cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 861 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada Kompetensi Dasar Membuat Jamu dan Boreh/Lulur Perawatan Badan Dharmayani, Ni Ketut Yuliana
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i2.33375

Abstract

Penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi menyebabkan rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa, sehingga diperlukan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan model pembelajaran PjBL untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar membuat jamu dan boreh/lulur perawatan badan kelas XI. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI Tata Kecantikan 3 SMK Negeri 2 Singaraja sebanyak 33 siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar membuat jamu dan boreh/lulur perawatan badan siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian instrumen penilaian kepada siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar penilaian hasil belajar. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini memperoleh hasil presentase keaktifan belajar siswa sebesar 61,69% pada siklus I, sebesar 81,82% pada siklus II, dan presentase hasil belajar sebesar 79,77% pada siklus, sebesar 82,27% pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar membuat jamu dan boreh/lulur perawatan badan siswa kelas XI. Implikasi penelitian ini adalah memperoleh pengalaman belajar yang berhubungan dengan keterampilan menerapkan metode ilmiah dalam pemecahan masalah dan menumbuhkan pola berfikir kritis bagi siswa.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Laundry Melalui Pembelajaran Berbasis Project Based Learning (PJBL) Suparni, Nyoman Aris
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i2.33531

Abstract

  Penelitian ini bertujuan untuk: meningkatkan aktivitas dan hasil belajar laundry melalui pembelajaran berbasis project based learning (PjBL) pada siswa kelas XII Perhotelan D SMKN 3 Denpasar. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII Perhotelan D SMKN 3 Denpasar dengan melibatkan 35 orang siswa , terdiri dari siswa laki-laki sebanyak 20 orang dan siswa perempuan sebanyak 15 orang. Prosedur penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan 3 siklus. Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah data aktivitas dan hasil belajar siswa melalui pembelajaran berbasis project based learning (PjBL) pada siswa kelas XII Perhotelan D SMKN 3 Denpasar. Data aktivitas dan hasil belajar siswa dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran laundry melalui pembelajaran berbasis project based learning (PjBL) terjadi peningkatan secara signifikan pada siklus1, siklus 2 dan siklus 3. Untuk aktivitas siswa pada siklus 1 menunjukkan bawa siswa ada pada kategori cukup aktif. Pada siklus 2 menunjukkan kategori aktif dan siklus 3 menunjukan kategori sangat aktif. Hasil belajar siswa pada pelajaran laundry melalui pembelajaran berbasis project based learning (PjBL) pada siklus 1 menunjukan bahwa ketuntasan belajar siswa sebesar 42,85%, daya serap 73,86% . Pada siklus 2 menunjukan bahwa ketuntasan belajar siswa sebesar 71,43%, daya serap 79,29% dan pada siklus 3 menunjukan bahwa ketuntasan belajar siswa sebesar 100%, daya serap 89,14%. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran laundry.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Sumber Daya Alam Melalui Model Pembelajaran Direct Instruction Ngadilah, Ngadilah
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i2.33537

Abstract

Kurang aktifnya siswa didalam pembelajaran dibuktikan dengan rendahnya hasil belajar siswa mengenai materi IPS, hal ini dikarenakan penggunaan model pembelajaran yang kurang efektif, sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis aktivitas dan hasil belajar IPS materi sumber daya alam melalui model pembelajaran Direct Instruction pada siswa kelas IV. Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS materi sumber daya alam yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah memberikan instrumen tes hasil belajar IPS materi sumber daya alam kepada siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data statistik kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I presentase sebesar 73,45%, pada siklus II sebesar 90,35%, dan presentase ketuntasan belajar mencapai 85,71%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Direct Instruction dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi sumber daya alam. Implikasi penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan faktual yang diajarkan secara tahap demi tahap dengan tujuan untuk membantu siswa menguasai pengetahuan prosedural yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai keterampilan kompleks.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Yasmini, I Gusti Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i2.33603

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang kurang efektif dimasa pandemi covid 19 menyebabkan motivasi belajar siswa menjadi berkurang, sehingga diperlukan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Adapun tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan motivasi belajar IPA siswa kelas IV semester I setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dengan jumlah keseluruhan 17 siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah motivasi belajar IPA siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran PBL. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data motivasi belajar IPA siswa adalah metode kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, rata-rata yang didapat pada siklus I sebesar 106,82 dan meningkat pada siklus II menjadi 120,29, serta ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 82,35% dan meningkat pada siklus II menjadi 100%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan motivasi belajar IPA siswa Kelas IV Semester I. Implikasi penelitian ini dari penerapan model pembelajaran PBL ini mendorong siswa dapat berfikir kreatif, imajinatif, mengenalkan gagasan baru, serta mendorong siswa untuk memperoleh kepercayaan diri.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Tematik Melalui Pendekatan Problem Based Learning Siswa Kelas 5 SD Kisworo, Dimas Anjar
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.33780

Abstract

Pembelajaran tematik merupakan kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk memaksimalkan peran siswa dalam proses belajar, hanya saja dalam pengimplemtasiannya proses pembelajaran tematik cenderung berfokus pada guru, yang berakibat pada rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui apakah peningkatan hasil belajar tematik siswa kelas 5 SD dapat diupayakan melalui pendekatan Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 3 tahap yakni, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan dan observasi, refleksi. Subjek penelitian yaitu 32 siswa kelas 5 SD. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan teknik nontes. Instrumen yang digunakan adalah butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian ditunjukkan perbedaan rata-rata hasil belajar prasiklus sebesar 76,46 dengan persentase ketuntasan 59,38% dan siklus 1 sebesar 85,03 dengan persentase ketuntasan 68,75% dan terus meningkat rata-rata pada siklus 2 sebesar 87,49 dengan persentase ketuntasan 87,50%. Di samping itu, uji t sebesar 5,328 artinya terdapat perbedaan selisih rata-rata antara prasiklus dan siklus 1 sebesar 8,57. Signifikansi 5% sebesar 0,000 yang berarti perbedaan rata-rata hasil belajar bermakna. Uji t prasiklus dengan siklus 2 dengan hasil 5,328 semakin meningkat pada rata-rata hasil belajar sebesar 11,03 dengan nilai signifikansi 5% adalah 0,000 yang berarti perbedaan rata-rata hasil belajar bermakna. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas 5 Sekolah Dasar.
Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Melalui Penerapan Pendekatan Kontekstual Sugiyanto, Sugiyanto
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.33857

Abstract

Paradigma terhadap pembelajaran matematika yang terkesan menyeramkan serta kurangnya kemampuan guru dalam memilih metode serta pendekatan pembelajaran yang tepat, berakibat pada rendahnya prestasi belajar matematika siswa sekolah menengah pertama. Sehingga tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan prestasi belajar siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tidakan kelas dengan jumlah subjek sebanyak 30 orang. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing dilakukan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan melalui dua kali pertemuan tatap muka. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yakni test prestasi belajar Matematika yang telah disusun pada bagian lampiran RPP dan untuk menganalisis data hasil penelitian menggunakan Metode analisis data deskriptif kuatitatif, dalam bentuk rata-rata prestasi belajar dan prosentase ketuntasan belajar klasikal. Perhitungan rata-rata prestasi belajar dan ketuntasan belajar klasikal setiap kali pertemuan dengan memanfaatkan rumus pada program aplikasi excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada siklus I terjadi peningkatan persetase dari 53,33% menjadi 60,00 %. Oleh karenan hasil penelitian siklus-1  belum memenuhi indikator keberhasilan maka penelitian dilanjutkan pada siklus-2 dengan memperbaiki kelemahan-kelemahan yang terlihat pada siklus-1. Selanjutnya pada siklus II terjadi peningkatan prestasi belajar matematika dengan persentase ketuntasan belajar menjadi 86,67 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Kontekstual dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika siswa sekolah menengah pertama.
Peningkatan Kinerja Guru Pkn dalam Melaksanakan Pembelajaran Melalui Pembinaan Supervisi Akademik Winata, I Komang
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.34171

Abstract

Kinerja guru juga belum optimal, hal ini disebabkan kurangnya kemampuan dalam mengelola kelas, strategi pembelajaran, melaksanakan dan memanfaatkan penelitian tindakan kelas (PTK), kurangnya motivasi berprestasi, disiplin, rendahnya manajemen waktu dan komitmen profesi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja Guru PKN dalam melaksanakan pembelajaran serta mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI pada tingkat yang lebih baik dari siklus ke siklus, melalui pembinaan dengan menerapkan supervisi akademik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tindakan (action research) atau siklus sebanyak dua putaran atau dua siklus. Setiap putaran atau siklus terdiri dari empat tahap yaitu rancangan, pelaksanaan kegiatan, observasi, dan refleksi/ tindakan. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, tes dokumentasi dan wawancara. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah peningkatan kinerja guru pkn siklus I dengan nilai rata-rata = 6. Peningkatan kinerja guru PKN siklus II dengan nilai rata-rata = 7,2. Peningkatan hasil belajar siswa siklus I dengan nilai rata-rata = 74, dan peningkatan hasil belajar siswa siklus II dengan nilai rata-rata = 79. Maka, penerapan supervisi akademik sebagai wahana pembinaan bagi guru PKn dapat meningkatkan kinerja guru PKn dalam melaksanakan pembelajaran, serta berdampak terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas XI. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru dan hasil belajar siswa.
Model Pembelajaran Discovery Learning Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sejarah Kelas X SMK Hutajulu, Tapitta
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.34407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran sejarah kelas X SMK. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan yang di dalamnya terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data melalui lembar observasi aktivitas belajar siswa dan penilaian aspek pengetahuan siswa menggunakan tes. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 34 orang, Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pada siklus I terjadi peningkatan hasil belajar sejarah siswa nila r pada aspek sikap siklus 1 semua siswa sudah mencapai kategori baik sedangkan pada siklus 2, kategori amat baik diraih oleh 22 siswa dan kategori baik dicapai oleh 12 siswa. Jadi aspek sikap sudah mencapai tuntas pada siklus 1. Aspek pengetahuan, pada siklus 1 mencapai ketuntasan 97% dengan nilai rata-rata 81 Sedangkan pada siklus 2 baru mencapai ketuntasan 100% dengan nilai rata-rata 85. Aspek keterampilan, pada siklus 1 mencapai ketuntasan 97% dengan nilai rata-rata 77. Sedangkan pada siklus 2 telah mencapai ketuntasan 100% dengan nilai rata-rata 82. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning dalam pembelajaran sejarah dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi penelitian ini diharapkan guru dapat menggunakan model pembelajaran discovery learning dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.
Pendekatan Sainstifik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Siswa Kelas XI Sastrawan, Gede
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.34463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Hindu dan Budi Pekerti melalui penerapan pendekatan pembelajaran saintifik. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI berjumlah 34 orang terdiri dari 18 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Teknik pengambilan data penelitian pada aspek sikap dan keterampilan adalah nontes dan data penelitian aspek pengetahuan menggunakan tes. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian pada siklus-1 pencapaian ketuntasan klasikal pada aspek sikap 76,47%, aspek pengetahuan 82,85%, dan aspek keterampilan 85,29%. Sedangkan pada siklus 2 pencapaian ketuntasan klasikal sebagai berikut: ketuntasan klasikal pada aspek sikap 85,29%, aspek pengetahuan 94,12%, dan aspek keterampilan 88,24%. Maka, penerapan pendekatan pembelajaran saintifik dapat meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Hindu dan Budi Pekerti peserta didik kelas XI. Implikasi penelitian ini diharapkan pendekatan pembelajaran saintifik dapat dijadikan salah satu rujukan oleh para guru untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan agama Hindu dan Budi Pekerti peserta didik. 
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Perkembangbiakan Makhluk Hidup Melalui Problem based instruction dengan Media Visual Sulistiyo, Sulistiyo
Journal of Education Action Reseach Vol 5 No 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v5i3.34571

Abstract

Pembelajaran IPA, merupakan proses pembelajaran yang menekankan terhadap pengenalan lingkungan dan alam sekitar. Hanya saja pada tahap pelaksanaanya guru belum mampu untuk mengenalkan lingkungan dengan maksimal sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA materi perkembangbiakan makhluk hidup melalui problem based instruction dengan Media Visual pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini merupakan jenis penitian tindakan kelas dengan jumlah subjek penelitian yakni sebanyak 21 orang siswa. Prosedur pelaksanaan dan implementasi penelitian terbagi dalam dua siklus. Siklus I dilakukan dua kali pertemuan dan begitu juga siklus II dilakukan dua kali pertemuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada siklus I memperoleh rata-rata skor 20,59 atau sebesar 73,56% (sedang), siklus II meningkat menjadi 25,19 atau sebesar 89,97% (sangat tinggi). Pada akhir tindakan siklus I nilai rata-rata yang diperoleh 72,62 atau sebesar 71,43% mengalami peningkatan 23,81% dari kondisi awal. Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 79,76 atau sebesar 85,71% sehingga mengalami peningkatan sebesar 14,28% dari siklus I. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan problem based instruction dengan media visual dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar perkembangbiakan makhluk hidup pada siswa kelas VI SD 1 Undaan Tengah Kudus.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 More Issue