cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
Penilaian Autentik dalam Pembelajaran Menulis Teks Ulasan di Kelas VIIIA9 SMP Negeri 1 Singaraja ., Arista Ediawati; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8692

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan penilaian autentik, (2) pelaksanaan penilaian autentik, (3) kendala yang dihadapi oleh guru dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian autentik, dan (4) respons siswa terhadap pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran menulis teks ulasan di kelas VIIIA9 SMP Negeri 1 Singaraja. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan siswa kelas VIIIA9 SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah perencanaan dan pelaksanaan penilaian autentik, kendala yang dihadapi oleh guru dalam penilaian autentik, serta respons siswa terhadap penilaian yang dilakukan oleh guru. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan penilaian autentik dalam pembelajaran menulis teks ulasan tergolong baik karena penilaian yang dilakukan guru memenuhi ciri-ciri penilaian autentik, (2) pelaksanaan penilaian autentik dikembangkan dari perencanaan yang telah disiapkan, (3) terdapat beberapa kendala yang dialami oleh guru dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian autentik, yaitu kurangnya pemahaman mengenai rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), kesulitan dalam menyusun instrumen dan pedoman penilaian, kesulitan menyesuaikan jumlah siswa dengan banyaknya penilaian yang harus dilakukan dan ketersediaan waktu, keterbatasan fasilitas atau sarana prasarana, (4) respons siswa terhadap penilaian tergolong positif dengan skor rata-rata 41,65. Peneliti lain dapat mengkaji aspek lain, seperti dampak psikologis peserta didik terhadap jenis penilaian autentik yang digunakan oleh pendidik, maupun dari aspek kekontekstualan dan kefektifan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa.Kata Kunci : penilaian, autentik, pembelajaran, menulis The purpose of qualitative descriptive research is to describe (1) planning of authentic assessment (2) the implementation of authentic assessment (3) the obstacles that experienced by educators in planning and implementing authentic assessment, and (4) response of student to the implementation of authentic assessment in learning to write the text reviews in class VIIIA9 SMP N 1 Singaraja. The object of this research is planning and implementing authentic assessment, the obstacles that experienced by educator in authentic assessment, and the response of student to the assessment that made by the teacher. The method that used to collect the data is the method of observation, documentation, interviews and questionnaires. The results of this research is defined that (1) planning of authentic assessment in learning to write the text reviews are classified as good because the assessment that implemented by the teacher is identified as authentic assessment, (2) the implementation of authentic assessment is increasing from the planning in the files, (3) there are several obstacles that experienced by the teacher in planning and implementing authentic assessment, such as the lack of understanding about lesson plan, the difficulty in develop instruments and guidelines for assessment, the difficulty of adjusting the number of students with the number of assessment that should be doing and the available time, limited facilities or infrastructure, (4) response of the student to the assessment is positive with average ratings score 41.65. Other researchers could study otheraspects, such as psychological impact of student to the kind of authentic assessment used by educators, as well as from the contextual aspect and effectiveness of authentic assessment in language learning.keyword : Keywords: comment text, authentic assessment, writing
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR KOMPLEKS OLEH GURU DI KELAS X BAHASA BUDAYA DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., I Kadek Sudarsana; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5290

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan wujud perencanaan (Silabus dan RPP) penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) dalam pembelajaran menulis teks prosedur kompleks kelas X Bahasa Budaya SMA Negeri 4 Singaraja, (2) mendeskripsikan hambatan penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) dalam pembelajaran menulis teks prosedur kompleks kelas X Bahasa Budaya SMA Negeri 4 Singaraja, dan (3) mendeskripsikan keunggulan penerapan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) dalam pembelajaran menulis teks prosedur kompleks kelas X Bahasa Budaya SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini menggunakan ancangan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X Bahasa Budaya serta objek penelitian ini ialah pembelajaran menulis teks prosedur kompleks dengan model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) di kelas X Bahasa Budaya yang meliputi: perencanaan, hambatan, dan keunggulan dalam pembelajaran teks prosedur kompleks. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi dan wawancara. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) wujud perencanaan (silabus) yang mencakup beberapa komponen, yaitu komponen silabus Kurikulum 2013 meliputi: identitas mata pelajaran, kompetensi inti, kompetensi dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar. RPP mencakup beberapa komponen, yaitu: kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran, media/alat pembelajaran dan sumber pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian. Hambatan yang dihadapi guru ada dua yaitu dari aspek guru dan peserta didik. Keunggulan yang dapat ditemukan adalah peserta didik termotivasi dan lebih terbuka mengeluarkan ide-idenya. Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, teks prosedur kompleks This research has purposes (1) to describe the form of planning (syllabus and RPP) the applying the model of Project Based Learning in learning how to write the complex procedure text class X Culture Language SMA Negeri 4 Singaraja, (2) to describe the obstacles in applying the project based learning model in learning how to write the complex procedure text class X Culture Language SMA Negeri 4 Singaraja, and (3) to describe the superiority of applying the project based Learning in learning how to write the complex procedure text class X Culture Language SMA Negeri 4 Singaraja. This research used the Descriptive-qualitative design. The subjects of this research were the Indonesia Language teacher and the students in class X Culture Language with the object of this research was the complex procedure text learning. The data of this research were collected through observation and interview method. The instruments of this research were the observation sheet and documentation. The result of this research showed that (1) the form of planning (syllabus) that covered several component, that is the components of syllabus curriculum 2013 that covered: the identity of the lessons, KI, KD, learning materials, learning activities, assessment, duration, and resources. RPP covered several components, that is: KI, KD, indicators, learning goals, learning materials, learning methods, media/learning tools, and learning resources, learning activities and assessment. There are two obstacles that faced by the teacher, that is from the teacher’s aspect and the students. The superiority that can found are the students can be motivated and more open to share their ideas. keyword : project based learning, complex procedure text
ANALISIS KESALAHAN BAHASA DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 SUKASADA ., Ni Made Desy Purnamayani; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2469

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) kesalahan diksi bahasa diskusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sukasada, (2) mendeskripsikan kesalahan struktur bahasa diskusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sukasada, dan (3) mendeskripsikan kesalahan lafal bahasa diskusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sukasada. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan 373 kalimat yang mengandung kesalahan yang dituangkan dalam kartu data. Dari 373 kartu data, diperoleh 735 kesalahan, yaitu (1) kesalahan diksi berjumlah 309 (42,04%) yang terdiri atas 97 kesalahan penggunaan kata depan, 5 kesalahan penggunaan kata ganti, 14 kesalahan penggunaan idiom, 17 kesalahan penggunaan ungkapan penghubung, 61 kesalahan penggunaan kata bersinonim, 91 penggunaan unsur bahasa sehari-hari, dan 24 kata yang salah penggunaannya; (2) kesalahan struktur berjumlah 306 (41,63%) yang terdiri atas 31 kesalahan pembentukan kata, 1 kesalahan susunan kata, dan 274 kesalahan susunan kalimat; dan (3) kesalahan lafal berjumlah 120 (16,33%) yang terdiri atas 64 kata yang salah pengucapannya dan 56 pengucapan variasi dialek. Dari 735 kesalahan, ternyata banyak di antaranya merupakan kesalahan berulang-ulang yang dilakukan oleh siswa, baik dalam bidang diksi, struktur, maupun lafal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi umpan balik bagi siswa, guru bahasa Indonesia, sekolah, peneliti lain, dan pengguna bahasa.Kata Kunci : analisis kesalahan bahasa Indonesia, diksi, struktur, lafal This research aims at describing (1) error in diction of language use in learning discussion of Bahasa Indonesia subject at eleventh grade students in SMA Negeri 1 Sukasada, (2) error in language structure of language use in learning discussion of Bahasa Indonesia subject at eleventh grade students in SMA Negeri 1 Sukasada, and (3) pronunciation error of language use in learning discussion of Bahasa Indonesia subject at eleventh grade students in SMA Negeri 1 Sukasada. This research uses descriptive qualitative design. The subject of this research is eleventh grade students in SMA Negeri 1 Sukasada. The data of this study is collected throughout observation and documentation methods. This research uses descriptive qualitative research design. There are 373 sentences used in error input to 373 data cards. Based upon the 373 data cards, these result 753 errors, namely, (1) diction error as many as 309 errors (42,04%) which includes 97 errors in prepositions, 5 faultsin pronouns, 14 errors in idioms, 17 wrongness in conjunctions, 61 errors in synonym words, 91 errors in using daily language use, and 24 errors in words use; (2) language structure error amount to 306 (41,63%) involving 31 errors in word form, 1 single error in words formation, and 274 faults in sentences formation; and the last is (3) pronunciation error amount to 120 (16,33%) which requires 64 errors in pronouncing wordsand 56 faults in wordspronunciation ofdialect variation. In accordance with the 735 errors, it is found that the errors are found occur time after time from the similar errors students made previously which include diction, structure, or pronunciation. The result of this study is expected to be able to provide feedback for students, Indonesia language teacher, school, other researchers, and language users.keyword : error analysis in bahasa Indonesia, diction, structure, pronunciation
ANALISIS KESALAHAN MORFOLOGI PADA TUTURAN SISWASMP N 3 BANJAR Sintia, Mila; Sudiana, I Nyoman; Nurjaya, I Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i2.20403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan afiksasi, bentuk kesalahan reduplikasi, dan bentuk kesalahan pemajemukan pada tuturan siswa kelas VII SMP Negeri 3 Banjar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan siswa kelas VII SMP Negeri 3 Banjar sebagai subyek penelitian. Objek penelitian ini adalah kesalahan morfologi pada tuturan siswa. Data dikumpulkan dengan metode perekaman. Analisis data dilakukan dengan cara pentranskripan data, pengartuan data, pereduksian data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi bentuk kesalahan afiksasi sebanyak 62, kesalahan reduplikasi sebanyak 46, dan tidak terjadi kesalahan pemajemukan kata.
PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013 DI KELAS X IPA 2 SMA NEGERI 2 DENPASAR ., Dewa Putu Budiaryawan; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 6, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran teks anekdot pada mata pelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2013 di kelas X IPA 2 SMA Negeri 2 Denpasar, (2) mendeskripsikan tahapan pelaksanaan pembelajaran teks anekdot pada mata pelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2013 di kelas X IPA 2 SMA Negeri 2 Denpasar, (3) mendeskripsikan evaluasi pembelajaran teks anekdot pada mata pelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2013 di kelas X IPA 2 SMA Negeri 2 Denpasar, dan (4) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran teks anekdot pada mata pelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2013 di kelas X IPA 2 SMA Negeri 2 Denpasar. Penelitian ini mencakup pembelajaran pada keempat kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa selama pembelajaran teks anekdot Kurikulum 2013 revisi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar di kelas X IPA 2 SMA Negeri 2 Denpasar dan objek penelitian ini adalah pembelajaran teks anekdot di kelas X IPA 2 SMA Negeri 2 Denpasar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini mencakup tiga hal, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, perencanaan pembelajaran yang disusun oleh guru, sebagian besar sudah sesuai dengan pedoman yang tertera dalam salinan lampiran Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016. Kedua, pelaksanaan pembelajaran teks anekdot sebagaian besar sudah sesuai dengan langkah-langkah kegiatan yang tertera dalam perencanaan pembelajaran. Ketiga, evaluasi pembelajaran teks anekdot yang dilaksanakan oleh guru sudah meliputi tiga ranah, yaitu ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan dengan menggunakan teknik penilaian observasi, penugasan, tes lisan, dan penilaian presentasi. Keempat ada beberapa kendala yang dialami guru dalam pembelajaran teks anekdot, yaitu kendala dalam menyampaikan teks secara lucu, sulitnya menemukan media pembelajaran humor yang tepat untuk siswa, belum dibagikannya buku teks edisi revisi, laptop guru yang kurang berfungsi dengan baik, dan kelas yang melebihi kriteria maksimal.Kata Kunci : Kurikulum 2013, pembelajaran, teks anekdot This study aimed at (1) describing anecdote text lesson plan on Indonesian subject in Curriculum 2013 in class X IPA 2 of SMA Negeri 2 Denpasar, (2) describing the implementation of anecdote text learning on Indonesian subject in Curriculum 2013 in class X IPA 2 of SMA Negeri 2 Denpasar, (3) describing the evaluation of anecdote text learning on Indonesian subject in Curriculum 2013 in class X IPA 2 of SMA Negeri 2 Denpasar, and (4) describe the obstacles faced by teacher in anecdote text learning on Indonesian subject in Curriculum 2013 in class X IPA 2 of SMA Negeri 2 Denpasar. This study covered the four levels of learning in basic competencies that must be mastered by the students during anecdote text learning of Curriculum 2013 revision. This research used descriptive qualitative research design. Subject of this study was the teacher who taught Indonesian in class X IPA 2 of SMA Negeri 2 Denpasar and the object of this study was the teaching and learning process in the class X IPA 2 of SMA Negeri 2 Denpasar. Data collection methods used were interview, documentation, and observation. Analysis of the data in this study included three things, namely data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study showed that first, lesson plan prepared by the teacher, was largely in accordance with the guidelines contained in the annex copies of Permendikbud No. 22 of 2016. Second, the implementation of anecdote text learning was largely in conformity with the operational measures listed in the lesson plan. Third, the evaluation of anecdote text learning already undertaken by the teacher included three domains, namely the realm of attitudes, knowledge, and skills using valuation techniques of observation, assignments, oral tests, and assessment presentation. Fourth, there were some obstacles experienced by the teacher in anecdote text learning, the obstacles in delivering funny text, the difficulty in finding humor learning media which was appropriate for the students, the distribution of revised textbooks edition was not complete, the lack functioning of teacher’s laptop, and the class that exceed the maximum criteria.keyword : Curriculum 2013, learning, anecdote text
KESESUAIAN ANTARA RPP DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SMA DI KOTA SINGARAJA ., I Gusti Agung Ayu Ria Mahayani; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5324

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengkaji RPP guru bahasa Indonesia SMA di Kota Singaraja dalam pembelajaran bahasa Indonesia, (2) mengkaji implementasi RPP yang dilaksanakan oleh guru bahasa Indonesia SMA di Kota Singaraja dalam pembelajaran bahasa Indonesia, (3) mengkaji hubungan RPP dan pandangan guru bahasa Indonesia SMA di Kota Singaraja terhadap RPP serta implementasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di SMA Negeri 1 Singaraja yaitu Agus Sujianto, S.Pd., guru di SMA Negeri 3 Singaraja yaitu Ni Komang Rika Damayanti, S.Pd., guru di SMA Negeri 4 Singaraja yaitu Ni Komang Arniati, S.Pd., dan guru di SMA LAB Undiksha Singaraja, yaitu I Gusti Ayu Komang Wiliani, S.Pd. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) implementasi RPP tidak sepenuhnya sejalan dengan RPP yang telah dipersiapkan, (2) pandangan guru terhadap RPP memengaruhi pelaksanaan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Sehingga, guru mengimplementasikan RPP sesuai dengan kondisi dan situasi di kelas. Hal itu menunjukkan bahwa antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia tida sesuai. Kata Kunci : RPP, Implementasi RPP, Pembelajaran Bahasa Indonesia This research aims to (1) assess RPP Indonesian high school teacher in the city of Singaraja in learning Indonesian, (2) assess the implementation of the RPP is implemented by Indonesian high school teacher in the city of Singaraja in learning Indonesian, (3) examine the relationship RPP and the views of teachers Indonesian School in Singaraja on lesson plans and implementation in learning Indonesian. Subjects in this study were Indonesian teachers who teach in SMAN 1 Singaraja, namely Agus Sujianto, S.Pd., teacher at SMAN 3 Singaraja, namely Ni Komang Rika Damayanti, S.Pd., teacher at SMAN 4 Singaraja, namely Ni Komang Arniati, S.Pd., and teachers in high school LAB Undiksha Singaraja, that I Gusti Ayu Komang Wiliani, S.Pd. Data collection methods used in this study were interviews, observation, and documentation. Data were analyzed using qualitative descriptive technique. Results of this study were (1) the implementation of the RPP is not entirely in line with the CSP that has been prepared, (2) the views of teachers to influence the implementation of the RPP in learning Indonesian so, teachers implement lesson plans to adjust to the conditions and situations in the classroom. It shows that between planning and execution of Indonesian language learning is not appropriate. keyword : Lesson Plan, The implementation of Lesson Plan, Learning Indonesian Language
PEMBERITAAN GUBERNUR BALI, MANGKU PASTIKA, DALAM SURAT KABAR BALI POST: ANALISIS STRATEGI EKSKLUSI-INKLUSI THEO VAN LEEUWEN ., Titan Ratih Bestari; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan strategi eksklusi dalam media Bali Post pada pemberitaan Gubernur Bali, Mangku Pastika dan (2) mendeskripsikan strategi inklusi dalam media Bali Post pada pemberitaan Gubernur Bali, Mangku Pastika. Penelitian dengan rancangan penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan berita seputar Gubernur Bali, Mangku Pastika yang dimuat dalam surat kabar Bali Post sebagai subjek penelitian. Lingkup penelitian ini hanya pada berita Bali Post yang memuat sosok Gubernur Bali, Mangku Pastika yang dimuat sejak tanggal 19 September 2011 sampai 21 Juli 2012. Sementara itu, objek penelitian ini adalah strategi eksklusi-inklusi yang digunakan Bali Post dalam memberitakan Gubernur Bali, Mangku Pastika. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi dengan teknik baca-catat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif mengikuti teknik analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bali Post menggunakan strategi eksklusi dalam memberitakan gubernur, dengan uraian: 55 pasivasi (85%); 9 nominalisasi (14%); dan 1 penggantian anak kalimat (1%); serta (2) Bali Post menggunakan strategi inklusi dalam memberitakan gubernur, dengan uraian: 11 diferensiasi (20%); 6 abstraksi (11%); 4 kategorisasi (7%); 21 identifikasi (38%); 6 asimilasi (11%); dan 7 asosiasi (13%).Kata Kunci : pemberitaan Gubernur Bali, Mangku Pastika; Bali Post; eksklusi; inklusi This study aimed to (1) describe the strategy of exclusion in the Bali Post news media about the Governor of Bali, Mangku Pastika and (2) describe the strategy of inclusion in the Bali Post news media regarding Governor of Bali, Mangku Pastika. This research was designed using descriptive qualitative about the news of the Governor of Bali, Mangku Pastika, as the research subject. The scope of this study was only the news in Bali Post contained the figure of the Governor of Bali, Mangku Pastika which were published since September 19, 2011 to July 21, 2012. Meanwhile, the object of this study was the exclusion-inclusion strategy used in the Bali Post in reporting the Governor of Bali, Mangku Pastika. The data collection method used was the documentation method particularly the read-notes technique. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis technique according to Miles and Huberman’s technique analysis. The results of this study indicate that (1) Bali Post proved using exclusion strategy in reporting the governor, with the description: 55 passivations (85%); 9 nominalizations (14%); and 1 replacement of subordinate clause (1%); and (2) Bali Post proved using inclusion strategies in reporting the governor, with the description: 11 differentiations (20%); 6 abstractions (11%); 4 categorizations (7%); 21 identifications (38%); 6 assimilations (11%); and 7 associations (13%).keyword : the report of the Governor of Bali, Mangku Pastika; Bali Post; exclusion; inclusion
CERPEN REMAJA PADA APLIKASI WATTPAD Wahyuni, Putu Rista
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.24553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cerpen remaja yang terdapat dalam aplikasi Wattpad dari berbagai aspek, yaitu (1) karakter cerpen remaja pada aplikasi Wattpad dilihat dari segi tema, ragam bahasa, dan tokoh, (2) fitur yang digunakan pada cerpen remaja dalam aplikasi wattpad, (3) respons pembaca terhadap cerpen pada aplikasi wattpad. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yakni aplikasi Wattpad dan objek penelitian ini adalah karakter cerpen remaja pada aplikasi Wattpad. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah (1) seluruh cerpen yang diteliti mengangkat tema cinta sebagai tema utama, tema lain yang diangkat dalam cerpen diantaranya, tiga tema persahabatan, dua tema kenakalan remaja, satu tema perjodohan, dan empat cerpen lainnya tetap menonjolkan tema cinta sebagai tema utama, (2) terdapat dua jenis fitur dalam aplikasi Wattpad, yakni fitur menulis dan fitur membaca, (3) respons yang diberikan oleh pembaca tidak hanya tentang emosi, tetapi juga dengan memberikan kritik dan saran tentang penulisan sebagai bentuk apresiasi pembaca kepada penulis untuk meningkatkan kualitas karya.
REPRESENTASI HUKUM DALAM CERPEN HAKIM SARMIN KARYA AGUS NOOR: ANALISIS KONFLIK SOSIAL LEWIS A. COSER Utami, Mega Tri; Wendra, I Wayan; Yasa, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i2.20428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) gambaran konflik hukum di Indonesia, (2) representasi hukum dalam cerpen Hakim Sarmin Karya Agus Noor, dan (3) relevansi fenomena hukum dalam cerpen Hakim Sarmin Karya Agus Noor dalam pembelajaran teks cerpen di SMA. Subjek dalam penelitian ini adalah cerpen Hakim Sarmin karya Agus Noor. Penelitian ini berjenis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Dalam menganalisis data yang sudah dikumpulkan, peneliti menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Langkah-langkah yang dilakukan dalam tahap analisis data, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Hasil penelitian ini adalah (1) berita-berita terkait konflik hukum di Indonesia menggambarkan adanya ketidakadilan hukum di Indonesia. Hal tersebut tercermin melalui putusan pengadilan yang berat sebelah. Konflik yang tercermin dalam berita tersebut, yaitu konflik realistis dan konflik nonrealistis. Terdapat satu data konflik realistis dan satu data konflik nonrealistis, (2) cerpen Hakim Sarmin karya Agus Noor merepresentasikan ketidakadilan hukum yang terjadi di Indonesia. Terdapat tujuh data konflik sosial Lewis A. Coser dengan rincian dua data konflik realistis dan lima data konflik nonrealistis, (3) fenomena hukum dalam cerpen Hakim Sarmin karya Agus Noor relevan digunakan sebagai bahan ajar teks cerpen untuk siswa kelas XI SMA, karena memenuhi tiga kriteria aspek pemilihan bahan ajar sastra, yaitu aspek bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya.
AKTIVITAS DAN PRODUK JURNALISTIK SISWA SMA NEGERI 2 SEMARAPURA ., Desak Nyoman Siti Ariani; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) keberadaan aktivitas jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura, (2) produk-produk jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura dan (3) sumbangan aktivitas jurnalistik bagi kegiatan pendidikan di SMA Negeri 2 Semarapura. Penelitian ini menggunakan metode observasi yang difokuskan pada keberadaan aktivitas jurnalistik dan metode dokumentasi untuk mengetahui bagaimana produk-produk jurnalistik SMA Negeri 2 Semarapura. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kulitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) keberadaan aktivitas jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura dilaksanakan berdasarkan program kegitan ekstrakurikuler jurnalistik yang dirancang oleh pembina ekstrakurikuer jurnalistik sekaligus Guru Fisika. (2) Produk jurnalistik yang dihasilkan oleh anggota Smart yaitu berupa majalah sekolah, video reportase, film pendek dan foto. (3) Aktivitas jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura mampu memberikan sumbangan bagi kegiatan pendidikan, yaitu turut mengharumkan nama sekolah karena dari tahun 2010 hingga 2015 tim jurnalistik SMA Negeri 2 Semarapura telah berhasil memenangkan lomba sebanyak 71 kali. Selain prestasi dibidang jurnalistik anggota Smart juga berprestasi di kelasnya masing-masing. Kata Kunci : Kata kunci: aktivitas jurnaistik, produk jurnalistik, ekstrakurikuler This study aims to assess (1) the existence of the activity of journalism students of SMAN 2 Semarapura, (2) the products of journalism students of SMAN 2 Semarapura and (3) the contribution of journalistic activity for educational activities at SMAN 2 Semarapura. This study uses the method of observation that is focused on the existence of journalistic activity and methods of documentation to determine how the products of journalism SMAN 2 Semarapura. Data were analyzed using descriptive qualitative techniques. Results of this study were (1) the existence of journalistic activity 2 Semarapura State high school students conducted by journalism extracurricular activity program designed by the builder ekstrakurikuer journalism as well as Professor of Physics. (2) Product journalism produced by Smart members in the form of the school magazine, video reportage, short films and photographs. (3) Activities journalism student SMAN 2 Semarapura capable of contributing to the educational activities, which is also the name of the school because from 2010 to 2015 journalism team SMAN 2 Semarapura has managed to win the race as much as 71 times. In addition to achievements in the field of journalism Smart members also excel in their respective class.keyword : Keywords: jurnaistik activity, the products of journalism, extracurricular

Page 5 of 122 | Total Record : 1214