cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2014)" : 98 Documents clear
Implementasi Pembelajaran Apresiatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VII B1 SMP Negeri 6 Singaraja Ana Rohana .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3449

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam implementasi pembelajaran apresiatif membaca puisi; (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam kemampuan membaca puisi siswa; dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap implementasi pembelajaran apresiatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII B1 SMP Negeri 6 Singaraja. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran, kemampuan membaca puisi siswa, dan respons siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan kuesioner. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini dititikberatkan pada tiga hal, yaitu pemberian poin, mengacak urutan siswa, dan penggunaan tes puisi yang sesuai; (2) implementasi pembelajaran apresiatif dapat meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 69 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 71,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 79,6 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap implementasi pembelajaran apresiatif untuk meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 6 Singaraja agar menerapkan pembelajaran apresiatif dalam pembelajaran membaca puisi sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : pembelajaran, apresiatif, membaca puisi There are some goals in this classroom based action research. They are (1) to describe the steps used in implementing appreciative learning of reading poem; (2) to describe the increasing of students learning results in this case is their ability in reading poem itself; (3) to describe the students responses towards the appreciative learning implementation. Subjects on this research are both teacher and B1 junior highschool students of SMP N 6 Singaraja. Meanwhile the object of this research are the steps taken in learning ability, capability of reading poem, and the students response themeselves. The method of data collection which is used in this research are obsecrvation, test, and also questioner. These data would be analyzed in form of descriptive – qualitative and descriptive – quantitative technique. The result of the research shows that; (1) the right steps of learning in this research is more concern on three aspects such as; the way how to give the correct poin, random the students arrangement, and the appropriate poem whis is being used; (2) the apreciative learning implementation can increase the students’ ability in reading poem. It can be seen on classical students’ average that on pre-action classical average is 69 (mediate), the classical average of Ist cyclus is 71,5 (good), while on the 2nd cyclus they get 79.6 which is much more better than before; (3) students give a positive responses toward the implementation of apreciative learning in order to increase the students’ ability in reading poem. Therefore, Bahasa Indonesia teacher of SMP N 6 Singaraja hopefully applies the appreciative learning in reading poem as this research has found.keyword : Learning, Appreciative, Reading poem
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI NILAI-NILAI KEHIDUPAN DALAM CERPEN DI KELAS X.D SMA NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN Ketut Rosiani .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3480

Abstract

ABSTRAK Pen Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kemampuan memahami nilai-nilai kehidupan dalam cerpen di kelas X.D SMA Negeri 1 Kubutambahan, (2) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan strategi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kemampuan memahami nilai-nilai kehidupan dalam cerpen siswa di kelas X.D SMA Negeri 1 Kubutambahan, (3) mendeskripsikan respons siswa di kelas X.D terhadap penerapan strategi pembelajaran kontekstual di SMA Negeri 1 Kubutambahan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.D SMA Negeri 1 Kubutambahan yang berjumlah 38 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah, dan respons siswa dalam penerapan strategi pembelajaran kontekstual. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar membaca pemahaman siswa berkat diterapkannya strategi pembelajaran kontekstual, yakni siklus I memperoleh nilai rata-rata klasikal 73,08, dan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 78,27, (2) terdapat beberapa langkah penerapan strategi pembelajaran kontekstual antara lain memberikan apersepsi kepada siswa terkait materi pembelajaran, mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk mengetahui pengetahual awal siswa, menyampaikan materi dan contoh-contoh yang relevan untuk memperjelas materi yang diajarkan serta menjelaskan strategi pembelajaran yang diterapkan, membagikan contoh cerpen serta menugasi siswa untuk membaca, memahami dan mencatat niali-nilai kehidupan yang terkandung dalam cerpen, mengajak siswa untuk menghubungkan nilai-nilai yang ditemukan dalam cerpen ke dalam kehidupan sehari-hari, (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan strategi pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran membaca pemahman. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan (1) Penerapan strategi pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. (2) Langkah-langkah yang ditempuh dalam menerapkan strategi pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran membaca pemahaman sangat efektif dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. (3) Penerapan strategi pembelajaran kontekstual pada pembelajaran membaca pemahaman mendapat respons sangat positif dari siswa. Oleh karena itu, peneliti lain disarankan untuk menerapkan strategi pembelajaran kontekstual, sebagai salah satu strategi pembelajaran, pada mata pelajaran bahasa yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia, pada khususnya. Kata Kunci : Kata kunci : pembelajaran kontekstual, kemampuan pemahaman,nilai-nilai kehidupan dalam cerpen ABSTRACT This Classroom Action Research (CAR) aimed to (1) describe the application of contextual learning strategies to improve the ability to comprehend the live values in short stories in class XD SMAN 1 Kubutambahan, (2) describe the steps of contextual learning strategies to improve the ability to comprehend the live values in short stories in class XD SMAN 1 Kubutambahan, (3) describe the responses of students in the class XD to the application of contextual learning strategies in SMA Negeri 1 Kubutambahan. Subjects in this study were teachers and students class XD of SMA Negeri 1 Kubutambahan, the total were 38 people. Object of this study was the improvement of results, the steps, and the response of the students in the application of contextual learning strategies. Data collection methods used in this study was the observation, tests and questionnaires. Data were analyzed using descriptive quantitative and descriptive qualitative techniques. The results of this study were (1) achievement mastery of learning outcomes of students reading comprehension due to the application of contextual learning strategies, in cycle I gained a classical average 73.08, and in cycle II the classical average student becomes 78.27, (2 ) there are several steps the application of contextual learning strategies include providing apersepsi related to student learning materials, ask questions to the students to determine the students’ prior knowledge, deliver material and relevant examples to clarify and explain learning strategies applied, share examples of short stories and assigns students to read, comprehend and write down life values contained in the story, invite students to connect the values found in the short story into everyday life, (3) students responded very positively to the application of contextual learning strategies in reading comprehension. Based on these results, we can conclude (1) The application of contextual learning strategies can improve students' reading comprehension. (2) The steps taken in implementing contextual learning strategies in reading comprehension is very effective learning that can improve students' reading comprehension. (3) The application of contextual learning strategies in teaching reading comprehension got a very positive response from students. Therefore, other researchers suggested to apply contextual learning strategies, as a learning strategy, on the other language subjects in general and especially in the Indonesian subject. keyword : Keywords: contextual learning, comprehending ability, life values in short stories
Pembinaan Ekstrakurikuler Majalah Dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara Ni Made Dian Dwi Jayanti .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan keberadaan ekstrakurikuler majalah dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara; (2) mendeskripsikan proses pembinaan ekstrakurikuler majalah dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah ekstrakurikuler majalah dinding. Objek penelitian ini adalah keberadaan dan proses ekstrakurikuler majalah dinding. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ekstrakurikuler majalah dinding diatur berdasarkan surat keputusan kepala sekolah, pelaksanaannya berdasarkan program kerja yang dirancang oleh guru Bahasa Indonesia sekaligus sebagai pembina ekstrakurikuler majalah dinding, siswa yang mengikuti ekstrakurikuler majalah dinding dominan diikuti oleh siswi perempuan; (2) proses pembinaan ekstrakurikuler majalah dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara memiliki cara yang berbeda-beda sesuai dengan keadaan sekolah.Kata Kunci : Kata kunci: ekstrakurikuler majalah dinding dan pembinaan This research is a qualitative descriptive study aimed to (1) describe the existence of walls magazine in Junior High School in Negara sub-district, (2) describing the process of building a wall magazine in Junior High School in Negara sub-district. This research is descriptive qualitative research. The subject of this study is extracurricular of wall magazines. Object of this research is the existence and process of extracurricular of wall magazine. The method used collect the cata are observation, interviews, and documentation. This research used qualitative descriptive analysis techniques to analyse the data. The results of this study indicate that (1) the existence of extraculicullar of wall magazine by the headmaster decision letter and its implementation based on the work program that has been designed by the Indonesian language teachers at once become the founder of extraculicullar of wall magazine, Students who dominant to follow the extraculicullar of wall magazine are female students (2) the process of founding extraculicullar of wall magazine at Junior High School in Negara sub-district has different ways.keyword : The extraculicullar of walls magazine and founding
KAJIAN RETORIKA DALAM NASKAH PIDATO PADA SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 PUPUAN I Wayan Pasek Widiantara .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3516

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif yang menggambarkan adanya mengenai kajian retorika dalam naskah pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X.1 di SMA Negeri 1 Pupuan yang berjumlah 21 orang siswa, sedangkan objek penelitiannya adalah pengorganisasian tutur bahasa dalam naskah pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan, pilihan bahasa figuratif dalam naskah pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan, kendala-kendala yang dialami siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan terkait dengan pengorganisasian tutur bahasa dalam menulis naskah pidato, dan kendala-kendala yang dialami siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan terkait dengan pilihan bahasa figuratif dalam menulis naskah pidato. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penugasan, metode dokumentasi, dan metode wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang mencakup tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pembelajaran menulis naskah pidato pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan ditinjau dari segi pengorganisasian tutur bahasa sudah mnunjukkan hasil yang baik. Siswa sebagian besar menuangkan pesan, ide atau gagasannya menggunakan pola pengembangan dengan teknik deduktif, hasil pembelajaran menulis naskah pidato pada siswa klas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan ditinjau dari segi pemilihan bahasa figuratif juga sudah menunjukkan hasil yang baik. Terkait dengan pemilihan bahasa figuratif dalam naskah pidato yang ditulis siswa, siswa sebagian besar hanya menggunakan gaya bahasa perumpamaan, berdasarkan hasil wawancara yang peneliti lakukan dengan siswa, diketahui bahwa siswa kurang paham dengan konsep menulis pidato yang baik ditinjau dari segi pengorganisasian tutur bahasa, dan siswa juga mengalami kesulitan terkait dengan pemilihan bahasa figuratif ketika menulis naskah pidato. Siswa mengatakan sama sekali tidak paham dan tidak mengetahui apa itu bahasa figuratif. Peneliti menyarankan agar guru hendaknya mengintensifkan pembelajaran menulis naskah pidato dengan memperhatikan kendala yang ada untuk dicari pemecahannya. Kata Kunci : kajian retorika, naskah pidato This research is a case study with a qualitative descriptive design study that describes what it is rhetoric in speeches to students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan. Subjects in this study were all students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan totaling 21 people, while the research object is the organization said in a speech language to students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan, the choice of figurative language in speech to students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan, constraints experienced by students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan associated with the organization of said language in writing speeches, and the constraints experienced by students in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan associated with the choice of figurative language in writing speeches. Data collection method used in this study is the assignment method, method of documentation, and method of interviews. Data a nalysis used in this study is the analysis of qualitative data that includes try stages, namely data reduction, data display, and conclusion. Result showed that learning outcomes writing speeches in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan in terms of organizing said the language is good. Students most of their ideas or ideas using deductive pattern development techniques, learning outcomes writing speeches in class X.1 of SMA Negeri 1 Pupuan in terms of choice figurative also been well discussed. Option related figurative language in speech superscript students, some students use the language of parable stlye, based on interviews with students who are doing research, known to students don’t understand the conceptof writing a good speech in terms of organization of speech language, and students also have difficulties associated with the selection of figurative language when writing speeches. Students reported not understand and don’t know about figurative language. Researchers suggest that teachers should intensify the teaching of writing speeches with attention to existing constraints to look for solution.keyword : study of rhetoric, speeches
KAJIAN RETORIKA DALAM NASKAH PIDATO PADA SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 PUPUAN I Wayan Pasek Widiantara
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3571

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif yang menggambarkan adanya mengenai kajian retorika dalam naskah pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X.1 di SMA Negeri 1 Pupuan yang berjumlah 21 orang siswa, sedangkan objek penelitiannya adalah pengorganisasian tutur bahasa dalam naskah pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan, pilihan bahasa figuratif dalam naskah pidato siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan, kendala-kendala yang dialami siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan terkait dengan pengorganisasian tutur bahasa dalam menulis naskah pidato, dan kendala-kendala yang dialami siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan terkait dengan pilihan bahasa figuratif dalam menulis naskah pidato. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penugasan, metode dokumentasi, dan metode wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang mencakup tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan  penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pembelajaran menulis naskah pidato pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan ditinjau dari segi pengorganisasian tutur bahasa sudah mnunjukkan hasil yang baik. Siswa sebagian besar menuangkan pesan, ide atau gagasannya menggunakan  pola pengembangan dengan teknik deduktif, hasil pembelajaran menulis naskah pidato pada siswa klas X.1 SMA Negeri 1 Pupuan ditinjau dari segi pemilihan bahasa figuratif juga sudah menunjukkan hasil yang baik. Terkait dengan pemilihan bahasa figuratif dalam naskah pidato yang ditulis siswa, siswa sebagian besar hanya menggunakan gaya bahasa perumpamaan, berdasarkan hasil wawancara yang peneliti lakukan dengan siswa, diketahui bahwa siswa kurang paham dengan konsep menulis pidato yang baik ditinjau dari segi pengorganisasian tutur bahasa, dan siswa juga mengalami kesulitan terkait dengan pemilihan bahasa figuratif ketika menulis naskah pidato. Siswa mengatakan sama sekali tidak paham dan tidak mengetahi apa itu bahasa figuratif. Peneliti menyarankan agar guru hendaknya mengintensifkan pembelajaran menulis naskah pidato dengan memperhatikan kendala yang ada untuk dicari pemecahannya.
PENERAPAN TEKNIK DESKRIPSI INTERPRETASI DAN EVALUASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI SISWA KELAS X AP2 SMK PARIWISATA TRIATMA JAYA SINGARAJA Ni Made Maret Mamiani .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3662

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa dengan menerapkan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi, (2) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam menerapkan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa, dan (3) respons siswa terhadap penerapan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X AP2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. Objek penelitian ini adalah kemampuan menulis paragraf deskripsi, langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf deskripsi, serta respons siswa mengenai penerapan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan (1) metode tes (2) metode observasi, (3) metode angket, dan (4) metode wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa kelas X AP2 SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja meningkat dengan perolehan skor rata-rata dari 72,64 pada siklus I menjadi 77,03 pada siklus II, (2) terdapat tiga langkah utama dalam penerapan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi, dan (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan teknik deskripsi, interpretasi, dan evaluasi dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Kata Kunci : teknik deskripsi, interpretasi, evaluasi, menulis This Classroom Action Research (CAR) aimed at describing (1) students' skills in writing descriptive paragraph by using descriptive, interpretive and evaluative technique, (2) the appropriate learning steps by using descriptive, interpretive, and evaluative technique to improve students' skills in writing descriptive paragraph, and (3) students' responses towards the use of descriptive, interpretive, and evaluative technique in the learning of writing descriptive paragraph. The subjects of this study were the Indonesian language teacher and students of grade X AP2 at SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. The objects of the study were the skills of writing descriptive paragraph, the learning steps of writing descriptive paragraph, and students' responses towards the use of descriptive, interpretive, and evaluative technique in the lerning of writing descriptive paragraph. The data collection of this study used the methods of (1) test, (2) observation, (3) questionnaire, and (4) interview. The obtained data was analyzed by using descriptive qualitative and descriptive quantitative techniques. The result of the study showed that (1) the skill of grade X AP2 students at SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja in writing descriptive paragraph improved with the obtained average scores from 72.64 in the cycle I to 77.03 in the cycle II, (2) there are there main steps in using descriptive, interpretive and evaluative technique, and (3) students gave positive responses towards the use of descriptive, interpretive and evaluative technique in the learning of writing descriptive paragraph. keyword : descriptive, interpretive, evaluative technique, writing
PERILAKU VERBAL GURU DALAM PEMBELAJARAN SASTRA INDONESIA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 GIANYAR Ni Luh Komang Sri Majesty .; Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk perilaku verbal guru dalam pembelajaran sastra Indonesia di kelas, (2) fungsi perilaku verbal guru dalam pembelajaran sastra Indonesia di kelas, dan (3) jenis perilaku verbal guru dalam pembelajaran sastra Indonesia di kelas. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI SMA Negeri 1 Gianyar. Objek penelitian ini adalah perilaku verbal guru, meliputi bentuk, fungsi, dan jenis perilaku verbal dalam pembelajaran. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melaui metode observasi dan wawancara dengan instrumen alat perekam dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini adalah (1) bentuk perilaku verbal yang digunakan guru, yaitu deklaratif, interogatif (terbanyak), dan imperatif. (2) Fungsi tindak tutur yang muncul dalam tuturan guru adalah representative, direktif (terbanyak), ekspresif, komisif, dan deklarasi. (3) Jenis tuturan yang digunakan guru adalah jenis perilaku verbal langsung (lebih banyak) dan tidak langsung.Kata Kunci : perilaku verbal, guru, pembelajaran, sastra This study aimed at describing (1) the form of the verbal behavior of the teacher in the learning of Indonesian literature in the classroom, (2) the function of the verbal behavior of the teacher in the learning of Indonesian literature in the classroom, and (3) the types of the verbal behavior of the teacher in the learning of Indonesian literature in the classroom. This study used a descriptive qualitative design. The subject was the Indonesian literature teacher who taught XI class of SMA Negeri 1 Gianyar. The object of this study was the teacher’s verbal behavior including its form, function, and type of the verbal behavior in teaching and learning process. The data in this study were collected through observation and interview with a tape recorder and field note as the instruments. The results of this study were (1) the form of the verbal behavior used by teachers namely declarative, interrogative (at the most), and imperative. (2) The function of speech act occurred in the teacher’s speech was representative, directive (at the most), expressive, commissive, and declarations. (3) The types of speech used by teachers was the kind of direct (more) and indirect verbal behavior.keyword : verbal behavior, teacher, learning, literature
KAJIAN FEMINISME TERHADAP NOVEL TEMPURUNG KARYA OKA RUSMINI DAN KESESUAIANNYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Ni Luh Ariastini .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3871

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) unsur-unsur struktural dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini; (2) perjuangan tokoh perempuan dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini; dan (3) kesesuaian materi perjuangan perempuan dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA. Subjek penelitian ini adalah novel Tempurung karya Oka Rusmini, sedangkan objek penelitiannya adalah feminisme dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini dan kesesuaiannya sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Unsur-unsur struktural yang dianalisis dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini adalah tema, penokohan atau perwatakan, amanat, latar, dan alur. Tema yang diangkat dalam Tempurung adalah perbedaan hak antara laki-laki dan perempuan. Tokoh yang digambarkan dalam Tempurung terdiri atas sembilan belas tokoh dengan latar belakang yang hampir sama. Amanat yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui novel ini supaya tidak ada diskriminasi terhadap perempuan. Latar dalam novel menceritakan bahwa peristiwa terjadi di Bali. Alur yang digunakan adalah alur mundur. (2) Perjuangan perempuan dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini dilakukan dalam empat bidang, yaitu bidang pendidikan ditandai dengan kegigihan seorang perempuan menuntut ilmu, ekonomi ditandai dengan usaha keras perempuan merintis usaha dari kegemarannya, keluarga ditandai dengan kesabaran seorang istri menyikapi sikap suami yang tidak bertanggung jawab, dan sosial ditandai dengan usaha seorang perempuan membuktikkan bahwa perempuan mampu melahirkan ide-ide mutakhir. (3) Materi perjuangan perempuan dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini memiliki kesesuaian sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA sesuai dengan kriteria pemilihan materi pelajaran yang diuji secara internal. Berdasarkan penelitian ini, peneliti lain diharapkan dapat melakukan penelitian secara internal dan eksternal.Kata Kunci : kajian feminisme, perjuangan perempuan, kesesuaian sebagai bahan pembelajaran sastra, novel Tempurung This study aimed to describe (1) structural elements in a novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini; (2) women’s struggles in the novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini; (3) and appropriateness of the material of the women’s struggles in the novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini as a material in teaching literatures in senior high school. The subject of this study was the novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini, while the objects of this study were feminism and its appropriateness as a material in teaching literatures in senior high school. The data collection method used in this study was documentation method. The data were analysed by using descriptive qualitative technique. Here are the results of the study. (1) The structural elements analysed in the novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini were theme, characterization, message, setting, and plot. The theme of the novel was right difference between men and women. The characters illustrated in the novel consisted of nineteen characters with settings that were almost similar. The message that was conveyed by the author through the novel was that there should be no discrimination towards women. The settings of the novel illustrated that the incidents were occurred in Bali. The plot used was flash back. (2) The women’s struggles were done in four fields including education showed by the persistence of a woman to study, economy showed by the efforts of a woman in working based on her passion, family showed by the patience of a wife facing her husband who was irresponsible, and social showed by the efforts of a woman to prove that women were able to generate advanced ideas. (3) The material of the women’s struggles in the novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini had appropriateness as a material in teaching literatures in senior high school which was suitable with the criteria of the teaching material selection internally examined.keyword : feminism analysis, women’s struggles, appropriateness as a material in teaching literatures, novel Tempurung
PENERAPAN METODE SUGESTI BERBANTUAN MEDIA KOMIK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MENULIS PARAGRAF NARASI SISWA KELAS X.1 DI SMA NEGERI 2 BANJAR I Gede Yogi Eriawan .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan hasil belajar siswa dalam menulis paragraf narasi dengan menggunakan metode sugesti berbantuan media komik di kelas X.1 SMA Negeri 2 Banjar, (2) kiat-kiat guru dalam mengimplementasikan langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menggunakan metode sugesti berbantuan media komik pada siswa kelas X.1 di SMA Negeri 2 Banjar, (3) aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menggunakan metode sugesti berbantuan media komik di kelas X.1 SMA Negeri 2 Banjar, dan (4) respons siswa terhadap penerapan metode sugesti berbantuan media komik dalam pembelajaran menulis paragraf narasi di kelas X.1 SMA Negeri 2 Banjar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus dan berlatar di kelas X.1 SMA Negeri 2 Banjar. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.1 di SMA Negeri 2 Banjar yang berjumlah 32 orang, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini ada dua. Pertama, objek yang mencerminkan proses yaitu kiat guru dalam mengimplementasikan langkah-langkah pembelajaran, aktivitas siswa, dan respons siswa dalam mengikuti pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menerapkan metode sugesti berbantuan media komik. Kedua, objek yang mencerminkan produk yaitu hasil belajar berupa peningkatan hasil belajar siswa kelas X.1 di SMA Negeri 2 Banjar dalam pembelajaran menulis paragraf narasi. Data hasil belajar siswa dalam menulis paragraf narasi dikumpulkan dengan metode tes yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif, data kiat-kiat guru dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara yang dianalisis dengan metode deskripstif kualitatif, data aktifitas siswa dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif, dan data respons siswa dikumpulkan dengan metode kuesioner yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan metode sugesti berbantuan media komik dapat meningkatkan hasil belajar menulis paragraf narasi siswa, hal ini ditandai dengan perolehan skor rata-rata menulis paragraf narasi siswa 74,90 pada siklus I menjadi 81,28 pada siklus II, (2) guru menggunakan kiat-kiat pembelajaran yang tepat dalam mengimplementasikan langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menerapkan metode sugesti berbantuan media komik, (3) aktivitas siswa berubah ke arah yang positif dalam mengikuti pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menerapkan metode sugesti berbantuan media komik, dan (4) menumbuhkan respons siswa yang sangat positif dalam pembelajaran menulis paragraf narasi. Berdasarkan temuan-temuan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode sugesti berbantuan media komik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar menulis paragraf narasi siswa, serta penerapan metode ini direspon sangat positif oleh siswa kelas X.1 di SMA Negeri 2 Banjar. Berdasarkan kesimpulan tersebut, peneliti menyarankan agar guru bahasa dan sastra Indonesia menerapkan metode sugesti berbantuan media komik ini dalam pembelajaran menulis paragraf narasi dan guru juga hendaknya mempertimbangkan pemilihan media pembelajaran yang sesuai dengan metode pembelajaran yang akan diterapkan dan menyusun langkah pembelajaran dengan baik, sehingga hasil belajar yang diperoleh siswa sesuai dengan yang diharapan.Kata Kunci : metode sugesti, media komik, aktivitas, hasil belajar, menulis narasi. The objective of this study is to find out: (1) the improvement of students’ narrative paragraph writing activities and achievement of class X.1 in SMA Negeri 2 Banjar, (2) the teacher’s strategies in implementing the procedure of writing narrrative paragraph by using suggestion method assisted with comic media to the students of class X.1 in SMA Negeri 2 Banjar, (3) the students’ actitivies in writing narrative paragraph by using suggestion method assisted with comic media in class X.1 in SMA Negeri 2 Banjar, and (4) the students’ responds toward the implementation of suggestion method assisted with comic media in narrative paragraph writing in class X.1 in SMA Negeri 2 Banjar. This study is a classroom based action research which was implented in two cycles. The subject in this study was the students in class X.1 SMA Negeri 2 Banjar which involved 32 students. Meanwhile, there were two objects in this study. The first obeject reflected the process involving the teacher’s strategies in implementing the teaching procedure, the students’ activities, and the students’ responds toward the implementation of suggestion method assisted with comic media in narrative paragraph writing. The second object reflected the product which involved the students’ learning achievement in the form of their improvement in narrative paragraph writing achievement. The data were collected through test and analyzed by using descriptive quantitative and qualitative analysis. The data in the form of the teacher’s strategies in teaching were obtained through observation and interview, and the data about students’ activities were obtained through observation. Both data were analyzed by using descriptive qualitative analysis. Meanwhile, the data in the form of students’ response were obtained through questionnaire and analyzed quantitatively. The result of this research showed that (1) the implementation of suggestion method assisted with comic media is able to improve the students’ narrative paragraph writing achievement improve the students’ narrative paragraph writing achievement, in which the students’ mean score improved from 74,90 in first cycle into 81,28 in second cycle, (2) make the teachers applied appropriate strategies in implementing suggestion method assisted with comic media to the students, (3) student activity changed in a positive direction in teaching writing narrative paragraph by implementation of suggestion method assisted with comic media, and (4) create positive responds from the students in writing narrative paragraphs. Based on the findings in this study, it can be concluded that the application of the method of suggestion aided comic medium can enhance the activity and the learning outcomes of students write a narrative paragraph, as well as the application of this method responded well by X.1 grade students at SMAN 2 Banjar. Based on these conclusions, the researchers suggested that the Indonesian language and literature teachers implement media assisted method of comics this suggestion in teaching writing narrative paragraphs and teachers should also consider the selection of instructional media in accordance with the teaching methods to be applied and properly setting the pace of learning, so that learning outcomes obtained by the student in accordance with the expected.keyword : suggestion method, comic media, activities, students’ achievement, narrative writing.
NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA DALAM TULISAN SISWA PADA MAJALAH DINDING DI SMP NEGERI 1 SERIRIT Putu Ari Capri Angga .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3945

Abstract

ABSTRAK Kata Kunci: Nilai karakter, tulisan siswa, mading Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai – nilai karakter bangsa dalam tulisan siswa pada majalah dinding di SMP N 1 Seririt. Untuk memfasilitasi peserta didik mengembangkan dirinya menjadi insan yang berkarakter tangguh, ada banyak nilai yang perlu ditanamkan.Namun demikian, menanamkan semua karakter pada peserta didik merupakan hal yang sangat berat. Oleh karena itu, perlu diidentifikasi sejumlah nilai sebagai prioritas penanaman. Salah satunya adalah dengan menggali tulisan melalui mading. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah mading dari siswa SMP Negeri 1 Seririt. Sedangkan yang menjadi objek penelitiannya adalah nilai-nilai karakter bangsa sebagai variable bebas dan majalah dinding sebagai variable terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penerapan nilai-nilai karakter bangsa dalam tulisan siswa pada majalah dinding di SMP N 1 Seririt, yang diwujudkan dengan tulisan-tulisan di majalah dinding khususnya pada rubric berita, tajuk rencana, opini, profil dan cerita hiburan. Delapan belas nilai-nilai karakter yaitu : Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, Tanggung Jawab. Dari delapan belas tersebut, hanya Sembilan nilai-nilai karakter yang ditemukan dalam tulisan mading SMP N 1 Seririt yaitu nilai karakter religius, toleransi, kerja keras, kreatif, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, peduli sosial, dan tanggung-jawab. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan di sekolah semestinya selalu mendapatkan porsi perhatian yang cukup besar, sebab karakter bangsa yang ditanamkan sejak dini melalui tulisan-tulisan di majalah dinding akan semakin membuat rasa kebangsaan muncul dan siswa-siswi sebagai generasi muda tetap berusaha bisa menjaga keutuhan NKRI.Kata Kunci : Kata Kunci: Nilai karakter, tulisan siswa, mading ABSTRACT Keywords: Value of characters, writing students, mading This research is a qualitative descriptive study aimed to determine the application of value - the value of the character of the nation in student writing on the wall magazine in SMP N 1 Seririt. To facilitate learners to develop itself into a formidable man of character, there are many values that need to be instilled. Nevertheless, embed all the characters on the learner is very heavy. Therefore, it is necessary to identify a number of priority values planting. One way is to dig through the wall magazine article. In this study, the approach used is qualitative approach. As for the subjects in this study were Mading of students of SMP Negeri 1 Seririt. While the object of research is the character of the nation's values as independent variables and the dependent variable wall magazine. The results showed that there is application of national character values in student writing on the wall magazine in SMP N 1 Seririt, which is realized by the writings on the wall, especially on the rubric magazine news, editorials, opinions, profiles and entertainment stories. Eighteen character values are : Religious, Honest, Tolerance, Discipline, Hard Work, Creative, Independent, Democratic, Curious Sense, Spirit of Folk, Love the country, Rewarding Achievement, Friendly, Love Peace, Joy of Reading, Environmental Care, Social Care, Responsibility. Of the eighteen, only nine of character values that are found in the writings of SMP N 1 Seririt Mading is the value of a religious character, tolerance, hard work, creativity, spirit of nationalism, patriotism, respect for achievement, social care and responsibility. Character values are instilled in the school should always get a large enough portion of interest, because the character of the nation that invested early on through the writings on the wall magazine will increasingly make sense of nationalism emerged and the students as the younger generation is trying to maintain the integrity of the Republic.keyword : Keywords: Value of characters, writing students, mading

Page 8 of 10 | Total Record : 98