cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 861 Documents
Upaya Optimalisasi Prestasi Belajar Matematika melalui Pemberian Tes secara Kontinu pada Siswa Kelas XI Kayon, I Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44768

Abstract

Banyaknya siswa yang kurang tertarik terhadap matematika menyebabkan penguasaan dan pemahaman siswa terhadap matematika masih rendah. Hal ini berimbas pada prestasi belajar yang diperoleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan prestasi belajar matematika melalui pemberian tes secara kontinu pada siswa kelas XI. Penelitian ini terdiri atas 2 siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 34 siswa kelas XI yang terdiri atas 23 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Data dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian prestasi belajar prasiklus menunjukan bahwa rata-rata nilai prestasi belajar Matematika sebesar 61,71 dengan daya serap belajar mencapai 62%, serta ketuntasan klasikal 53%. Nilai prestasi belajar siswa pada siklus I mencapai rata-rata nilai kelas sebesar 74,41 dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,12. Untuk daya serap pada siklus I mencapai 82% meningkat pada siklus II menjadi 82%. Sedangkan untuk ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 71% dan pada siklus II mencapai 88%. Jadi, proses pembelajaran dengan pemberian tes secara kontinu dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar lebih giat agar mampu menyelesaikan soal tes yang diberikan dengan nilai yang baik.
Model Pembelajaran Inquiry untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas V SD Sutarningsih, Ni Luh
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.44929

Abstract

Rendahnya mutu belajar peserta didik, kurang aktifnya peserta didik dalam pembelajaran, kebiasaan peserta didik menunggu instruksi guru, dan kesibukan guru dengan kegiatan-kegiatannya menyebabkan pembelajaran yang diselenggarakan belum maksimal. Hal ini memberikan dampak buruk terhadap prestasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar IPA siswa kelas V SD melalui penerapan model pembelajaran Inquiry. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Metode pengumpulan data menggunakan tes. Tes digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa setelah penerapan metode pembelajaran Inquiry. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahapan prasiklus, prestasi belajar siswa hanya mencapai 63,65 dengan ketuntasan belajar 38,46%. Pada siklus I, meningkat menjadi 68,85 dengan ketuntasan belajar 65,38%. Pada siklus II meningkat menjadi 75,19 dengan ketuntasan belajar 88,46%. Maka, penerapan model Inquiry dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SD. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak terhadap hasil belajar serta prestasi belajar siswa.
Metode Diskusi Kelompok untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas VI SD Suandi, I Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i1.45083

Abstract

Kurangnya sarana penunjang kegiatan pembelajaran seperti alat peraga yang belum memadai mengakibatkan pembelajaran Matematika tidak dapat menarik perhatian siswa. Hal ini akan berakibat pada rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan metode diskusi kelompok dalam mata pelajaran matematika pada siswa kelas VI SD. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dirancang dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD sebanyak 24 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Hasil penelitian dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil observasi awal, nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 57,9 dan ketuntasan klasikal 58,3%. Hasil penelitian siklus I menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 59,5 dan ketuntasan klasikal 70,8%, artinya terdapat peningkatkan sebesar 1,6 poin. Pada Siklus II, rata-rata hasil belajar siswa sebesar 72,1. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan dari siklus sebelumnya sebesar 14,2 poin dengan ketuntasan belajar mencapai 100%. Maka, pembelajaran dengan Metode Diskusi Kelompok Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Matematika siswa kelas VI SD. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
Peningkatan Prestasi Belajar PPKn dengan Optimalisasi Model Pembelajaran Inquiry pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rusmiati, Ni Made
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang menunjukkan bahwa kemampuan prestasi belajar PPKn siswa masih cukup rendah. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk menganalisis apakah prestasi belajar PPKn dapat meningkat dengan optimalisasi model pembelajaran inquiry pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research). Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 17 subjek penelitian yang dilakukan dalam dua siklus melalui tahapan-tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi/pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Data dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini diusulkan tingkat keberhasilan per siklus yaitu prestasi belajar siswa diharapkan mencapai rata-rata 70 atau lebih, dengan ketuntasan belajar mencapai 85%. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta didik mengikuti proses pembelajaran dari rata-rata awal 60,00, pada siklus I 70,00, dan meningkat menjadi 81,65 pada siklus II dengan ketuntasan belajar awal 47%, pada siklus I meningkat menjadi 71%, dan pada siklus II meningkat menjadi 94%. Simpulan yang dapat diambil dari hasil tersebut adalah penerapan model pembelajaran kuantum dalam pelaksanaan proses pembelajaran mampu meningkatkan prestasi belajar PPKn siswa.
Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris dengan Menerapkan Model Pembelajaran Hybrid Learning pada Masa Pandemi Covid -19 Adnyana, Ida Kade Surya
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45808

Abstract

Penerapan pembelajaran dalam jaringan menyebabkan kurangnya antusias belajar siswa dan rendahnya keterampilan berbicara bahasa inggris siswa. Tujuan dalam penelitian ini yakni untuk menganalisis keterampilan berbicara bahasa Inggris melalui penerapan pembelajaran berbasis Hybrid learning pada siswa kelas X. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang menetapkan setting dua siklus sesuai dengan karakteristik materi. Penelitian pada masing-masing siklus dilaksanakan melalui empat tahapan. Penerapan Model Pembelajaran Hybrid learning menerapkan 2 kegiatan yang meliputi kegiatan pembelajaran secara daring dan tatap muka terbatas. Jumlah siswa di dalam kelas di bagi menjadi dua yaitu absen ganjil dan absen genap. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, evaluasi, dan response siswa. Metode analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil study awal sebelum penerapan hybrid learning ketuntasan belajar hanya 54.84%. Pada siklus 1 menunjukkan adanya peningkatan dengan ketuntasan belajar mencapai 84,2%. Pada siklus 2 juga menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar mencapai 94,7%. Data hasil tindakan siklus 1 dan siklus 2 menunjukkan bahwa penerapan Hybrid learning dalam meningkatkan hasil belajar dan persentase standard ketuntasan minimal sangat signifikan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris pada siswa kelas X.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Masana, Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45814

Abstract

Siswa kesulitan menggunakan alat peraga pembelajaran matematika. Sebagian besar siswa beranggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 21 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran matematika dinyatakan meningkat. Hal ini dibuktikan dari peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1410, rata-rata 67, daya serap 67%, ketuntasan belajar 71%) dan siklus II (jumlah 1600, rata-rata 76, daya serap 76%, ketuntasan belajar 95%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II. Data menunjukan rata-rata daya serap 9% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 24%. Maka, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas V SD dapat meningkatkan hasil belajar Matematika. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajar melalui penerapan model yang sesuai dengan karakteristik siswa.
Model Pembelajaran Problem Based Instruction untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik pada Siswa Kelas III SD Sutini, Ni Made
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45816

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran yang menyajikan mata pelajaran secara terpisah akan menyebabkan kurang berkembangnya kemampuan anak untuk berpikir holistik dan membuat kesulitan bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada siswa kelas III SD. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas III yang berjumlah 29 orang siswa. Pengumpulan data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran tematik melalui penerapan model pembelajaran Problem based instruction (PBI) pada siswa kelas III semester II tahun pelajaran 2018/2019 dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1875, rata-rata 65, daya serap 65%, ketuntasan belajar 62%) dan siklus II (jumlah 2195, rata-rata 76, daya serap 76%, ketuntasan belajar 93%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 11% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 31%. Maka, penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) pada siswa kelas III SD dapat meningkatkan hasil belajar tematik.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write pada Siswa Kelas VI SD Sekarini, Ni Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45817

Abstract

Pembelajaran yang lebih dominan berpusat pada guru kurang memberikan pengalaman kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan proses. Akibatnya siswa tidak memiliki keterampilan proses yang memadai. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI berjumlah 21 orang siswa. Metode pengumpulan data hasil belajar menggunakan metode tes. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TTW pada siswa kelas VI dinyatakan meningkat. Hal ini dibuktikan dengan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1430, rata-rata 68, daya serap 68%, ketuntasan belajar 38%) dan siklus II (jumlah 1665, rata-rata 79, daya serap 79%, ketuntasan belajar 95%). Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, terjadi kenaikan rata-rata daya serap 11%, dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 57%. Maka, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TTW pada siswa kelas VI dapat meningkatkan hasil belajar PKn. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan karakter kerja sama, berkreasi, bertindak aktif, bertukar informasi, mengeluarkan pendapat, bertanya, berdiskusi, berargumentasi dan lain-lainnya.
Metode Drill untuk Meningkatkan Hasil Belajar Penjasorkes pada Siswa Kelas VI SD Mardiana, I Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45821

Abstract

Minat siswa terhadap materi pembelajaran senam lantai guling belakang kurang disukai. Hal ini dikarenakan gerakan dianggap susah dan biasanya materi ini diajarkan secara individu dan monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode drill untuk meningkatkan hasil belajar penjasorkes siswa kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 35 orang siswa. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan lembar observasi. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran Penjasorkes melalui penerapan metode drill pada siswa kelas VI semester II tahun pelajaran 2018/2019 dinyatakan meningkat. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 2533, rata-rata 72, daya serap 72%, ketuntasan belajar 51%) dan siklus II (jumlah 2900, rata-rata 83, daya serap 83%, ketuntasan belajar 91%). Peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 11% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 40%. Jadi, penerapan metode drill pada siswa kelas VI SD dapat meningkatkan hasil belajar Penjasorkes.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Marheni, Ni Luh Ayu
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 2 (2022): May 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v6i2.45822

Abstract

Kurangnya kemampuan guru dalam menyajikan pembelajaran matematika dengan baik berakibat pada rendahnya hasil belajar matematika siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing pada siswa kelas III SD. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus penelitian. Pada tiap-tiap siklus terdapat empat tahap penelitian yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni 21 orang siswa kelas 3 SD. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode tes, dengan instrumen penelitian berupa soal matematika. Data yang diperoleh pada penelitian kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif yang kemudian dikonversikan ke dalam Penilaian Acuan Patokan (PAP) skala lima. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1355, rata-rata 65, daya serap 65%, ketuntasan belajar 71%) dan siklus II (jumlah 1540, rata-rata 73, daya serap 73%, ketuntasan belajar 95%). Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 3 Sekolah Dasar.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 More Issue