Articles
5,428 Documents
Analisis Muatan Hots dan Kecakapan Abad 21 pada Buku Siswa Kelas V Tema Ekosistem di Sekolah Dasar
Abduh, Muhammad;
Istiqomah, Afifah
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1124
Kurikulum 2013 menuntut siswa berpikir HOTS didukung oleh keterampilan yang dibutuhkan di abad 21. Untuk mewujudkan hal tersebut perlu diterapkan pada soal-soal yang terdapat pada buku siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konten HOTS dan keterampilan abad 21 pada soal-soal buku siswa kelas V dengan tema ekosistem. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi literatur. Teknik analisis data menggunakan model analisis isi dengan melakukan tiga prosedur yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Validitas data menggunakan validitas expert judgement. Hasil penelitian analisis HOTS menunjukkan bahwa 59% soal di buku siswa kelas V berisi HOTS. Konten HOTS yang paling sering muncul adalah konten kontekstual. Selain itu, pada aspek keterampilan abad 21 menunjukkan bahwa setiap soal di buku siswa kelas V tema ekosistem memuat semua keterampilan abad 21 terkait dengan konten komunikasi.
Analisis Implementasi Karakter Mandiri Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Media Asinkronus
Saputri, Tera Noviantiningtyas Ripto;
Mukmin, Bagus Amirul
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1126
Penelitian ini menggunakan media berbasis asinkronus untuk sebagai media pendukung untuk siswa SDN Mojoroto 4 Kota Kediri untuk pengumpulan tugas dengan didampingi orang tua. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis karakter mandiri siswa di masa pandemi Covid-19 dengan menggunakan media asinkronus amaka dapat dijadikan pedoman untuk mengetahui karakter siswa langsung dari orang tuannya sehingga guru dapat bekerjasama orang tuanya secara langsung. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian yaitu kelas IV A terdiri dari 15 siswa, 7 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Hasil penelitian ini selama pembelajaran daring banyak dominan siswa sangat tanggung jawab terhadap pembelajaran dan banyak siswa tepat waktu dalam mengumpulkan sebanyak 9 orang atau 60%, siswa yang selalu semangat ikut pembelajaran sebanyak 10% atau 66,6%, lebih dominan kriteria siswa rajin sebnayak 14% atau 93,3%, kemudian siswa yang terkadang mampu membuat karya mandiri banyak dibimbing orang tua dalam mengerjakan sebanyak 11 orang atau 73,3%, siswa terkadang bertanya saat pembelajaran sebanyak 10 orang siswa atau 66,6%, kemudian siswa y terkadang minta bimbingan orang tua atau orang lain dalam mengerjakan sebanyak 11 orang atau 73,3%, dan siswa yang terkadang belajar sebanyak siswa 8 orang atau 53,3%.
Pembelajaran pada Anak Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid 19
Marwanto, Agung
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1128
Dunia pendidikan secara terpaksa harus dihadapkan dengan adaptasi terhadap berbagai perubahan yang terjadi bahkan hampir di seluruh aspek kehidupan manusia sebagai salah satu dampak dari adanya pandemi Covid-19 yang sudah berada di Dunia sejak sekitar dua tahun yang lalu bahkan sampai saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana pembelajaran anak sekolah dasar pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dimana berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan artikel terkait dijadikan sebagai data dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa dengan adanya perubahan pembelajaran ini tentunya berpengaruh pula pada siswa yang secara umum mengalami permasalahan seperti siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diberikan oleh guru juga pada saat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh sekolah, juga kurangnya semangat anak dalam belajar khususnya bagi anak pada jenjang sekolah dasar yang masih membutuhkan bimbingan khusus dari orang tua maupun gurunya. Pembelajaran jarak jauh dalam jaringan banyak dilakukan dengan menggunakan berbagai platform. Sebagian menggunakan platform panggilan video menggunakan zoom, google meet, dan skype, sebagian yang memiliki keterbatasan infrastruktur melaksanakannya dengan menggunakan media chat seperti whatsapp. Keduanya sama-sama dilakukan dengan pendampingan oleh orang tua atau orang dewasa terdekat siswa. Sehingga diperlukan kerja sama yang baik dari orang tua dan guru
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Zoom Meeting terhadap Minat dan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar
Sunami, Mayang Ayu;
Aslam, Aslam
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1129
Di dalam penelitian ini tujuannya untuk melihat apakah ada pengaruh minat belajar peserta didik terhadap penggunaan video animasi dan apakah ada pengaruh peningkatan hasil belajar setelah menggunakan media pembelajaran video animasi. Jumlah populasi totalnya 64 orang dalam penelitian ini, diantaranya VA berjumlah 32 orang dan VB berjumlah 32 orang. Pada penelitian ini, saya memakai metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental, khususnya desain kontrol non-equivalent. Setelah dilakukan perhitungan uji normalitas dan homogenitas data tersebut normal dan homogen. Penggunaan media video animasi untuk pembelajaran ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan media video animasi dengan media pembelajaran guru biasa gunakan. Hasil belajar menggunakan media pembelajaran video animasi mengalami peningkatan yang sangat baik dari sebelumnya sedangkan penggunaan media yang digunakan guru nilai belajar IPA tetap sama dari sebelumnya karena dilihat selama penelitian siswa kurang aktif dibandingkan dengan kelas yang menggunakan media pembelajaran video animasi. Penggunaan media video animasi membuat minat belajar siswa, dari yang memperhatikan video dan aktif di dalam kelas kemudian mempengaruhi nilai IPA siswa-siswi kelas VA dan VB SDN Kalisari 01, sehingga berdampak baik untuk meningkatkan minat belajar, meningkatkan hasi belajar dari sebelumnya dan sangat membantu dalam pembelajaran secara jarak jauh yang memudahkan membagikan materi pembelajaran dan bisa digunakan kapan saja saat dibutuhkan
Implementasi Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan di Sekolah Dasar
Susanti, Maria Melani Ika
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1134
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan (EWPK) di sekolah dasar berdasar pada Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014. Penafsiran yang beragam tentang isi dan lampiran Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 di beberapa satuan pendidikan menyebabkan terlaksananya pendidikan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib di satuan pendidikan menjadi kurang optimal. Kondisi ini perlu diidentifikasi untuk mencari faktor yang menjadi kendala pada implementasi EWPK di satuan pendidikan sehingga dapat ditentukan upaya tindak lanjutnya. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif yang dilakukan di 155 SD dari 8 (delapan) Kabupaten/Kota melalui kuesioner. Hasil penelitian ditemukan ketidaksejalanan antara Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 dengan implementasi di satuan pendidikan pada aspek (1) pengelolaan kegiatan EWPK; (2) sumber daya EWPK di satuan pendidikan; (3) rujukan yang digunakan dalam EWPK; (4) pola kegiatan EWPK; (5) materi dan metode EWPK; (6) pelaksanaan kegiatan selama pandemi; (7) penilaian EWPK; dan (8) peran pemangku kebijakan dalam implementasi EWPK
Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Pembelajaran IPA Terintegrasi di Sekolah Dasar
Dwisetiarezi, Desi;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1136
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman dan penguasaan siswa pada pembelajaran IPA terintegrasi dalam konteks literasi sains siswa yang meliputi aplikasi sains, pengetahuan sains, proses sains, dan sikap. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah mendefinisikan kemampuan literasi sains siswa kelas V pada pembelajaran IPA terintegrasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan jumah subjek 13 orang siswa. Teknik yang digunakan adalah mengumpulkan data, mengolah data, dan mendeskripsikan hasilnya. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa siswa mampu pada aplikasi sains dan pengetahuan sains. Siswa belum mampu pada proses sains yaitu melaksanakan indikator mengidentifikasi pertanyaan ilmiah dan menggunakan bukti ilmiah. Siswa belum mampu pada aspek sikap yaitu melaksanakan indikator ilmuwan melek pada gagasan baru dan ilmu pengetahuan menjadi poin dari kebiasaan cendikiawan. Kesimpulannya adalah siswa mampu pada aplikasi sains dan pengetahuan sains (79,23%) dibandingkan proses sains (43,08%) dan sikap (60,26%). Pembelajaran yang bervariasi serta dapat memotivasi siswa sangat diperlukan untuk menambah kemampuan literasi sains siswa pada pembelajaran IPA terintegrasi di Sekolah Dasar
Blended Learning sebagai Alternatif Model Pembelajaran Inovatif di Masa Post-Pandemi di Sekolah Dasar
Sari, Indra Kartika
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1137
Blended learning merupakan salah satu model pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan teknologi sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 dan relevan dengan pembelajaran masa covid-19, namun di Indonesia khususnya Sekolah Dasar belum banyak yang mengimplementasikan model pembelajaran blended learning bahkan guru ada yang belum mengetahui model pembelajaran ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran blended learning dan pengaruhnya terhadap peserta didik sehingga guru di Sekolah Dasar dapat tertarik untuk mengembangkan serta menerapkan model pembelajaran Blended Learning di sekolahnya. Metode yang digunakan adalah tinjauan Pustaka sistematis. Hasil pengumpulan 30 artikel tentang blended learning di berbagai jenjang pendidikan, peneliti melakukan reduksi artikel agar literature review sesuai dengan topik yang dimuat pada artikel ini. Reduksi yang dilakukan peneliti adalah memilih artikel dan prosiding dengan beberapa kriteria sehingga didapatkan 10 artikel. Artikel yang terkumpul adalah 5 artikel nasional dan 5 artikel internasional. Langkah selanjutnya peneliti mereview artikel yang telah dikumpulkan serta direduksi sesuai kriteria yang ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Pembelajaran blended learning dapat diterapkan di sekolah dasar dengan cara offline ataupun hybrid learning. Pembelajaran dengan online dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam platform online seperti portal rumah belajar, google classroom, Edmodo, web, kipin school dan sebagainya
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Digital untuk Meningkatkan Karakter Tanggung Jawab Siswa di Sekolah Dasar
Sari, Lucia Dewi Kartika;
Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1138
Rendahnya nilai karakter tanggung jawab siswa di temui di SD Negeri Cebongan 03 di masa pandemic ini menjadi salah satu latar belakang dikembangkannya Buku Cerita Bergambar Digital ini. Selain itu masalah yang sering dihadapi yaitu terbatasnya media pembelajaran yang tersedia untuk menanamkan karakter tanggung jawab pada diri anak. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui langkah-langkah pengembangan buku cerita bergambar digital untuk meningkatakan karakter tanggung jawab, 2) mengetahui kelayakan media buku cerita bergambar digital untuk meningkatkan karakter tanggung jawab siswa kelas 3 SD. Model penelitian dan pengembangan ini mengadopsi teori 4D (four-D model). Adapun langkah-langkah pengembangan Buku cerita bergambar digital yang telah dilaksanakan yaitu tahap Define (pendefinisian), Design (perancangan), dan Develop (Pengembangan). Untuk mengetahui kelayakan media dilakukan uji validasi oleh pakar. Adapun hasil uji validasi menunjukkan bahwa muatan pendidikan karakter memperoleh skor 30 dari skor maksimal 32 dengan presentase 93,7% (sangat tinggi) dan pada aspek bahasa mendapatkan skor 62 dari skor maksimal 68 dengan presentase 91% (sangat tinggi) dengan hasil tersebut telah memenuhi syarat dan layak untuk di gunakan
Peningkatan Hasil Belajar Matematika pada Materi Kecepatan Menggunakan Media Video Pembelajaran Interaktif di Sekolah Dasar
Biassari, Icha;
Putri, Kharisma Eka;
Kholifah, Siti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1139
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi kecepatan di kelas V SDN Lirboyo 2 Kota Kediri yang terdiri dari 32 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas menggunakan model spiral yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: 1) Observasi, 2) Tes, 3) Dokumentasi, dan 4) Wawancara, kemudian dilakukan analisis deskriptif kuantitatif dari data yang diperoleh. Hasil dari penelitian ini, adalah: 1) Rata-rata nilai kelas pada tahap pra siklus adalah sebesar 36,88 dengan presentase ketuntasan klasikal sebesar 28,13%; 2) Rata-rata nilai kelas pada siklus I meningkat menjadi 70,63 dengan presentase ketuntasan klasikal sebesar 56,25%; dan 3) Rata-rata nilai kelas pada siklus II meningkat lagi menjadi 89,38 dengan presentase ketuntasan klasikal sebesar 87,5%. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan media video pembelajaran interaktif dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi kecepatan di kelas V SDN Lirboyo 2 Kota Kediri mengingat presentase ketuntasan klasikal siswa telah mencapai ≥ 75% dan nilai rata-rata kelasnya ≥ 75.
Pengembangan Aplikasi Keliling Nusantara sebagai Media Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Ningsih, Ribka Ayu Pelita;
Wardani, Naniek Sulistya
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1141
Banyak tantangan yang harus dihadapi guru maupun peserta didik dalam proses pembelajaran daring dimasa covid-19. Pengembangan dan pemanfaatan media pembelajaran sangat diperlukan, agar peserta didik mampu belajar secara mandiri dan menguasai materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah, kelayakan dan efektivitas penggunaan aplikasi “Keliling Nusantara†sebagai media pembelajaran tema 7 subtema 2 pembelajaran ke 3 kelas IV SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa 1) Pengembangan aplikasi “Keliling Nusantara†dilakukan dengan model pengembangan ADDIE. 2) Pengembangan aplikasi “Keliling Nusantara†menunjukkan kelayakan dengan instrumen yang valid dengan rata-rata 96,2% dan reliabilitas instrumen yang sangat tinggi dengan α 0,871. 3) Efektivitas aplikasi “Keliling Nusantara†sebagai media pembelajaran tematik terbukti. Hasil uji t dari uji coba produk untuk uji coba kelompok terbatas dan uji coba kelompok sedang sebesar 0,839>0,05 dan hasil uji t pada uji coba kelompok sedang dan uji coba kelompok luas 0,842>0,05 maka tidak terdapat perbedaan pada pemakaian aplikasi “Keliling Nusantara†sebagai media pembelajaran tematik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aplikasi “Keliling Nusantara†sebagai media pembelajaran tema 7 subtema 2 pembelajaran ke 3 kelas IV SD layak digunakan dalam proses pembelajaran