cover
Contact Name
Irfan Habibie Martanegara
Contact Email
irfanhabibie@uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.tadibuna@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 22525793     EISSN : 26227215     DOI : -
Core Subject : Education,
Ta'dibuna : Jurnal Pendidikan Islam, ISSN: 2252-5793 (Print) 2622-7215 (Electronic) is a journal of Islamic education published twice a year (April-October) on Islamic education with the scope of study are fundamental of Islamic education (philosophy, history and the nature of Islamic education), development of Islamic educational institutions (development of Islamic education curriculum, Islamic learning method and Islamic education teacher and others) as well as studies of the concept of Islamic education (Islamic educational leading figure, Quran sunnah text, and others).
Arjuna Subject : -
Articles 79 Documents
Pengembangan pendidikan akhlak perempuan berdasarkan nilai-nilai 'Aisyiyah Vashti, Respati Prajna; Alfaein, Noor Isna
TA`DIBUNA Vol 13 No 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i5.17985

Abstract

As the world has experienced technological progress, women's issues will remain a concern. This study aims to collaborate with one of the women's organizations, Aisyiyah, to develop women's moral education. This study is qualitative. Data were obtained through special interviews with the chairman of the Central Leadership of 'Aisyiyah and using 3 'Aisyiyah guidebooks, namely Tanfidz Keputusan Muktamar, Adabul Mar'ah Fil Islam, and Risalah Perempuan. The results of this study are as follows: First, the background of women's moral education based on 'Aisyiyah values is to build the meaning of tajdid in 'Aisyiyah thinking, with the spirit of al-Maun as the fundamental spirit of the theology of the 'Aisyiyah movement. Second, the characteristics of women's moral education 'Aisyiyah, are identical to the enlightenment movement (tanwir), which is an action, a practice of the vision of Progressive Islam. Women can develop moral values as women's moral education includes instilling faith and piety, fostering obedient behavior in worship, thinking tajdid (modern), and behaving like modern Muslim women. Third, women's moral education guidelines are designed based on the Qur'an. AbstrakPada saat dunia telah mengalami kemajuan teknologi, permasalahan perempuan akan tetap menjadi perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkolaborasikan pengembangan pendidikan akhlak perempuan dengan salah satu organisasi perempuan yaitu 'Aisyiyah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara khusus oleh ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, dan menggunakan 3 buku pedoman 'Aisyiyah yaitu Tanfidz Keputusan Muktamar, Adabul Mar'ah Fil Islam, dan Risalah Perempuan. Hasil penelitian ini adalah Pertama, latar belakang pendidikan akhlak perempuan yang berbasis pada nilai-nilai 'Aisyiyah adalah untuk membangun makna tajdid dalam pemikiran 'Aisyiyah, dengan ruh al-Maun sebagai ruh dasar teologi gerakan 'Aisyiyah. Kedua, karakteristik pendidikan akhlak perempuan ‘Aisyiyah identik dengan gerakan pencerahan (tanwir) yang merupakan suatu aksi, praktik dari visi Islam Berkemajuan. Perempuan dapat mengembangkan nilai-nilai akhlak sebagaimana pendidikan akhlak perempuan meliputi: menanamkan keimanan dan ketakwaan, menumbuhkan perilaku taat beribadah, berfikir tajdid (modern), dan berperilaku sebagaimana wanita muslim modern. Ketiga, perancangan pedoman pendidikan akhlak perempuan berlandaskan pada Al-Qur’an.
Muatan profil pelajar Pancasila dalam buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti tingkat SMP Kurikulum Merdeka Aulia, Selena; Anwar , Saepul; Nugraha, Risris Hari
TA`DIBUNA Vol 13 No 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i6.18009

Abstract

The Pancasila Student Profile plays an important role in forming character and national values in the world of education, and textbooks are the leading media for conveying and integrating national values in the learning process. The purpose of the Pancasila Student Profile is in line with the function of Religious Education as stated in PP No. 55 of 2007, namely to form human beings who believe and are devoted to God Almighty, have noble morals, and can maintain peace and harmony in inter-religious relations. This study is important to determine the extent to which Islamic Religious Education textbooks reflect the dimensions of the Pancasila Student Profile, which are very important for character education. This study is a qualitative study with a literature review method, where the Islamic Religious Education textbook for the Independent Curriculum for junior high school level is the primary data source, and journal articles are secondary data. Data were collected and analyzed using the content analysis method. The study results indicate that the dimensions of the Pancasila Student Profile are contained in the Islamic Religious Education textbook. AbstrakProfil Pelajar Pancasila berperan penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai kebangsaan di dunia pendidikan, dan buku ajar adalah media utama untuk menyampaikan dan mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dalam proses pembelajaran. Tujuan dari Profil Pelajar Pancasila ini selaras dengan fungsi Pendidikan Agama yang tercantum dalam PP No. 55 Tahun 2007 yakni membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan mampu menjaga kedamaian dan kerukunan hubungan inter dan antar umat beragama. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti mencerminkan dimensi Profil Pelajar Pancasila, yang esensial untuk pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kajian pustaka, di mana buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kurikulum Merdeka tingkat SMP menjadi sumber data primer dan artikel jurnal sebagai data sekunder. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi Profil Pelajar Pancasila termuat dalam buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
Analisis manajemen komplain di Pondok Pesantren Islamic Center Bin Baz Putra Widiyanto; Gusmen, Islah
TA`DIBUNA Vol 13 No 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i6.18016

Abstract

This study aims to identify the types of complaints, their causes, and the implementation of complaint management at the Islamic Center Bin Baz Boarding School for Boys in Yogyakarta. Using a qualitative descriptive method, data were collected through documentation, observation, and in-depth interviews. The findings revealed nine types of complaints, including cleanliness, security, food quality, health, complaint services, extracurricular activities, other needs, facilities and infrastructure, as well as laundry services. Complaint handling is managed by the Mudir, Head of the Boarding Division, Chief Caregiver, and Caregivers through management functions: planning, organizing, actuating, and monitoring. The study concludes that the handling of complaints from parents and students at this boarding school has been conducted effectively, although there is no officially issued Standard Operating Procedure (SOP) from the Mudir. This is evidenced by the low number of parents transferring their children to other schools and the relatively stable number of students each year. AbstrakPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis komplain, faktor penyebabnya, dan implementasi manajemen komplain di Pondok Pesantren Islamic Center Bin Baz Putra Yogyakarta. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 9 jenis komplain, meliputi kebersihan, keamanan, kualitas makanan, kesehatan, layanan keluhan, kegiatan intrakurikuler, kebutuhan lainnya, sarana dan prasarana, serta laundry. Penanganan komplain dilakukan oleh Mudir, Kepala Divisi Kepesantrenan, Ketua Pengasuhan, dan Pengasuh melalui fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Penelitian menyimpulkan bahwa penanganan komplain wali santri dan santri di pondok pesantren ini sudah berjalan baik meskipun belum ada Standar Operasional Prosedur (SOP) resmi dari Mudir. Hal ini tercermin dari minimnya wali santri yang memindahkan anaknya ke pesantren lain serta jumlah santri yang stabil setiap tahun.
Metode resitasi berbasis teknologi dalam pembelajaran Al-Qur’an di perguruan tinggi Ma`sum, Ali; Mujahidin, Endin
TA`DIBUNA Vol 13 No 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i5.18018

Abstract

This research aims to determine how the recitation method is implemented in higher education learning the Quran. This research is qualitative. Research data was collected using observation, interview, and documentation techniques and then analyzed using descriptive analysis. From the results of this research, it was found that the syntax of the recitation method for learning to read the Al-Qur'an at YARSI University was designed following technological developments. Apart from that, the technology used to implement technology-based assignments is the Internet, WhatsApp, e-learning, video, and Google Drive. This platform was chosen because of its suitability to the assignment needs. The technical obstacles students face in reading the Al-Qur'an are technical, namely insufficient cellphone memory to store videos and a weak or unstable internet network. This research does not describe the impact or influence of technology-based Al-Quran reading assignments on the quality of student reading. Therefore, further research related to this is highly recommended. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi metode resitasi dalam pembelajaran Al-Qur'an di perguruan tinggi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi untuk kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Dari hasil penelitian ini didapati bahwa sintaks metode resitasi untuk pembelajaran membaca Al-Qur'an di universitas YARSI dibuat dengan mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu, teknologi yang digunakan untuk menerapkan penugasan berbasis teknologi yaitu internet, whatsapp, e-learning, video dan google drive. Platform ini dipilih karena kesesuiannya dengan kebutuhan penugasan. Adapun kendala yang dihadapi oleh mahasiswa dalam mengerjakan tugas membaca Al-Qur'an bersifat teknis yaitu memori handphone yang kurang memadai untuk menyimpan video dan jaringan internet yang lemah atau tidak stabil. Penelitian ini tidak menggambarkan bagaimana dampak atau pengaruh penugasan membaca Al-Qur'an berbasis teknologi terhadap kualitas bacaan mahasiswa, oleh karenanya penelitian berikutnya terkait hal tersebut sangat direkomendasikan.
Optimalisasi supervisi klinis untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru: studi kasus di MAN Insan Cendekia Paser Farihatun; Sudadi
TA`DIBUNA Vol 13 No 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i6.18104

Abstract

This study aims to optimize the implementation of clinical supervision to improve teachers' pedagogical competence, particularly in the planning, implementing, and evaluating the learning process. This research uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observations, in-depth interviews, and document analysis conducted at MAN Insan Cendekia Paser, East Kalimantan. The study found that optimizing clinical supervision through direct guidance, comprehensive evaluation, and constructive feedback significantly improves teachers' pedagogical competence. Teachers improved their ability to design learning that meets students' needs and manage classrooms effectively. The optimization of clinical supervision has been proven to enhance teachers' pedagogical competence at MAN Insan Cendekia Paser. These findings have important implications for professional development in other educational settings, particularly in improving the quality of teaching and learning. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan supervisi klinis dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru, khususnya dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen yang dilakukan di MAN Insan Cendekia Paser Kalimantan Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi supervisi klinis melalui bimbingan langsung, evaluasi menyeluruh, serta umpan balik konstruktif dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru secara signifikan. Para guru menunjukkan peningkatan dalam kemampuan merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan keterampilan dalam mengelola kelas secara efektif. Kesimpulan: Optimalisasi supervisi klinis terbukti mampu meningkatkan kompetensi pedagogik guru di MAN Insan Cendekia Paser. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan profesional guru di lingkungan pendidikan lainnya, khususnya dalam hal peningkatan kualitas pembelajaran.
Pendidikan karakter marhamah untuk mengatasi problematika sosial di masyarakat Yusuf, Erick; Hafidhuddin, Didin; Husaini, Adian
TA`DIBUNA Vol 12 No 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v12i6.18180

Abstract

This study aims to identify and analyze the concept of character education based on marhamah values within the diverse context of Indonesian society. The main focus is on the application of compassion, empathy, social solidarity, and independence, as outlined in Surah al-Balad, verses 13-18. Using a library research method with content analysis, this study draws on interpretations of the Qur'an from classical and modern sources, such as the tafsir of Ibn Kathir, al-Maraghi, and al-Misbah. The findings suggest that marhamah values can serve as a strong foundation for shaping compassionate individuals who care for others, thereby fostering social harmony amidst diversity. Through the application of marhamah values, it is hoped to cultivate a generation possessing not only intellectual intelligence but also high emotional and social awareness. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis konsep pendidikan karakter berbasis marhamah dalam konteks masyarakat Indonesia yang beragam. Fokus utama kajian ini adalah penerapan nilai-nilai kasih sayang, empati, solidaritas sosial, dan kemandirian yang terkandung dalam surat al-Balad ayat 13-18. Menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan analisis isi, penelitian ini mengandalkan interpretasi tafsir Al-Qur’an dari sumber-sumber klasik dan modern, seperti tafsir Ibnu Katsir, al-Maraghi, dan al-Misbah. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai marhamah dapat menjadi landasan kuat untuk membentuk karakter individu yang penuh kasih sayang dan peduli terhadap sesama, serta berperan dalam menciptakan harmoni sosial di tengah keberagaman. Melalui penerapan nilai-nilai marhamah, diharapkan tercipta generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan sosial yang tinggi.
Pendidikan akhlak dalam perspektif susunan surah Al-Qur'an: studi kasus Surah Al-Ma'un dan Al-Kautsar Fath, Amir Faishol; Usman, Dia Hidayati; Fath, Sholah El Madany
TA`DIBUNA Vol 13 No 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i6.18529

Abstract

This study aims to analyze and identify the moral education guidelines found in Surah Al-Ma'un and Surah Al-Kautsar, and how these two surahs complement each other in shaping the character of students. The research employs a qualitative approach, utilizing textual analysis to explore the themes and messages conveyed in both surahs. Surah Al-Ma'un emphasizes the importance of purifying oneself from negative traits, while Surah Al-Kautsar highlights the significance of cultivating noble character. By examining the interrelationship between these surahs, the study seeks to provide a comprehensive framework for moral education that can be applied in contemporary educational settings. The findings are expected to contribute to the development of effective character-building programs based on Islamic teachings, ultimately fostering a generation with strong moral value. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi pedoman pendidikan akhlak yang terdapat dalam Surah Al-Ma'un dan Surah Al-Kautsar, serta bagaimana kedua surah tersebut saling melengkapi dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis teks untuk mengeksplorasi tema dan pesan yang disampaikan dalam kedua surah. Surah Al-Ma'un menekankan pentingnya membersihkan diri dari sifat-sifat negatif, sementara Surah Al-Kautsar menyoroti signifikansi pengembangan akhlak mulia. Dengan memeriksa hubungan antara kedua surah ini, penelitian ini bertujuan untuk memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk pendidikan akhlak yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan modern. Temuan diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan program pembentukan karakter yang efektif berdasarkan ajaran Islam, yang pada akhirnya membentuk generasi dengan nilai-nilai moral yang kuat.
Artificial Intelligence untuk pendidikan keguruan perspektif mahasiswa internasional dan implikasi untuk Pendidikan Islam Muthohar, Sofa; Filasofa, Lilif Muallifatul Khorida; Azzahra, Hilyatul Karimah; Nasikhin; Nabila, Annisa Fara
TA`DIBUNA Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v14i1.18019

Abstract

This research explores the opportunities and challenges of developing artificial intelligence (AI) for teacher education programs from the perspective of international students in Indonesia, the Philippines, and Japan. This study uses a narrative inquiry approach through in-depth interviews with 15 students. The results reveal differing dynamics in AI implementation across these three archipelagic countries. In Indonesia, information technology and the drive to improve educational quality motivate AI adoption, although infrastructure limitations pose a barrier. Filipino students support AI adoption due to the importance of technology in education, but financial and training aspects remain obstacles. Meanwhile, Japanese students are driven by technological advancement and an innovative culture but express concerns about human workforce replacement and the ethical aspects of AI. These findings highlight the need for effective policies tailored to each country's unique characteristics to optimize AI in teacher trainings AbstrakPenelitian ini mengeksplorasi peluang dan tantangan pengembangan teknologi informasi berbantantun kecerdasan buatan (AI) untuk program pendidikan guru dari perspektif mahasiswa internasional di Indonesia, Filipina, dan Jepang. Studi ini menggunakan pendekatan naratif inkuiri melalui wawancara mendalam dengan 15 mahasiswa. Hasilnya menunjukkan dinamika yang berbeda dalam penerapan AI di tiga negara kepulauan ini. Di Indonesia, teknologi informasi dan peningkatan kualitas pendidikan memotivasi penerapan AI, meskipun keterbatasan infrastruktur menjadi hambatan. Mahasiswa Filipina mendukung adopsi AI karena pentingnya teknologi dalam pendidikan, namun terkendala aspek finansial dan pelatihan. Sementara itu, mahasiswa Jepang terdorong oleh kemajuan teknologi dan budaya inovatif, tetapi khawatir tentang penggantian tenaga manusia dan aspek etika AI. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan efektif yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing negara dalam mengoptimalkan AI untuk pendidikan keguruan.
Pemaknaan siswa terhadap kegiatan pesantren kilat dalam meningkatkan ketaatan beribadah Sriwahyuni, Ranti Ayu; Fakhruddin, Agus
TA`DIBUNA Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v14i1.17048

Abstract

The pesantren kilat program is held during Ramadan to deepen students' understanding of religion and foster habitual worship. This study aims to explore students' perceptions of the pesantren kilat program and its impact on their worship practices. Using a qualitative approach with a phenomenological method, data were collected through Focus Group Discussions (FGD) involving 28 sixth-grade students from SDN Cukanggenteng 01 with more than 85% attendance. The findings reveal that students perceive the pesantren kilat as a meaningful collective experience, encouraging increased adherence to mahdhah worship practices such as prayer and Quran recitation, and ghairu mahdhah activities like helping parents and giving charity. The supportive Ramadan atmosphere at school and the presence of dedicated religious teachers foster a sense of comfort and motivation for consistent worship. In conclusion, the pesantren kilat program not only enhances worship adherence but also provides a meaningful experience in shaping students' religious character. AbstrakProgram pesantren kilat merupakan kegiatan yang diadakan selama bulan Ramadhan untuk memperdalam pemahaman agama dan membentuk kebiasaan beribadah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pemaknaan siswa terhadap kegiatan pesantren kilat dan pengaruhnya terhadap ketaatan beribadah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, data diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan 28 siswa kelas 6 SDN Cukanggenteng 01 yang memiliki tingkat kehadiran kegiatan pesantren kilat di atas 85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memaknai pesantren kilat sebagai pengalaman kolektif yang membangun, mendorong ketaatan beribadah mahdhah seperti shalat dan mengaji, serta ghairu mahdhah seperti membantu orang tua dan bersedekah. Suasana Ramadhan di sekolah yang kondusif dan dukungan guru ngaji menciptakan rasa nyaman serta motivasi bagi siswa untuk beribadah lebih konsisten. Kesimpulannya, pesantren kilat tidak hanya meningkatkan ketaatan beribadah, tetapi juga memberikan pengalaman bermakna dalam membentuk karakter religius siswa.
Strategi implementasi Profil Pelajar Pancasila pada pelajaran PAI di SD Citra Islami dan SDIT Aya Sophia Nurhakim, Farchan; Mughni, Subhan; Mu’in, Abdul; Tihami; Hilmiyati, Fitri; Wasehudin
TA`DIBUNA Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v14i1.17977

Abstract

AbstractThis study examines strategies for implementing the Pancasila Student Profile (PSP) in the Islamic Religious Education (PAI) subject at SD Citra Islami and SDIT Aya Sophia, both of which adopt the Independent Curriculum. A qualitative approach with a case study design was employed, involving in-depth interviews, classroom observations, and analysis of teaching documents. The findings indicate that both schools formulate teaching modules based on Learning Objective Outlines (Alur Tujuan Pembelajaran/ATP) focusing on the integration of Pancasila values, yet with different thematic priorities: SD Citra Islami emphasizes the internalization of Asmaulhusna, while SDIT Aya Sophia prioritizes the habituation of Duha prayer. Both successfully strengthen students’ religious character, sense of responsibility, and critical thinking skills through teacher collaboration, school management support, and continuous evaluation. The challenges encountered include limited teacher understanding of the PSP and inadequate supporting facilities. These findings underscore the importance of systematic lesson planning, student-centered practice, and ongoing teacher development for the effective implementation of the PSP. AbstrakPenelitian ini menelaah strategi implementasi Profil Pelajar Pancasila (PPP) dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Citra Islami dan SDIT Aya Sophia yang menerapkan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi kelas, serta analisis dokumen ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah merumuskan modul ajar berdasarkan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang menitikberatkan pada integrasi nilai-nilai Pancasila, tetapi dengan fokus tematik yang berbeda: SD Citra Islami menekankan internalisasi Asmaulhusna, sementara SDIT Aya Sophia memprioritaskan pembiasaan salat duha. Keduanya berhasil memperkuat karakter religius, tanggung jawab, dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui kolaborasi guru, dukungan manajemen sekolah, serta evaluasi berkelanjutan. Kendala yang ditemui mencakup pemahaman terbatas guru terhadap PPP dan kurangnya sarana pendukung. Temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan pembelajaran yang sistematis, praktik berpusat pada siswa, serta pembinaan guru berkelanjutan dalam mengimplementasikan PPP secara efektif.