cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015):" : 93 Documents clear
ANALISIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X MIA DI SMA NEGERI 2 SINGARAJA : TINJAUAN KONTEKS SITUASI ., Ni Nengah Hediani; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) teks eksposisi siswa kelas X MIA di SMA Negeri 2 Singaraja ditinjau dari konteks situasi pada aspek medan wacana dan (2) teks eksposisi siswa kelas X MIA di SMA Negeri 2 Singaraja ditinjau dari konteks situasi pada aspek pelibat wacana. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tulisan siswa kelas X MIA di SMA Negeri 2 Singaraja. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) reduksi data, (2) klasifikasi atau deskripsi data, dan (3) penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) ditinjau dari aspek medan wacana, teks eksposisi siswa sebagian besar sudah mengandung medan wacana yang jelas. Berdasarkan jumlah data yang terkumpul, 44 tulisan siswa sudah mengandung aspek medan wacana yang jelas dan 16 tulisan kurang jelas, (2) ditinjau dari aspek pelibat wacana, teks eksposisi siswa sebagian besar sudah mengandung pelibat wacana yang jelas. Berdasarkan jumlah data yang terkumpul, 44 tulisan siswa sudah mengandung aspek pelibat wacana yang jelas, 7 tulisan kurang jelas, dan 9 tulisan yang sama sekali tidak mengandung aspek pelibat wacana. Kata Kunci : teks eksposisi, konteks situasi; medan wacana dan pelibat wacana The aims of this study is to describe several things (1) text exposition students of X MIA in Negeri 2 Singaraja from situation that field of discourse, (2) and text exposition the students of X MIA shower from context situation tenor of discourse. To reach those aims, this study is designed in the form of descriptive qualitative. The subjects of the study is write students grade X MIA in SMA Negeri 2 Singaraja. Data collection in this study is using method documentation. Data analysis that used in this study is using descriptive technique, that use several procedures, namely; 1) data reduction, 2) classification or data description, and 3) conclusion. The results of this study show that (1) interms of field of discourse, the student’s exposition text contains most of the field of discourse clearly. Based on the amount of data collected, 44 writing students already contion field of discourse clearly and 16 writing students are less clear. (2) interms in tenor of discourse, the student’s exposition text contains most of the tenor of discourse clearly, 7 writing students less clear, and 9 writing students that did not contain tenor of discourse. keyword : text exposition, context situation: field of discourse and tenor of discourse
ANALISIS KESESUAIAN ANTARA TEMA, TUJUAN, DAN MATERI AJAR BUKU TEKS BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS XI SEMESTER 1 SMA DENGAN SILABUS KURIKULUM 2013 ., Ni Luh Sovianita Natalia; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5950

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kesesuaian antara tema buku teks bahasa Indonesia untuk siswa Kelas XI semester 1 SMA dengan Silabus Kurikulum 2013, (2) kesesuaian antara tujuan buku teks bahasa Indonesia untuk siswa Kelas XI semester 1 SMA dengan Silabus Kurikulum 2013, (3) kesesuaian antara materi ajar buku teks bahasa Indonesia untuk siswa Kelas XI semester 1 SMA dengan Silabus Kurikulum 2013. Subjek penelitian ini adalah buku teks siswa kelas XI semester 1 SMA. Objek penelitian ini adalah tema, tujuan, dan materi ajar yang ada pada buku teks. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tema buku teks bahasa Indonesia untuk kelas XI semester 1 kurikulum 2013 SMA sudah sesuai dengan materi yang ada pada silabus, (2) tujuan buku teks bahasa Indonesia untuk Kelas XI semester 1 SMA dengan Silabus Kurikulum 2013 sudah sesuai dengan materi yang akan dipelajari pada masing-masing bab, (3) materi ajar buku teks bahasa Indonesia untuk Kelas XI semester 1 SMA dengan Silabus Kurikulum 2013 ada ketidaksesuaian materi ajar. Ada beberapa materi ajar yang mencerminkan kompetensi inti 1 dan 2 seharusnya termuat pada silabus semester 2, tetapi muncul pada silabus semeter 1. Selain itu, pada bab 2 ada ketidaksesuaian mengenai struktur teks pantun. Kata Kunci : Kata kunci: Buku teks, silabus, kurikulum 2013 This qualitative descriptive research is aimed at describing (1) the conformity between themes used in Indonesian textbook for first semester of Grade 11 and syllabus of Curricullum year 2013, (2) conformity between the aims of Indonesian textbook for first semester of Grade 11 and syllabus Curricullum year 2013, (3) the conformity between teaching materials in Indonesia textbooks for first semester of Grade 11 and syllabus Curriculum Year 2013. The subject of this research was Indonesian textbooks used by of High School students at first semester of Grade 11. Data collection method used in this research was documenting and interviewing. Collected data then was analyzed with qualitative descriptive design. Findings of this research demonstrates (1) the themes in the Indonesian textbook for first semester of Grade 11 of Curriculum year 2013 was conformed to the learning material on syllabus, (2) the aims of Indonesian textbooks for first semester of Grade 11 has conformed to syllabus curriculum Year 2013, (3) there were conformity between learning materials used in Indonesian textbooks for first semester of Grade 11 and syllabus curriculum year 2013, but some seemed unsuitability. There were some of learning materials that demonstrated core competency area 1 and 2 supposed to be included in syllabus for second semester, yet it was appeared in syllabus of first semester. Besides, there were unsuitability of the traditional verse poetry text structuresappeared in chapter 2.keyword : Keywords: Textbooks, syllabuses, curriculum 2013
Penggunaan Film Pendek untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerpen Kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak ., Komang Ayu Agustina; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6255

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan film pendek sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak; (2) hasil penggunaan film pendek sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak; (3) respons siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak dalam pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan film pendek. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak yang berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan kuesioner. Data yang diperoleh dari metode tes dan metode kuesioner dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan film pendek dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Peningkatan skor rata-rata keterampilan menulis cerpen sebesar 3,40, yaitu dari rata-rata 77,30 menjadi 80,70. Hasil respons siswa sangat positif, ini dapat dilihat dari 40 orang siswa yang mengisi kuesioner, 32 atau 80% siswa memberikan respons sangat positif, 8 atau 20% siswa memberikan respons positif, dan tidak ada siswa yang memberikan respons cukup positif, kurang positif, dan sangat kurang positif terhadap penggunaan film pendek untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Kata Kunci : film pendek, menulis cerpen This study aims to describe (1) the steps of learning to write short stories by using the short film as an effort to improve the ability to write short stories A class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak; (2) the results of the use of the short film as an effort to improve the ability to write short stories A class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak; (3) A respons class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak in learning to write short stories using short film. This study consisted of two cycles. The subject were students of class IX A SMP Negeri 1 Gerokgak totalling 40 people. Data collection method used in this research is the method of observation, tests and questionnaires. The data obtained from the test methods and methods questionnaires were analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques. Results of this study indicate that the use of short film can improve students’ ability to write short stories. An increase in the average score of 3.40 short story writing skills, ie an average of 77.30 into 80.70. Results of a student’s response is very positive, it can be seen from the 40 students who filled out a questionnaire, 32 or 80% student responded very positively, 8 or 20% of students gave positive response, and no student is responding quite positive, less positive, and very less positive towards the use of short film to improve the ability to write short stories.keyword : short film, write short stories
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN TIPE KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DENGAN MEDIA GAMBAR BIOTA LAUT UNTUK MENINGKATKAN HASIL KETUNTASAN BELAJAR MENULIS TEKS DESKRIPSI DI KELAS VIIA SMPN 1 TEGALLALANG ., Dewa Ayu Krisna Dewi; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6789

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui (1) langkah-langkah implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualizationuntuk meningkatkan ketuntasan hasil belajar menulis teks deskripsi siswa kelas VII A SMPN 1 Tegallalang, (2) peningkatan ketuntasan hasil belajar menulis teks deskripsi siswa kelas VII A SMPN 1 Tegallalang berdasarkan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualzation dan (3) respon siswa terhadap implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization untuk meningkatkan ketuntasan hasil belajar menulis teks deskripsi siswa di kelas VII A SMPN 1 Tegallalang. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Tegallalang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, kuesioner, wawancara, dan metode tes. Hasil penelitian secara umum membuktikan bahwa secara klasikal penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) sudah dapat dikatakan berhasil. Ini disebabkan oleh skor rata-rata kelas yang dicapai dalam pembelajaran menulis teks deskripsi dengan media gambar biota laut pada siklus II adalah 85,8 karena sudah sesuai dengan rancangan awal dalam penelitian ini, yakni tindakan dinyatakan berhasil, jika 75% siswa mendapat skor minimal 78. Penelitian ini bermanfaat untuk dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan, terkait dengan penggunaan metode atau teknik serta media dalam pembelajaran menulis teks deskriptif pada kurikulum 2013.Kata Kunci : kooperatif , metode pembelajaran TAI, teks deskripsi This descriptive study almed at knowing (1) step of the implementation of cooperative learning type Team Assisted Individualization to improve the result of study in writing descriptive text of students class VII A SMPN 1 Tegallalang, (2) improving result of study in writing descriptive text of studenst class VII A SMPN 1 Tegallalang based on the implementation of cooperative learning method type Team Assisted Individualization in improving students’ score in writing descriptive text. Subject of this study were the teacher of Bahasa Indonesia and the students of class VII A SMPN 1 Tegallalang. The data collection methot implemented were observation, questionnaire, interview, and test. The results of this study show that the implementation of TAI method improve students’ score in writing descriptive text. The average score achieved in cycle II is 85,5. This score is categorized high.keyword : cooperative learning, learning methods TAI, descriptive text
SIKAP BAHASA SISWA PROGRAM CAMBRIDGE DYATMIKA SCHOOL TERHADAP BAHASA INDONESIA ., Ni Wayan Wistari; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5416

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sikap bahasa dilihat dari aspek(1) aspek konatif, (2) aspek afektif, (3) aspek kognitif, dan (4) faktor-faktor yang memengaruhi sikap bahasa siswa program Cambridge Dyatmika School. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa program Cambridge. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, angket, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Aspek konatif yang dimiliki oleh siswa Program Cambridge Dyatmika School berada pada kategori negatif. Aspek konatif yang negatif berkaitan dengan kesadaran siswa dalam menggunakan norma bahasa. Hal tersebut dilihat dari tingginya frekuensi pemakaian campur kode,alih kode,dan interferensi.(2) Aspek afektif yang dimiliki oleh siswa Program Cambridge Dyatmika School berada pada kategori sangat baik (sangat positif) jika dianalisis individu, sedangkan analisis secara klasikal berada pada kategori cukup.(3) Aspek kogntitif yang dimiliki oleh siswa Program Cambridge Dyatmika School terhadap bahasa Indonesia ada pada kategori positif. (4) Faktor-faktor yang memengaruhi siswa Program Cambridge Dyatmika School terhadap bahasa Indonesia dari aspek konatif disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap kosa kata dan kepekaan siswa, terkait dengan aspek afektif disebabkan oleh emosional siswa untuk mempertahankan bahasa Indonesia, dan faktor kognitif disebabkan oleh dua faktor yakni lingkungan dan rasa percaya diri siswa. Hal ini membuktikan bahwa pemahaman siswa dan kepekaan terhadap bahasa Indonesia perlu diberikan pembinaan dan motivasi. Kata Kunci : sikap bahasa, bahasa Indonesia, program cambridge. This study has purpose in describing language attitudes view from aspect(1) conative aspect, (2) affective aspect, (3) cognitive aspect, and (4) factor which influence students’ language attitudes of Cambridge program in Dyatmika School. To achieve those purpose, the researcher used descriptive qualitative and descriptive quantitative design. The subject of this study is students who are in Cambridge program. In data collection, this study used observation method, questionnaire, and interview. The data were analyzed using descriptive technique by using procedures as follow (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) verification. The result of this study shows that (1) conative aspect which is owned by the Cambridge program students in Dyatmika School are in negative category. Conative negative aspects related to the students' awareness in the use of language norms. It is seen from the high frequency of use of code-mixing, code switching, and interference. (2) Affective aspect which is owned by the Cambridge Program students in Dyatmika School are in the very good category (very positive) when analyzed individually, while the analysis is in the classical is in enough category. (3) Cognitive aspects which are owned by the Cambridge Program students in Dyatmika School to Indonesian language are on the positive category. (4) The factors that influence students of Cambridge Program in Dyatmika School to Indonesian language from conative aspect due to the lack of students' understanding of vocabulary and sensitivity of students, associated with affective aspects caused by students’ emotional in maintaining Indonesian language, and cognitive factors caused by two factors namely environmental factors and self-confidence of students. This proves that the students' understanding and sensitivity to Indonesian language should be given guidance and motivation.keyword : language attitude, Indonesian language, Cambridge program
PENGARUH PRATES TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 SERIRIT PADA PEMBELAJARAN MEMAHAMI BUKU NOVEL REMAJA ., Indriana Safitri; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6251

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) hasil belajar siswa tanpa menggunakan prates, (2) hasil belajar siswa dengan menggunakan prates, dan (3) pengaruh prates terhadap hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Seririt pada pembelajaran memahami buku novel remaja. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen Posttest-Only Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Seririt. Objek penelitian ini ialah prates dan hasil belajar. Populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Seririt. Sampel penelitian ini adalah kelas VIIID dan VIIIE (kelas eksperimen) dan kelas VIIIA dan VIIIC (kelas kontrol). Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes. Analisis data yaitu (1) menyusun data Posstest, (2) menghitung mean dan standar deviasi, (3) uji normalitas, (4) uji homogenitas, dan (5) uji hipotesis. Hasil penelitian ini sebagai berikut (1) hasil belajar siswa tanpa menggunakan prates menunjukkan bahwa dari 56 siswa, skor tertinggi ialah 24, dan skor terendah adalah 15. Siswa yang dinyatakan tuntas hanya 23,22% dan 76,78% dinyatakan belum tuntas. Rata-rata hasil belajar siswa adalah 19,34. (2) Hasil belajar siswa dengan pemberian prates menunjukkan bahwa dari 56 siswa, skor tertinggi adalah 30 dan skor terendah ialah 20. Siswa yang dinyatakan tuntas 85,72% dan yang belum tuntas 14,28%. Rata-rata hasil belajar siswa adalah 24,95. (3) Prates berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran memahami buku novel remaja. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t yang menghasilkan thitung lebih besar dari nilai ttabel (thitung = 11,090 > ttabel = 2,00).Kata Kunci : prates, hasil belajar, memahami buku novel This study aimed at describing (1) the results of students’ learning process without using a pre-test, (2) students’learning outcomes by using pre-test, and (3) the effect of pretest towards students’ learning outcomes of class VIII in SMP Negeri 2 Seririt on understanding the teenage novel book learning. The design of this research was Posttest-Only Control Group Design. The subject was the students of class VIII in SMP Negeri 2 Seririt. The objects of this research were pre-test and learning outcomes. Population in research was eighth grade students in SMP Negeri 2 Seririt. The samples were VIIID and VIIIE class as experimental class and class VIIIA and VIIIC as control group. Data was collected by using method of test. Data collection used was method of test. Data analysis: (1) compiling data Posttests, (2) calculating the mean and standard deviation, (3) testing for normality, (4) homogeneity, and (5) hypothesis testing. Results of this research as follows: (1) students' learning outcomes without using pre-test showed that from the 56 students, the highest score was 24, and the lowest score was 15. The Students who declared complete only 23.22% and 76.78% declared not yet complete. The average students' learning outcomes was 19.34. (2) The results of students' learning process by administering pre-test showed that from the 56 students, the highest score was 30 and the lowest score was 20. Students who declared complete 85.72% and 14.28% unresolved. The average students' learning outcomes was 24.95. 3) The effects of Pre test were positive and significant on students' learning outcomes in Learning understanding the teenage novel book. It was shown from the results of the t test that thitung was higher than ttabel (thitung = 11.090 > ttabel = 2. 00).keyword : pre-test, learning outcomes, understand novels
ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN PERSETERUAN ANTARA POLRI DENGAN KPK PADA HARIAN BALI POST DAN KOMPAS ., Ida Bagus Herry Yudha Prawira; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6247

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) kosakata pada media Bali Post dan Kompas dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan anatara Polri dengan KPK dan (2) tata bahasa pada media Bali Post dan Kompas dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK ditinjau dari analisis wacana krtitis Roger Fowler, dkk. Subjek dalam penelitian ini adalah media cetak Bali Post dan Kompas. Sementara itu, objek penelitian ini adalah pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi yang digunakan untuk mencari data yang berupa pustaka. Data pustaka tersebut berupa harian Bali Post dan Kompas edisi bulan Januari-Februari 2015, berita yang terdapat di dalam harian Bali Post dan Kompas tersebut adalah Pemberitaan Perseteruan Polri dengan KPK. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kartu data. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis wacana kritis Roger Fowler, dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bali Post lebih banyak menggunakan kosakata membuat klasifikasi dalam mengontruksi pemberitaanya,sedangkan Kompas lebih menonjolkan kosakata marjinalisasi dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dan KPK (2) Bali Post dan Kompas lebih banyak menggunakan tata bahasa pemasifan: penghilangan pelaku dalam mengonstruksi pemberitaan perseteruan antara Polri dengan KPK. Berdasarkan simpulan penelitian tersebut, disampaikan beberapa saran sebagai berikut. Mengingat semakin sengitnya persaingan media massa, disarankan kepada pembaca agar dapat memilah informasi secara kritis dan cermat, tidak hanya menelan informasi tersebut secara mentah-mentah. Pengelola media juga hendaknya selalu berusaha bersikap sesuai kode etik jurnalistik sehingga tidak dapat menimbulkan ambiguitas maupun kesimpangsiuran dari suatu peristiwa yang dapat membingungkan khalayakKata Kunci : analisis wacana kritis Roger Fowler, dkk. This reasearch is about descriptive qualitative research that purpose (1)to describe and analyze the vocabulary in Bali Post and Kompas media to contrruct the report of hostility between the Polri and KPK (2)to describe and analyze the grammatical in the Bali Post and Kompas media when contruct the report of hostylity between the Polri and KPK according the Roger Fowler teory . The subject of this research is Bali Post and Kompas media .The Object of this research the report of hostility between the Polri and KPK.The gathering of the data done by documentation method such as literature. The instrument in the gathering of the data in this research is card of data . Then the data analyzed by the critis reading of Roger Fowler.The result of this research explain about (1) The Bali Post use more vocabulary that make the clasification in contruct it news , whereas Kompas shown about marginalisation vocabulary in contruct the news of hostility between the Polri and KPK (2) Bali Post and Kompas use more passive grammatical: to lose the character in contruct the report of hostylity between the Polri and KPK. Based on the inference of the research, told some some suggestion such as. To remember the more stinging insect of the competition in the media, told the sugetion to the reader in other to get the information criticality. Seriously and accurate, not to consume the information that. The mediator should be stand at attention. Like the code of ethnic of the journalism. So cannot cause the ambiguity and phenomenon that make the people confused. keyword : Roger Fowler critical discourse analysis.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI GURU BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS VIII A1 SMP NEGERI 3 SAWAN ., Komang Wiwik Kristiani; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6601

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan, (2) hasil belajar siswa terhadap penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan, dan (3) respons siswa terhadap penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A1 dan guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Objek penelitian adalah penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, tes, dan angket/kuesioner. Data dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) langkah-langkah penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur terdiri atas tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Dalam setiap tahapan, guru sudah memenuhi standar pelaksanaan pembelajaran yang ditentukan. Keberhasilan tersebut dapat diperhatikan dari terpenuhinya keseluruhan sintak atau prosedur standar penyusunan langkah pembelajaran dengan metode demonstrasi. (2) hasil belajar siswa terhadap penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur tergolong tuntas. Keberhasilan tersebut dilihati dari jumlah siswa yang kebanyakan mendapat nilai di atas KKM. (3) respons siswa terhadap penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur sebagian besar menyampaikan bahwa mereka senang. Kata Kunci : pembelajaran, metode demonstrasi, teks prosedur This research aims to describes (1) the steps of demonstration method implementation of Indonesian language teacher in the procedure text learning of students VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan, (2) students learning outcomes to the demonstration method implementation of Indonesian language teacher in the procedure text learning of students VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan, and (3) student’s response to the implementation of demonstration method of teacher in the procedure text learning of students VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. The Subject in this research are students of VIII A1 and the Indonesian language teacher who tought the students of VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. The object is implementation of the demonstration method of the Indonesia language teacher in the procedure text learning. The data collection method that used was observation method, documention method, testing, and questionnaires. Data is were analyzed with descriptive qualitative data analysis techniques. The results showed (1) the steps of demonstration method implementation of Indonesia language teacher in the procedure text learning consists of three stages, it is planning, implementation, and assessment. In each stage, the teacher has filled the practice standards of learning that determined. The success can be noticed from the fulfillment of the overall syntax or standard procedure preparation of learning step with demonstration method. (2) students learning outcomes to the demonstration method implementation of Indonesian language teacher in the procedure text learning classified as complete. The success can be seen from the number of students who mostly got score above KKM. (3) student’s response to the implementation of demonstration method of teacher in the procedure text learning most of them convied that they were pleased. keyword : learning, demonstration method, procedure text
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENULIS KARYA ILMIAH DI KELAS XII AP I SMK NEGERI 1 SERIRIT ., Made Hela Irawadi; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4778

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah yang ditempuh dalam penerapan metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), (2) peningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan menulis karya ilmiah, (3) respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XII AP I SMK Negeri 1 Seririt dan objek yang dikaji adalah langkah-langkah penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), kemampuan siswa menulis karya ilmiah, dan respons siswa terhadap penggunaan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam pembelajaran menulis karya ilmiah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini dititikberatkan pada tiga hal, yaitu pemberian wacana yang sesuai dengan jumlah masing-masing anggota kelompok, pemberian tema wacana yang dekat dengan lingkungan siswa, dan mengajak siswa menganalisis contoh proposal secara konkret; (2) penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan hasil belajar menulis karya ilmiah siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 68,2 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 75,7 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 82,2 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat setuju terhadap penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam pembelajaran menulis karya ilmiah yakni dengan skor 45,3. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis karya ilmiah dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis karya ilmiah. Kata Kunci : CIRC, hasil belajar, karya ilmiah This study is aimed to describe (1) the steps which were taken in implementing the Teaching Learning method of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), (2) the improvement of students learning result to the achievement of completeness level in the students learning result on an activity of writing a scientific esay, (3) the students response toward the implementation of Teaching Learning method of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). This study is a classroom action research. The subject of this study is teacher and students of XII AP I SMK Negeri 1 Seririt and the object which was examined is the steps in implementing the Teaching Learning method of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), students capability in writing a scientific esay and the students response toward the use of the Teaching Learning method of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), in learning to write a scientific esay. The methods of collecting data which were used are observation, test, questionnaire and interview. The data was analyzed by data analysis technique in quantitatively and qualitatively. The result of this research was (1) the learning steps was done in this research was in three steps, they were; the given text in accordant to group numbers, the theme of text which familiar to students’ environment, and invite students to analyze the given proposal concretely; (2) the implementation of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) could increase students’ scientific writing achievement. It could be seen on their average score of classical term, it was about 68.2 (adequate), the classical average score on the first cycle was 75.7 (good), meanwhile the classical average score on the second cycle was 82.2 (good); (3) Students gave a good response on the implementation of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) toward the scientific writing study with score 45.3. The result of this research showed the enhancement of teacher and students’ activity in scientific writing learning process with the implementation of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). The researcher suggests that the result of this research to be implemented in scientific writing learning process by the teacher. keyword : CIRC, the result of learning, scientific esay
PENGINTEGRASIAN SIKAP SOSIAL (KI 2) MENURUT KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERPEN DI KELAS VIIA SMP NEGERI 1NEGARA ., Ni Kadek Nova Wahyu Wintari; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengintegrasikan sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIA SMP Negeri 1 Negara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengampu mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas VIIA SMP Negeri 1 Negara. Objek penelitian ini adalah pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 pada teks cerpen. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi: (1) metode observasi, (2) metode wawancara, (3) metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam perencanaan pembelajaran teks cerpen terintegrasi ke dalam tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian hasil belajar. Pengintegrasian sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 dalam pelaksanaan pembelajaran teks cerpen terintegrasi ke dalam interaksi guru dengan siswa dan interaksi siswa dengan siswa. Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengintegrasikan sikap sosial (KI-2) menurut kurikulum 2013 pada pembelajaran teks cerpen yaitu, guru kesulitan menghadapi siswa yang memiliki karakter berbeda-beda dan guru masih sulit untuk mengatur waktu untuk menilai sikap sosial siswa pada saat guru memberikan remidi individual.Kata Kunci : sikap sosial, kurikulum 2013, teks cerpen. This study aims to determine the integration of social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 in lesson planning, learning, and the barriers faced by teachers in integrating social attitudes (Ki 2) according to the curriculum in 2013 in the short story text in the classroom learning VIIA SMP Negeri 1 Negara. This study uses descriptive qualitative research design. The subjects were teachers that administer subjects in class VIIA Indonesian SMP Negeri 1 Negara. The object of this study is the integration of social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 on the short story text. Methods of data collection in this study include: (1) observation, (2) interview, (3) the method of documentation. The results showed that the integration of social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 in lesson planning short story text is integrated into the learning objectives, learning steps, and assessment of learning outcomes. Integrating social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 in the implementation of the short story text learning is integrated into teacher interaction with students and student interaction with students. The obstacles faced by teachers in integrating social attitudes (KI-2) according to the curriculum in 2013 on learning that the short story text, teachers difficulties facing students who have different characters and teachers are still difficult to arrange a time to assess the social attitudes of students at the time of the teacher provide individualized remedial. keyword : social attitudes, the curriculum of 2013, text stories.

Page 9 of 10 | Total Record : 93