cover
Contact Name
Syaiful
Contact Email
-
Phone
+6281282738786
Journal Mail Official
jrs.astonjadro@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Ir. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar KM 2 Kedung Badak Tanah Sareal Kota Bogor 16161
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Astonjadro
ISSN : 23024240     EISSN : 26552086     DOI : http://dx.doi.org/10.32832/astonjadro
Core Subject : Engineering,
Astonjadro: Jurnal Rekayasa Sipil adalah jurnal ilmiah dibidang teknik sipil p-ISSN : 2302-4240 dan e-ISSN : 2655-2086. Jurnal Rekayasa Sipil Astonjadro diterbitkan untuk mengapresiasi dan memberikan informasi ilmiah bagi peneliti, dosen serta para profesional. termasuk dalamnya pengembangan model dan konsep penelitian yang mengacu secara berkesinambungan. Jurnal Astonjadro diterbitkan oleh Fakultas Teknik dan Sains Universitas Ibn Khaldun Bogor, terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2018): ASTONJADRO" : 6 Documents clear
ANALISIS DAMPAK LALULINTAS PEMBANGUNAN APARTEMENT MBR DISTASIUN PALEDANG Prasetyo, Widi Hadi; Murtedjo, Tedy
ASTONJADRO Vol. 7 No. 2 (2018): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v7i2.2279

Abstract

Pembangunan suatu kawasan tertentu mempunyai pengaruh terhadap lalu lintas di sekitarnya.  Hal ini terjadi disebabkan oleh perubahan tata guna lahan yang menghasilkan pergerakan arus lalu lintas keluar masuk lokasi tersebut sehingga akan berpengaruh pada pola pelayanan transportasi di wilayah yang bersangkutan. Pembangunan Apartemen Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ini diperkirakan akan berdampak negatif pada lalu lintas eksternal disekitar kawasan pengembangan. Mengantisipasi timbulnya masalah transportasi akibat pengembangan dan pembangunan, maka dalam studi ini akan dilakukan kajian Analisis dampak lalulintas dikawasan stasiun Paledang. Evaluasi dampak lalu lintas dipergunakan untuk memprediksi apakah infrastruktur transportasi mampu melayani lalu lintas yang ada (eksisting) ditambah dengan lalu lintas yang dibangkitkan atau ditarik oleh pusat kegiatan baru. Hasil yang diperoleh Terdapat pembebanan pada scanario do Minimum dan Jalan yang terkena dampak parah yaitu Jl. Kapten Muslihat 1 yang mempunyai nilai VCR 0,63 dan diprediksi tahun 2025 0,87 dan VCR Jl. Kapten Muslihat 2 0,60 tahun 2020, 0,82 tahun 2025 , Hal Ini memprediksikan bahwa untuk mengantisipasi kenaikan volume pada ruas jalan kawasan studi maka perlu dibuat skenario do something yang akan menambahkan tingkat pelayanan jalan yang lebih baik, dimana pada scanario do something VCR Jl. Kapten Muslihat 1 menjadi 0,33 pada tahun 2020 dan 0,43 pada tahun 2025, Jl. Kapten Muslihat 2 0,30 pada tahun 2020, 0,43 pada tahun 2025 dengan membuat sistem ganjil-genap pada ruas jalan.
KAJIAN KETERSEDIAN LAHAN PARKIR SEPEDA MOTOR DI GWW (Studi Kasus: Kampus IPB Dramaga) Hermawan, Egi
ASTONJADRO Vol. 7 No. 2 (2018): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v7i2.2280

Abstract

Kampus merupakan  tempat untuk mencari ilmu yang digunakan mahasiswa untuk menempuh jenjang pendidikan yang tinggi. Pendidikan tinggi merupakan jenjang pendidikan ditempuh setelah pendidikan menengah, mencakup program pendidikan Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor. Jumlah kendaraan roda dua yang tinggi di dalam kampus IPB menuntut tersedianya lokasi parkir yang mengakomodir bagi pengguna kendaraan bermotor di IPB. Pemusatan area parkir di dalam kampus IPB dibagi ke dalam 4 lokasi kantung parkir yang tersebar guna menampung kendaraan dari berbagai gedung di sekitarnya yaitu parkir 1. GWW, 2. Grand TV, 3. Samping Rektor IPB, 4. Fapeta.Parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang bersifat sementara karena ditnggal oleh pengemudinya. Parkir diartikan sebagai suatu kegiatan untuk meletakkan atau menyimpan kendaraan disuatu tempat tertentu yang lamanya tergantung kepada selesainya keperluan dari pengendaraan tersebut. Parkir didefinisikan sebagai kendaraan yang berhenti pada tempat-tempat tertentu baik yang dinyatakan dengan rambu atau tidak. satuan ruang parkir (SRP) adalah ukuran luas efektif untuk meletakkan kendaraan (mobil penumpang, bus/truk, atau sepeda motor), termasuk ruang bebas dan lebar buka pintu.
KAJIAN TENTANG EFEKTIFITAS MOBIL LISTRIK DALAM MENUNJANG TRANSPORTASI KAMPUS (Studi Kasus: Kampus IPB Dramaga) Mahdi, Mahdi; Lutfi, Muhamad
ASTONJADRO Vol. 7 No. 2 (2018): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v7i2.2281

Abstract

Kampus merupakan  tempat untuk mencari ilmu yang digunakan mahasiswa untuk menempuh jenjang pendidikan yang tinggi. Pendidikan tinggi merupakan jenjang pendidikan ditempuh setelah pendidikan menengah, mencakup program pendidikan Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor. Kampus Institut Pertanian Bogor  (IPB) tahun 2020 mencanangkan Green Kampus. Green transportation merupakan Visi awal Perguruan tinggi bertaraf Internasional. Tujuan Penelitian mendapatkan efektifitas penggunaan mobil listrik terhadap pelayanan pemakai moda transportasi moli di lingkungan kampus IPB Dramaga. Mobil listrik adalah kendaraan yang di gerakkan oleh listrik Accu (DC) .yang menggunakan Enegi listrik yang disimpan dalam beterai atau tempat penyimpanan energi. Panjang lintasan untuk koridor 1 sepanjang 1,7924 km. Koridor 2 sepanjang 0,685 km, koridor 4 sepanjang 1,1955 km dan koridor 5 sepanjang 1,5336 km.  Load Factor untuk semua koridor dibawah 70% yaitu paling tinggi 37 % yaitu Koridor 5 Perum Dosen-Gate 2 dan paling rendah 25% Koridor 1 FKH-GWW via Asrama Putri artinya tidak memenuhi. Headway jalur Moli Koridor 1 FKH-GWW via Asrama Putri sebesar 9 menit 32 detik dan yang paling rendah headway 7 menit 32 detik dengan SPM headway 5-10 menit, memenuhi SPM. Waktu Tunggu angkutan Moli paling tinggi waktu menunggu rata-rata Koridor 1 GWW-FKH via Asrama Putri  yaitu 4 menit 46 detik dengan standar pelayanan minimal 5 – 10 menit dan maks 10 – 20 menit lebih kecil dari SPM, artinya semua koridor telah memenuhi standar pelayanan minimal (SPM). Waktu tempuh pelayanan Moli di lingkungan IPB Dramaga Koridor 5 Gate 2-Perum Dosen lebih kecil dari pada standar pelayanan minimal (SPM) sedangkan untuk Koridor 1 GWW-FKH via Asrama Putri sudah memenuhi standar pelayanan minimal (SPM).
ANALISIS MODEL TARIKAN PERGERAKAN KAPAL DI PELABUHAN CIREBON Akbardin, Juang; Romadian, Nurzulmi
ASTONJADRO Vol. 7 No. 2 (2018): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v7i2.2282

Abstract

Pertumbuhan ekonomi yang meningkat sangat dipengaruhi sistem pergerakaan input dan output barang disuatu wilayah.  Pelabuhan yang merupakan fasilitas penting dalam pergerakan input – output barang dalam menrorong pertumbuhan ekonomi. Pelabuhan Cirebon mempunyai perannan penting pada Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah berdasarkan lokasi strategisnya. Untuk meningkatkan perenanpenting pelabuhan Cirebon hasil ditingkatkan peranan pergerakan lalu lintas laut untuk mendorong percepatan ekonomi wilayah. Penelitian model tarikan pergerakan kapal merupakan pendekatan untuk mengestimasi potensi pergerkan lalu lintas laut dari pelabuhan Cirebon.  Tujuan penelitian dari analisis ini adalah menentukan model tarikan pergerkan dipelabuhan Cirebon. Metode penelitian dengan analisis multiple regression digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel dan menentukan hasil model tarikan pergerakan. Hasil model tarikan pergerkan diperoleh dengan model dengan uji signifikansi model 0,67.  Model tarikan tersebut sangat dipengaruhi oleh variabel bongkar muat yang terjadi dipelabuhan Cirebon. Dengan demikinan variabel yag pada pemodelan tarikan pergerakan ini perlu peningkatan pelayanan dlam mendukung system pergerakan  lalu lintas kapal dipelabuhan.
ANALISA BANGKITAN DAN TARIKAN DI PERUMAHAN BOGOR NIRWANA RESIDENCE ( BNR ) Kurniawan, Irfan; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 7 No. 2 (2018): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v7i2.2283

Abstract

Salah satu masalah transportasi seperti kemacetan lalu lintas kerap terjadi di kota-kota di Indonesia salah satunya di Bogor. Permasalahan transportasi dapat diatasi dengan perencanaan transportasi yang baik, sesuai dengan rencana,TOD (Transit  Oriented Developmnet) Program dengan membangun LRT yang berlokasi di Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR). Untuk mengantisipasi timbulnya masalah transportasi maka dilakukan kajian mengenai analisis potensi bangkitan dan tarikan untuk mengetahui seberapa besar pergerakan yang masuk atau keluar dari ataupun masuk ke sebuah zona Perencanaan transportasi yang paling popular dan sering digunakan adalah perencanaan transportasi 4 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pengumpulan data, tahap analisis bangkitan dan tarikan dan kesimpulan. Tahap analisis bangkitan dan tarikan perjalanan.merupakan salah satu tata guna lahan yang dapat menimbulkan tarikan pergerakan yang besar, mengingat banyak warga kota bekerja di sektor formal. Data yang digunakan dalam model bangkitan dan tarikan adalah berbasis sebuah zona dan jaringan Output dari model ini sehingga bisa memprediksikan seberapa besar pergerakan perjalanan Desire Line pada masa mendatang. Perhitungan jumlah kendaraan yang melewati daerah sekitaran kawasan Bogor Nirwana Residence menggunakan Traffic Count pada masing – masing jalan sehingga bisa diketahui berapa jam, yang nantinya akan di dapat satuan mobil penumpang, setelah itu di buat jaringan serta MAT tahun 2018-2025 dibebankan pada jaringan, untuk mengetahui seberapa besar Demand Flow serta Desire Line dengan menggunakan software SATURN. Hasil dari analisis software SATURN didapatkan kesimpulan nilai bangkitan dan tarikan dari tahun 2018 sampai 2020 terjadi Kenaikan sehinga pembangunan TOD sangat  berdampak signifikan, sedangkan tahun 2020 sampai 2025 terjadi peningkatan. Dari jumlah bangkitan dan tarikan yang telah dihasilkan dapat diketahui bahwa semakin besar tingkat perjalanan di kota Bogor pada masa mendatang sehingga nantinya dapat di buat rencana ataupun solusi kedepannya untuk mengurangi tingginya jumlah penduduk dalam perjalanan jalan di kota Bogor khususnya pada kawasan Bogor Nirwana Residence.
ANALISIS ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY PENGGUNA JASA KERETA API GUBENG – JUANDA (LOKASI KOTA SURABAYA – SIDOARJO) Anugrah, Isnain Alpin; Moetriono, Hary; Mudjanarko, Sri Wiwoho
ASTONJADRO Vol. 7 No. 2 (2018): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v7i2.2278

Abstract

Bandara Juanda adalah Bandara Internasional yang terletak kota di Sidoarjo dengan pergerakan penumpang sebanyak 17.651.183penumpang pada tahun 2016 atau naik 14% dari tahun 2015. Namun Bandara Juanda tersebut belum memiliki akses yang memadai sehingga mengakibatkan sering terjadinya kemacetan pada akses menuju bandara pada jam-jam sibuk. Untuk mengurangi terhambatnya perjalanan menuju bandara maka akan dibangun kereta api. Dalam penetapkan tarif kereta api perlu mengetahui kemampuan membayar (Ability to Pay) dan kemauan membayar (Willingness to Pay) pengguna jasa kereta api. Metode pengumpulan data dengan melakukan survey terhadap penumpang dibandara. Pengukuran kemampuan membayar (Ability To Pay /ATP) menggunakan metode household budget dan kemauan membayar (Willingness To Pay /WTP) menggunakan metode state preference. Hasil penelitian yaitu estimasi rata-rata nilaiATP sebesar Rp. 86.761,- dani rata-rata nilai WTP sebesar Rp. 24.595,- dengan 60% responden bersedia membayar lebih untuk peningkatan keselamatan. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6