cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 861 Documents
Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Pada Pokok Bahasan Termokimia Antara, I Pande Putu Alit
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44292

Abstract

Penelitian tindakan Kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Semarapura di Kelas XI MIPA.4 Semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 yang kemampuan siswanya untuk pelajaran kimia cukup rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa. Metode pengumpulan datanya adalah tes hasil belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif baik untuk data kualitatif maupun untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya mencapai nilai rata-rata 76,54 dengan ketuntasan belajarnya 71,43%, pada siklus I mencapai nilai rata-rata 80,77 dengan ketuntasan belajarnya 88,57% dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata 84,49 dengan ketuntasan belajarnya 100%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan  hasil belajar kimia pada pokok bahasan termokimia.
Upaya Peningkatan Hasil dan Aktivitas Peserta Didik melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share pada Materi Limit Fungsi Fadilah, Siti
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44293

Abstract

Pembelajaran matematika masih dianggap sulit oleh siswa. Hal ini menyebabkan hasil dan aktivitas belajar siswa menurun. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil dan Aktivitas belajar siswa melalui model pembelajaran Think Pair Share. Subjek penelitian berjumlah 26 orang, obyek penelitian peningkatan hasil belajar dan aktivitas belajar. Pengumpulan data menggunakan tes. Analisis data menggunakan teknik analisis deskripsi komparatif dengan membandingkan hasil belajar pada kondisi awal dengan hasil belajar yang dicapai pada setiap siklus, dan analisis deskripsi kualitatif dengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 7,4 yaitu dari 72,65 pada siklus I menjadi 80,05 pada siklus II dengan jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 22 orang (85%); 2) terjadi peningkatan rerata aktivitas belajar sebesar 32,5%, yaitu dari 45% pada siklus I menjadi 77,5% pada siklus II. Model pembelajaran Think Pair Share terbukti dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa pada materi Limit Fungsi. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dalam menyampaikan materi limit fungsi, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievment Division untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa dalam Belajar Bahasa Jerman pada Materi Hobby Sugianto, Sugianto
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44294

Abstract

Inovasi pembelajaran jarang dilakukan oleh pelaku pendidikan salah satunya adalah guru. Berdasarkan hal tersebut muncul beberapa masalah dalam pembelajaran di antaranya hasil belajar yang rendah dan siswa pasif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil belajar dan keaktifan siswa kelas XII pada pembelajaran Bahasa Jerman Materi Hobby melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas XII IPB yang terdiri atas 2 siswa laki-laki dan 28 siswi perempuan. Data diperoleh dari hasil pretest, postest, dan observasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat setelah menggunakan model kooperatif tipe STAD. Persentase siswa yang tuntas pada siklus 1 sebesar 42%, sedangkan pada siklus 2 sebesar 76,60%. Peningkatan hasil belajar sebesar 34,6%. Persentase keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus 1 sebesar 96% menjadi 98% pada siklus II. Maka, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD mampu meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas XII IPB dalam belajar Bahasa Jerman materi Hobby.
Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dengan Media Model Sel dari Bahan Clay untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Struktur Sel Kalsum, Umi
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44295

Abstract

Hasil belajar biologi siswa masih tergolong rendah karena pelajaran biologi banyak hafalan. Hal inilah salah satu penyebab peserta didik malas untuk belajar biologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi struktur sel melalui praktek pembuatan model sel dari bahan clay di kelas XI IPS3. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Teknik deskriptif komparatif dan deskriptif komunikatif. Hasil pretest siklus 1 menunjukkan bahwa peserta didik yang tidak tuntas mencapai 86,67%, sedangkan yang tuntas 13,33%. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman peserta didik terhadap materi struktur sel masih sangat rendah. Hasil postest siklus 2 menunjukkan bahwa peserta didik yang tuntas mencapai 83,33%, sedangkan yang tidak tuntas sebesar 20%. Hal ini menunjukan bahwa pemahaman siswa sudah semakin meningkat. Maka, pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dengan media model sel dari bahan clay dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi struktur sel. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami materi struktur sel.
Meningkatkan Aktivitas Belajar IPA Pasca Pandemi dengan Model Pembelajaran CLIS pada Siswa Kelas V SD Ariana, I Gusti Gede
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44302

Abstract

Rendahnya aktivitas belajar siswa menyebabkan pembelajaran yang diterima kurang bermakna. Siswa menjadi pasif dan menyebabkan hasil belajar siswa kurang memuaskan. Permasalahan yang muncul tersebut tidak terlepas dari kebiasaan siswa dan guru yang selama 2 tahun belakangan melakukan sistem pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar IPA pascapandemi dengan model pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) pada siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas kolaboratif yang mengacu pada desain PTK menurut Kurt Lewin. Subjek penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 31 siswa kelas V SD. Objek pada penelitian ini yaitu aktivitas belajar IPA pascapandemi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi dengan Instrumen pedoman wawancara dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan penerapan model pembelajaran CLIS yang dilakukan dengan mengekplorasi pengetahuan awal siswa, melakukan percobaan, diskusi, mengalisis dan memecahkan masalah dapat meningkatkan aktivitas belajar IPA dengan nilai akumulasi sebesar 68% pada kategori tinggi, dan pada kategori rendah sebesar 32%. Penerapan model CLIS dapat meningkatkan aktivitas belajar IPA.
Supervisi yang Berkesinambungan untuk Meningkatkan Kemampuan Melaksanakan Proses Pembelajaran Tistawati, Ni Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44467

Abstract

Kurangnya kemampuan guru melaksanakan proses pembelajaran disebabkan karena wawasan guru tentang pembelajaran inovatif, diksusi dengan teman sejawat tentang kendala-kendala yang ditemui ketika melaksanakan proses pembelajaran belum dipahami dengan maksimal. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan proses pembelajaran. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Rancangan masing-masing siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang digunakan adalah guru-guru yang berjumlah 9 orang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yaitu pada prasiklus tingkat kemampuan guru melaksanakan pembelajaran sebesar 69,60% yang tergolong cukup, pada siklus II menjadi 73,77 yang tergolong cukup, dan pada siklus II menjadi 77,31 yang tergolong baik. Maka, kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran sudah baik melalui pelaksanaan supervisi yang berkesinambungan. Implikasi penelitian diharapkan adanya kesediaan untuk menerima perbaikan sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanaan pembelajaran.
Meningkatkan Kemampuan Guru Menyusun RPP melalui Supervisi Akademik Berkelanjutan Marheni, Made Sri
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44468

Abstract

Kompetensi guru dalam menyusun rencana pembelajaran khususnya silabus dan RPP masih tergolong rendah. Jumlah guru yang menyusun silabus dan RPP sebelum mengajar masih belum maksimal. Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Abad 21 melalui penerapan supervisi akademik yang berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Rancangan masing-masing siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian yang digunakan adalah guru di SD yang jumlahnya 10 orang. Data dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan guru dalam menyusun RPP sesuai dengan abad 21 pada prasiklus sebesar 67,17 yang tergolong cukup, meningkat pada siklus I menjadi 71,22 yang tergolong cukup, dan pada siklus II meningkat menjadi 77,00 yang berada pada kategori baik. Maka supervisi akademik berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP sesuai dengan abad 21. Implikasi kegiatan supervisi untuk membantu guru dalam mengelolah proses pembelajaran dan juga membantu meningkatkan mutu pendidikan, meningkatkan kualitas kinerja atau profesionalisme guru, dan meningkaatkan situasi pembelajaran dalam kelas.
Model Pembelajaran Quantum Teaching Berbantuan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IX SMP Sukadana, I Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44594

Abstract

Kurangnya partisipasi siswa dalam menyelesaikan soal ataupun masalah-masalah dalam pembelajaran menyebabkan hasil belajar IPA menjadi rendah. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IX melalui penerapan model pembelajaran Quantum Teaching berbantuan media konkret. Subjek penelitian ini adalah semua siswa yang berjumlah 41 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Data dikumpulkan dengan cara dokumentasi dan tes. Penelitian terdiri atas dua siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa indikator keberhasilan belum tercapai karena rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 72 dan prosentase ketuntasan belajar kelasikal sebesar 63% dengan tingkat kategori hasil belajar “sedang”. Rata-rata hasil belajar pada siklus II adalah 82 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 98% berada pada tingkat kategori “baik”. Jadi, model pembelajaran Quantum Teaching berbantuan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Implikasi penggunaan model pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi siswa mampu meningkatkan rasa antusias, motivasi, dan pencapaian kompetensi pengetahuan siswa.
Kesulitan Belajar pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Suartini, Ni Wayan Putri
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44635

Abstract

Banyak anak-anak yang mengalami kesulitan belajar, salah satunya kesulitan belajar membaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan belajar pada siswa kelas II Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SD. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi, serta triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa anak yang masih mengalami kesulitan belajar membaca. Dalam hal ini dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang menyebabkan anak mengalami kesulitan belajar membaca ialah kurangnya minat dari diri siswa tersebut untuk belajar membaca sehingga mereka menjadi malas dalam membaca. Faktor eksternal yang memengaruhi kesulitan membaca siswa dapat dikelompokkan kedalam tiga yaitu lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar yang banyak dialami oleh siswa kelas II SD adalah kesulitan belajar membaca. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dalam memberikan tindakan untuk mengatasi berbagai kesulitan belajar yang dialami siswa.
Soft Skill Oriented Project Based Learning Training Module in Center of Excellence Vocational High School Wardani, Mawaroh Ken; Iriani, Ade
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.44664

Abstract

Program pelatihan untuk guru-guru Bahasa Inggris yang dilaksanakan selama ini belum menyentuh esensinya dan belum memberikan bukti nyata. Hal itu dikarenakan belum adanya modul atau acuan yang digunakan oleh guru-guru dalam mengikuti pelatihan selama ini, Ditambah lagi tidak ada tindak lanjut dan evaluasi setelah pelaksanaan diklat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pelatihan model pembelajaran berbasis proyek berorientasi soft skill untuk guru Bahasa Inggris di SMK. Subjek penelitian adalah guru-guru Bahasa Inggris dari empat SMK. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif-kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, test, observasi, dokumentasi, dan survey di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek sesuai dan bagus dilakukan dalam pengajaran Bahasa Inggris di SMK; materi diklat  Bahasa Inggris di SMK selama ini dilaksanakan secara bersamaan dengan mata pelajaran lain; materi diklat Bahasa Inggris  yang diberikan di SMK sebatas pemberian materi melalui powerpoint dari instruktur; modul pelatihan yang dikembangkan mendapatkan validasi dari 3 ahli memenuhi kriteria sangat valid (>80%). Hasil observasi pelaksanaan pelatihan dengan modul pelatihan mendapatkan hasil 84% berkategori baik. Tanggapan guru terhadap modul pelatihan sebesar 83,55% berkategori baik. Pelaksanaan pelatihan menggunakan modul menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru sebesar 86,6%. Modul Pelatihan yang dikembangkan terbukti sangat valid dan efektif untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Bahasa Inggris dalam pengajaran di kelas.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 More Issue