Articles
5,428 Documents
Penguatan Karakter Kedisiplinan Melalui Pembiasaan BUDTRI di Tingkat Sekolah Dasar
Heni Marlinawati;
Sabar Narimo;
Achmad Fathoni;
Minsih Minsih;
Djalal Fuadi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3647
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pembentukan karakter peserta didik melalui pembiasaan budtri atau budaya antri sebagai penguatan karakter kedisiplinan serta yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam pembiasaan budaya antri di SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta. Obyek penelitian ini adalah siswa SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) penguatan karakter kedisiplinan melalui pembiasaan budaya antri berjalan dengan optimal melalui pembiasaan antri masuk kelas, ke kamar kecil, mengambil snack dan makan siang, serta saat dinilai hasil pekerjaannya.. Pembiasaan budaya antri tersebut sangat berpengaruh pada penguatan karakter kedisiplinan peserta didik, di mana peserta didik sudah kelihatan tertib dan rapi sesuai dengan antriannya. (2) faktor pendukung dan penghambat penguatan karakter kedisiplinan melalui pembiasaan budaya antri, faktor pendukung: terintegrasi dengan tema pembelajaran, adanya phanisme, bersifat mengikat(wajib), programnya berkelanjutan. Sedang faktor penghambat: beberapa peserta didik kesadarannya masih kurang, dan program di sekolah belum diterapkan sama di rumah.
The Effect of Geographical Education in Improving The Character of Educational Insights Students: A Study of Geographical Education
Amin Amin;
Hermanto Hermanto
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3962
This study intends to examine three elements: first, how students care about the environment; second, the function of geography education in creating environmental awareness in students; and third, how sociocultural, psychological, and demographic factors affect students' spiritual intelligence. A sample of 79 students from SMP YPI “45” Bekasi participated in this survey. Through the use of questionnaires, data collection procedures were used, and SPSS software was used to analyze the results. Students' assessment of the geography instructor's ability to integrate current environmental issues into their lessons, as well as the student's socio-economic origins and involvement in environmental groups, all have an impact on the student's environmental caring character. An area of interest of study is how socio-economic and cultural features and Demographics affect the ecoliteracy of students and how geography education contributes to the development of their ecoliteracy as a result.
Pengaruh Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Materi Siklus Air pada Siswa Sekolah Dasar
Rahma Leon Safitri;
Kasriman Kasriman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3939
Penelitian yang dilakukan ini bertujuan guna melihat pengaruhhdari pengimplementasian media audio visual terhadap hasillbelajar materi siklus air pada siswa kelas V SDN Bambu Apus 01 Jakarta Timur. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitiian kuantitatif yang menerapkan metode Pre-Experiment jenis One Group Pre-Test Post-Test. Dalam penelitian ini populasi yang dipakai ialah siswa kelas V SDN Bambu Apus 01 Jakarta Timur yaitu kelas V-A, V-B, dan V-C. Namun sampel teripilih ialah siswa kelas V-C yang mencangkup 32 orang siswa. Metode dalam pengumpulan data diambil dari hasil pre-test dan juga post-test siswa kelas V-C. Instrumen yang digunakan ialah berupa soal essay yang mencangkup 10 butir soal. Penelitian ini memperoleh hasil uji t dengan signifikansi 0.000 < 0.05 yang menandakan bahwa H0 ditolak dan H1 dapat diterima. Sehingga hasil akhir dan kesimpulan dari pengimplementasian media audio visual berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar materi siklus air pada siswa kelas V SDN Bambu Apus 01 Jakarta Timur. Penggunaan media audio visual dapat dijadikan alternatif bagi pendidik dalam menyampaikan materi yang tidak dapat dialami oleh siswa secara langsung dan diharapkan bisa meningkatkan hasil belajara peserta didik.
Pengembangan Komik Digital Interaktif untuk Memperkuat Kemampuan Membaca pada Materi Pengukuran Panjang dan Berat Kelas II SD
Fransiska Rizkiana Dewi;
Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3884
Permasalahan yang terjadi di Sekolah Dasar (SD) adalah penggunaan media komik yang masih jarang digunakan, siswa yang masih mengalami kesulitan membaca, dan penggunaan media pembelajaran yang kurang kreatif dan inovatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui desain pengembangan komik digital interaktif dan kelayakan uji validasi ahli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development dengan desain prosedur pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluate). Penelitian ini dilaksanakan sampai tahap uji validasi ahli. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi di kelas II SD Kanisius Bedono. Hasil uji validasi ahli media sebesar 90% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Hasil uji validasi ahli materi sebesar 96% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Hasil uji validasi ahli bahasa sebesar 68% dengan kategori “Tinggi”. Media memperoleh kritik dan saran perbaikan dari validator sehingga dapat membantu guru dalam kegiatan pembelajaran. Pengembangan media komik digital interaktif memiliki kelebihan untuk membantu siswa dalam memahami materi pengukuran panjang dan berat dan memperkuat kemampuan membaca siswa kelas II SD.
Korelasi Antara Konjektur dan Justifikasi Matematis terhadap Kemandirian Belajar
Yani Supriani;
Usep Sholahudin;
Giyanti Giyanti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3792
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dugaan atau konjektur dan justifikasi matematis terhadap kemandirian belajar pada mahasiswa pendidikan matematika semester V Universitas Serang Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data variable konjektur dan justifikasi matematis dilakukan dengan menyebarkan angket dan kuesioner kepada 91 responden, sedangkan kemandirian belajar diperoleh dengan analisis data dari nilai mahasiswa. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa 1) ada hubungan antara konjektur terhadap kemadirian belajar mahasiswa pendidikan matematika semester V di Universitas Serang Raya, 2) ada hubungan antara justifikasi matematis terhadap kemadirian belajar mahasiswa pendidikan matematika semester V di Universitas Serang Raya, 3) ada hubungan antara konjektur dan justifikasi matematis mahasiswa pendidikan matematika semester V di Universitas Serang Raya dalam pembelajaran logika dasar
Pluralisme dan Multikulturalisme pada Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dalam Perspektif Al-quràn
Dini Irawati;
Uus Ruswandi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3960
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya pluralisme dan multikulturalisme pada pendidikan madrasah ibtidaiyah dalam perspektif Al-quràn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Hasil kajian menunjukan bahwa tentang konsep pluralisme dan multikulturalisme ditinjau dari perspektif al-qur’an, bahwa Al-quran mengakui adanya pluralitas dan multikultural dalam kehidupan beragama, namun pemahaman pluralisme yang menganggap bahwa semua agama adalah sama perlu ditinjau kembali sebagaimana pernah menjadi salah satu fatwa MUI tahun 2005. Dalam konteks keberagaman beragama dalam hidup bermasyarakat Al-qur’an telah mengatur secara komprehensif sehingga tidak akan banyak menimbulkan konflik antar umat beragama, kesadaran dan pemahaman umat Islam tentang adanya pluralitas dan multikultural perlu dibarengi dengan pemahaman Al-qur`an yang lurus dan mendalam sehingga cita-cita membentuk masyarakat madani yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah Saw dapat terwujud tanpa harus meniadakan atau berselisih dengan umat atau suku yang lain, sedangkan implikasinya terhadap pendidikan Islam adalah perlunya perubahan paradigma pembelajaran yang mengakomodasi pluralitas dan multikultural melalui aktivitas kognitif peserta didik sehingga memiliki kemampuan literasi dan bernalar kritis yang mumpuni, serta berwawasan plural dan apresiatif terhadap perbedaan.
Pengembangan Media Pembelajaran WAKER (Wayang Kertas) Berbasis Model Apacin untuk Meningkatkan Minat Membaca Siswa Sekolah Dasar
Yuarnes Elkana Febrilio;
Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3912
Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran WAKER (Wayang Kertas) berbasis model apacin untuk meningkatkan minat membaca siswa kelas 3 Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan Research and Development berdasarkan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil validasi produk pengembangan daru aspek materi mendapatkan persentase sebesar 89% dan hasil validasi media 100%. Selanjutnya, produk diuji cobakan secara terbatas menghasilkan rata-rata 93,75%. Dapat disimpulkan media pembelajaran WAKER (Wayang Kertas) berbasis model apacin layak digunakan di kelas 3 Sekolah Dasar.
Pengembangan Media Pembelajaran Aplikasi Mading Digital Padlet untuk Meningkatkan Motivasi dan Budaya Literasi Siswa di Sekolah Dasar
Nurul Hadi;
Syadeli Hanafi;
Suherman Suherman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3839
Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis kelayakan media dan mendeskripsikan efektivitas serta menganalisis respon siswa terhadap media pembelajaran media mading digital padlet untuk memberikan sebuah pemahaman kepada peserta didik untuk mengetahui bagaimana cara menggunakan media mading digital padlet sebagai sarana pembelajaran di SDN Cipanas Serang. Metode penelitian ini adalah Research and development (R&D) dengan model pengembangan 4 D. Tahap uji coba melibatkan 45 orang peserta didik untuk melihat keefektifan Media pembelajaran media mading digital padlet. Hasil penelitian pengembangan meliputi hasil validasi pakar Media dan materi, hasil belajar dan respon siswa. Hasil Penilaian Validasi dari pakar ahli media mencapai 87,77%, materi 88,46%, hasil efektivitas hasil belajar dengan membandingkan test kondisi sebelum dan sesudah treatment menggunakan n-gain dengan skor 0,74 (kriteria tinggi), serta hasil respon siswa mencapai 88,06% dengan pencapaian kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka dapat diambil simpulan bahwa pengembangan media pembelajaran aplikasi mading digital padlet ini sangat layak, efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik sehingga dapat dikembangkan sebagai inovasi pembelajaran di masa mendatang.
Dampak Rendahnya Kemampuan Berbahasa dan Bernalar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar
Nurul Hayati;
Deni Setiawan
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3650
Kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA merupakan kemampuan yang perlu dimiliki siswa sekolah dasar sebagai bekal menghadapi tantangan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pemblejaran IPA di SDN 3 Brabowan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskripitif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian tes kemampuan berpikir kritis menunjukkan 12 dari 16 siswa memperoleh presentase sebesar <50% dengan kategori relatif lemah. Simpulan dari penelitian ini adalah (1) Kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pembelajaran IPA dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi karakteristik siswa, kemampuan membaca siswa, motivasi belajar siswa, kemampuan menulis siswa dan kebiasaan siswa. Faktor eksternal meliputi penyelenggaraan pembelajaran oleh guru dan pembiasaan yang dilakukan guru kepada murid. (2) Kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pembelajaran IPA relatif lemah. (3) Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pembelajaran IPA disebabkan oleh rendahnya kemampuan berbahasa siswa dan rendahnya kemampuan bernalar siswa.
Penggunaan Video Animasi untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar
Suci Astafrina;
Hadiyanto Hadiyanto;
Nur Azmi Alwi;
Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3940
Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis penggunaan video animasi untuk meningkatkan keterampilan menyimak dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Tematik di kelas 5 Sekolah Dasar kabupaten Aceh Barat Daya. Pada penelitian ini peneliti menggunakan penelitian eksperimen yang berhubungan dengan angka-angka yang dihitung secara sistematis. Hasil penelitian menunjukan keterampilan menyimak peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran dengan penggunaan video animasi pada pembelajaran Tematik di kelas V mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan menganalisis nilai pre-test dan post-test belajar pada peserta didik SDN 10 Tangan-Tangan dengan rata-rata nilai pre-test 60 dan post-test 80,22. Sedangkan hasil belajar peserta didik setelah penggunaan video animasi pada proses pembelajaran di kelas V SDN 10 Tangan-Tangan. Hal ini dibuktikan dengan menganalisis data menggunakan rumus statistik uji t pada taraf ɑ = 0,05, diperoleh hasil t-tabel = 1,68 sedangkan t-test = 2,04 sehingga t-test ≥ t-tabel. Kesimpulan penelitian ini ialah dengan penggunaan video animasi dapat meningkatkan keterampilan menyimak dan hasil belajar peserta didik. , maka bisa diambil kesimpulan bahwasanya keterampilan menyimak siswa selama mengikuti kegiatan belajar dengan penerapan video animasi dalam pembelajaran tematik kelas V mengalami peningkatan.