cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA TEENLIT DAN PERANANNYA DALAM MENUNJANG PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH MENENGAH: STUDI NOVEL AISYAH PUTRI THE SERIES: JILBAB IN LOVE KARYA ASMA NADIA ., Dewa Ayu Wijayanti Kusuma Dewi; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11271

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) gambaran dunia remaja dalam novel Aisyah Putri The Series: Jilbab In Love karya Asma Nadia dan (2) peranan novel Aisyah Putri The Series: Jilbab In Love dalam menunjang pendidikan karakter di sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan ancangan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi dengan teknik mungutip dan mencatat. Instrumen dalam pengumpulan data adalah peneliti sendiri dengan bantuan kartu data. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) gambaran dunia remaja muslimah dalam novel Aisyah Putri The Series: Jilbab in Love meliputi, (a) jilbab sebagai identitas remaja muslimah, (b) pandangan remaja muslimah berjilbab terhadap hubungan dengan lawan jenis, (c) hubungan remaja muslimah berjilbab dengan keluarga, dan (d) kepedulian sosial remaja muslimah. (2) Peranan novel Aisyah Putri The Series: Jilbab In Love tampak dari muatan nilainya yang mengandung 15 nilai pendidikan karakter berdasarkan rumusan 18 nilai karakter oleh Puskur Kemendiknas 2010. Nilai tersebut meliputi, nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, dan tanggung jawab. Dapat disimpulkan bahwa novel Aisyah Putri The Series: Jilbab In Love menggambarkan kehidupan remaja muslimah dan dapat bermanfaat dalam menunjang pendidikan karakter di sekolah menengah. Adapun saran dalam penelitian ini, yaitu (1) penelitian selanjutnya perlu diarahkan pada penelitian teenlit yang bersifat nonmuslim, (2) jika digunakan untuk pembelajaran, novel ini perlu dipertimbangkan pemanfaatannya ketika berhadapan dengan siswa nonmuslim, dan (3) penting adanya pedoman penggunaan nilai-nilai pada novel ke dalam proses pendidikan karakter.Kata Kunci : novel, remaja, nilai pendidikan karakter In this research there are two purposes, as follows; (1) the over view of the teenage world in the novel entitled Aisyah Putri The Series: Jilbab In Love by Asma Nadia, and (2) the role of novel entitled Aisyah Putri's The Series: The Jilbab In Love by Asma Nadia in supporting the characters education in senior high school. This research uses descriptive qualitative approach. The data is collected by citing and noted. The instrument of data collection is the researcher it self and the use of data card. The result of this research are (1) the over view of teenage world in the novel entitled Aisyah Putri The Series: Jilbab In Love by Asma Nadia, such as (a) Jilbab as the identity of Muslim teenagers, (b) The point of views of Muslim teenagers toward the relationships with the opposite sex, (c) The relationship of Muslim teenagers who are wearing jilbab with their family, and (d) The social awareness of Muslim teenagers. (2) The role of novel entitled Aisyah Putri The Series: Jilbab In Love is shown from the values that contain 15 educational characters which based on 18 educational characters by Puskur Kemendiknas 2010. These values are, religious, honesty, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, democracy, curiosity, nationalisme, achievement respect, friendly/communicativeness, peace love, reading habit, social care and responsibility. The result proves that novel of Aisyah Putri The Series: Jilbab in Love describes the life of Muslim teenagers and beneficial to support the educational characters. As for suggestions for this research, which are (1) further research should be directed to research teenlit that are nonMuslim, (2) if used for learning, this novel need to be considered its use when dealing with nonMuslim students, (3) important to have guidelines for using the values of the novel into the process of character education.keyword : novel, teenage, character education
PENGGUNAAN DEIKSIS DALAM NASKAH PIDATO SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 BANJAR ., Dewa Putu Sarjana; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk deiksis yang digunakan siswa dalam menulis naskah pidato siswa kelas X SMA Negeri 2 Banjar, (2) mendeskripsikan jenis-jenis deiksis yang digunakan dalam menulis naskah pidato siswa kelas X SMA Negeri 2 Banjar, (3) mendeskripsikan jenis acuan berdasarkan letak anteseden dari masing-masing jenis deiksis yang digunakan dalam menulis naskah pidato siswa kelas X SMA Negeri 2 Banjar. Dalam mencapai tujuan ini, peneliti menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X, yang mana siswa kelas X.3 sebagai sampelnya. Objek penelitian ini berupa deiksis yang terdapat dalam naskah pidato yang dibuat siswa kelas X.3 SMA Negeri 2 Banjar. Pengumpulan data menggunakan metode tes. Dari tes yang dilakukan siswa menghasilkan naskah pidato. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode deskriptif-kualitatif yang meliputi tiga tahap, yaitu Reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil analisis menunjukkan bentuk deiksis yang digunakan siswa dalam menulis naskah pidato cukup beragam. Jenis-jenis deiksis yang siswa gunakan dalam menulis naskah pidato meliputi, (a) deiksis persona, (b) deiksis tempat, (c) deiksis waktu, (d) deiksis wacana, dan (e) deiksis sosial. Dilihat dari letak antesedennya, siswa menggunakan deiksis yang bersifat anafora dan katafora. Bentuk deiksis yang siswa gunakan memenuhi tiga bentuk, sedangkan jenis deiksis dari enam jenis deiksis yang ada hanya terpenuhi lima jenis saja. Dan dari jenis acuan yang digunakan sudah memenuhi teori yang ada. Dengan hasil ini siswa hendaknya memperhatikan penggunaan deiksis dalam menulis pidato karena dapat memengaruhi kekohesifan isi pidato. Kata kunci: deiksis, acuan, pidato, Kata Kunci : deiksis, acuan, pidato, This study aims to (1) describe the form dexis used by students in writing the speech class X SMA Negeri 2 Banjar, (2) describes the types dexis used in writing the speech class X SMA Negeri 2 Banjar, (3) describe the type of reference based on the location of the antecedents of each type dexis used in writing the speech class X SMA Negeri 2 Banjar. In achieving this goal, researchers used a qualitative descriptive design. The subjects were students of class X, which X.3 grade students as a sample. The object of this research is deiksis contained in speeches that made the students. Collecting data using the test method. From tests conducted students produce speech. Data obtained analysis with qualitative descriptive method which includes three phases, namely data reduction, data presentation, and inference. The analysis showed that students use dexis form in writing speeches are quite varied. Types dexis that students use in writing the speech, there are five types of dexis, namely persona dexis, place dexis, time dexis, discourse dexis, and social dexis. Judging from the layout antecedent, students using dexis that is anaphora and kataphora. Dexis form that students are using meets three forms, while the type dexis of six types dexis that there are only five species are fulfilled. And of the type of reference that meets existing theories. With this result the students should pay attention to the use of dexis in writing because it can affect the cohesiveness speech content of the speech.keyword : dexis, reference, speech,
PENGGUNAAN MEDIA FILM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X2 DI SMA NEGERI 1 TAMPAKSIRING ., Pande Putu Edi Harnata; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3290

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) peningkatan kemampuan siswa dalam menulis cerpen dengan menggunakan media film, (2) media film yang mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis cerpen, (3) langkah-langkah pembelajaran menulis cerpen yang tepat melalui penggunaan media film, dan (4) respons siswa terhadap penggunaan media film dalam pembelajaran menulis cerpen. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Tampaksiring. Objek penelitian ini adalah peningkatan kemampuan siswa, media film yang digunakan, langkah-langkah, dan respons siswa dalam penggunaan media film. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes, metode dokumentasi, metode observasi, dan metode kuesioner. Data yang diperoleh dari metode tes dan metode kuesioner dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh dari metode dokumentasi dan metode observasi dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan skor rata-rata nilai kelas dalam tes menulis cerpen sebesar 5.07 dari 78.96 pada siklus I menjadi 84.03 pada siklus II, (2) media film yang berjudul TWIT(LOVE)WAR dapat memberikan inspirasi dan menumbuhkan rasa percaya diri siswa ketika menulis cerpen, (3) ada beberapa langkah dalam pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan media film, yaitu memberikan contoh nyata saat menjelaskan materi, memberikan penguatan, menggunakan film yang menarik perhatian siswa, dan memberikan penghargaan kepada siswa yang aktif di kelas, dan (4) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penggunaan media film dalam pembelajaran menulis cerpen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media film dapat meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa kelas X2 SMA Negeri 1 Tampaksiring. Kata Kunci : media, film, menulis cerpen This study aimed at describing: (1) the improvement of students’ competency of writing short story through the use of movie as a media, (2) movie as a media that could improve the students’ competency of writing short story, (3) the learning syntax of teaching writing short story through the use of movie as a media, and (4) the students’ response toward the implementation of movie in teaching writing short story. This study was classroom-based action research conducted in two cycles. The subject was the teacher of Bahasa Indonesia and students who belonged to X2 class of SMA Negeri 1 Tampaksiring. The object was the improvement of students’ competency, the used movie, the learning syntax and the students’ response toward the implementation of movie. The methods of data collection were test, documentation, observation and questionnaire. The data gained from conducting test and questionnaire were analyzed descriptive quantitatively. The data collected from documentation and observation methods were analyzed descriptive qualitatively. The results of this study were (1) there was improvement of classical mean score in writing short story in which 5.07 from 78.96 in cycle I to 84.03 in cycle II, (2) the movie entitled TWIT(LOVE)WAR could give inspiration and grew the students’ confidence in writing short story, (3) there were some appropriate steps needed to be employed in teaching writing short story by using movie as a media namely giving the real example in explaining the material, giving reinforcement through the use of attractive movie and giving appreciation to the active students, and (4) the students showed positive attitude toward the implementation of movie as a media in teaching writing short story. The findings of this study showed that the implementation of movie as a media could improve the student’s competency of writing short story especially those who belong in X2 class of SMA Negeri 1 Tampaksiring. keyword : media, movie, writing short story
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA (PIDATO) MELALUI MEDIA PEMODELAN BERDASARKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS XII MULTIMEDIA SMK TI BALI GLOBAL SINGARAJA Wijayanti, Rina
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i5.518

Abstract

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA (PIDATO) MELALUI MEDIA PEMODELAN BERDASARKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS XII MULTIMEDIA SMK TI BALI GLOBAL SINGARAJA   oleh   Ni Made Rina Wijayanti Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni   ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan penjelasan mengenai (1) implementasi  penerapan media pemodelan berdasarkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran berbicara, (2) prestasi belajar dalam pembelajaran berbicara setelah diterapkan media pemodelan berdasarkan pendekatan kontekstual, (3) responss siswa terhadap penerapan media pemodelan. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Metode observasi dilaksanakan dengan tujuan mengetahui secara nyata implementasi penerapan media pemodelan dalam pembelajaran berbicara, data observasi dianalisis secara deskriptif kualitatif. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data mengenai prestasi keterampilan berbicara siswa yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode kuesioner dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data tentang responss siswa terhadap penerapan media pemodelan berdasarkan pendekatan kontekstual kemudian data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Implementasi penerapan  media pemodelan berdasarkan pendekatan kontekstual sangatlah efektif, karena dapat meningkatkan prestasi siswa dalam pembelajaran berbicara. Peningkatan prestasi tersebut dapat dilihat dari perolehan skor rata-rata yaitu pada siklus I sebesar 71,5 kemudian pada siklus II meningkat menjadi 78,5. >75% siswa memperoleh nilai ≥75 dan siswa memiliki respons yang sangat positif terhadap penerapan media pemodelan berdasarkan pendekatan kontekstual. Peningkatan respons tersebut dapat dilihat dari perolehan skor rata-rata respons siswa pada siklus I sebesar 20,3 dalam kategori positif dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 23,95 dalam kategori sangat positif. Dalam pembelajaran berbicara seorang guru hendaknya kreatif menentukan media dalam pembelajaran keterampilan berbicara agar siswa tidak jenuh dalam mengikuti pembelajaran.     Kata kunci : media pemodelan, keterampilan berbicara, hasil belajar.    
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI DENGAN METODE DISCOVERY LEARNING DI KELAS X AP1 SMK PGRI 2 GIANYAR ., Kt Juni Adi Purnawan; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11602

Abstract

Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning, (2) mengetahui hasil belajar menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning dan (3) mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran menulis karangan argumentasi dengan metode discovery learning di kelas X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus dengan menggunakan empat tahap dari penelitian tindakan kelas, yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, tes dan angket. Metode observasi digunakan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode tes digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar menulis karangan argumentasi yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Angket digunakan untuk mengetahui respon siswa setelah menggunakn metode discovery learning dalam menulis karangan argumentasi siswa kelas X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi sudah berjalan dengan baik. Nilai rata-rata pratindakan adalah 60,78, kemudian mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 72,57 dan mengalami peningkatan kembali pada siklus II menjadi 82,35. Perolehan nilai rata-rata respon siswa pada siklus I sebesar 39,10 dalam kategori positif dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 43,07 dalam kategori positif. Dalam pembelajaran menulis guru hendaknya kreatif dalam memilih metode pembelajaran, agar metode yang digunakan sesuai dengan materi pelajaran.Kata Kunci : Menulis argumentasi, model discovery learning, siswa SMK. This research design was classroom action research. The purposes of the study were (1) to know the learning implementation of writing argumentative text with discovery learning method, (2) to know the learning outcome of writing argumentative text with discovery learning method and (3) to know the students’ responses toward the learning of writing argumentative text with discovery learning method at class X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar. This study was conducted with two cycles using four steps of classroom action research, namely (1) planning, (2) acting, (3) observing, and (4) reflecting. These research data were collected by using observation, test, and questionnaire method. The observation method was used to know the learning implementation of writing argumentative text which was analyzed through descriptive quantitative. The test method was used to know the improvement of learning outcome of writing argumentative text which was analyzed through descriptive quantitative. The questionnaire was used to know the students’ responses after using discovery learning method in writing argumentative text of students class X AP1 SMK PGRI 2 Gianyar which were analyzed through descriptive quantitative. The learning implementation of writing argumentative text had conducted well. The average score of pre-action is 60.78, then it encountered improvement in the cycle I became 72.57, and it encountered improvement in cycle II became 82.35. The average score result of students’ responses in cycle I is 39.10 in positive category and encountered improvement in the cycle II become 43.07 in the positive category. In learning writing, the teacher should be creative in choosing the learning method so that the method which is used appropriate with the learning material.keyword : Write argumentation, discovery learning model, students of SMK
MEDIA GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ULASAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Putu Desi Arnadi; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis-jenis media yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis teks ulasan, (2) keefektifan penggunaan media dalam pembelajaran menulis teks ulasan, (3) respons siswa terhadap penggunaan media dalam pembelajaran menulis teks ulasan, dan (4) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran menulis teks ulasan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VIII dan siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Singaraja dengan objek penelitian berupa media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis teks ulasan. Ada tiga metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) jenis-jenis media yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis teks ulasan cukup bervariasi, yaitu media berbasis manusia, media berbasis teks, media berbasis audio visual, dan media berbasis komputer. (2) media-media yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran menulis teks ulasan mampu mengefektifkan pembelajaran menulis teks ulasan, media yang paling efektif digunakan adalah contoh teks ulasan, film, dan power point. (3) respons siswa terhadap penggunaan media pembelajaran menulis teks ulasan tergolong baik, dan (4) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran menulis teks ulasan meliputi kendala dalam pemilihan media, penyediaan fasilitas, penepatan waktu, dan karakteristik siswa.Kata Kunci : media guru, menulis teks ulasan This research aimed to describes (1) the types of media used by teacher in writing reviews text learning, (2) the effectiveness of the use of media in teaching writing reviews text, (3) the student’s response to the effectiveness of the use of media in teaching writing reviews text, dan (4) the constraints that faced by teacher when using media in teaching writing reviews text. This research uses descriptive qualitative research design. Subject in this research is Indonesia teacher of 8th grade and Students of 8th grade in SMP Negeri 2 Singaraja with the research object is instructional media used by teachers in teaching writing reviews text. Data collection method that used in this research are observation, interviews, and questionnaires. The data obtained is analyzed using descriptive qualitative analysis technique. The results of this research showed that (1) the types of media that used by teachers in teaching writing text review is varies, it is human media, text media, audio visual media, and computer media, (2) the media used by teacher in teaching writing reviews text is efektivable, the most effective media used is sample of reviews text, film, and power point, (3) the response of students to the effectiveness of the use of instructional media in writting reviews text learning is belong good, and (4) the constraints faced by teacher to the use of media in teaching writing text review comes from four sources, it is choosing media, facilities, time, and students.keyword : teacher’s media, writting review text
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS TEKS DI KELAS X SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., Putu Suryani; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perencanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan proses pembelajaran, dan (3) penilaian hasil dan penilaian proses pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia SMA Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah (1) perencanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan proses pembelajaran, (3) penilaian hasil dan penilaian proses pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks pada siswa kelas X.IA5 dan X.IA6 SMA Negeri 1 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode dokumentasi, observasi, dan wawancara (tidak terstruktur). Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan memanfaatkan pedoman observasi, pedoman pengamatan RPP, dan pedoman penilaian. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Perencanaan pembelajaran sebagian besar sudah sesuai silabus dan sesuai lampiran IV Permendikbud No. 81A Tahun 2013. Ada beberapa rincian masih perlu diperbaiki, khususnya pada beberapa rincian Indikator, KD, Tujuan, Materi, Penilaian, dan Langkah-langkah Pembelajaran. (2) Pelaksanaan pembelajaran sebagian besar sudah dilaksanakan sesuai isi skenario pembelajaran. Empat tahapan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks cenderung sudah tampak dalam pelaksanaan pembelajaran. Metode discovery learning dan pendekatan saintifik masih perlu diaplikasikan secara tepat, khususnya dalam penyampaian keutuhan materi dan penyesuaian pertanyaan dari siswa. (3) Penilaian proses dan penilaian hasil pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks pada siswa Kelas X SMA Negeri 1 Singaraja cenderung sudah sesuai dengan pedoman pengamatan penilaian Permendikbud, No. 66 Tahun 2013, Bab II: 4-5 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Namun, teknis penilaian hasil dan pelaksanaan penilaian masih cenderung belum terlaksana secara utuh. Kata Kunci : pembelajaran, berbasis teks, Kurikulum 2013 This research aimed at determining (1) the planning of learning, (2) the implementation of the learning process, and (3) assessment of the results and the process of learning the Indonesian language text based on class X SMA Negeri 1 Singaraja. The subjects were Indonesian teacher at SMAN 1 Singaraja. The objects of this study are (1) ) the planning of learning, (2) the implementation of the learning process, and (3) assessment of the results and the process of learning the Indonesian language text based in the classroom X.IA5 and X.IA6 SMA Negeri 1 Singaraja. The data collection methods used are documentation, observation, and interviews (unstructured). The research instruments used in this study are the observation, observation RPP guidelines, and assessment guidelines. The data were analyzed by using descriptive-qualitative analysis model. The results of this study were (1) Planning learning already contains most of the components and details of the contents of the corresponding components of the lesson plan syllabus and guidelines for the translation of the corresponding RPP component attachment Permendikbud No. IV. 81A in 2013 on the Implementation of the General Education Curriculum Guidelines. (2) The implementation of most of the learning has been implemented according to the contents of the learning scenario based on Permendikbud No. IV. 81A in 2013. Application discovery learning methods and scientific approach as well as the four stages of learning the Indonesian language text-based tend to be seen in the implementation of learning. (3) Assessment process and assessment of learning outcomes Indonesian text based on Class X students of SMA Negeri 1 Singaraja tends observations are in accordance with the valuation guidelines Permendikbud, No.66 In 2013, Chapter II: 4-5 of Educational Assessment Standards. However, the technical assessment of the results tend to note again that the assessment could be carried out in accordance allocation of time in learning.keyword : learning, text -based, Curriculum 2013
PENALARAN SISWA KELAS X4 SMA NEGERI 4 SINGARAJA KETIKA MEMBERIKAN TANGGAPAN TERHADAP WACANA KONTROVERSI PADA RUBRIK OPINI HARIAN KOMPAS Widhiantari, Ayu Putri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i6.988

Abstract

PENALARAN SISWA KELAS X4 SMA NEGERI 4 SINGARAJA KETIKA MEMBERIKAN TANGGAPAN TERHADAP WACANA KONTROVERSI PADA RUBRIK OPINI HARIAN KOMPAS   oleh Ni Kadek Ayu Putri Widhiantari, NIM 0912011075 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia   ABSTRAK Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pola pengembangan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas, (2) kelogisan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas, dan (3) upaya-upaya guru mengarahkan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja dan guru yang mengajarkan Bahasa Indonesia di kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja. Objek penelitian ini adalah (1) pola pengembangan penalaran siswa ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas, (2) kelogisan penalaran siswa ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas, dan (3) upaya-upaya guru mengarahkan penalaran siswa ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode wawancara. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri. Data dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) pola pengembangan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas, yang berjudul “Masih Perlukah Ujian Nasional?”, meliputi pola induktif dan pola deduktif, (2) kelogisan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas bervariasi, ada yang logis dan ada yang tidak logis, dan (3) upaya-upaya guru mengarahkan penalaran siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Singaraja ketika memberikan tanggapan terhadap wacana kontroversi pada rubrik opini harian Kompas yaitu menentukan topik yang tepat, memilih media yang menunjang pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan, memberikan contoh penalaran yang baik, dan memperbaiki penalaran siswa yang keliru atau salah. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk melakukan penelitian sejenis yang lebih luas dan mendalam mengenai penalaran siswa yang lain.   Kata kunci: penalaran, tanggapan, wacana kontroversi, Kompas
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS 8.15 SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Made Utari Krisna Dewi; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Prof. Dr. I Nengah Martha, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12020

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur pada siswa kelas 8.15 SMP Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas 8.15 SMP Negeri 2 Singaraja. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, perencanaan pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur yang telah dirancang oleh guru sudah mencakup komponen-komponen RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013. Langkah-langkah pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur tersebut mencakup kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Evaluasi pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur masih kurang dalam menerapkan tiga aspek penilaian autentik, yaitu penilaian sikap dan penilaian pengetahuan. Guru sudah mempersiapkan rubrik penilaian sikap dan lembar pengamatan sikap, serta rubrik penilaian pengetahuan dan pedoman pengeskoran, namun tidak melakukan penilaian seperti dalam pedoman pada saat proses pembelajaran menulis teks prosedur.Guru harus atau perlu berlatih lagi dalam menyusun dan menggunakan evaluasi autentik. Kata Kunci : Kata kunci: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, menulis teks prosedur Abstract This research aimed at described the planning, implementation, and evaluation of teacher learning in writing procedure text in class 8 SMP Negeri 2 Singaraja, grade 15.This study use a qualitative design. The subjects were Indonesian teacher who teach in class 8 SMP Negeri 1 Singaraja grade 15. The objects of this study were learning’s plan, implementation, and evaluation of teacher in writing learning of procedure text. Methods of data collection used in this study were observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate already, teacher learning plan in writing procedure text that have been desighned by teacher, already includes components that correspond to the curriculum RPP 2013. Step of teacher learning in writing procedure text include preliminary activities, core activities, and closing activity. Evaluation teacher learning in writing procedure text. teachers are still lacking in implementing aunthentic there aspect of assessment, namely the attitude assessment and knoledge assessment. Teacher have prepared an assessment rubric attitude and attitude observation sheet, assessment rubric knoledge and Guidelines for inspection, but there is no judgment as guidelines during the learning process in writing procedure text. The teacher must training again to compuse and using of authentic asessment. keyword : Keyword: planning, implementation, evaluation, writing procedure text
KAJIAN FEMINISME TERHADAP NOVEL TEMPURUNG KARYA OKA RUSMINI DAN KESESUAIANNYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA ., Ni Luh Ariastini; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3871

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) unsur-unsur struktural dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini; (2) perjuangan tokoh perempuan dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini; dan (3) kesesuaian materi perjuangan perempuan dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA. Subjek penelitian ini adalah novel Tempurung karya Oka Rusmini, sedangkan objek penelitiannya adalah feminisme dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini dan kesesuaiannya sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Unsur-unsur struktural yang dianalisis dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini adalah tema, penokohan atau perwatakan, amanat, latar, dan alur. Tema yang diangkat dalam Tempurung adalah perbedaan hak antara laki-laki dan perempuan. Tokoh yang digambarkan dalam Tempurung terdiri atas sembilan belas tokoh dengan latar belakang yang hampir sama. Amanat yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui novel ini supaya tidak ada diskriminasi terhadap perempuan. Latar dalam novel menceritakan bahwa peristiwa terjadi di Bali. Alur yang digunakan adalah alur mundur. (2) Perjuangan perempuan dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini dilakukan dalam empat bidang, yaitu bidang pendidikan ditandai dengan kegigihan seorang perempuan menuntut ilmu, ekonomi ditandai dengan usaha keras perempuan merintis usaha dari kegemarannya, keluarga ditandai dengan kesabaran seorang istri menyikapi sikap suami yang tidak bertanggung jawab, dan sosial ditandai dengan usaha seorang perempuan membuktikkan bahwa perempuan mampu melahirkan ide-ide mutakhir. (3) Materi perjuangan perempuan dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini memiliki kesesuaian sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA sesuai dengan kriteria pemilihan materi pelajaran yang diuji secara internal. Berdasarkan penelitian ini, peneliti lain diharapkan dapat melakukan penelitian secara internal dan eksternal.Kata Kunci : kajian feminisme, perjuangan perempuan, kesesuaian sebagai bahan pembelajaran sastra, novel Tempurung This study aimed to describe (1) structural elements in a novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini; (2) women’s struggles in the novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini; (3) and appropriateness of the material of the women’s struggles in the novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini as a material in teaching literatures in senior high school. The subject of this study was the novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini, while the objects of this study were feminism and its appropriateness as a material in teaching literatures in senior high school. The data collection method used in this study was documentation method. The data were analysed by using descriptive qualitative technique. Here are the results of the study. (1) The structural elements analysed in the novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini were theme, characterization, message, setting, and plot. The theme of the novel was right difference between men and women. The characters illustrated in the novel consisted of nineteen characters with settings that were almost similar. The message that was conveyed by the author through the novel was that there should be no discrimination towards women. The settings of the novel illustrated that the incidents were occurred in Bali. The plot used was flash back. (2) The women’s struggles were done in four fields including education showed by the persistence of a woman to study, economy showed by the efforts of a woman in working based on her passion, family showed by the patience of a wife facing her husband who was irresponsible, and social showed by the efforts of a woman to prove that women were able to generate advanced ideas. (3) The material of the women’s struggles in the novel entitled Tempurung written by Oka Rusmini had appropriateness as a material in teaching literatures in senior high school which was suitable with the criteria of the teaching material selection internally examined.keyword : feminism analysis, women’s struggles, appropriateness as a material in teaching literatures, novel Tempurung

Page 3 of 122 | Total Record : 1214