cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2014)" : 98 Documents clear
IMPLEMENTASI PRINSIP RETORIKA DALAM NASKAH PIDATO SISWA KELAS IX SMPN 7 SINGARAJA Sang Ayu Putu Nilayani .; Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3138

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan kesatuan dalam naskah pidato siswa kelas IX SMPN 7 Singaraja, (2) mendeskripsikan kekoherenan dalam naskah pidato siswa kelas IX SMPN 7 Singaraja, (3) mendeskripsikan kevariasian dalam naskah pidato siswa kelas IX SMPN 7 Singaraja, (4) mendeskripsikan kepenekanan dalam naskah pidato siswa kelas IX SMPN 7 Singaraja, dan (5) mendeskripsikan kepararelan dalam naskah pidato siswa kelas IX SMPN 7 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMPN 7 SIngaraja. Objek penelitian ini adalah prinsip retorika dalam naskah pidato yang meliputi: kesatuan, kekoherenan, kevariasian, kepenekanan, dan kepararelan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan kesatuan dalam naskah pidato adalah sebanyak 96 dari 110 paragraf yang diteliti. Penggunaan ditandai oleh adanya satu ide pokok kemudian diikuti oleh beberapa kalimat penunjang; (2) penggunaan kekoherenan dalam naskah pidato adalah sebanyak 108 dari 110 paragraf yang diteliti. Penggunaan kekoherenan ditandai oleh adanya hubungan yang erat antarkalimat dalam paragraf; (3) penggunaan kevariasian dalam naskah pidato adalah sebanyak 110 dari 110 paragraf yang diteliti. Penggunaan kevariasian ditandai oleh adanya variasi jenis kalimat dan variasi bentuk kalimat; (4) penggunaan kepenekanan dalam naskah pidato adalah sebanyak 93 dari 110 paragraf yang diteliti. Penggunaan kepenekanan ini ditandai oleh adanya penggunaan urutan kata, tingkatan bagian-bagian kalimat, pengulangan kata, dan penggunaan susunan inversi; dan (5) penggunaan kepararelan dalam naskah pidato sebanyak 82 dari 110 paragraf yang diteliti. Penggunaan tersebut ditandai oleh adanya penggunaan kesejajaran bentuk. Kata Kunci : Prinsip Retorika dan Naskah Pidato This research aimed to ( 1 ) describe the speech manuscript unity of ninth grade student in SMP 7 Singaraja , ( 2 ) describe the speech manuscript coherence of ninth grade student in SMP 7 Singaraja , ( 3 ) describe the speech manuscript variation of ninth grade student in SMP 7 Singaraja , ( 4 ) describe the speech manuscript stressing of student speech ninth grade student in SMP 7 Singaraja , and ( 5 ) describe the speech manuscript parallel of student speech ninth grade student in SMP 7 Singaraja . The subjects were students of ninth grade student in SMP 7 Singaraja . This study was the principle object of rhetoric in speeches that include: unity, coherence, variation , stressing , and parallel . The data collection method used is the method of documentation. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. The results of this study indicated that (1) the use of the unity of the speech manuscript is as much as 96 of the 110 paragraphs which were studied. The use was marked by the existence of a main idea followed by some supporting sentences; (2) the use of coherence the speech manuscript is as much as 108 of the 110 paragraphs which were studied. The use of coherence was marked by the existence of close relationship between sentences in a paragraph ; ( 3 ) the use of variation the speech manuscript is as many as 110 of the 110 paragraphs which were studied . The use of variation is marked by the existence of sentence types variation and sentence forms variation ; ( 4 ) the use of stressing in speech manuscript is as many as 93 of the 110 paragraphs which were studied . The use of this stressing was marked by the use of word order , parts of a sentence level , word repetition , and the use of the composition of the inversion ; and ( 5 ) The use of parallel in speech manuscript is as much as 82 of 110 paragraphs which were studied . The use is marked by the use of alignment shapes . keyword : rhetoric and speech manuscript
PENGGUNAAN TEKNIK MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENENTUKAN FAKTA DAN OPINI PADA TAJUK RENCANA BALI POST DI KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 1 SAWAN I Gusti Ngurah Oka Agustawan .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3246

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan teknik mind mapping dalam menentukan fakta dan opini pada tajuk rencana Bali Post, (2) mendeskripsikan aktivitas belajar mengajar dengan menggunakan teknik mind mapping dalam meningkatkan kemampuan siswa menentukan fakta dan opini pada tajuk rencana Bali Post, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan teknik mind mapping dalam meningkatkan kemampuan siswa menentukan fakta dan opini pada tajuk rencana Bali Post. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Sawan yang berjumlah 23 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, aktivitas belajar mengajar dan respons siswa dalam penggunaan teknik mind mapping. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, metode observasi, metode kuesioner, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) ada peningkatan hasil belajar menentukan fakta dan opini siswa berkat diterapkannya teknik mind mapping, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 74,43, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 77, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 80,3, (2) siswa dan guru terlihat aktif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penggunaan teknik mind mapping pada pembelajaran menentukan fakta dan opini. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menggunakan teknik mind mapping, sebagai salah satu teknik pembelajaran inovatif, dalam pembelajaran menyimak, menulis, dan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya dan pada pelajaran bahasa yang lain pada umumnya.Kata Kunci : mind mapping, kemampuan siswa, menentukan fakta dan opini This Classroom Action Research (CAR) aimed at (1) describing the improvement of the students’ learning outcome in determining fact and opinion of the editorial Bali Post by using mind mapping technique, (2) describing the teaching learning activities in using mind mapping tecnique to improve the students’ ability in determining fact and opinion of the editorial Bali Post, and (3) describing the students’ response toward the use of mind mapping technique in improving their ability in determining fact and opinion of the editorial Bali Post. The subjects of this research were an Indonesian Language teacher and 23 students’ of class IX IPA 2 in SMA Negeri 1 Sawan. While, the objects of this research were the improvement result, teaching learning activities, and the students’ response toward the use of mind mapping technique. The method of data collections used in this research were in the form of test, observation, questionnaire, and interview. The data were analyzed by using descriptive quantitative and descriptive qualitative. The results of this research showed that (1) the improvement of the students’ learning outcome due to the implementation of mind mapping technique, which covered in the pre-action obtained classical mean score is 74,43, in the first cycle obtained classical mean score is 77, while in the second cycle obtained classical mean score is 80,3, (2) the teacher and the students’ were active in doing the learning activity, (3) the students’ showed positive response toward the use of mind mapping technique in determining fact and opinion. Based on the results of this research, other researchers are suggested to use mind mapping technique as one of inovative learning techniques, in the teaching learning, writing and speaking for Bahasa Indonesia subject specifically and for other languages subject generally.keyword : mind mapping, students’ ability, determining fact and opinion
PENERAPAN STRATEGI DIRECTED READING THINKING ACTIVITY (DRTA) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA CERPEN PADA SISWA KELAS VII E SMP NEGERI 4 KUBUTAMBAHAN Ni Made Rusni Bunadi .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3247

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar untuk meningkatkan keterampilan membaca cerpen pada Siswa Kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan, (2) mendeskripsikan dapat tidaknya penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar meningkatkan keterampilan membaca cerpen pada siswa kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar pada siswa kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan, sedangkan objeknya adalah keterampilan membaca cerpen dengan penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, dan metode kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar dalam membaca cerpen (1) dilakukan melalui beberapa langkah sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah dirancang oleh guru, (2) dapat meningkatkan kemampuan membaca cerpen siswa. Peningkatan tersebut terlihat pada hasil kemampuan membaca cerpen siswa setelah digunakannya penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar. (3) Siswa memberikan respons yang positif dalam mengikuti pembelajaran membaca cerpen dengan penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar.Kata Kunci : strategi directed reading thinking activity (DRTA), membaca cerpen. This study aims to (1) describe the application of media-assisted image DRTA strategies to improve reading skills in the short story Seventh Grade Students of SMP Negeri 4 Kubutambahan E, (2) whether or not the implementation of the strategy described DRTA media aided drawing skills improve reading short stories in class VII E SMP 4 Kubutambahan country, and (3) describe the response of students to the application of image media strategy aided DRTA on class VII E SMP N 4 Kubutambahan. This study uses action research design (TOD), which is conducted in two cycles. The subjects were teachers and students of class VII E SMP N 4 Kubutambahan, while the object is the application of skills to read short stories DRTA strategy aided drawing media. Data collection method used is the method of observation, test methods, and questionnaire method. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis techniques and quantitative descriptive analysis techniques. The results of this study indicate that the application of media-assisted image DRTA strategies in reading short stories (1) is done through several steps in accordance with a learning plan that has been designed by teachers, (2) to improve students' ability to read short stories. The increase was seen in the results of students' ability to read short stories after the implementation strategy used DRTA aided drawing media,(3) the students give positive response in learning of short story reading through the implementation of DRTA strategy with media of pictures. keyword : strategy directed reading thinking activity (DRTA), read short stories
ANALISIS NILAI-NILAI KEMANUSIAAN NOVEL “BEKISAR MERAH” KARYA AHMAD TOHARI DAN KESESUAIANNYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA Kadek Adi Wira Permata .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3268

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) nilai-nilai kemanusiaan yang terdapat dalam novel “Bekisar Merah” karya Ahmad Tohari, dan (2) kesesuaian novel “Bekisar Merah” karya Ahmad Tohari sebagai bahan pembelajaran sastra. Subjek penelitian ini adalah novel “Bekisar Merah” karya Ahmad Tohari. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai kemanusiaan yang terdapat dalam novel “Bekisar Merah” karya Ahmad Tohari dan kesesuaiannya sebagai bahan pembelajaran sastra. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) nilai-nilai kemanusiaan dalam novel “Bekisar Merah” sangat beragam yang terdiri atas, nilai hedonik, nilai artistik, nilai kultural, nilai etis, moral, dan religius, serta nilai praktis. Selain nilai-nilai tersebut, ada beberapa nilai kemanusiaan yang peneliti temukan dalam novel tersebut, diantaranya kasih sayang, tolong-menolong, keyakinan, jujur, tenggang rasa, rela berkorban, tanggung jawab, tata karma, dan bijaksana, semua nilai kemanusiaan tersebut sangat tepat bagi pengembangan karakter siswa. (2) novel “Bekisar Merah” karya Ahmad Tohari tersebut dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran sastra karena menggunakan kata-kata yang mudah dipahami dan terdapat banyak nilai pendidikan karakter yang bisa diterapkan dalam pembelajaran sastra khususnya dalam membahas novel. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk meneliti lebih mendalam lagi tentang nilai-nilai kemanusiaan yang terdapat dalam karya sastra khusnya novel.Kata Kunci : nilai kemanusiaan, novel “Bekisar Merah”, Ahmad Tohari, pembelajaran, sastra. This study aimed at describing (1) the values of humanity contained in the novel entitled “Bekisar Merah” by Ahmad Tohari, and (2) the appropriateness of the novel entitled “Bekisar Merah” by Ahmad Tohari as a material for teaching literature. The subject of this study was a novel entitled “Bekisar Merah” by Ahmad Tohari. The object was values of humanity contained in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari and its appropriateness as a material for teaching literature. The data collection method used in this study was documentation. The data were then analyzed using a descriptive qualitative technique. The results of this study were (1) the values of humanity in the novel "Bekisar Merah" were very diverse consisting of hedonic value, artistic value, cultural value, ethical, moral, religious, as well as practical value. In addition to these values, there were some values of humanity that the researcher observed within the novel, including affection, mutual help, confidence, honesty, tolerance, sacrifice, responsibility, manners, and thoughtful, all of the values of humanity were very precise for the character development of the students. (2) the novel entitled "Bekisar Merah" by Ahmad Tohari could be used as material for teaching literature as it used simple and understandable words and there were many values of character education that could be applied in the study of literature especially in discussing the novel itself. Based on these results, other researchers were advised to examine more deeply about values of humanity found in literature especially novel.keyword : values of humanity, a novel entitled "Bekisar Merah", Ahmad Tohari, learning, teaching literature.
PENERAPAN METODE FIELD TRIP SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA DI KELAS VII A.3 SMP NEGERI 1 SINGARAJA Ida Agung Ayu Mila Pradnyani .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3281

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui peningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi dengan menerapkan metode field trip di kelas VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan menerapkan metode field trip yang diterapkan oleh guru di kelas VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, (3) mengetahui respons siswa dalam menulis karangan deskripsi dengan penerapan metode field trip di kelas VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, sedangkan objeknya adalah keterampilan menulis karangan deskripsi dengan menerapkan metode field trip. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, wawancara, dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan metode field trip dalam pembelajaran menulis karangan deskripsi dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa. Pada rekfleksi awal, sebelum menerapkan metode field trip, skor rata-rata menulis karangan deskripsi adalah 62, sedangkan pada siklus I, yakni setelah menerapkan metode field trip, skor rata-rata siswa adalah 79,36. Setelah diberikan tindakan pada siklus II, skor rata-rata siswa adalah 81,93. Persentase peningkatan skor rata-rata tersebut dari refleksi awal ke siklus I sebesar 17,36%, dan peningkatan skor rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 2,57%. Dengan demikian, total peningkatan skor rata-rata siswa adalah 15,93%. Dari peningkatan tersebut, ketuntasan belajar klasikal yang dicapai siswa sudah memenuhi tuntutan yang diharapkan. Kata Kunci : field trip, menulis, deskripsi This study aims to (1) to know and the increase students skills in essay writing descriptions by applying the method on a class field trip in class VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, (2) describe the steps of learning to write essays description field trip in class VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, (3) to know the students response in writing essays with the application description method Field Trip in class VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja. This study uses action research design or study follow-grade (PTK). The subjects were teachers and students in class VII A.3 SMP Negeri 1 Singaraja, while the object is a description essay writing skills by applying the method of field trips. Data collection method used is the method of observation, tests, interviews, and questionnaires. This study used a qualitative descriptive analysis techniques and quantitative descriptive analysis techniques. The result show the method field trip in teaching essay writing descriptions can improve students’ ability to write essays description. At the beginning of reflection, before applying the method of field trips, the average score was 62 to write essays description, main while in the first cycle, that is after applying the method of the field trip, students’ average score was 79,36. After given the action in the second cycle, the score average student is 81,93. The percentage increase in the average scores of reflection early to the first cycle of 17,36%, and an increase in the average score from the first cycle to the second cycle of 2,57%. So, the total increase in the average score of students was 15,93. From the increasing, completeness classical learning achieved by students who already meet the expected demand.keyword : Key Word: field trip , write, describe
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRARTA Ni Kadek Parmini .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3282

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta, (2) mendeskripsikan bentuk penyampaian nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta. Subjek penelitian ini adalah novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta dan bentuk penyampaian nilai pendidikan dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi atau studi pustaka. Data hasil dokumentasi dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti memperoleh hasil, yakni dalam novel Sang Pemimpi terkandung nilai-nilai pendidikan dan bentuk penyampaian nilai pendidikan. Peneliti menyarankan agar penganalisisan karya sastra terus dilakukan oleh penikmat sastra sehingga penikmat sastra dapat menambah wawasan dan mempertajam daya kritisnya terhadap permasalahan yang diungkapkan dalam karya sastra. selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap novel Sang Pemimpi dengan sudut permasalahan yang berbeda sehingga pemahaman pembaca terhadap pesan yang disampaikan pengarang semakin mendalam. Kata Kunci : Sastra, Nilai-nilai Pendidikan ABSTRACT This study aims to (1) describes the educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta, (2) describes the deliver form of educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta. The subject of this research is the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta, while the objects of this research are the educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta and the deliver form of educational value in the novel Sang Pemimpi by Andrea Hirarta. The data collection method which use in this research is the method of documentation. The documentation results were analyzed by qualitative descriptive techniques. Based on this study, researcher get the result, that is in the novel Sang Pemimpi there is educational values and the deliver form of educational value. Researchers suggest that analyzing literary work continues to be done by literature devotee so they could get more knowledge and sharpen critical to the problems expressed in the literature. Beside that, continuously research is needed to the novel Sang Pemimpi with different point of views so the reader will understand the message that will given by the writer. keyword : Literature, Education Values
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT BERPENDEKATAN SAINTIFIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) PADA SISWA KELAS X TATA KECANTIKAN KULIT 1 DI SMK NEGERI 2 SINGARAJA Ni Komang Ayu Damayanti .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3283

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif de¬ngan tujuan memaparkan (1) perencanaan pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek, (2) langkah-langkah pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek, dan (3) penilaian pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas X Tata Kecantikan Kulit 1. Objek peneli¬tian ini adalah pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek. Metode yang digunakan da¬lam penelitian ini ialah metode observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bah¬wa perencanaan pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang telah yang dirancang oleh guru, sudah mencakup komponen – komponen RPP yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Namun, terdapat beberapa komponen yang masih perlu untuk diperbaiki dan dikembangkan terutama komponen sumber belajar dan materi pembelajaran. Kemudian langkah-langkah pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik dengan model pembelajaran berbasis proyek pada siswa kelas X Tata Kecantikan Kulit 1 di SMK Negeri 2 Singaraja, guru menerapkan pada pendekatan saintifik. Langkah - langkah pembelajaran tersebut juga mencakup kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Penilaian pembelajaran menulis teks anekdot berpendekatan saintifik model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) guru masih kurang menerapkan tiga aspek penilaian autentik. Salah satunya penilaian sikap. Guru masih kurang dalam mempersiapkan rubrik penilaian sikap dan lembar pengamatan sikap yang dijadikan sebagai pedoman dalam melakukan penilaian pada proses pembelajaran teks anekdot. Kata Kunci : teks anekdot, pendekatan saintifik, berbasis proyek This research used qualitative decriptive design in purpose to give some explaination, (1) the lesson planning of learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique, (2) the learning steps that did by the teacher in learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique and (3) the assessment of learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique. The subject of this sudy is the Indonesian Language teacher who teaches in the X grade class of Tata Kecantikan Kulit 1. The object of the study is learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique. The methods that used in this study were observation, interview, test and documentation.The result of this study shown that the lesson planning of learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique which had been design by the teacher was including all components of lesson plan based on curriculum 2013. However, there were some of the components which need to be revised and improved, especially the source and the learning materials. Then the steps of learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique to the tenth grade students of skin beauty class in SMK Negeri 2 Singaraja, the teacher used scientific approach. Those learning steps deal with pre-activities, whilst activities and post activities. The assessment of learning writing anecdote text based scientific approach through project based learning technique is not complete. It did not used the three authentic aspects of assessment. One of them is students’ attitude. The teacher did not prepare the students’ attitude rubric and attitude observation sheet which can be use as the resource of assessment in learning anecdoct text. keyword : anecdote text, scientific approach, project based learning
Pembelajaran Drama yang Berorientasi Budaya Bali di Kelas XII IB1 SMA Negeri 1 Sukasada Dewa Ayu Anggun Sudewi .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3284

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksaan pembelajaran drama yang berorientasi budaya Bali di kelas XII IB 1 SMA Negeri 1 Sukasada, dan (2) kendala-kendala dalam pembelajaran drama yang berorientasi budaya Bali di kelas XII IB 1 SMA Negeri 1 Sukasada. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XII IB 1 SMA Negeri 1 Sukasada dan siswa di kelas XII IB 1 SMA Negeri 1 Sukasada. Objek penelitianini adalah pembelajaran drama yang berorientasi budaya Bali. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode observasi, dan wawancara. Adapun instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah, lembar observasi, dan wawancara tidak terstruktur. Ketika data telah didapatkan, data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) pelaksanaan pembelajaran drama yang berorietasi budaya Bali yaitu pelaksanaan di kelas. Langkah-langkah pembelajaran dari awal samapai akhir pelajaran sebagian besar sudah mengarahkan siswa untuk belajar sesuai dengan situasi nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-harinya. (2) Adapun kendala-kendala dalam mempelajari drama yang berorientasi pada budaya Bali dirasakan oleh guru dan siswa. Kendala-kendala tersebut antaralain, siswa tidak bisa mempelajari drama dalam waktu yang singkat, sementara masih banyak kompetensi dasar (KD) yang harus dituntaskan. Kedua, susahnya mengatur siswa di kelas dengan jumlah siswa yang banyak. Kendala ketiga yaitu keterbatasan media pembelajaran.Kata Kunci : pembelajaran, pembelajaran drama, budaya Bali This study used descriptive qualitative which aimed to know (1) implementation of drama course which was oriented on Balinese culture in XII IB 1 grade students in SMA Negeri 1 Sukasada, and (2) obstacles in implementing drama course which was oriented on Balinese culture in XII IB 1 grade in SMA Negeri 1 Sukasada. The subjects of this study were the Bahasa Indonesia teacher who teaches in XII IB 1grade in SMA Negeri 1 Sukasada and the students in XII IB 1 grade in SMA Negeri 1 Sukasada. The object of this study was drama course which was oriented on Balinese culture. The method which was used in collecting the data, were: observation and interview. The instrument which was used in this study, were: observation paper and unstructured interview. When the data was already collected, data was analyzed by using descriptive qualitative on three phases, they were data reduction, data presentation, and data conclusion. The results of this data were (1) the implementation of drama course which was oriented on Balinese culture was class performance. The learning steps from the beginning until the ending already direct the students to learn as in the real situation which closed with their daily life. (2) Many obstacles of learning drama course which was oriented on Balinese culture were faced by both teacher and students. The obstacles were, students could not cope with drama course in a short time while there were another basic competency (KD) had to be finished. Second, difficult in controlling students in a big number. The third obstacle was the aid limitation.keyword : learning, drama course, Balinese culture
PENERAPAN TEKNIK PEMODELAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF PERSUASI PADA SISWA KELAS X3 SMA NEGERI 1 KUBU Ni Kadek Ima Suryani .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3285

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) peningkatan keterampilan menulis paragraf persuasi dengan teknik pemodelan, (2) langkah-langkah pembelajaran yang tepat melalui penerapan teknik pemodelan, dan (3) respons terhadap penerapan teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis paragraf persuasi siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Kubu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Kubu dan guru bahasa Indonesia di kelas tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, observasi, kuesioner, dan wawancara. Instrumen yang di¬gu¬nakan dalam penelitian ini adalah tes me¬nulis paragraf persuasi, lembar pa¬duan observasi guru dan siswa, lembar kuesioner, dan pedoman wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan teknik pemodelan dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf persuasi siswa kelas X3 SMA Negeri 1 Kubu. Data refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas adalah 70 (cukup), kemudian meningkat menjadi 75,45 (cukup) pada siklus I, dan meningkat menjadi 80,29 (baik) pada siklus II. (2) Langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf persuasi adalah (a) menyampaikan materi dan langkah-langkah menulis paragraf ersuasi dengan teknik pemodelan, (b) memberikan siswa contoh (model) paragraf, (c) meminta siswa membaca contoh paragraf (d) melakukan tanya jawab contoh (model) paragraf, (e) menjelaskan contoh (model) paragraf sesuai dengan langkah menulis paragraf, dan (f) meminta siswa menetukan topik, membuat kerangka, dan mengembangkan kerangka agar menjadi paragraf yang baik. (3) Respons siswa positif terhadap penerapan teknik pemodelan.Kata Kunci : teknik pemodelan, paragraf persuasi This study aims to describe (1) increase in the writing skills of persuasive paragraph with modeling technique, (2) the steps appropriate learning through implementation of modeling technique to improve the writing skills of persuasive paragraph, and (3) the response to the use of modeling technique in learning to write persuasive paragraph student in class X3 SMA Negeri 1 Kubu. This study uses action research design. The subjects were grade students of SMA Negeri 1 Kubu X3 and Indonesian teachers in the classroom. The data collection used were is the observation method, test, questionnaire, and interview. The instrument used in this study is a test write persuasive paragraph, alloy sheet teacher and student observation, the questionnaire, and interview guides. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive and quantitative descriptive. The results of this study indicate that (1) the application of modeling technique to improve the writing skills of persuasive paragraph X3 grade students of SMA Negeri 1 camp. The data of the preliminary observation showed that the mean score of the class was 70 (enough), went over to 75,45 (enough) in the first cycle and then was 80,29 (good) in the second cycle. (2) Appropriate measures to improve the writing skills of persuasive paragraph (a) deliver the material and steps to write the modeling technique (b) give students example of paragraph (c) ask the students to read examples of paragraph (d) conduct a question and answer examples paragraph, (e) describes an example paragraph of paragraph writing in accordance with step (f) asks the students determine the topics that will be used as paragraph, asks students to outline and develop the framework, (3) the positive student response of implementation modeling technique.keyword : modeling technique, persuasive paragraph
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA (BERCERITA) MELALUI PENERAPAN TEKNIK MENYELESAIKAN CERITA SISWA KELAS VII J SMP NEGERI 2 UBUD GIANYAR Ni Dewi Januria .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3286

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan teknik menyelesaikan cerita untuk meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar; (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar dengan menggunakan teknik menyelesaikan cerita; dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar terhadap penerapan teknik menyelesaikan cerita dalam upaya meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini guru dan siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode angket, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada tiga hal, yaitu penegasan cara berekspresi, memperbaharui media belajar yang terjadi dekat dengan kehidupan siswa, dan mengacak urutan kelompok dengan memberi peluang siswa yang menentukan sendiri bercerita; (2) penerapan teknik menyelesaikan cerita dapat meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara. Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 79,7 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap pembelajaran berbicara (bercerita) melalui penerapan teknik menyelesaikan cerita. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Ubud Gianyar agar menerapkan pembelajaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : teknik menyelesaikan cerita, berbicara, bercerita This study is aimed to (1) describe the series of story completion technique in increasing story telling skill at grade VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar; (2) describe the improvement of story telling in speaking class in grade VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar by using the story completion technique; and (3) describe the students responses in grade VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar, toward the aplication of story completion technique in improving the story telling skill at speaking class. This study uses Penelitian Tindakan Kelas (PTK) technique. The subjects of this study are the teachers and grade VII J students of SMP Negeri 2 Ubud Gianyar. The methods used in collecting the data are observation, test, questionnaire, and interview methods. The data was analyzed by using descriptive qualitative and descriptive quantitative technique. The results of this study showed that (1) the suitable learning series in this study was stressed in three catagories, they are how to show exspresion, to update learning media which closed happened to the students daily life, and to random group turn by giving an apportunity to the students to tell his story; (2) the aplication of story completion technique can increase the ability of story telling at speaking class. The preaction score was 65 (fair), the first cycle got classical average score 74,5 (good), on the other hand at the second cycle the students classical average score become 79,7 (good); (3) the students gave very good responses for speaking class (story telling) through the application of story completion technique. Therefore, the Indonesian teachers at SMP Negeri 2 Ubud Gianyar are supposed to apply the suitable learning process fourd in the study.keyword : story completion technique, speaking, story telling.

Page 5 of 10 | Total Record : 98