Journal of Education Action Research
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Articles
861 Documents
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Operasi Hitung Pecahan Melalui Problem Based Learning
Karmani, Karmani
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i3.34572
Kurangnya penggunaan model pembelajaran yang tepat dalam melaksanakan pembelajaran matematika berakibat pada rendahnya hasil belajar serta aktifitas belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar operasi hitung pecahan melalui model pembelajaran problem-based learning pada siswa kelas V SD. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni sebanyak 24 orang siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus I dilakukan dua kali pertemuan dan begitu juga siklus II dilakukan dua kali pertemuan. Pada akhir tindakan siklus I aktivitas belajar siswa sebesar 74,05% meningkat pada siklus II menjadi 90,28%. Selanjutnya, rata-rata nilai tes formatif siklus I sebesar 71,25 meningkat pada siklus II menjadi 77,50. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 70,83% meningkat pada siklus II menjadi 87,5% sehingga mengalami peningkatan sebesar 16,67%. Disimpulkan bahwa melalui Problem Based Learning terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar operasi hitung pecahan. Disarankan bahwa, pada proses pembelajaran guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta melibatkan aktivitas seluruh siswa.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru dalam Menyusun RPP Melalui Workshop Dimasa Pandemi Covid 19 Pada SMA
Widawati, Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i3.34578
Situasi pandemi covid 19 merujuk pada regulasi BDR ditemukan berbagai kekurangan baik menyangkut persiapan sebelum penyusunan RPP, dalam penyusunan RPP, maupun dalam pelaksanaan pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi peningkatan kompetensi pedagogic guru dalam menyusun RPP melalui workshop dimasa pandemic covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tindakan (action research) atau siklus sebanyak dua putaran atau dua siklus. Setiap putaran atau siklus terdiri dari empat tahap yaitu rancangan, pelaksanaan kegiatan, observasi, dan refleksi/ tindakan. Subjek penelitian ini adalah guru-guru binanaan sekolah managerial SMA yang jumlahnya 40 guru Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, tes dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah hasil penilaian melalui Rubrik Penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada siklus 1 yang mencapai nilai 24, berada pada katagori baik, dan hasil penilaian pada siklus 2 yang mencapai nilai 31, berada pada katagori sangat baik. Maka, kompetensi pedagogic guru dalam menyusun RPP meningkat setelah mengikuti workshop penyusunan RPP. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pedagogi guru, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
Suardiana, I Made
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i3.34677
Pembelajaran matematika di sekolah dasar cenderung masih belum maksimal, hal ini dikarenakan model pembelajaran yang digunakan masih berpaku pada model pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Sehingga tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas IV yang berjumlah 12 orang siswa. Obyek penelitian ini adalah hasil belajar matematika. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar matematika dinyatakan meningkat, hal dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 820, rata-rata 68, daya serap 68%, ketuntasan belajar 75%) dan siklus II (jumlah 890, rata-rata 74, daya serap 74%, ketuntasan belajar 100%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, ditandai oleh kenaikan rata-rata daya serap 6% dan ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 25%. Sehingga berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Telaga semester II tahun pelajaran 2018/2019 dapat meningkatkan hasil belajar matematika.
Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Materi Q.S. Yunus/10: 40-41 Dan Q.S. Al-Maidah /5: 32 dengan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Siswa Kelas XI
Ali, Rukiah
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i3.34957
Rendahnya hasil pembelajaran pendidikan agama islam disebabkan karena kurangnya penggunaan model pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran. Sehingga tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam melalui pelaksanaan model pembelajaran Discovery Learning pada siswa kelas XI SMK. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: Rancangan, Pelaksanaan Kegiatan dan pengamatan, Observasi, dan Refleksi/Tindakan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tekni observasi, tes dokumentasi dan wawancara. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya, dimana pada siklus I nilai rata-rata siswa hanya 79, dan meningkat pada siklus II menjadi 83. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery learning secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar agama islam siswa kelas IX Sekolah menengah kejuruan.
Aplikasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) dengan Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika
Mertayasa, I Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i3.34999
Rendahnya prestasi belajar matematika akibat penerapan model pembelajaran yang masih kurang inovatif. penerapan model pembelajaran yang kurang inovatif akan menyebabkan siswa bosan dan menggap pelajaran matematika itu sulit. Oleh sebab itulah penelitian yang bertujuan untuk mengkaji Aplikasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) dengan Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika. Jenis penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang mendapatkan pembelajaran Matematika. Metode pengumpulan data yang digunakn adalah tes dan observasi. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah prestasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan langkah-langkah model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assissted Individualization (TAI) dengan Tutor Sebaya. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya 56.25, pada siklus I meningkat menjadi 58,13 dan pada Siklus II meningkat menjadi 75. Jadi, prestasi belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menerapkan langkah-langkah model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assissted Individualization (TAI) dengan Tutor Sebaya.
Penerapan Metode Belajar Inkuiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn Materi Pokok Nilai-Nilai Pancasila dalam Kerangka Praktik Penyelenggaraan Pemerintahan Negara
Wairata, Enderina
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i3.35132
Kurangnya penggunaan model pembelajaran yang sesuai pada mata pelajaran PKn berakibat pada belum tercapainya nilai ketuntasan minimal siswa. Sehingga tujuan utama dalam penelitian ini yaitu: untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKN bagi siswa kelas X. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 18 orang siswa. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah selama proses pembelajaran dan dilakukannya refleksi ternyata adanya peningkatan hasil belajar mata pelajaran PKN bagi siswa kelas X. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu: observasi, tes dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan nilai rata rata siswa dari tahap prasiklus sampai pada tahap siklus II. Pada tahap prasiklus persentase ketuntasan siswa hanya sebesar 33%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 72%, dan meningkatkan kembali pada siklus II hingga mencapai 100%. Hasil peningkatan persentases ketuntasan ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran PKn dengan materi pokok Nilai-nilai Pancasila dalam Kerangka Praktik Penyelenggaraan Pemerintahan Negara dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X.
Metode “My Trip My Adventure” untuk Meningkatkan Keterampilan Menyusun Kalimat Poster
Santosa, Gangsar
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i3.36154
Poster merupakan salah satu bentuk iklan atau reklame yang dibuat semnarik mungkin dengan menggunakan kalimat efektif dan gambar yang bervariasi. Namun pada proses pembelajaran membuat poster tidak semua siswa mampu membuat poster dengan baik karena kurangnya daya imajinasi yang dimiliki siswa. Sehingga berdasarkan hal tersebut tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran kemampuan menyusun kalimat poster dengan metode “My Trip My Adventure” Siswa Kelas XII Multimedia 1. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus yakni prasiklus, siklus I, dan siklus II. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni sebanyak 31 orang siswa. Penelitian ini menggunakan instrument tes yang kemudian diolah dengan menggunakan teknik deskriptif analitik dan deskripsi persentase. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa pada tahap prasiklus rata-rata hasil pembuatan poster siswa hanya 66,12 kemudian meningkat pada siklus I menjadi 71,61, dan meningkat kembali pada siklus II menjadi 82,58. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada setiap siklusnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa model “my trip my adventure” efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis poster.
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning Dengan Media Powerpoint Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SD
Astiti, Ni Komang Atik;
Rini Kristiantari, Maria Goreti;
Saputra, Ketut Alit
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i3.36695
Penelitian ini dilakukan karena hasil belajar IPA siswa kelas VI belum optimal. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang dilaksanakan guru belum menggunakan model inovatif serta media pembelajaran yang dapat menumbuhkan antusias siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan media powerpoint. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI sebanyak 33 orang. Pengumpulan data menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 20 butir. Data hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari rata-rata nilai siswa dan ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukan pada siklus I rata-rata nilai hasil belajar mencapai 67,57 ketuntasan belajar mencapai 66,66% dengan kriteria cukup dan pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata nilai hasil belajar mencapai 79,84 dan ketuntasan belajar mencapai 87,87% dengan kriteria tinggi. Dapat disimpulkan adanya meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI melalui penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan media powerpoint.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan GeoGebra Meningkatkan Hasil Belajar Matematika
Suputra, Kadek Yoga;
Sujana, I Wayan;
Sri Darmawati, I Gusti Ayu Putu
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i3.36898
Kurangnya pembelajaran yang berorientasi pada pendekatan pembelajaran kontekstual yang sesuai dengan karakteristik siswa menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi dan pemecahan masalah yang dimiliki oleh siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi bangun ruang melalui penerapan model PBL berbantuan GeoGebra pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelian tindakan kelas (PTK) yang mengadaptasi model penelitian PTK dari Kemmis dan Taggart. PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 38 orang siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif yaitu; mencari mean, median, modus, daya serap dan ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas V sekolah dasar. Hal ini terlihat dari peningkatan ketuntasan belajar siswa dari pra siklus ke siklus I sebesar 26,31%. Sedangkan peningkatan ketuntasan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 15,79%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model penerapan model PBL berbantuan GeoGebra meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V sekolah dasar.
Pembelajaran Kooperatif Model TPS (Think Pair Share) Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA
Idayani, Ni Putu
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v5i3.37432
Pelaksanaan pembelajaran yang masih menggunakan model pembelajaran konvensional berakibat pada rendahnya hasil belajar serta aktifitas belajar siswa sekolah menengah pertama. Sehingga tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan pembelajaran kooperatif model TPS dalam aktivitas pembelajaran. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 27 siswa kelas IX sekolah menengah pertama. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tndakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi yang dilengkapi dengan pedoman observasi terhadap aktivitas belajar siswa dan metode tes yang dilengkapi dengan instrumen berupa tes (soal) objektif. Kemudian dianalisis secara kualitatif dan menggunakan rumus statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 9,33 yang tergolong cukup aktif; sedangkan pada siklus II rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 11,30 yang tergolong aktif. Hal itu menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 1,97. Selain dapat meningkatkan aktifitas belajar model tink pair share juga dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Hasil evaluasi pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa adalah 69,07; sedangkan hasil evaluasi pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa adalah 82,59. Dari hasil tersebut ada peningkatan hasil belajar sebesar 13,52 dari nilai rata-rata pada siklus I ke siklus II. Dengan demikian penerapan pembelajaran kooperatif model TPS dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA.