cover
Contact Name
moneter
Contact Email
moneter@uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
moneter@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
MONETER
ISSN : 23022213     EISSN : 26155141     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal MONETER Jurnal ini merupakan Jurnal Ilmiah yang menitik beratkan pada pengembangan Ilmu Keuangan dan Perbankan pada umumnya. Sesuai dengan namanya, Jurnal ini dimaksudkan untuk dapat memberikan inovasi pada perkembangan teknologi dan ilmu Keuangan dan Perbankan, dengan memberikan informasi –informasi praktis hasil pemikiran dan penelitian para pakar Keuangan dan Perbankan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2013): APRIL" : 6 Documents clear
PENGARUH EKSISTENSI PERBANKAN SYARIAH DALAM PERKEMBANGAN SISTEM HUKUM DI INDONESIA Fajri, Ibrahim
MONETER Vol 1 No 1 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.671 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v1i1.212

Abstract

Berkembangnya perbankan Islam di Indonesia tidak terlepas dari penggunaan legislasi atau peundang-undangan sebagai instrumen kebijakan politik negara. Di Indonesia legislasi telah memberikan tempat bagi tumbuh berkembangnya perbankan Islam. Dipicu dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1992 Tentang Perbankan yang memungkinkan perbankan menjalankan dual banking system yaitu conventional banking system dan Islamic banking system membuka kesempatan seluas-luasnya kepada proses pengembangan perbankan Islam di Indonesia. Untuk mengantisipasi dinamika perkembangannya yang semakin pesat, maka pada akhirnya tanggal 18 juni 2008 disyahkan Undang-Undang Nomor 21 tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah yang telah menjadi payung hukum praktik perbankan syariah di Indonesia. Hal ini menunjukan bahwa dengan eksisnya bank syariah ternyata telah berkonstribusi terhadap perkembangan sistem hukum di Indonesia. Lawrence Friedman memaparkan konsep sistem hukum dalam arti luas meliputi pertama, Struktur Hukum (Legal Structure). Kedua, Substansi Hukum (Legal Subtance). Ketiga, Budaya Hukum (Legal Culture). Pengaruh Eksistensi Perbankan Syariah dalam Struktur Hukum di Indonesia adalah Diperluasnya Kewenangan Pengadilan Agama dalam Menangani Sengketa Ekonomi Syariah dan Lahirnya Badan Arbitrase Berbasis Syariah; Berdasarkan Pasal 49 huruf ( i ) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama ditegaskan bahwa Peradilan Agama bertugas dan berwenang memeriksa, mengadili dan menyelesaikan perkara termasuk “ekonomi syari’ah”; BAMUI (Badan Arbitrase Muamalat Indonesia) yang khusus menangani masalah persengketaan dalam bisnis Islam, BASYARNAS (Badan Arbitrase Syari’ah Nasional) yang menangani masalah-masalah yang terjadi dalam pelaksanaan Bank Syari’ah; Pengaruh Eksistensi Perbankan Syariah dalam Substansi Hukum di Indonesia adalah adanya Undang-Undang Peradilan Agama, Undang-Undang Tentang Perbankan Syariah serta Penyerapan Fatwa MUI menjadi Hukum Positif; Pengaruh Eksistensi Perbankan Syariah Pada Budaya Hukum di Indonesia adalah Bila dilihat dari realitas politik, sosial-budaya dan perundang-undangan di Indonesia nampaknya eksistensi hukum Islam semakin patut diperhitungkan seperti terlihat dalam beberapa peraturan perundangan yang kehadirannya semakin memperkokoh Hukum Islam. Hal ini disebabkan melekatnya Islam sebagai agama yang merupakan identitas mayoritas bangsa Indonesia sebagai jumlah umat Islam terbesar di dunia. Paling tidak Ajaran Islam boleh dikatakan mewakili sikap publik atau nilai-nilai, komitmen moral dan kesadaran yang mendorong bekerjanya sistem hukum atau keseluruhan faktor yang menentukan bagaimana sistem hukum memperoleh tempat yang logis dalam kerangka budaya milik masyarakat
LDR(Loan to Deposit Ratio) BANK 78-100 % DAMPAKNYA TERHADAP EXPANSI KREDIT ., Supramono
MONETER Vol 1 No 1 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.634 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v1i1.208

Abstract

Bisnis perbankan merupakan bisnis jasa bidang keuangan dimana kegiatan yang pertama adalah menghimpun dana dan yang kedua adalah menyalurkan dana kepada masyarakat dari jasa tersebut bank akan memperoleh pendapatan . Kegiatan mengalokasi dana yang utama adalah penyaluran kredit . Untuk memacu aktifitas penyaluran kredit pemerintah telah membuat aturan tentang LDR (Loan to Deposit Ratio ) sebesar 78 % - 100 % terhitung tanggal 1 Maret 2011. Dengan adanya ketentuan tersebut akan sangat berpengaruh terhadap penyaluran kredit.
PENTINGNYA POSISI SECONDARY MORTGAGE FACILITY (SMF) DAN EFEKTIVITAS SEKURITISASI KREDIT PEMILIKAN RUMAH ( KPR) PERBANKAN DI MASA DEPAN Prasetyowati, Riris Aishah
MONETER Vol 1 No 1 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.082 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v1i1.213

Abstract

Importance of outstanding Secondary Mortgage Facility (SMF) have strong relationship with effectiveness of Commercial Credit Home Ownership (KPR) Banking. Both of them can make great impact for the future of country. To achieve this objective, every person must understand the learning process in securitization SMF Credit Home ownership Many aspect of sekuritisasi KPR have been found in SMF that operations in Indonesia. All of them have similiar situation of SMF and have to deal with it to make a good progress for effectiveness of securitization KPR for country in prosperity with the future.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA DOSEN DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR Bimo, Widhi Ariyo
MONETER Vol 1 No 1 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.587 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v1i1.209

Abstract

Pendidikan di universitas bukan hanya ditentukan oleh individual seorang mahasiswa tapi ada faktor lain salah satunya yaitu pengaruh kepribadian dari seorang dosen. Tujuan penelitian adalah sebagai berikut : Untuk mengetahui apakah secara simultan terdapat Hubungan variabel Motivasi Kerja (X1) dan Disiplin Kerja Dosen (X2) Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa (Y) di Universitas Ibn Khaldun Bogor.Teknik pengambilan sampel yang dipakai dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik Sensus. Dimana setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih sebagai sampel.Berdasarkan hasil analisis koefisien korelasi parsial variabel Motivasi Kerja (X1) dengan Prestasi Belajar Mahasiswa (Y) diperoleh nilai positif sebesar 0,738 dan Hubungannya kuat. Hal ini perlu dibuktikan melalui nilai thitung sebesar = 3,211 > t0,05 (24) = 1,711, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti mempunyai cukup bukti bahwa antara variabel Motivasi Kerja (X1) dengan variabel Prestasi Belajar Mahasiswa (Y) ada Hubungan cukup signifikan. Berdasarkan hasil analisis koefisien korelasi parsial variabel Disiplin Kerja Dosen (X2) dengan variabel dependen Prestasi Belajar Mahasiswa (Y) diperoleh nilai positif sebesar 0,903 dan Hubungannya sangat kuat. Hal ini perlu dibuktikan melalui nilai thitung = 7,694 > t0,05 (24) = 1,711,, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti mempunyai bukti, bahwa antara variabel Disiplin Kerja Dosen (X2) dengan variabel Prestasi Belajar Mahasiswa (Y) ada Hubungan yang nyata atau signifikan. Sedangkan hasil analisis secara simultan antara vaiabel Motivasi Kerja (X1) dan Disiplin Kerja Dosen (X2) dengan variabel Prestasi Belajar Mahasiswa (Y) diperoleh nilai positif, atau hasil analisa Model Summary menghasilkan nilai R sebesar 0,934 sedangkan nilai R Square sebesar 0,873 atau 87,3% hal dibuktikan dengan uji Fhitung diperoleh nilai sebesar 78,753 dimana lebih besar dari Ftabel (25) sebesar 2,980 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 karena 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan variabel Motivasi Kerja (X1) dan variabel Disiplin Kerja Dosen (X2) secara bersama-sama mempunyai hubungan yang sifnifikan dengan variabel Prestasi Belajar Mahasiswa (Y) di Universitas Ibn Khaldun Bogor.
STUDI BANDING ANTARA PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BPR SYARI’AH VERSUS KREDIT USAHA PADA BPR KONVENSIONAL Marlina, Asti
MONETER Vol 1 No 1 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.285 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v1i1.210

Abstract

Kondisi perbankan Indonesia yang mengkhawatirkan akibat adanya krisis ekonomi yang melanda Indonesia berdampak negatif bagi para pengusaha yang membutuhkan modal untuk memperluas dan mempertahankan usahanya, khususnya para pengusaha menengahh ke bawah. Suku bunga yang tinggi yang ditetapkan oleh Bank membuat para pengusaha menengah ke bawah tersebut kesulitan mendapatkan modal tambahan untuk usahanya.BPR Syari’ah yang menerapkan sistem bagi hasil berusaha memberikan solusi kepada para pengusaha tersebut. Hanya sayangnya, banyak para pengusaha yang belum mengetahui tentang cara pembagian hasil usaha, baik dari segi perhitungan, maupun segi prosedurnya.Sistem bagi hasil yaitu suatu sistem yang meliputi tata cara pembagian hasil usaha antara penyedia dana dan peminjam dana, yang terjadi antara Bank dengan penyimpan dana maupun antara Bank dan penerima dana.Cara perhitungan bagi hasil pada pinjaman adalah dengan menghitung hasil usaha perbulan dan bagi hasil berdasarkan proporsi yang telah disepakati bersama.Misalnya 25 % : 75% dimana 25 % adalah untuk bank sebagai penyedia dana dan 75 % adalah untuk nasabah sebagai pengelola dana Bagi hasil ini diambil dari laba bersih usaha debitur setelah dikurangi biaya-biaya. Termasuk biaya penyusutan apabila modal tersebut termasuk investasi, seperti membeli gedung atau kendaraan.Namun penggalangan dana dari pihak ketiga pun memegang peranan penting. Pembagian hasil usaha antara bank dengan pihak ketiga dilakukan setiap awal bulan dengan cara menghitung terlebih dahulu saldo rata-rata penabung kemudian dibagi dengan jumlah tabungan dan pemodal dikalikan dengan pendapatan bank dan nisbah bagi hasil. Untuk tabungan nisbah bagi hasilnya 40 % : 60 % dimana 40% adalah untuk penabung dan 60 % adalah untuk bank.Sistem bagi hasil ini cenderung lebih menguntungkan para debitur. Pada sistem bunga, apabila deitur terlambat membayar cicilan maka akan dikenakan denda atau dikenal dengaan sistem bunga berbunga sedangkan pada sistem bagi hasil hal itu tidak ada. Apabila debitur mengalami kerugian, BPR Syari’ah memberikan keonggaran tanpa ada denda. Sedangkan pada BPR Konvensional, tidak peduli debitur mengalami kerugian atau untung, debitur tetap harus membayar cicilan yang telah ditetapkan dimuka.
GAP PEMIKIRAN KEBERADAAN PAJAK BERDASARKAN PERSPEKTIF SYARIAT ISLAM Syukur, Dudung Abdul
MONETER Vol 1 No 1 (2013): APRIL
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibn Kahldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.797 KB) | DOI: 10.32832/moneter.v1i1.211

Abstract

Indonesia's state-Muslim majority (88%) is the largest number of moslem society in the world. As a citizen of Indonesia, moslem also has a tax liability for those who are qualified. Payment of tax liability is a manifestation of the role of the state and taxpayers to directly and jointly carry out tax obligations for the financing of state and national development. Appropriate philosophy of tax laws, paying taxes is not only an obligation, but it is the right of every citizen to participation state financing and development national. There are several opinions about zakat obligation. This different opinion should be seated in the proper proportions in order to enable the mutual understanding that brings benefit to the future of the Muslim nation Indonesia in particular and generally

Page 1 of 1 | Total Record : 6