cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
hearty@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jl. Kh Sholeh Iskandar Km 2
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 23387475     EISSN : 26207869     DOI : 10.32832/hearty
Core Subject : Education,
Hearty: Jurnal Kesehatan Masyarakat (ISSN:2338-7475 & e-ISSN:2620-7869) is published semiannual by Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2021): FEBRUARI" : 5 Documents clear
PENERAPAN TANGGAP DARURAT PADA PENGUNJUNG SALAH SATU MALL DI KOTA PALEMBANG ., Novrikasari; Lestari, Mona; Andarini, Desheila; Camelia, Anita; Fujianti, Poppy; Arista Putri, Dini; Faliria Nandini, Rizka
HEARTY Vol 9 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v9i1.4568

Abstract

Bencana merupakan serangkaian kejadian yang mengancam kehidupan dan dapat mengakibatkan kerugian baik secara materil maupun moril. Bencana disebabkan oleh adanya faktor bahaya, pemicu, dan kondisi lingkungan yang rentan. Pengelolaan tanggap darurat terhadap suatu bencana sangat dibutuhkan guna menekan angka kerugian yang dapat ditimbulkan. Mall merupakan salah satu tempat yang rentan terjadi bencana seperti kebakaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran kesiapsiagaan pengunjung salah satu mall di Kota Palembang mengenai pemahaman bencana dan upaya yang dilakukan untuk mengurangi dampak kerugian. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengambilan data dilakukan dalam satu waktu secara bersamaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung mall dengan sampel sebanyak 47 pengunjung yang diperoleh melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 63,8% pengunjung mall tidak memiliki pengalaman tanggap darurat dan sebanyak 51,1% pengunjung memiliki pengetahuan yang tergolong rendah mengenai tanggap darurat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pengunjung salah satu mall di Kota Palembang tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai upaya tanggap darurat yang dapat dilakukan selama berada di dalam mall sehingga diperlukan sosialisasi dan pelatihan yang melibatkan seluruh pengunjung mall untuk ikut serta agar dapat terlatih dalam menghadapi bencana yang seringkali datangnya tidak terduga.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN PENGGUNAAN APD DENGAN KELUHAN DERMATITIS KONTAK PADA PEMBATIK WARNA SINTETIS DI GIRILOYO KABUPATEN BANTUL Hasanah, Mellyhatul; Rifai, Muchamad
HEARTY Vol 9 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v9i1.4569

Abstract

Dermatitis kontak merupakan jenis penyakit kulit akibat kerja non infeksi terbanyak dan pada umumnya dermatitis kontak berbentuk sesuai dengan kontaktan alergen/iritan(8). Penyakit kulit akibat kerja tidak saja penyakit kulit baru yang didapat selama pekerjaan, tetapi juga meliputi penyakit kulit yang telah dialami dan kambuh kembali atau bertambah parah(7). Keluhan yang dialami pembatik pewarna sintetis terjadi karena hanya sebagian kecil yang menggunakan APD, tidak memperhatikan kebersihan diri.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional(11). Pengambilan sampel totality sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 38 pembatik pewarna sintetis. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar checklist. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-square diperoleh hasil analisis antara personal hygiene dengan keluhan dermatitis kontak pada pembatik pewarna sintetis memiliki nilai p value sebesar 0,020 (p value <0,05) (OR= 5,786 CI= 1,336- 25,065). Sedangkan, pada analisis penggunaan APD dengan keluhan dermatitis kontak pada pembatik pewarna sintetis memiliki nilai p value= 0,009 (p value <0,05 OR= 7,583 CI= 1,648-34,903). Sehingga, dapat disimpulkan ada hubungan antara personal hygiene dengan keluhan dermatitis kontak, dan ada hubungan antara penggunaan APD dengan keluhan dermatitis kontak pada pembatik pewarna sintetis di Giriloyo Kabupaten Bantul.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN STATUS KESEHATAN GIGI PADA SISWI KELAS VIII MTS MUHAMMADIYAH PENYASAWAN KAMPAR ., Yusdiana; Restuastuti, Tuti
HEARTY Vol 9 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v9i1.4570

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu bagian fundamental dari kesehatan manusia secara menyeluruh. Karies gigi adalah masalah kesehatan gigi yang paling sering terjadi pada remaja usia sekolah akibat rendahnya tingkat pengetahuan. Karies gigi adalah penyakit infeksi dengan proses demineralisasi yang progresif pada jaringan keras permukaan mahkota dan akar gigi. Karies bersifat kronis sehingga sebagian besar penderita berpotensi mengalami gangguan seumur hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dengan status kesehatan gigi pada siswi MTs Muhammadiyah Penyasawan Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. Populasi penelitian adalah seluruh siswi MTs Muhammadiyah Penyasawan dengan sampel sebanyak 30 siswi kelas VIII rentang usia 12-16 tahun yang diperoleh berdasarkan persamaan Makuch dan Rescke (2011). Metode penelitian menggunakan metode survey berdasarkan Cross sectional dengan pendekatan analisis regresi linier sederhana, dimana tingkat pengetahuan sebagai variabel bebas (X) dan status kesehatan gigi sebagai variabel terikat (Y). Penilaian tingkat pengetahuan dilakukan dengan scoring jawaban kuisioner, sedangkan penilaian status kesehatan gigi dilakukan observasi dengan indeks DMF-T. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p=0,000) dari tingkat pengetahuan terhadap status kesehatan gigi dengan tingkat keeratan hubungan R2 = 0,542. Hal ini berarti bahwa 54,2% tingkat pengetahuan memiliki hubungan positif yang linier dengan status kesehatan gigi siswi.
PENERAPAN PELAKSANAAN STANDAR KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA TEROWONGAN PEMBANGUNAN PLTA Ike Dameria Purba, Hana; Asnawati Munthe, Seri; Manullang, Kristina
HEARTY Vol 9 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v9i1.4859

Abstract

Setiap pekerja yang bekerja di pembangunan PLTA Asahan 3 terlebih dahulu dilakukan safety induction guna untuk pengenalan keselamatan dan kesehatan kerja. Di lokasi pembangunan juga diterapkan tanda-tanda K3. Kejadian kecelakaan di pembangunan PLTA Asahan 3 terjadi dikarenakan tidak memeriksa alat sebelum bekerja, SOP kurang dilaksanakan, tidak menggunakan APD, penempatan material kurang disusun dengan rapi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penerapan pelaksanaan standar K3 dengan kejadian kecelakaan di terowongan (confined space) pada pembangunan PLTA di Asahan 3. Penelitian tersebut merupakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan penerapan standar K3 dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja PLTA Asahan 3 (p-value = 0,789). Untuk menjaga keselamatan diri para pekerja diharapkan setiap pekerja meningkatkan Tindakan aman dan selamat saat bekerja.
ANALISIS KEJADIAN GASTROENTERITIS DI MASA PANDEMI COVID-19 DAN KUALITAS HYGIENE SANITASI MAKANAN BERDASARKAN UJI BAKTERIOLOGIS PADA KARYAWAN PUSAT PERBELANJAAN ., Veniranda; ., Hermansyah; Windusari, Yuanita
HEARTY Vol 9 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v9i1.5265

Abstract

Latar Belakang: Pusat perbelanjaan sebagai salah satu sarana public tempat berkumpulnya masyarakat melakukan berbagai aktivitas dapat menjadi cluster penularan Covid-19. Selama masa pandemic SARS-CoV-2, sebagian besar perhatian kita tertuju kepada gejala-gejala penyakit gangguan pernapasan. Sedangkan kita tidak bisa menyampingkan gejala diare dan gangguan saluran pencernaan lainnya, misalnya gastroenteritis yang ditandai dengan adanya keluhan sindrome buang air besar. Metode penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Subyek penelitian adalah 208 karyawan pada 5 mall di Palembang dan 12 rumah makan yang menjadi pilihan karyawan tersebut untuk makan siang. Hasil: Analisis data menunjukkan bahwa semakin tinggi skor penilaian hygeien sanitasi rumah makan, maka semakin rendah adanya keluhan irritable bowel syndrome (IBS). Angka IBS mengalami kenaikan pada rumah makan yang menyediakan ruang makan yang terbuka, terutama pada rumah makan yang berada pada tepi jalan dengan lalu lintas padat. (1568,4%). Kesimpulan menyatakan bahwa semakin rendah skor penilaian grade rumah makan, semakin tinggi angka kejadian penyakit bawaan makanan (gastroenteritis).

Page 1 of 1 | Total Record : 5