Articles
5,428 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Model Picture and Picture di Sekolah Dasar
Gema Wahyudi;
Syahrul Ramadhan;
Darnis Arief
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.814
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya corona virus yang menyebabkan pembelajaran dilaksanakan di rumah dan pelaksanaanya secara online atau melalui whats’ap.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar tematik terpadu berbasis model Picture and Picture di kelas IV SD yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SDN 03 Sungai Kamuyang Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat. Subyek penelitian yang berjumlah 15 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan model 4-D yang terdiri atas 4 tahap yaitu: tahap define, desain, develop, dan disseminate. Kevalidan bahan ajar yang dikembangkan dilhat dari segi isi, bahasa, penyajian, kegrafikaan dan RPP, keseluruhan 4,5 dengan kategori sangat valid. Pratikalitas bahan ajar dilihat dari respon pendidik dengan rata-rata 3,9 respon peserta didik 3,89. Bahan ajar yang dikembangkan meningkatkan hasil belajar, aktivitas dan sikap siswa. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar tematik menggunakan model Picture and Picture yang dikembangkan layak digunakan di kelas IV Sekolah Dasar
Analisis Attention Siswa Sekolah Dasar Dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi Covid-19
Nur Latifah;
Asep Supena
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.887
Tujuan penelitin ini untuk menganalisis sejauh mana attention siswa dalam pembelajaran daring pada masa covid-19 di Sekolah Dasar Negeri Pegadungan 11 Pagi, Jakarta Barat. Subjek penelitian ini berjumlah enam puluh tiga yaitu tiga guru kelas dan 60 siswa. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif bertujuan untuk menceritakan suatu data, peristiwa atau fenomena yang digali melalui wawancara mendalam dengan narasumber yang memiliki pengetahuan dan pemahaman serta pengalaman mendalam tentang fenomena tersebut. Metode deskriptif adalah metode yang menjelaskan atau mendeskripsikan suatu fakta, data, dan objek penelitian secara sistematis dan sesuai dengan situasi alamiah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data ini mengunakan analisis kualitatif dengan mengunakan teori Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perencanaan Pembelajaran, Proses Pembelajran, dan Evaluasi Pembelajaran atapun hasil dari attention siswa di lihat berdasarkan atensi visual dan atensi auditori. Hasil Penelitian ini menunjukkan perencanaan pembelajaran di lakukan guru sebelum nengajar terkait perangkat pembelajaran, sedangkan dalam Proses Pembelajaran guru mengunakan media pembelajaran yang dapat menumbuhkan atensi siwa baik atensi auditori mau pun atensi visual, anensi visual siswa meningkat karna pengunan media pembelajaran yang menarik, dan pada aspek Evaluasi Pembelajaran guru mengunakan siswa unruk mengirimkan voice record sebagai penilaian
Perbedaan Model Problem Based Learning dengan Discovery Learning terhadap Higher Order Thingking Skills dan Self Directed Learning di Sekolah Dasar
Friska Efendi;
Yanti Fitria;
Farida F;
Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.647
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan yang menggunakan model Discovery Learning (DL) pada pembelajaran tematik terpadu Kelas V di SD Negeri 03 Sintuak Toboh Gadang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain Quasi Exsperimental dengan bentuk non equivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan berdasarkan hasil normalitas dan homogenitas maka terrpilihlah SDN 03 Sintuak Toboh Gadang dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen I kelas V.A menggunakan model Problem Based Learning yang berjumlah 24 siswa dan kelas eksperimen II kelas V.B menggunakan model Discovery Learning yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian terlihat bahwa hasil uji-t diperoleh thitung -3,6 < ttabel 1,7 maka Ho diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan model Problem Based Learning dengan Discovery Learning terhadap High Order Thinking Skills dan Self Directed Learning di kelas V Sekolah Dasar.
Penanganan Siswa Learning Disabilities di Sekolah Dasar Inklusi
Muhamad Romadhon;
Asep Supena
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.941
Negara Indonesia telah melaksanakan pendidikan inklusif, bahkan di sekolah dasar. Seorang pendidik masih meyakini bahwa menghadapi anak yang mengalami kesulitan belajar adalah hal yang sulit. Hal ini dikarenakan guru belum berpengalaman dan minim pengetahuan tentang anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai siswa learning disabilities di sekolah dasar. Peneliti melakukan wawancara terhadap guru kelas dan guru pendamping ABK dan melakukan observasi pada siswa learning disabilities dan melakukan kajian literature mengenai siswa learning disabilities di sekolah dasar. Ada beberapa penanganan yang dapat dilakukan bagi siswa dengan learning disabilities seperti Salah satu bentuk layanan belajar bagi anak berkebutuhan khusus adalah pemberian treatment agar kesulitan dan hambatan belajar yang dialami siswa berkebutuhan khusus dapat diatasi. Harapannya adalah melalui layanan belajar yang tepat siswa yang berkebutuhan khusus dapat mengembangkan secara optimal potensi yang ada pada dirinya. Terdapat berbagai macam treatment yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar pada anak disleksia, salah satunya adalah dengan penggunaan media sebagai alat bantu belajar. Peranan media sangat penting dalam pembelajaran mengingat media dapat bermanfaat untuk membantu menyampaikan informasi dari pembelajar kepada subjek ajar secara efektif. Media berbasis digital atau pemanfaatan teknologi pun dapat menjadi solusi dalam pembelajaran
Pengaruh Pembelajaran Menggunakan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Hasil Belajar siswa di Sekolah Dasar
Udi Budi Harsiwi;
Liss Dyah Dewi Arini
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.505
Latar belakang penelitian ini adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kemajuan bangsa adalah kualitas sumber daya manusia dalam menguasai pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0. Kualitas pendidikan semakin dituntut untuk meningkat agar dapat mengikuti perkembangan zaman yang berkembang dengan sangat pesat. Media pembelajaran juga merupakan dasar yang sangat diperlukan demi berhasilnya proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengembangkan media pembelajaran berbasis adobe flash; (2) menganalisis perbedaan motivasi antara siswa yang menggunakan media adobe flash dan konvensional; (3) menganalisis perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media adobe flash dan konvensional; (4) menganalisis perbedaan motivasi dan hasil belajar antara siswa yang belajar IPA menggunakan media adobe flash dan konvensional di SD N 06 dan 07 Ngringo, Karanganyar. Tahapan metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan postest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 06 dan 07 Ngringo, Karanganyar. Pengambilan kelas penelitian melalui teknik random sampling berdasarkan. Kegiatan dalam analisis data meliputi pengolahan data dan analisis statistik. Kesimpulan penelitian ini adalah secara umum model pembelajaran melalui media pembelajaran interaktif (video swf) dapat memotivasi siswa sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Siswa memberikan respon positif terhadap implementasi model pembelajaran interaktif (video swf).
Pengembangan Media Papan Flanel untuk Meningkatkan Kecerdasan Logika Matematika Pada Anak
Denny Rahmalia;
Dadan Suryana
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.782
Logika matematika merupakan kecerdasan utama yang dapat meningkatkan kecerdasan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media papan Flanel untuk meningkatkan kecerdasan logika matematika pada anak usia dini yang valid, praktis, dan efektif. Media Papan Flanel ini dapat menstimulasi anak kecerdasan logika matematika anak. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model ADDIE. Hasil validitas valid dan hasil kelayakan media sangat layak digunakan, dengan rata-rata nilai rata-rata ahli materi dan media sebesar 0,93. Hasil uji kepraktisan Media Papan Flanel dinyatakan sangat praktis, dengan persentase rata-rata kepraktisan 88%. Hasil prosentase keefektifan 92% dan Media Papan Flanel dinyatakan sangat efektif. Pembelajaran logika matematika meliputi aspek menyebutkan lambang bilangan dan menghitung lambang bilangan memiliki nilai yang lebih tinggi. Namun untuk mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan 11-20 masih butuh bimbingan karena anak masih berada pada semester 1 sehingga masih butuh waktu untuk dapat mengerjakannya dengan baik. Hasil pengembangan dari penelitian ini adalah produk yang dinyatakan valid, praktis dan efektif.
Analisis Buku Teks Pelajaran Bahasa Inggris SD Berdasarkan Karateristik Pembelajar Muda pada Kelas Rendah
Vitri Angraini Hardi;
Muhammad Syahrul Rizal
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.605
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan peneliti merupakan instrument kunci. Namun untuk mendukung proses penelitian, dilakukan triangulasi instrument penelitian. Penelitian ini diawali dengan wawancara lapangan kepada narasumber yaitu guru SD Pahlawan yang mengampu mata pelajaran bahasa inggris di kelas III SD Pahlawan. Kemudian, instrument lainnya yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar ceklis dan dokumentasi kegiatan untuk memperkuat temuan data. Selanjutnya peneliti menggunakan teknik triangulasi untuk memeriksa keabsahan data dengan melakukan wawancara ulang kepada narasumber sebanyak dua kali. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa buku teks sebagai bahan ajar dituntut untuk mampu mempermudah siswa dalam memahami pembelajaran. Sejalan dengan hal tersebut, buku teks yang baik dalam pembuatannya melibatkan karakteristik siswa. Hal ini dikarenakan karakteristik mempengaruhi kegiatan pembelajaran. Karakteristik berkaitan dengan kualitas diri yang dimiliki seorang individu. Memahami karakter berarti melakukan identifikasi terhadap individu. Hal ini penting dikarenakan ada hubungan yang kuat antara katrakter siswa dan proses pengembangan instruksional dan Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) yang dihasilkan dari penelitian ini adalah berupa konsep terkait kesesuaian karakteristik siswa dan buku teks yang digunakan
Meta Analisis Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Matematika Siswa di Sekolah Dasar
Fadila Nawang Utami;
Endang Indarini
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.852
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pendekatan Matematika Realistik dari berbagai penelitian eksperimen yang dipublikasikan terhadap kemampuan berpikir kritis pada matematika siswa Sekolah Dasar. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian meta analisis. Langkah pertama yang dilakukan pada penelitian ini yaitu merumuskan masalah langkah kedua mencari hasil penelitian jurnal online melalui Google Cendekia. Langkah ketiga menganalisis data penelitian dan langkah terakhir laporan hasil penelitian. Sesuai dengan pencarian data, peneliti menemukan 10 jurnal yang sesuai. Pendekatan Matematika Realistik memperlihatkan rata-rata hasil pretest dan posttest mengalami peningkatan sebesar 31,5%. Uji prasyarat dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linearitas dapat memperlihatkan bahwa Pendekatan Matematika Realistik dapat berdistribusi normal, homogen dan linear. Uji normalitas dengan menggunakan teknik Shapiro-Wilk memperlihatkan bahwa nilai Sig. >0,05. Uji homogenitas data pretest dan posttest sebesar 0,103 > 0,05. Uji linearitas menunjukkan nilai Sig. >0,05. Uji Ancova menggunakan Univariate menunjukkan nilai Sig. 0,047 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Pada uji effect size yang memperlihatkan bahawa Pendekatan Matematika Realistik memberikan pengaruh tergolong sedang pada peningkatan kemampuan berpikir kritis matematika siswa SD.
Learning in Networks During the Covid-19 Pandemic
Chrisnaji Banindra Yudha;
Zulela Zulela;
Trisni Handayani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.869
In the period of Pandemic Novel Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) several online learning models are applied to the educational world. This study aims to determine 1) student responses easy to access integration of WAG learning media and Zoom Application 2) understanding of material in learning using a combination of WAG learning media and Zoom Application, 3) the effectiveness of the combination of WAG learning media and Zoom Application in online learning. The method used in this study is a descriptive qualitative research method through survey techniques. The research instrument used was in the form of questionnaires and online interviews given to 375 Elementary School Teacher Education Study Program students (PGSD). The results of the study showed that as many as 71,14% of students agreed in the ease of access to the combination of WAG learning media and Zoom Application, as many as 71,25% of students agreed in understanding the material in learning by using a combination of WAG learning media and Zoom Application, as many as 72% of students agreed on the integration WAG learning media and Zoom Application in effective online learning. It can be concluded that the combination of WAG and zoom applications in online learning was received by students, this was seen by students' responses through the instruments that were delivered and agreed.
Pengembangan Bahan Ajar Digital Matematika SD Menggunakan Whiteboard Animation Untuk Mahasiswa PGSD STKIP PGRI Lubuklinggau
Akmal Rijal;
Azimi Azimi
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.640
Permasalahan yang muncul dalam dunia pendidikan saat ini antara lain meliputi masih rendahnya kompetensi guru dan dosen dalam era pendidikan 4.0 yaitu mengembangkan bahan ajar atau materi digital, oleh sebab itu maka seorang guru atau dosen harus memilki berbagai keterampilan diantaranya yaitu keterampilan dalam mengembangkan bahan ajar digital yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital matematika SD menggunakan whiteboard animation untuk mahasiswa PGSD STKIP PGRI Lubuklinggau yang teruji valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan dari Plomp yang terdiri dari tiga tahapan yaitu: preliminary research, prototyping phase, dan assesment phase. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PGSD semester V di STKIP PGRI Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang mendeskripsikan validitas dan praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dari segi isi dan konstruk dengan nilai rata-rata 95%. Bahan ajar sudah praktis baik dari segi keterlaksanaan, kemudahan, dan waktu yang diperlukan dengan rata-rata nilai 92,5%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dapat dinyatakan valid dan praktis.