cover
Contact Name
Dr. Evi Triandini, M.Eng.
Contact Email
jurnalwidyabhakti@stikom-bali.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwidyabhakti@stikom-bali.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer
ISSN : 26546418     EISSN : 26545918     DOI : -
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer yang memiliki filosofi memberikan pencerahan dalam hal ilmu pengetahuan kepada masyarakat dengan cara mentransfer ilmu pengetahuan dan pengalaman dari sumber literasi ilmiah dengan cara pelatihan dan penyuluhan, sosial, manajemen, peningkatan produksi, product improvement dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2022): Maret" : 8 Documents clear
Pelatihan Penggunaan Sistem Informasi dan Pemasaran Menggunakan Gofood pada Usaha Kuliner Tempong Janur Kuning Shofwan Hanief; Affan Ifan Fauziawan; Joko Santoso
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i2.281

Abstract

Salah satu industri yang masih diminati oleh masyarakat adalah kuliner. UKM yang bergerak pada sektor ini menawarkan berbagai macam kuliner kepada masyarakat yang ingin tetap dapat menikmati makan ataupun kudapan tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka. Hal ini berdampak signifikan pada persaingan bisnis. Salah satu cara yang diberikan adalah dengan penerapan teknologi informasi sebagai media pemesanan, termasuk UKM Nasi Tempong Janur Kuning. Nasi Tempong Janur Kuning sudah memiliki beberapa cabang, salah satunya di Tabanan. Berdasarkan pengamatan, data penjualannya masih dibuat manual, sehingga keuntungan dan laporan penjualan berdasarkan perhitungan kasar per hari, belum diperoleh data yang valid tentang keuntungan setiap hari, minggu, atau bulannya. Selain itu, UKM ini mengandalkan pelanggan yang langsung ke warung, sehingga perlu pemasaran dan media yang memperluas dan meningkatkan penjualan. Solusi permasalahan yang diberikan adalah dengan membuatkan sebuah aplikasi untuk mengelola transaksi dan laporan keuangan. Selain itu, diberikan juga pelatihan bagi pengelola UKM untuk penggunaan menu GooFood pada apikasi Gojek di mana UKM dibantu mulai dari pendaftaran sampai akun aktif dan dapat digunakan. Hasil PkM ini adalah sistem informasi layanan transaksi dan operasional sehari-hari, yang dapat digunakan oleh seluruh karyawannya, akun aktif GoFood serta tercapainya peningkatan omset sampai dengan 50%.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Media Pemasaran dan Manajemen Keuangan pada IRT Pengerajin Dupa Ida Bagus Ketut Surya Arnawa; Ida Ayu Gede Wiwik Purnamayanti; Ni Nyoman Supuwiningsih
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i2.282

Abstract

Dalam melakukan persembahyangan khususnya bagi umat hindu memerlukan adanya sarana. Secara umum sarana persembahyangan terdiri dari api, air dan bunga. Sarana api yang digunakan ini biasnya berupa dupa.Dupa adalah sejenis harum-haruman yang dibakar sehingga berasap dan berbau harum. IRT Ida Ayu Nara Ambarayani beralamat di Jalan Gatot Subroto Timur Gang Indrakila no 16 Denpasar Memulai usaha pada bulan April 2020.Produk yang hasilkan oleh mitra berupa dupa yang terdiri dari berbagai jenis ukuran panjang mulai dari 22cm, 28cm, 32cm ,35cm dan 40 cm. Berdasarkan analisis yang sudah dilakukan permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu minimnya promosi, minimnya pengetahuan tentang manajemen keuangan dan belum adanya label kemasan pada produk mitra. Untuk mengatasi permasalahan yang dialami oleh mitra maka solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini yaitu memberikan pelatihan ICT dalam melakukan promosi secara online, memberikan pelatihan manajemen keuangan dan membuatkan label kemasan.Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu observasi lokasi, analisis situasi, pelatihan pemanfaatan ICT untuk pemasaran, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan label kemasan,kemudian dilakukan evaluasi kegiatan pengabdian. Hasil pengabdian yang sudah dilakukan yaitu meningkatnya pengetahuan mitra dalam pemanfaatan ICT untuk melakukan promosi, meningkatnya pengetahuan mitra dalam manajemen keuangan dan mitra sudah memiliki label kemasan yang ada pada setiap produk yang dihasilkan.
Peningkatan Literasi Google My Business dan Buku Kas untuk UMKM di Denpasar oleh UKM U2M STIKOM Bali Ni Putu Diah Anggraeni; I Putu Ade Ratmadi Putra; Ni Komang Ari Pridayanti; Ni Kadek Metriani; Dedy Panji Agustino
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i2.295

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 25 September 2021 oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Unit Usaha Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali dengan tema “SUPPORT UMKM GO DIGITAL” bertujuan untuk membantu para UMKM yang masih bergerak secara konvesional, berkembang menjadi UMKM Go Digital. Pada kesempatan kali ini Unit Kegiatan Mahasiswa Unit Usaha Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan dua kegiatan utama, yaitu berupa pemberian seminar mengenai UMKM Go Digital dan manajemen keuangan serta pelaksanaan workshop berupa implementasi hasil dari seminar kepada pemilik UMKM di sekitaran kota Denpasar yang belum memiliki kemampuan untuk bergerak secara Go Digital. Pengetahuan para pemilik UMKM terhadap digitalisasi usaha yang masih sangat minim mengakibatkan mereka tidak mampu untuk mengembangkan usahanya ke ranah yang lebih tinggi dan pada akhirnya akan tetap berada pada tingkatan konvensional saja. Dengan dilaksanakannya “Pengabdian Masyarakat UKM U2M” ini kelompok UMKM yang menjadi peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat telah mengetahui serta memahami mengenai Digitalisasi Bisnis (Bisnis Go Digital), serta paham dengan cara penggunaan Buku Kas untuk mengatur pembukuan keuangan usahanya sehingga pengeluaran dan pemasukan usaha menjadi jelas.
Sinergi Digitalisasi Bersama Desa Carangsari untuk Meningkatkan Ekonomi Produktif Ni Putu Sulistyadewi; Ni Putu Kristina Putri; Ni Kadek Indah Sugiantari; Ni Putu Hana Dyllayanthi; I Gede Agus Satiawan; I Gusti Ngurah Putu Arya Wijaya; Ni Nyoman Utami Januhari
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i2.299

Abstract

UMKM merupakan salah satu sektor penggerak perekonomian di Desa Carangsari. Desa Carangsari berlokasi di Utara Kabupaten Badung dan termasuk ke dalam sebelas (11) Desa Wisata yang terdapat di Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Desa Carangsari memiliki sumber daya alam yang melimpah, dan juga memiliki sumber daya masyarakat yang potensial, hal ini dapat dilihat dari usaha – usaha kecil yang banyak berkembang di lingkungan masyarakat Desa. Berdasarkan analisis situasi yang dilakukan di Desa Carangsari, di masa pandemi COVID-19 ini usaha – usaha milik masyarakat lokal mengalami penurunan peminat dan menjadi tidak produktif. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat Desa dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam upaya meningkatkan promosi usaha. Oleh karena itu, melalui program kemitraan masyarakat ini, kami tim pelaksana Pengabdian Masyarakat akan melakukan sosialisasi terkait dengan teknik pemasaran di Era 4.0. Sosialisasi ini bertujuan agar pengusaha di Desa Carangsari dapat memanfaatkan media digital untuk meningkatkan ekonomi produktif di Desa tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, diketahui bahwa ada peningkatan pemahaman sebesar 6,76% bagi peserta sosialisasi dimana hasil kuesioner menunjukkan bahwa 80% peserta dapat memahami pemanfaatan media digital bagi Local Brand di Desa Carangsari.
Implementasi Google Trends dan Pelatihan Penggunaan Youtube Pada Ganesha Creative Studio Rifky Lana Rahardian; M. Azman Maricar
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i2.301

Abstract

Mitra pengabdian kali ini adalah Bapak I Putu Andika Subagya Putra, seorang pengusaha dan founder dari Ganesha Creative Studio yang berlokasi di Jalan Blubuh Sari VI No. 175, Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Menurut hasil wawancara dan observasi yang dilakukan, pandemi mengakibatkan penurunan jumlah proyek yang didapat. Hal ini mengakibatkan mitra kesulitan untuk membayar gaji pegawai dan sudah ada beberapa tenaga yang dirumahkan. Upaya dalam pembuatan video pendek untuk menaikkan promosi di media sosial sudah dilakukan namun tenaga yang bertugas terkendala untuk mencari ide yang sedang trending mengingat Ganesha Creative Studio dituntut untuk up to date dalam berkarya dikarenakan bergeran di dunia industri kreatif. Mitra tidak memiliki acuan dalam menentukan konten apa yang harus dibuat. Berdasarkan situasi mitra, diperlukan pelatihan tentang Google Trends untuk mencari ide dan acuan dalam pembuatan konten yang sedang trending dan pelatihan optimalisasi penggunaan Youtube agar Ganesha Creative Studio bisa mendapatkan pengetahuan dan proses bisnis baru untuk pemasukan tambahan dari konten-konten yang di unggah di platform tersebut.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Pelatihan Hidroponik di Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, Denpasar Made Ratna Witari; Benyamin Tungga
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i2.303

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Taru Lestari merupakan salah satu kelompok tani yang terdapat di Denpasar, tepatnya di Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman. Kelompok tani yang terbentuk pada tahun 2018 ini mengelola lahan tani seluas ±4 are, selain itu kelompok tani ini juga memiliki instalasi hidroponik dengan ± 1.000 lubang tanam. Namun keberadaan instalasi hidroponik tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga hasil tani yang diproduksi dari sistem hidroponik sangat rendah. Hal tersebut disebabkan salah satunya karena kelompok tani belum memiliki pemahaman yang baik mengenai cara budidaya tanaman dengan sistem hidroponik. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka perlu dilakukannya pelatihan hidroponik kepada KWT Taru Lestari, Banjar Ujung. Metode yang dilakukan ialah dengan dua tahapan yaitu tahap penyuluhan untuk memberikan materi mengenai berbagai hal terkait hidroponik, dan tahap pelatihan untuk menerapkan langsung pengetahuan yang telah diperoleh pada instalasi hidroponik yang tersedia. Rangkaian kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KWT Taru Lestari mengenai cara budidaya tanaman dengan hidroponik serta mampu mempraktikkannya. Berdasarkan kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan, diperoleh jumlah peserta yang paham terkait hidroponik meningkat sebesar 73%. Diharapkan dari pemahaman tersebut dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki dan nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok tani itu sendiri.
Sosial Media Sebagai Media untuk Memperkenalkan Pengelolaan Sampah Menjadi Ekobrik Gde Sastrawangsa; Ni Ketut Dewi Ari Jayanti; Luh Made Yulyantari; Ni Kadek Aristyawati; I Gede Vendy Putra Pratama; I Made Arya Aryawan; Dwi Angga Permadi
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i2.304

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian khusus di Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Permasalahan tersebut muncul disebabkan karena pengelolaan sampah yang tidak efektif, tidak adanya pemilahan sampah organik (biodegradable) dan non organik (unbiodegradable), serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. Permasalahan sampah menyebabkan timbulnya masalah-masalah lainnya, seperti rusaknya pemandangan alam di sekitaran Desa Songan B, mendatangkan bau yang tidak sedap, potensi bencana banjir level rendah sampai yang level tinggi, serta timbulnya wabah penyakit baik yang menyerang manusia maupun hewan. Desa Songan B juga belum memiliki media perantara dalam pengelolaan sampah yang baik, sehingga lingkungan setempat banyak tercemar sampah terutama sampah plastik. Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode pelaksanaan yaitu penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan ini ada beberapa tahapan yakni tahapan pertama pemberian materi pengolaan sampah dan ekobrik, tahapan kedua pemberian materi sosial media, tahapan ketiga evaluasi, tahapan keempat pemberian tong sampah. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi pengelolaan sampah untuk meningkatkan kepedulian dalam membuang sampah pada tempatnya, sosialisasi pengelolaan sampah yang efektif, penyuluhan pembuatan ekobrik dengan bahan dari sampah yang ada, serta penyuluhan sosial media untuk pemasaran ekobrik yang dihasilkan. Hasil evaluasi yang dilaksanakan setelah kegiatan sosialisasi dan penyuluhan menunjukan peningkatan sebesar 93% peserta menjadi paham tentang materi yang sudah tersampaikan pada saat kegiatan. Di sisi lain terdapat 7% peserta yang masih belum paham terhadap materi yang diberikan selama kegiatan.
Literasi Sastra di Era 4.0 Ida Ayu Made Wedasuwari; Dewa Gede Bambang Erawan; I Komang Widana Putra
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i2.307

Abstract

Literasi sastra secara umum dilakukan dengan cara yang masih konvensional, yaitu membaca karya sastra di perpustakaan, membeli di tokobuku, dan menulis karya sastra dengan media kertas. Seiring perkembangan jaman dan teknologi, seharusnya pelaksanaan literasi sastra mengikuti perubahan tersebut, dan mampu beradaptasi agar tetap berkontribusi terhadap peningkatan literasi sastra di era 4.0. Berdasarkan hal tersebut, tim pelaksana pada pengabdian kepada masyarakat ini akan memberikan sosialisasi tentang literasi sastra di era 4.0 dengan memanfaatkan berbagai macam platform digital yang bisa digunakan untuk menunjang dan mendukung kegiatan literasi sastra. Metode yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat ini, yakni metode observasi, penyuluhan, dan pendampingan. Secara umum masyarakat sasaran menunjukan respon yang positif dalam mengikuti kegiatan ini. Respon positif itu ditunjukkan dengan partisipasi masyarakat dalam berdiskusi pada sesi diskusi, serta tetap semangat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Masyarakat merasa terbantu dengan adanya pengetahuan tentang literasi sastra yang berbasis digital sehingga bisa tetap mengapresiasi dan aktif menghasilkan karya sastra yang tidak dibatasi ruang dan waktu.

Page 1 of 1 | Total Record : 8