cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2014)" : 98 Documents clear
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DAP (DEVELOPMENTALLY APPROPRIATE PRACTICE) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA CERPEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 1 SERIRIT Nyoman Yogi Parama Putra .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2188

Abstract

ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) Mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan media cerita pendek di dalam menerapkan strategi pembelajaran DAP untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman. (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman melalui penerapan media cerita pendek di dalam menerapkan strategi pembelajaran DAP. (3) Mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan media cerpen melalui strategi pembelajaran DAP. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Seririt yang berjumlah 30 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah, peningkatan hasil, dan respons siswa terhadap penerapan strategi pembelajaran DAP dengan menggunakan media cerpen dalam pembelajaran membaca pemahaman. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Terdapat beberapa langkah penerapan strategi pembelajaran DAP dengan menggunakan media cerpen untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman. Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan media cerpen disertakan dengan (contoh) membuat siswa melakukan kegiatan membaca pemahaman dengan lebih baik, (2) Tercapainya peningkatan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman melalui penerapan media cerita pendek di dalam menerapkan strategi pembelajaran DAP, dan (3) Siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan strategi pembelajaran DAP dengan menggunakan media cerpen dalam pembelajaran membaca pemahaman. Kata kunci: Strategi pembelajaran DAP, membaca pemahaman, cerpen Kata Kunci : Kata kunci: Strategi pembelajaran DAP, membaca pemahaman, cerpen ABSTRACT Classroom Action Research (CAR) aims (1) To describe the learning steps using the medium of the short story in the DAP implementing learning strategies to improve students' skills in reading comprehension. (2) Describe increase students' skills in reading comprehension through the implementation of short stories in the media in applying learning strategies DAP. (3) Describe the student's response to media stories through the use of learning strategies DAP. This study consisted of two cycles. Subjects in this study were the teacher and eighth grade students of SMP Negeri 1 Seririt C, amounting to 30 people. Object of this study is a step-by-step, improved outcomes, and student responses to the application of learning strategies DAP using media in teaching reading comprehension short stories. Data collection methods used in this study is the observation method, test methods, and methods of inquiry / questionnaire. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative description. The results of this study were (1) There are a few steps to the application of learning strategies using media stories DAP to improve students' skills in reading comprehension. Such measures reading comprehension emphasize learning by using media stories included with (example) make students do activities with better reading comprehension, (2) Achievement of increasing students' skills in reading comprehension through the implementation of short stories in the media in applying learning strategies DAP, and (3) Students responded very positively to the application of learning strategies DAP using media in teaching reading comprehension short stories. Keywords: Strategy DAP learning, reading comprehension, short stories keyword : Keywords: Strategy DAP learning, reading comprehension, short stories
PERILAKU VERBAL DAN NONVERBAL GURU KETIKA MEMBERIKAN PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA NI WAYAN NINA ARSINI .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan dan menganalisis fungsi masing-masing bentuk perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja, dan (3) mendeskripsikan dan menganalisis dampak perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan terhadap siswa, dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan, yang meliputi: bentuk perilaku verbal dan nonverbal, fungsi masing-masing perilaku verbal dan nonverbal, dan dampak pemberian perilaku verbal dan nonverbal terhadap siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk perilaku verbal guru ketika memberikan penguatan adalah bentuk tuturan deklaratif, imperatif, dan interogatif, sedangkan perilaku nonverbalnya adalah gestural, fasial, dan postural; (2) fungsi perilaku verbal guru ketika memberikan penguatan adalah fungsi ekspresif, direktif, representatif, komisif, dan deklarasi, sedangkan fungsi perilaku nonverbalnya adalah melengkapi dan menekankan; dan (3) dampak perilaku verbal dan nonverbal guru ketika memberikan penguatan adalah siswa merasa senang dan termotivasi untuk belajar. Kata Kunci : perilaku verbal, perilaku nonverbal, penguatan, dan pembelajaran bahasa Indonesia The aimed of this study is to ( 1 ) describe and analyze the forms of verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement in learning Indonesian at SMP Negeri 1 Singaraja, (2) describe and analyze the function of each form of verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement in learning Indonesian at SMP Negeri 1 Singaraja, and (3) describe and analyze the impact of verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement to the students, in learning Indonesian at SMP Negeri 1 Singaraja. This research uses descriptive qualitative research design. The subjects were Indonesian teacher at SMP Negeri 1 Singaraja. The object of this study is the verbal and nonverbal behavior of teachers when providing reinforcement, which include: forms of verbal and nonverbal behavior, the functions of each verbal and nonverbal behavior, and the impact of the provision of verbal and nonverbal behavior toward student. Data collection method used is the method of observation, interviews, and questionnaires. The data obtained by analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results of this study indicate that (1) the form of the verbal behavior of teachers when providing reinforcement is a form of speech declarative, imperative, and interrogative, whereas nonverbal behavior is gestural, facial, and postural; (2) the function of the verbal behavior of teachers when providing reinforcement is expressive function, directive, representative, commissive, and declarations, while the functions of nonverbal behavior are complementary and emphasize; and (3) the impact of teacher’s verbal and nonverbal behavior when reinforcement is giving students feel excited and motivated to learn.keyword : verbal behaviour, nonverbal behaviour, reinforcement, and learning Indonesian
Problematika dalam Pembelajaran Berbicara di Kelas VIII-2 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja Ni Made Yuliani Warlina .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2229

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui (1) problematika guru dalam pembelajaran berbicara di kelas VIII-2 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja dan (2) problematika siswa dalam pembelajaran berbicara di kelas VIII-2 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIII-2 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja dan siswa di kelas VIII-2 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Objek penelitian ini adalah problematika guru dalam pembelajaran berbicara dan problematika siswa dalam pembelajaran berbicara. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah, lembar observasi, kartu data, dan wawancara tidak terstruktur. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) problematika guru dalam pembelajaran berbicara didapat dari tiga komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Problematika dalam perencanaan pembelajaran berbicara, yaitu terletak pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) pada komponen Standar Kompetensi, Indikator Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, dan Media dan Sumber Belajar. Problematika dalam pelaksanaan pembelajaran berbicara yaitu pada kegiatan awal guru memberikan apersepsi yang kurang bervariasi. Pada kegiatan inti, guru tidak menggunakan media sebagai alat bantu dalam pelaksanaan pembelajaran dan pada kegiatan akhir guru tidak melakukan evaluasi langsung setelah pembelajaran berakhir. Problematika dalam evaluasi pembelajaran berbicara, yaitu guru tidak melakukan evaluasi langsung setelah pelaksanaan pembelajaran berakhir seperti yang sudah ada dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). (2) Problematika siswa dalam pembelajaran berbicara mencakup satu aspek, yaitu faktor-faktor penyebab problematika siswa dalam pembelajaran berbicara. Faktor-faktor penyebab problematika siswa dalam pembelajaran berbicara terdiri atas dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari (a) penguasaan tekanan, nada, jeda, intonasi, dan ritme, (b) pemilihan kata dan ungkapan yang baik, (c) rasa malu, (d) rasa takut, dan (e) rasa kurang percaya diri. Faktor eksternal terdiri dari (a) suara atau bunyi dan (b) media.Kata Kunci : Kata kunci: problematika, pembelajaran, berbicara ABSTRACT This study used descriptive qualitative research approach that aimed at find out (1) teacher’s problematic in speaking learning at class VIII-2 of SMP Laboratorium Undiksha Singaraja and (2) student’s problematic in speaking learning at class VIII-2 of SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Subject of this study were Indonesian’s teacher who taught at class VIII-2 of SMP Laboratorium Undiksha Singaraja and students at class VIII-2 of SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Object in this study were teacher’s problematic in speaking learning and student’s problematic in speaking learning. Data collection method that used were, i.e. the method of observation, documentation, and interviews. The instrument used in this study were observation sheet, data card, and unstructured interviews. Data was analyzed by using descriptive qualitative analysis model through three steps, i.e. data reduction, data display, and conclusion. The results of this study were (1) teacher’s problematic in speaking learning was be obtained from three components, i.e. planning, implementation, and evaluation. Problematic in speaking learning planning, i.e. was set up in the lesson plan (RPP) at competence standard, learning indicator, learning purpose, learning activity, and also media and learn source. Problematic in speaking learning implementation was at first activity teacher gave apperception that not have variation enough. At contents activity, teacher was not using media as auxiliary instrument in learning implementation and at end activity teacher was not doing evaluation immediately after learning become extinct. Problematic in speaking learning evaluation was teacher was not doing evaluation immediately after learning become extinct such as there is the lesson plan (RPP) already. (2) Student’s problematic in speaking learning included an aspect was cause of student’s problematic in speaking learning factors. Cause of student’s problematic in speaking learning factors comprise of two factors, i.e. internal factor and external factor. Internal factor consisting of (a) pressure governance, pitch, juncture, intonation, and rhythm, (b) word selection and good idiom, (c) embarrassed feeling, (d) be afraid feeling, and (e) not selfreliant enough feeling. External factor consisting of (a) voice or sound and (b) media.keyword : Keywords: problematic, learning, speaking
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA (PEER TEACHING) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ISI TEKS DONGENG SISWA KELAS VII A1 DI SMP NEGERI 3 SAWAN I Wayan Budi Setiawan .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2389

Abstract

Abstrak Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah penggunaan metode tutor sebaya untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap isi teks dongeng siswa kelas VIIA1 SMP Negeri 3 Sawan, (2) mendeskripsikan peningkatan pemahaman isi teks dongeng dengan menggunakan metode tutor sebaya siswa kelas VIIA1 SMP Negeri 3 Sawan, (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan metode tutor sebaya untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap isi teks dongeng siswa kelas VIIA1 SMP Negeri 3 Sawan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 25 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah, peningkatan hasil dan respons siswa dalam penerapan penerapan metode tutor sebaya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, dan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar pemahaman isi teks dongeng siswa berkat diterapkannya penerapan metode tutor sebaya, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 70,76, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74,39, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 79,00, (2) terdapat beberapa langkah penerapan penerapan metode tutor sebaya untuk meningkatkan kemampuan memahami isi teks dongeng. Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran menemukan karakteristik, unsur-unsur intrinsik, hal-hal menarik dan membuat sinopsis dongeng, dan (3) siswa memberikan tanggapan positif terhadap penerapan penerapan metode tutor sebaya. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan penerapan metode tutor sebaya, sebagai salah satu model pembelajaran inovatif, pada mata pelajaran bahasa yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia pada khususnya.Kata Kunci : Kata kunci: tutor sebaya, isi teks dongeng. Abstract This action research was aimed to (1) describe steps in implementing peer teaching method to improve students understanding upon the content of tales in class VIIA1 at SMP Negeri 3 Sawan, (2) describe the improvement of students understanding upon the content of tales in class VIIA1 SMP Negeri 3 Sawan, and (3) describe students responses toward the implementation of peer teaching method to improve students understanding upon the content of tales in class VIIA1 t SMP Negeri 3 Sawan, Subjects of this study were 25 students of VII A. Objects of this study were steps, scores improvement and students responses in implementing peer teaching method. Data were collected by using test, observation and questionnaire and then analyzed both by using descriptive quantitative and descriptive qualitative. The result found in this study were (1) there was achieved mastery of learning outcomes by the students in understanding the content of tales after the implementation of peer teaching method of teaching, in which in the pretest the mean score was 70,76, first cycle obtained mean score of 74,39, while in the second cycle the mean score of the students was 79,00, (2) there were steps in implementing peer teaching method to improve students competency in understanding the content of tales. Those steps emphasized on finding characteristics, intrinsic elements, interesting terms, and making the synopsis of the tales, (3) students presented high positive responses toward the implementation of peer teaching. Based on the result of this study, other researchers is suggested to implement peer teaching method becomes one innovative method generally in teaching language and specifically in teaching Bahasa.keyword : Keywords: peer teaching, content of tales.
PENGGUNAAN ADVERTORIAL DI TV UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF PERSUASI SISWA KELAS X UPW DI SMK NEGERI 2 BANGLI I Komang Sugi Partawan .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang efektif melalui penggunaan advertorial di TV untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf persuasi di kelas X UPW SMK Negeri 2 Bangli, (2) mengetahui peningkatan kemampuan menulis paragraf persuasi siswa kelas X UPW SMK Negeri 2 Bangli setelah mengikuti pembelajaran menulis paragraf persuasi dengan menggunakan advertorial di TV, dan (3) mengetahui respons siswa kelas X UPW di SMK Negeri 2 Bangli terhadap penggunaan advertorial di TV dalam pembelajaran menulis paragraf persuasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X UPW SMK Negeri 2 Bangli. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf persuasi, kemampuan menulis paragraf persuasi siswa, dan respons siswa terhadap pembelajaran menulis paragraf persuasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan advertorial di TV dalam pembelajaran menulis paragraf persuasi (1) dilakukan melalui beberapa langkah sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah dirancang oleh peneliti dan guru, (2) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis paragraf persuasi, dan (3) direspons positif oleh siswa.Kata Kunci : advertorial di TV, paragraf persuasi, dan menulis This study aimed to (1) describe the steps for effective learning through the use of Advertorial on TV to improve the ability to write persuasive paragraph in tenth grade UPW SMK Negeri 2 Bangli, (2) find out the increase of students' writing ability of tenth grade UPW at SMK Negeri 2 Bangli after participating in learning to write persuasive paragraph using the advertorial on TV, (3) determine the response of students of tenth grade UPW at SMK Negeri 2 Bangli upon the use of TV advertorial in learning to write persuasive paragraph. The study was conducted using classroom action research design (CAR). The subject was students of tenth grade UPW SMK Negeri 2 Bangli and the objects were the steps in learning to write persuasive paragraph, students' writing skill in persuasive paragraph and their response toward learning to write persuasive paragraph. The data collection used were observation method, test and questionnaire. The data obtained were analyzed using descriptive qualitative and descriptive quantitative analysis. The results of this study indicated that the use of advertorial on TV in learning to write persuasive paragraph (1) was conducted through several steps based on the lesson plan which had been designed by the researcher and the teacher, (2) the strategy enabled the students to improve their skill in writing persuasive paragraph and (3) it provided positive response from the students.keyword : advertorial on TV, persuasive paragraph, and writing
ANALISIS ASPEK STILISTIKA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANTOLOGI CERPEN PILIHAN KOMPAS TAHUN 2012, LAKI-LAKI PEMANGGUL GONI Ida Ayu Putri Adityarini .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2458

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan stilistika yang digunakan pada cerpen-cerpen yang dimuat dalam antologi cerpen pilihan Kompas tahun 2012, Laki-Laki Pemanggul Goni dan (2) mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terkandung pada cerpen-cerpen yang dimuat dalam antologi cerpen pilihan Kompas tahun 2012, Laki-Laki Pemanggul Goni. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah dua belas cerpen dari dua puluh cerpen yang terdapat dalam antologi cerpen pilihan Kompas tahun 2012, Laki-Laki Pemanggul Goni, yaitu “Laki-Laki Pemanggul Goni”, “Mayat yang Mengambang di Danau”, “Pohon Hayat”, “Requiem Kunang-Kunang”, “Batu-Asah dari Benua Australia”, “Pemanggil Bidadari”, “Ambe Masih Sakit”, “Wajah Itu Membayang di Piring Bubur”, “Perempuan Balian”, “Dua Wajah Ibu”, “Mayat di Simpang Jalan”, dan “Kurma Kiai Karnawi”. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode dokumentasi dengan teknik baca catat. Data yang didapat kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan hal-hal sebagai berikut. (1) Aspek stilistika yang terdiri atas unsur leksikal, gramatikal, retorika, dan kohesi dalam cerpen-cerpen yang diteliti sudah digunakan secara tepat dan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Hal ini dibuktikan oleh ketepatan penggunaan kata, ketepatan susunan kalimat, ketepatan penggunaan majas, ketepatan pemilihan bentuk penyiasatan struktur, ketepatan pilihan pencitraan, dan kekohesifan gagasan dalam cerpen-cerpen tersebut. Ketepatan penggunaan unsur-unsur stilistika tersebut pada akhirnya mengakibatkan ketepatan penyampaian pesan kepada pembaca dan terciptanya efek estetis serta penekanan pada gagasan-gagasan tertentu yang diinginkan oleh pengarang. (2) Cerpen-cerpen yang terdapat dalam Antologi Cerpen Pilihan Kompas tahun 2012, Laki-Laki Pemanggul Goni mengandung pesan atau amanat yang termasuk dalam nilai pendidikan karakter. Nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerpen-cerpen yang terdapat dalam Antologi Cerpen Pilihan Kompas tahun 2012, Laki-Laki Pemanggul Goni, yaitu: religius, cinta tanah air, peduli lingkungan, pantang menyerah, kreatif, kerja keras, dan cinta damai. Kata Kunci : stilistika, nilai pendidikan karakter, antologi cerpen pilihan Kompas tahun 2012 This study was aimed at (1) describing stylistics used in the short stories of short story anthology selected by Kompas in 2012, Laki-Laki Pemanggul Goni and (2) describing the character values observed in the short stories of short story anthology selected by Kompas in 2012, Laki-Laki Pemanggul Goni. This study was a descriptive qualitative study. The subject was twelve short stories among twenty short stories contained in the short story anthology selected by Kompas in 2012, Laki-Laki Pemanggul Goni, such as “Laki-Laki Pemanggul Goni”, “Mayat yang Mengambang di Danau”, “Pohon Hayat”, “Requiem Kunang-Kunang”, “Batu-Asah dari Benua Australia”, “Pemanggil Bidadari”, “Ambe Masih Sakit”, “Wajah Itu Membayang di Piring Bubur”, “Perempuan Balian”, “Dua Wajah Ibu”, “Mayat di Simpang Jalan”, and “Kurma Kiai Karnawi”. The method of data collection used in this study was documentation method with the technique of read-note. The data gained then were analyzed by using descriptive qualitative technique. The result indicated several things as follow, (1) the stylistic aspects which consisted of lexical, grammatical, rhetorical, and cohesion in the short stories being analyzed was used correctly and according to its each function. This was proven by the correct use of words, the sentence structure accuracy, the precision use of figurative language, the appropriate application of structure strategy, the accuracy of imaging options and cohesion of ideas in the short stories. The accurate use of those elements in turn resulted on the stylistic accuracy of delivering message to the readers and the impression of aesthetic effects and emphasis on certain ideas desired by the author. (2) the stories contained in the short story anthology selected by Kompas in 2012, Laki-Laki Pemanggul Goni contained character values. The character values observed in those short stories were religious, patriotic, caring environment, never give up, creative, hard working, and love of peace. keyword : stylistic, the character value, an anthology of short stories selected by Kompas in 2012
Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Karakter di SMP Negeri 2 Singaraja I Gusti Ayu Hari Widayani .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2460

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui (1) perencanaan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis karakter di SMP Negeri Singaraja sesuai dengan kurikulum 2013, (2) pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis karakter di SMP Negeri Singaraja sesuai dengan kurikulum 2013, dan (3) evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia berbasis karakter di SMP Negeri 2 Singaraja sesuai dengan kurikulum 2013. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VII-11 SMP Negeri 2 Singaraja. Objek penelitian ini adalah pembelajaran bahasa Indonesia berbasis karakter. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah, lembar observasi, dan wawancara tidak terstruktur. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Perencanaan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis karakter terlihat dari adanya eberapa komponen dalam RPP yang telah mengandung nilai karakter seperti: KI, KD, tujuan pembelajaran, media pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Nilai karakter itu sendiri langsung diintegrasikan ke dalam setiap kalimat yang guru tulis. (2) Pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia belumsepenuhnya dilaksanakanoleh guru. Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru agak kurang sesuai dengan yang tertera dalam RPP. Umumnya nilai karakter tidak dipaparkan oleh guru kepada siswa. Nilai karakter muncul dalam kegiatan awal, inti, dan penutup dengan porsi yang berbeda. (3) evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia berbasis karakter yang guru laksanakan terlihat dari adanya penilaian sikap yang menilai sikap jujur, disiplin, tanggung jawab dan santun siswa. Dalam pelaksanaannya sediri di dalam kelas evaluasi sikap ini tidak guru laksanakan.Kata Kunci : pembelajaran bahasa Indonesia, karakter This study used descriptive qualitative research approach that aimed at find out ( 1 ) the planning of learning Indonesian in character -based SMP Singaraja in accordance with the curriculum of 2013, ( 2 ) the implementation of learning Indonesian in character -based SMP Singaraja in accordance with the curriculum of 2013, and ( 3 ) evaluation of learning Indonesian in character -based SMP Singaraja in accordance with the curriculum of 2013. he subjects were Indonesian teachers who teach in class VII - 11 SMP Negeri 2 Singaraja.The research object is a character -based learning Indonesian. Data collection method that used were, i.e. the method of observation, documentation, and interviews. The instrument used in this study were observation sheet, and unstructured interviews. Data was analyzed by using descriptive qualitative analysis model through three steps, i.e. data reduction, data display, and conclusion. The results of this study were ( 1 ) Planning -based learning Indonesian character seen from the ome components in RPP that already contains values such characters : KI , KD , learning objectives , instructional media , learning steps and learning evaluation . Value of the character itself is directly integrated into every sentence that the teacher wrote . ( 2 ) Implementation of Indonesian language learning belumsepenuhnya dilaksanakanoleh teacher . Implementation of learning undertaken by teachers rather kuran ssuai as those listed in the RPP . generally the value of the character is not didiparkan by the teacher to the student . Value of the character emerged early dala activity , core and cover different portions . ( 3 ) evaluation of learning Indonesian character -based teacher assessment carried evident from the attitude of the judge being honest , discipline , responsibility and polite student . In sediri implementation in the classroom is not the attitude of the teacher evaluation carried out .keyword : learning Indonesian, character education
PENGGUNAAN METODE MEMBACA PQRST UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MERANGKUM TEKS BACAAN SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 3 SINGARAJA Putu Ayu Widya Astari .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .; Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2461

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru bahasa Indonesia kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja dalam menerapkan metode membaca PQRST guna meningkatkan kemampuan siswa merangkum teks bacaan, (2) mendeskripsikan aktivitas siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja dalam pembelajaran merangkum teks bacaan dengan menggunakan metode membaca PQRST, (3) mendeskripsikan peningkatan kemampuan merangkum teks bacaan siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja dengan menggunakan metode membaca PQRST, dan (4) mendeskripsikan respons siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Singaraja terhadap penerapan metode membaca PQRST guna meningkatkan kemampuan merangkum teks bacaan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 3 SMAN 3 Singaraja dan objek yang dikaji adalah aktivitas guru dan siswa siswa selama pembelajaran merangkum dengan metode membaca PQRST, kemampuan siswa merangkum teks bacaan, dan respons siswa terhadap penggunaan metode membaca PQRST selama merangkum teks bacaan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran merangkum teks bacaan dengan menggunakan metode membaca PQRST. Hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. Skor rerata siswa sebelum tindakan adalah 65,14. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 77,18, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 87,14. Respons siswa yang berkenaan dengan minat, sikap, bakat, motivasi, dan tujuan juga meningkat dari siklus I ke siklus II, yakni dari 41,14 menjadi 44,11. Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan siswa merangkum teks bacaan. Kata Kunci : metode membaca, PQRST, merangkum This study aimed to describe (1) the activity of Indonesian teachers XI IPS 3 SMA 3 Singaraja in applying reading PQRST method to improve students' ability to summarize text reading, (2) the activity of class XI IPS 3 SMA 3 Singaraja in the text summarizes the learning reading by reading PQRST method, (3) an increase in the ability to summarize text reading class XI IPS 3 SMA 3 Singaraja using PQRST reading, and (4) the response of class XI IPS 3 SMA 3 Singaraja to the application of the method to read PQRST to improve the ability of summarizing the reading text. This research is a class action research. The subjects were students of class XI IPS 3 SMAN 3 Singaraja and objects studied are all teachers and students for teaching students to summarize the PQRST method of reading, the reading ability of students to summarize text, and the response of students to use reading PQRST method for summarizing the reading text. Data collection method used is the method of observation, tests, questionnaires, and interviews. Data were analyzed with the technique of quantitative and qualitative data analysis. The results showed that there was an increase in the activity of teachers and students in learning activities encapsulate reading text reading using PQRST. The results obtained also increases learning. Mean score of the students was 65.14 before action. In the first cycle, the score increased to 77.18, and increased again in the second cycle becomes 87.14. Student responses with respect to interest, attitude, aptitude, motivation, and goal also increased from the first cycle to the second cycle, that is from 41.14 into 44.11. Researchers suggest that these results can be applied by Indonesian teachers to improve students' ability to summarize the reading text.keyword : method of reading, PQRST, summarizes
ANALISIS KESALAHAN BAHASA DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 SUKASADA Ni Made Desy Purnamayani .; Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2469

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) kesalahan diksi bahasa diskusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sukasada, (2) mendeskripsikan kesalahan struktur bahasa diskusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sukasada, dan (3) mendeskripsikan kesalahan lafal bahasa diskusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sukasada. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan 373 kalimat yang mengandung kesalahan yang dituangkan dalam kartu data. Dari 373 kartu data, diperoleh 735 kesalahan, yaitu (1) kesalahan diksi berjumlah 309 (42,04%) yang terdiri atas 97 kesalahan penggunaan kata depan, 5 kesalahan penggunaan kata ganti, 14 kesalahan penggunaan idiom, 17 kesalahan penggunaan ungkapan penghubung, 61 kesalahan penggunaan kata bersinonim, 91 penggunaan unsur bahasa sehari-hari, dan 24 kata yang salah penggunaannya; (2) kesalahan struktur berjumlah 306 (41,63%) yang terdiri atas 31 kesalahan pembentukan kata, 1 kesalahan susunan kata, dan 274 kesalahan susunan kalimat; dan (3) kesalahan lafal berjumlah 120 (16,33%) yang terdiri atas 64 kata yang salah pengucapannya dan 56 pengucapan variasi dialek. Dari 735 kesalahan, ternyata banyak di antaranya merupakan kesalahan berulang-ulang yang dilakukan oleh siswa, baik dalam bidang diksi, struktur, maupun lafal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi umpan balik bagi siswa, guru bahasa Indonesia, sekolah, peneliti lain, dan pengguna bahasa.Kata Kunci : analisis kesalahan bahasa Indonesia, diksi, struktur, lafal This research aims at describing (1) error in diction of language use in learning discussion of Bahasa Indonesia subject at eleventh grade students in SMA Negeri 1 Sukasada, (2) error in language structure of language use in learning discussion of Bahasa Indonesia subject at eleventh grade students in SMA Negeri 1 Sukasada, and (3) pronunciation error of language use in learning discussion of Bahasa Indonesia subject at eleventh grade students in SMA Negeri 1 Sukasada. This research uses descriptive qualitative design. The subject of this research is eleventh grade students in SMA Negeri 1 Sukasada. The data of this study is collected throughout observation and documentation methods. This research uses descriptive qualitative research design. There are 373 sentences used in error input to 373 data cards. Based upon the 373 data cards, these result 753 errors, namely, (1) diction error as many as 309 errors (42,04%) which includes 97 errors in prepositions, 5 faultsin pronouns, 14 errors in idioms, 17 wrongness in conjunctions, 61 errors in synonym words, 91 errors in using daily language use, and 24 errors in words use; (2) language structure error amount to 306 (41,63%) involving 31 errors in word form, 1 single error in words formation, and 274 faults in sentences formation; and the last is (3) pronunciation error amount to 120 (16,33%) which requires 64 errors in pronouncing wordsand 56 faults in wordspronunciation ofdialect variation. In accordance with the 735 errors, it is found that the errors are found occur time after time from the similar errors students made previously which include diction, structure, or pronunciation. The result of this study is expected to be able to provide feedback for students, Indonesia language teacher, school, other researchers, and language users.keyword : error analysis in bahasa Indonesia, diction, structure, pronunciation
PENGGUNAAN TEKNIK 5W+1H UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI UNSUR INTRINSIK CERPEN MELALUI MEMBACA KRITIS DI KELAS VII C SMP NEGERI 3 SINGARAJA I Komang Agus Aryanta .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah penerapan teknik 5W+1H melalui membaca kritis dalam pembelajaran memahami unsur intrinsik cerpen, (2) mengetahui peningkatan kemampuan memahami unsur intrinsik cerpen siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Singaraja setelah penerapan teknik 5W+1H melalui membaca kritis, (3) mengetahui respons siswa terhadap penerapan teknik 5W+1H melalui membaca kritis dalam pembelajaran memahami unsur intrinsik cerpen. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi, metode tes dan kuisioner. Pada metode observasi, data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Pada metode tes, data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan pada metode kuisioner, data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dengan prosedur di atas, didapatkan hasil penelitian sebagai berikut. (1) langkah-langkah pembelajaran yang efektif, terdiri atas, a) memerhatikan kondisi belajar, b) memberikan materi tentang cerpen dan unsur intrinsiknya, c) memberikan contoh cerpen yang dikenal siswa, d) membentuk kelompok, e) mengklarifikasi jawaban dari masing-masing kelompok, f) memberikan tes, g) mengumumkan skor kemajuan individu, h) menyimpulkan serta menutup pembelajaran, (2) terjadi peningkatan nilai rata-rata kelas setelah penerapan teknik 5W+1H melalui membaca kritis, dengan perolehan skor pada pembelajaran sebelumnya. Sebelum penelitian (refleksi awal), skor siswa mencapai rata-rata 68,83 (cukup). Pada siklus I, rata-rata skor siswa meningkat menjadi 70,14 (baik) dan pada siklus II, mengalami peningkatan menjadi 78,55 (sangat baik), (3) Respons siswa sangat positif dalam pembelajaran memahami unsur intrinsik cerpen dengan menerapkan teknik 5W+1H melalui membaca kritis. Kata Kunci : Kata Kunci: teknik 5W+1H, membaca kritis, pemahaman cerpen. The purpose of this research are 1) to know the steps of applying technique 5W + 1H through critical reading in the learning process to comprehend the intrinsic unsure of short story, 2) to know the progression of comprehend ability about intrinsic unsure of short story in class VII C SMP N 3 Singaraja after applying technique 5W + 1H through critical reading, 3) to know the students’ respond about the applying of technique 5W+1H through critical reading in the learning process to comprehend the intrinsic unsure of short story. This research was designed as Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). The subjects of this research are teacher and students of SMP N 3 Singaraja, especially the students in class VII C. This research was done by some methods, such as observation, test and questioner. In observation method, data was analyzed by descriptive qualitative. In test method, data was analyzed by descriptive quantitative and in questionnaire method, data was analyzed by descriptive qualitative and quantitative. By the procedures above was got the result of this research as follow. 1) the effective learning steps are a) pay attention to learning situation, b) giving material and intrinsic unsure about short story, c) giving the example of short story that students knows, d) making group, e) clarifying the answer of each group, f) giving test, g) publishing individual score development, h) concluding and closing the learning process. 2) Has occurred the progression of students mean score after applying technique 5W+1H through critical reading by compare it with previous lesson. Before the research (first reflection), students mean score is 68,88 (enough). On the first stage, the students mean score are develop into 70,14 (good) and in second stage develop into 78,55 (excellent), 3) the students’ respond is positive in comprehending the intrinsic unsure of short story in using techniques 5W+1H through critical reading. keyword : Key word: 5W+1H technique, critical reading, comprehension of short story.

Page 2 of 10 | Total Record : 98