Articles
5,428 Documents
Analisis Kebutuhan Desain Pengembangan Model IPA Berbasis Project Based Learning Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Dasar
Ramadhani, Sulistyani Puteri;
MS, Zulela;
Fahrurrozi, Fahrurrozi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1047
Kemampuan berpikir pada tingkat yang paling tinggi merupakan kemampuan menciptakan sesuatu. Guru sebagai pendidik sangat berperan penting dalam hal ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkannya yaitu dengan mengembangkan desain pembelajaran agar terciptanya pembelajaran yang efektif dan efisien dengan kemampuan berpikir kritis siswa. Desain pembelajaran yang dikembangkan oleh guru dirancang dengan mengimplementasikan model dalam pelaksanaan proses pembelejaran. Model pembelajaran yang dirancang untuk difokuskan agar terciptanya pembelajaran yang efektif dan efisien khususnya pada kegiatan pembelajaran yang menggunakan media dan evaluasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan kebutuhan sumber belajar yang diperlukan 62,5% menjawab media pembelajaran digital. Sesuai kebutuhan siswa lebih suka pada proses pembelajaran IPA melalui video gambar dan suara sekitar 91,7%. Pemahaman konsep berpikir siswa dalam memahami IPA 52,4 % cukup memuaskan. Selain mengembangkan desain pembelajaran dengan implementasi model IPA berbasis project based learning dalam berpikir kritis siswa dalam proses pembelajaran, guru juga menggunakan konsep pembelajaran project. Selain itu, juga membantu guru dalam melakukan evaluasi terhadap proses pembelajran yang telah dilaksanakan.
Strategi Menumbuhkan Literasi Lingkungan Pada Siswa
Maesaroh, Siti;
Bahagia, Bahagia;
Kamalludin, Kamalludin
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1048
Lingkungan hidup saat ini mengalami kerusakan diantaranya lingkungan air, tanah, sungai, kerusakan hutan, dan juga kepunahan hewan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui literasi lingkungan dan strategi literasi lingkungan kepada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, untuk hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghargaan tentang lingkungan hidup seperti adiwita yang didapatkan oleh sekolah sebagai bukti bahwa sekolah mengelola lingkungan sekolah berbasis pelestarian lingkungan. Penghargaan itu diberikan kepada sekolah yang berhasil mengelola lingkungan hidup terintegrasi dengan sekolah. Strategi yang lain yaitu sekolah tidak lagi menggunakan kertas dalam proses surat menyurat, tidak lagi mencetak dokumen sehingga mengurangi sampah kertas. Secara langsung siswa ikut menggunakan media digital untuk mengumpulkan tugas. Siswa juga diberikan training atau pelatihan tentang pengelolaan dan pelestarian lingkungan. Literasi lingkungan tersebut terintegrasi dengan ajaran Islam. Siswa diberikan pemahaman berupa materi dikelas tentang Islam dan lingkungan. Akhirnya, siswa paham bahwa menanam pohon merupakan salah satu ibadah. Demikian hal dengan sampah, Islam mengajarkan tentang kebersihan dan Islam tidak suka dengan kerusakan pada permukaan bumi.
Problematika Pembelajaran Daring pada Peserta Didik di Sekolah Dasar
Zain, Nur Harizah;
Sayekti, Ika Candra;
Eryani, Rita
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1051
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis problematika dalam proses pembelajaran daring atau jarak jauh dijenjang sekolah dasar dimasa pandemi covid-19. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan sumber data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara yang relevan dengan masalah penelitian. Penelitian dilaksanakan dijenjang sekolah dasar di kecamatan Kalijambe kabupaten Sragen. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas maupun guru mata pelajaran yang mengajar di sekolah dasar di kecamatan Kalijambe. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya problematika dalam proses pembelajaran daring atau jarak jauh selama pandemi yang muncul dari guru, peserta didik, maupun orang tua. Problematika yang muncul dalam proses pembelajaran daring atau jarak jauh selama pandemi diantaranya sarana pendukung yang minim yaitu peserta didik tidak mempunyai gadget maupun sinyal yang tidak stabil dari guru maupun peserta didik untuk melakukan pembelajaran daring, pemahaman teknologi yang sangat kurang, semangat belajar yang rendah, dan pencapaian tujuan belajar yang tidak dapat maksimal dan sesuai rencana
Implementasi Kinerja Guru Pada Pembelajaran PPKn
Irwan, Irwan;
Kamarudin, Kamarudin
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1054
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kinerja guru pada pembelajaran PPKn di SD Negeri 1 Lampanairi Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode case studies. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan analisis interaktif dari Miles dan Huberman terdiri atas reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kinerja guru pada pembelajaran PPKn yang meliputi perencanaan kegiatan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan evaluasi kegiatan pembelajaran sudah dilaksanakan tetapi belum maksimal sesuai dengan standar pendidikan. Dalam mengantisipasi permasalahan kinerja guru pada pembelajaran dimana kepala sekolah memberikan catatan dan peringatan bahwa semua guru harus memperhatikan dan lebih maksimal dalam mengelola pembelajaran.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Disleksia Dengan Metode Multisensori Di Sekolah Dasar
Primasari, Ika Firma Ningsih Dian;
Supena, Asep
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1055
Disleksia adalah kesulitan belajar spesifik berbasis neurologi yang secara khusus mengganggu kemampuan seseorang untuk membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan metode multisensory dalam meningkatkan kemampuan membaca pada siswa disleksia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan metode multisensori mampu membantu meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan siswa disleksia di sekolah dasar. Metode belajar yang dibutuhkan peserta didik disleksia untuk membantu mengatasi kesulitan membaca adalah metode yang dapat memfungsikan seluruh indera untuk mengenal atau mempelajari sesuatu, yaitu metode mutisensori. Dengan metode multisensori, peserta didik belajar dengan memanfaatkan kemampuan memori visual (penglihatan), auditori (pendengaran), kinestetik (gerakan), serta taktil (sentuhan). Hasil penelitian diperoleh pertama metode multisensori mampu membantu meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan karakteristik disleksia di sekolah dasar, kedua solusi treatment yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar yang dialami siswa disleksia
Problematika Guru Dalam Menerapkan Media pada Pembelajaran Kelas Rendah Di Sekolah Dasar
Ahmad, Firdaus;
Mustika, Dea
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1056
Pembelajaran merupakan cara untuk membantu manusia dalam belajar. pembelajaran yang dilakukan dilakukan didalam lingkungan belajar yang terdapat interaksi antara guru dan siswa. Di dalam pembelajaran terdapat unsur-unsur penunjang pembelajaran tersebut, diantaranya media pembelajaran, bahan ajar, dan sebagainya. Metode dalam penelitian menggunakan metode deskriptif. metode deskriptif merupakan suatu bentuk penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun rekayasa manusia.Penelitian ini menjelaskan fakta-fakta tentang bagaimana problematika penerapan media pembelajaran kelas rendah di SDN 163 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk analisis data peneliti menggunakan Miles dan Huberman menjelaskan tiga tahapan yang harus dikerjakan dalam menganalisis data penelitian kualitatif, yaitu reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan dan refleksi. Hasil dari penelitian ini yaitu penerapan media pembelajaran di SDN 163 Pekanbaru sudah beragam dari media visual hingga media audio visual. Penerapan media pembelajaran sudah disesuaikan dengan karakteristik siswa kelas rendah. Dalam penerapannya, ada beberapa problematika ataupun kendala yang dihadapi oleh guru yaitu alokasi waktu, mengkondisikan kelas tetap kondusif, dan sarana prasarana yang ada di SDN 167 Pekanbaru ini. alokasi waktu yang harus disesuaikan dengan penggunaan media pembelajaran sehingga waktu tidak terbuang dengan menyiapkan media pembelajaran yang akan di gunakan. Kelas harus tetap kondusif meskipun siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu sarana dan prasarana yang cukup memadai namun terkendala di jumlah yang ada sehingga guru harus bergantian dan mencari solusi penggunaan media pembelajaran yang lain
The Impact and Strategy for Combating the Outbreak Covid-19 in Student
Mujahidin, Endin;
Bahagia, Bahagia;
Mangunjaya, Fachruddin Majeri;
Wibowo, Rimun
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1057
This study aims to find the social impact, morals, and strategies for dealing with COVID-19 among students. Another goal is to find out the social, religious and psychological impact of COVID-19 on students at Ibn Khaldun University, Bogor. The research method approach uses a descriptive qualitative approach. Data were collected by in-depth interviews with the head of the student class. The sample was selected through a purposive technique. The results were carefully examined through triangulation. The results showed that students could not establish social relations between students and did not participate in campus social organizations. Another finding, the Covid-19 outbreak has an impact on student morals because online meetings are more difficult to foster student morals because teachers do not meet students. In addition, students experience various stresses due to piling tasks and online learning does not face various obstacles such as difficulty communicating with lecturers and not understanding the material. Students take various ways to overcome stress such as listening to favourite music, watching YouTube, playing games, getting enough rest, eating favourite foods such as eating meatballs, straightening intentions, and also strengthening worship and getting closer to God.
Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Pkn
Kamarudin, Kamarudin;
Irwan, Irwan;
Daud, Fita
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1059
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupaka penelitian tindakan kelas (PTK) terdiri dari dua siklus, data diambil yaitu berupa dokumentasi, data observasi melalui lembar observasi motivasi siswa dan lembar observasi guru. Hasil penelitian menunjukan melalui model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 4 Sangia Wambulu. Berdasarkan lembar observasi motivasi belajar menunjukan adanya peningkatan, terbukti dari pra siklus siswa termotivasi belajar 20% atau 4 siswa dan 80% atau 16 siswa motivasi belajarnya masih rendah. Pada siklus I termotivasi belajar 60% atau 12 siswa dan 40% atau 8 siswa motivasi belajarnya masih belum maksimal. Meningkat pada siklus II yang termotivasi belajar 90% atau 18 siswa, belum termotivasi belajar 10% atau 2 siswa. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran PPKn SD Negeri 4 Sangia Wambulu
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Whole Person Approach Sebagai Strategi Kunci Implementasi Pendidikan Inklusif
Mahdi, Arisul;
Kusumastuti, Grahita;
Taufan, Johandri;
Fransiska, Dea Resti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1060
Artikel ini membahas tentang analisis pembelajaran whole person approach di kelas inklusif pada Sekolah penyelenggara pendidikan inklusif di Kec. Pauh Kota Padang. Whole person approach yang merupakan core feature pendidikan inklusif perlu dilihat keterterapannya dalam pembelajaran di kelas inklusif. Tingkat penerapan Whole person approach akan menjadi acuan keberhasilan implementasi pendidikan inklusif. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah guru yang mengajar di Sekolah penyelenggara Pendidikan Inklusif di Kec. Pauh. Hasilnya, asesmen berkala belum dilakukan secara optimal terhadap semua peserta didik yang juga mempengaruhi terhadap proses perencanan pembelajaran yang masih jarang (60%) didasarkan pada hasil asesmen. Kemudian untuk penggunaan metode dan media sudah mulai digunakan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa. Sementara untuk proses evaluasi pembelajaran belum dilakukan per individu sesuai dengan kapasitas belajar masing-masing siswa. Di sisi lain, pengelolaan kelas sudah disesuikan dengan kebutuhan belajar siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran Whole person approach belum secara optimal diterapkan di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif
Peningkatan Kreativitas Siswa Pada Pembelajaran Tematik Menggunakan Pendekatan Project Based Learning
Setiawan, Lilis;
Wardani, Naniek Sulistya;
Permana, Trifosa Intan
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1068
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui a) apakah terdapat peningkatan kreativitas belajar siswa pada pembelajaran tematik menggunakan pendekatan Project Based Learning?. b) bagaimana langkah-langkah pendekatan Project Based Learning yang dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam pembelajaran tematik?. Subjek penelitian yaitu siswa kelas 5 SD yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik non tes. Instrumen penelitian berupa lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kreativitas belajar siswa pada pembelajaran tematik menggunakan pendekatan Project Based Learning ditunjukkan oleh peningkatan kreativitas belajar yakni banyaknya siswa yang memiliki kreativitas tinggi sebelum tindakan sebanyak 7 siswa (33,33% dari seluruh siswa). Setelah diberikan tindakan pada siklus I, jumlah siswa yang memiliki kreativitas belajar tinggi meningkat menjadi 11 siswa (52,38% dari seluruh siswa), dan pada siklus II jumlah siswa yang yang memiliki kreativitas belajar tinggi menjadi 17 siswa (80,95% dari seluruh siswa). Langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan Project Based Learning yang dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa yaitu pembelajaran dimulai dengan memberikan pertanyaan, merencanakan proyek pembuatan video percobaan proses perpindahan panas, menyusun jadwal aktivitas selama proses pembuatan video percobaan , mengawasi jalannya proses pembuatan video percobaan, penilaian pada video hasil percobaan, evaluasi hasil percobaan dengan melakukan refleksi terhadap aktivitas percobaan perpindahan panas