cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 1 SINGARAJA TAHUN 2013/2014 Fransiskus Made Hariawan Citra
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i2.22025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pengajaran konvensional pada siswa kelas XI SMAN 1 Singaraja Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 1 Singaraja Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 255 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas XI IA3 SMAN 1 yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas XI IA4 SMAN 1 Singaraja yang berjumlah 30 orang. Data mengenai hasil belajar PKn siswa diperoleh melalui tes tertulis yang dilakukan pada akhir pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dikumpulkan dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 13,20 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model discovery learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pengajaran langsung. Diperoleh rata-rata ( X ) hitung, kelompok eksperimen adalah 26,9 dan kelompok kontrol adalah 16,73. Hal ini berarti bahwa X eksperimen > X kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas XI SMAN 1 Singaraja kabupaten Buleleng
PEMERTAHANAN TRADISI PERANG PANDAN DI DESA ADAT TENGANAN PEGRINGSINGAN KECAMATAN MANGGIS KABUPATEN KARANGASEM TAHUN 2013 KADEK DWI FITRI RATNA NINGSIH
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i2.22026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui cara-cara yang dilakukan dalam mempertahankan tradisi Perang Pandan di Desa Adat Tenganan Pegringsingan Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem, (2) memahami nilai- nilai sosial budaya yang terkandung dalam tradis Perang Pandan di Desa Adat Tenganan Pegringsingan Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem, (3) mengidentifikasi apakah nilai-nilai tradisi Perang Pandan memberikan kontribusi terhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Yang menjadi subyek penelitian ini adalah 1. Bendesa Pakraman Tenganan, 2. Prajuru atau Pengurus desa Pakraman Tenganan, 3. Tokoh masyarakat dan para pelaksana perang pandan di desa Tenganan. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah studi observasi, studi wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Cara yang digunakan untuk mempertahankan tradisi perang pandan di Desa Adat Tenganan Pegringsingan adalah dengan cara melalui pendidikan tradisional metruna nyoman, tetap melaksanakan tradisi perang pandan, bangga terhadap kebudayaan sendiri, mengikutsertakan generasi muda dan adanya museum budaya. (2) Nilai-nilai sosial yang terdapat dalam tradisi perang pandan adalah perwujudan syukur kepada Tuhan, kebersamaan, ketangkasan dan yadnya. (3). Hubungan tradisi perang pandan dengan Pendidikan Kewarganegaraan sangat erat ini terbukti adanya nilai-nilai postif yang tertuang dalam Pancasila seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan, persatuan Indonesia, musyawarah mufakat, keadilan, taat pada aturan, ada rasa tanggung jawab dan lapang dada.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 1 DAWAN. Ni Luh Ade Cahyanawati
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i2.22027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas, hasil belajar dan mengetahui kendala- kendala yang terjadi melalui menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Dawan tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan rancangan siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Dawan yang jumlahnya 20. Data dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dari rata-rata 67.51 pada siklus I, meningkat menjadi rata-rata 86.3 pada siklus II, (2) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar dari rata-rata 77.8 dengan daya serap 77,8%, dan ketuntasan belajar 75% pada siklus I, meningkat menjadi rata-rata 83.3 dengan daya serap 83.3%, dan ketuntasan belajar mencapai 90% pada siklus II, (3) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran PKn di kelas XI IPA 1 mengalami beberapa kendala pada siklus I yaitu (1) siswa masih belum terbiasa dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw karena pembelajaran seperti ini baru pertama kali diterapkan di kelas tersebut. (2) masih ada siswa yang belum mampu mempresentasikan hasil diskusi dikelompok ahli kepada teman dikelompok asal dengan baik. (3) masih ada kelompok yang belum mampu menyelesaikan tugas yang diberikan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. (4) siswa masih ragu dan takut untuk mengemukakan pendapat pada saat diskusi. (5) siswa masih ragu dan takut untuk mempertanyakan materi yang diangap belum mengerti.
KAJIAN SOSIAL BUDAYA TERHADAP TRADISI NYAKAN DIWANG SEBAGAI RANGKAIAN UPACARA HARI RAYA NYEPI DI DESA PAKRAMAN BANJAR, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG Komang Widarini
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i2.22028

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) latar belakang masyarakat Desa Pakraman Banjar melaksanakan tradisi Nyakan Diwang, (2) pelaksanaan dari tradisi Nyakan Diwang di Desa Pakraman Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, (3) usaha yang dilakukan masyarakat dalam mempertahankan tradisi Nyakan Diwang di Desa Pakraman Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini mempergunakan purposive sampling dan snowball sampling. Objek penelitian adalah pemertahanan tradisi Nyakan Diwang oleh masyarakat Desa Pakraman Banjar hingga saat ini. Berdasarkan objek penelitian tersebut, yang menjadi subjekdalam penelitian ini adalah masyarakat, lurah atau kepala desa dan juga para prajuru adat Desa Pakraman Banjar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, penentuan informan, observasi, pengolahan data, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) latar belakang masyarakat Desa Pakraman Banjar hingga saat ini masih melaksanakan tradisi Nyakan Diwang ini bahwa mereka meyakini selain merupakan tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh leluhur juga sebagai bentuk pembersihan rumah terutama penyepian dapur setiap keluarga di Desa Pakraman Banjar. Tradisi ini diyakini oleh masyarakat agar setiap anggota keluarga terbebas dari leteh (kotor), (2) pelaksanaan dari tradisi Nyakan Diwang dilaksanakan serangkaian dengan Hari Raya Nyepi yakni sehari setelah Hari Raya Nyepi berlangsung yaitu pada saat Ngembak Api, (3) usaha-usaha masyarakat untuk tetap mempertahankan tradisi ini salah satunya adalah melalui pendidikan informal. Pendidikan informal merupakan pendidikan yang diperoleh seseorang dari pengalaman sehari-hari. Pendidikan ini dapat berlangsung di dalam lingkungan keluarga, pekerjaan, masyarakat, dan organisasi lain dalam pergaulan sehari-hari. Melalui pendidikan informal inilah diharapkan seluruh masyarakat Desa Pakraman Banjar dari usia muda hingga tua tetap mempertahankan tradisi Nyakan Diwang ini sebagai salah satu tradisi warisan leluhur yang perlu dilestarikan.
SENGKETA TANAH SETRA KARANG RUPIT DESA PAKRAMAN TEMUKUS, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG Luh Wirantini
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i2.22029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk ( 1 ) Mengetahui Latar Belakang Sengketa Yang Terjadi Terkait Dengan Kasus Sengketa Tanah Setra Karang Rupit di Desa Pakraman Temukus, Kecaamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, ( 2 ) Mengetahui Faktor – Faktor Yang Menyebabkan Terjadinya Sengketa/Konflik Tanah Setra Karang Rupit di Masyarakat Desa Pakraman Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, ( 3 ) Mengetahui Bentuk Penyelesaian Sengketa Tanah Setra Karang Rupit Yang Terjadi di Desa Pakraman Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, pengambilan lokasi penelitian yang dipilih adalah Desa Pakraman Temukus Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng sedangkan subjek penelitian yang ditunjukan pada kelian adat. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan secara kualitatif dengan prosedur yaitu melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verivikasi atau pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak Desa Pakraman Temukuslah yang memenangkan kasus ini di Pengadilan Negeri Singaraja, partisipasi dan semangat yang ditunjukkan oleh masyarakat Desa Pakraman Temukus dari awal dimulainya mengikuti persidangan sangat membantu para pihak Desa Pakraman yang bersangkutan dalam menyelesaikan kasus sengketa Tanah Setra Karang Rupit. Ini berarti kekikutsertaan para warga masyarakat Desa Pakraman Temukus berpengaruh besar terhadap jalannya persidangan. Hanya saja pada saat masyarakat Desa Pakraman Temukus saat berada di pengadilan Negeri singaraja membuat para pihak kemamanan kalang kabut akibat orasi – orasi yang disampaikan oleh masyarakat sangat banyak dan ramai yang mengakibatkan menjadi sedikit gaduh. Sengketa Tanah Setra Karang Rupit ini dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi, karena harga tanah yang semakin melambung tinggi. Adapun pola/cara penyelesian sengketa yaitu melalui jalur Hukum Adat : kerta desa, awig – awig, kelian desa, dan majelis desa pakraman, dan jalur hukum positif : peradilan, pengadilan negeri, pengadilan tinggi, dan mahkamah agung.
PENERAPAN MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KEWARGANEGARAAN (CIVIC SKILLS) SISWA KELAS XI IA6 SMA NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 I Wayan Gustama
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i3.22030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan civic skills (Keterampilan Kewarganegaraan) siswa melalui penerapan model Problem Based Learning. Civic Skils mencakup intellectual skills (Keterampilan Berpikir Kritis) dan participatory skills (Partisipasi aktif) siswa dalam proses pembelajaran. Civic Skills merupakan komponen yang perlu dimiliki siswa sebagai bekal mewujudkan good citizen (warga negara yang baik) Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua kali siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IA6 SMA Negeri 1 Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes dan kuisioner. Data yang didapat selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan : (1) meningkatnya rata-rata partisipasi aktif siswa yang ditunjukkan pada siklus pertama sebesar 13.63 yang berada dalam kualifikasi kadang-kadang menjadi 19.6 yang berada dalam kualifikasi sering pada siklus kedua. (2) meningkatnya rata-rata keterampilan berpikir kritis yang ditunjukkan pada siklus pertama sebesar 20,67 yang berada dalam kategori baik menjadi 27 yang berada dalam kategori sangat baik pada siklus kedua. Persentase ketuntasan belajar klasikal mencapai 80%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dalam pembelajaran PKn dapat meningkatkan civic skills siswa.
KAJIAN TENTANG PELAKSANAAN TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 BAGI MASYARAKAT YANG MELAKUKAN PERKAWINAN (Studi Di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng) Putu Eka Wartamyasa Putra
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i3.22031

Abstract

Pokok permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah bagaimanakah tertib administrasi penduduk yang diterapkan di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, pihak mana sajakah yang dilibatkan dalam penertiban administrasi penduduk di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, dan Kendala dan upaya apa saja yang ditempuh untuk mengatasi kendala berkaitan dengan pelaksanaan tertib administrasi penduduk, khususnya berkenaan dengan pencatatan perkawinannya di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenis Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dengan penentuan subyek menggunakan metode purposive sampling. Data primer dan data sekunder dikumpulkan dengan teknik inventarisasi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan cara analisis kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa tertib administrasi kependudukan bidang pencatatan perkawinan di Desa Sudaji menurut Undang-undang nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan belum optimal dilaksanakan di Desa Sudaji; pihak-pihak yang terlibat dalam penciptaan tertib adminidtrasi kependudukan di Desa Sudaji adalah penduduk yang mengalami peristiwa penting, petugas administrasi di desa, petugas di Kecamatan, serta petugas pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Buleleng. Kendala kesadaran penduduk diupayakan penyelesaiannya melalui sosialisasi dan pelaksanaan pencatatan dengan ‘jemput bola. Kendala waktu dan biaya diaatasi dengan pemberian pelayanan yang lebih baik.
PENGARUH DIHAPUSNYA STATUS RSBI TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SERTA PRESTASI KINERJA GURU DI SMA NEGERI 1 BANGLI A.A. Istri Ririn Anjasmari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i3.22032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dihapusnya status RSBI terhadap (1) motivasi belajar siswa; (2) prestasi belajar siswa; (3) prestasi kinerja guru di SMA Negeri 1 Bangli. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus. Tempat penelitian ini adalah SMA Negeri 1 Bangli yang dulu pernah menyandang status sekolah RSBI. Objek penelitian ini adalah (1) motivasi belajar siswa; (2) prestasi belajar siswa; (3) prestasi kinerja guru. Subjek penelitian ini adalah warga SMA Negeri 1 Bangli yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru beserta staf sekolah dan siswa yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik (1) Observasi; (2) Wawancara; (3) Kuesioner; (4) Pencatatan Dokumen. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan model Milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembatalan status RSBI yang ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi terhadap Pasal 50 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 ternyata berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa SMA Negeri 1 Bangli di mana terjadinya penurunan dilihat dari keaktifan siswa dalam kelas dan keaktifan dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan olimpiade; (2) Dihapusnya status RSBI ternyata berdampak pada prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Bangli di mana telah bterjadi penurunan dilihat dari prestasi yang diraih di tingkat kabupaten, propinsi, nasional dan internasional setelah dihapusnya status RSBI; (3) Penghapusan status RSBI ternyata tidak berpengaruh terhadap prestasi kinerja guru di SMA Negeri 1 Bangli dilihat dari keaktifan guru dalam mengajar juga dalam mengarahkan, membimbing dan melatih siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan olimpiade.
KONTRIBUSI SIKAP SOSIAL DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA SMP KELAS VIII SMP NEGERI 1 MELAYA, KECAMATAN MELAYA KABUPATEN JEMBRANA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Putu Yeni Sagita
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i3.22033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kontribusi sikap sosial dan minat belajar terhadap hasil belajar PKn (2) kontribusi sikap sosial terhadap hasil belajar PKn (3) kontribusi minat belajar terhadap hasil belajar PKn siswa kelas VIII SMP 1 melaya tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian ex post-facto yang menggunakan kuesioner dan hasil belajar siswa. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas VIII SMP 1 melaya tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 240 dengan jumlah sampelnya sebanyak 173 siswa yang diperoleh secara tes proposional random sampling. Data di ambil dengan menggunakan koesioner dan hasil belajar siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis dekriptif yaitu analisis regresi ganda dan analisis regresi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Secara bersama-sama dari kontribusi yang signifikan antara sikap sosial dan minat belajar terhadap hasil belajar siswa. (2) terdapat kontribusi yang signifikan dari sikap sosial terhadap hasil belajar siswa. (3) Terdapat kontribusi yang signifikan dari minat belajar terhadap hasil belajar siswa.
PELANGGARAN LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA YANG DILAKUKAN OLEH SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA, (STUDI KASUS PADA WILAYAH POLRES KABUPATEN TABANAN, DI KOTA TABANAN) Putu Wily Oki Pratiwi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i3.22034

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai berikut : (1) Menjelaskan bentuk-bentuk pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tabanan. (2) Menjelaskan dan memahami faktor-faktor penyebab siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tabanan melakukan pelanggaran lalu lintas. (3) Menjelaskan dan memahami upaya yang dilakukan oleh aparat kepolisian untuk menanggulangi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tabanan. (4) menjelaskan alternatif dari pemecahan masalah tersebut. Penelitian ini secara metodelogis menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah Polres Kota Tananan mengenai Pelanggaran Lalu Lintas Kendaraan Bermotor Roda Dua Yang Dilakukan Oleh Siswa Sekolah Menengah Pertama. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, pencatatan dokumen, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pelanggaran lalu lintas diantaranya 1) menggunakan jalan dengan cara yang dapat membahayakan ketertiban atau keamanan lalu lintas. 2) Mengemudikan kendaraan bermotor yang tidak dapat memperlihatkan administrasi, 3) Membiarkan kendaraan bermotor dikemudikan oleh orang lain yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Faktor yang menyebabkan terjadinya hal tersebut adalah faktor internal dan eksternal. Upaya yang dilakukan oleh pihak Sat Lantas Polres Kota Tabanan dalam menanggulangi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dianggap belum maksimal upaya yang dilakukan yakni preventif dan refresif. Alternatif dari pihak kepolisian disini yaiktu untuk menanggulangi atau mengurangi siswa/sisiwi SMP yang membawa sepeda motor kesekolah dengan cara masyarakat, kepolisian, guru serta orang tua siswa/siswi bersatu untuk sama-sama bekerja sama memberantas siswa/siswi yang membawa kendaraan sepeda motor kesekolah.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol 2, No 3 (2014): September Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol 1, No 1 (2013): Februari Vol. 1 No. 1 (2013): Februari More Issue