cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 4,577 Documents
PENERAPAN MEDIA KARTU CERITA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) NURUN NAJAH SUMBERKIMA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ., Lina Mayawati; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V MI Nurun Najah Sumberkima setelah diterapkan media kartu cerita. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V semester II MI Nurun Najah Sumberkima Tahun Pelajaran 2012/2013, yang berjumlah 27 orang. Data kemampuan menulis karangan narasi siswa dikumpulkan menggunakan tes hasil menulis karangan narasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan pada nilai rata-rata siswa dalam menulis narasi sebesar 19,49% dari 60,55 pada siklus I menjadi 80,04 pada siklus II, (2) terjadi peningkatan pada daya serap (DS) siswa sebesar 19,49% dari 60,55% pada siklus I menjadi 80,04% pada siklus II, (3) terjadi peningkatan pada ketuntasan belajar (KB) siswa sebesar 41% dari 37% pada siklus I menjadi 78% pada siklus II, (4) terjadi perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis karangan narasi pada siswa sebelum menggunakan media kartu cerita dengan setelah menggunakan media kartu cerita. Hal ini berarti penerapan media kartu cerita berpengaruh positif terhadap kemampuan menulis karangan narasi. Oleh karena itu, dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat diterapkan media kartu cerita untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi siswa.Kata Kunci : Kata kunci : media, kartu cerita, karangan narasi, kemampuan menulis This study aimed to determine the increase of the ability in writing narrative essays of the fifth grade students of MI Nurun Najah Sumberkima through the application media story cards. This research is a classroom action research which was conducted in two cycles. The subjects were the second semester of fifth grade students of MI Nurun Najah Sumberkima in the Academic Year of 2012/2013, as many as 27 people. The data of the ability in writing narrative essays were collected using the test results of students’ narrative essays. The collected data was then analyzed by quantitative descriptive method. The results through the application of card media stories showed that (1) an increase in the value of the students’ average in writing narrative by 19.49% from 60.55 to 80.04 in the first cycle to the second cycle, (2) an increase in power absorption (DS) 19.49% of the students at 60.55% in the first cycle to 80.04% in the second cycle, (3) an increase in students’ mastery learning (KB) by 41% from 37% in the first cycle to 78 % in the second cycle, (4) there is a significant difference in the ability in writing a narrative essay on students before and after using the media story card. This means the application of media card story has a positive effect on the ability in writing a narrative essay. Therefore, the learning can be applied to Indonesian media story cards to improve students' ability in writing a narrative essay.keyword : Keywords: media, story cards, narrative essay, writing skills
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN PENILAIAN PROYEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA (KETERAMPILAN MENULIS) TEMA CITA-CITAKU DAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI SISWA KELAS IVB SDN 2 DANGIN PURI ., Ni Wayan Novi Arsani; ., Dra. Ni Nyoman Ganing, M.Hum; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia (keterampilan menulis) tema cita-citaku siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri tahun ajaran 2014/2015 melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek; dan (2) meningkatkan kemampuan berkomunikasi siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri tahun ajaran 2014/2015 melalui penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek.Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IVB SDN 2 Dangin puri yang berjumlah 31 orang siswa yang terdiri dari 17 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Data tentang hasil belajar siswa dan kemampuan berkomunikasi siswa dikumpulkan menggunakan metode tes dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terjadi peningkatan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia (keterampilan menulis) dari rata-rata persentase hasil belajar siswa sebesar 69,16% yang tergolong sedang dengan ketuntasan belajar 54,84% pada siklus I, menjadi 79,68% yang tergolong tinggi dengan ketuntasan belajar 83,87% pada siklus II; dan (2) terjadi peningkatan kemampuan berkomunikasi siswa yaitu dari nilai rata-rata kelas sebesar 66,65 dengan kategori sedang pada siklus I, meningkat menjadi 81,06 dengan kategori tinggi pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dengan penilaian proyek dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan bahasa Indonesia (keterampilan menulis) tema cita-citaku dan kemampuan berkomunikasi siswa kelas IVB SDN 2 Dangin Puri tahun ajaran 2014/2015. Kata Kunci : Pendekatan saintifik, penilaian proyek, hasil belajar, keterampilan menulis, berkomunikasi The purpose of the research are: (1) to improve learning outcomes knowledge indonesian language (skill writing) themes cita-citaku for the IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri in the academic year 2014/2015 based on the scientific approach of assessment project; and (2) to improve communication skills for IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri in the academic year 2014/2015 after the application of learning scientific approach of assessment project. The research is classroom action research performed in 2 cycles. Research subject are the students of grade IVB SDN 2 Dangin Puri school year 2013/2014 in total 31 persons consisting of 17 male students and 14 female students. Data learning outcomes of knowledge indonesian language and communication skills of students were collection in this research performed with (1) test and (2) observation The data were analyzed with descriptive quantitative technique.The result of the research show that :(1) an increase the presentage of the learning outcomes knowledge indonesian language (skill writing) from the presentage of the study result 69,16% with medium categories of learning outcomes to 54,84% in first cycle becames 79,68% with high categories of learning outcomes to 83,87% in second cycle and (2) an increase in the ability to communicate of class average of 66,65 with medium categories in the first cycle and increased to 81,06 with high categories in the second cycle. Based on the research it can be concluded that the application of a scientific approach to the assessment project to improve learning outcomes of knowledge indonesian language (skill writing) themes cita-citaku and communication skills IVB grade students of SDN 2 Dangin Puri academic year 2014/2015. keyword : Scientific approach, assessment project, learning outcomes, writing skill, communication
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING - PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V Sekolah Dasar ., Ketut Agus Artawan; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran Probing-Prompting dengan kelompok siswa yang tidak mendapat perlakuan model pembelajran Probing-Prompting pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN di Gugus V Kecamatan banjar. Sampel penelitian adalah SDN 1 dan SDN 3 Pedawa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrument tes hasil belajar IPA.Analisis data menggunakan SPSS 16.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajaran menggunakan model pembelajaran Probing-prompting deangan kelompok siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran Probing-prompting. Hal ini diketahui dari hasil analisis hipotesis dengan SPSS 16, nilai signifikansi < 0,05 dan skor rata-rata siswa yang belajar dengan model pembelajaran Probing-promptinglebih tinggi yaitu 24,14 sedangkan skor rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran Probing-prompting yaitu 17,95. Jadi, model pembelajaran pembelajaran Probing-prompting berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Probing-prompting , hasil belajar, IPA This research aims to know the difference between a group of learning outcomes of students who got the treatment model of learning Probing-Prompting with the kelompoksiswa who got no treatment model pembelajran Probing-Prompting on the subjects of natural science. This research includes research of artificial experiments that use of non-equivalent design post test only control group design. The population of this research is the entire class V Schools located in banjar Sub-district V Force. Sample research is the Primary Country 1 Cempaga and State primary school Pedawa 3. Data collection methods method using test results test instrument with studied natural sciences. Data analysis using SPSS 16. The results showed that there is a difference between the IPA learning outcomes students use learning models dibelajaran Probing-Prompting by groups of students are dibelajarkan learning model without using the Probing-prompting. It is known from the results of the analysis with SPSS 16 hypotheses, significance and value of 0.05 < an average score of students who learn by learning Probing-promptinglebih high i.e. 24.14 whereas the average score of the Group of students who are learning model without using the dibelajarkan Probing-prompting i.e. 17.95. So, learning learning model Probing-prompting effect on the results of studying natural sciences at grade V in V Force Sub Banjar Regency of Buleleng Years Lessons 2016/2017keyword : Probing-prompting, learning result, Science
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUALBERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPSSISWA KELAS IV SD GUGUS UBUD GIANYAR I Wyn. Wiarta, I Md. Supriadi, I Wy.Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1233

Abstract

Abstrak Dalam mengoptimalkan hasil belajar siswa, tentunya tidak terlepas dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Salah satu upaya yang dapat ditempuh dengan cara penerepan model pembelajaran yang inovatif yakni model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan secara signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar menggunakan penerapan model pembelajaran problembased learning berbantuan media audiovisual dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional kelas IV SD Gugus Ubud Gianyar tahun ajaran 2012/2013.Penelitian ini menggunakan eksperimen semu(quasy eksperimen) dengan desain ”non eqivalent control group design”, yang melibatkan sampel sebanyak 88 siswa yang diambil dengan teknik random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran problem based learning berbantuan media audiovisual sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar IPS. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik tes.Analisis data menggunakan uji-T. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan media audiovisual dengan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis diperoleh  sebesar 11, 56 dan dengan menggunakan taraf signifikan 5 % dan dk = 86 diperoleh  sebesar 2,00. Ini berarti > (11, 56 > 2,00).Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan media audiovisual dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional kelas IV SD Gugus Ubud Tahun Ajaran 2012/2013. Kata kunci:Problem Based Learning, hasil belajar dan media audiovisual.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD GUGUS V KECAMATAN SAWAN-BULELENG ., I Gede Mardika; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Drs. Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) deskripsi model konvensional pada siswa kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD di gugus V Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, (2) deskripsi model STAD pada siswa kelas IV Semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD di gugus V Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, (3) perbedaan prestasi belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV Semester I SD Gugus V Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus V Desa Sangsit Kecamatan Sawan. Jumlah SD keseluruhannya sebanyak 5 SD dengan jumlah seluruh siswa adalah 110 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah SD 2 Sangsit dan SD 5 Sangsit.Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik random sampling Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes yang berupa tes pilihan ganda yang berjumlah 30 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa yang belajar mengikuti pembelajaran dengan model STAD lebih banyak yang mendapatkan nilai di atas rata-rata (Mo > M = 22,4> 19,6). Sedangkan pada kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional lebih banyak yang mendapatkan nilai di bawah rata-rata (Mo < M = 11,37 ttabel = 2,00. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa sikap ilmiah dan minat belajar sangat mempengaruhi hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : model STAD, prestasi belajar This research aim to to know : (1) conventional model deskripsi at class student of IV Semester of I School Year 2012 / 2013 in SD in bunch of V District Of Sawan, Sub-Province of Buleleng, ( 2) deskripsi model STAD at class student of IV Semester of I School Year 2012 / 2013 in SD in bunch of V District Of Sawan, Sub-Province of Buleleng, (3) difference of achievement learn Indonesian between student following study with Model Study Of Co-Operative Type of STAD and student following study with conventional model at class student of IV Semester of I SD Bunch of V District Of Sawan Sub-Province of Buleleng School Year 2012 / 2013. This Research type is experiment quasi. this Research population is class student of IV SD [in] Bunch of V Countryside of Sangsit District Of Sawan. Amount of SD in its entirety counted 5 SD with amount of entire/all student is 110 student. Sampel which is used in this research is SD 2 Sangsit and of SD 5 Sangsit.Teknik intake of sampel which is used in this research is technique of random used Method data collecting sampling that is method of tes which in the form of double helix tes amounting to 30 problem item. Technique analyse data the used is statistical and descriptive statistical analysis method of inferensial. Result of research indicate that (1) student which learn to follow study with model of STAD more getting above average value ( Mo > M = 22,4> 19,6). While at student group which learn to follow conventional study model more getting value below/under mean ( Mo < M = 11,37 “t tabel” = 2,00. Pursuant to result of research, please conclude that erudite attitude and enthusiasm learn very is influencing of result learn IPA student.keyword : model STAD, achievement learn
PENGARUH PEMBELAJARAN MASALAH TERBUKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV ., Ni Kadek Nuraeni; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran masalah terbuka dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap di Gugus VI Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VI Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 165 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN 4 Sangsit yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IV SDN 8 Sangsit yang berjumlah 21 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 10,72 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,02. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran masalah terbuka dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 38,90 dan kelompok kontrol adalah 26,24. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran masalah terbuka berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas IV semester genap di Gugus VI Kecamatan Sawan.Kata Kunci : kemampuan pemecahan masalah matematika, pembelajaran masalah terbuka This study aims to determine differences in mathematical problem solving ability among the students who were taught by using open-ended learning and the students who were taught by using conventional learning in the second semester of the fourth grade students in Cluster VI District of Sawan in the academic year 2015/2016. This research was a quasi-experimental research. The population of this research were all fourth grade students in Cluster VI District of Sawan in the academic year 2015/2016 which amounted to 165 people. Samples of this research that fourth grade students of SDN 4 Sangsit which consisted of 21 people and fourth grade students of SDN 8 Sangsit which consisted of 21 people. The data were collected using the methods of tests. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained tarithmetic = 10.72 and ttable (at significance level of 5%) = 2.02. That means tarithmetic > ttable, and it can be interpreted that there are signifficance difference toward mathematical problem solving ability between the students who were taught by using open-ended learning and the students who were taught by using conventional learning. Of the average ( ) is calculated, known to the average of experimental group is = 38,90 and the control group is = 26,24. That means the experimental > control, and it can be concluded that the application of open-ended learning has a positive effect on mathematical problem solving ability of the fourth grade students in the second semester of Cluster VI District of Sawan.keyword : mathematical problem solving ability, open-ended learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS UNTUNG SURAPATI DENPASAR TIMUR ., Ni Wayan Cindhi Meilani; ., Drs. Made Putra, M.Pd; ., Drs. I Nengah Suadnyana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10774

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Think Pair Square dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Negeri SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus Untung Surapati yang terdiri dari 229 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 71 siswa , 37 siswa kelas IV SDN 7 Sumerta sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 34 siswa kelas IV SDN 14 Dangin Puri sebagai kelas kontrol. Penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data penguasaan kompetensi pengetahuan IPS dilakukan dengan metode tes dan instrument yang digunakan adalah berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan uji-t. Rata-rata hasil kompetensi pengetahuan IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan Model Pembelajaran Think Pair Square lebih tinggi dengan rata-rata 82,27 dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan rata-rata 72,11.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Think Pair Square dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional dengan t hitung = 5,22 ; sedangkan pada taraf 5% dan dk= 69 diperoleh nilai t tabel = 2,00. Hal ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Think Pair Square berpengaruh signifikan terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPS pada siswa kelas IV SD Negeri Gugus Untung Surapati Denpasar Timur.Kata Kunci : pembelajaran think pair square, kompetensi pengetahuan IPS. The purpose of this research is to know the significant difference of mastering the competence of IPS knowledge between the groups of students who are taught by the Think Pair Square Learning Model with the students who are taught through conventional learning in grade 4 students of SD Negeri Gugus Untung Surapati, East Denpasar. This research is a quasi-experimental research with non-equivalent design group design. The population of this research is all the fourth grade students of State Elementary School in Untung Surapati Cluster consisting of 229 students. The sample in this research are 71 students, 37 students of grade IV SDN 7 Sumerta as experiment group and as many as 34 students of grade IV SDN 14 Dangin Puri as control class. The determination of experimental group and control group using random sampling technique. The collection of competency knowledge knowledge of IPS data is done by the test method and the instrument used is in the form of ordinary double choice objective test. Data were analyzed using t-test. The average result of IPS knowledge competence of students who learned using Think Pair Square Learning Model is higher with an average of 82.27 compared to students who were taught by conventional learning with an average of 72.11. The results showed that there were significant differences in competency Knowledge of IPS between groups of students who were taught by Think Pair Square Learning Model with students who were taught through conventional learning with t count = 5.22; While at level 5% and dk = 69 obtained t value table = 2,00. This means H0 is rejected and Ha accepted. Thus it can be concluded that the Learning Model Think Pair Square significantly influence the mastery of IPS knowledge competence in fourth grade students of State Elementary School Untung Surapati East Denpasar.keyword : learning think pair square,IPS knowledge competence.
Pengaruh Strategi Know Want To Know –Learned (KWL) Melalui Cerita Rakyat Terhadap Membaca Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Gugus VII Kecamatan Sukawati Tahun Ajaran 2013/2014 ., Kadek Jati Astiti; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4123

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca pemahaman siswa, antara kelompok siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Know-Want to Know-Learned (KWL) melalui cerita rakyat dengan kelompok siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional di kelas V SD di gugus VII Sukawati. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus VII Kecamatan Sukawati tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai keterampilan membaca di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca pemahaman antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran Know-Want to Know-Learned melalui cerita rakyat (KWL) melalui cerita rakyat dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Konvensional (thitung > ttabel ; 5.818 > 2.000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Know-Want to Know-Learned melalui cerita rakyat (KWL) melalui cerita rakyat berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca pemahaman pada siswa kelas V SD di gugus VII Sukawati.Kata Kunci : Bahasa Indonesia , know-want to know-learned, membaca pemahaman. The objective of this study is to determine the differences of student’s reading comprehension between Group of students which used Know- Want to Know-Learned (KWL) and group of students which used conventional learning of the fifth grade students of SD di gugus VII Sukawati This study was a quasy experiment with the design of the study is a non-Equivalent control group design. The population of this study was conducted to the fifth grade students of SD Gugus VII Sukawati district in academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. Dates which collected were from the score of reading skill in the experimental class and the control class and collected using a multiple-choice test with one correct answer (post test). Data was analyzed by t-test. The result showed there were significant differences of student’s reading comprehension between students who learned by using Know- Want to Know-Learned (KWL) with students who learned by using conventional learning (tcount > ttabel = 5.818 > 2,000). Thus, we can conclude that know-want to know-learned (KWL)) strategy significantly influence the results of student’s reading comprehension of the fifth grade students of SD Gugus VII Sukawati.keyword : Indonesian, know-want to know-learned, reading comprehension
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 PANGKUNGPARUK Tjok Rai Partadjaya, I Pt. Rudy Sutrisna, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.858

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media sederhana terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan desain penelitian post test-only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Pangkungparuk. Populasi penelitian berjumlah 68 siswa dan sampel berjumlah 39 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan berbantuan media sederhana dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 3,873 dan ttab = 2,000 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran STAD dengan berbantuan media sederhana lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan berbantuan media sederhana dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: STAD, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL POGIL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD ., Desak Putu Sri Lestari; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7011

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional, (2) menganalisis perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar, (3) menganalisis korelasi antara minat belajar dan hasil belajar IPA. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan nonequivalent group post-test only design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian adalah tes hasil belajar IPA dan kuesioner minat belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Anakova A. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Fhitung = 150,084 dengan sig = 0,000), (2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional setelah mengontrol minat belajar (Fhitung = 173,996, dengan sig = 0,000), dan (3) terdapat korelasi yang signifikan antara minat belajar dan hasil belajar IPA (Fhitung = 16,902 dengan sig = 0,000) di SD N 5 Gianyar dan SD N 4 Gianyar. Berdasarkan pemaparan di atas maka dapat disimpulkan bahwa model POGIL dan minat belajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Model POGIL, hasil belajar IPA, minat belajar This study is aimed (1) to analyzed the difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning, (2) to analyzed the difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning by controlling the interest in learning, (3) to analyzed the correlation between learning result and the interest in learning. This study is quasi experiment with nonequivalent group post-test only design. The populations of the study are the students in class V SD Negeri at Gianyar Districts of Gianyar Regency in academic year 2015/2016. The sample of this study is random sampling technique. The instrument of this study is achievement test and questionnaire of the interest in learning. The data analysis is using descriptive statistic and Anakova A. The result showed (1) there are the significance difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning (Fhitung = 150,084 dengan sig = 0,000), 2) there are the significance difference of learning result between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning by controlling the interest in learning (Fhitung = 173,996, dengan sig = 0,000), and (3) there are significance the correlation between learning result and the interest in learning (rhitung = 16,902 dengan sig = 0,000) at SD N 5 Gianyar and SD N 4 Gianyar. Thus POGIL models and interest in learning affect the learning result in class V SD Negeri at Gianyar Districts of Gianyar Regency in academic year 2015/2016.keyword : POGIL models, learning result, the interest in learning

Page 91 of 458 | Total Record : 4577


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue