yang berjumlah 24 orang dan siswa kelas IV SD N 3 Tukadmungga yang berjumlah 21 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil yaitu terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 20,58 dan ttabel = 2,021, sehingga thitung > ttabel). Berdasarkan paparan diatas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : NHT, hasil belajar IPA This research aimed to know the differences of science learning outcomes between students who are follows the type of cooperative larning model Numbered Head Together (NHT) with the students who are follows conventional learning model in the fourth grade students of XIV cluster, Buleleng subdistrict. This research is an quasi experiment using non-equivalent post-test only control group design. The population in this research are all the fourth grade students of XIV cluster, Buleleng district, Buleleng regency academic year 2015/2016 which are consis of 136. Sample of this research are the fourth SD N 2 Pemaron which are amounts of 24 students and the foruth SD N 3 Tukadmungga which are amounts of 21 students. The data of students science learning outcomes are collected using objective test. The data which are collected analyzed using descriptive statistic analysis and inferensial statistic (t-test). Based on data analysis, the researcher finds significant differen ces of science learning outcomes between the students who are follows the type of cooperative larning model Numbered Head Together (NHT) with the students who are follows conventional learning (tcount = 20,58 and ttabel = 2,021, with the result that tcount> ttabel). Based on the result of the analysis above, it can be concluded that the type of cooperative larning model Numbered Head Together(NHT) effect on students science learning outcomes of grade fourth in XIV cluster Buleleng subdistric.keyword : NHT, Science learning outcomes.
Pendekatan CTL Berbantuan Media Audio Meningkatkan Siswa SD Terhadap Cerita Bahasa Indonesia Gugus VI Kecamatan Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Gede Gosa Diyatmika; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pemahaman terhadap sebuah cerita bahasa Indonesia siswa kelas III di Gugus VI Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan CTL berbantuan media audio (cerita), dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas III di Gugus VI Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014, yang berjumlah 95 orang yang terdiri dalam 5 sekolah. Setelah di random sampling didapatkan SD N 3 Dauh Peken sebagai kelompok eksperimen dan SD N 1 Dauh Peken sebagai kelompok kontrol. Data tentang Pemahaman Sebuah Cerita Bahasa Indonesia dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda biasa berjumlah 30 butir soal yang valid dan reliabel. Data yang terkumpul dianalisis dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan pemahaman terhadap sebuah cerita bahasa Indonesia siswa kelas III di Gugus VI Kecamatan Tabanan Kabupaten Tabanan antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan kontekstual berbantuan media audio (cerita), dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Ini terlihat dari nilai thitung = 7,689 Dengan db = 57 ( Ʃn-2 = 59 – 2 = 57 ) dan taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 2.000. Karena thitung lebih dari nilai ttabel ( 7.689 > 2.000), maka hipotesis (H0) ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan CTL Berbantuan Media Audio berpengaruh terhadap pemahaman sebuah cerita bahasa Indonesia siswa kelas III Gugus VI Kecamatan Tabanan Tahun Pelajaran 2013/2014 Kata Kunci : Bahasa Indonesia , CTL (contectual teaching and learning), media audio, pemahaman sebuah cerita bahasa indonesia. The purpose of the study is to figure out if there was a diference in understanding an Indonesian story for third grade students of Gugus VI, Tabanan Sub-districk, Tabanan regency, between the students taught using CTL approach equiped by audio media (story), and students taught using a convetional approach. The population of the study were conducted to 95 of third grade students from 5 elementary schools in Gugus VI, Tabanan Sub-districk, Tabanan regency, year of study 2013 – 2014. The result of the random sampling technique was SD N 3 Dauh Peken as the experimented group and SD N 1 Dauh Peken as the control group. The Data about Understanding an Indonesian tory collected through a multiple choice test as much as 30 valid and reliable questions. The data collected is analyzed with t-test. The result of the study shows that there were differences in understanding about an Indonesian story of the third grade at Gugus VI Tabanan district Tabanan regency between the students who use CTL which assist by audio media (story), with the students who use the conventional learning (tcount 7,689 > ttable = 2,000). Thus, we can conclude that significantly influence of understanding an Indonesian story of the third grade Gugus VI Tabanan district Tabanan regency.keyword : Indonesian , CTL (contectual teaching and learning), audio media, the understanding of Indonesian story.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA (KETERAMPILAN BERBICARA) DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVC SDN 2 DANGIN PURI ., Sagung Dewi Gandhari Kusuma Ningrat; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4961

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan berbicara) dan (2) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah tema cita-citaku setelah menerapkan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek di kelas IVC SDN 2 Dangin Puri tahun ajaran 2014/2015. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IVC SDN 2 Dangin Puri sebanyak 29 orang siswa dengan 22 orang siswa laki-laki dan 7 orang siswa perempuan. Pengumpulan data hasil belajar pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan berbicara) tema cita-citaku menggunakan metode tes perbuatan, sedangkan pengumpulan data kemampuan pemecahan masalah menggunakan metode observasi. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) terjadi peningkatan hasil belajar pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan berbicara) tema cita-citaku melalui penerapan saintifik dengan penilaian proyek pada siswa kelas IVC SDN 2 Dangin Puri. Ketuntasan klasikal siklus I sebesar 31,03% dan pada siklus II sebesar 89,66% dengan peningkatan mencapai 58,63% dan (2) terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah tema cita-citaku melalui penerapan saintifik dengan penilaian proyek pada siswa kelas IVC SDN 2 Dangin Puri. Ketuntasan klasikal siklus I sebesar 34,48% dan pada siklus II sebesar 93,10% dengan peningkatan mencapai 58,65%. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan Bahasa Indonesia (keterampilan berbicara) dan kemampuan pemecahan masalah tema cita-citaku siswa kelas IVC SDN 2 Dangin Puri tahun ajaran 2014/2015Kata Kunci : saintifik, penilaian proyek, hasil belajar, keterampilan berbicara, pemecahan masalah. Research aimed at (1) to improve the knowledge in Indonesia language (conversational skills) and (2) to improve the ability to problem solving the theme cita-citaku after applying the approach of scientific rendering with assessment of the project in class IVC of SDN 2 Dangin Puri in the academic year 2014/2015. Type of research is research of class action carried out in two cycles. The subject of this study is the 29 students with 22 male students and 7 female students. The collection of data learning out comes knowledge in Indonesian language (conversational skills) the theme cita-citaku using test method, while the collection of data the ability of problem solving using the method of observation. The data obtained the next analysis by descriptive quantitative technique.The results of research shows that learning out comes knowledge in Indonesian language (conversational skills) the theme cita-citaku and ability to problem solving students class IVC SDN 2 Dangin Puri the castle can be improved through the application of the scientific rendering with the assessment of the project. The result of this research is (1) an increase in the knowledge in Indonesia language (conversational skills) theme cita-citaku trough the application of approach scientific with the assessment of the project on students class IVC of SDN 2 Dangin Puri. Exhaustiveness classical cycle I to 31,03% and cycle II of 89,66% with the increase 58,63% and (2) increase in the ability to problem solving theme cita-citaku trough the implementation of the scientific rendering with assessment of the project of students class IVC of SDN 2 Dangin Puri. Exhaustiveness classical cycle I to 34,48% and cycle II of 93,10% with the increase 58,65%. Based on the result of this study then can be concluded that the application of the scientific rendering with the assessment of the project can increase the knowledge in Indonesian language (conversational skills) and the ability to problem solving theme cita-citaku r on students class IVC of SDN 2 Dangin Puri the academic year 2014/2015.keyword : scientific rendering, the assessment of the project, learning outcomes, conversational skill, problem solving.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC BERBANTUAN MEDIA CERITA DONGENG TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS III SD ., I Md Agus Yogi m; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10888

Abstract

Masih rendahnya hasil belajar bahasa Indonesia siswa SD kelas III di gugus XIII kecamatan Buleleng menjadi permasalahan yang perlu dicari faktor penyebab dan pemecahannya. Temuan awal bahwa dari 120 siswa kelas III SD yang ada di gugus XIII Kecamatan Buleleng, terdapat 85 siswa yang masih di bawah KKM. Rendahnya hasil belajar ini diduga karena model pembelajaran yang diterapkan guru cenderung kurang mengaktifkan peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba mengeksperimenkan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan media cerita dongeng yang bertujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD di Gugus XIII Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan desain post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas III SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng, yang berjumlah 120 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas III SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal dengan jumlah siswa masing-masing 24 dan 21 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 2.14 dan ttab sebesar 2,00. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CIRC berbantuan media cerita dongeng dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran bukan CIRC berbantuan media cerita dongeng.Kata Kunci : model, circ, media,dongeg, hasil belajar bahasa indoesia The low learning outcomes of Indonesian students of elementary school class III in cluster XIII Buleleng district become a problem that need to look for factors causing and solving it. Preliminary findings that of 120 students of third grade elementary school in Buleleng District XIII, there are 85 students who are still under KKM. The low learning outcomes are suspected because the instructional model applied by the teacher tends to be less activate the learners. Therefore, this research tries to experiment the CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) learning model with fairy tale media which aims to know its effect on the result of learning Indonesian in third grade students in Buleleng District XIII. This type of research is quasi experimental research with post test design only control group design. The population of this research is class III SD in Buleleng District XIII District, which amounts to 120 people. The sample of this study is class III SD Negeri 1 and 3 Banjar Tegal with the number of students each 24 and 21 people, determined by random sampling technique. Instrument in this research that is result of learning test. The data obtained were analyzed by descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results showed that the value of t count of 2.14 and ttab of 2.00. That is, there is a significant effect of learning outcomes of Indonesian between groups of students who were taught by CIRC-aided learning model of fairy tale media and groups of students who were taught by learning models instead of CIRC-assisted media stories fairy tales.keyword : Model, circ, media, fairy tale, learning result indonesian language
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI PECAHAN MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD SARASWATI TABANAN I Md. Suara, Ni Wyn.Wida Gian Pratiwi, I Wyn.Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1186

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar materi pecahan dalam Mata Pelajaran Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan Pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV SD Saraswati Tabanan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Saraswati Tabanan yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah 140 orang siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan 70 orang siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Pre-test dalam desain ini digunakan untuk menyetarakan kelompok populasi dengan menganalisis skor sumatif Matematika siswa kelas IV pada semester I. Data mengenai hasil belajar Materi Pecahan dalam mata pelajaran Matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan teknik t-test dengan thitung= 2.88, ttabel= 2.02 pada taraf signifikansi 5% dan dk = 34 n1 - 1 atau n2 - 1 sehingga diperoleh thitung > ttabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan hasil belajar materi pecahan dalam Mata Pelajaran Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan Pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV SD Saraswati Tabanan. Rerata hasil belajar matematika siswa di kelompok eksperimen adalah 74.23 dan kelompok kontrol adalah 67.14. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar materi pecahan dalam mata pelajaran matematika siswa kelas IV SD Saraswati Tabanan.     Kata kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning, Pembelajaran Matematika di     SD, Hasil Belajar Matematika.
Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Gugus V Mengwi Badung. ., Ni Putu Eka Sugiantari; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Generatif berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus V Mengwi Badung tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan rancangan penelitian Non Equivalen Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus V Mengwi sebanyak 109 siswa. Sampel penelitian ini adalah adalah 60 siswa, yang terdiri dari siswa kelas V SD N 3 Abianbase sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD N 2 Abianbase sebagai kelas kontrol. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data tentang hasil belajar IPA diambil dengan metode tes dan dianalisis dengan uji-t. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 58, diperoleh thitung > ttabel (4,139 > 2,021), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Generatif berbantuan media audio visual lebih baik dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (81,03 > 76,27). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Generatif berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus V Mengwi Badung tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran Generatif, media audio visual, hasil belajar, IPA. This research was aimed to know the influence of generative learning type using audio-visual in the students learning result in science subject (IPA) for the fifth grade students of Cluster V Mengwi Badung , academic year 2013/2014. This research applied non equivalen control group design . The population of this research were log 5th grade students of Cluster V Mengwi . The sample of this research were go students , which consisted of 5th grade students from SD N 3 Abianbase as the experiment group and SD N 2 Abianbase as the control group . The sample were group cesing random sampling technique . The data was abtained with test method and was analized with t-test. Hypothesis testing is performed at a significance level of 5% with df = 58, obtained tcount > ttable (4,139 > 2,021) therefore, H0 was rejected and Ha was accepted. The data showed that the students’ learning result which useel Generative learning type using audio-visual were better than those who applied convetioney learning (81,03 > 76,27) . Thus,it could be concluded generative learning type using audio-visuaal influenced the students learning result in the science subject for the 5th grade students of Cluster V Mengwi Badung , academic year 2013/2014 .keyword : Generative learning models , audio visual media , learning outcomes , science.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN SETING QUANTUM TEACHING BERBANTUAN MEDIA VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS KELAS IVB SDN 3 UBUNG ., I Dewa Ayu Ratnadewi; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS melalui penerapan pendekatan saintifik dengan seting pembelajaran kuantum berbantuan media visual siswa kelas IVB SDN 3 Ubung, Denpasar Utara tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa klas IVB SDN 3 Ubung yang berjumlah 28 siswa, yang terdiri dari 12 siswa laki – laki dan 16 siswa perempuan. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan melalui metode tes yang instrumennya berupa tes objektif pilihan ganda biasa (PGB). Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan persentase rerata penguasaan kompetensi pengetahuan IPS 8% dari 77,25% dengan kategori B pada siklus I menjadi 85,25% dengan kategori B+ pada siklus II. Selanjutnya peningkatan ketuntasan klasikal 10,8% dari 89,2% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan pendekatan saintifik dengan seting pembelajaran kuantum berbantuan media visual dapat meningkatkan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada tema tempat tinggalku siswa kelas IVB di SDN 3 Ubung Denpasar.Kata Kunci : pendekatan saintifik, quantum teaching, media visual, kompetensi pengetahuan IPS This study aims to increase the mastery of social study knowledge competency through scientific approach to quantum learning assisted visual media of IV grade students of SDN 3 Ubung, North Denpasar in academic year 2015/2016. This study used a classroom action research which conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: planning, implementation, observation, and reflection. The subject was students of IVB class that included 28 students, which consist of 12 male and 16 female. Social study data mastery of knowledge competency collected through multiple choice objective test instrument (PGB) as the test method. Data mastery of social study in knowledge competency was analyzed by using descriptive statistics and quantitative descriptive analysis. The result showed that an enhancement in the average percentage of social study of knowledge mastery competency was 8% from 77.25% with category B on the first cycle became 85,25% with category B+ in the second cycle. Further, the improvement of classical completeness was 10.8% from 89.2% in the first cycle became 100% in the second cycle. Based on the result of data analysis can be concluded that through the application of scientific approaches to quantum learning setting assisted visual media can improve their understanding of knowledge competency in social study by theme “tempattinggalku” of IVB grade students at SDN 3 Ubung Denpasar. keyword : scientific approach, quantum teaching, visual media, knowledge competency
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGERAN DIPONEGORO DANPASAR BARAT TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Gusti Ayu Lestari; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10731

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Word Square berbantuan media lingkungan dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Pada penelitian ini, unit eksperimennya berupa kelas sehingga rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan menggunakan desain penelitian non-equivalen control group desain. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas IV (empat) SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat Tahun Ajaran 2016/2017. Pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, uji kesetaraan dengan memberikan Pre-Test menggunakan teknik Matching. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVB SD Negeri 11 Pemecutan sebagai kelompok eksperimen dan kelas IVB SD Negeri 1 Pemecutan sebagai kelompok kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 33 orang. Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan menggunakan tes kompetensi pengetahuan berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa, kemudian data dianalisis dengan uji-t.Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA siswa pada kelas eksperimen yaitu X ̅ = 78,39 dan pada kelas kontrol yaitu X ̅ = 71,67. Serta setelah dilakukan uji hipotesis diperoleh thitung = 2.676 dan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 33+33-2=64, maka diperoleh harga ttabel = 2,000. Sehingga dapat dikatakan bahwa thitung = 2,676 > ttabel(α=0,05:64) = 2,000, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Word Square berbantuan media lingkungan dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD. Kata Kunci : Kata kunci: model pembelajaran word square berbantuan media lingkungan, pembelajaran konvensional, penguasaan kompetensi pengetahuan IPA. Abstract This research’s aims to know the difference of student’s mastery of science competence taught by word square learning model with assistance of environment media and students taught by conventional learning model for students grade four of SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat in academic year 2016/2017. In this research’s experiment unit is in form of class, then the research design use quasi experimental and non-equivalent control group design. Population of this research are students grade four of SD Gugus Pangeran Diponegoro Denpasar Barat in academic year 2016/2017. This research’s sampling use random sampling and equality test which use matching technique. This research’s sample is class IVB of SD Negeri 11 Pemecutan as experimental group and IVB of SD Negeri 1 Pemecutan as control group with thirty three students in each group. Data of mastery of science competence are collected by objective test in a form of conventional multiple choice, and then the data are analyzed by t-test. Based on the result of this research, the average score of students in experimental group is X = 78,39 and X = 71, 67 for students in control group. After conduct hypothesis test the result is tcount=2,676 and 5% on level of significance with dk= 33+33-2=64, then obtained ttable=2,000. So it can be said tcount=2,676 > ttable(a=0,05:64)= 2,000, so H0 is rejected and Ha is accepted. It means the result of this research shows the difference between students taught by word square learning model with assistance of environment media and students taught by conventional learning model on students grade four SD. keyword : Keywords: word square learning model with assistance of environment media, conventional learning model, mastery of science competence.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC DENGAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 DENBANTAS TABANAN ., Luh Putu Ari Surestiani; ., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3836

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Cooperatif Integrated Reading And Composition (CIRC) dalam mata pelajaran Matematika. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 orang siswa. Adapun data dikumpulkan dengan metode observasi dan metode tes. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Sebelum penelitian, rata-rata hasil belajar siswa sebesar 47,00. Dilihat dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 60, hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata persentase hasil belajar pada siklus I sebesar 68,00% dengan kategori sedang, rata-rata persentase hasil belajar pada siklus II sebesar 82,17% dengan kategori tinggi. Terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 14,50%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan. Disarankan kepada guru yang mengajar Matematika agar menerapkan model pembelajaran CIRC berbantuan media konkret untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kata-kata kunci: CIRC, media konkret, hasil belajar matematika This research is Classroom Action Research (CAR), which is conducted in two cycles . This study aims to improve student learning outcomes after the implementation of the learning model Cooperatif Integrated Reading and Composition (CIRC) in the subjects of Mathematics . The subjects were all students in the fourth grade SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan school year 2013/2014 , amounting to 30 students. The data were collected by the method of observation and test methods. Subsequently analyzed using quantitative descriptive analysis method . Before the study, the average student learning outcomes at 47,00. Seen from a minimum completeness criteria ( KKM ) of 60, the results of student learning is still relatively low. The results of this study indicate the average percentage of learning outcomes in the first cycle of 68.00 % with moderate category, the average percentage of learning outcomes in the second cycle of 82.17 % with a high category . An increase learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 14.50 %. Based on these results it can be concluded that the application of the learning model to improve learning outcomes CIRC fourth grade students of SD Negeri 1 Denbantas Kecamatan Tabanan. The authors suggest that applying mathematies teachers learning model CIRC with the help of concrete media to improve the students learning outcomes.keyword : CIRC , concrete media , matematic learning outcomes
PENGARUH STRATEGI BELAJAR PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV TAHUN PELAJARAN 2012/2013 GUGUS V KECAMATAN BULELENG Ni Nym. Garminah, L. Rinayani, I Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.827

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi belajar peta konsep dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi belajar ekspositori pada siswa kelas IV SD Semester Genap Tahun Pelajaran 2012/2013 di Gugus V Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen yang menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random samplin. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode instrumen tes hasil belajar IPA berbentuk isian. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor hasil belajar IPA pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi ekspositori cenderung rendah, dengan mean 10,64. Sedangkan, hasil belajar IPA pada kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi peta konsep menunjukkan cenderung tinggi, dengan mean 12,74. Berdasarkan analisis data menggunakan uji-t, diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi peta konsep dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi ekspositori, dengan thitung > ttabel (thitung = 6,034 > ttabel = 2,000),   Kata kunci: peta konsep, hasil belajar IPA

Page 40 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue