cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
KEGIATAN MENULIS PADA EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK DI SMA NEGERI 1 MENGWI Yuspidayanti, Ni Putu Ana; Artika, I Wayan; Nurjaya, I Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i2.20622

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) hambatan yang dihadapi siswa dalam kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Mengwi. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IBB dan pembina ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Mengwi. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik. Data dikumpulkan menggunakan metode wawancara, metode observasi, metode kuisioner, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Perencanaan kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik disusun dalam bentuk program kerja. Program kerja dirancang menjadi dua, yaitu program kerja semester ganjil dan program kerja semester genap. Komponen yang terdapat dalam program kerja tersebut meliputi tujuan, sasaran, uraian kegiatan, nilai karakter, dan indikator karakter. (2) Pelaksanaan kegiatan menulis pada ekstrakurikuler jurnalistik meliputi kegiatan menulis berita, tajuk rencana, opini, laporan utama, laporan khusus, resensi, dan penulisan sastra. Pembina menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, praktik, serta menggunakan koran sebagai media untuk memudahkan siswa dalam menulis. Selain itu, pembina selalu mengajak siswa untuk peka terhadap isu-isu yang sedang ramai untuk diperbincangkan. Siswa mampu menghasilkan tulisan-tulisan jurnalistik, dan tulisan tersebut dikoreksi pada akhir pelatihan kegiatan menulis. (3) Hambatan yang dihadapi siswa dalam kegiatan menulis meliputi hambatan umum dan khusus. Selain hambatan yang dihadapi siswa, pembina juga mengalami hambatan ketika menulis yaitu keterbatasan pengetahuan terkait jurnalistik.
ANALISIS RETORIKA CALON GUBERNUR PADA DEBAT PEMILIHAN GUBERNUR DKI JAKARTA TAHUN 2017 ., Made Lia Kusmiati; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd., M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pengorganisasian tuturan calon gubernur pada Debat Pemilihan Calon Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017, (2) mendeskripsikan pemilihan kata calon gubernur pada Debat Pemilihan Calon Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah calon gubernur dalam debat pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2017 sedangkan objeknya adalah retorika calon gubernur dalam debat pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2017. Penelitian dibatasi pada pengorganisasian tuturan dan pemilihan kata. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan instrumen penelitian menggunakan kartu data. Terkait dengan pengorganisasian tuturan, hasil penelitian ini menunjukan bahwa saat berbicara, penutur menerapkan empat aspek pengorganisasian tuturan, yang meliputi organisasi tuturan (bagian awal, bagian tengah, bagian akhir), prinsip organisasi tuturan (prinsip kesatuan, prinsip koherensi, prinsip penekanan), pola organisasi tuturan (pola topikal, pola pemecahan masalah, dan pola sebab-akibat), dan pengembangan tuturan (teknik induktif, teknik deduktif, teknik sebab-akibat, teknik narasi, teknik analogi teknik klimaks, teknik menjelaskan dasar sebelum atau sesudah pernyataan). Terkait dengan pemilihan kata, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penutur menerapkan aspek pemilihan kata yang meliputi penggunaan kata yang jelas (menggunakan kata-kata yang spesifik, menggunakan kata-kata sederhana, dan menggunakan kata secara hemat), penggunaan kata yang tepat, dan penggunaan kata yang menarik (memilih kata yang langsung menyentuh diri mitra tutur, menggunakan kata yang berona, dan menggunakan kata-kata tindak). Kata Kunci : Calon Gubernur DKI Jakarta, pengorganisasian tuturan, pemilihan kata This study aimed to 1) to describe the governor’s candidate’s organized speaking in debate of DKI Jakarta Governor’s candidate year 2017. 2) to describe the governor’s candidate’s word choice in debate of DKI Jakarta Governor’s candidate year 2017. This study was descriptive qualitative study. The subject of this study was the governor’s candidate in debate of DKI Jakarta Governor’s candidate year 2017 and the object of this study was the rhetoric of governor’s candidate in debate of DKI Jakarta Governor’s candidate year 2017. This study focused on organized speaking and word choice. The method of this study was documentation and the instrument of this study was the data card. In terms of organized speaking, the result of this study showed that the subject used 4 aspects in organized speaking. There were organized speaking (beginning, whilst, ending), principle of organized speaking (unity, coherence, emphasizing), the pattern of organized speaking (topical pattern, problem-solving pattern and cause-effect pattern), and speaking development (inductive, deductive, cause-effect, narrative, climax technique analogy, explaining before and after statement). In terms of word choice, the result showed that there were some aspects of word choice which were used such as clear words (specific, simple and effective), accurate word and interesting word (sensitive words, attractive words and action words).keyword : DKI Jakarta Governor’s candidate, Organized speaking, Word choice
PEMBELAJARAN CERPEN BERDASARKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS X MA SYAMSUL HUDA TEGALLINGGAH ., Ni Luh Putu Ayu Ariani; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.7203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan penjelasan mengenai (1) guru dalam melaksanakan pendekatan kontekstual pada pembelajaran cerpen, (2) faktor-faktor yang mendukung keberhasilan guru dalam menggunakan pendekatan kontekstual pada pembelajaran cerpen, (3) respon siswa terhadap pendekatan kontekstual yang digunakan guru dalam pembelajaran cerpen. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X di MA Syamsul Huda Tegallinggah dan objek penelitian adalah pembelajaran cerpen berdasarkan pendekatan kontekstual. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh melalui ketiga metode tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru dalam melaksanakan pendekatan kontekstual pada pembelajaran cerpen siswa kelas X MA Syamsul Huda Tegallinggah dikategorikan baik, karena sesuai dengan konsep, karakteristik, dan strategi-strategi dari CTL Hal ini dapat dilihat dari kegiatan belajar-mengajar yang telah dilakukan, serta komponen Contextual Teaching and Learning yang tercantum dalam setiap langkah-langkah pembelajaran yakni konstruktivisme, inquiry, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian sebenarnya; (2) faktor-faktor yang mendukung keberhasilan guru dalam menggunakan pendekatan kontekstual pada pembelajaran cerpen di kelas X MA Syamsul Huda Tegallinggah antara lain faktor guru, faktor siswa, faktor sarana dan prasarana, faktor lingkungan, dan faktor kurikulum, dan (3) Siswa merespon positif terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan, yaitu ketika guru menerapkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran cerpen pada siswa kelas X MA Syamsul Huda Tegallinggah sebagian besar siswa (79%) memberikan respon positif.Kata Kunci : Kata kunci: pembelajaran cerpen, pendekatan kontekstual This study aims to provide an overview and explanation of (1) teachers in implementing the contextual approach to the study of short stories, (2) factors that support the success of teachers in using a contextual approach to the study of short stories, (3) students' response to the contextual approach used by teachers in learning stories. The subjects were Indonesian teachers and students of class X in the MA Syamsul Huda Tegallinggah and the object of research is the study of short stories based on a contextual approach. Data collection methods used were observation, interviews, and questionnaires. The data obtained through these three methods were analyzed descriptively qualitative and quantitative descriptive. The results showed that (1) teachers in implementing the contextual approach to learning the short story class X MA Syamsul Huda Tegallinggah categorized as good, because in accordance with the concept, characteristics and strategies of CTL It can be seen from the teaching and learning activities that have been carried out and Contextual teaching and learning component contained in each of the steps that constructivism learning, inquiry, questioning, learning communities, modeling, reflection, and the actual assessment; (2) factors that support the success of teachers in using a contextual approach to the study of short stories in class X MA Syamsul Huda Tegallinggah among other factors teachers, factors of students, a factor of facilities and infrastructure, environmental factors, and factors of curriculum, and (3) Students respond positively to the learning activities that have been implemented, ie when teachers apply the contextual approach in learning stories in class X MA Syamsul Huda Tegallinggah most students (79%) gave a positive response.keyword : Keywords: stories of learning, contextual approach
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI MELALUI TEKNIK KOREKSI TEMAN SEBAYA PADA SISWA KELAS VII A SMP KATOLIK SANTO PAULUS SINGARAJA ., Inggrit Rosari Rea; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4157

Abstract

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI MELALUI TEKNIK KOREKSI TEMAN SEBAYA PADA SISWA KELAS VII A SMP KATOLIK SANTO PAULUS SINGARAJA Inggrit Rosari Rea, I Made Sutama, I Nym. Seloka Sudiara Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia e-mail: {rea_inggrit@yahoo.co.id, seloka sudiara@yahoo.co.id.}@undiksha.ac.id Abstrak   Penelitian ini bertujuan  (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis narasi pada siswa kelas VII A SMP Katolik Santo Paulus Singaraja dengan penggunaan teknik koreksi teman sebaya, (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis narasi pada siswa kelas VII A SMP Katolik Santo Paulus Singaraja setelah pembelajaran menggunkan teknik koreksi teman sebaya, dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VII A SMP Katolik Santo Paulus Singaraja terhadap penggunaan teknik koreksi teman sebaya dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis narasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII A SMP Katolik Santo Paulus Singaraja. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran yang efektif, peningkatan kemampuan menulis narasi pada siswa, dan respons siswa terhadap penggunaan teknik koreksi teman sebaya dalam pembelajaran menulis narasi. Data dikumpulkan dengan metode observasi, kuesioner/angket, dan tes/unjuk kerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan teknik koreksi teman sebaya dalam pembelajaran menulis narasi dilakukan dengan beberapa langkah sesuai dengan rencana pembelajaran yang dirancang, (2) penggunaan teknik koreksi teman sebaya dapat meningkatkan kemampuan menulis narasi siswa kelas VII A SMP Katolik Santo Paulus Singaraja, (3) penggunaan teknik koreksi teman sebaya dalam pembelajaran menulis narasi mendapat respons sangat positif dari siswa. Peningkatan kualitas menulis narasi siswa dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal. Sebelum diadakan tindakan, skor rata-rata klasikal 66,40. Skor tersebut meningkat menjadi 72,76 pada siklus I. Pada siklus II, skor rata-rata naik lagi menjadi 77,72. Kata Kunci : Kata kunci: kemampuan menulis, narasi, teknik koreksi teman sebaya INCREASING WRITING NARRATION COMPREHENSION BY CLASSMATE TECHNIQUE CORRECTION IN FIRST A GRADE OF ST. PAULUS JUNIOR HIGH SCHOOL SINGARAJA Inggrit Rosari Rea, I Made Sutama, I Nym. Seloka Sudiara Education major Indonesian Languange and Literature Ganesha Education University Singaraja, Indonesia e-mail: {madeafpriyantini@ymail.com, seloka_sudiara@yahoo.co.id,}@undiksha.ac.id    Abstract This research is aims to (1) describe the steps ofeffective learning to increase the writing narration comprehension in First A Grade of St. Paulus Junior High School Singaraja by using classmate technique correction, (2) describe the students grade of writing narration comprehension in First A Grade of St. Paulus Junior High School Singaraja after learning process by using classmate technique correction, and (3) describe the students responses in First A Grade of St. Paulus Junior High School Singaraja by using classmate technique correction in learning process in order to increase the students writing narration comprehension. This research uses the classroom action research that applied into two parts. The subjects of this research are the teacher and the students in First A Grade of St. Paulus Junior High School Singaraja. The objects of this research are the effective learning steps, the students grading of writing narration comprehension, and the students responses of classmate tecnique correction in learning writing narration process. The data collected by using observation, questioner, and test method. The data that have been got by the writer is analyzed by using qualitative descriptive and quantitative descriptive technique. The result of this research show that (1) the use of classmate technique correction in learning writing narration process is does in steps based on the lesson plan, (2) the use of classmate technique correction can increase the students writing narration comprehension in First A Grade of St. Paulus Junior High School Singaraja, (3) the use of classmate technique correction have the positive response from the students in learning writing narration process. Increasing Writing Narration Comprehension of students can be seen in comparison of the average score of classical. Before the action was held, the average score of classical is 66,40. The score increased to 72,76 in cycle I. The cycle II, average scores again be increased to 77,72.keyword : Keywords : increasing writing, narration comprehension, classmate technique correction
TINDAK TUTUR GURU DALAM PENGAJARAN BAHASA INDONESIA DI SLB C BINA KARYA SINGARAJA Mirayanti, Susy
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1217

Abstract

TINDAK TUTUR GURU DALAM PENGAJARAN BAHASA INDONESIA DI SLB C BINA KARYA SINGARAJA oleh Ni Luh Putu Susy Mirayanti, NIM 0812011008 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan memaparkan (1) tindak tutur yang digunakan guru saat pengajaran bahasa Indonesia di SLB C Bina Karya Singaraja, (2) tindak tutur yang dominan digunakan dalam pengajaran bahasa Indonesia di SLB C Bina Karya Singaraja, (3) alasan guru terhadap pemilihan tindak tutur yang digunakan dalam pengajaran bahasa Indonesia di SLB C Bina Karya Singaraja, dan (4) wujud penggunaan tindak tutur di SLB C Bina Karya Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia di SLB C Bina Karya Singaraja. Objek dalam penelitian ini adalah (1) tindak tutur yang digunakan guru saat melaksanakan bahasa Indonesia di SLB C Bina Karya Singaraja, (2) tindak tutur yang dominan digunakan dalam bahasa Indonesia di SLB C Bina Karya Singaraja, (3) alasan guru terhadap pilihan penggunaan tindak tutur yang digunakan di SLB C Bina Karya Singaraja, dan (4) wujud penggunaan tindak tutur di kelas SLB C Bina Karya Singaraja. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi yang didukung oleh alat perekam dan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur guru dalam pengajaran bahasa Indonesia di SLB C Bina Karya Singaraja meliputi (1) jenis tindak tutur yang digunakan berupa tindak tutur direktif, representatif, ekspresif, dan deklaratif, (2) tindak tutur yang dominan digunakan adalah tindak tutur direktif dan representatif, (3) alasan guru terhadap pemilihan tindak tutur adalah tindak tutur direktif digunakan agar siswa melakukan segala perintah guru dalam pengajaran setelah mendengar tuturan, tindak tutur representatif digunakan guru agar siswa mendengarkan penjelasan, tindak tutur ekspresif digunakan guru untuk mengevaluasi pengajaran yang dilakukan guru, tindak deklarasi digunakan guru dengan maksud untuk menciptakan keadaan tertentu, dan (4) wujud penggunaan tindak tutur berupa tindak tutur verbal, nonverbal, dan verbal nonverbal. Kata kunci: tindak tutur, pengajaran bahasa Indonesia
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL BAGI PEBELAJAR BIPA PEMULA DI UNDIKSHA ., Ni Made Candra Puspita Lestari; ., Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd.; ., I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd., M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjabarkan desain pengembangan media pembelajaran visual bagi pebelajar BIPA pemula, (2) menguji validitas hasil pengembangan media pembelajaran visual, dan (3) mengetahui respon pebelajar BIPA terhadap media pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan (Research and Development), dan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa BIPA tingkat pemula di Undiksha. Objek penelitian adalah media pembelajaran flashcard. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode pencatatan dokumen, wawancara, dan angket. Untuk menganalisis data hasil penelitian, dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu, analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) desain pengembangan media pembelajaran flashcard sesuai dengan prosedur dan prinsip-prinsip media pembelajaran dan telah dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE. (2) Hasil uji validitas ahli media pembelajaran menunjukkan bahwa media pembelajaran flashcard layak untuk dikembangkan dan digunakan dalam pembelajaran BIPA. (3) Respon peserta didik BIPA di Undiksha terhadap media pembelajaran flashcard mendapat kategori respon positif dengan rata-rata persentase 85,65%.Kata Kunci : BIPA, Media Pembelajaran Visual, Flashcard This research aims to (1) explain the design of visual learning media development for BIPA learners, (2) examine the validity of visual learning media development result, and (3) investigate the BIPA learners’ reponses toward the learning media. This research used Research and Development design, and ADDIE model. The subject of this research was BIPA learners in the beginner level of UNDIKSHA. The object was learning media in form of flashcard. The method used to collect data was documentation, interview, and questionnaire. In analyzing the data, the researcher used descriptive quantitative and descriptive qualitative method. The result of this research shows that (1) the design of flashcard learning media development is in line with the procedures and basic of learning media, and developed by following ADDIE model. (2) The result of expert judgments shows that the flashcard learning media is proper to be developed and used in BIPA learning. (3) The UNDIKSHA BIPA learners’ responses toward the learning media shows positive responses with average percentage 85.65%.keyword : BIPA, Visual Learning Media, Flashcard
PENGGUNAAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BIOGRAFI DI KELAS X SMAN 1 SUKASADA Ratih, Ni Pt. Ayu; Nurjaya, I Gede; Sriasih, Sang Ayu Putu
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) prestasi siswa pada penggunaan model experiential learning dalam pembelajaran menulis teks biografi di kelas X SMAN 1 Sukasada, (2) langkah-langkah penggunaan model experiential learning dalam pembelajaran menulis teks biografi di kelas X SMAN 1 Sukasada, (3) respons siswa terhadap pelaksanaan model experiential learning dalam pembelajaran menulis teks biografi di kelas X SMAN 1 Sukasada. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan subjek penelitian guru bahasa Indonesia dan siswa. Data dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) prestasi siswa dengan menggunakan model experiential learning dalam pembelajaran menulis teks biografi tergolong baik dengan rata-rata nilai 84,4, (2) penggunaan model experiential learning dalam pembelajaran menulis teks biografi telah memenuhi prosedur yang dipersyaratkan, yaitu (a) kegiatan pendahuluan guru mampu merangsang semangat siswa, (b) kegiatan inti siswa mampu menulis teks biografi sesuai struktur, dan (c) kegiatan penutup siswa mampu menyimpulkan materi yang diajarkan, (3) respons siswa terhadap penggunaan model experiential learning dalam pembelajaran menulis teks tergolong sangat positif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI PADA SISWA KELAS VII B SMP NEGERI 2 TAMPAKSIRING ., Ni Ketut Sriani; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis paragraf deskripsi dengan penerapan model pembelajaran experiential learning, mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang tepat melalui penerapan model pembelajaran experiential learning, dan mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran experiential learning dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Tampaksiring dan guru bahasa Indonesia di kelas tersebut. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis paragraf deskripsi siswa, langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf deskripsi, dan respons siswa terhadap pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penerapan model pembelajaran experiential learning dapat meningkatkan keterampilan menulis paragraf deskripsi siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Tampaksiring. Data refleksi awal menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas adalah 70 (cukup), kemudian menjadi 74,8 (cukup) pada siklus I dan meningkat menjadi 82,2(baik) pada siklus II. (2) Terdapat beberapa langkah penerapan model pembelajaran experiential learning untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi, dan (3) Siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan model pembelajaran experiential learning dalam pembelajaran menulis paragraf deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk mengadakan penelitian lanjutan yang sejenis degan penelitian ini, sehingga diperoleh hasil yang lebih meyakinkan serta sebagai sumbangan bagi guru untuk bahan kajian dan peningkatan mutu pendidikan.Kata Kunci : model pembelajaran experiential learning, paragraf deskripsi This research aimed at describing students’ competency in writing descriptive paragraph through the application of experiential learning method, describing the steps of experiential learning method and describing the students’ response to the experiential learning method in writing descriptive paragraph. This research was in the form of classroom action based research. The subjects of this research were VII B students at SMP Negeri 2 Tampaksiring and the teacher who teach Indonesian language subject in that class. The object of this research was the students’ competency in writing descriptive paragraph, the steps of writing descriptive paragraph, and students’ response to the experiential learning method in writing descriptive paragraph. Observation, test, questionnaire and interview were the method used by the researcer in collecting the data. The collected data were analyzed by using qualitative and quantitative technique. The result of this research showed that (1) Application of experiential learning method can increase students’ competency in writing descriptive paragraph. The preliminary observation data reflect that the mean of the students in that was 70 (sufficient), increasing become 74,8 (sufficient) in cycle I and 82,2 (good) in cycle II. (2) There were some steps of experiential learning method that could be applied to increase the students’ competency in writing descriptive paragraph. (3) The students give positive response to the application of experiential learning method in writing descriptive paragraph. The result of this research reflect that the experiential learning method was good to apply in teaching writing descriptive paragraph in the classroom.keyword : experiential learning method, descriptive paragraph
APRESIASI SASTRA SECARA RESEPTIF TERHADAP TEKS PUISI SISWA KELAS X MIPA 9 DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA Kusuma, Ni Luh Putu Yumi; Gunatama, Gede; Sutama, I Made
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20508

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan struktur teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan apresiasi sastra reseptif terhadap teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja, sedangkan objeknya adalah apresiasi sastra reseptif terhadap teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi teks puisi siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kartu data. Metode analisis data yang dilakukan ada tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja sudah cukup baik dalam memenuhi struktur fisik dan struktur batin puisi. Teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja sudah menggunakan struktur fisik berupa diksi (makna kias, simbol, dan rima), pengimajian, dan kata konkret. Teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja juga sudah menggunakan struktur batin berupa tema, nada dan suasana, serta amanat. Hasil apresiasi sastra secara reseptif terhadap teks puisi siswa ini adalah secara keseluruhan memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
PENGGUNAAN E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI BALI MANDARA ., I Putu Darmika; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) isi dan daya dukung e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara, (2) penerapan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara, dan (3) respons peserta didik terhadap penggunaan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan peserta didik kelas XI IPA I dan IPA II SMA Negeri Bali Mandara. Objek penelitian ini adalah penggunaan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner (angket).Temuan dalam penelitian ini adalah (1) isi e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia,ada lima yaitu: (a) kode kelas, (b) materi bahasa Indonesia,(c) materi tambahan (d) tugas online, dan (e) hasil asessment. Sementara daya dukung e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara ada tiga, yaitu: (a) mempermudah guru dalam mengajar, (b) mendukung materi dalam silabus, (c) memfasilitasi evaluasi online. (2) Penerapan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri Bali Mandara dapat dibagi menjadi dua, yaitu (a) dalam bentuk flip learning, dan (b) dalam bentuk full e-learning. (3) Respons peserta didik terhadap penggunaan e-learning dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu sangat positif (31,45%) dengan rincian terdapat 21 (47,72%) memberikan resposn sangat setuju dan 23 (52,27%) memberikan respons setuju.Kata Kunci : Penggunaan e-learning, isi, dan daya dukung e-learning, dan respons peserta didik This research intended to describe (1) the content and supportability of e-learning in Indonesian language learning in SMA Negeri Bali Mandara, (2) the application of e-learning in Indonesian language learning in SMA Negeri Bali Mandara, and (3) the response of thestudents due to the application of e-learning in Indonesian language learning. This research used descriptive qualitative-quantitative as the research design. The subjects of this study were Indonesian language teachers and the students of class XI IPA I and IPA II of SMA Negeri Bali Mandara. The object of this research was the application of e-learning in Indonesian language learning. The data in this research were collected through observation method, interview, documentation, and questionnaire. The findings of this research were (1) the content of e-learning in Indonesian language learning there are five, those were: (a) class code, (b) Indonesian language material, (c) additional material (d) online task, and (e) assessment results. Meanwhilethe supportability of e-learning in Indonesian language learningin SMA Negeri Bali Mandara there are three, those were: (a) facilitate the teachers in teaching, (b) support the material in the syllabus, (c) facilitate the online evaluation. (2) The application of e-learning in Indonesian language learning in SMA Negeri Bali Mandara could be divided into two, those were: (a) in the form of flip learning, and (b) in the form of full e-learning. (3) The response of students due to the application of e-learning in Indonesian language learning, that was very positive (31.45%) with details there were 21 (47,72%) gave response strongly agree and 23 (52,27%) gave response agree .keyword : Application of e-learning, content and supportability of e-learning, and student's response

Page 4 of 122 | Total Record : 1214