cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Bio-Lectura
ISSN : 2339241X     EISSN : 25982427     DOI : -
Bio-Lectura is a scientific journal containing research articles in Biology education scope. Bio-Lectura is published twice a year (April and October) by Faculty of Teachers Training and Education University of Lancang Kuning. The editor receives posts that have not been published in other print media. aim and foccus this journal are all about Biology, and Biology Education.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2020)" : 9 Documents clear
SURVEI PARAMETER FISIKA-KIMIA PERAIRAN DAN KONSENTRASI LOGAM BERAT PADA KERANG HIJAU DI PULAU REKLAMASI C DAN D, TELUK JAKARTA Salmita Salman
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.4697

Abstract

ABSTRAK: Survei perlu dilakukan untuk memperoleh informasi konsentrasi logam berat di habitat buatan dan biota laut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor fisika-kimia lingkungan perairan terkait kehadiran logam berat dan mengidentifikasi kandungan logam berat pada kerang hijau (Perna viridis) di sekitar Pulau Reklamasi. Pengambilan sampel di lapangan dilakukan pada bulan Agustus 2017 di Pulau Reklamasi C dan D. Pengukuran nilai logam berat mengacu pada metode SNI 3554-2015. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif terhadap parameter-parameter fisika-kimia perairan dan kandungan logam berat pada kerang hijau. Hasil penelitian menunjukan kebutuhan oksigen biologi (BOD), kebutuhan oksigen kimiawi (COD) telah melebihi baku mutu air yang menunjukkan tingginya tingkat pencemaran. Hasil pemeriksaan logam berat pada air laut menunjukkan bahwa merkuri (Hg), kadmium (Cd), dan timbal (Pb) berada di bawah batas deteksi alat yang digunakan (<0,0002; <0,00011; <0,00086 mg/L) dan di bawah baku mutu air laut untuk biota. Konsentrasi logam berat merkuri, kadmium dan timbal pada sedimen di sekitar Pulau Reklamasi masih berada di bawah baku mutu logam berat pada sedimen. Kadar logam berat merkuri (Hg) di bawah batas deteksi alat (<0,0004 mg/L); kadmium (Cd) berkisar antara 0,02-0,20 mg/L; timbal (Pb) berkisar antara 0,50-5,46 mg/L. Hasil pemeriksaan logam berat pada kerang hijau menunjukkan bahwa merkuri (Hg), kadmium (Cd), dan timbal (Pb) berada di bawah batas deteksi alat yang digunakan (<0,009; <0,00011; <0,00086 mg/L) dan dibawah baku mutu logam berat pada jenis kerang-kerangan. ABSTRACT: Surveys need to be conducted to obtain information on heavy metal content in man-made habitat and biota. The purposes of this research are to identify physical-chemical factors of the aquatic environment related to the presence of heavy metals and to identify the content of heavy metals in green mussels (Perna viridis) around the Reclamation Island. Field sampling was conducted in August 2017 in Reclamation Islands C and D. Measurement of heavy metal values refers to the SNI method 3554-2015. Data were analyzed with quantitative descriptive on the physical-chemical parameters of seawater and the content of heavy metals in green mussels. The results show biological oxygen demand (BOD), chemical oxygen demand (COD) had exceeded the water quality standard which indicates high level of pollution. The results of the examination of heavy metals in seawater show that mercury (Hg), cadmium (Cd), and lead (Pb) are below the tools detection limit (<0,0002; <0,00011; <0,00086 mg/L) and below water pollution standards for biota. Concentrations of heavy metals mercury, cadmium, and lead in sediments around the reclaimed islands area are below heavy metal pollution standards for sediments. Mercury (Hg) levels below the tools detection limit (<0.0004 mg/L); cadmium (Cd) ranges from 0.02-0.20 mg/L; lead (Pb) ranges from 0.50 to 5.46 mg/L. Heavy metals examination in green mussels indicate that mercury (Hg), cadmium (Cd), and lead (Pb) are below the tools detection limit (<0.001; <0.00011; <0.00086 mg/L) and below the heavy metal pollution standard on bivalves.
KOMUNITAS BURUNG PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Seprido Seprido
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.5078

Abstract

Penelitian tentang komunitas burung pada perkebunan kelapa sawit rakyat di Kuantan Singingi ini telah dilaksanakan dari bulan Januari-Juli 2020 di beberapa perkebunan kelapa sawit rakyat. Metode yang digunakan dalam ini adalah survey langsung ke lapangan dengan pengamatan dan pengambilan data dengan menggunakan teknik point count. data jenis dan individu ditampilkan dalam bentuk tabel, dan dianalisa indek keanekaragaman jenis dan indeks kemerataannya. Dari pelaksanaan penelitian yang telah dilakukan teramati sebanyak 521 individu burung di perkebunan kelapa sawit rakyat dan termasuk kedalam 30 jenis burung. Terdapat satu jenis yang berstatus NT dan 29 berstatus LC menurut IUCN Redlist. Jenis burung yang mendominasi adalah Streptopelia chinensis dan Geopilia striata. Nilai indeks keanekaragaman Shannon Wienner sebesar 0.27; Indeks menhinick 1.85; indeks margaleft 4.48 dan evenness 0.80.
HUBUNGAN BERPIKIR KRITIS DENGAN KREATIVITAS SISWA MELALUI MIND MAP PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Usman Usman; Enggar Utari; Nourma Yulita
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.5299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kreativitas siswa melalui mind map. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Penelitian dilaksanakan di SMAN 5 Kota Serang kelas X MIPA 5 semester 1 tahun ajaran 2019/2020. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Pengambilan data penelitian menggunakan instrumen berupa soal uraian kemampuan berpikir kritis dan lembar penilaian kreativitas dalam membuat mind map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori cukup dengan persentase sebesar 35,48% dan kreativitas siswa yaitu 64,52% dengan kategori cukup. Nilai koefisien korelasi (rxy) yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu sebesar 0,427. Korelasi tersebut menunjukkan bahwa tingkat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan kreativitas siswa berada pada kategori sedang
PENGARUH KONSENTRASI GARAM DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KADAR PROTEIN BAKASANG LAOR Calvin Talakua; Yuliana Rumengan
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.5300

Abstract

Laor merupakan koloni cacing yang muncul di permukaan laut untuk berkembang biak pada waktu tertentu. Di Maluku, laor biasanya diolah menjadi bakasang. Pada proses pembuatan bakasang, laor asin kemudian disimpan dalam botol selama waktu tertentu. Tujuan penggaraman adalah untuk meningkatkan umur simpan bakasang laor. Secara kimiawi penggaraman berfungsi untuk mengontrol pertumbuhan organisme, membentuk tekstur yang diinginkan, dan menghambat pertumbuhan organisme patogen. Penggaraman dan lama fermentasi merupakan faktor penting dalam proses fermentasi bakasang. Penggaraman dan lama fermentasi dapat mempengaruhi kandungan protein laor bakasang. Garam dapat meningkatkan tekanan osmotik substrat, menyebabkan penarikan air dalam makanan, dan dapat menyebabkan denaturasi protein. Saat ini masyarakat Maluku belum memiliki informasi mengenai kadar garam dan waktu fermentasi terbaik untuk menghasilkan bakasang laor dengan kandungan protein yang tinggi, yang sesuai dengan standar gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi garam dan lama fermentasi terhadap kandungan protein laor bakasang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan acak kelompok, menggunakan kombinasi konsentrasi garam dan lama fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan kadar protein tertinggi yaitu 13,78 dihasilkan dari perlakuan A1B1 (konsentrasi garam 10% dan lama fermentasi 10 hari). Sedangkan kadar protein terendah pada perlakuan A3B3 (konsentrasi garam 30% dan lama fermentasi 30 hari) dengan kadar protein 10,32. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis varians diperoleh nilai F lebih tinggi dari F tabel pada taraf 0,05 dan 0,01. Dengan demikian, perlakuan penggaraman dan lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap kandungan protein laor bakasang. Selanjutnya bagi masyarakat yang mengolah bakasang laor disarankan untuk tidak melakukan penggaraman dengan konsentrasi tinggi terlalu lama agar kandungan protein pada bakasang laor dapat tetap terjaga.
ANALISIS PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA TENTANG PENGGUNAAN STYROFOAM Aprilya Dwi Untari; Yuni Astuti
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.5301

Abstract

Salah satu wadah makanan yang sering digunakan adalah styrofoam. Styrofoam dijadikan wadah makanan karena ringan, murah, mudah didapat, tidak mudah rusak, tidak perlu dibersihkan, dan dapat langsung dibuang ketika sudah tidak digunakan. Namun, syrofoam berbahaya bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aspek pengetahuan lingkungan dan sikap mahasiswa mengenai penggunaan styrofoam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasi. Populasi yang digunakan adalah seluruh mahasiswa FKIP. Sampel yang diteliti berjumlah 100 mahasiswa FKIP. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Accidental Sampling. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dan uji korelasi yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji linearitas sebagai prasyarat. Uji normalitas dan uji linearitas mendapatkan hasil bahwa data berdistribusi normal dan linear. Uji regresi linear sederhana mendapatkan hasil bahwa terdapat hubungan sebab akibat antara pengetahuan lingkungan terhadap sikap mahasiswa mengenai penggunaan styrofoam. Pada uji korelasi diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,01, sehingga dapat diartikan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan lingkungan dan sikap mahasiswa mengenai penggunaan styrofoam. Pengetahuan lingkungan berhubungan terhadap sikap mahasiswa dengan tingkat korelasi 0,85. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan sangat kuat antara pengetahuan lingkungan dan sikap mahasiswa mengenai penggunaan styrofoam.
PERBANDINGAN STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR DAN PEMBERDAYAAN BERPIKIR MELALUI PERTANYAAN TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA Loviana Rekha; Arlian Firda; Rikizaputra Rikizaputra; Rahmat Ramadansur
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.5306

Abstract

Mata kuliah bioteknologi khususnya pada materi kultur jaringan tumbuhan merupakan materi yang komplek sehingga mahasiswa kesusahan untuk memahami materi tersebut, sehingga mereka menjadi bosan, pasif dan malas untuk berpikir aktif dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Kelas Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dan Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP). Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa reguler semester VI Pendidikan Biologi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru bulan Mei 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan desain pretest-posttest non-equivalent group design. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester VI1 dan VI2 dengan teknik pengambilan total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest, dan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa uji N-Gain, Normalitas, Homogenitas dan uji-t. Rerata N-Gain pada kelas SPPKB 0.28 (kategori rendah), sedangkan kelas PBMP 0.46 (kategori sedang). Hasil uji-t terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas PBMP dan kelas SPPKB. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbandingan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Kelas Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dan Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP).
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN SIKAP ILMIAH MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Prety Novita; Martala Sari; Ermina Sari; Raudhah Awal
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.5308

Abstract

Ketika pembelajaran siswa masih terfokus kepada guru menyebabkan kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem based learning berbantuan Mind mapping terhadap hasil belajar dan sikap ilmiah siswa pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap bulan Maret 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimen Dengan the static-grup pretest-postest control group design. sampel yang digunakan untuk penelitian adalah 39 siswa kelas kontrol dan 39 kelas eksperimen yang diambil dengan teknik Random Sampling. Rerata N-Gain pada pretest dan posttest 0.28 kategori rendah sedangkan kelas eksperimen 0,63 kategori sedang dan hasil uji N-Gain dengan nilai 0.00<0.05 yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest. Rerata sikap ilmiah pada kelas kontrol sebesar 3,00 dengan kategori tinggi sedangkan kelas eksperimen sebesar 3,20 dengan kategori tinggi.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR DAN MISKONSEPSI SISWA PADA POKOK BAHASAN KULTUR JARINGAN TUMBUHAN DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 13 PEKANBARU Harry Sumantri; Mar'atul Afidah; Sri Wahyuni
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.5309

Abstract

Kesulitan belajar dan miskonsepsi siswa pada pokok bahasan kultur jaringan tumbuhan terjadi karena metode mengajar yang digunakan kurang tepat dan jadwal dan waktu belajar yang singkat sehingga materi yang disampaikan tidak tuntas. Peneilitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar dan miskonsepsi siswa dalam pokok bahasan kultur jaringan tumbuhan di SMA Negeri 13 Pekanbaru TA. 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan menggunakan teknik Total Sampling yang dilakukan di kelas XI IPA SMA Negeri 13 Pekanbaru. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa. Data analisis kesulitan belajar di peroleh melalui angket, sedangkan miskonsepsi diperoleh dari soal test dengan menggunakan CRI. Hasil penelitian ini menunjukan tingginya tingkat kesulitan belajar dan miskonsepsi siswa pada pokok bahasan kultur jaringan tumbuhan, hasil kesulitan belajar pada aspek jasmaniah sebesar 3.18 dengan persentase 79.56%, aspek lingkungan keluarga sebesar 3.12 dengan persentase 78.00%, aspek psikologi sebesar 3.11 dengan persentase 77.79%, aspek lingkungan sekolah sebesar 2.91 dengan persentase 72.65%, dan aspek lingkungan masyarakat sebesar 2.71 dengan persentase 67.69%. untuk hasil penelitian miskensepsi dengan teknik CRI mengalami miskonsepsi sebesar 780 kejadian terdiri dari 4 kategori yaitu siswa paham 37.56%, tidak paham konsep 8.46%, menebak 9.23%,dan miskonsepsi 44.74%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa seluruh indikator pada kesulitan belajar berada pada kriteria tinggi dan miskonsepsi berda pada kategori sedang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STANDING BANNER LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH BIOLOGI KONSERVASI Marta Dinata; Al Khudri Sembiring
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v7i2.5310

Abstract

Model pembelajaran ini merupakan pengembangan model pembelajaran kooperatif yang mana dalam kelas mahasiswa dibagi dalam kelompok yang terdiri dari 2 sampai 5 orang. Sebelum melakukan pembelajaran setiap kelompok diberi tugas sesuai sub materi untuk membuat banner sebagai media dan bahan diskusi. Untuk pertemuan berikutnya kelompok 1 akan mempresentasikan sub materi 1 dengan bantuan media standing bunner. Kemudian kelompok yang kurang paham dengan penjelasan diberi kesempatan bertanya. Setelah itu kelompok tersebut akan menyimpulkan pembelajaran tersebut. Kemudian dosen akan merefleksi pembelajaran yang telah dijelaskan. Model pembelajaran standing bunner learning diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk memahami pembelajran yang bersifat abstrak, memfokuskan perhatian mahasiswa pada pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang akan dilakukan di prodi pendidikan biologi pada matakuliah biologi konservasi. Penelitian ini akan dilakukan pada bulan Februari 2020 sampai dengan Oktober 2020. Objek penelitian adalah mahasiswa yang terdiri 3 kelas. Parameter penelitian ini adalah hasil belajar, aktifitas mahasiswa dan aktifitas dosen. Analisis data menganalisa persentase daya serap, ketuntasan individu, ketuntasan klasikal dan aktifitas dosen dan mahasiswa. Disimpulkan bahwa penerapan standing banner dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar biologi, baik untuk aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik siswa pada pokok bahasan biokonservasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 9