Articles
76 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849"
:
76 Documents
clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS MENGGUNAKAN TEAM GAMES TOURNAMENT DI SEKOLAH DASAR
Syafda Wachyunaldi Monfajri;
Yalvema Miaz
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (349.679 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.66
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang selama ini dipelajari dalam pembelajaran IPS masih cenderung bersifat ekspositoris dan berpusat pada guru, kurang melibatkan siswa dalam belajar, sering memberikan hafalan. Penilaian yang selalu dalam bentuk kognitif dan kurang memberi peluang pada siswa untuk digabungkan dengan untuk memecahkan masalah pada penelitian. Untuk itu peneliti mencoba memperbaiki pembelajaran IPS dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Clasroom Action Research), penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan 2 siklus oleh kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat dari 66 pada siklus I menjadi 84 pada siklus II. Kompilasi RPP meningkat dari 71 pada siklus I menjadi 89 pada siklus II. Hasil belajar siswa juga meningkat dari 65 dan 71 pada siklus I menjadi 77 dan 94 pada siklus II. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS di kelas VI SDN 02 Percontohan Kota Bukittinggi
IMPLEMENTATION OF GOOGLE CLASSROOM AS MEDIA IN ELEMENTARY SCHOOL TEACHER EDUCATION UNIVERSITAS PASUNDAN
Devi Rahmiati;
Jaka Permana;
Rina Indriani;
Saiful Almujab;
Leni Maryani
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.205 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.106
The aim this research are the using of google classroom as media learning students of Elementary School Teacher Education at Universitas Pasundan. The use of media in learning is very important to achieved the explicit learning objectives in lesson design that have been made by lecturers. This study to get an overview in third semester of Academic Year 2018/2019 which are applied to the Learning Strategy subject in elementary school. The research method is quasi-experimental with analysis data used a paired t test with SPSS program versi 21.0 for window. Subjects is a students of PGSD semester III in Class D, amounting to 30 people. The implementation of this research is in the form of a cycle consisting of plan, do, and see. Based on data analysis, the results is thitung = 22,122 > ttable = 1,699, then H0 rejected and H1 accepted. It can be concluded that there are significant the used google classroom media in Learning Strategies subject in student Elementary School Teacher Education at Universitas Pasundan are carried out in accordance with the stages of plan, do, and see. The existence of these stages challenges the lecturers to design learning as interesting as possible so that the quality and results of the learning process will increase and demand that the lecturers continue to innovate learning in order to support the improvement of their professionalism as educators
PERANAN MANAJERIAL GURU TERHADAP DESAIN LINGKUNGAN FISIK KELAS DI SEKOLAH DASAR
Hijrawatil Aswat
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.377 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.64
Salah satu faktor pendukung keberhasilan proses belajar mengajar adalah lingkungan fisik kelas yang mendukung. Apabila guru mampu memanajerial kelasnya maka sudah mampu menciptakan kelas yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi siswa, sehingga siswa akan lebih termotivasi melakukan aktivitas belajar secara aktif. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah dasar di 3 kota baubau dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif, berdasarkan hasil penelitian diperoleh dari 3 kecamatan terdiri dari 26 sekolah dasar hanya ada 2 sekolah unggulan yang memiliki desain lingkungan fisik kelas yang memadai mulai dari segi penyusunan kelas strategis, penyusunan bangku siswa yang variatif, pengaturan perabot dan pajangan media yang simetris, dan ruang kelas yang bersih dan sehat. Namun dari 2 sekolah ini belum ada yang menggunakan media pembelajaran berbasis tema yang disesuaikan dengan kurikulum 2013 yang diterapkan. Media pembelajaran yang di pajang di dinding-dinding kelas masih berupa media gambar tunggal dan tidak difungsikan ketika proses belajar meengajar berlangsung, dalam artian hanya seputar pajangan kelas saja. Namun tidak semua guru memiliki peranan manajerial yang baik, hal ini menjadi keluhan guru karena kurangnya pendanaan dari pihak sekolah dalam mendukung dan menyediakan fasilitas yang memadai sesuai kebutuhan siswa, masih ada beberapa guru yang kurang berpengalaman dalam membuat media, lebih mengedepankan penyusunan bangku siswa dari sisi praktisnya melalui susunan sejajar tanpa variasi, dan guru terfokus pada pencapaian hasil belajar siswa
PENGARUH MANAJEMEN KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD NEGERI 002 KECAMATAN RAMBAH SAMO
Rinja Efendi;
Delita Gustriani;
Pariang Sonang Siregar
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.232 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.103
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh manajemen kelas terhadap hasil belajar siswa SD Negeri 002 Kecamatan Rambah Samo. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini manajemen kelas berpengaruh terhadap hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah korelasi dan regresi linear sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SD Negeri 002 Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu berjumlah 51 siswa. Penarikan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Stratified Proportional Random Sampling. Sampel diambil dari semua populasi yang berjumlah 51. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket model skala likert yang telah diuji kesahihan dan keterandalannya. Hasil uji coba angket dengan melihat nilai alpha cronbach’s pada instrumen penelitian manajemen kelas 0,920>0,620, setelah dianalisis diperoleh bahwa variabel tersebut dikatakan handal atau valid. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengaruh manajemen kelas terhadap hasil belajar sebesar 5%. Sedangkan dilihat berdasarkan analisis data deskriptif mengungkapkan bahwa manajemen kelas berada pada kategori cukup baik dari skor ideal
PERANAN MANAJEMEN KELAS DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR KOTA BAUBAU
Andi Lely Nurmaya G
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.29 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.62
Manajemen kelas merupakan aspek pendidikan yang sering dijadikan perhatian utama oleh guru yang profesional, guru memegang peran utama dalam pembangunan pendidikan, khususnya yang diselenggarakan secara formal di sekolah. Guru juga sangat menentukan keberhasilan peserta didik, terutama yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Menciptakan kualitas belajar yang nyaman merupakan bagian dari manajemen kelas. Penelitian ini di laksankankan SDN II Bonebone terletak di Kota Baubau Provinsi Sulawesi. Pada penelitian ini metode yang digunakan penelitian adalah metode kualitatif, yaitu berdasarkan disiplin ilmiah mengumpulkan, mengklasifikasi, menganalisis dan menafsirkan fakta-fakta serta hubungan-hubungan antara fakta-fakta alam, masyarakat, kelakuan dan rohani manusia. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaa manajemen kelas dalam meningkatkan efektifitas pembelajaran mengajar meliputi: perencanaan manajemen kelas dalam pembelajaran, pelaksanaan manajemen kelas dalam pembelajaran ,kegiatan akhir manajemen kelas dalam pembelajaran. Peranan Manajemen kelas dalam proses pembelajaran yang tidak terlepas dari berbagai masalah ataupun hambatan yang terjadi diketahui bahwa manajemen kelas yang dilaksakanan guru dengan berbagai kegiatan dari awal sampai akhir pembelajaran sangat berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Pembelajaran yang efektif mempersyaratkan keterampilan maanajerial guru. Tidak ada pembelajaran yang efektif tanpa keterampilan manajerial yang efektif
EFFECT OF LEARNING MODEL AND LEARNING MOTIVATION AGAINST THE ABILITY TO WRITE NARRATIVES GRADE IV ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Rudi Ritonga;
Zulela MS;
Robinson Situmorang
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.221 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.173
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap kemampuan menulis narasi siswa kelas IV di wilayah Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan model eksperimen dengan membandingkan tiga model pembelajaran, yaitu model pembelajaran scaffolding, model pembelajaran partisipatif dan model pembelajaran learning discovery dengan variabel atribut motivasi belajar siswa. Penelitian ini diberi perlakuan dalam empat kelas sebagai sampel penelitian, yaitu dua kelas eksperimen, dan dua lagi sebagai kelas pembanding. Perlakuan pembelajaran diberikan 6 kali dengan kisaran 90 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan menulis narasi dan terdapat perbedaan kemampuan menulis narasi siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan kemampuan menulis narasi siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. model pembelajaran yang harus digunakan dan memahami cara menyampaikan materi kepada siswa dan meningkatkan proses pembelajaran mata pelajaran sosial. Selain itu, dengan interaksi berbagai konsep tema yang telah dirumuskan, pengalaman belajar siswa menjadi lebih kaya dan mempengaruhi pola pikir untuk menyelesaikan masalah belajar siswa. Berdasarkan kondisi tersebut, jika guru mampu menerapkan konsep pembelajaran yang bermakna, mengasyikkan, mudah dipahami bagi siswa maka memiliki implikasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa sendiri
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN BAHAN AJAR TEMATIK TERPADU BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING DI KELAS IV SEKOLAH DASAR
Hanida Hanida;
Neviyarni Neviyarni;
Farida Fahrudin
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.699 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.60
Guru dituntut berperan dalam mengembangkan bahan ajar yang efektif untuk mendorong kemajuan belajar siswa. Kenyataannya bahan ajar yang ada belum mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, perlu dicari solusi berupa pengembangan bahan ajar tematik terpadu dengan model Discovery Learning di kelas IV Sekolah Dasar.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development). Rancangan yang telah didesain kemudian divalidasi oleh 3 orang ahli dan 2 orang praktisi yang terdiri dari validasi bahan ajar dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kepraktisan dilihat melalui hasil analisis keterlaksaan RPP, angket respon siswa dan guru. Keefektifan dilihat melalui hasil analisis observasi aktivitas dan hasil belajar siswa.Hasil yang diperoleh, validasi RPP diperoleh rata-rata sebesar 3,68 dengan kategori sangat valid. Validasi bahan ajar diperoleh rata-rata 3,66 dengan kategori sangat valid. Pada tahap praktikalitas, diperoleh hasil bahwa bahan ajar sudah praktis untuk digunakan. Penggunaan bahan ajar tematik terpadu dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 85%. Ini berarti bahan ajar tematik terpadu efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa . Dari hasil penelitian diperoleh bahwa bahan ajar tematik terpadu yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif digunakan sebagai salah satu bahan ajar tematik terpadu di kelas IV sekolah dasar
NEED ASSESSMENT PENGEMBANGAN MEDIA PENYAKIT MENULAR DI SEKOLAH DASAR
Septi Risqiana Sholeha;
Asep Ardiyanto;
Ferina Agustini
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.071 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.39
Penelitian ini dilatar belakangi kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran serta siswa kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di Sekolah Dasar. Hal lain yang melatarbelakangi penelitian ini, kurangnya pengetahuan siswa akan arti pentingnya kesehatan bagi dirinya dan lingkungan, khususnya pada siswa SD yang sudah menjangkau siswa SD kelas tinggi. Dalam penelitian ini juga dilihat sejauh mana kebutuhan siswa SD dalam pengembangan media pembelajaran yang baru.Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah melihat sejauh mana kebutuhan media pembelajaran puzzle pena (penyakit menular) untuk kelas V Sekolah Dasar yang menerapkan permainan dalam pembelajaran. Metode yang akan diterapkan dalam pencapaian tujuan tersebut adalah metode model penelitian dan pengembangan (research and development) dari Borg & Gall. Hasil penelitian ini berupa hasil analisis kebutuhan media pembelajaran yang berbentuk permainan untuk menarik perhatian siswa, membuat siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran serta mempermudah siswa untuk memahami materi jenis penyakit menular. Data hasil need assessment berupa hasil wawancara dan observasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di kelas V SD N 3 Bacem. Dari hasil wawancara dan observasi, kurangnya minat belajar siswa terihat bosan dan jenuh selama mengikuti proses pembelajaran serta penggunaan media pembelajaran tentang penyakit menular yang kurang optimal.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATERI OPERASI HITUNG PEMBAGIAN PADA SISWA KELAS 3 SDN GEBANGSARI 02
Rizqi Fauziah;
Fine Reffiane;
Sukamto Sukamto
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (225.659 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.177
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kesulitan Belajar Operasi Hitung Pembagian Kelas III SD Negeri Gebangsari 02 Semarang. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian ekperimen jenis kualitatif. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Gebangsari 02 bulan Mei 2019. Dalam penelitian ini digunakan uji keabsahan data triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kesulitan menulis puisi bebas kelas III SD Negeri Gebangsari 02 telah cukup berjalan dengan baik
PENGARUH STRATEGI RECIPROCAL TEACHING DAN PENGETAHUAN AWAL TERHADAP KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV SD
Jojor Yefrina;
Yalvema Miaz
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.125 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.55
Penelitian ini bertujuan untuk membahas secara konseptual tentang pengaruh model Reciprocal Teaching terhadap sikap empati dan hasil belajar siswa di sekolah dasar terutama pada tema 1 kelas IV, menunjukkan dengan beberapa upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk dapat membentuk karakter anak bangsa/peserta didik melalui perubhan kurikulum dengan pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran saintifik, namun usaha yang dilakukan belum dapat berjalan secara optimal, terutama berfikir kritis siswa yang semakin lama semakin merosot. Maka diperlukan sebuah upaya perbaiki proses pembelajaran salah satunya adalah penerapan model pembelajaran Reciprocal teaching karena sesuai dengan tema dan perkembangan siswa pada kelas IV, berdasarkan kajian teori yang telah dilakukan menunjukkan bahwa model pembelajaran Reciprocal Teaching memiliki dampak yang baik jika dikaji secara konseptual terhadap berfikir kritis dan hasil beljar peserta didik, sehingga secara teoeritis menunjukkan model pembelajaran Recirocal Teaching dapat dijadikan sebagai salah satu model yang sesuai dengan keterampilan berpikir kritis berdampak baik pada hasil belajar peserta didik.